Home Blog Page 13467

Pilih Molde Dulu

BIRMINGHAM – Legenda Manchester United (MU) Ole Gunnar Solskjaer dipastikan tak akan kembali berkiprah lagi di Liga Inggris. Sejak merintis karir sebagai pelatih, Solskjaer lebih banyak berada di kampung halamannya, Norwegia. Dia kini masih tercatat sebagai pelatih di klub lokal Norwegia, Molde FK.

Belakangan ini, namanya santer diisukan bakal mengisi posisi manajer di klub Aston Villa. Bahkan, dia disebut-sebut sudah bertemu dengan pemilik Villa Randy Lerner. Solskjaer diproyeksikan menjadi pelatih Villa di musim kompetisi 2012-2013 menggantikan Alex McLeish.

Namun belum lama ini, penyerang yang ikut membantu MU merebut title sebagai juara Liga Champions edisi 1999 itu resmi menolak tawaran Lerner.
Diberitakan di Daily Mail, Solskjaer memilih untuk terus bertahan di Molde dengan alasan ingin tetap dekat dengan keluarganya.

“Dulu saya memang sangat berambisi untuk menjadi manajer di salah satu klub Liga Premier Inggris. Tapi, untuk saat ini saya belum meng inginkan untuk menerima tawaran itu dulu (tawaran Villa, Red),” ujar Solskjaer kepada media di Norwegia seperti yang dikutip dari BBC.

“Sekarang terserah Aston Villa. Saya hanya melakukan pembicaraan dengan mereka. Saya harap mereka mulai melakukan pembicaraan ke kandidat lainnya,” lanjut Solskjaer. Mulai membesut sejak musim 2010, Solskjaer sudah memberikan satu gelar juara Liga Norwegia bagi klub asalnya itu. Sebelumnya, dia hanya pelatih tim cadangan di MU.

Keputusan Solskjaer tersebut melegakan Molde yang sempat mencak-mencak begitu mengetahui pen dekatan Lerner kepada pelatihnya itu. Kontan saja, begitu menyelesaikan pembicaraan dengan pihak Villa, Solskjaer langsung kembali ke Norwegia untuk kembali fokus dengan pekerjaannya di Molde.
Selain gagal memboyong Solskjaer berlabuh ke Kota Birmingham, Villa kemungkinan juga akan kehilangan buruannya yang lain. Selain Solskjaer, nama Paul Lambert, Gustavo Poyet dan Roberto Martinez juga ma suk dalam kandidat calon pelatih. Hanya, nama terakhir disebut terancam lepas dari buruan.
Martinez seperti yang dilansir di Mirror dikabarkan sedang menjalin komunikasi intensif dengan Liverpool. Bahkan, mantan manajer Wigan Athletic itu terbang ke Boston untuk melakukan pembicaraan lebih lanjut dengan pemilik Liverpool John Henry. Hanya, Martinez akan bersaing dengan kandidat lainnya.

Sebagai suksesor Kenny Dalglish, Liverpool sudah memiliki tiga kandidat. Selain Martinez, dua kandidat lain adalah mantan manajer Chelsea Andre Villas-Boas dan pelatih Ajax Amsterdam Frank de Boer. Ketiganya menjadi pilihan The Reds berikutnya setelah sebelumnya sudah ada dua pelatih yang menolak tawaran. Yaitu Brendan Rogers (Swansea City) dan Jurgen Klopp (Borussia Dortmund). (ren/jpnn)

Mourinho Perpanjang Kontrak di Real

Kejar Titel Del Bosque dan Beenhakker

Jose Mourinho tidak pernah bertahan lebih sampai empat tahun di tim yang pernah ditanganinya. Dari FC Porto (2002-2004), Chelsea (2004-2007), dan Inter Milan (2008-2010). Catatan itulah yang sepertinya akan terpecahkan di tim asuhannya saat ini, Real Madrid.

Itu seiring dengan perpanjangan kontrak dua tahun yang ditekan Mourinho Rabu (23/5) lalu. Alhasil, pelatih yang telah menangani Real dua tahun terakhir tersebut diikat di Santiago Bernabeu hingga 30 Juni 2016. Dengan kata lain, apabila menyelesaikan kontraknya, The Special One -julukan Mourinho – akan menukangi Real enam tahun.

Perpanjangan kontrak Mourinho memang mengejutkan. Sebab, selain track record yang tidak betah berlama-lama di sebuah tim, Mourinho terus dikaitkan dengan keinginan terpendamnya untuk kembali menangani sebuah tim di Inggris.

Lantas, alasan apa yang membuat Mourinho memilih bertahan lebih lama di Bernabeu – Jawabannya adalah tantangan. Mourinho memang telah membawa Real memenangi Liga Primera musim lalu (2011-2012) sekaligus memecahkan rekor poin (100) dan rekor gol (121 gol) plus dominasi Barca tiga musim sebelumnya.

Mourinho pun menyamai rekor Ernst Happel (Austria), Tomislav Ivic (Kroasia), dan Giovanni Trappatoni (Italia) sebagai pelatih yang pernah memenangi empat liga di empat liga berbeda. Itu sekaligus menjadi titel keduanya bersama Real setelah Copa del Rey di musim sebelumnya.
Namun, dua titel dalam dua tahun tidak membuat puas Mourinho. Pelatih 49 tahun Portugal itu ingin mengejar rekor lainnya. Yakni, sebagai pelatih tersukses Real untuk urusan gelar. Mourinho sadar dia tidak mungkin menyamai prestasi legenda pelatih Real periode 1960-an, Miguel Munoz, yang mengoleksi 14 titel (9 di antaranya Liga Primera).

Pelatih yang ingin disaingi Mourinho adalah dua pelatih tersukses Real di era modern, Leo Beenhakker dan Vicente del Bosque. Mourinho hanya butuh gelar Piala Super Spanyol pada Agustus nanti untuk menyamai Beenhakker yang kini menjabat direktur olahraga klub Hungaria Ujpest FC.
Sedangkan untuk bersanding dengan Del Bosque yang kini berstatus pelatih timnas Spanyol, Mourinho harus bekerja ekstrakeras. Itu karena Del Bosque mempersembahkan tujul titel selama empat tahun (1999-2003) menukangi Real, termasuk dua gelar Liga Primera dan dua trofi Liga Champions.
“Demi mencapai level matang dalam karir, saya membutuhkan tantangan besar sehingga mendorong saya untuk terus berusaha meraih hasil yang terbaik,” kata Mourinho seusai meneken perpanjangan kontrak kepada Realmadrid TV.

Mourinho meyakini targetnya bakal tercapai karena mendapat amunisi skuad yang mumpuni. “Skuad kami masih sangat-sangat muda dan hari terbaik mereka belum datang. Sebagian besar pemain juga tidak akan tidak berada di sini setidaknya sampai 2016,” jelasnya.
Liga Champions diklaim sebagai prioritas utama Mourinho musim depan (2012-2013). Apalagi setelah perjalanan Real bersama Mourinho dua musim terakhir selalu terhenti di semifinal.

“Kami telah menampilkan permainan terbaik di dunia sekalipun kami tidak memenangi Liga Champions. Liga Primera yang telah kami menangi saya pikir lebih sulit dan lebih penting,” kelitnya. (dns/jpnn)

Kuyt Diminati Hamburg

LIVERPOOL – Masa depan striker Liverpool, Dirk Kuyt masih menjadi spekulasi. Kali ini si pemain mengakui jika dirinya diminati klub Jerman, Hamburg SV.
Musim ini Kuyt kesulitan mendapat tempat utama di skuad Kenny Dalglish. Dari 34 kali penampilannya, hanya 22 kali ia diturunkan sejak menit awal. Ia juga hanya mencetak dua gol sepanjang musim 2011/2012 lalu.

Jarangnya Kuyt menjadi pihan utama Daglish memunculkan spekulasi jika penyerang 32 tahun itu akan hengkang dari Anfield. Hamburg disebut menjadi salah satu klub yang tertarik untuk menggunakan jasanya.

“Ya, Hamburg SV adalah pilihan,” ujar Kuyt pada Bild seperti dikutip Sky Sports.

“Aku bangga ada tim besar yang menunjukkan ketertarikan padaku. Tapi ada juga tawaran lain.”
Meski diminati oleh beberapa klub, Kuyt tak menutup kemungkinan untuk tetap bertahan di Liverpool. Syaratnya, manajer baru yang nantinya menangani Liverpool akan memberi kesempatan bermain lebih banyak padanya.

“Jika Liverpool mendapat pelatih baru yang ingin mempertahankanku dan akan memberiku lebih banyak kesempatan bermain daripada musim lalu, maka (bertahan di Liverpool) itu mungkin,” tutup pesepakbola asal Belanda itu. (net/jpnn)

Bukan Ajang Pamer Andik

JAKARTA- Laga antara Liga Selection lawan Inter Milan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis malam (24/5), berakhir dengan skor 3:0 untuk Inter.

Di babak kedua, tensi serangan Inter tampak sekali dinaikkan. Hanya saja, Otavio Dutra dkk juga tak mau terlena. Permainan cukup dinamis. Hanya saja, janji para pemain Inter untuk memberikan permainan yang menghibur, tampaknya tak kesampaian.

Sama sekali tak ada aksi-aksi pamer skill individu dari para pemain Inter. Di babak kedua ini, Inter menambah dua gol. Satu gol hasil tendangan keras Pazzini yang berhasil diblok Aji Saka. Pantulan bola disambar lagi Pazzini dan menghasilan gol. Sedang gol kedua di babak kedua terjadi di menit 71.
Yang menarik, di babak kedua menit 81, Andik Vermansyah termasuk salah satu pemain Liga Selection yang diganti oleh pelatih Aji Santoso. Padahal, laga ini sekaligus juga ajang bagi PSSI untuk menunjukkan kelihaian Andik. Induk sepak bola di tanah air ini jauh hari punya rencana menawarkan Andik Vermansyah kepada klub Inter Milan.

Koordinator timnas PSSI Bob Hippy, pada 9 Mei 2012 lalu, mengatakan, peluang itu ada saat Inter Milan hadir di Gelora Bung Karno. Dari awal, Andik sudah direncanakan diturunkan dalam laga tersebut agar Inter Milan bisa melihat permainannya.

“Kami sudah merencanakan untuk kemungkinan itu. Karena itu kami akan mainkan dia supaya tahu bagaimana kualitas Andik,” terang Bob kala itu.
Menurut Bob, dengan kualitas permainan yang dimiliki, sayang jika Andik hanya berkarir di Indonesia. Harusnya, lanjut dia, Andik bisa berkarir di luar negeri sehingga kemampuannya semakin terasah dan semakin matang.

Menurutnya, Andik memang memiliki talenta yang luar biasa. “Dia harus terus mengasah diri dan mencoba bermain di luar (negeri),” tambahnya.
Nyatanya, Andik tidak diturunkan hingga laga tuntas. Memang, penampilan Andik sendiri tidak begitu mencolok. Bahkan, pada posisi ‘terbuka’, hanya berjarak beberapa meter dari gawang Inter, tendangan Andik malah menceng ke sisi kiri gawang Inter.

Padahal, sekali lagi, tak ada pemain Inter yang menutup ruang tembak Andik. Itu terjadi di menit 61. Di menit-menit awal, gerakan-gerakan Andik Vermansyah cukup menarik. Di menit ke-8 misalnya, kocekan kakinya sempat membuat repot pemain belakang Inter Milan. Hanya saja, umpan silang yang dia sodorkan gagal disamber Edward Wilson, pemain depan Liga Selection.

Hanya berselang sekitar empat menit, giliran Wilson yang membuat penonton terperanjat. Wilson menendang bola dengan keras dengan kaki kirinya. Hanya saja, bola tak mau masuk ke gawang Inter, namun hanya membentur mistar gawang.

Mario Karlovic, pemain Persebaya asal Australia, juga mencoba peruntungan. Dari jarak jauh, dia melesatkan si kulit bundar ke arah gawang Inter yang dijaga Castellazzi. Tapi tak tepat sasaran.

Blunder terjadi di menit ke-37. Bola lambung gagal dihadang Octavio Dutra, sang kapten Liga Selection. Bola langsung disahut penyerang Inter, Samuele Longo. Dengan sedikit meliuk, Longo melewati Aji Saka. Skor 3:0 untuk kemenangan Inter. (sam)

La Furia Roja tanpa Villa

BARCELONA- Penantian Spanyol terhadap David Villa berakhir sia-sia. Kemarin, Villa mengumumkan kemungkinan dirinya bakal absen di Euro 2012. Cedera patah tulang kering yang belum pulih sejak Desember lalu menjadi penyebab Villa absen di even empat tahunan tersebut.

“Saya berusaha sekuat tenaga, tapi saya tetap tidak akan berada dalam kondisi seratus persen saat Euro,” kata Villa di akun Twitter-nya.
“Saya sudah memberitahukan hal ini kepada pelatih timnas (Vicente del Bosque, Red). Saya harus mengatakan kondisi saya yang sejujurnya,” tambah pemain 30 tahun tersebut.

Absennya Villa diperkuat rilis dari Barca -sebutan Barcelona. Dokter tim Barca Richard Pruna mengatakan apabila Villa memang sudah kembali berlatih sejak sebulan lalu. “Tapi, berdasarkan analisa terakhir, kondisi fisiknya masih belum siap, termasuk untuk tampil beberapa menit di final Copa del Rey (Barca akan menghadapi Athletic Bilbao di Vicente Calderon, Sabtu (26/5) dini hari WIB, Red),” kata Pruna di situs resmi klub.

Sekalipun sudah dikhawatirkan sebelumnya, kepastian absennya Villa jelas menjadi pukulan telak Spanyol dalam upaya mempertahankan gelar empat tahun lalu di Austria-Swiss. Bagaimana tidak, Villa adalah top scorer sepanjang masa La Furia Roja “ sebutan Spanyol “ dengan 51 gol.
Kontribusi Villa pun sangat signifikan. Di Euro 2008, dia tampil sebagai top scorer dengan lesakan empat gol yang dicetaknya di dua laga awal sekalipun harus berkorban dengan absen di final karena cedera. Sedangkan di Piala Dunia 2010, Villa yang mengoleksi lima gol hanya kalah assist dari Thomas Muller (Jerman) dalam persaingan pemain tersubur.

Villa sekaligus pilar kedua Spanyol asal Barca yang menarik dari dari Euro. Nama sebelumnya adalah Carles Puyol, defender plus kapten Barca. Kabar absennya Villa pun disambut kekecewaan oleh sejumlah penggawa Spanyol yang menjalani pemusatan latihan di Schruns, Austria.
“Sayang sekali, kami kehilangan pemain yang telah banyak memberi kontribusi bagi timnas dengan gol-golnya,” kata Jesus Navas, winger asal Sevilla seperti dilansir Marca.

“David (Villa) adalah pemain kunci, tapi kami tetap harus berpikir ke depan,” sahut Alvaro Dominguez, defender asal klub jawara Europa League Atletico Madrid. (dns/bas/jpnn)

Antara Duo Fernando atau Soldado

PEKAN lalu, Vicente del Bosque masih berharap David Villa bisa tampil di Euro 2012. Entrenador Spanyol itu menyebut peran Villa masih sulit tergantikan. Kini, seiring absennya Villa, Del Bosque mau tak mau harus mencari ujung tombak baru Tim Matador “ sebutan lain Spanyol.
Dari deretan striker yang telah dipanggil dalam skuad, Del Bosque memiliki Fernando Torres (Chelsea), Roberto Soldado (Valencia), Alvaro Negredo (Sevilla), dan striker debutan Atletico Madrid Adrian Lopez. Nama itu masih belum final karena penggawa Barca dan Athletic Bilbao belum masuk skuad alias menunggu setelah final Copa del Rey.

Itu berarti Fernando Llorente (Bilbao) dan Pedro Rodriguez (Barca), yang sama-sama masuk skuad Piala Dunia 2010, berpeluang terpilih. Lantas, dari keenam striker tersebut, siapa yang pantas mengisi posisi Villa?

Torres yang paling berpengalaman dari lainnya (91 caps) jelas menjadi pilihan pertama. Tapi, penampilannya bersama Chelsea yang masih belum optimal, sekalipun membaik, tetap menjadi handicap. Jika Torres masih stagnan, Del Bosque bisa berpaling kepada Llorente.
Secara postur, Llorente. Hanya, selama membela timnas, Llorente memang kerap tidak klik dengan permainan tiki-taka yang dimotori dua gelandang Barca, Xavi Hernandez dan Andres Iniesta. Jika begitu, Soldado yang memiliki karakter permainan mirip Villa dan statistik seratus persen di timnas (tiga caps, tiga gol), bisa digadang.

Di sisi lain, Negredo, Adrian, dan Pedro mungkin belum saatnya menggantikan peran Villa. Apresiasi untuk ketiganya sudah layak apabila masuk skuad yang berangkat ke Polandia-Ukraina. Seperti yang diungkapkan Adrian.

“Bagi saya, masuk skuad utama sudah sangat bagus,” ucap pemain non-caps tersebut kepada AS.(dns/jpnn)

Gencar Kampanye Seks Aman

WARSAWA- Kampanye safe-sex alias seks aman terus dilakukan pemerintah Polandia kepada para suporter jelang Euro 2012. Sudah menjadi rahasia umum bila perlaksanaan major tournament seringkali dimanfaatkan pelaku bisnis esek-esek meraih keuntungan.

Kementerian kesehatan Polandia menyiapkan 150 ribu kondom yang siap dibagikan secara gratis kepada para suporter. Selain itu, mereka juga menyiapkan pamflet-pamflet himbauan agar melakukan seks aman dalam beberapa bahasa, seperti Inggris, Ukraina, Jerman, Spanyol, dan Rusia.

Kampanye itu dilakukan agar meminimalisir penularan penyakit kelamin dan seksual. Kampanye yang dilakukan pemerintah Polandia itu berbeda jauh dengan para aktivis perempuan FEMEN di Ukraina. Mereka melakukannya secara ekstrim.

Sudah lama FEMEN melakukan aksi penolakan terhadap pelaksanaan Euro 2012 di Ukraina. Sebab, mereka menilai hanya akan menyuburkan bisnis esek-esek di Ukraina. Faktanya, jelang Euro 2012, tempat-tempat hiburan malam yang menyediakan bisnis esek-esek tumbuh subur.

Berdasarkan data FEMEN, beberapa pekan sebelum Euro 2012 dibuka, sedikitnya sudah ada tujuh klub tari bugil dibuka di Kiev. Belum lagi dengan panti pijat plus plus yang mulai bermunculan di beberapa apartemen di Kiev dan kota-kota penyelenggara Euro 2012, seperti Lviv, Kharkiv, dan Donetsk.
“Euro 2012 takkan berdampak apapun untuk perkembangan Ukraina. Satu-satunya yang akan berkembang adalah bisnis seks. Padahal, bisnis itu mengeksploitasi perempuan-perempuan miskin dan kurang berpendidikan,” kata Sasha Shevchenko, aktivis FEMEN, seperti dilansir ANI.

Nah, para aktivisi FEMEN yang diperkirakan sebanyak 300 perempuan di Ukraina, berencana melakukan aksi untuk menjebak para hidung belang selama Euro 2012. (ham/jpnn)

Sixers Paksakan Game Ketujuh

PHILADELPHIA– Dominasi San Antonio Spurs dan Oklahoma City Thunder di wilayah barat tidak terjadi di wilayah timur. Persaingan begitu ketat, hingga belum ada satupun tim yang memastikan melaju ke final wilayah timur.

Pada laga Kamis (24/5) WIB, Philadelphia 76ers dan Boston Celtics harus berjibaku hingga game ketujuh untuk merebut tiket final wilayah. Sixers berhasil menyamakan kedudukan 3-3 setelah menang 82-75 di Wells Fargo Center, Philadelphia.

Game penentuan akan berlangsung di TD Garden, Boston Sabtu malam waktu setempat (27/5). Meski bermain di kandang, tentu tak mudah bagi Celtics untuk melaju ke final wilayah. Sixers sudah membuktikan ketangguhan mental dengan kemenangan tandang pada game kedua.

“Mereka sangat atletis, mereka muda, dan cepat. Mereka bermain dengan banyak energi. Tentu ini sangat sulit bagi pemain kami,” ucap head coach Celtics Doc Rivers kepada Associated Press  kemarin.

“Kami senang bisa kembali bermain di rumah. Namun kami tetap harus sangat waspada. Sixers tim yang luar biasa yang sejak awal ingin sekali kami hindar,” imbuh Rivers.

Sixers memang menjadi tim yang mengejutkan di playoff NBA musim ini. Berada di peringkat 8 atau batas akhir zona playoff, Sixers mampu menyingkirkan juara wilayah timur Chicago Bulls di ronde pertama.

Sixers memang tim tanpa bintang. Permainannya tidak atraktif dan tidak menarik. Namun kolektivitas tim yang diperagakan Andre Iguodala, Jrue Holiday, dan Elton Brand mengagumkan, terutama saat defense.(nur/jpnn)

Hamilton Tunggu Giliran Menang

MONACO- McLaren-Mercedes memasuki musim Formula 1 2012 dengan optimisme tinggi. Dua balapan perdana dilalui pembalap mereka Lewis Hamilton dengan dua kali pole position. Bahkan, Jenson Button memberikan kemenangan pertama bagi McLaren saat menjalani balapan pertama di Grand Prix Australia.

Tapi, itu menjadi satu-satunya kemenangan McLaren dari lima balapan yang sudah digelar. Hamilton yang tetap bagus di kualifikasi, tak kunjung memberikan kemenangan. Hasil saat balapan belum sesuai dengan apa yang diperlihatkan selama sesi latihan dan kualifikasi. Posisi terbaik yang didapatkannya adalah urutan ketiga, yang didapatnya hingga tiga kali.

Hamilton seharusnya juga menempati start pertama di Spanyol dua pekan lalu. Namun, steward menghukumnya start paling belakang. Penyebabnya, dia dianggap tak memiliki cukup bahan bakar sampai pada akhir kualifikasi.

Team Principal McLaren, Martin Whitmarsh, merasa yakin kemenangan di Grand Prix Monaco akhir pekan ini akan menjadi hadiah yang pantas bagi Hamilton. “Dia layak untuk itu, sama sekali tidak ada keraguan tentang itu,” ujar Whitmarsh.

Whitmarsh yakin Hamilton akan menggunakan insiden di beberapa lomba terakhir sebagai motivasi. Selain itu, dia juga memberikan janji pada Hamilton akan memberikan akhir pekan yang sempurna untuk memberikan kemungkinan Hamilton menunjukkan apa yang bisa dilakukannya.
“Kami harus bekerja keras, untuk memastikan dia telah mendapat mobil yang baik, memastikan bahwa kami tidak membuat kesalahan, dan pastikan dia berada dalam posisi untuk memenuhi potensinya di sebuah sirkuit yang dimenanginya saat F3, GP2, dan F1,” lanjutnya.
Mengenai peluang menang di Monaco, McLaren punya catatan kuat. Kuncinya, mobil cepat dan McLaren MP4-27 sudah membuktikan di Spanyol melalui Hamilton.

Dari lima balapan musim ini, selalu ada pergantian pemenang. Dengan yang telah dilakukannya sepanjang lima balapan perdana, peluang Hamilton cukup besar untuk menjadi pembalap keenam yang meraih kemenangan.
“Saya ke sini setelah dua hasil mengecewakan. Tak ada tempat lebih baik lagi untuk membayarnya selain di sirkuit favorit saya di Monaco.,” ungkap Hamilton pada situs resmi F1.

“Konsistensi dan mencetak poin mutlak saat ini menjadi hal paling pentingdi kompetisi,” terangnya. (ady/jpnn)

Lorenzo Trauma Sirkuit Basah

LE MANS– Pemimpin klasemen MotoGP saat ini, Jorge Lorenzo membuktikan kepiawaiannya balapan di trek basah usai menang di Sirkuit Le Mans yang diguyur hujan akhir pekan lalu. Namun siapa sangka, ternyata Lorenzo pernah trauma dan sangat benci balapan di sirkuit basah di awal karirnya.
“Saya pernah sangat membenci balapan dalam kondisi basah. Saya sangat takut kepada hujan, karena ada kemungkinan 90 persen saya akan kecelakaan,” kata Lorenzo seperti dilansir Crash, Kamis (24/5).

“Namun setelah lima atau enam tahun saya berkata oke, saya harus meningkatkan balapan saya di trek basah. Lalu saya pergi ke sirkuit gokart dengan motor mini, membasahi trek dan terus berlatih hingga terbiasa dengan kondisi basah,” jelas Lorenzo.

Hasilnya berbuah manis. Setelah selalu gagal tampil bagus di sirkuit basah sejak debut di kelas 125cc pada 2002 silam, Lorenzo akhirnya berhasil memperoleh podium pertamanya di Sirkuit Indianapolis pada 2008 lalu dengan finish di posisi ketiga.(net/bbs)