Home Blog Page 13466

Pertamina Stop Suplai BBM 5 SPBU

MEDAN- Hingga April 2012, PT Pertamina Fuel Retail Marketing Region Sumatera Bagian Utara telah memberikan sanksi kepada 5 SPBU. Hal ini dikarenakan Stasiun Penjualan Bahan Bakar Umum tersebut telah menjual BBM secara ilegal, yaitu penjualan melalui jerigen yang tidak dilengkapi dengan surat verifikasi SKPD setem pat.

“Untuk pembelian dengan menggunakan jerigen, melalui peraturan hanya untuk UKM yang telah dilengkapi dengan surat SKPD,” ujar Asisten Manajer Customer Relation PT Pertamina Fuel Retail Marketing Regional Sumbangut, Fitri Erika, dalam acara orientasi wartawan di Sibolangit (Kamis, 24/5) kemarin. Dan pemberian sanksi kepada SPBU dengan penghentian sementara pemberian BBM.

Adapun SPBU yang diberi sanksi oleh Pertamina yang terletak di daerah Simalungun, Tanah Karo, Labuhan Batu Utara, Batu Bara dan Padangsidimpuan. “Dan kelima SPBU ini, saat ini sedang berada dalam pengawasan khusus Pertamina Region I,” tambah Erika.
Sedangkan untuk jangka waktu penyetopan suplainya sendiri diberikan selama dua minggu hingga sebulan, dimulai dari Maret dan April. “Sanksi berjalan tergantung kondisi kesalahan,” jelasnya.

Untuk saat ini, penyaluran BBM subsidi dari Januari hingga April 2012 sudah over kuota. Realisasinya over 18 persen untuk jenis premium yaitu mencapai 512 ribu KL, begitu juga dengan solar over 11 perser atau sebanyak 365 ribu KL. “Jumlah kuota BBM subsidinya untuk Januari-April hanya 433 ribu KL,” sebutnya.

Dari 27 kabupaten/kota di Sumatera Utara, daerah yang paling over menyalurkan BBM subsidi yaitu Kota Medan mencapai 131 persen untuk jenis premium dan 141 persen untuk jenis solar. Kemudian Padang Sidempuan mencapai 130 persen untuk jenis premiun dan 126 persen jenis solar.
Dijelaskan Erika, PT Pertamina (Persero) sebagai salah satu badan usaha yang mengemban amanah dari Pemerintah untuk mendistribusikan BBM subsidi telah berusaha semaksimal mungkin menyalurkan BBM bersubsidi kepada masyarakat sesuai dengan kuota yang ditetapkan oleh Pemerintah.

“Namun akibat adanya peningkatan konsumsi yang tidak normal di SPBU mengakibatkan realisasi yang kami salurkan mengalami over,” terangnya.
Berbagai upaya dilakukan untuk menekan agar BBM Subsidi tidak melebihi kuota yang ditetapkan oleh pemerintah dan sesuai peruntukannya. Antara lain dengan, menghimbau kendaraan Pribadi, khususnya keluaran baru dan mewah yang ingin mengisi dengan BBM bersubsidi untuk beralih ke Pertamax.
Kemudian kepada SPBU untuk mewaspadai mobil pick up dan truk yang telah dimodifikasi tangki bahan bakarnya dengan cara mengisi BBM sesuai dengan kewajaran, tdak melayani kendaraan bermotor yang diketahui dalam satu hari telah melakukan beberapa kali pengisian (melansir). Selain itu, melarang pengisian dengan jiregen, kecuali untuk usaha kecil yang dilengkapi dengan surat rekomendasi atau verifikasi dari dinas terkait. Penjadwalan pasokan BBM ke SPBU juga diterapkan. Begitu juga pemberikan sanksi kepada SPBU yg ditengarai melayani konsumen di luar peruntukannya. “Ini menjadi tantangan kami, agar suplai BBM sampai dan sesuai peruntukannya ke masyarakat. Ditengah kondisi konsumsi BBM yang sudah over kuota dari target,” imbuhnya.

Walaupun sudah over kuota, tetapi Pertamina tetap menyalurkan BBM, hal ini untuk kesehatan dari SPBU itu sendiri. “Kita tetap menyalurkan sesuai dengan kuota, karena kita juga mengusahakan agar omzet SPBU, tetap seperti bulan sebelumnya. Jangan sampai berkurang,” papar Erika. (ram)

Konversi LPG Tembus 2,5 Juta Pelanggan

MEDAN- Konversi gas elpij di Sumatera telah mencapai 2.575.724 untuk tahap I, II, dan III. Yang berarti tugas untuk konversi gas 3 kg telah selesai di Sumut. Walaupun begitu, untuk wilayah Nias belum dapat didistribusikan.

“Untuk Nias belum dapat diberikan karena belum ada perintah dari pusat. Selain itu, masyarakat di sana juga belum siap menerima konversi ini,” ujar Asisten Manajer Customer Relation PT Pertamina Fuel Retail Marketing Regional Sumbangut, Fitri Erika, dalam acara orientasi wartawan di Sibolangit (Kamis, 24/5) kemarin. Karena itu, walau Nias belum tersentuh distribusi konversi, tetap Sumut dianggap sudah dapat memenuhi target konversi.
“Untuk APBN 2012 dijumlahkan sekitar 3.606.105 Metrix Ton (MT),” tambah Erika.

Dirinya menjelaskan, selain di Sumut konversi gas di Sumatera Bagian Utara lainnya seperti di Provinsi Aceh juga dalam progres pendataan atau hingga sekarang mencapai 902.555, Sumatera Barat dalam estimasi 971.420. Sedangkan Riau telah selesai dengan angka 1.11.366 dan Kepulauan Riau mencapai 298.221.

Untuk penjualan LPG Wilayah pemasaran Sumut, dijelaskan Erika, dengan tahap pertama mencapai 1.158.000 di Kota Medan sebanyak 313.806, Kabupaten Deliserdang  370.954, Langkat mencapai  284.047 dan Serdang Bedagai 138.633. Untuk tahap kedua mencapai  867.375 di 9 kabupaten/kota dan kemudian distribusi tahap ketiga mencapai 550.349 di 13 kabupaten/kota. “Meski penyaluran paket perdana elpiji sudah hampir rampung di Sumut, tetapi penarikan minyak tanah belum 100 persen selesai dilakukan khususnya di daerah Nias dengan alasan infrastruktur di daerah tersebut belum memadai serta kemauan masyarakat menggunakan gas elpiji,” katanya.

Sementara penjualan Elpiji 3 kg atau Public Service Obligation (PSO) hingga Maret 2012 mencapai 71.908.59 mengalami kenaikan dari tahun 2011 yakni 50.256.26 dan ditahun 2010 sebanyak 49.495.90. “Angka penjualan ini terus naik, karena masyarakat sudah terbiasa menggunakan gas elpiji atau tidak lagi membutuhkan minyak tanah yang memang harga sudah tinggi,” ucap Erika.

Sementara itu, menurut pengamat ekonomi dari Unimed, M Ishak menyatakan bahwa penggunaan gas lebih murah dibandingkan dengan minyak. Tetapi, dirinya belum mengetahui, apakah minyak memang lebih murah dibandingkan dengan gas. “Kalau penggunaan gas dikarenakan adanya beban minyak yang tidak tertampung / terkontrol secara baik oleh pemerintah yang dalam hal ini adalah pertamina, Coba bayangi, kalau memang penggunaan gas itu lebih ekonomis, maka selayaknya sudah sejak lama, indonesia ngusahain agar masyarakat luas pakai gas,” ujarnya.

Dirinya menambahkan bahwa, untuk saat ini yang perlu diwaspadai  harga sampai di konsumen bisa melebihi harga minyak sampai konsumen. “Harga pokok mungkin lebih murah, tapi kalau sampai ke konsumen?, karena untuk sampai ke konsumen, jalur distribusinya lebih panjang dibanding dengan minyak,” tutupnya. (ram)

Tertibkan Parkir di Dinas Pendidikan Kota Medan

087868413xxx

Yth Bapak Wali Kota Medan. Saya seorang guru yang banyak melakukan urusan ke Dinas Pendidikan Kota Medan. Untuk keluar masuk sehari bisa sampai enam kali. Kalau setiap saya keluar dari sana harus membayar parkir, bisa-bisa gaji saya habis untuk bayar parkir semua. Kami sangat keberatan dengan tindakan ini. Mohon ditertibkan.

Sudah Ditertibkan

Terima kasih atas laporannya. Namun, untuk pengelolaan perparkiran Dinas Pendidikan Kota Medan tak ada tupoksinya. Jadi seandainya ada petugas parkir yang berada di kantor dinas itu adalah seizin Dinas Perhubungan Kota Medan. Tapi sebelumnya kita juga sudah melakukan koordinasi dengan pihak Dinas Perhubungan Kota Medan untuk menertibkan hal itu.

Rajab Lubis
Kepala Dinas Pendidikan
Kota Medan

Antisipasi Erosi Bantaran Sungai Deli Ditanami Pohon Buah

Anomali cuaca dewasa ini, membuat masyarakat harus tetap mengantisipasi dan melakukan pencegahan. Luapan air sungai yang tak bisa diterka, membuat sejumlah kawasan di Kota Medan tergenang.

Mengantisipasi bencana banjir yang membawa petaka, Pemko Medan bersama sejumlah sejumlah perusahaan meningkatkan pola penataan lingkungan di bantaran sungai. Satu diantaranya lokasi Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) di Jalan Avros, Medan.

Kawasan yang semula menjadi tempat pembuangan sampah, dan tumpukan bekas bangunan gedung. Kini, kondisinya sudah mulai berbeda. Lokasinya sudah lebih indah dan enak dipandang. Di lokasi tersebut ada lintasan untuk pejalan kaki dan sudah ada peranca pencegah erosi di pinggiran sungai deli.
Hadir dalam acara Go Green bina lingkungan dengan penanaman pohon berbuah di bantaran Sungai Deli Jalan Avros, Kamis (24/5) siang yakni, Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM, Direktur PPKS Wicaksono Darmo Sarkoro, Regional Manager PT Bank Mandiri Djoko Warsito serta Kepala Badan Lingkungan Hidup Pemprovsu, DR Wan Hidayati MSi.

Rahudman membeberkan, apa yang harus dibangun di Kota Medan merupakan budaya mem bangun, bukan budaya merusak. Selain itu, dengan budaya menanam dan memelihara pohon, sangat berkaitan dengan masa depan generasi penerus, bahkan seluruh masyarakat di dunia.

“Mungkin apa yang dilakukan belum bisa dinikmati, tapi jangka panjang Kota Medan menjadi lingkungan yang bersih dan hijau, sekaligus sumbangan kita bagi upaya dunia untuk mengatasi perubahan iklim dan pemanasan global,” jelasnya.

Lebih lanjut, dia menyampaikan pada tanggal  5 Juni mendatang, dunia secara bersama-sama memperingati hari lingkungan hidup sedunia, yang pada tahun ini bertemakan ekonomi hijau, ubah prilaku, tingkatkan kualitas lingkungan. Tema itu dalam menurut pandangan sangat besar, maknanya sangat  sesuai dengan apa yang dilakukan penanaman pohon buah di bantaran sungai.

Dia menyebutkan, kegiatan go green bina lingkungan dengan melakukan penanaman pohon berbuah adalah bentuk kerja sama PT Bank Mandiri dan Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) di bantaran Sungai. Di mana, dahulunya tempat itu tidak nyaman sebagai tempat pembuangan sampah. Kini, pihak Rispa Kelapa Sawit menatanya dengan baik, dan Bank Mandiri membantu dengan menyiapkan bibit pohon.

Kedepannya, Rahudman meminta, bantaran Sungai Deli terus di bangun, dilestarikan dan ditata. Pihaknya akan melakukan kerja sama dengan pihak-pihak dunia usaha. Tak hanya itu, perbaikan taman-taman kota yang ada di Kota Medan juga sudah menjadi komitmennya dihijaukan, baik itu dengan pepohonan dan bunga.

“Kami sangat mengapresiasi bagi setiap lembaga dan institusi yang memberikan perhatiannya terhadap penghijauan yang ada di Kota Medan,” katanya.
Di kesempatan itu, Rahudman mengimbau semua elemen masyarakat bisa mewujudkan Kota Medan yang semakin nyaman, aman, produktif dan berkelanjutan, dan mewujudkan lingkungan bersih. Karena tanggungjawab kebersihan lingkungan bukan pemerintah semata, tapi merupakan tanggung jawab kolektif.

Di tempat yang sama, Direktur Pusat Penelitian Kelapa Sawit, Wicaksono Darmo Sarkoro mengatakan kini go green bina lingkungan dilakukan dengan menanam pohon berbuah di bantaran sungai. Diharapkan, dengan adanya penanaman bibit pohon durian, mangga, manggis, jambu bol, jambu air dan rambutan bisa memberikan penghijauan yang baik di bantaran sungai.

Menurut dia, penenaman pohon ini merupakan rangkaian besar dari wawasan PPKS di dalam program bina lingkunmgan, dan penanaman pohon berbuah oleh pihak PPKS dan ini merupakan yang pertama.

“Sedangkan berbagai pihak telah melakukan program, bina lingkungan seperti di daerah lain yakni membuat Agro Wisata, dan untuk Kota Medan Bapak Wali Kota Medan cukup peduli dengan lingkungan, semoga penanaman pohon berbuah ini dapat tumbuh sesuai apa yang diharapkan,” cetusnya.
Dalam penenaman pohon di areal PPKS ada sebanyak 300 pohon sumbangan dari PT Bank Mandiri. Pohon yang ditanam itu, seluruhnya pohon berbuah. (adl)

Bina Lingkungan, Bank Mandiri Kucurkan Rp19,56 Miliar

PT Bank Mandiri memberikan apresiasi kepada Pemko Medan dan Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) yang ikut berperan dalam acara Go Green, khususnya untuk menggalakkan program hijau dan sehat dengan penanaman pohon hijau berbuah di bantaran Sungai Deli.

Demikian disampaikan Regional Manager PT Bank Mandiri, Djoko Warsito disela-sela penanaman bibit tanaman di areal PPKS Jalan Avros, Medan Maimun.
Pada kesempatan itu, dia menyampaikan PT Bank Mandiri ingin menunjukkan kepedulian dan selalu berkomitmen mendukung penataan lungkungan hidup seiring dengan program sustainable palm oil (Sawit Lestari) yang telah dirancang oleh PPKS Medan.

“Ini sudah berdampak positif bagi masyarakat sekitar, khusunya dan Kota Medan umumnya. Adapun hibah yang kami serahkan berupa 300 batang pohon buah-buahan berupa mangga, manggis, jambu, durian dan rambutan dengan tinggi 1,5-2 meter,” ujarnya.

Terkait dengan hal itu, dia menambahkan, selama periode Januari hingga April 2012. Bank Mandiri telah menyalurkan program kemitraan sebesar Rp46,89 miliar dan pembinaan lingkungan sebesar Rp19,56 miliar. Dari jumlah tersebut, selama tahun 2012 yang telah disalurkan Bank Mandiri di wilayah I Sumatera bagian Utara meliputi Aceh, Sumatera Utara, Riau dan Kepulauan Riau. Program kemitraan sebesar Rp1,47 miliar dan sebesar Rp381,22 juta untuk penyaluran dana Bina Lingkungan.

“Bantuan yang kami berikanlah tidaklah besar, tapi kami berharap dengan pelaksanaan kegiatan ini dapat meningkatkan kepedulian kita terhadap lingkungan sekitar yang bermanfaat bagi kehidupan masyarakat dan keluarga besar PPKS di Medan,” ucapnya. (adl)

Pembangunan Bank Sampah Medan Tuntungan Dipacu

MEDAN- Pengelolan rencana pembangunan Bank Sampah yang terletak di Kelurahan Simpang Selayang Kecamatan Medan Tuntungan masih dalam tahap pembangunan yang mencapai 20 persen. Namun pembangunannya terus dipacu.

Untuk rencana tempat pembangunan Bank Sampah Medan Tuntungan itu, masih dalam proses pengerjaan pembangunannya. Dimana, lokasi yang ada dipakai untuk Bank Sampah dekat Taman Pemakaman Umum Jalan Setia Budi Simpang Selayang. Namun, saat ini pengerjaan masih dalam pembersihaannya saja,”terang Camat Medan Tuntungan, Gelora Kurnia Putra Ginting pada wartawan Sumut Pos, Kamis (24/5).
Dilanjutkannya, dimana target penyelesaian untuk Bank Sampah dipastikan baru akan bisa pada awal bulan Juli.

“Nah, akhir bulan Juli 2012 nanti. Kalau tidak ada halangan kita akan melauncing Bank Sampah Medan Tuntungan,” bilangnya.
Bila Bank Sampah telah dilauncing nantinya di Medan Tuntungan, Gelora berharap kepada warganya untuk selalu dapat mengantarkan sampah rumah tangganya ke Bank Sampah itu. Setelah itu, warga akan mendapatkan ganti dari sampah yang dibawanya.

“Yang saya tahu sampah yang diantarkan ke Bank Sampah itu dipilah-pilah. Lalu ditimbah berapa berat sampah yang dibawa. Lalu, warga yang mengantarkan sampahnya diberikan semacam buku catatan sampah yang dibawa,”ujarnya.

Terkait dengan kondisi penghijauan yang dilakukan di Kecamatan Medan Tuntungan, Gelora KP Ginting menyebutkan kalau penghijauan yang di lingkungan kecamatan Medan Tuntungan telah dilakuakn dari jauh-jauh hari. Dimana, penghijaun yang kita lakukan itu seperti penanam bibit pohon yang mangga hampir mencapai 300 ribu bibit. Kemudia, 200 untuk bibit pohon trembesi.

“Medan Tuntungan terkenal bibit Pohon Mangga. Pasalnya, di Medan Tuntungan ada kelurahan Mangga. Dimana keluran tersebut banyak tanaman Mangga,”bilangnya.(omi)

Kelurahan PB Selayang II Bersih-bersih

SELAYANG- Kelurahan Padang Bulan (PB) Selayang II Kecamatan Medan Selayang, Rabu (23/5) pukul 17.00 WIB melakukan gotong royong penanaman bibit bunga trembesi dan pembersihan halaman kantor kelurahan.

Lurah PB Selayang II, Ali Sitepu, menyebutkan gotong royong sehabis jam kerja ini bertujuan memperindah kantor kelurahan supaya terlihat tertata bersih, nyaman, tentram dan asri. Adapun kegiatan ini merupakan rutinitas yang dilakukan setiap pekan untuk menjaga keindahan kantor kelurahan.
“Bila kantor kelurahan terlihat indah warga yang datang juga senang. Warga ikut memperindah halaman pekarangan rumah,” ujarnya. Selain itu aksi bersih-bersih ini juga untuk merealisasikan program Wali Kota Medan Rahudman Harahap agar kota Medan menjadi kota yang bersih, lestari, dan terbebas dari sampah yang ada kerap kali ditemukan dimana-mana.

“Sebenarnya masalah sampah itu merupakan tanggung jawab kita bersama selaku warga kota Medan. Bukan tanggungjawab kecamatan atau kelurahan saja,” ujarnya.

Ali menyatakan sampah itu harus dibersihkan dengan kesadaran dari warga. Tanpa niat dan kesadaran mustahil target kebersihan itu akan tercapai.
“Saya kira warga Kota Medan khususnya warga kelurahan PB Selayang II punya kesadaran yang tinggi untuk tidak membuang sampah. Pasti kebersihan akan terwujud,” ujarnya.

Dia mengimbau warga mampu menciptakan kondisi di lingkungan menjadi bersih, indah, dan asri. Selain itu pembuangan sampah rumah tangga juag dilakukan sesuai jadwal pihak Kelurahanl, yakni sejak pukul 07.00 WIB.
“Lewat jam itu warga mesti menunggu keesokan hari, atau warga sendiri yang  membuang ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS) terdekat,”ujar Ali. (omi)

PLN Realisasikan Listrik di Simpang Selayang

MEDAN- Warga Gang Kenanga III, Lingkungan III Kelurahan Simpang Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan kini sudah bernafas lega. Pasalnya, PLN telah membangun sambungan listrik ke areal permukiman tersebut. Sambungan listrik itu direaliasasikan sesudah Fraksi Partai Demokrat Kota Medan meninjau tempat itu beberapa waktu lalu.

Peninjauan yang dilakukan Damai Yona Nainggolan bersama Ketua Fraksi Partai Demokrat Drs Herri Zulkarnaen Hutajulu Msi dan Ir Parlaungan Simangunsong. PLN sudah menarik kabel untuk menyambungkannya ke 30 rumah warga di Lingkungan III tersebut.

Ketiga angota Dewan tersebut menyaksikan langsung petugas PLN Cabang Lubuk Pakam, Ranting Pancur Batu memasang kabel pada tiang-tiang beton. Kedatangan Yona, Herri dan Parlaungan disambut haru oleh masyarakat setempat, karena tidak menyangka ketiga Dewan ini begitu cepat merespon sampai PLN merealisasikan sambungan kabel. Tampak hadir mendampingi Dewan petugas PLN Ranting Pancur Batu Ganti P Sitompul dan Ketua Rating Asosiasi Kontraktor Kelistrikan Indonesia (AKLI) Medan Selayang Bona Purba.

Tak lupa ketiga anggota Dewan ini mengucapkan terima kasih kepada PLN Ranting Pancurbatu dan AKLI Medan Selayang yang ikut berperan sampai tersambungnya arus listrik ke Kelurahan Simpang Selayang.”Kami sangat prihatin, di Kota Medan masih ada rumah warga yang tidak teraliri listrik, kami harapkan tidak ada lagi kejadian serupa di Kota Medan ini,” kata Parlaungan Simangungsong, kemarin.

Ketua Rating Asosiasi Kontraktor Kelistrikan Indonesia (AKLI) Medan Selayang Bona Purba menambahkan, tiang-tiang yang sudah dipancangkan adalah swadaya masyarakat dan dihibahkan kepada PLN. Tiap rumah tangga dikenakan biaya sebesar Rp2 juta, dan sudah termasuk pembelian 10 tiang, pemasangan kabel dan KWH meter.

“Dalam bulan ini juga listrik PLN sudah menerangi rumah mereka, kendala selama ini adalah PLN tidak mempunyai perencanaan untuk pemasangan jaringan ke lokasi ini sehingga tidak dianggarkan untuk pembelian tiang. Lalu masyarakat membeli tiang yang akhirnya dihibahkan kepada PLN, sekarang tidak ada kendala lagi, tinggal pengurusan administrasi, listrik sudah menyala di 30 rumah tangga ini,” ucap Bona.

Seperti diketahui sebelumnya, sejak 67 Tahun  Indonesia Merdeka, satu lingkungan 30 KK di Kelurahan Simpang Selayang Medan Tuntungan belum mendapat penerangan listrik PLN. Mereka terpaksa menompang sambungan listrik dari rumah dari lingkungan lain yang sudah terpasang listrik.
Kondisi itu diketahui saat Damai Yona melakukan reses Dewan ke daerah tersebut, kemudian Ketua Kaukus Parlemen DPRD Medan ini mengajak Ketua Fraksi Herri Zulkarnen Hutajulu dan Ir Parlaungan Simangunsong yang juga Ketua AKLI Medan.Mereka melihat langsung tiang-tiang bambu terpancang untuk menghubungkan kabel dari satu rumah ke 30 rumah warga yang belum teraliri listrik.

Menurut para warga, selama ini mereka harus membayar iyuran listrik  kepada pemilik rumah yang mengalirkan arus listrik ke rumah mereka. Aktivitas yang mereka lakukan setiap hari menjadi terganggu karena arus listrik yang dialirkan cukup terbatas.  Padahal warga rela  secara patungan membeli tiang dan menghibahkankannya kepada PLN asalkan rumah mereka segera masuk listrik. (adl)

Majlis Temu Rindu Silaturrahmi Sumut Terbentuk

MEDAN – Sebagai wadah silaturrahmi  yang  menghimpun para mantan penyiar,  penyiar serta fans radio-radio swasta di Kota Medan,  terbentuklah Majlis Temu Rindu Silaturrahmi Sumatera Utara.  “Silaturrahmi merupakan ibadah sepanjang hayat, tidak sekadar mendatangkan rezeki, juga panjang umur, serta memperbaiki masa lalu, ” ujar H Hasan Basri alias Zul Bram,  Ketua  Majlis Temu Rindu Silaturrahmi Sumatera Utara. Dikatakannya, terbentuknya majlis  ini berawal dari perbincangan beberapa orang teman seperti Sofyan M Papas dan Edi Koes.  Kemudian dideklarasikan pada 17 Mei 2012.

Di hadapan ratusan anggota Majlis Temu Rindu Silaturrahmi Sumatera Utara saat acara pendeklarasian, Zul Bram mengingatkan, silaturrahmi  yang telah dijalin  jangan sampai mendatangan ghibah (menceritakan aib atau kebusukan sesama).  “Ghibah itu sangat besar dosanya. Tapi, yang membuat orang  berghibah lebih besar dosanya daripada yang berghibah,” tegas Zul Bram yang juga Wakil Ketua Majlis Zikir Tazkira Sumut dan Direktur Operasional Biro Perjalanan Umroh Takama Tour and Travel  di Jalan Brigjen Katamso Gang Darul Aman No 8 A Medan.

Tentang adanya anggapan majlis ini berdiri dalam rangka persiapan pilkada,  dengan tegas Bram mengatakan, tidak berpikir ke arah itu. “Tetapi  Majlis Temu Rindu Silaturrahmi Sumatera Utara siap mendukung andaikata ada sahabat yang berpikir untuk itu,” ungkapnya pula.

Mantan penyiar MBC (Merpati Broad Cast), Singgalang Maimbau, Angku Ahmad Murni yang menjabat sebagai penasihat majlis mengemukakan, berdirinya Majlis Temu Rindu Silaturrahmi Sumatera Utara untuk mengembalikan silaturrahmi yang pernah ada sejak tahun 80-an hingga 2000-an yang sempat terputus. “Pada 2012 ini kita sambung kembali. Karena kita yakin siaran radio masih banyak pendengarnya,” kata Angku di sekretariat  Majlis Temu Rindu Silaturrahmi Sumatera Utara Perguruan Darul Aman Jalan Berigjen Katamso No 8 A Medan.

Pembina majlis, Badiul Gamal Hasibuan alias Gamal Arora yang juga Ketua Yayasan Perguruan Darul Aman Medan mengharapkan kepada rekan-rekan di mana saja berada agar menyemarakkan majlis silaturrahmi ini.

“Kawan-kawan yang pernah menjadi penyiar  atau masih jadi penyair dan fans-fans radio MBC, Al-Vacos, Kamasutra (Most FM), RAU, Sikamoni, Kosanastra, Citra Buana, dan lain-lain, marilah bergabung,” harapnya. Gamal menyebutkan, jika mantan penyiar, penyiar, dan para fans bergabung, jumlahnya diperkiraan puluhan ribu orang. tambahnya. Bagi yang ingin bergabung, lanjutnya, dapat menghubungi: Dayon Arora: 081370959200 atau Sofian M Papas di  085297232625. Adapun susunan pengurus Majlis Temu Rindu Silaturahmi Sumatera Utara . (sih)

Trofi Pamungkas

Athletico Bilbao vs Barcelona

MADRID- Final Copa Del Rey. Yang mentas Athletico Bilbao dan Barcelona. Krusial. Ketat. Mungkin bakal tumpah air mata. Ini laga pamungkas bagi arsitek Barcelona, Pep Guardiola. Ini final lain bagi kubu Bilbao setelah kandas di partai puncak Europa League.

Sejak jauh hari pasca tak merebut satupun gelar musim ini, kubu Barca ini Copa Del Rey jadi ajang utama yang mesti dimenangkan. Harga diri. Mereka pernah menangkan enam trofi semusim.

Lebih dari itu, final ini bakal terasa sangat emosional. Sang pengatur strategi dari pinggir lapangan, Guardiola akan angkat kaki dari tim ini. Dia sudah memutuskan mundur dari Barcelona. Tak tahan tekanan. Itu alasannya. Empat tahun di klub asal Catalan sudahlah cukup. Toh trofi sudah semua dicicip.
Sayang kan kalau partai perpisahan justru diakhiru dengan duka lara. Lionel Messi dkk tentu saja ingin memberikan yang terbaik untuk sang bos. Seperti kata Fabregas seperti dilansir dari Soccerway.

“Kami ingin memberikan yang terbaik untuk pelatih kami. Kami ingin dia meninggalkan klub ini dengan trofi. Kami ingin dia menegakkan kepala dengan tinggi,” kata bekas pemain Arsenal itu.

“Selama ini pelatih juga sudah melakukan hal seperti itu tanpa keraguan. Dia adalah pelatih terbaik,” sambungnya.

Thiago Alcantara juga dengan penuh semangat akan berusaha menang. Baginya ini partai paling menentukan untuk memberi trofi bagi fans dan pelatih. “Kami telah menunjukkan bahwa kami adalah tim pemenang yang selalu kompetitif di partai besar. Kami akan memainkan permainan terbaik dan mencoba untuk memenangkan piala ini,” kata Thiago di Sport.

Well, laga ini memang bakal ketat. Kedua kubu tak diperkuat seluruh skuad. Barca paling merana karena lini belakang betul-betul keropos. Dani Alves, Valdes, Puyol, Eric Abidal dan Andreu Fontas bakal alfa karena cedera. Sedangkan David Villa juga belum bisa dimainkan karena patah kakinya belum pulih 100 persen.

Kubu Bilbao sedikit lebih beruntung. Paling hanya Ander Iturraspe yang alfa. Itupun masih diragukan karena pada latihan terakhir Iturraspe masih ikuti. Hanya saja ada sakit yang tiba-tiba menghampirinya.

Striker Bilbao, Muniain menegaskan jika pihaknya tidak akan tinggal diam. Muniain menjelaskan bahwa dia akan membuat pemain  Barcelona mengejar bola dengan susah payah. “Kami akan mengambil bola dari Barca dan membuat mereka berlari,” kata Muniain di Sport seperti dilansir Goal.
Muniain juga ingin sekali merebut trofi. Dan peluang terakhir musim ini adalah Copa Del Rey. Meski sedikit tak diunggulkan, Muniain optimis bisa merepotkan Barca.

“Kegagalan di Europa League sudah  kami lupakan. Kami kini lapar kemenangan dan sangat ambisius,” tambahnya.
Untuk mengantisipasi ledakan Bilbao, Fabregas juga mengatakan sesuatu. “Benar, Bilbao kini punya peluang untuk trofi. Mereka tampil bagus dan memang kami hormati,” katanya.

“Mereka mengingatkan saya pada beberapa tim Inggris, dengan sepak bola yang sangat cepat. Tapi kami juga siap memainkan final ini,” tutup Fabregas. (*)

Banyak Diskon dan Hadiah Spesial

Gebyar Bazar Broadband Telkomsel di Lobby Gedung Selecta, Jalan Listrik No 2 Medan

MEDAN – Dalam rangka HUT ke- 17,  Telkomsel memberikan kemudahan kepada pelanggan untuk dapat menikmati sensasi internet cepat dan berkualitas dengan menggandeng mitra device (smartphone & modem). Kemudahan ini bisa didapat pada event  Gebyar Bazar Broadband Telkomsel yang digelar di  lobby Gedung Selecta, Jalan Listrik no 2 Medan pada  25,  26 dan 28 Mei 2012.  Pada event ini, Telkomsel memberikan harga special berbagai produk dan layanan Telkomsel yang dibundling dengan mitra device.

Ada 13 mitra device (hp, modem, dan smartphone) dari berbagai merek meramaikan event ini. Yakni,  Nexian, iCherry, Nokia, BlackBerry, Speed Up, Cyrus, Advan, Prolink, Cross X, HTC, Huawei, Blueberry dan Tiphone. Pelanggan berkesempatan mendapatkan handphone, modem dan smartphone ini dengan harga spesial. Seperti modem Advan DT8 seharga Rp249.000, BlackBerry Gemini plus kartu Simpati seharga Rp1599.000, Nexian G169 plus kartu simPATI seharga Rp 170.000.

Tidak itu saja, pada event ini pelanggan dapat pula  melakukan penukaran Telkomsel Poin dengan hadiah dan souvenir menarik.  Setiap pembelian produk device berhak mengikuti lucky draw dan setiap pembelian produk dan aktivasi layanan Telkomsel, pelanggan berhak mengikuti Angry Birds Competition.
Head of Telkomsel Corporate Communications Sumatera Division Hadi Sucipto mengatakan, acara ini dilaksanakan untuk memberikan kemudahan dan tarif murah bagi pelanggan yang menggunakan internet. ‘’Acara ini juga untuk meningkatkan awareness kepada pelanggan bahwa Telkomsel memiliki pilihan paket yang sangat menarik untuk menikmati berselancar di dunia maya (internet) dengan menggunakan modem dan smartphone.
Ditambahkannya, perkembangan user internet di Regional Sumbagut sampai dengan tahun 2012 ini mencapai 634 ribu, naik 48% dari tahun lalu. Sedangkan blackberry 250 ribu, naik 300% dari tahun lalu.

Hadi menambahkan, pada HUT ke- 17 Telkomsel (Muda-Beda-Paling Indonesia) ini,  Telkomsel juga menggelar aksi donor darah bagi karyawan dan pelanggan Telkomsel (*/sih)