Home Blog Page 13480

Oles Pakpak Ditargetkan Mampu Bersaing di Pasar Nasional

PAKPAK BHARAT- Oles (ulos) yang dihasilkan pengrajin tenun asal Kabupaten Pakpak Bharat ditargetkan dapat bersaing di pasar nasional. Karena Oles yang dimaksud bernuansa khas Pakpak merupakan produk tenun dengan motif yang baru dan hasil kreatif dari pelatihan tenun lanjutan yang diprakarsai Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Pakpak Bharat.

Demikian disampaikan Ketua Dekranasda Kabupaten Pakpak Bharat Ny Made Tita Kusuma Dewi, Rabu (23/5) saat penutupan pelatihan tenun lanjutan, yang digelar selama 14 hari di Gedung Workshop Desa Traju, Kecamatan Siempat Rube, Kabupaten Pakpak Bharat bekerjasama dengan Desainer Nasional Merdi Sihombing.

Pada pelatihan tenun lanjutan tersebut, para pengrajin dikelompokkan pada tiga bagian yakni Menghani, Gedogan dan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM). Dari pelatihan yang dimaksud sebanyak enam oles selesai ditenun dengan kreatif warna baru dan nantinya akan dipasarkan untuk melestarikan kebudayaan turun-menurun.

Sementara itu Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolando berpesan kepada para pengrajin tenun yang telah dilatih diharapkan dapat berhasil kedepannya untuk meningkatkan dan memajukan budaya tenun oles di daerah ini. “Oles merupakan salah satu kebudayaan Pakpak yang telah turun-menurun yang harus dilestarikan. Dan pelatihan ini, nantinya dapat meningkatkan pendapatan bagi para pengrajin tenun,”tandas Remigo.(mag-14)

Pendaftaran Praja IPDN Terakhir 30 Mei

MEDAN- Bagi warga negara Indonesia (WNI), khususnya yang berusia maksimal 21 tahun (pelamar umum) dan 24 tahun (PNS) per 1 September 2012, terbuka peluang untuk menjadi Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) untuk tahun ajaran 2012/2013.
Untuk pendaftarannya mulai dibuka sejak Senin (21/5) sampai Rabu (30/5), berlokasi di masing-masing kantor bupati/wali kota di Sumut.

“Tahun ini, pemerintah kembali membuka lowongan calon Praja IPDN TA 2012/2013. Warga masyarakat di kabupaten dan kota yang berminat, bisa mendaftar di kantor bupati/wali kota masing-masing,” ucap Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprovsu) Nurdin Lubis dalam pertemuan dengan seluruh Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) pemkab/pemko se-Sumut, di Ruang Kenanga, Lantai VIII, Kantor Gubernur Sumut di Medan, Senin (21/5).

Dijelaskannya, persyaratan pendaftaran antara lain, tinggi badan untuk pria minimal 160 cm dan wanita minimal 160 cm.
Kemudian, berijazah SMA semua jurusan atau Madrasah Aliyah (MA) lulus tahun 2010, 2011 dan 2012 (pelamar umum) dengan nilai minimal 7,00 yang dibuktikan dengan fotocopy ijazah/STTB yang dilegalisir kepala sekolah.

“Syarat lainnya, tidak bertato atau bekas tato atau ditindik dan bekas ditindik telinganya atau anggota badan lainnya bagi pelamar pria, kecuali karena ketentuan adat/agama.

Berikutnya, tidak menggunakan kacamata/lensa kontak sesuai dengan unsur pemeriksaan kesehatan serta belum menikah/kawin/hamil/melahirkan dan sanggup tidak menikah selama dalam mengikuti pendidikan yang diketahui orangtua/wali yang disahkan oleh kepala desa/lurah setempat,” beber Nurdin.

Syarat lainnya, calon bersedia diberhentikan tanpa menuntut di muka pengadilan melalui PTUN jika melakukan tindakan kriminal, mengonsumsi maupun menjual belikan narkoba, melakukan perkelahian, pemukulan dan pengeroyokan, serta melakukan tindakan asusila yang berdampak hukum atau tidak yang dinyatakan secara tertulis di atas kertas bermaterai Rp6000.

Menyangkut tahapan seleksi di tingkat provinsi, Nurdin merincikan, untuk seleksi adminstrasi/verifikasi tanggal Kamis (31/5) sampai Senin (4/6).
Kemudian tes psikologi 13-16 Juni, tes kesehatan dan kesemaptaan 9-14 Juli, tes akademik 4 Agustus, serta penentuan akhir (pantukhir) oleh Kampus IPDN Jatinangor, Jawa Barat pada 19-21 September 2012.

Sementara itu, Kepala BKD Provsu Suherman, menambahkan pihaknya berharap kabupaten dan kota segera mengirim data warga daerahnya, yang akan mendaftar calon Praja secepat mungkin.

Hal ini untuk kemudahan kompilasi data editing yang akan dikirim ke Jakarta. “Selain itu, kita sangat berharap, daerah bisa mematuhi ketentuan dan syarat yang berlaku. Bila tidak akan dibatalkan oleh pemerintah pusat,” jelasnya.

Terkait berapa banyak formasi penerimaan calon Praja IPDN  tahun ini dari Provinsi Sumut, baik Nurdin maupun Suherman sama-sama menjelaskan, bahwa kuota tentang hal tersebut ditentukan pemerintah pusat.

Sedangkan daerah pemekaran merupakan wilayah paling dominan di Sumut, yang akan membuka pendaftaran calon Praja IPDN tahun ini.
“Daerah pemekaran lebih dominan tingkat kebutuhannya dibanding daerah induk.  Karena ini menyangkut kebutuhan akan pembentukan kader Sumber Daya Manusia (SDM) di masa depan,” katanya.(ari/adl/uma)

Disuruh Kawan Mencuri

Ahmad Baudin (20) alias Baud, mahasiswa salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Medan ditangkap polisi, karena nekat mencuri 2 tabung gas 3 kg milik Alpin (40) di Jalan Terusan, Percut Sei Tuan.

Keterangan Alpin di kantor polisi, Baud dan temannya Rudi datang ke tempat usahanya menjual gas dengan mengendarai sepeda motor “Saat itu saya lagi main internet di warnet milik saya yang sekaligus menjual gas eceran. Di balik pintu kaca warnet saya sudah memperhatikan keduanya karena saya sudah merasa curiga,” kata Alpin.

Menurutnya, betul saja Baud-red mengangkat 2 buah tabung gas yang diletakkan di balik pintu. Melihat hal itu Alpin langsung melemparnya dengan tongkat besi, sehingga 2 tabung gas yang ada di tangan Baud terjatuh

Baud pun langsung lari tunggang langgang. Sementara temannya Rudi kabur dengan mengendarai sepeda motor meninggalkan Baud.
Baud yang coba bersumbunyi di dalam sebuah warnet yang tak jauh dari lokasi kejadian akhirnya berhasil ditangkap. Baud pun sempat dipukuli oleh warga sebelum diamankan polisi..
Pengakuan tersangka Baud, dia cuma disuruh temannya Rudi.

“Aku jumpa sama dia saat aku baru pulang kuliah dan hendak pulang ke rumah. Terus aku diajaknya jalan-jalan dan disuruhnya mencuri tabung gas,” ujar Baud.
Kanit Reskrim Polsek Percut Seituan, AKP Faidir Chaniago saat dikonfirmasi mengatakan tersangka masih diperiksa. (gus/smg)

Dipasarkan Mulai 2 Juni

Galaxy S III

Samsung Galaxy S III akan segera masuk pasar Indonesia pada 2 Juni mendatang. Tak dipungkiri lagi jika Galaxy S III memang salah satu ponsel Android yang paling dinanti penggila gadget Tanah Air.

Demikian disampaikan Direktur Marketing PT Samsung Indonesia Yoo Yong Kim dalam acara launching Samsung Galaxy S III di Jakarta, Selasa (22/5).
“Samsung galaxy S III ini didesain khusus untuk mengerti penggunanya sekaligus memberikan kemudahan dengan berbagai teknologi,” katanya.

Ia menyampaikan Samsung Galaxy S III ini tampil dengan desain ramping berukuran 8,6 mm dan berat 133 gram.
Samsung Galaxy S III juga memiliki layar ukuran 4,8 inch full HD super AMOLED dengan bahan hyperglaze dengan dua pilihan warna mable blue dan mable white.

Samsung galaxy S III ini juga dilengkapi dengan kamera 8 megapiksel dengan zero shutter lag sehingga pengguna tidak akan kehilangan momen saat memotret.

Ponsel ini pun dapat menghasilkan gambar terbaik. Kelebihan lainnya adalah ponsel ini dilengkapi dengan memory internal sebesar 16 GB dan daya tahan baterainya juga lebih hemat dibandingkan seri sebelumnya karena bisa bertahan 8-10 jam pemakaian.Harga Samsung Galaxy S III ini berkisar Rp6 juta hingga Rp7 juta.

Samsung Mobile Business Director Budi Janto menyampaikan Samsung Galaxy S III merupakan ponsel pintar yang dapat mengenali suara dan mengerti keinginan konsumen karena dilengkapi empat fitur unggulan.
Diantaranya, Pop Up Play yang bisa mengatur aktivitas yang sama dalam satu waktu, S Beam yang bisa mengirimkan data lebih mudah hanya dengan mendekatkan ponsel satu sama lain.

Ada juga fitur Camera Burst yang bisa menangkap 20 gambar dalam sekali tangkap dan memilih tiga gambar terbaik, serta Smart Stay yang menjaga layar tetap menyala selama mata masih menatap layar.
“Jadi layar tidak akan mati selama Anda masih memandang layar, smartphone ini bisa melihat Anda, ada sensornya,” ujar Budi. (net/jpnn)

Kembangkan Aplikasi E-Government dan Open Government

Telkom- Arsip Nasional Jalin MoU

JAKARTA- Bersamaan dengan Peringatan Hari Kearsipan Nasional, Senin (21/5), Perusahaan Perseroan (Persero) PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk (Telkom) dan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) menandatangani Nota Kesepahaman  perihal penyelenggaraan e-Government dan Open Government Indonesia. Kesepakatan tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama Telkom Arief Yahya dan Kepala ANRI M Asichin, SH, MHum di Jakarta.

Bersamaan dengan penandatanganan nota kesepahaman tersebut, Direktur Enterprises and Wholesale Telkom Muhammad Awaluddin dengan Deputy Bidang Informasi dan Pengembangan Sistem Kearsipan ANRI Dra Dini Saraswati, MAP menandatangani perjanjian kerjasama “Penyelenggaraan e-Government dan Open Government Indonesia”.

Kerjasama antara Telkom-ANRI meliputi pengembangan bersama aplikasi-aplikasi sistem informasi kearsipan nasional (SIKN), Jaringan Informasi Kearsipan Nasional (JIKN), Sistem Informasi Kearsipan Statis (SIKS) dan Sistem Informasi Kearsipan Dinamis (SIKD).

“Keempat aplikasi tersebut akan digunakan dalam pengelolaan arsip institusi negara, yakni kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Pemerintah Daerah Provinsi dan perguruan tinggi negeri (PTN) dengan memanfaatkan layanan TelkomCloud,” ujar Arief Yahya.

Arief Yahya menambahkan, Telkom dan ANRI sepakat mengembangkan dan menyempurnakan SIKD dan SIKS dan penyelenggaraan SIKN dan JIKN dengan mendayagunakan sumberdaya manusia (SDM) dan fasilitas teknologi informasi dan komunikasi (TIK), pemanfaatan infrastruktur Cloud Computing Telkom serta pelatihan, pendistribusian, operasional dan pemeliharaan aplikasi SIKD, SIKS, SIKN dan JIKN.

Sementara itu, sesuai dengan perjanjian kerjasama yang ditandatangani, Telkom dan ANRI akan bekerjasama memanfaatkan sumberdaya manusia dan fasilitas TIK Telkom dalam mengembangkan dan menyempurnakan aplikasi SIKD dan SIKS, serta menyelenggarakan SIKN dan JIKN yang dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan berupa penyediaan fasilitas pengembangan dan bantuan SDM dalam rangka pengembangan dan penyempurnaan aplikasi SIKD, SIKS, SIKN dan JIKN.

Yakni, penyediaan fasilitas pengembangan, bantuan SDM dan seluruh informasi mengenai standar pengembangan yang dibutuhkan ANRI untuk dapat menggabungkan aplikasi SIKD, SIKS, SIKN dan JIKN ke dalam paket layanan Government Cloud (GCloud) Telkom.

Pemanfaatan infrastruktur Cloud Computing Telkom dalam penyelenggaraan SIKN dan JIKN akan dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan pemeliharaan dan pengembangan terhadap paket aplikasi SIKD, SIKS, SIKN dan JIKN; penyediaan dukungan yang dibutuhkan untuk penanganan gangguan yang terjadi pada aplikasi SIKD, SIKS, SIKN dan JIKN, penyediaan fasilitas komputasi dan storage tahap awal untuk setiap simpul jaringan bagi penyelenggara SIKN-JIKN dan keikutsertaan dalam komunitas pengembang layanan Cloud Computing/Aplikasi Telkom. Adapun kerjasama pendistribusian, pelatihan, pembinaan simpul jaringan, serta operasional dan pemeliharaan aplikasi SIKD, SIKS, SIKN dan JIKN. (ila)

Ekspor Kopi Menurun

MEDAN- Berdasarkan data SKA (Surat Keterangan Asal), pada periode April 2012 dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, ekspor kopi Sumut mengalami penurunan. Hal ini dikarenakan adanya prinsip para importir yang mengangap harga biji kopi terutama untuk jenis Arabica asal Sumut tinggi. Sehingga mereka lebih membeli sekedarnya atau ala kadarnya saja.

“Iya memang ada penurunan. Hal ini karena harga kopi kita cukup tinggi, sehingga mereka hanya membeli sesuai kebutuhan, tidak lagi untuk stok,” ujar Kasi Ekspor Hasil Pertanian dan Pertambangan Subdinas Perdagangan Luar Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumatera Utara, Fitra Kurnia.
Penurunan ekspor ini mencapai 9,0 persen.

Dimana pada 2012 ini, ekspor kopi arabica mencapai US$111,688 atau volume sebesar 17 ton. Sedangkan periode yang sama pada tahun sebelumnya, ekspor dengan nilai US$. Fitra menjelaskan, walau ekspor kopi turun, tetapi tidak memberikan dampak pada petani kopi, dikarenakan permintaan kopi didalam negeri juga cukup tinggi. Selain itu, saat ini petani juga sudah mengetahui harga pasaran internasional. “Apalagi untuk jenis kopi Gayo, Mandailing, dan Toraja dipastikan harga sudah diketahui oleh petani,” ungkap Fitra.

Untuk stok, para eksportir lebih memblending kopi yang berasal dari negara lain, seperti kopi Columbia, Brazil, dan lainnya. “Jadi pada umumnya importir memblending kopi dari negara lain, untuk menutupi stok mereka,” tambahnya.

Sementara itu, menurut Ketua Asosiasi Eksportir Kopi Indonesi (AEKI) Sumut, Andryanus, untuk pengeksporan kopi Sumut selama bulan April ini tidak menurun, karena sudah ada perjanjian baru dengan importir. (ram)

Ganti Pengurus PSMS Medan

085763494xxx

Asalammualaikum Pak Wali Kota. Bapak ini kan sebagai Ketua Umum PSMS Medan, saya mewakili seluruh suporter PSMS menginginkan pengurus PSMS segera turun dari jabatannya. Karena tidak sanggup mengurus PSMS, contohnya banyak pemain PSMS yang keluar atau mengundurkan diri karena gaji selama berapa bulan belum dibayar. Jadi, kami menginginkan pengurus PSMS segera mengundurkan diri.

Tetap Berusaha

Terima kasih. Kesulitan finansial itu dialami semua klub di ISL. Tapi kami selaku pengurus tetap berusaha, buktinya pertandingan ke luar daerah kami tetap menggunakan pesawat, menginap di hotel. Itu tentu menggunakan uang manajemen. Jangan hanya menyudutkan, kalau ingin membantu datang dan berikan bantuan. Kami juga menerima dengan lapang dada jika ada yang mau datang menggantikan kami, tentunya mereka yang merasa mampu, silahkan saja datang.

Benny Tomasoa
Manejer PSMS Medan

Pinjaman tak Kunjung Cair, Sasa Cs Mogok Latihan

MEDAN- Kekecewaan kembali menyelimuti para pemain PSMS. Pinjaman yang dijanjikan pengurus sebagai ganti sementara gaji yang belum tuntas menjadi sumber kegelisahan pemain. Belum diberikannya pinjaman itu membuat pemain kembali mengambil sikap.

Sikap itu ditunjukkan dengan keengganan mengikuti latihan. Caretaker Pelatih PSMS, Suharto terpaksa meniadakan latihan Selasa (22/5) kemarin, baik pagi dan sore, karena pemain kompak menolak latihan.

Kapten tim PSMS, Sasa Zecevic saat ditemui di kamarnya Mess Kebun Bunga mengaku para pemain sepakat untuk tidak latihan dulu sampai pinjaman diberikan. “Sekarang pemain tidak mau latihan mereka stres. Ketika jam latihan kami akan ke lapangan tapi mungkin tidak latihan,” katanya.

Menurut Sasa, pemain tidak bisa berbuat banyak selain menunggu realisasi janji yang berulang kali dilontarkan. “Mereka (manajemen, Red) sudah berapa kali berjanji. Rabu, lalu Jumat sebelum pertandingan. Senin lalu. Kami coba maklumi karena Pak Idris sedang sakit. Mereka bilang besok dan besok lagi. Setiap janji, kami selalu berharap kalau uang itu akan datang sekarang,” katanya.

Memang manajemen sudah memberikan bonus sebesar Rp25 juta sebagai bonus kemenangan. Namun pemain masih menuntut pinjaman. “Mereka sudah berikan bonus 10 menit sebelum jam empat. Tapi kami masih menunggu pinjaman itu sesuai janji,” lanjutnya.

Sementara itu pemain lainnya, Ikfepua Osas Saha berharap keinginan pemain dapat diakomodir. “Saya tidak ada mau apa-apa. Saya harap pengurus bantu saja. Pengurus kan bukan cuma satu atau dua orang. Mereka kan mungkin bisa lebih beres,” katanya.

Striker asal Nigeria ini mengatakan, kondisi ini membuat pemain tidak berkonsentrasi. Apalagi memikirkan keluarga. “Kita sudah bekerja. Oke gaji belum ada. Kita sudah cukup mengerti. Tapi, pinjaman ini sangat kita butuhkan. Jujur ya. Kalau sendiri gak punya keluarga tak apa-apa. Tapi yang sudah berkeluarga bagaimana. Istri kamu pasti stres,” lanjutnya.

Sementara Manajer PSMS, Benny Tomasoa saat dikonfirmasi kembali melontarkan janji. “Belum cukup. Uangnya masih separuh. Besok (hari ini, Red) akan kita lunasi. Pak Idris lagi ngusahain duitnya,” tandasnya saat ditemui di Mess Kebun Bunga.

Kondisi ini dikhawatirkan kembali menganggu persiapan pemain menghadapi laga kontra Arema Sabtu (26/5) mendatang. Suharto pun harus kembali memutar otak untuk menaikkan kembali mental pemainnya. Padahal seharusnya semangat tinggi tengah menghinggapi skuad pasca kemenangan dramatis atas Persela Lamongan Minggu (20/5) lalu. (mag-18)

GVVV Minta Kepastian Tonnie Cusell

Bergabungnya Tonnie Cusell ke PSMS Medan ternyata tak diketahui klubnya di Belanda, Gelders Veenendaalse Voetbal Vereniging (GVVV). Karenanya, GVVV meminta kepastian soal bergabungnya Cusell ke Ayam Kinantan supaya dapat segera mencari pemain pengganti.

Dikabarkan sebelumnya, Cusell telah resmi menjadi pemain baru PSMS yang berlaga di Liga Super Indonesia (ISL) sejak akhir pekan lalu. Pemain Belanda keturunan Indonesia berusia 29 tahun itu mendarat di Medan, Jumat (18/5) lalu, dan langsung menuju Stadion Teladan meski belum mengikuti sesi latihan.
Di PSMS pemain yang akan mengenakan seragam bernomor punggung 28 ini menyatakan dalam kondisi fit meski proses kepindahannya berjalan tidak sebentar, karena masalah administrasi. Namun, GVVV mengaku belum mendengar keputusan Cusell secara langsung.

“Saya mendengar Tonnie sedang berlibur dan tidak bisa mengikuti sesi foto tim yang digelar pekan ini. Memang kami sudah lama mendengar rencana Tonnie bermain di timnas Indonesia,” ujar direktur teknik Loek Budding kepada Sepakbolaanda.

“Kalau benar Tonnie akan bermain di Indonesia, kami harap dia segera mengabari supaya kami bisa mencari pemain baru untuk posisi yang ditinggalkannya,” lanjut Loek Budding.

Budding juga mengakui, sebenarnya GVVV dan Tonnie sudah mencapai kesepakatan perpanjangan kontrak dua tahun, 26 April lalu. Perpanjangan kontrak ini juga dilaporkan di website GVVV dan berbagai media di Belanda. “Sebenarnya kami sudah sepakat dengan Tonnie untuk dua tahun lagi bermain di sini. Kami ingin memberi kesempatan kepadanya karena baru beberapa bulan ini dia bisa bermain lagi,” pungkasnya.(net/bbs)

Untuk Perkuat Timnas Voli Pantai ABG Aning Di-deadline Sepuluh Hari

JAKARTA- Ayu Cahyaningsiam mendapat deadline dari jajaran pelatih timnas voli pantai Indonesia proyeksi Asian Beach Games (ABG) dan Pra Olimpiade. Absen dari pelatnas selama kurang lebih empat bulan karena bertanding di Proliga, dikhawatirkan membuat kemampuannya menurun. Atlet yang akrab disapa Aning itu diberi deadline selama sepuluh hari guna mengembalikan power serta kecepatan.

Pemain asal DI Jogjakarta itu saat ini masih diberi libur. Menurut rencana, besok (24/5), peraih perak di SEA Games 2011 tersebut bakal bergabung di pelatnas. “Bermain voli indoor selama empat bulan tentu sangat memengaruhi kemampuannya. Namun, untuk pemain sekelas Aning tentu tidak akan mengalami kesulitan mengembalikan power dan speed-nya,” kata Pelatih timnas voli pantai putri Agus Salim di Lapangan ABC Senayan Jakarta, kemarin (22/5).

Aning sendiri bakal berpasangan dengan Dita Juliana untuk bertanding di ABG dan Pra Olimpiade nanti. Sementara, satu pasangan lainnya, Fitri Wijayanti/Ni Putu Dini mengisi posisi Indonesia II. Agus mengatakan, anak asuhnya dibebani target menembus semifinal ABG. Namun, untuk Pra Olimpiade, dia tak berani mematok target tinggi. Pasalnya, kemampuan para pesaing masih di atas Indonesia. Meski, beberapa negara kuat sudah lolos ke Olimpiade pasca tampil gemilang di Kejuaraan Dunia.

Persiapan tim putri sendiri tak sebagus tim putra. Mereka hanya menjalani dua uji coba. Yakni kejuaraan Asia Pacific di Thailand dan Palembang. Bandingkan dengan tim putra yang berkali-kali menjalani uji coba.

Namun, jatah yang didapat tim putra terlihat wajar. Pasalnya, mereka memang dipatok masuk final ABG. Indonesia sendiri mendapat bekal cukup meyakinkan setelah Koko Prasetyo Darkuncoro/Ade Candra Rachmawan sukses menduduki posisi ketiga di Kazhakstan beberapa hari lalu.
“Tim ini hanya membutuhkan komunikasi yang semakin intens. Dari sisi teknik, pasangan Koko/Candra juga harus memperbaiki umpannya. Karena dengan umpan yg baik bisa melakukan attack dengan bagus,” ujar Andy Ardiansyah, pelatih Timnas Putra. (ru/ang/jpnn)