Home Blog Page 13481

PSMS v Persiraja Ditunda

PSMS v Persiraja Ditunda

MEDAN- Laga PSMS Medan kontra Persiraja Banda Aceh di ajang Piala Indonesia leg kedua di Stadion Teladan yang rencananya digelar Rabu (23/5), terpaksa ditunda hingga Rabu (30/5) pekan depan. Manajer tim PSMS Medan, Doli Sinumba mengaku sudah menerima pemunduran jadwal itu.
“Iya, ini pertandingan terakhir sebelum renovasi di Stadion Teladan mulai Juni mendatang,” katanya, Selasa (22/5).

Meskipun diakui Doli pihaknya mendapat keuntungan dengan persiapan yang lebih panjang dengan penundaan ini. “Tim sudah siap. Sebelum jadwal diundur pun, kita sudah siap pertandingan leg kedua nanti. Kalau kerugian belum ada. Karena kita belum lakukan persiapan, belum ada keluar biaya. Tiket memang sudah tercetak, tapi tidak ada masalah soal itu,” ungkapnya.

Tidak cuma laga PSMS IPL kontra Persiraja yang ditunda. Laga PSMS IPL kontra Arema yang seyogyanya digelar Sabtu (26/5) juga terpaksa ditunda karena bentrok dengan jadwal PSMS ISL yang juga menjamu Arema Malang di Stadion Teladan. Jadwal mundur menjadi Sabtu (9/6) mendatang. Pertandingan di gelar di Stadion Baharoeddin Siregar, Lubukpakam.

Asisten Pelatih PSMS M Khaidir menambahkan, timnya siap menjamu Persiraja meski jadwal diundur. “Diundur atau tidak jadwal pertandingannya, tim sudah siap,” ujarnya.

Khaidir mengatakan, timnya berharap bisa berbuat banyak di Piala Indonesia “Di liga kan posisi kita jeblok. Jadi, di Piala Indonesia inilah kami harapkan. Kalau bisa menang, karena di leg pertama kemarin, kami hanya kalah 2-3. Kami  harus cari menang, minimal 1-0 untuk melaju ke babak delapan besar,” pungkasnya.

Sedangkan, Sekretaris tim, Heru Prawono menuturkan, pemberitahuan yang diterima seminggu sebelumnya ini diduga karena kedatangan tim raksasa Italia, Inter Milan yang akan berujicoba dengan timnas Selection. Kiper PSMS, Markus Horison menjadi bagian dari skuad timnas. Sebelumnya ia terganjal visa dan tidak ikut timnas ke Piala Al Nakbah di Palestina. “Markus sudah berangkat. Dia dipanggil untuk laga timnas yang akan menghadapi Inter Milan,” tandasnya. (mag-18)

PS Kwarta Target Promosi ke Divisi I

DELISERDANG- Persatuan Sepakbola (PS) Kwarta yang kini berada di Divisi II U-21, menargetkan diri lolos ke Divisi I dalam lanjutan putaran kedua Liga Indonesia zona Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) yang digelar di Stadion TD Pardede, Desa Lalang, Sunggal, Deliserdang, akhir Mei nanti.
Hal itu disampaikan Riswandi, pelatih kepala PS Kwarta didampingi sekretarisnya Rudi ketika ditemui di Sekretariatan Komplek Cemara Asri, Deliserdang.
“Saya akui persaingan untuk mendapatkan dua besar pasti ketat, mengingat potensi sepakbola di Sumbagut sudah meningkat, oleh sebab itu kita terus melakukan pembinaan semaksimal mungkin,” tutur Riswandi.

Riswandi mengatakan, putaran pertama di kompetisi itu PS Kwarta akan jumpa dengan PS Perlak Aceh, PSKB Bukit Tinggi, Bintang Jaya Asahan.
Pelatih yang juga sebagai mantan pemain PSMS itu yakin, Syamsul dkk akan mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Selain kesiapan tim, pengurus juga  menyatakan kesiapannya untuk menjadi tuan rumah, dimana secara lisan PSSI Pusat sudah menunjuk mereka.

“Kami belum mempersiapkan apa-apa terkait kepanitiaan, karena hingga hari ini secara tertulis kami belum mendapatkan SK dari pusat” tutur Riswandi mengakhiri. (mag-10)

Tiga Hari Tembus 50 Ribu Voters

Voting NBL Indonesia All-Star 2012

SURABAYA- National Basketball League (NBL) Indonesia semakin mendapatkan tempat dihati para penggemarnya. Buktinya, antusiasme fans untuk berpartisipasi aktif dalam voting penentuan roster NBL All-Star sangat besar. Baru berlangsung tiga hari, situs resmi NBL sudah kebanjiran 50 ribu suara.
Commissioner NBL Indonesia Azrul Ananda mengaku surprise dengan dukungan aktif para penggemar. Memang, pemilihan tim All-Star via voting dari situs resmi www.nblindonesia.com baru sekali ini dilakukan. Jadi memang tidak ada ukuran yang bisa menjadi pembanding, apakah jumlah 50 ribu suara dalam tiga hari itu besar atau kecil.

“Namun, saya kira jumlah 50 ribu voters  dalam tiga hari ini sangat besar. Partisipasi aktif para penggemar gila-gilaan. Padahal penutupan voting masih lama, yakni 31 Mei mendatang. Pemilihan roster saya prediksi berlangsung ketat,” ucap Azrul kemarin.

“Terimakasih kepada penggemar yang sudah aktif melakukan voting. Ini membuktikan, NBL Indonesia semakin mendapatkan tempat di hati fans. Sekarang para penggemar basket tinggal bersiap-siap untuk menikmati kehebohannya,” imbuh Azrul yang juga direktur PT Deteksi Basket Lintas (DBL) Indonesia itu.

Azrul menambahkan, dalam waktu dekat pihak DBL Indonesia akan mengumkan venue dan waktu pertandingan. Hal yang pasti, venue NBL All-Star akan berlangsung di dua kota pada pekan terakhir bulan Juni mendatang.

Penyelenggara akan menutup voting pada 31 Mei. Sedangkan pengumumannya siapa saja roster yang akan beraksi dilakukan pada 14 Juni. Mereka yang terpilih akan menemani lima pemain yang otomatis sudah mendapatkan tempat. Yakni Most Valuable Player (MVP) dan anggota first team NBL Indonesia.Nantinya, ada dua tim All-Star, yaitu Red All-Star dan Blue All-Star.

Hal yang mengejutkan, pemain-pemain tim papan bawah juga mendapatkan banyak suara. Misalnya, point guard BSC Jakarta Richardo Orlando Uneputty.

Richard- panggilannya— sampai semalam, mendapatkan 22,86 persen suara. Dalam barisan guard tim biru, dia menempati posisi kedua di bawah pemain dengan basis fans sangat besar, Kelly Purwanto (Pelita Jaya Jakarta) yakni 27,51 persen.

Pemain lain dari tim papan bawah yang mendapatkan suara banyak adalah forward NSH GMC Riau Ryan Febriyan dengan 17,93 persen. Center Aspac Muhammad Isman Thoyib sementara ini mendapatkan suara terbanyak dengan 60,69 persen.       “Sangat bangga sekali dengan dukungan ini. Apalagi Kelly adalah pemain favorit saya. Padahal saya adalah rookie. Saya senang, karena permainan saya bisa menghibur banyak orang,” kata Richard.
“NBL All-Star bagi saya adalah sebuah langkah maju. Setiap tahun liga ini terus berkembang. Saya sebagai pemain juga merasa dihargai. Waktu Championship Series itu kemasannya gokil banget. Inilah basket Indonesia sekarang,” imbuh pemain terpendek liga dengan 163 cm itu.

Richard benar. NBL All-Star memang akan berlangsung heboh. Sebab para pemain yang terpilih akan berkolaborasi dengan sejumlah mantan bintang NBA. (nur/jpnn)

Ganti Pohon Besar, Rawan Tumbang

085373337xxx

Yth Wali Kota Medan. Beberapa waktu belakangan ini cuaca di Kota Medan cukup ekstrim, hujan disertai petir dan angin yang begitu kencang. Sudah banyak terjadi kecelakaan akibat pohon-pohon besar tumbang dan tak sedikit yang memakan korban. Untuk itu, diharapkan penanaman pohon pinggir jalan harus dikalsivikasikan, jangan mesti pohon besar namun tak kuat menahan angin.

Sudah Dievaluasi

Terima kasih atas pemberitahuannya. Untuk masalah ini Pemko Medan memang sudah melakukan evaluasi. Mengenai pohon akan dilakukan penanaman baru dengan memilih pohon yang benar-benar cocok. Kami juga akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait.

Budi Haryono
Kabag Humas Pemko Medan

Safwan Anugerahi Kajatisu Gelar Warga Melayu

MABMI Medan Simpatik dengan Tokoh yang Dekat dengan Masyarakat Melayu

KETUA Pimpinan Daerah Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (PD-MABMI) Kota Medan, Kompol Drs Safwan Khayat MHum menganugerahi gelar warga kehormatan Melayu bagi Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajatisu), DR Noor Rachmad SH MH di Hotel Madani Jalan Sisingamangaraja Medan, Selasa (15/5) malam. Dalam penabalan gelar warga utama Melayu ini, hadir sejumlah pejabat teras Pemko Medan, termasuk Wali Kota Medan Drs Rahudman Harahap dan Wakil Wali Kota Medan Dzulmi Eldin, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat. Acara berlangsung meriah, diselingi acara penyambutan Kajatisu di Hotel Madani Medan.

Kajatisu datang tidak sendiri. Dia didampingi istri yang disambut secara meriah oleh Safwan Khayat, beserta panitia dan undangan yang hadir. Keduanya kemudian disandingkan ke pelaminan untuk penganugerahan warga kehormatan Melayu.

Dalam pidato sebelum dilakukan tepung tawar, Kompol Drs Safwan Khayat MHum mengungkapkan membacakan pantun. “Nelayan melaut, harapan pun di benak. Ombak berguncang laut diselami. Izinkan saya bicara sejenak, ucapan sambut Ketua Mabmi. Saya Safwan Ketua MABMI, hormat tunduk budaya Islami. Selamat datang di acara syukuran dan silaturahmi, di suasana akrab Melayu PD MABMI.”

Safwan juga mengucapkan terimakasihnya, atas kehadiran alim ulama, tuan guru, tuan dan puan, dan pemimpin negeri dalam acara syukuran dan silaturahmi masyarakat Melayu PD MABMI.

Menurut Safwan, syukuran dan silaturahmi adalah bagian dari ajaran Islami yang lekat dengan masyarakat Melayu. Sebagai hamba Tuhan, rasa syukur dan sikap bersilaturahmi adalah ajaran agama yang memberi efek positif bagi diri, keluarga, masyarakat dan negara.

“Semakin banyak kita bersyukur, semakin bertambahlah limpahan rezeki yang kita rasakan. Semakin akrab dan sering bersilaturrahmi maka semakin bertambahlah nikmat umur yang saat ini kita alami,” kata Safwan yang juga menjabat sebagai Waka Polres Langkat ini.

Safwan pun memberikan kata bijak yang pernah tertulis dalam syair-syair filosofi Islami yakni ; Bersyukur nikmat tak terukur, bersilaturahmi nikmat tak terselami. Bersyukur niscaya hidup makmur, bersilaturahmi niscaya hidup tak pernah mati.

Mantan Waka Polres Siantar dan Tebingtinggi ini menambahkan, acara ini terangkai dengan kegiatan tepung tawar yang disematkan kepada beberapa tokoh penting, tokoh yang dekat dengan masyarakat Melayu, tokoh yang peduli dengan masyarakat Melayu dan tokoh yang selalu akrab senantiasa berdiskusi dengan masyarakat Melayu. Penepungtawaran ini bukan sekadar penghargaan semu, tetapi beginilah cara, budaya dan adat istiadat masyarakat Melayu menilai dan menghormati tokoh-tokoh tersebut. “Akhirnya, kepada seluruh pengurus MABMI yang bersusah payah mempersiapkan acara ini, kami ucapkan terimakasih. Semoga amal kebajikan dan perjuangan untuk masyarakat Melayu, senantiasa diberi ganjaran oleh Allah SWT,” tutur mantan Kasat Lantas Polresta Medan itu. (*)

Bank Sumut MoU Otorita Asahan, Dapat Tambahan Modal Rp100 M

MEDAN- PT Bank Sumut menjalin kerjasama pengembangan kewirausahaan dengan Otorita Asahan, di Gedung Utama Bank Sumut Jalan Imam Bonjol Medan, Senin (21/5) lalu. Melalui penandatanganan MoU bernomor 03/K-OA/ANK/V/2012 dan 022/Dir/DKr-KRS/MOU/2012, Bank Sumut mendapat tambahan modal sebesar Rp100 miliar.

“Ini pola yang tepat. Kerjasama ini untuk pemberdayaan ekonomi mikro dan merupakan kebersamaan membangun ekonomi kerakyatan,” ungkap Dirut Bank Sumut Gus Irawan Pasaribu.

Dengan adanya dana deposito sebesar Rp100 miliar dari Otorita Asahan ke Bank Sumut, menurut Gus Irawan hal tersebut sangat membantu dalam memperkuat penyaluran kredit untuk ekonomi mikro. “Sebelumnya Otorita Asahan sudah menyimpan Rp100 miliar,” tambahnya.
Ia juga mengatakan, untuk plafon kredit ekonomi mikro yakni Rp5 juta sampai Rp500 juta. Hingga kini, Bank Sumut telah menyalurkan kredit sebesar Rp1,3 triliun dengan jumlah nasabah 1,6 juta orang.

Penyaluran ini dikhususkan kepada daerah yang letak geografisnya dekat dengan perusahaan Otorita Asahan. “Ada 10 kabupaten/kota yang dikhususkan mendapatkan dana tersebut yakni Samosir, Tobasa, Taput, Humbahas, Simalungun, Karo, Batubara, Tanjung Balai, Asahan dan Dairi,” papar Gus Irawan.
Sementara itu, Ketua Otorita Asahan Effendi Sirait, menjelaskan tujuan kerjasama ini untuk meningkatkan kerjasama dalam pembinaan, pelatihan dan pembangunan kewirausahaan melalui pelatihan dan pembiayaan.

“Selain Bank Sumut, kita juga telah menanamkan dana ke BRI, Bank Mandiri dan BNI. Terpilihnya Bank Sumut karena dianggap memiliki prestasi dalam hal penyaluran kredit usaha rakyat ekonomi mikro,” jelas Effendi.

Ia juga menuturkan, kegiatan yang diharapkan nantinya yakni pengembangan model-model pelatihan kewirausahaan, pengembangan dan jaringan kewirausahaan, pembinaan dan pengembangan wirausaha, serta pengembangan kemampuan pemodalan melalui skim kredit mikro dan kecil. (saz)

Ultrabook dengan Teknologi ULV

Meski tipis dan ringan, laptop jenis ultrabook masih belum terlalu diminati, karena harganya kelewat mahal untuk kantong konsumen, terutama di Indonesia. Namun, hal itu akan segera berubah karena ultrabook versi murah sedang disiapkan.

Intel, raksasa mikrochip yang gencar mempromosikan ultrabook, akan meluncurkan prosesor Celeron Ultra-Low-Voltage (ULV) tipe 877 dan 807 yang masing-masing dihargai 86 dan 70 dollar Amerika.

Jauh lebih murah dibandingkan prosesor Core i7-3720 QM seharga 378 dolar yang digunakan oleh ultrabook kelas atas.
Prosesor Intel Celeron 807 menggunakan satu inti yang bekerja pada kecepatan 1,5 GHz, sementara Celeron 877 adalah prosesor berinti ganda (dual-core) berkecepatan 1,4 GHz.

Embel-embel “ULV” pada kedua prosesor baru tersebut mengacu pada konsumsi daya rendah yang disebut hanya sebesar 17 watt. Keduanya memiliki basis arsitektur “Sandy Bridge” dan dibuat dengan proses fabrikasi 32 nm.
Dengan prosesor-prosesor murah ini, para produsen pun bisa menekan harga ultrabook hingga 700 dollar AS atau sekitar Rp 6,5 juta saat produk laptop dengan dua prosesor tersebut dijadwalkan meluncur pertama kali pada kuartal ketiga tahun ini.

Pada akhir 2012 atau awal 2013, kisaran harganya bisa mencapai 600 dollar AS atau sekitar Rp 5,5 juta.

Lebih jauh, Intel juga dikabarkan sedang mendorong penggunaan baterai jenis baru untuk Ultrabook  demi menekan harga. Salah satunya adalah baterai prismatic lithium-ion yang berbentuk tipis dan sudah digunakan oleh Lenovo dalam jumlah terbatas di Ultrabook IdeaPad 530 miliknya.
Di segmen laptop murah, Intel menghadapi persaingan dari AMD yang mengusung prosesor seri A-10 “Trinity” lewat laptop tipis “Ultrathin”. Laptop Ultrathin disebut-sebut akan dijual dengan harga kisaran 600 dolar Amerika. (net/jpnn)

Terry Putri Tak Bahagia dengan Pernikahannya

Pelan-pelan, Terry Putri akhirnya mulai buka-bukaan soal penyebab perceraiannya dengan Rully Johan. Presenter ‘One Stop Football’ itu menyiratkan selama tiga tahun mengarungi rumah tangga dengan Rully dirinya tak pernah merasakan kebahagiaan.

“Mungkin selama menjalani rumah tangga bersama, hal-hal seperti itu (kebahagiaan) tidak aku dapatkan . Pengennya ya kalau bangun tidur rasa bahagia, itu tidak aku dapatkan,” aku Terry saat disinggung soal penyebab perceraiannya.

“Aneh sih kok sudah menikah malah tidak merasa bahagia, tapi akhirnya aku memutuskan untuk menyudahi,” lanjutnya saat ditemui, Selasa (22/5).
Terry juga kembali menegaskan persoalan anak bukanlah pemicu keretakan rumah tangganya saat itu. Ia justru bersyukur selama menikah dengan Rully dirinya belum dikarunai keturunan.

“Mungkin Tuhan sayang sama aku, kalau aku udah punya anak justru anak jadi korban ya. Jadi agak lebih bersyukur juga kalau sampai sekarang belum dikaruniai anak. Anak bukan satu alasan untuk bercerai,” jelasnya.

Terry menikah dengan Rully Johan pada 5 Desember 2009 silam dan resmi bercerai pada 20 Februari 2012.

Banyak kekhawatiran yang dirasakan Terry Putri saat dirinya resmi bercerai dari Rully Johan. Terry mengaku sempat takut status janda yang disandangnya akan mempengaruhi kehidupannya kelak.

“Awal-awal gue memang agak takut, dalam arti ngaruh nggak ya sama kerjaan atau gimana ya.  Namun ketakutan itu berangsur-angsur  reda,’’ujarnya. (bbs/net)

CPO Sumut Diekspor ke Israel

MEDAN- Israel saat ini merupakan salah satu negara tujuan ekspor Sumut. Dan sejak Januari 2012, ekspor untuk tujuan negara ini sudah secara langsung, atau sudah ada pengapalan langsung dari Belawan ke Israel. Tercatat selama Maret 2012, ada 19 kapal ekspor tujuan Israel dari Sumut.

“Sejak Januari, kapal sudah ada menuju langsung ke Israel. Sebelumnya, ekspor kesana via Yordania, atau pelabuhan Ashdod,” ujar Kasi Ekspor Hasil Pertanian dan Pertambangan Subdinas Perdagangan Luar Negeri Disperindagsu, Fitra Kurnia.

Dan pada umumnya, kontrak pengiriman ekspor ini akan dilakukan selama 3 bulan sekali. “Pengiriman bulan Maret ini, berdasarkan perjanjian pada Januari kemarin,” tambahnya. Dan untuk perjanjian selanjutnya akan dilakukan pada Juli mendatang.

Fitra juga menjelaskan, pada umumnya, produk ekspor yang dikirim ke Israel adalah produk CPO (Crade Palm Oil), karena di sana sendiri sudah ada pabrik untuk produk turunan CPO. “Kita hanya mengirim bahan baku, terutama untuk jenis CPO, karena di sana juga sudah ada pabrik hilir untuk pabrik turunan CPO,” tambahnya. Selain CPO, produk lain yang di ekspor adalah Olaine (minyak goreng), Shortening, dan lainnya.

Berdasarkan Surat Keterangan Asal (SKA) Disperindag SU pada Maret 2012, produk Olein/ minyak goreng sebesar 630 ton, dengan nilai US$75.915. Sedangkan untuk produk PKO, sebesar 21 ton, dengan nilai US$29.820. Sementara untuk produk Shortening sebanyak 752,6 ton dgn nilai US$856.600.
Walaupun ekspor ke Israel tidak memiliki nilai yang besar, tetapi ekspor ke negara ini akan menjadi sebuah pintu untuk menuju negara lain di Afrika maupun Timur Tengah. “Kebutuhan CPO Israel tidak terlalu besar,” katanya. (ram)

Diskanla Sumut Galakkan Budidaya Ikan

MEDAN- Program budidaya perikanan, akan diprioritaskan oleh Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Sumatera Utara (Sumut) untuk masa mendatang. Itu didasari, sumber daya laut hasil ikan terus menurun dan semakin menipis.

Hal ini dikemukakan Kepala Diskanla Sumut Zulkarnain, saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Diskanla Sumut dengan Komisi B DPRD Sumut, di Gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol Medan, Selasa (22/5).

“Karena itu, alam program kami mulai tahun ini dan ke depannya, lebih menitikberatkan untuk mengajak masyarakat menggalakkan budidaya perikanan. Sebab, tangkapan dari laut pun terus berkurang dan budidaya ini juga akan membantu perekonomian masyarakat di daerah yang jauh dari laut,” katanya dalam rapat tersebut.

Dalam upaya tersebut, lanjut Zulkarnain, pihaknya juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk menentukan sendiri jenis ikan yang akan dibudidayakan. Namun, katanya, untuk budidaya ini sangat memungkinkan untuk ikan tawar. Menurutnya, untuk harga masih cukup mampu untuk memberikan keuntungan bagi masyarakat.

“Program budidaya ikan ini tentu bisa dilakukan di daerah mana saja, karenanya kami berharap masyarakat juga semakin tergugah hatinya untuk menjadi produsen ikan, bukan lagi sekadar penangkap ikan yang dilakukan nelayan di daerah laut saat ini,” lanjutnya.  Pada kesempatan tersebut, Zulkarnain mengungkapkan, tahun depan pemerintah pusat melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) juga berencana memaksimalkan Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Diantaranya, dengan membangun pabrik es di sekitar TPI yang ada.

“Untuk Sumut, kami mengusulkan akan dibangun di TPI yang ada di Asahan, sehingga bisa lebih optimal dan kesegaran ikan lebih terjamin,” tambahnya.
Program Diskanla ini disambut positif sejumlah Anggota Komisi B DPRD Sumut. Hal ini mengingat, beberapa waktu terakhir ini, nelayan tangkap di sejumlah daerah di Sumut mulai mengeluhkan berkurangnya hasil tangkapan.

“Budidaya ikan ini tentu diharapkan menjadi solusi yang tepat. Di samping melestarikan ikan-ikan asli daerah juga untuk menjadi lahan kerja baru bagi masyarakat, khususnya di daerah yang jauh dari laut,” kata Anggota Komisi B DPRD Sumut Helmiati Risuddin.
Dalam kesimpulan rapat yang dibacakan Ketua Komisi B DPRD Sumut Washington Pane menyatakan dukungan untuk program-program yang mampu mendongkrak perekonomian Sumut. “Karenanya, penting dibuat program yang betul-betul bisa dirasakan masyarakat banyak,” katanya.(ari)