Home Blog Page 13489

Pegawai Honorer Kecanduan Isap Ganja

TEBINGTINGGI-Pegawai honorer di Kantor Ketahanan Pangan Kota Tebingtinggi, berinisila HR (26) warga Jalan Martimbang Kota Tebingtinggi dan temannya, YS (30) warga Jalan KL Yosudraso Lingkungan IV Kelurahan Rantau Laban Kota Tebingtinggi diringkus Satuan Narkoba Polres Tebingtinggi saat bertransaksi jual beli ganja di depan Rumah Makan Simpang Takari Jalan KL Yosudarso Kota Tebingtinggi, malam Minggu (20/5) sekira pukul 21.30 WIB. Dalam penangkapan itu polisi menyita barang bukti, 4 bungkus ganja kering seberat 3,66 gram yang dibungkus dalam kertas koran, 2 batang rokok bercampur ganja kering dan satu pohon ganja.

HR mengaku barang terlarang itu dibelinya dari YS seharga Rp40 ribu. Sementara YS mengaku mendapatkan ganja tersebut dari warga Medan yang namanya tidak dikenal.

HR juga mengaku sudah lama kecanduan mengisap ganja kering. “Kalau dalam seminggu tidak menghisap ganja, badan aku lemas dan malas bekerja, tetapi setelah menghirup ganja semangat hidup dan untuk bekerja lebih giat lagi,” ungkap HR, yang sudah 3 tahun menjadi pegawai honorer itu.

Kasubag Humas Polres Tebingtinggi, AKP Ngemat Surbakti mengungkapkan bahwa petugas mendapatkan informasi tentang kedua tersangka HR dan YS sering bertransaksi ganja kering. Berdasarkan laporan itulah keduanya ditangkap.” Kedua tersangka terancam hukuman 5 tahun penjara,” kata Ngemat. (mag-3)

Pertama Dalam Sejarah, Montpellier Juara Liga Prancis

MONTPELLIER- Montpellier berhasil jadi juara Liga Prancis. Sukses klub tersebut memuncaki klasemen akhir League 1 didapat setelah menundukkan Auxerre 2-1. Pencapaian ini merupakan untuk kali pertama sepanjang sejarahnya.

Kemenangan sekaligus didapatnya titel juara oleh Montpellier terjadi di pekan terakhir Liga Prancis, Senin (21/5) dinihari WIB. Keunggulan 2-1 yang diraih membuat klub besutan Rene Girard itu unggul tiga poin atas Paris Saint Germain, yang pada pertandingan lain juga menang 2-1 atas Lorient.
Laga antara Auxerre menghadapi Montpellier sempat terhenti dua kali akibat aksi kerusuhan yang dilakukan pendukung tuan rumah. Fans Auxerre melemparkan berbagai benda ke dalam lapangan lantaran kecewa atas performa buruk timnya di musim ini.

Kondisi itu menyebabkan laga PSG tuntas lebih dulu dan membuat banyak pemain PSG menunggu dengan harap-harap cemas terkait hasil pertandingan Montpellier. Namun Montpellier akhirnya juga bisa meraih tiga poin dan menjadikan mereka juara Liga Prancis musim 2011/12.
“Saya pikir kami pantas mendapatkannya. Itu pertarungan yang sengit sampai benar-benar saat yang terakhirb.

Melihat jumlah poin yang dikumpulkan, Anda tahu ada tiga tim top berada di posisi teratas (Montpellier, PSG dan Lille) menjalani musim yang luar biasa,” ungkap pelatih Girard di AFP.

Keberhasilan Montpellier jadi kampiun adalah sebuah kejutan mengingat mereka sama sekali tidak diunggulkan di awal musim ini. Apalagi Montpellier bukan klub dengan jumlah kekayaan sangat besar, seperti PSG yangmemborong banyak pemain mahal namun akhirnya harus puas dengan status runner up. (net/jpnn)

Cegah Kemacetan Kendaraan Bermotor

Wali Kota Medan dan Ketua TP PKK Pimpin Pembongkaran 7 Taman

Jumlah kenderaan bermotor di Kota Medan mulai padat, secara perlahan Pemerintah Kota (Pemko) Medan melakukan berbagai langkah dan upaya untuk memperlebar jalan sebagai bagian untuk mengurangi kemacetan. Satu upaya yang ditempuh dengan melakukan penataan infrastruktur yakni pembongkaran sejumlah taman, terutama taman yang dinilai kurang dominan untuk terus diperlihara.

Kebijakan Pemko Medan melakukan pembongkaran terhadap empat taman di persimpangan Jalan Juanda, Jalan Suryo  dan Jalan Mongonsidi, tepatnya di seputaran kawasan Hotel Pardede Medan.

Pembongkaran keempat taman itu dilakukan, pertama pada Minggu (20/5) malam sampai Senin (21/5) malam. Setelah itu akan menyusul taman-taman lainnya yang kehadirannya justru memicu terjadinya kemacetan.

Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM didampingi Ketua TP PKK Kota Medan Hj Yusra Siregar dan Wakil Walikota  Drs H Dzulmi Eldin MSi,  Sekda Ir Syaiful Bahri langsung memimpin pembongkaran keempat taman tersebut, dengan menurunkan tiga unit alat berat dan truk milik Dinas Bina Marga.

Saat dilakukannya pembongkaran itu, tampak belasan petugas Dinas Perhubungan tampak berjaga-jaga di sekitar lokasi untuk mengatur lalu lintas. Bahkan, sekali-kali pengendara harus diberhentikan karena alat berat bergerak menuju tempat yang akan dibongkar.

Di sela-sela pembongkaran taman, Rahudman mengatakan, bertambahnya volume kenderaan di Kota Medan menyebabkan berbagai dampak, satu diantaranya kemacetan jalan. Satu solusi yang bisa diambil yakni jalan harus diperlebar. Tapi, untuk memperlebar jalan secara keseluruhan tentunya hal yang tidak mungkin dalam waktu dekat, maka dilakukanlah pembongkaran taman yang tidak dominan sebagai bagian memberi ruang bagi pengendara.
“Yang kita lihat adalah taman-taman tidak begitu dominan untuk terus dipelihara, lebih baik dimanfaatkan untuk fasilitas umum menjadi jalan. Sepanjang masih bisa dimanfaatkan, termasuk trotoar-trotoar runcing di persimpangan jalan akan kita bongkar untuk dilebarkan,” sebutnya.

Dia menerangkan, pembongkaran terpaksa dilakukan sebagai bagian untuk memudahkan masyarakat saat menggunakan jalan. Dengan dikurang jumlah taman yang tidak dominan ini, diharapkan pengguna jalan bisa lebih leluasa berkendera, sekaligus dapat mengurangi kemacetan lalu lintas.

“Sebagai langkah awal, pembongkaran taman dilakukan di empat titik dan nantinya akan dilanjutkan di tiga titik lainnya. Seperti pembongkaran di tiga titik lainnya menyusul di persimpangan Jalan Juanda dan Jalan Brigjen Katamso serta persimpangan Jalan Juanda dan Jalan Sisingamangara. setelah dilakukan pembongkaran maka dilakukan evaluasi,” paparnya.

Menurut dia, pembongkaran taman ini tidak mengganggu ruang terbuka hijau (RTH). Sebab, pohon-pohon yang ada di taman kebanyakan pohon hias, sedangkan pohon-pohon keras dan besar tidak diganggu sama sekali.

“Kami akan mengganti pohon yang ada di taman dengan pepohonan yang bisa tumbuh besar dan rindang seperti trambesi yang bisa menjadi paru-paru kota,” sebutnya.  Orang nomor satu di Pemko Medan itu menegaskan, sebagai pengganti taman, pihaknya akan memasang pot-pot bunga yang ada di seluruh trotoar jalanan Kota Medan sesuai dengan bentuk dan ukurannya yang sama, sehingga terlihat indah dan menarik.

“Kami sedang meminta masukan dari konsultan, bagaimana pot bunga yang bagus. Untuk itu kami berencana membuat pot bunga dengan seragam. Artinya, masing-masing camat dapat membuat pot bunga yang bentuk dan ukurannya sama. Kami ingin sedikit demi sedikit menata kota ini menjadi lebih baik lagi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dia menyatakan, sisa dari hasil pembongkaran, mana yang bisa dipakai untuk digunakan akan diserahkan seluruhnya kepada instansi terkait untuk digunakan kembali.

“Mana yang bisa digunakan akan dipakai. Seperti lampu dan rambu-rambu jalan yang masih bisa dipakai akan digunakan, sedangkan untuk tumpukan tanah dan pohon hias akan dibawa oleh Dinas Bina Marga yang akan mengelolanya,” jelasnya.

Hingga Senin (21/5) pukul 01.00 WIB, Rahudman bersama rombongan tidak beranjak meninggalkan lokasi. Mereka terlihat serius menyaksikan proses pembongkaran keempat taman itu. Tak jarang Rahudman sampai berulangkali turun tangan langsung memberikan instruksi kepada anggotanya, sehingga proses pembongkaran  taman berlangsung sesuai dengan yang diharapkan.

Kepala Dinas Pertamana kota Medan, Erwin Lubis menambahkan pembongkaran taman dilakukan sebagai bentuk penataan kota demi kelancaran arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan.  “Jadi, untuk penggantinya. Akan dilakukan Dishub Medan dengan membuat garis pembatas/median jalannya,” katanya.

Dia menerangkan, untuk papan reklame tidak dizinkan berdiri di sekitar kawasan yang tamannya dibongkar itu. Hingga kini, ada sebanyak 5 papan reklame. Sedangkan untuk taman yang akan dilakukan pembongkaran sebanyak 7 taman.

“Mereka (pengusaha reklame) sangat mendukung dan telah membongkar sendiri papan reklame untuk penataan Kota Medan. Jadi, pihak kami tidak ada melakukan pembongkaran terhadap papan reklame yang sudah ada,” jelasnya. (adl)

Pemko Medan Jangan Lalai Penuhi 30 Persen RTH

Anggota Komisi D DPRD Medan, Parlaungan Simangungsong mendukung kebijakan Pemko Medan untuk melakukan pembongkaran taman yang berada di persimpangan badan jalan Kota Medan. Tapi, Pemko Medan jangan lupa memenuhi ruang terbuka hijau (RTH)

“Pembongkaran perlu dilakukan akibat kurang terawatnya sejumlah taman di persimpangan jalan, kemudian lalu lintas semakin padat di Kota Medan,” kata politisi Partai Demokrat.

Dia membeberkan, seperti keberadaan taman di persimpangan Jalan Juanda, tamannya tak terurus. Bahkan, taman itu menjadi tempat buangan bungkusan jajanan.

“Taman harus asri dan dipagar besi setinggi 50 sentimeter, sehingga taman tetap terjaga. Sebagian taman yang dipagari besi saja terkadang menjadi tempat tinggal anak jalanan untuk beristirahat. Hal itulah yang mengakibatkan taman tak asri,” sebutnya.

Ada beberapa hal lain yang membuat taman kurang tertata, diantaranya, akibat adanya kios-kios liar, dan sebagai tempat mangkal becak. Sedangkan Pemko Medan tidak pasti kapan melakukan penertiban. Seharusnya, Pemko medan sudah membuat tekad Pemko Medan segera menertibkannya.
Menurut dia, peran serta masyarakat diperlukan dalam merawat taman yang ada di sekitar tempat tinggalnya. Tapi, tinggal komitmen lurah bersama masyarakatnya melalui program gotong royong.  “Tapi perlu diketahui, untuk perawatan teknis merupakan tugas Pemko Medan,” ujarnya.

Lebih lanjut, dia mengimbau Pemko Medan harus memikirkan pengganti taman yang sudah dibongkar. Pada kesempatan ini Pemko Medan jangan lupa dengan aturan dalam UU No.26/2007 tentang Ruang Terbuka Hijau (RTH). Dalam aturan itu jelas disebutkan kalau RTH harus mesti 30 persen dari luas wilayah. (adl)

Lorenzo Puji Timnya

LE MANS – Pembalap Yamaha Factory Racing, Jorge Lorenzo, sukses menempati podium pertama  dalam seri MotoGP Prancis di Sirkuit Le Mans, Minggu (20/5). Lorenzo mengaku bila kemenangan di seri ini sangatlah momen yang manis baginya.

Kemenangan yang diraih oleh pembalap asal Spanyol ini cukup membuatnya senang. Hal ini tak terlepas dari jalannya balapan yang sedikit sulit karena trek lintasan yang basah dan membuat dirinya harus tetap waspada dan konsentrasi penuh.

“Rasa dari kemenangan kali ini sangatlah manis. Balapan saat kondisi lintasan kering sudah sulit dan ketika lintasan berubah menjadi basah tentunya akan lebih sulit,” ungkap Lorenzo seperti dilansir Autosports, Senin (21/5).

“Balapan terasa berjalan sangat lama dan benar-benar sulit untuk tetap terus konsentrasi. Anda perlu mengingat tikungan mana saja yang licin di setiap lap, jika lupa anda bisa dengan mudah tergelincir,” sambungnya.

Memang, penampilan agresif terus ditunjukkannya hingga akhirnya melintasi garis finis pertama, mengungguli Valentino Rossi yang mengalahkan sang juara bertahan, Casey Stoner dalam perebutan tempat kedua.

Sepanjang jalannya balapan, Lorenzo memang tidak menemui kendala berarti dari para pesaingnya. Stoner hanya mampu memberikan perlawanan di awal lomba (lap keenam).

“Saat saya melihat Stoner mulai mengejar, saya berusaha untuk tetap tenang dan tidak memaksakan diri. Saya bisa saja memaksakan untuk menarik gas dan membuat kesalahan,” tutur Lorenzo yang mengaku tak ingin gegabah dalam kondisi sirkuit yang licin.

“Saya lebih memilih untuk menunggu beberapa lap untuk membaca kondisi (lintasan), setelah itu baru saya kembali menarik gas dan menjaga jarak untuk memenangi balapan fantastis ini,” sambungnya dikutip Autosport, Senin (21/5/2012).

Dengan kemenangan ini, Lorenzo kini memuncaki klasemen dengan raihan 90 poin hasil dari dua kemenangan dari empat seri. Juara dunia 2010 ini unggul delapan poin dari Stoner (82) di tempat kedua.

“Terima kasih banyak kepada para awak tim yang telah bekerja keras dalam kondisi yang sulit. Mereka berhasil memberikan settingan yang sangat cocok dengan saya,” pungkasnya. (bbs/jpnn)

Senang Pembalap Yamaha Jatuh

SAMA seperti Casey Stoner, pembalap Repsol Honda lainnya, Dani Pedrosa juga menunjuk performa ban sebagai biang kegagalannya bersaing di GP Prancis.
Pedrosa sebenarnya mengawali balapan dengan posisi yang sangat menguntungkan, yakni pole. Namun, ,masalah traksi pada ban yang sulit mencapai suhu ideal di cuaca basah dan overheated saat lintasan mulai kering membuatnya gagal memberikan yang terbaik.

Pedrosa langsung kehilangan posisinya di tempat terdepan, begitu balapan berlangsung. Sempat menguntit Jorge Lorenzo di beberapa lap awal, Pedrosa perlahan mulai melambat hingga disalip Valentino Rossi dan dua pembalap Yamaha Tech 3.

“Kami memang sempat melakukan beberapa perubahan setelah sesi pemanasan, dengan harapan mendapatkan hasil lebih baik. Namun, yang terjadi justru sebaliknya. Tapi, hal seperti ini biasa terjadi,” sambungnya.

Sejak itu, Pedrosa yang menempati posisi enam nampak pasrah. Namun, terjatuhnya duo Tech3, Cal Crutchlow di pertengahan lomba dan Andrea Dovizioso jelang berakhirnya balapan, membuatnya sedikit sumringah karena berhasil finis di urutan empat.

“Saat balapan, saya sudah menyadari bahwa ini bukanlah hari saya. Jadi, sangat penting bagi saya untuk berusaha menyentuh garis finis di posisi terbaik. Tapi, saya beruntung, karena dua pembalap Tech 3 terjatuh sehingga saya finis keempat,” pungkas Pedrito. (bbs/jpnn)

Spurs Bantai Clippers

LOS ANGELES – Keperkasaan San Antonio Spurs tidak terbendung. Spurs kembali membantai musuhnya dengan skor 4-0. Kali ini, Los Angeles Clippers yang menjadi korban. Spurs pun lolos ke partai final play-off NBA Wilayah Barat.

Tim Duncan dan Tony Parker menjadi bintang Spurs dalam pertandingan di Staples Center, Senin (21/5) siang WIB. Duncan mengemas 21 angka, sedangkan Parker menambah lewat 17 poin.

Spurs terus merajalela. Kemenangan ini, membuat Duncan dkk meraih total 18 kemenangan beruntun. Sementara untuk di babak play-off NBA musim ini, Spurs sudah mencatat rekor sempurna 8-0.

Dari kubu Clippers, point guard Chris Paul mengemas angka tertitinggi dengan torehan 23 poin dan 11 assist, lalu ada Blake Griffin dengan 21 points, dan Eric Bledsoe menambah 17 poin di pertandingan ini.

Clippers sempat memimpin lima menit sebelum pertandingan usai. Bledsoe menyumbang 11 poin beruntun untuk membawa Clippers memimpin 90-85. Tapi, Spurs perlahan bangkit mengejar ketinggalan.

Tembakan Duncan membawa Spurs memimpin dengan skor 96-94. Kemudian tidak lama kemudian, giliran Parker yang mencetak angka untuk memperlebar keunggulan menjadi 100-97, saat pertandingan tersisa 1 menit 47 detik lagi.

Paul sempat membuat Clippers tertinggal hanya satu angka saja 100-99. Tapi, Danny Green dan Parker memastikan kemenangan Spurs lewat tembakan bebas.

Kini, Duncan dkk menanti pemenang antara Oklahoma City Thunder melawan Los Angeles Lakers. Saat ini, Thunder memimpin 3-1.
Pada pertandingan lainnya, Miami Heat mampu menyamakan skor menjadi 2-2.  LeBron James dkk mengalahkan Indiana Pacers 101-93. LeBron James menjadi penampil terbaik Heat dengan menorehkan 40 poin, 18 rebound dan sembilan assist. (bbs/jpnn)

Jersey Legenda Laku 40 Miliar

JERSEY atau baju seragam bisbol milik sang legenda, Babe Ruth, laku terjual dengan harga 4,4 juta dollar AS (sekitar Rp40 miliar) dan menjadi memorabilia olahraga termahal.

Balai lelang SCP mengatakan, jersey New York Yankees yang dipakai Ruth pada 1920-an tersebut terjual dengan harga 4.415.658 dollar AS pada lelang yang mulai dibuka April dan berakhir hari Minggu (20/5) lalu.

Harga ini sekaligus memecahkan harga lelang sebelumnya pada 2010 saat peraturan awal olahraga bola basket James Naismith laku dengan harga 4.338.500 dollar AS.

Pemenang lelang  jersey Babe Ruth tersebut adalah Lelands.com. Jersey tersebut selama bertahun-tahun dipajang di museum kelahiran Babe Ruth di Baltimore. Pihak Lelands.com berencana menjual kembali jersey tersebut kepada kolektor. “Kami tak berniat melelang kembali,” kata Suzan French dari Leland.com.

Ruth merupakan legenda liga bisbol Amerika sebelum zaman perang. Ia pensiun pada 1935 dengan mencatat 714 home run yang menjadi rekor liga selama 40 tahun. Rekor kemudian dipecahkan Hank Aaron dan dilewati lagi oleh Barry Bonds.

Sebagai tambahan, topi New York Yankees yang dikenakan Ruth pada 1934 juga terlelang dengan harga 537.278 dollar AS (Rp 4,8 miliar). Topi yang pernah dimiliki mantan pitcher David Wells ini dibeli pemiliknya dengan harga 30.000 dollar AS. (bbs/jpnn)

Manajemen Ingkar Janji

MEDAN-Duel kontra Persela Lamongan Minggu (20/50) kemarin malam di Stadion Teladan merupakan laga yang cukup berat bagi PSMS.

Padahal sebelum laga, kekhawatiran menyeruak. Motivasi pemain dikhawatirkan menurun dengan kondisi finansial klub yang tengah morat marit. Namun kali ini pemain mendapat suntikan doping yang diyakini menjadi motivasi ekstra. Selain tekad kuat mengamankan posisi tim kebanggaan warga Medan itu dari zona degradasi, umbaran bonus dengan total 50 juta rupiah menjadi pembeda. Rinciannya 25 juta dari manajemen, 15 juta dari Ketua Umum KONI Sumut, Gus Irawan serta sisanya dari suporter.

Nah, artinya manajemen menambah panjang daftar janjinya. Selain pinjaman dengan range 5 juta-10 juta sebagai ganti sementara gaji yang belum tuntas, umbaran bonus sebagai apresiasi bagi pemain yang telah bersusah payah menghadirkan kemenangan semakin membuat pemain berharap banyak. Namun apa nyana. Hingga Senin (21/5) tanggal yang dijanjikan, baik pinjaman maupun bonus tak juga mengucur ke dompet pemain.

Beberapa pemain tampak kesal. Salah seorang pemain yang tak ingin disebutkan namanya mengaku pinjaman belum juga diberikan pengurus hingga pukul 21.00 WIB. “Mereka belum kasih. Pertama katanya sebelum pertandingan. Lalu hari Senin. Besok (hari ini-red) sudah hari Selasa,” katanya kecewa.

Sementara itu beberapa lainnya tampak mengumpat lewat status blackberry messenger (BBM)nya. “Kita dibohongi lagi kawan,” begitu statusnya.
Jika kondisi ini tak cepat direspon manajemen bukan tidak mungkin semangat pemain yang telah meningkat akan kembali turun. Artinya ini menjadi tugas berat bagi Caretaker pelatih kepala PSMS, Suharto untuk mempersiapkan timnya menghadapi Arema Indonesia pada 26 Mei mendatang di Stadion Teladan. (mag-18)

Muhammad Said dan Sugianto Juara Tenis Meja Aksekutif

MEDAN-Pasangan petenis meja Muhammad Said dan Sugianto tampil sebagai juara turnamen tenis meja eksekutif usia 75 tahun bertajuk Gus Irawan Cup I, setelah di partai final mengalahkan pasangan  Hanas Hasibuan dan Asep.

Pada partai final yang berlangsung di Aula SLB Jalan Guru Sinumba/Jalan Karya Ujung Kecamatan Medan Helvetia, Minggu (20/5) pasangan Muhammad Said dan Sugianto menang dengan skor 3-0 (6-11, 7-11 dan 8-11).

Usai pertandingan Hanas Hasibuan secara sportif mengakui keunggulan lawannya. Baginya, menang kalah pada sebuah turnamen adalah hal biasa, terlebih pada turnamen tennis meja eksekutif, yang terpenting adalah para pemain dapat meningkatkan silaturrahmi di antara mereka.

“Jadi, meskipun kali ini kami hanya menempati peringkat kedua, namun saya tetap bangga, karena lewat even ini kami sudah membuktikan jika kami yang terlibat di even ini peduli dengan upaya peningkatan prestasi olahraga di daerah ini,” bilang Hanas. (omi)

MPW PP Sumut Lindungi Sirkuit IMI

MEDAN- Keberadaan Sirkuit Multifungsi IMI Sumut yang terletak di Kompleks Kantor Gubernur di kawasan Jalan Pacing Medan semakin tidak jelas kepemilikannya, apakah milik Pemerintah Provinsi Sumatera Utara atau pengembang yang mengklaim.

Atas dasar itulah Ketua Umum MPW Pemuda Pancasila Sumut Anuar Shah, SE ketika membuka Kejurda Sumatera Utara IMI Road Race 2012 seri I, Minggu (20/5) kemarin menyatakan bahwa pihaknya tetap berada digaris depan untuk menyelamatkan asset pemerintah yang telah dibangun sarana olahraga seperti sirkuit ini.

“Kalau sebelum kepastian hukum yang jelas tentang sirkuit ini MPW Pemuda Pancasila Sumut berada di garis terdepan untuk melindungi sirkuit ini sampai kepastian hukum dan kepemilikan tanah yang berada di sirkuit ini menjadi jelas,” ungkap pria yang akrab disapa Aweng itu.

Selanjutnya Aweng menyebutkan bahwa pihaknya merasa bersyukur dengan adanya sirkuit multifungsi ini, karena secara otomatis menyalurkan bakat anak-anak muda yang gemar olahraga khususnya dicabang olahraga otomotif.

“Saya tidak ingin hanya karena memikirkan bisnis, prestasi olahraga di Sumut khususnya cabor otomotif menjadi hancur,” tegasnya. (jun)