Home Blog Page 13526

PTPN III Kebun Sei Dadap Bina SSB Kisaran United

KISARAN- Sebagai kepedulian terdahap olahraga, khususnya cabang sepakbola, PTPN III Kebun Sei Dadap Kecamatan Sei Dadap, Asahan, melakukan kesepakatan dengan warga Kisaran melakukan pembinaan Sekolah Sepak Bola (SSB) yang diberi nama SSB PTPN III Kisaran United. Adapun SSB yang dibina PTPN III tersebut terdiri dari tiga tingkatan usia, yaitu umur 10-12 tahun sebanyak 20 orang, umur 13-15 tahun berjumlah 25 orang dan umur 16-18 tahun terdiri dari 23 orang.

Kerja sama antar warga pemerhati dan pencinta sepak bola dengan pihak PTP III Sei Dadap dilangsungkan Sabtu (13/5), di Balai Karyawan PTPN III kebun setempat. Dihadiri Manajer PTPN III Ir Yufti Rizal Nasution, QIA beserta beberapa staf di PTPN III tersebut, sedang dari warga dihadiri sebagian orang tua anak SSB maupun sebagian warga yang perduli terhadap kemajuan sepak bola di Asahan.

Abdul Hafiz Hasibuan, seorang warga Asahan yang peduli pembinaan sepak bola terhadap usia dini, kepada Metro Asahan (grup Sumut Pos) di sela-sela acara melakukan MoU dengan PTPN III menyebut, selama ini pihaknya dengan beberapa warga yang peduli terhadap kemajuan cabang olah raga (Cabor) sepak bola telah melakukan pembinaan dan sudah juga sering ikut kompetisi.

Sekedar diketahui, SSB yang dibina sering juga memperoleh prestasi dalam kegiatan festival atau pertandingan dalam berbagai even yang ada, tapi perestasi klimak masih terkendala karena kondisi sarana prasarana yang tidak mendukung. Adapun pengurus SSB TPN III Kisaran United yang bermarkas di lapangan bola kaki Afdelin I PTPN III Kebun Sei Dadap terdiri dari, Pembina Ketua Pengcab PSSI Asahan Ir H Sumardi MM, Manjer Dasa (Daerah Asahan) PTPN III. Ketua Umum Ir Yufti Rizal Nasution, QIA( Manajer PTP III Sei Dadap) Ketua I, II, III, A Hafiz Hasibuan, Drs Marihot MM, Bambang Sugianto.
Sekretaris Mukhrin, Wakil Sekretaris Elfi Darwis, Bendahara Elisabeth Taka Dewa, Wakil Bendaahara Hermawan. Bidang Humas Syahriyal, Asamaria Nasution.

Ketua Umum yang juga Manajer PTPN III Sei Dadap Ir Yufti Rizal Nasution QIA yang diminta keterangannya usai acara pendeklerasian kepengururusan SSB PTPN III Kisaran United menyebut, dirinya belum bisa banyak bicara, tapi akan berusaha bersama rekan-rekan pengurus untuk memajukan sepak bola binaannya. Bahkan dirinya juga akan mengkonsultasikan hal ini kepada atasannya untuk mendapat dukungan. (van/smg)

UAN Dalam Kondisi Gelap

085276293xxx

Sampai kapan para pejabat dan Pimpinan PLN di negara berpikiran dan punya perasaan agar para generasi penerus bangsa yang lagi mengikuti UAN tidak kegelapan waktu belajar? Apakah memang dari dulunya memang sudah tak punya pikiran bersih dan tak punya perasaan?

Terus Usahakan tak Terjadi Gangguan Listrik

Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan akibat terjadinya mati listrik. Gangungan listrik ini terjadi karena cuaca buruk dan angin kencang sehingga banyak pohon tumbang yang menimpa tiang listrik. Saat ini kami terus berusaha mengatasi agar tidak terjadi gangguan listrik. Bila terjadi gangguan listrik bisa menghubungi cal center PLN 123 (hubungi pakai telf rumah) atau ke- 0061123 (hubungi pakai telf seluler).

Kabag Humas PLN Sumut
Raidir Sigalingging

Fokus Menang Laga Perdana

Timnas di Turnamen Al Nakbah Internasional

JAKARTA- Berada di grup berat pada turnamen Al-Nakbah di Palestina pada 13-23 Mei membuat timnas harus bekerja lebih keras lagi. Mereka memfokuskan untuk bisa merebut kemenangan pertama pada laga melawan Uzbekistan 17 Mei mendatang.

Manajer timnas Ramadhan Pohan menjelaskan, peluang timnas untuk bisa melaju ke babak berikutnya bergantung pada hasil laga perdana. Jika meraih kemenangan, maka nafas Indonesia di turnamen ini akan bisa belanjut.

“Kami konsentrasi penuh untuk laga pertama. Ini akan menjadi kunci untuk membuka pintu timnas ke babak selanjutnya,” kata Ramadhan yang juga politisi asal Demokrat tersebut.

Pada pertandingan pertama (17/5), lawan yang dihadapi timnas bukan lawan yang mudah. Mereka harus berjuang untuk menaklukkan salah satu tim kuat Asia, Uzbekistan. Membaca peluang Wahyu Wiji Astanto dkk pada pertandingan pertama ini, Ramadhan mengakui memang cukup berat. Tapi, dirinya yakin dengan timnas Uzbekistan yang dikabarkan tidak turun dengan kekuatan penuh, timnas bisa meraih hasil terbaik.

“Dengan hanya tiga tim, peluang kami berat. Tapi, kami lihat semangat anak-anak sedang tinggi, mereka termotivasi untuk memberikan yang terbaik. Masih ada peluang,” terang anggota komisi III DPR RI tersebut.

Kendati demikian, timnas menurut Ramadhan juga harus bisa mengatasi masalah dari dalam yang saat ini dimiliki beberapa pemainnya. Dia menyoroti tentang minimnya pengalaman bertanding Internasional anak asuhnya.

Dia berharap dengan hadirnya pemain-pemain yang sebelumnya pernah memperkuat timnas senior seperti Oktovianus Maniani bisa mengangkat mental bertanding. Dia pun berharap, dengan materi mayoritas pemain muda, keunggulan di sisi fisik dan kecepatan bisa dimaksimalkan.
“Dari latihan selama tiga minggu di Jogja, anak-anak terus ditempa dengan keras. Setelah dilakukan evaluasi, kami yakin mereka bisa semakin baik dalan turnamen nanti,” tuturnya.

Dengan program TC selama ini, asisten pelatih Fabio da Oliveira mengaku masih terlihat kekuarangan dalam kemampuan penggawa timnas. Salah satu yang menjadi sorotan adalah kerja sama dan kekonpakan tim yang masih kurang. “Kami sudah melihat bagaimana hasil dari tiga uji coba. Ini akan menjadi fokus yang akan terus diasah pertandingan nanti,” paparnya. (aam/jpnn)

Berat Penuhi Target

Maksimal Loloskan 30 Atlet ke Olimpiade

JAKARTA- Target meloloskan 30 atlet ke Olimpiade London 2012 mendatang semakin berat. Itu seiring dengan masih belum masuknya target melebihi 20 atlet menjelang dua bulan penyelenggaraan ajang olahraga terbesar sejagat tersebut.

Dengan kenyataan ini, Ketua Umum KONI Tono Suratman enggan dianggap pesimistis Indonesia bakal bisa memenuhi target. Bagi dia, dengan waktu yang ada, peluang untuk memaksimalkan meloloskan sampai minimal mendekati 30 atlet tetap terbuka.

“Untuk menghadapi Olimpiade mendatang, tidak cukup waktu setahun. Butuh empat tahun untuk mempersiapkannya. Ini menjadi pelajaran,” kata purnawirawan TNI berpangkat Mayjen tersebut.

Sejauh ini, Indonesia mengklaim telah meloloskan 22 atlet ke Olimpiade London. Namun, menurut data dari London Olympic Games Organizing Committee (LOGOC), Indonesia secara resmi baru dihitung meloloskan 17 atlet.

Ke 17 atlet itu berasal dari cabang bulu tangkis, angkat besi, panahan, dan anggar. Sedangkan, lima atlet yang saat ini masih belum secara resmi terjamin lolos ke Olimpiade, berasal dari cabang renang dan Judo.

“Mereka masih harus mengikuti kualifikasi resmi dalam even yang dirujuk oleh panitia Olimpiade. Secara catatan mereka memang sudah masuk, tapi belum resmi,” terangnya.

Karena itu, ke depan Tono akan memaksimalkan lima jatah yang hampir pasti bisa lolos limit Olimpiade itu untuk dipastikan terlebih dulu. Setelah itu, baru mengejar target lain seperti dari Atletik.

Dengan kondisi ini, Tono menegaskan sudah tidak mungkin memenuhi target meloloskan 50 Atlet seperti pernah diutarakannya pada awal persiapan dahulu. Alasannya, persaingan semakin berat di tengah persiapan yang kurang.

“Sudah tidak mungkin Indonesia meloloskan 30 atau bahkan 50 atlet, karena paling maksimal kita hanya bisa menambah 4-5 atlet saja,” ujar lelaki yang juga menjabat sebagai ketua dewan pelaksana Program Indonesia emas (Prima).

Sementara itu, Ketua Satlak Prima Aslizar Tanjung juga membenarkan kondisi bahwa lima atlet Indonesia masih lolos sementara untuk limit Olimpiade. Sebenarnya, atlet yang lolos itu ada 22. Tapi, empat perenang dan satu atlet judo hanya sementara. “Jadi, kemungkinan lolos atau tidak ke Olimpiade, sangat bergantung pada kualifikasi terakhir yang diikuti nanti,” terangnya.
Namun, dia tetap yakin dengan minimnya atlet yang diloloskan, peluang Indonesia untuk bsia meraih medali tetap terbuka. Syaratnya, mereka yang lolos terus digembleng dengan fokus untuk bisa memnuhi target memperbaiki peringkat Indonesia di ajang Olimpiade.(jpnn)

SSB Bima 2, Bina Pratama 0

MEDAN- Sekolah Sepak Bola (SSB) Bima sukses maraih poin penuh setelah mengalahkan SSB Bina Pratama 2-0, pada lanjutan babak penyisihan grup Piala Specs 2012 KU-15 di Stadion Kebun Bunga Medan, Minggu (13/5). Kedua gol kemenangan SSB Bima diciptakan Adek Arifin di menit 28 dan 47.
Pertandingan yang dipimpin wasit Darma Santo itu berlangsung alot. Di awal babak pertama, kedua tim saling melancarkan serangan. Beberapa peluang yang tercipta tak mampu menghasilkan gol.

Akhirnya, Adek Arifin mampu memecahkan kebuntuan di menit 28 setelah mengecoh penjaga gawang SSB Bina Pratama, Febri. Skor menjadi 1-0.
Tertinggal satu gol, tak membuat anak-anak Bina Pratama patah arang. Dengan mengandalkan serangan balik, mereka sesekali mampu membahayakan gawang SSB Bima. Namun sayang, hingga turun minum, skor tak berubah tetap 1-0.

Di babak kedua, permainan tempo permainan semakin tinggi. Apalagi SSB Bina Pratama berambisi mengejar ketertinggalan. Namun semua serangan yang dilakukan belum juga membuahkan hasil.

Sebaliknya, SSB Bima kembali menambah keunggulan di menit 47. Adek Arifin menambah koleksi golnya setelah mampu mengecoh pemain bertahan SSB Bina Pratama. Dengan tendangan akurat, Adek memaksa Febri memungut bola dari gawangnya. SSB BIMA memimpin dengan skor 2-0 hingga laga usai.
“Tentu kami belum puas sampai di sini, karena masih banyak lagi sisa pertandingan yang harus dijalani,” kata pelatih SSB Bima Kamaruddin.(mag-10)
Sementara Ketua Komisi Pertandingan Warsito mengatakan, pertandingan penyisihan Piala Specs ini akan dilanjutkan Kamis (17/5) di tempat yang sama. Akan berhadapan SSB Medan Soccer dengan SSB Hamparan Permata dan di partai kedua SSB Mabar Putra berhadapan dengan SSB Lokomotif.(mag-10)

Tanpa Syahidan, Tim Futsal Sumut Optimis

Jelang Turnamen Piala Emas di GOR Ciracas Jakarta Timur

MEDAN- Keberadaan Syahidan Lubis di tim futsal Sumut sangat dibutuhkan untuk bersaing di Piala Emas yang digelar di GOR Ciracas Jakarta Timur, mulai Minggu (13/5) kemarin. Namun, Syahidan saat ini tengah memperkuat timnas senior yang dipersiapkan ke Piala Asia di Dubai mulai 25 Mei mendatang.
Pelatih futsal Sumut, Alpinus telah mengkonfirmasi absennya Syahidan di Piala Emas setelah berbicara dengannya di Jakarta. “Dia (Syahidan, Red) sudah bicara dengan saya. Tapi timnas membutuhkan tenaganya untuk Piala Asia. Kita akan berjuang tanpanya,” ungkap Alpinus.

Dia juga mengaku sudah mempersiapkan strategi tanpa Sahid, panggilan Syahidan, sejak ia dipanggil seleksi timnas U-21 untuk piala AFF. Namun, tanpa Sahid tak lantas melemahkan mental bertarung tim Sumut untuk mencapai target semifinal. “Tahun lalu kita sampai di babak perdelapan final. Tahun ini harus lebih baik. Semifinal atau bahkan lebih,” ujarnya.

Tanpa Syahidan, Sumut kini mengalihkan asa pada Fuad Hasan dan Citra Kesuma. Keduanya tengah dalam grafik permainan yang meningkat. “Fuad Hasan yang sebelumnya berposisi wing kiri punya kemampuan untuk menggantikan peran Sahid. Apalagi sejak Pelatda posisinya dipindahkan tengah. Skillnya kelihatan. Juga ada Citra. Ketiganya ini memiliki kualitas sama dan bisa saling mengganti,” pungkasnya.

Sementara Syahid saat dikonfirmasi lewat pesan Blackberry Messenger berharap rekan-rekannya bisa memberikan yang terbaik untuk Sumut. “Kawan-kawan pasti bisa berikan yang terbaik bagi Sumut, meski tanpa saya,” tandasnya.

Tim Futsal Sumut membawa 12 pemain untuk Piala Emas ini antara lain Ibrahim Jamil, Dimas Pranajaya, Ferry Santoso, Hasnil Hanif, Citra Kesuma, Fuad Hasan, Handri Harianto, A Khairuman, Amri Lubis, Susilo Wahyudi dan Tri Nanda Febriansyah. (mag-18)

Rekening Listrik Jangan Ditambah-tambahi

085275355xxx

Yth pimpinan PLN Sumut. Sebagai saran, harusnya pembayaran rekening listrik ditagih sesuai yang tertera dalam rekening. Jangan ditambah-tambahi. Karena ada kasus tetangga yang ditagih tak sesuai rekening, memang dijadikan deposit oleh PLN, dan jika dihitung-hitung deposit itu bisa untuk membayar rekening selama lima bulan ke depan. Terima kasih.

Pemadaman Bergilir Harus Diumumkan

08972874xxx

Hai PLN. Apakah sekarang memang sedang diberlakukan lagi pemadaman bergilir di Kota Medan? Kalau memang diberlakukan lagi, harap diberitahukan ke masyarakat umum.

Pangkas Pohon yang Menutupi Jaringan Listrik

081265579xxx

Yth PLN. Saya mau tanya, siapa yang bertanggung jawab memangkas pohon rindang yang sudah menutupi instalasi listrik di jalanan? Karena di sepanjang jalan di Jalan Jamin Ginting banyak sekali jaringan listrik yang sudah tertutupi pepohonan. Tolong dipangkas, takut membahayakan anak-anak yang kerap bermain di bawah pohon-pohon itu.

Jaringan Listrik Bawah Tanah

082162758xxx

Kenapa ya PLN di Indonesia ini tak mencontoh perusahaan-perusahaan listrik di negara-negara maju. Lihatlah carut-marut jaringan kabel listrik yang kadang sangat membahayakan. Dari segi keindahan kota, sungguh itu sangat tak enak dipandang mata. Ayo PLN, alokasikan anggaran untuk memperbarui jaringan listrik di bawah tanah.

Persipura vs Persija Rusuh

Truk Marinir Dibakar, Penonton Luka-luka, Pemain Dievakuasi Pakai Perahu

JAYAPURA- Secara mengejutkan Persipura Jayapura dikalahkan tamunya Persija Jakarta 0-1 melalui gol semata wayang Rahmad Afandi di menit 35. Kekalahan ini membuat langkah Persipura untuk mengejar pemuncak klasemen Sriwijaya FC semakin berat.

Padahal sejak menit awal Persipura terus menekan macan kemayoran-julukan Persija. Tapi dengan sekali serangan pada menit ke-35, justru pemain Persija  Rachmat Affandi berhasil menjebol gawang Persipura yang dikawal oleh Yoo Jae Hoon, setelah sebelumnya tendangan Persija membentur pemain Persipura Bio Pauline Pierre. Keadaan ini bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Jacksen F Tiago memasukkan Choi Dong Soo dan menarik Yustinus Pae juga menarik Moses Banggo dan memasukkan Lukas Madowen. Irama permainan semakin membara beberapa peluang Persipura tercipta namun masih saja digagalkan pemain-pemain Persija. Masih belum ada hasil Victor Pae ditarik keluar dan diganti Daniel Tata.

Hingga wasit Samsir Ali keududukan tak berubah tetap 0-1 untuk kemenangan tim tamu Persija Jakarta.

Hasil ini membuat Persipura terpaku di urutan kedua klasemen sementara ISL dengan 48 poin dari 24 laga, terpaut tiga angka dari Sriwijaya FC yang baru bermain 22 kali. Persija menggusur Persela Lamongan dari posisi ketiga dengan koleksi 41 poin.

Parahnya lagi setelah pertandingan usai, penonton langsung melempar benda-benda ke dalam lapangan mulai  dari botor air mineral, botol miras, batu, dan lainnya. Polisi yang mulai kesal langsung mengeluarkan tembakan gas air mata.

Bukannya mereda penonton malah ngamuk dengan terus melempar ke Stadion, sejumlah anak kecil dibawa ke lapangan untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan, massa yang masih tak terima merusak mobil polisi, motor polisi, membakar truk marinir, serta rumah pekerja yang masih mengerjakan Stadion Mandala dirusak.

Keadaan baru berangsur pulih sekitar pukul 21.00 WIT, di mana polisi yang menghalau massa menjauh, menjelang pukul 22.00 WIT barulah pemain Persija meninggalkan Stadion, sementara pemain Persipura  telah meninggalkan stadion dengan menggunakan perahu. (nal/cr-177/wen/jpnn)

Sejenak Beranjak Dari Dasar

Persija vs PSMS

MEDAN-Dalam kondisi skuad yang tidak komplet tanpa empat pemain utama, PSMS membuktikan tekadnya keluar dari keterpurukan. Tim besutan Fabio Lopez ini mampu menahan imbang Persija Jakarta di Stadion Wilis Madiun, Minggu (13/5) kemarin dalam lanjutan Indonesian Premier League (IPL) 2011/2012. Safrudin Tahar menjadi penyelamat lewat gol penyama kedudukan di menit 69.

Sebelumnya PSMS sempat tertinggal di menit 36. Adalah Emanuel De Porras yang kembali menjadi momok bagi lini pertahanan PSMS. Striker Argentina itu sebelumnya menjadi pencetak gol kemenangan saat Persija menundukkan PSMS (3-1) di Medan pada putaran pertama lalu. Macan Kemayoran memang tampil dominan di babak pertama. Skor 1-0 bertahan hingga jeda.

Di babak kedua, Lopez mengganti sejumlah pemain. Di sini kejelian pelatih asal Italia itu diuji. Dan ternyata taktiknya sukses.
Benar saja di menit 69, Safrudin Tahar yang beroperasi di wing bek kanan membuat seisi stadion Wilis bungkam. Kenyataan ini membuat Arsitek Persija, Toyo Hartoyo melakukan pergantian untuk meningkatkan daya dobrak timnya. Sansan Fauzi dan Rinto Ali dimasukkan di 15 menit terakhir. Sebelumnya ia juga memasukkan Danilo Fernando.

Namun pertahanan yang digalang duet Vagner dan Goran tak mampu ditembus pemain Persija. Hingga laga berakhir skor 1-1 tak berubah.
Kemenangan ini membuat PSMS beranjak dari dasar klasemen ke posisi 11 dengan keunggulan satu angka dari Bontang FC. Di hari yang sama Bontang FC menyerah dari Persebaya 0-1. Namun Bontang FC baru menjalani 13 laga. Sementara PSMS sudah menjalani 16 laga. (mag-18)

Magister Agribisnis UMA-IPB Jalin Kerjasama Pendidikan

ROMBONGAN dosen dan mahasiswa Magister Agribisnis Pascasarjana Universitas Medan Area (UMA) mengunjungi kampus Institut Pertanian Bogor (IPB).
Mereka juga mengunjungi sentra produksi jamur tiram di Cianjur yang dikelola Priono Untung Priadi dan hortikultura di Lembang yang dikelola Ir Dani K Rusli, akhir April 2012.

Mahasiswa Magister Agribisnis PPs UMA mengikuti empat sesi perkuliahan di IPB diantaranya disampaikan mantan Menteri Pertanian Prof Dr Ir Bungaran Saragih dan Prof Dr Ir Ujang Setiawan.

Di kampus ini, juga ditandatangani kerjasama UMA dengan IPB yang dilaksanakan Direktur PPs UMA Prof Dr Ir Hj Retna Astuti Kusmawardani MS dengan Rektor IPB diwakili Pembantu Rektor II IPB Prof Dr Hermanto Siregar.

Ketua Program Studi Magister Agribisnis Ir E Harso Khardhinata di Medan kemarin mengatakan, dari kunjungan di Pulau Jawa ini mahasiswa banyak mendapatkan pengalaman berharga dan tambahan wawasan terhadap dunia pertanian melalui empat sesi perkuliahan di IPB.

Ia mengatakan, jalinan kerjasama IPB dengan Magister Agribisnis UMA memberi banyak manfaat terhadap peningkatan mutu pendidikan di UMA. ‘’Kita akan mendapatkan banyak informasi terkini dibidang agribisnis. Apalagi Pembantu Rektor II IPB Prof Dr Hermanto Siregar termasuk tim ekonomi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono,’’ katanya.

Harso mengatakan, kerjasama ini membuka peluang dosen UMA melanjutkan pendidikan di IPB.
‘’Kerjasama IPB dengan UMA, mengikuti kuliah di IPB dan kunjungan di sentra produksi mengungkapkan peran penting dunia pertanian di Indonesia,’’ jelasnya.

Menurut Harso, potensi agribisnis di Sumut sangat menjanjikan peluang bisnis terutama dalam mewujudkan ketahanan pangan.
Demikian pula dengan diversifikasi pangan non-beras sangat potensial dikembangkan di Sumut. ‘’Dari kunjungan ini dimana para peserta akan membuat laporan yang kedepannya dapat dilakukan penelitian dalam mengembangkan pertanian di Sumut,’’ kata Harso.(*)