Home Blog Page 13534

Bau Sampah Ganggu Pengguna Jalan

085362430xxx

Yth Bapak Bupati Deliserdang. Sampah yang berada hampir sepanjang jalan industri Tanjung Morawa mulai simpang 4 Anto Keling, baunya sangat mengganggu warga sekitar dan pengguna jalan. Dan dari hari ke hari, timbunan sampah ini semakin bertumpuk panjang. Mohon permasalahan ini ditanggulangi. Terima kasih.

Segera Koordinasi ke Pihak Terkait

Terima kasih atas informasinya. Kami akan lakukan tinjauan ke lokasi. Jika hal tersebut terjadi maka kami akan tindak lanjuti. Dan kami akan mengkoordinasikan dengan pihak terkait untuk turun membersihkan.

Umar Sitorus
Kabid Humas Dinas Infokom Deliserdang

Pohon Mangga Hijaukan Kelurahan Sidomulyo

MEDAN- Kelurahan Sidomulyo Kecamatan Medan Tuntungan, Jumat (11/5) pukul 10.00 WIB melakukan penataan keindahan lingkungan dengan menanam bibit pohon mangga. Demi keasrian juga ikut ditanam bunga di taman PKK Lingkungan I di Jalan Bunga Turi Gang Eka.

“Sebelum melakukan penataan keindahan dengan cara menanam bunga dan bibit pohon Mangga, kami  dari pihak Kelurahan lebih dulu menggelar acara jalan santai tingkat kelurahan,” terang Lurah Sidomulyo, Awalluddin.

Dia mengungkapkan penanaman bibit bunga trembesi dan bibit pohon mangga itu dilakukan untuk menunjukkan ciri khas dari kawasan Medan Tuntungan.

“Pohon Mangga merupakan ciri khas dari Medan Tuntungan. Kalau buahnya subur warga kan bisa memakannya juga,” ujarnya.
Selain tanaman  tersebut, pihak kelurahan Sidomulyo juga menanam sejumlah bibit bahan-bahan masakan, seperti jeruk nipis, kunyit, kencur, jahe, cabe merah dan jeruk purut.

“Kami sengaja menanam bibit bahan-bahan masakan di taman PKK lingkungan I. Kami pikir-pikir tanaman itu nantinya  dibutuhkan warga untuk keperluan dapur sehari-hari,”katanya .

Awalludiin berharap warga senantiasa menjaga tanaman PKK yang sudah ditanam di setiap lingkungannya. “Kami minta warga yang menyiram dan merawatnya,” dia menambahkan.

Terkait program kebersihan kelurahan, Awalluddin menyebutkan, saat ini Kelurahan Sidomulyo sedang fokus membersihkan sampah-sampah di sekitar rumah tinggal warga. Diinformasikan, setiap pagi hari pukul 08.00 WIB, sampah-sampah di Kelurahan Sidomulyo rutin diangkut petugas kebersihan Kota Medan dibantu dengan petugas kebersihan dari kelurahan.

“Kalau mobil dinas kebersihan biasanya mengangkat sampah yang di pinggiran jalan Kelurahan Sidomulyo. Sedangkan pihak petugas kebersihan kelurahan mengangkat sampah di gang-gang kecil,”ujarnya.

Sementara itu, Kepling 1 Kelurahan Sidomulyo, Ridwan, mendukung penanaman pohon mangga dan tanaman bahan-bahan dapur di taman PKK. “Selaku kepling saya akan mengingatkan warga agar selalu merawat tanaman tersebut,” katanya.  (omi)

Warga Medan Sunggal Bersihkan Jalur Drainase

MEDAN- Warga Kecamatan Medan Sunggal, Jumat (11/5) pukul 15.30 WIB, melakukan gotong-royong membersihkan sampah di jalur drainase Jalan Gagak Hitam Lingkungan 11 Kelurahan Sei Sikambing B Kecamatan Medan Sunggal.

Camat Medan Sunggal, Fahri Matondang, menyebutkan tujuan dilakukan gotong royong pembersihan sampah di jalur drainase itu untuk mengantisipasi kemampetan air di gorong-gorong drainase. Dengan demikian tidak akan terjadi banjir dan sumbatan ke drainase yang lainnya.
“Walaupun drainase cukup dalam tapi perlu juga diantisipasi banjir. Sebab, sampah yang ada di dalam drainase bertumpuk-tumpuk. Air drainase nanti tak bisa mengalir dengan lancar,”terang Fahri.

Dalam pengorekan drainase itu turut pula Kepala Lingkungan 1 Kelurahan Sei Sikambing B, Zanuar Effendy Reza, yang tampak turun langsung ke mengangkut  sampah yang bertumpuk di gorong-gorong drainase.

“Kepling harus seperti ini ya, ikut terjun langsung menata lingkungan supaya indah dan rapi serta nyaman,” katanya.

Zanuar  berharap aksi  pengorekan sampah di dalam drainase ini membuat warga di kecamatan Medan Sunggal menyadari perlunya menjaga lingkungan dengan baik, paling tidak tidak membuang sampah ke gorong-gorong.

“Kalau ada warga yang kita lihat membuang sampah ke drainase, kami tak segan-segan menegur warga itu langsung dan memintanya mengambil sampah yang dibuang ke drainase,” ujarnya.

Sementara itu, Lurah Sei Sikambing B, Sar’an menyebutkan sampah yang ada di drainase ini sebenarnya baru terlihat beberapa hari. Hanya saja karena pada hari ini ada kesempatan mereka langsung melakukan pengorekan dengan cara menggunakan alat pencakar langit dibantu  kepling dan warga setempat.
“Kebersihan harus selalu dijaga. Kebersihan lingkungan itu terwujud bila ada kerja sama yang baik antara warga dan aparat kelurahan,” katanya.(omi)

PMI dan BMPDSU Gelar Donor Darah

MEDAN-Dalam rangka memperingati Hari Palang Merah (PMI) dan Bulan Sabit Merah Sedunia, BMPDSU (Badan Musyawarah Perbankan Daerah Sumatera Utara) bekerjasama dengan Pamalang Merah Indonesia menggelar kegiatan donor darah pada 8-9 Mei 2012 kematin di ruang pertemuan lantai 8 Bank Indonesia Medan.

Donor darah yang diikuti oleh pimpinan, staf dan karyawan di lingkungan perbankan yang ada di Kota Medan, selama dua hari tersebut dapat mengumpulkan sebanyak 305 Kantong darah.

Ketua BMPDSU, Ester yang juga sekaligus ketua panitia menyebutkan bahwa target yang ingin dicapai melalui kegiatan donor darah ini adalah sebanyak 250 kantong dengan harapan partisipasi dari anggota BMPDSU dapat dimaksimalkan. “Sebenarnya, keinginan anggota BMPDSU untuk berpartisipasi cukup tinggi, cuma memang pesertanya kita batasi dari tiap-tiang bank yang ada di Kota Medan. Guna mengantisipasi tingginya minat anggota, maka kita akan programkan kegiatan ini dalam tiga bulan sekali,” Ester.

Pimpinan Bank Indonesia Regional Sumut & NAD, Nasser Atorf, SE, Ak, MSc mengatakan, donor darah ini sebenarnya sudah rutin dilakukan. “Untuk tahun ini saja sudah dilaksanakan sebanyak dua kali,” ujarnya.

Dikatakannya, untuk kali ini, persiapannya sudah lebih baik dan anggota BMPDSU banyak yang berempati. Sedangkan BMPDSU beranggotakan sebanyak 55 kantor bank yang ada di Kota Medan. “Khusus untuk bank-bank besar, umumnya mereka melaksanakan di lingkungannya sendiri,” ujar Naser.

Ketua PMI Sumut DR H Rahmat Shah yang berkesempatan hadir dalam kegiatan donor darah tersebut menyampaikan terimakasih kepada BMPDS, khususnya pimpinan Bank Indonesia yang merespon bidang kemanusiaan melalui kegiatan donor darah serta memberikan kontribusi yang besar.
“PMI berharap kiranya melalui kegiatan seperti ini dilanjutkan dan ditingkatkan, dengan harapan dapat dilakukan MoU (Naskah Kesepakatan Bersama), sehingga kegiatan kepalangmerahan juga melibatkan dunia perbankan,” ujar Rahmat Shah.

Menurut Rahmat Shah, apa yang dilakukan pihak perbankan, melalui BMPDSU, patutu ditiru. Karena bencana terbesar adalah ketidakpedulian. Dengan kepedulian perbankan dalam rangka memperingati Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah sedunia, pihak BI dan jajarannya melibatkan generasi muda, sehingga sejalan dengan tema peringatan yang setiap tahun diperingati pada tanggal 8 Mei. (*/ila)

Jiwasraya Audensi ke Bupati Tobasa

JAJARAN PT Asuransi Jiwasraya (Persero) Kantor Wilayah Medan yang membawahi Sumut dan Banda Aceh melakukan Audiensi kepada Bupati Toba Samosir (Tobasa) Kasmin P Simanjuntak.

‘’Audensi dengan Bupati Tobasa ini bertempat di Kantor Bupati Toba Samosir pada 9 April 2012,’’ jelas Instruktur Kanwil Medan, Ediwardo Ritonga di Medan Kamis (10/5).

Ediwardo mengatakan, dalam kunjungan ini Kakanwil Jiwasraya Rotua Pasaribu didampingi Kepala Cabang Jiwasraya Sibolga Lukman M Siahaan, Instruktur Cabang Sibolga Sahat Silalahi, Kepala Kantor Balige Burhanudin, Instruktur Kanwil Medan Ediwardo Ritonga dan Kepala Bagian Pertanggungan Febriana Koswara.

Dalam kata pengantarnya Rotua Pasaribu, mengatakan bahwa sebagai satu-satunya BUMN yang bergerak didalam bidang Asuransi Jiwa sudah seharusnya bekerja sama dan berdampingan dengan pemerintah daerah dalam memajukan masyarakat.

Sebagai asuransi yang telah berdiri selama 152 tahun, lanjut Rotua, Jiwasraya memperkenalkan kepada Pimpinan Daerah Kabupaten Toba Samosir beberapa produk asuransi yang bisa digunakan oleh masyarakat dari semua lapisan.

Bupati Tobasa menyambut baik kedatangan Kakanwil Jiwasraya Medan beserta rombongan dan memberikan respon yang baik mengenai produk-produk asuransi yang ditawarkan dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kabupaten Tobasa. (*/dmp)

MPR Gelar Pertunjukan Wayang

MEDAN-Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR-RI) mengadakan pagelaran wayang kulit dipimpin dalang Ki Warseno Slank yang berasal dari Solo, berlangsung dari pukul 20.00 – 03.00 WIB di lapangan Benteng Medan, Sabtu (5/5) lalu.

Mengambil tema ‘’Wahyu Makutarama’’, pagelaran ini bertujuan untuk  menanamkan serta mengajarkan langsung pentingnya nilai-nilai kebangsaan ini dalam membangun dan menjalankan sistem pemerintahan di Negara Indonesia yang tercinta ini. Disebutkan, pagelaran wayang ini dilakukan dalam rangka mensosialisasikan 4 Pilar dalam nilai-nilai kebangsaan, yaitu Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhineka Tunggal Ika.
Saat memainkan wayangnya, sang dalang selalu memberi kritikan-kritikan sosial akan sistem pemerintahan saat ini, kasus korupsi, janji-janji dan bualan petinggi, hingga sifat saling menjatuhkan demi mendapatkan posisi jabatan. Seluruhnya disampaikan sang dalang sambil sesekali ditingkahi dengan guyonan yang menyegarkan sehingga membuat para penonton tertawa dan terus bersemangat mengikuti jalannya cerita.

Pagelaran wayang kulit ini juga tidak luput dari perhatian Rahmat Shah selaku anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD-RI). Rahmat Shah mengikuti dengan seksama lakon cerita yang disampaikan dalang. Lebih dari itu, sang Dalang turut mengundang Rahmat untuk menjadi narasumber terkait dengan empat pilar kebangsaan yang diajukan pemirsa Radio Republik Indonesia (RRI) yang saat itu merelay secara langsung pagelaran wayang tersebut.

Di akhir pertunjukan, Rahmat Shah dihadiahi tokoh wayang Hanoman oleh Ki Warseno Slank. Saat memberikan penokohan Hanoman, Dalang mengharapkan Rahmat Shah menjadi tokoh arif dan bijaksana sebagai wakil masyarakat Sumatera Utara. ‘’Utamanya dalam menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat, seperti halnya sang Hanoman yang merupakan tokoh lintas generasi dan mampu menempatkan diri dimanapun,’’ kata Ki Warseno. (*/ila)

PAN Medan Ciptakan 500 Kader Pengusaha Muda

500 Paket Sembako Disalurkan

MEDAN- DPD PAN Kota Medan membagikan 500 paket Sembako  kepada masyarakat. Paket dibagikan sebagai bagian untuk membantu masyarakat kurang mampu di tiga kecamatan seperti Kecamata Medan Petisah, Medan Baru dan Medan Helvetia.

Penyaluran sembako disalurkan langsung oleh pengurus DPD PAN Kota Medan di Jalan Adam Malik, tepatnya di depan Hotel Asen International, Medan pada akhir pekan lalu.Secara simbolis paket disalurkan langsung oleh Ketua DPD PAN Kota Medan, H Ahmad Arif SE MM.

Arif mengatakan penyerahan paket Sembako sebagai wujud bentuk kepedulian PAN Kota Medan terhadap masyarakat kurang mampu, dengan dibagikan Sembako itu dapat mengurangi dan meringankan beban yang dirasakan masyarakat.

Sumbangan yang diserahkan itu sebagai amanah yang disampaikan Ketua Umum DPP PAN Ir H Hatta Rajasa. Sehingga, sumbangan Sembako itu disalurkan kepada warga di tiga kecamatan yang sudah ditunjuk.

Saat penyerahan Sembako itu di hadiri jajaran pengurus DPD PAN Kota Medan seperti Sekretaris Kuat Surbakti, Wakil-wakil Ketua Husni Lubis, Zulham, Agam Ginting, Ketua-Ketua DPC PAN se-Kota Medan, serta dihadiri Ketua Umum DPP PARRA Rusli Halim Fadli, Ketua DPW PARRA Sumut Surkani dan Ketua PARRA Kota Medan Adrizal.

Arif menambahkan kegiatan tersebut satu Program unggulan PAN yang diamanatkan Ketua Umum DPP PAN Ir Hatta Rajasa dengan thema PAN MERAKYAT. “Insya Allah dalam beberapa hari kedepan, DPD PAN Kota Medan akan menggelar Program PAN MERAKYAT dengan 10.000 paket sembako murah dan 10.000 paket bantuan perlengkapan sekolah yang dilaksanakan di 21 kecamatan di seluruh Kota Medan,” sebutnya.
Di hari yang sama, DPD PAN Kota Medan mengutus 500 kader PAN dari perwakilan seluruh kecamatan di Kota Medan untuk mengikuti Pelatihan Wirausaha Muda MAPAN yang dilaksanakan DPP PAN beserta Organisasi sayap partai Penegak Amanat Reformasi Rakyat (PARRA) di Hotel Asean International, Medan.
Kehiatan itu diikuti 1500 peserta dari mahasiswa berbagai universitas di Kota Medan ini, dan sebanyak 500 diantaranya merupakan kader PAN Kota Medan. Program kewirausahaan MAPAN – Maju Bersama PAN merupakan program kewirausahaan yang diharapkan dapat menciptakan optimisme untuk mendorong terciptanya usaha kecil sebagai salah satu pilihan profesi masa depan bagi anak muda Indonesia. (*/ril)

Jenazah Hancur dan Berserakan

Korban Sukhoi di Patahan Jurang Berbentuk V

BOGOR-Tiga hari melakukan pencarian, tim SAR gabungan akhirnya tiba di lokasi jatuhnya  pesawat Sukhoi Superjet 100 di Gunung Salak, Bogor, Jumat (11/5), kemarin.  Tim menemukan serpihan pesawat dan 12 jenazah yang sudah tidak utuh pada pukul 13.15 WIB. Kondisi jenazah sudah hancur dan sulit diidentifikasi.

Tim SAR gabungan bergerak menuju ke lokasi jatuhnya pesawat melalui jalur Cimelati, Sukabumi pukul 07.15, kemarin. Mereka tiba di Puncak Salak I pukul 11:00. Tepatnya pukul 13:15, tim sudah menemukan posisi pesawat yang jatuh di koordinat 06.42.613 lintang selatan dan 106.44.412 bujur timur. “Setelah mendaki selama lima jam, kami menemukan korban dan semuanya meninggal dunia. Kondisinya sudah hancur dan sulit diidentifikasi,” ujar anggota Tim SAR yang meminta namanya tidak dikorankan.

Ia menyebutkan, kondisi korban cukup mengenaskan. Sebagian tubuh korban sudah hancur dan berbentuk serpihan daging. “Bahkan, kepala salah satu korban sudah lepas. Ada juga bagian tubuh korban yang tersangkut di pepohonan,” tambahnya.

Ia mengungkapkan bahwa posisi lokasi serpihan pesawat berada di Puncak Salak I, yang memiliki ketinggian 2500 Mdpl, atau 7000 fit. “Dari lokasi Puncak Salak I ini ada hamparan datar dan terdapat makam keramat, Syeh Hasan Basri. Dari lokasi makam tersebut kami harus turun ke lembah sedalam 500-600 meter yang dengan kemiringan sekitar 85 derajat, yang harus ditempuh dengan jalan kaki sekitar 30 menit,” terangnya.

Di lokasi penemuan, tim SAR menemukan sejumlah barang milik korban, di antaranya ATM BNI milik Gatot Purwoko, KTP atas nama Nur Ilmawati, KTP milik Edward Maraden Panggabean, kartu pengenal Aan Husniana Wiganda, dan Paspor milik warga Rusia.

Tim SAR juga menemukan kartu pengenal PT Sky Air Aviation milik Rahmati Susanti dan perlengkapan lainnya, seperti dompet dan pakaian korban. “Seluruh barang bukti yang ditemukan di lokasi saat ini diamankan Basarnas,” katanya.

Evakuasi jenazah rencananya akan dilakukan dengan cara mengumpulkan semua kantung jenazah terlebih dahulu di Puncak Salak I. Bila cuaca mendukung maka semua kantong jenazah akan ditarik seling (alat bantu untuk angkat dan tarik) menggunakan helikopter. Tapi jika tidak mendukung, maka proses evakuasi akan dilakukan menggunakan jalur darat.

Jenazah tak Bisa Dibawa ke Jakarta

Danrem 061 Suryakencana Kolonel Infanteri. AM Putranto menyebutkan, tim SAR gabungan sudah memasukkan serpihan jenazah korban Sukhoi ke dalam 12 kantong jenazah, sore kemarin.

“Sudah ada enam kantong jenazah di helipad 2211 di Puncak I,” ujarnya di Posko Utama, Balai Embrio Sapi Cipelang, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, kemarin sore.

Akan tetapi, lanjutnya, jenazah tersebut belum dapat dibawa ke Jakarta akibat kondisi cuaca yang tak mendukung. Sedangkan enam kantong jenazah lainnya belum diangkut atau masih berada di bawah jurang.

“Susah dimasukkan ke kantong jenazah. Tidak bisa dibawa sekarang karena situasi cuaca yang tidak memungkinkan,” ungkapnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan, sebanyak 33 unit ambulans sudah disiapkan di posko utama. Hal itu dilakukan guna mengantisipasi, jika evakuasi melalui jalur udara tidak memungkinkan. Sehingga, evakuasi akan dilakukan lewat darat, yakni jalur Posko Embrio dan dibawa secara berantai atau estafet. Rencananya, 12 kantong jenazah itu akan diterbangkan langsung ke landasan udara Halim Perdana Kusuma menggunakan helikopter.
“Besok pagi (hari ini, Red) seluruh jenazah akan dievakuasi. Kita usahakan evakuasi secepat mungkin,” tegasnya.

Dari Jakarta, ungkapan innalillahi langsung terlontar dari mulut Sikun Hadi Sunarto saat televisi mengumumkan penemuan jasad pertama kali oleh tim Search And Rescue (SAR) Darat di Gunung Salak Bogor pukul 10 kemarin. Sunarto ayah reporter Trans TV Ismiyati itu langsung berdoa dan mengatupkan dua tangannya ke muka.

Keluarga korban yang lain juga berteriak dan menangis sejadi-jadinya. Mereka saling berpelukan dan terisak-isak di ruang tunggu keluarga di Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta.

Kondisi korban memang mengenaskan. Fotografer Jawa Pos Raka Denny yang berhasil mencapai lokasi crash site ( jatuh) bersama tim SAR darat melihat badan pesawat sudah berserakan. “Hanya keajaiban kalau ada yang masih hidup,” kata Raka yang baru bisa turun ke pos Cipelang Cijeruk kemarin petang.
Juru bicara Badan SAR Nasional Gagah Prakoso menjelaskan, kondisi jasad yang ditemukan tim sudah tidak utuh lagi. “Kurang etis kalau saya detailkan,” ujarnya di pos Halim Perdanakusumah kemarin.

Menurut Gagah, korban ditemukan dalam radius puluhan meter dari lokasi crash site. “Dari laporan, itu mengumpul di dekat patahan jurang. Bentuknya V, ada aliran airnya juga,” kata Gagah.

Meski begitu, Gagah meminta keluarga tetap optimistis. “Selalu ada mukjizat, semoga ada dalam musibah kali ini,” katanya.

Dalam jumpa pers resmi, Kepala Badan SAR Nasional Marsekal Madya Daryatmo menjelaskan, evakuasi jenazah akan menggunakan helikopter dari helipad terdekat di dekat lokasi crash site. “Sekarang sedang dirapikan tim, jaraknya sekitar 300 hingga 500 meter dari titik jatuh,” kata mantan Kadispen TNI Angkatan Udara itu.

Pagi ini, helikopter dari Lanud Atang Sanjaya Bogor akan membawa korban dari helipad darurat itu ke helipad terdekat di kecamatan Cigombong. Lalu diterbangkan lagi ke bandara Halim Perdanakusumah. “Setelah itu langsung dipusatkan ke RS Polri,” kata Daryatmo yang juga penerbang heli tempur ini. (rdl/ken/ric/bac/sdk/jpnn)

Potongan Tubuh Nyangkut di Pohon

Pecinta alam dari Mapala Universitas Indonesia, Ridwan Hakim (20) yang ikut melakukan pencarian, berhasil mencapai lokasi jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100. Ia menemukan serpihan dan potongan tubuh manusia yang berserakan, tepatnya di ketinggian 2005 meter di atas permukaan laut atau sekitar 20 meter dari Puncak Salak I.

“Kalau ke bawah sekitar 400 meter lagi. Di antara potongan tubuh itu ada wanita dan laki-laki. Semuanya tidak ada yang hidup,” ujarnya.
Ridwan bersama tim SAR juga menemukan KTP atas nama Irmawati kelahiran 1987. Kondisnya cukup mengenaskan, hanya rambut dan pakaian dalam yang tersisa di tubuhnya. Semua korban yang ditemukan dalam keadaan tidak utuh.

Tak jauh dari lokasi jenazah, juga ditemukan dompet hitam dan berisi uang dolar. Di lokasi yang masih tercium aroma daging terbakar itu, Ridwan juga menemukan paspor atas nama Ganis Arman. “Mungkin bule itu cewek, hidungnya warna putih-putih gitu,” kata dia.

Ridwan menjelaskan, ia bersama tiga rekan Mapala UI serta tim gabungan SAR lainnya berangkat sejak Kamis (10/5) siang. Tim yang menemukan jenazah tersebut, adalah tim yang pertama berangkat menuju lokasi.

“Kita berangkat melalui jalur Loji Cigombong pukul 13:00 (Kamis 10/05). Kita menemukan jenazah korban pada pukul 10:15 tadi pagi (Jumat 11/05),” ujar Ridwan kepada wartawan di Posko Penanggulangan Bencana Balai Embrio Sapi Cipelang, Cijeruk, Kabupaten Bogor, kemarin.

Ketika menemukan jenazah, ia mengaku tak mengetahui jumlah total korban yang dievakuasi, karena bagian tubuh jenazah terpisah-pisah. “Kita tak bisa hitung berapa jenazah, karena terpisah-pisah. Bentuknya hanya serpihan-serpihan manusia. Ada kaki, muka sampai rambut, tangan, daging-daging, tengkorak kepala. Yang kita temukan itu nyangkut di tebing-tebing,” tuturnya.

Saat menemukan jenzah korban, tim gabungan hanya memiliki empat kantong mayat. Mereka pun mengevakuasi menggunakan tali atau secara rafling, karena kondisi kemiringan tebing sekitar 80 derajat. Setelah berhasil mengevakuasi beberapa potongan tubuh, jenazah itu belum dibawa ke bawah dan hanya bisa dimasukan ke kantong mayat.

Dari beberapa potongan tubuh, ada yang berjenis kelamin perempuan, terlihat melalui daging yang dibungkus celana dalam wanita. Akhirnya, empat personel Mapala UI itu kembali ke posko utama penanggulangan bencana sekitar pukul 13:00 dan tiba di posko utama pukul 17:00.

“Tadi kita juga menemukan kamera digItal, ipon, laptop, tapi gosong semua,” jelasnya.

Satu Kantung Bisa 30 Jasad

Dari Jakarta, Ketua Tim Disaster Victim Identification (DVI) Kombes Anton Castilani menjelaskan, meskipun sudah ada 12 kantong jenazah atau cadaver, belum tentu ada 12 jasad di kantong itu. “Bisa saja lebih, bisa juga kurang,” katanya.

Itu karena, potongan tubuh yang diduga tidak utuh harus dicek dulu sesuai data antemortem (sebelum kematian) yang sudah disetor keluarga korban. “Satu kantong jenazah itu bisa saja  30 jasad,” katanya.

Meskipun sudah menerima laporan dari lapangan langsung, Anton menolak menjelaskan secara detail kondisi korban. “Tunggu identifikasi saja,” katanya.
Untuk tes DNA satu sampel butuh waktu dua minggu. Laboratorium DNA Polri bisa memeriksa 96 sampel sekaligus dalam satu waktu. “Semoga saja kondisinya baik,” kata Anton.

Dia juga sudah menerima data-data antemortem berupa sisa rambut, bekas sikat gigi, bahkan sampel lipstick dari para keluarga korban. “Itu sangat berguna sekali,” katanya.

Dari barang-barang sehari-hari itulah sampel DNA diambil lalu nanti dicocokkan. “Kalau yang teridentifikasi secara fisik, misalnya bentuk giginya, ya tidak perlu tes DNA,” katanya.

Di depan keluarga korban, Kombes Anton berjanji akan mengembalikan setiap potongan tubuh korban pada keluarga. “Sebagai pribadi dan atas nama Polri, saya akan pastikan setiap jasad atau potongan tubuh keluarga bapak ibu akan kami kembalikan ke keluarga,” katanya dengan nada tegas.

Dihubungi terpisah, Kepala Penerangan Lanud Atang Sanjaya Bogor Mayor Amri Lubis menjelaskan, jika pagi ini cuaca clear , heli akan berangkat pukul 5 pagi.  “Diperkirakan jam 8 sudah bisa sampai di Halim Perdanakusumah,” katanya.

Meski begitu, heli tidak bisa langsung menurunkan rescuer dengan terbang hoisting (heli standby di udara) . “Kemiringannya tidak memungkinkan bagi penolong untuk turun langsung dari heli menggunakan teknik rappelling,” katanya.

Jadi, heli akan turun di helipad darurat, selanjutnya menunggu tim SAR darat membawa korban dengan jalan kaki. “Lanxcar tidaknya tergantung dari cuaca,kita berdoa sky clear besok (hari ini, red),” katanya.

Di bagian lain, tim evakuasi Marinir dari Pasmar -2 Cilandak mengaku berhasil pertama kali melihat jasad pada pukul 07.20 kemarin. “Kita menemukan delapan,” kata Letkol Mar Oni Junianto , komandan regu Marinir.

Menurut Oni, kondisi tebing sangat curam. “Kita secara visual melihat korban-korban lain namun harus menggunakan peralatan khusus untuk evakuasi,” katanya. (rdl/ken/ric/bac/sdk/jpnn)

Santunan Keluarga Korban Sukhoi hanya Rp450 Juta

Keluarga korban pesawat Sukhoi Superjet 100 yang menabrak gunung saat penerbangan gembira (joyflight) Rabu (9/5) lalu nampaknya harus kecewa
Pasalnya santunan yang diberikan pabrikan pesawat Sukhoi (Rusia) hanya USD 50.000 atau sekitar Rp450 juta per penumpang, jauh dibawah ketentuan di Indonesia yang Rp 1,25 miliar.

“Kita sudah koordinasi dengan pihak Sukhoi Rusia, mereka sudah menyediakan asuransi masing-masing penumpang dapat USD 50 ribu. Itu nanti akan kita berikan setelah proses identifikasi jenazah korban selesai semua. Kita tidak akan membuat prosesnya bertele-tele, begitu cocok akan kita bayar,” ujar Sunaryo, konsultan PT Trimarga Rekatama selaku agen Sukhoi di Indonesia saat dihubungi kemarin.

Sunaryo mengaku asuransi yang diberikan itu bukan sebuah aksi spontan yang diberikan karena terjadi kecelakaan saat melakukan penerbangan gembira (joyflight) namun hal itu memang sudah menjadi komitmen Sukhoi sejak semula,”Itu bukan santunan reaktif tapi antisipatif. Sebelum terbang kita sudah declare (umumkan, Red) bahwa semua penumpang telah diasuransikan,” tegasnya.

Namun dia mengelak bahwa santunan tersebut diberikan kepada 45 orang yang ikut dalam penerbangan tersebut. Sebab delapan di antaranya merupakan awak pesawat yang kemungkinan mendapatkan angka santunan yang berbeda dibanding penumpang biasa. “Saya tidak tahu berapa yang untuk awak pesawat. Yang pasti Sukhoi harus menyediakan USD 50 ribu kali 37 orang (Rp16,6 miliar, Red),” tambahnya.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Harry Bhakti S Gumay mengatakan, Sukhoi harus bertanggung jawab sepenuhnya terhadap penumpang. Sebab penerbangan itu merupakan inisiatif mereka sebagai pabrikan pesawat asing dalam rangka melakukan promosi,”Ini kan harus dilihat siapa pelaksananya, operatornya siapa, ya aircraft company-nya (pabrik pesawat, Red) yang harus mengcover semuanya,” tukasnya.

Meski nilainya jauh dari angka santunan yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Perhubungan nomor 77 tahun 2011, namun Harry menyambut positif inisiatif Sukhoi tersebut. Korban ‘promosi pesawat’ Sukhoi tersebut tidak dicover asuransi Jasa Raharja karena bukan merupakan penerbangan komersial. “Kalau bicara kecelakaan pas promosi, asuransinya pun dia (Sukhoi, Red) harus tanggung semua,” lanjutnya.

Namun begitu, sebagai negara Harry mengaku otoritas penerbangan Indonesia harus tetap bertanggung jawab untuk melakukan investigasi atas kecelakaan tersebut. Oleh karena itu KNKT (Komisi Nasional Keselamatan Transportasi) langsung turun tangan menyelidiki kejadian itu. “Hal itu merupakan amanat ICAO (International Civil Aircraft Asociation), tapi kita harus bekerjasama dengan tim Rusia,” sebutnya.

Mengenai kemungkinan untuk melarang pesawat Sukhoi beroperasi di Indonesia, Harry menolak usulan itu. Sebab pihaknya belum mendapat kepastian mengenai penyebab kecelakaan pesawat Sukhoi itu. “Kita tidak boleh men-judge suatu kejadian, harus dilihat benar apa penyebabnya. Kalau bicara dunia penerbangan, dimana-mana ada kecelakaan, bahkan Airbus juga pernah,” ungkapnya. (wir/jpnn)