Home Blog Page 13536

Karate Sumut Kirim Atlet di Kejurnas Maesa

MEDAN- Tim Karate Sumut siap menerjunkan atletnya di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Piala Maesa XI di Jakarta, 12-14 Mei 2012. Kejuaraan ini akan menjadi salah satu try out dalam agenda persiapan menghadapi PON XVIII, September mendatang.

Pelatih tim karate Sumut, Delphinus memastikan keikutsertaan tim karate Sumut yang akan dipersiapkan untuk PON Sumut terdiri dari 11 atlet. “Kita siap turun untuk piala Maesa di Jakarta pekan depan. Ini merupakan bagian dari persiapan kita untuk meraih prestasi di PON 2012 mendatang. Kita siap tampil full team,” katanya, kemarin (9/5).

Tim karate Sumut yang berlaga di PON bermaterikan Halimah Nasution, Tantri Widiastuti, Nova Sinaga, Maroli Butar-butar, Indah Mogia Angkat (putri), Charles Napitupulu, M Reza Akbar, Dedi Irwansyah Putra Siregar, Donny Dharmawan, Dani Munthe, Jintar Simanjuntak (putra). Mereka akan turun di kategori kumite untuk kelas-kelas yang berbeda.

Lantas bagaimana kesiapan para atlet? Salah satu atlet andalan Sumut, Donny Darmawan mengatakan dirinya sudah siap untuk bertarung pada ajang Maesa Cup itu. Bahkan tidak main-main peraih dua emas di SEA Games 2011 itu akan tampil maksimal untuk meraih gelar juara.

“Piala Maesa ini merupakan kejurnas terakhir sebelum PON 2012. Artinya setiap daerah pasti menurunkan kekuatan terbaiknya sekaligus mengintip peta kekuatan daerah lain di PON nanti. Selain juga untuk evaluasi di daerah,” ujarnya.

Diakui Donny dirinya saat ini tengah mempersiapkan kondisi terbaiknya. Apalagi pasca memperkuat timnas di SEA Games, karateka kelahiran 22 Februari 1984 itu mengalami cedera.

“Saya baru bergabung bulan Februari sejak bertarung di SEA Games. Saat ini saya masih dalam tahap pengembalian kondisi. Apalagi sebelumnya sempat cedera di SEA Games,” katanya.

Donny sendiri optimis dapat menjadi yang terbaik pada kejuaraan ini. “Bukan takabur peluang itu terbuka. Saya menargetkan juara,” lanjutnya.
Sayangnya Sumut belum bisa menampilkan atlet andalan di kumite putri, Tantri Widyasari. Meski sudah sembuh cederanya, Tantri tidak dalam kondisi 100 persen untuk bisa tampil. Ia memilih berkonsentrasi untuk mencapai kondisi terbaiknya sebelum PON September nanti. (mag-18)

Jaga Gairah Pembinaan Basket di Jawa Tengah

Hari ini Opening di Malang dan Solo, Final di Makassar

Tahun kelima penyelenggaraan Honda Development Basketball League 2012 Central Java Series-North Region di GOR Knight Stadium, Semarang disambut dengan heboh oleh pelajar Semarang. Kemarin (11/4) hampir 3.000 ribu penonton bergantian memenuhi GOR Knight Stadium.
Kehadiran Honda DBL 2012 di Semarang telah ditunggu-tunggu oleh pecinta basket di kota Atlas. Banyak kalangan yang berharap penyelenggaraan Honda DBL 2012 Central Java Series-North Region mampu menjaga gairah pembinaan basket yang di wilayah Jawa Tengah (Jateng).

“Adannya kompetisi sekelas Honda DBL yang diselenggarakan di setiap tahun secara tidak langsung ikut membantu proses pemibinaan basket di Jateng. Kami tentu berharap agar kompetisi ini bisa konsisten diselenggarakan di Jateng,” ucap Bambang Wuragil, ketua umum Perbasi Jawa Tengah.
Kompetisi basket pelajar SMA terbesar di Indonesia itu dirasakan Bambang sangat berdampak positif bagi perkembangan basket di wilayah Jateng. “ Persaingan di Honda DBL selalu berjalan ketat di setiap tahun. Setiap tim pasti melakukan persiapan yang sangat serius. Sebab ini merupakan kompetisi yang paling mereka tunggu,” tambah Bambang.

Jateng termasuk salah satu wilayah yang paling konsisten menyumbangkan pemain dan pelatih untuk masuk dalam tim DBL Indonesia All-Star dan DBL Selection. Tahun lalu, empat orang pemain dan dua pelatih dari Jateng masuk dalam tim DBL Indonesia All-Star 2011 yang terbang ke Seattle Amerika Serikat.

mpat pemain tersebut antara lain Raymond Permata Ananda (SMK Pika Semarang), Jimmy Renata Lie (SMA Karangturi Semarang), Lophy Mora Christya (SMA Karangturi Semarang). Sementara itu, Aditya Krisnha Permana (SMA Satya Wacana Salatiga) menjadi coach putri dan  Wiwit Agus Cahyono (SMA Tri Tunggal Semarang) menjadi head coach putri.

Selain itu, lima pemain Jateng juga lolos dalam tim DBL Indonesia Selection 2011 yang belajar dan bertanding di Australia. Tahun ini, Jateng berpotensi kembali mengulang pencapain tersebut. Tanda-tandanya telah terasa dengan hebohnya suasana opening party Honda DBL 2012 Central Java Series-North Region.

Game pertama yang mempertemukan tim putra SMA Kolese Loyola Semarang melawan SMAN 4 Semarang berlangsung seru. Kedua tim sempat kejar-mengejar angka di awal pertandingan. Namun SMA Kolese Loyola Semarang yang bermain lebih tenang akhirnya menang dengan skor 39-24.
Meskipun kalah, ratusan suporter Superman, sebutan SMAN 4 Semarang tak lantas kecewa. Mereka tetap memberikan support untuk tim putranya.” Teman-teman sudah berjuang maksimal. Tapi saya merasa bangga dengan kekompakan anak-anak Superman di opening party hari ini (kemarin.Red),” ucap Nurseta koordinator supporter Superman.

Hari ini Honda DBL 2012 akan dibuka di dua kota. Opening party untuk wilayah selatan di Seri Jawa Timur akan berlangsung di GOR Pertamina UB. Untuk region south di seri Jateng akan dibuka di Sritex Arena Solo. Hari ini juga akan berlangsung final party Honda DBL 2012 South Sulawesi Series di GOR Andi Mattalatta Makassar.(bas/jpnn)

SMAN 1 Medan Tetapkan Kuota 409 Siswa Baru

MEDAN-SMAN 1 Medan menetapkan  kuota 409 calon siswa baru tahun ajaran 2012-2013. Jumlah tersebut disesuaikan dengan daya tampung sekolah, yakni Kelas Rintisan Sekolah Berstandar Indonesia (RSBI) Reguler, 12 kelas dengan tiap-tiap kelas diisi 32 siswa dengan total 384 siswa. Selain itu SMAN 1 Medan juga menyediakan satu kelas Internasional dengan jumlah 25 siswa.

“Sehingga total keseluruhan yakni 409 siswa, dengan kapasitas 13 ruang kelas. Jumlah tersebut diambil sesuai dengan pertimbangan kuota dan daya tampung siswa, dan telah sesuai dengan Juknis Dinas Pendidikan Kota Medan,”ungkap Plh.

Kepala SMAN 1, Dra Hj Safrimi MPd, didamping Humas SMAN 1 Medan, Drs Sudirman Sormin, MPd, saat menjelaskan mekanisme pendaftaran peserta didik baru (PPDB) Rintisan SMA Berstandar Internasional SMAN1, di ruang kerjanya, Kamis (10/5).

Untuk segala ketentuan, dan syarat pendaftaran, bilang Sudirman, bisa di akses di laman www.smansa-medan.sch..id. Adapun jadwal kegiatan PPDB yakni untuk sosialisasi dilaksanakan pada 8-19 Mei, selanjutnya pengambilan dan pengembalian formulir dilaksanakan pada 21 Mei-2 Juni (09.00-16.00 WIB), dan  penyerahan SKHU SMP/MTs dilaksanakan pada 4-6 Juni (09.00-16.00 WIB).

Sementara untuk pengambilan kartu ujian dilaksanakan pada 5-6Juni (09.00-16.00 WIB), dan uji psykotest dilaksanakan pada 7Juni (07.30-selesai).
“Untuk pelaksanaan ujian kemampuan akademik mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dan IPA akan dilaksanakan pada 8 Juni, dan pengumuman seleksi akan dilaksanakan pada 9 Juni,”terang Sudirman. (uma)

Ibu-Anak Terkapar Dilalap Api

Kios Bensin Eceran Terbakar

MEDAN-Satu kios pengecer bensin di Jalan Gaharu, Medan Timur ludes terbakar, Jumat (11/5) dini hari. Akibatnya, pemilik kios, Dumaria br Siahaan (64) dan anaknya Irma br Sibuea (30), terkapar setelah mengalami luka bakar dan terpaksa mendapat perawatan di RSU Herna Medan.
Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, peristiwa itu berawal ketika Dumaria bersama anaknya Irma Sibuea (34) menyalakan lilin di dalam kios, karena listrik padam.

Kemudian, keduanya tidur di dalam kios. Diduga api lilin menyambar botol plastik berisi bensin. Hanya hitungan menit api  melalap dinding kios permanen ukuran 4×4 meter itu.

Irma terbangun dan langsung keluar dari dalam kios. Sementara ibunya Dumaria masih berada di dalam kios. Irma menjerit minta tolong sehingga warga berhamburan keluar rumah. Warga berusaha memadamkan api dan menyalamatkan Dumaria yang masih berada di dalam kios. Dumaria mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya.

Warga langsung melarikan Dumaria ke RSU Pirngadi Medan, selang setengah jam kemudian Dumaria pun dirujuk ke RSU Herna Medan, guna mendapatkan perawatan itensif.

Petugas Dinas Pemadam dan Pencegahan Kebakaran (DP2K) Kota Medan menerjunkan 6 unit mobil pemadam kebakaran. Kemudian api berhasil dijinakkan.

Kapolsek Medan Timur, Kompol Patar Silalahi melalui Kanit Reskrim Polsekta Medan Timur, AKP Ridwan mengatakan kalau hingga kini polisi masih melakukan penyelidikan. (gus/jon)

Warga Ancam Blokir Lagi

Timbunan Tanah di Jalan Ngumban Surbakti Dibongkar

MEDAN-Pemko Medan membongkar timbun tanah di badan Jalan Ngumban Surbakti, Jumat (11/5) dini hari.

Tanpa menggunakan alat berat, puluhan petugas Satpol PP bermodalkan cangkul dan sekop bergotong royong membongkar tanah yang ditimbun warga di badan jalan sejak Rabu (9/5) kemarin. Tanah kemudian dinaikkan ke dalam truk menggunakan goni.

Kasat Pol PP Kota Medan, Kriswan mengatakan, petugas sengaja tidak memakai alat  berat, karena petugas takut diserang warga.
Dijelaskannya, warga yang kesal sempat melakukan perlawanan kepada petugas dengan senjata bom molotov.

“Selama 2 jam dari pukul 22.00 WIB-24.00 WIB, warga melakukan perlawanan kepada petugas dengan bom molotov,” ujarnya.
“Kami bekerjanya pada malam hari menjelang dini hari,” sambungnya. Kriswan menyesalkan, polisi yang tidak ikut bersama petugas Satpol PP membongkar tanah timbun tersebut.

“Kenapa polisi tidak mau turun membantu kita. Seharusnya mereka turun ke lapangan bersama dengan kita melakukan pembongkaran tanah timbun ini. Jalan ini kan untuk kepentingan umum,” cetusnya.

Diharapkan Kriswan, warga jangan melakukan pemblokiran jalan yang akhirnya menggangu ketertiban masyarakat.
“Kalau bisa jangan menggangu kepentingan umum. Jadi, bila warga tetap melakukan pemblokiran jalan, petugas akan tetap membuka blokir jalan tersebut,” ungkapnya.

Humas Tim Peduli Warga, Kepri Tarigan membantah kalau yang melakukan pembongkaran tersebut adalah Pemko Medan.
“Yang membongkar bukan Pemko Medan, tetapi rombongan preman dikomandoi oleh Asisten Pemerintahan dan Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja,” jelas Kepri.

Atas kejadian itu, warga yang sudah berkumpul di Posko akan membuat laporan ke Polresta Medan atas pembongkaran dan pembakaran bendera atribut warga.

“Kami akan mengadu ke Polresta Medan, karena mereka sudah melakukan kekerasan dan membakar bendera Indonesia dan bendera atribut warga. Dan rencananya dalam waktu satu atau dua hari ke depan, kami akan memblokir jalan tersebut,” cetusnya.

Wali Kota Medan, Rahudman Harahap mengatakan kalau seluruh masalah itu sudah diproses secara hukum.
“Itu sudah selesai diproses secara hukum, yang belum sudah ada konsiyansi, makanya jangan menuntut lebih karena hal itu sudah ditetapkan oleh tim apresial, saya tidak punya hak di situ. Lagi pula yang membebaskan itu masyarakat kok bukan Wali Kota,” terang Rahudman.(adl)

Tersangka Bandar Sabu Diamankan

Polisi Gerebek Rumah Sewa

MEDAN-Polisi menggerebek rumah di Jalan Sempurna, Kelurahan Sungai Mati, Medan Maimun, Jumat (11/5) siang. Dari dalam rumah sewa tersebut, polisi mengamankan seorang pria berinisial US alias TL (33), sabu-sabu seberat 0,96 gram dan satu timbangan elektrik.

Saat dilakukan penggerebekan tidak ada perlawanan dari tersangka. Namun penggerebekan itu mengundang perhatian masyarakat sekitar. Salah seorang warga  mengatakan, TL baru tinggal satu bulan di rumah tersebut.

“Kurang kenal juga aku sama dia, soalnya baru satu bulan dia nyewa di rumah itu,” ujarnya.

Namun warga lainnya mengatakan, TL seorang bandar sabu-sabu. Dia mengatakan dari pagi sampai malam, memang terlihat banyak sekali aktivitas di rumah tersebut.

Petugas yang melakukan penggerebekan juga enggan memberi jawaban terkait penggerebekan. “Nanti saja ya bang di kantor dipaparkan,” ujarnya singkat.
Direktur Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Andjar Dewanto yang dikonfirmasi membenarkan penggerebekan tersebut. (gus)

Selesaikan Ganti Rugi Tanah Warga

Ganti rugi tanah warga Ngumban Surbakti sesuai Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) belum juga direalisasikan Pemko Medan. Akibatnya, warga yang merasa dirugikan memblokir badan jalan dengan timbunan tanah. Apa kata wakil rakyat? Berikut wawancara wartawan Sumut Pos, Farida Noris Ritonga dengan Ketua Fraksi PDIP DPRD Medan, Hasyim.

Apa tanggapan Anda mengenai masalah itu?

Sebenarnya masalah ini sudah lama dari tahun 2001 dan tidak kunjung selesai hingga sekarang. Awalnya ada 56 KK yang tanahnya terkena pelebaran jalan. Tapi sekitar 36 KK belum menerima ganti rugi karena mereka merasa ganti rugi dari Pemko Medan tersebut tidak sesuai. Karena kecewa, lalu mereka blokir jalan itu dengan timbunan tanah dan tumbuhan. Saya pikir ini wajar-wajar saja. Karena secara dasar hukum, warga masih punya hak atas tanah yang sudah dijadikan fasilitas jalan umum itu.

Bagaimana menurut Anda soal petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Medan yang melakukan pembongkaran terhadap timbunan tanah di badan jalan itu?

Ini tidak mencerminkan pemimpin cerdas yang melayani masyarakat. Bahkan, bukan saja Satpol PP, Pemko Medan juga mengerahkan puluhan preman untuk melakukan penyerangan dini hari. Kita sangat kecewa dan mengecam tindakan ini. Kenapa harus dengan cara preman, ini negara hukum, kenapa tidak dengan cara yang lebih terpuji seperti mengajak warga dialog atau musyawarah. Tindakan ini menunjukkan arogansi dan kebrutalan Pemko Medan serta merupakan pelanggaran HAM. Tentunya ini tidak perlu terjadi.

Apa upaya yang telah dilakukan DPRD Medan?

Sebelumnya DPRD Kota Medan dan DPRD Sumut sudah merekomendasikan kepada wali kota agar memberi ganti rugi kepada warga sesuai dengan harga NJOP. Tapi rekomendasi kita sama sekali tidak ditanggapi. Ini sama saja tidak menghargai dan kita sebagai lembaga legislatif merasa dilecehkan. Bahkan dari PDIP juga mengirimkan surat ke wali kota untuk melakukan pertemuan dengan warga dan nantinya difasilitasi agar masalah ini dimusyawarahkan dicari solusinya. Tapi sama sekali tidak ada tanggapan dari wali kota.

Apa solusi untuk penyelesian masalah ini?
Semuanya tidak perlu diselesaikan dengan cara kekerasan. Warga hanya minta yang menjadi haknya yaitu ganti rugi terhadap tanah mereka yang sudah dijadikan jalan sesuai harga NJOP bukan harga pasar. Wali kota harus turun secara langsung dan ajak warga untuk memusyawarahkan ini. (*)

Mencuri Handphone Teman

Irmasari (27) diboyong temannya, Agustina (28) ke Mapolsekta Percut Seituan, Jumat (11/5). Pasalnya, wanita yang tinggal di Martubung itu ketangkap tangan mencuri handphone milik temannya itu.

Keterangan Agustina di kantor polisi, Irmasari datang ke rumah orangtuanya di Jalan Mandala. Dia menanyakan keberadaannya. Nah, dari orangtuanya, Irmasari mendapatkan alamat dan datang ke rumahnya.

Kebetulan dia membuka toko ponsel. Begitu ketemu Agustina membawa temanya itu ke tokonya yang tidak jauh dari rumahnya.
Menjelang siang, Irmasari meminta dibelikan mie goreng kepada Agustina. Tak mau mengecewakan temannya yang sudah datang jauh-jauh dari Martubung, Agustina pergi ke warung membeli mie goreng dan meninggal Irmasari sendirian di tokonya.

Irmasari merasa ada kesempatan membawa kabur 2 unit handphone merek Maxis dan Tokkal yang ada di tokonya. Sepulangnya Agustina membeli mie goreng dia  melihat Irmasari sudah tak ada lagi dan 2 handphone dagangannya hilang.

Agustina pun langsung mencari Irmasari dan tertangkap saat hendak menumpang ojek sekira 1 km dari lokasi tokonya. Saat digeledah dalam tas cokelat milik Irmasari ditemukan handphone miliknya yang hilang.

Agustina akhirnya membawa Irmasari ke kantor polisi sekaligus membuat laporan pengaduan.
Irmasari mengaku, nekat mencuri karena butuh biaya untuk berobat anaknya yang sedang sakit.(gus)

Pedagang Informal Ditertibkan

MEDAN-Puluhan pedagang informal di sejumlah titik di Kecamatan Medan Kota ditertibkan petugas Satpol PP Kota Medan, Kamis (10/5) siang.
Penertiban yang dilakukan sesuai dengan Perwal terhadap pedagang di kawasan Kecamatan Medan Kota. Selain itu, penertiban yang dilakukan juga tidak ada intimidasi ataupun hal-hal lain dari pihak manapun.

“Penertiban pedagang informal ini terus menerus kita laksanakan. Kita tidak ingin ada tanggapan bahwa pedagang informal dipelihara. Semua pedagang informal kita tertibkan supaya tidak tampak semrawut,” kata Camat Medan Kota, Parlindungan Nasution.

Dijelaskannya, penertiban pedagang informal merupakan salah satu program Wali Kota Medan yang ditindaklanjuti pihak kecamatan. Makanya, diminta kepada semua pedagang supaya dapat menjalankan Perwal tersebut untuk keindahan kota.

“Sebelum ditertibkan terlebih dahulu kita surati pedagang itu supaya membongkar lapak jualannya. Setelah beberapa hari kita tunggu tidak dibongkar, makanya dengan terpaksa kita bongkar sendiri,” ucapnya. Namun, lanjutnya, ada sebagian pedagang yang sudah menerima surat tidak juga membongkar sendiri lapaknya. Selain itu, pedagang yang sebelumnya telah dibongkar, tetapi kembali mendirikannya.

“Jadi semua kita bongkar. Tapi ada juga yang minta bongkar sendiri saat petugas tiba di lokasi. Ke depan kita tetap membongkar pedagang yang mendirikan lapak di badan jalan maupun drainase,” ucapnya.

Ketika disingung dengan adanya informasi bahwa Camat Medan Kota melakukan pemeliharaan terhadap pedagang informal dengan mendapat imbalan.  Dan kemudian, para pedagang tetap bertahan berjualan di sejumlah titik di kawasan Kecamatan Medan Kota, Parlindungan langsung membantahnya.
Kasat Pol PP, Kriswan mengatakan, penertiban dilakukan di sepanjang Jalan Samarinda, Jalan Juanda, dan Jalan Pelajar Timur. Hal ini dilakukan sesuai dengan Peraturan Wali Kota No 9 tahun 2008 tentang larangan berjualan di badan jalan maupun drainase. (adl)

Isi Pulsa Terus Bah, Biar Dapat Rezeki…

Suatu hari akhir pekan, saya jalan-jalan ke kampung halaman di di Desa Brohol, Kecamatan Tanjung Beringin, Serdang Bedagai. Kebetulan, saat itu saya mengunjungi rumah mertua.

Saat berada di rumah mertua, saya kehabisan pulsa. Kebetulan ada adik saya membuka usaha kecil-kecilan counter handphone lengkap dengan pengisian pulsa.

“Jangan takut bah (bahasa akrab di daerah Sergai artinya abang atau mas, Red) awak (saya, Red) kan jual pulsa. Abah isi pulsa terus, biar dapat rezeki. Sini saya isikan,” kata adik itu kepada saya.

Mendengar ocehannya, saya jadi berpikir. “Isi pulsa biar dapat rezeki. Kok bisa. Nanti penipuan,” saya bilang pada adik itu.

Adik itu pun menerangkan layaknya public relation Telkomsel. “Abah nggak tahu iya sekarang ini Telkomsel kan lagi ada Program Loyalti Untuk Pelanggan dan Mitra Outlet. Telkomsel sudah menyiapkan  hadiah mobil bagi pelanggan dan mitra outlet.

“Apa itu,” saya bilang. “Abah memang jarang main internet makanya tak tahu informasi,” kata adik itu menggurui.

Adik itupun menerangkan Telkomsel memberikan apresiasi kepada pelanggan prabayar dan mitra outlet yang ada di Sumatera melalui program REJEKI ISI ULANG dan JUTAWAN OUTLET SUMATERA.

Masing-masing program ini memungkinkan pelanggan dan outlet mendapatkan hadiah utama berupa 1 Unit Mobil KIA Sportage M/T dan hadiah menarik lainnya.

Untuk mengikuti Program REJEKI ISI ULANG tidak diperlukan registrasi khusus, caranya pelanggan prabayar cukup melakukan isi ulang pulsa pada periode program yang berlaku mulai dari tanggal 1 Mei 2012 hingga 31 Juli 2012.

Jika selama periode program telah mencapai total isi ulang minimal Rp60ribu, secara otomatis pelanggan tersebut akan berpeluang mendapatkan salah satu hadiah yang akan diundi pada bulan September 2012.

Bagi pelanggan yang melakukan isi ulang pulsa selama periode program, mencapai total isi ulang pulsa minimum Rp300.000, secara otomatis berpeluang mendapatkan salah satu dari seluruh hadiah yang disediakan berupa 30 (tiga puluh) HP Android, 30 (tiga puluh) Tas Trolley, 9 (sembilan) unit Samsung Galaxy Tab 8,9”, 9 (sembilan) unit Sepeda Motor Honda Vario, dan hadiah utama undian berupa 1 (satu) Mobil KIA Sportage M/T.
Sedangkan Program JUTAWAN OUTLET SUMATERA (JUARA) dikhususkan bagi seluruh mitra outlet yang juga berada diwilayah Sumatera. Program ini juga menyediakan hadiah undian berupa 1 (satu) unit Mobil KIA Sportage M/T, Honda Vario, Tablet Cyrus TV Pad, Blackberry Apollo. Program yang diperuntukkan khusus untuk mitra outlet diseluruh willayah Sumatera ini, dimulai dari tanggal 1 Mei 2012 hingga 31 Juli 2012.

Bagi mitra outlet yang ingin mengikuti program JUARA, akan mendapatkan informasi lengkap tentang mekanisme program melalui petugas Sales Force yang berada dimasing-masing wilayah cluster mitra outlet.  Pengundian pemenang akan dilakukan pada bulan September 2012.
Dan perlu diingat, katanya, program Rejeki Isi Ulang adalah program yang dikhususkan untuk pelanggan prabayar Telkomsel di Sumatera, baik pelanggan baru maupun pelanggan yang sudah lama menggunakan kartu simPATI, Kartu AS dan Kartu Facebook.

“Wah, pintar juga kau dek,” saya bilang. “Iyalah namanya juga sekarang ini kan teknologi semakin canggih. Semua informasi sudah ada di genggaman,” katanya  layaknya seperti seorang teknokrat.

Yang pasti dari informasi adik saya tadi saya sudah mendapatkan satu informasi yang bisa menguntungkan.
Setelah berbincang-bincang, sebelum pulang saya minta diisikan pula Rp100 ribu. “Nah, begitulah, bang. Abang sudah membantu saya untuk bias mengikuti Program REJEKI ISI ULANG,” katanya.

Semoga saja saat pengumuman pemenang melalui media cetak, website resmi Telkomsel  www.telkomsel.com, seluruh kantor pelayanan Telkomsel serta call center Telkomsel dengan menekan 155 dari handphone kita salah satu jadi pemenangnya.
Di perjalana n saya berpikir lagi dengan banyaknya bagi-bagi rezeki seperti ini pelanggan maupun mitra outlet dapat semakin merasakan kedekatan emosional yang lebih erat dengan Telkomsel, dan merasakan manfaat lain bukan hanya sekadar layanan telekomunikasi. (faliruddin lubis)
Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba karya tulisan yang digelar Telkomsel.