Home Blog Page 13538

Wahidin Kandaskan Raudhatul Hasanah

Turnamen Basket Wahidin Cup

MEDAN- Tim basket putri SMA Wahidin mencatat kemenangan perdananya dalam lanjutan turnamen basket Wahidin Cup 2012 di GOR Pradipa Wahidin, Kamis (10/5). Wahidin menundukkan Ponpes Raudhatul Hasanah 73-13. Suntikan motivasi dari Mariana, pemain Tomang Warior klub WNBL yang turun sebagai asisten pelatih Wahidin menjadi motivasi bagi Meiliawati cs.

Tuan rumah Wahidin bermain apik dan membuktikan tekadnya bangkit di Wahidin Cup ini pasca gagal meraih gelar di Liga Basket Pelajar 2012 yang baru-baru ini berakhir. Dimotori Meiliawati dan Lilis Suryani, Wahidin langsung melesat meninggalkan Raudhatul Hasanah di kuarter awal. Tak tanggung-tanggung tim besutan Herijanto ini unggul 32-0 di kuarter awal.

Di kuarter kedua performa Raudhatul Hasanah tak kunjung membaik. Meski akhirnya mampu memecah kebuntuan angkanya hanya lima angka yang mampu ditorehkan. Sebaliknya Wahidin yang mulai melakukan rotasi mampu menambah 13 angka di kuarter kedua. Timpangnya laga terus berlanjut di dua kuarter sisa. Wahidin mengunci perolehan angka Raudhatul mentok di angka 13. 73 angka di akhir laga menunjukkan dominasi Wahidin.

Di laga lainnya Sutomo 1 yang berstatus juara DBL tak kalah sangar. Menghadapi Methodist Binjai, tim besutan Sunny ini langsung tancap gas sejak awal. Stephany Yolanda cs sempat mendapat perlawanan ketat dari lawan. Sutomo 1 masih terlalu tangguh dan mengakhiri laga 54-29.

Sementara di kategori SMP Putra, SMP Sutomo 1 mencatat kemenangan keduanya yang semakin membuka peluang lolos dari pool B.Menghadapi SMP Sisingamangaraja Tanjung Balai, tim besutan Heru Minardi ini sangat dominan. Sutomo 1 unggul 73-15.

Sementara itu nasib sial belum juga beranjak dari Sutomo 2.  Menghadapi SMP Juanda Tebingtinggi, Sutomo 2 tak kuasa dan harus menerima kenyataan pahit berupa kekalahan 49-65. Sementara SMP Prime One School melanjutkan kejutannya dengan memupus perlawanan Methodist Binjai 55-39. (mag-18)

Hamparan Permata Tahan Mabar Putra

Piala Specs 2012

MEDAN- Mengawali debutnya di Piala Specs 2012, Sekolah Sepak Bola (SSB) Hamparan Permata sukses menahan imbang SSB Mabar Putra dengan skor 1-1. Gol SSB Hamparan Permata diciptakan Fajar Abdillah di menit 45 dan gol balasan SSB Mabar Putra diciptakan Fadillah di menit 61.
Dalam laga yang berlangsung 2×30 menit ini, kedua tim saling serang. Pada menit ke-15 babak pertama, Fajar Abdillah pemain SSB Hamparan Permata berhasil memecah kebuntuan di menit ke-15.

Tertinggal satu gol tak membuat anak-anak Mabar Putra melemah. Sebaliknya, mereka semakin gencar melancarkan serangan dan menekan daerah pertahanan Hamparan Permata.

Akhirnya, upaya anak-anak Mabar Putra ini membuahkan hasil. Di menit ke-23, Fadillah berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, tempo permainan semakin meningkat. Kedua tim saling ngotot untuk memenangkan pertandingan. Wasit Hendra terpaksa mengeluarkan empat kartu kuning masing-masing untuk Efni T dan M Yogi Pradani dari SSB Mabar Putra masing-masing di menit 25 dan 61, serta Fajar Abdillah dan Tomi Hermansyah dari SSB Hamparan Permata masing-masing di menit 46 dan 50.

Kepala Komisi pertandingan Warsito mengatakan, pertandingan akan digelar kembali pada hari ini, Jumat (11/5), akan berhadapan SSB Karisma dengan SSB Rajawali, dan SSB Gumarang melawan SSB Mayang Putra.(mag-10)

Tambah Jam Terbang dengan Latih Tanding

MEDAN- Menambah jam terbang atlet sepak takraw, Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Sumut menggelar latih tanding dengan atlet Pekan Olahraga Nasional (PON) Sumut. Hal itu disampaikan Adrian Syafruli selaku pelatih sepak takraw PPLP Sumut didampingi pelatih sepak takraw PON Sumut Ibrahim Wiyaka di GOR PPLP Sumut, Jalan Pembangunan Sekolah, Medan Sunggal, Rabu (9/5).

“Latih tanding ini kita lakukan sejak Maret lalu untuk menambah jam terbang kepada kedua pihak,” tutur Adrian. Selain itu, latihan bersama ini juga sebagai persiapan para atlet sepak takraw PPLP Sumut dalam menghadapi Kejurnas Sepak Takraw November mendatang yang diadakan di Riau.
Selanjutnya Adrian mengungkapkan, adapun atlet yang akan bertanding pada kejurnas mendatang adalah Rizky Ardrian, Dede Sukamto, Rahmatsyah Paisal, Andrian Efendi, M.Haris.(mag-10)

Bank Sampah Medan Denai Segera Diresmikan

MEDAN- Persiapan peluncuran Bank Sampah Kota Medan yang akan diresmikan oleh Menteri Lingkungan Hidup, Balthasar Kambuaya, pada Sabtu (12/5) di Jalan Pelajar Timur Gang Kelapa Lorong Gabe Kelurahan Binjai Kecamatan Medan Denai, sudah memasuki tahap akhir. Kendati ada warga yang belum tahu, namun sebagian warga lainnya sudah menyambut antusias kehadirannya di Kota Medan.

“Jujur saja saya katakan. Baru ini saya tahu yang namanya Bank Sampah. Selama ini, bank yang kita tahu untuk menyimpan uang atau menambung. Tapi, kali ini sampah yang dijual,” ungkap Rifai, seorang warga yang tinggal di Kecamatan Medan Denai, Kamis (10/5).
Dia menilai, keberadaan bank sampah yang akan diresmikan nanti sangat baik. Selain menghasilkan nilai ekonomis, sampah yang berserakan tentu akan tidak terlihat lagi.

“Kalau begini ya, warga bisa ramai-ramai mengantar sampah rumah tangga ke Bank Sampah untuk dijual,” katanya.
Dia berharap bank sampah yang akan diresmikan nanti justru bisa membantu perekonomian bagi keluarga yang kurang mampu memenuhi kebutuhan hidup  sehari-sehari. “Saya yakin dengan berdirinya Bank Sampah ini bisa menambah pemasukan bagi yang membutuhkan. Tapi saya kurang tahu besarannya  berapa ya,”ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan Lina, warga Medan Amplas. Dia mengaku belum mengetahui kehadiran soal kehadiran Bank Sampah di Medan. “Wah  saya belum tahu tentang kehadiran soal Bank Sampah ini. Mungkin, saya yang kurang mendengar informasi ya,” tukasnya. Kendati begitu, dia mengakui program itu perlu diacungi jempol karena bisa dianggap langkah terobosan dalam penataan kota.
“Selaku warga yang baik ya, terobosan semacam ini perlu kita dukung,” kata

Sementara itu, Camat Medan Denai, Edi Mulia Matondang, yang dikonfirmasi wartawan koran ini menyebutkan kehadiran bank sampah di Kecamatan Medan Denai yang segera  diresmikan Menteri KLH sudah rampung lokasinya.
“Kami dipercaya sebagai tuan rumah untuk Bank Sampah di Kota Medan. Untuk itu yang terbaik sudah kami siapkan,” ujarnya. (omi)

Pembalap Yamaha Ingin Pertahankan Tradisi Juara

Kejurnas Motoprix Seri IV

MEDAN- Para pembalap dari tim “Yamaha Yamalube Alfa Scorpii NHK 3Di Young Jaya TDR AHRS” Medan bertekad mempertahankan tradisi meraih gelar juara pada Kejurnas Road Race Motoprix Region I Sumatera Seri IV, di Sirkuit Bangkinang, Kampar, Riau, 12-13 Mei mendatang.

Manajer tim, Apmansyah Tanjung kepada wartawan di Medan, Kamis (10/5) menyebutkan, pada even ini timnya menurunkan dua pembalap andalan, Agung Febri Ramadhan dan Irvansyah Putra Lubis. “Keberhasilan mereka mendominasi Yamaha Cup Race Seri I di Medan beberapa hari lalu, menjadi bekal mereka untuk mengikuti kejurnas Motoprix Regional I seri IV,” kata Apmansyah Tanjung.

Agung Febri tampil dominan dengan menjuarai kelas Bebek 4T 125cc TU Seeded (MP1) dan kelas Bebek 4T 110cc TU Seeded (MP2). Di kelas MP1, Agung Febri mengoleksi 41 poin setelah peringkat ketiga di race pertama dan menjadi juara di race kedua. Posisi kedua di kelas MP1 ini diraih oleh Reza Fahlevi dari tim RPM Federal Oil FDR NHK AHRS SSS dengan 40 poin disusul Bobby Anasis dari Yamaha FDR HR NHK Ladira BAR Padang di posisi ketiga dengan 36 angka.

Di kelas MP2, Agung Febri kembali memperlihatkan dominasinya dengan torehan 41 angka setelah berada di posisi ketiga pada race pertama dan tercepat di race kedua. Posisi kedua kembali ditempati Reza Fahlevi dengan 38 angka disusul Bobby Anasis di posisi ketiga dengan torehan 36 angka.
Sementara M Irvansyah Putra Lubis juga tampil gemilang dengan menjuarai kelas Bebek 4T 125cc TU Pemula (MP3) dengan koleksi 45 poin, setelah menjadi tercepat di race pertama dan berada di posisi kedua di race kedua. Posisi kedua di kelas MP3 ditempati oleh pembalap Banda Aceh, Hadi Renaldi yang membela RPM Federal Oil FDR NHK AHRS SSS dengan 41 poin, disusul Zefri Hadi asal Brastagi yang membela tim BTKS Medan.

Menurut Apmansyah, persiapan Irvansyah Putra maupun Agung Febri sudah cukup matang dan diharapkan mampu meraih salah satu gelar. “Irvansyah maupun Agung Febri memperlihatkan kemajuan cukup berarti. Karena itu pula kami berani mematok target juara,” katanya.

Pada kesempatan ini, Apmansyah Tanjung mengucapkan terima kasih kepada PT Alfa Scorpii dan juga para sponsor yang telah bersedia mengirim dan memberikan apresiasi kepada dua pembalap yang akan berlaga di Kejurnas Road Race Motoprix Region I Sumatera seri IV mendatang. “Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Alfa Scorpii dan para sponsor atas apresiasi yang diberikan,” katanya.

Sementara itu Agung Febri mengatakan, kunci kesuksesannya dalam berbagai even kali ini terletak pada mekanik yang tangguh, kekuatan pembalap, pemilihan ban yang tepat, serta teknologi sepeda motor Yamaha Jupiter Z. “Para mekanik juga bekerja dengan baik untuk pengesetan motor, dan saya sebagai pebalap juga secara konsisten mampu menjaga racing line. Ini yang menjadi kunci kesuksesan saya meraih kemenangan,” tambah Febri, yang juga memanfaatkan YCR ini sebagai persiapan untuk menghadapi PON 2012 di Riau pada bulan September mendatang.

Mengenai Sirkuit Bangkinang yang juga akan digunakan ajang balapan PON XVIII tersebut, Febri mengaku sangat tertantang. Meskipun demikian, dia bisa melewatinya dan berhasil meraih hasil memuaskan. “Sirkuit tersebut sangat sulit dan menantang karena cukup bergelombang,” jelasnya.
Sementara itu Divisi Promotion and Motorsport PT Alfa Scorpii, Fredy Lukman membenarkan, keikutsertaan tim ini di kejurnas bukan semata-mata untuk meramaikan kejurnas, tetapi memiliki target besar untuk tampil terbaik di kelas yang diikuti.(jun)

Warga Amplas Menangkan Sepeda Motor

Pop Mie Get Lucky 2012

MEDAN- Purnamasari Dewi (28), warga Timbang Deli Amplas tampak sumringah siang ini mendatangi kantor PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk Noodle Medan di kawasan Tanjung Morawa.

Bagaimana tidak, 1 unit sepeda motor dari Pop Mie Get Lucky berhasil diraihnya dan siap menemani aktivitasnya.
Wanita yang sehari hari bekerja sebagai konsultan produk kecantikan ini pun  menuturkan awalnya membeli Pop Mie di Carefour Medan Fair Plaza sebagai snack acara dan tak menduga dirinya akan mendapatkan hadiah dari Pop Mie.

Setelah menggosok Kupon Pop MIe Get Lucky persegi empat yang ditemukannya di produk Pop Mie, terdapat tulisan Sepeda Motor, dan terdapat hologram di kupon, selanjutnya wanita berkulit putih ini pun menghubungi Globe Promotions (021) 71790989 untuk mengkonfirmasi hadiah dan diminta menyebutkan nomor seri dan kode pengaman di hologram.

Untuk lebih meyakinkan Purnama mengkonfirmasi hadiah ke kantor PT.Indofood CBP Sukses  Makmurt Tbk Cabang Medan di Kawasan Tanjung Morawa setelah diverifikasi akhirnya dinyatakan berhak atas hadiah utama,  Purnama mengaku senang senang sekali dan tak sabar membawa pulang hadiah nya.
“Kami turut bangga dan senang, akhirnya Konsumen setia Pop Mie berhasil mendapatkan hadiah sepeda motor ini, mengingat periode Program ini mulai periode February 2012 – Mei 2012 “ tutur Husin JS Area Sales Promotions Manager (ASPM) didampingi Jonni Sitinjak ASPM dan Widyarto, Branch Personnel Manager PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk Cabang Medan   saat penyerahan hadiah Senin (7/5).

Lebih lanjut Husin juga meghimbau konsumen untuk waspada dan hati hati  terhadap upaya tindak penipuan yang mengatasnamakan PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk, pajak hadiah yang dimenangkan konsumen ditanggung oleh Indofood dan hadiah utama pada Pop Mie Get Lucky berupa Sepeda Motor. (sih)

Sejarah Polisi Jadi Bahan Ajar

MEDAN- Sumut merupakan provinsi pertama di Indonesia yang mempelopori penggunaan buku sejarah polisi di Sumut terutama pertempuran Benteng Huraba di Tapanuli Selatan menjadi bahan ajar pada muatan lokal di SD, SMP dan SMA sederajat. Tak cuma itu, sekolah di Sumut juga mengajarkan buku Budaya Tertib Lalulintas sebagai muatan lokal.

Demikian dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Sumut Drs Syaiful Syafri MM yang juga Wakil Ketua Keluarga Besar Putera Puteri Polri (KBPPP) Sumut pada peringatan Hari Juang Benteng Huraba di Mako Satbrimob Poldasu Jalan KH Wahid Hasyim Medan, Sabtu (5/5).

Pertemuan ini dihadiri Kapoldasu diwakili Waka Poldasu Brigjen Drs Cornelis Hutagaol MM, Kasat Brimob Poldasu Kombes Pol Drs Setyo Budi SH MH MHum, Ketua Ikatan Keluarga Benteng Huraba AKBP Purn R Hutagaol, Sekretaris Ikatan Keluarga Benteng Huraba H Sanggup Purba, Ketua KBPPP Sumut Ir Diapari Siregar dan undangan lainnya.

Kadis Pendidikan Sumut yang merupakan cucu Kompol Purn Buyung, purnawirawan Mobrig (sekarang Brimob) yang terakhir bertugas di Tamora dan anak Letda Pol Purn Indon Sipahutar yang terakhir bertugas di Langkat, memberi apresiasi terhadap sejarah Polri yang menjadi bagian penting sejarah Indonesia.

Syaiful yang menyerahkan beberapa buku kepada Waka Poldasu mengatakan, pihaknya memberi dukungan penuh terhadap penerbitan buku-buku memuat perjuangan polisi di Sumut. Ia mencontohkan buku Sejarah Benteng Huraba, Budaya Tertib Lalu Lintas yang ditulis AKBP Arie Wishnu Gautama dan buku lain.

Mantan Kadis Sosial Sumut ini bercerita dirinya pernah menjadi pembina Tim Cerdas Cermat P4 Bhayangkari Poldasu dipimpin Ny Kalangi (istri mantan Kasat Brimob Poldasu) tampil di Istana Negara pada tahun 1987-1989 dan membina sekolah Bhayangkari. Syaiful juga berharap agar anak polisi dan purnawirawan Polri mendapatkan prioritas menjadi anggota polisi.

Kapoldasu diwakili Waka Poldasu Brigjen Drs Cornelis Hutagaol MM mengutarakan dukungan agar anak polisi dapat menjadi polisi. Namun ia berpesan agar anak polisi dapat lebih mempersiapkan diribaik fisik, mental dan ilmu sehingga dapat meraih rangking teratas pada penerimaan calon polisi yang berlangsung transparan dan terbuka.

Jenderal bintang satu ini menambahkan peringatan Hari Juang Benteng Huraba tahun 2013 akan dilaksanakan kegiatan napak tilas dari Balige sebagai tempat pertama berdirinya Brimob ke Benteng Huraba di Kecamatan Batang Angkola, Kabupaten Tapanuli Selatan. Cornelis berpesan melalui berbagai pembinaan diharapkan kondisi polisi hari ini akan lebih baik.

‘’Peringatan sejarah pertempuran di Benteng Huraba pada 5 Mei 1949 merupakan tradisi kejuangan  yang membanggakan Satbrimob Poldasu,’’ pungkas Cornelis. (*/dmp)

KDRT, Alasan Selfi Gugat Cerai Iwa K?

Sidang perdana perceraian Iwa Kusuma (Iwa K) dan Selfi Nafilah digelar di Pengadilan Agama Jakarta Timur, Kamis (10/5). Selfi mengajukan permohonan hak asuh anaknya, Mikala Kaka Pandhiya Hamada Kusuma.

“Kalau di hukum Islam semua anak di bawah 17 tahun ada di bawah pengasuhan ibunya. Seharusnya mengikuti itu,” ujar Titik Kiranawati Soebagjo, kuasa hukum Selfi di PA Jakarta Timur, Ciracas, Jakarta, Kamis (10/5).

Meski sidang pertama ditunda karena pihak Iwa K tidak hadir, Selfi mantap berpisah dari Iwa. “Dia belum berubah pikiran soal keputusan ini (cerai). Sampai saat ini tetap pada gugatan kami,” terang Titik.

Dari situ, kabar mengenai penyebab keretakan rumah tangga mereka pun mulai terkuak. Salah satunya menyebutkan, Selfi menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Namun, segera saja kuasa hukum Selfi membantah spekulasi itu. Menurutnya, keputusan untuk bercerai murni karena ketidakcocokan saja.

“Bukan KDRT, tidak ada penganiayaan,” sanggah Titik. Sementara itu, Iwa K, setelah beberapa saat sempat menghindar dari kejaran media, akhirnya mau buka suara terkait masalah tersebut. Pria yang menyandang sebagai seorang rapper Indonesia itu mengatakan jika kini kepercayaannya kepada Selfi sudah seperti teman bahkan sahabat. Bukan seperti dulu lagi. “Kita ngobrol memang lebih terbuka dan segala macam. Ya nggak gontok-gontokan nggak ini itu, jadi kita baik-baik saja,” katanya.

Iwa juga membantah kabar yang menyebutkan jika dirinya melakukan tindak kekerasan dalam rumah tangga kepada Selfi. Menurutnya tidak ada sama sekali KDRT itu.

“Baik-baik saja kok. Ya yang pasti buat gue segala sesuatu itu mesti move on. Kalau dibilang sedih ya sedih. Ngikutin kasusnya juga sedih tapi ya sudahlah buat kita sekarang lihat ke depannya saja. Gue harus memikirkan ke depannya saja,” terang Iwa. (bbs/net)

Topless di Studio?

Uli Auliani

Dunia entertainment Indonesia kembali diguncang foto syur artis. Setelah Dewi Cinta, beredar foto topless mirip artis dan penyanyi Uli Auliani.
Dalam foto tersebut, perempuan mirip Uli terlihat berpose tanpa mengenakan atasan. Ia pun nampak hanya mengenakan celana dalam berwarna hitam.
Melihat kualitasnya, foto tersebut diambil dengan menggunakan kamera SLR dan lighting studio. Foto itu di-upload oleh pemilik account @malehypersex di twitter.

Ini bukan pertama kalinya Uli tersandung skandal foto nakal. Belum lama ini, sempat beredar foto bintang film Pengantin Pantai Biru ini berciuman dengan seorang pria.

“Only stupid people who believe that pic is me (Hanya orang bodoh yang percaya bahwa foto itu adalah saya-red),” sangkalnya saat dihubungi wartawan, kemarin.

Beberapa hari lalu, Uli sempat marah karena sosoknya tiba-tiba muncul di DVD Porno bajakan. Bahkan, saking geramnya Uli hampir mau menggerebek tempat pembajakan DVD tersebut. DVD Porno yang diberi nama Dedemit Gunung Kidul itu diketahui Uli diproduksi di kawasan Bendungan Hilir, Jakarta.
Uli pun tak tak mau ambil pusing dengan anggapan masyarakat bahwa dirinya cuma bisa jual body di film. Bintang Pulau Hantu 2 ini belum berpikir untuk mengurangi film-film yang menonjolkan keseksian.

Dia pun sudah terbiasa mendapat cibiran maupun hinaan. Namun, artis 26 tahun ini tak dapat berbuat banyak dengan tanggapan sinis orang lain. “Teror tidak, tapi hujatan dan hinaan di twitter banyak. Saya tidak bisa membalas mereka,” curhatnya.
Uli juga tidak khawatir sering beradegan seksi. Dirinya hanya berniat untuk menyelamatkan budaya bangsa Indonesia. (rm/jpnn)

TP PKK Aktif Bantu Program Kemasyarakatan

Wali Kota Medan Buka Pelatihan Daur Ulang Sampah

Wali Kota Medan, Drs H Rahudman Harahap MM meminta Tim Penggerak (TP) PKK berperan aktif untuk mendorong program-program pembangunan berbasis partisipasi kemasyarakatan. Satu di antaranya  seperti menggerakkan masyarakat aktif melaksanakan proses daur ulang sampah.

Permintaan TP PKK berperan aktif dalam pembangunan berbasis partisipasi disampaikan Wali Kota Medan saat membuka sosialisasi kebersihan daur ulang sampah/Bank Sampah bagi kader-kader TP PKK se-Kota Medan dan Karang Taruna  di Aula Kantor Kelurahan Binjai, Medan Denai, Kamis (10/5).
Rahudman Harahap menyatakan, sebagai mitra Pemerintah Kota (Pemko) Medan, TP PKK memiliki kedudukan dan fungsi yang cukup strategis. Di mana, program-program pokok PKK yang digerakkan umumnya sangat erat dengan program-program pembangunan yang berbasis kemasyarakatan.

Menurut dia, sebagian besar keberhasilan pembangunan kota, ditentukan oleh tingkat partisipasi masyarakat. Termasuk dalam menciptakan kebersihan kota. Dalam menciptakan lingkungan yang bersih, asri dan nyaman akan semakin sulit terwujud tanpa kepedulian dan partisipasi masyarakat, terutama di tingkat rumah tangga, maupun lingkungan.

Rahudman membeberkan, untuk merangsang dan menumbuhkan ke sadaran serta memberikan pengetahuan kepada masyarakat akan prilaku hidup bersih dan sehat. Dibutuhkan perhatian bersama antara Pemko Medan dan masyarakat.
“Saya percaya, peran TP PKK bisa meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah. Begitu juga bisa menciptakan Kota Medan yang bersih dan bebas sampah,” ucapnya.

Dia mengakui, tingkat partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan masih rendah, misalnya saja dalam pengelolaan sampah. Hal itu disebabkan kurangnya pengetahuan cara mengelola sampah secara benar. Padahal sebenarnya, masyarakat bisa mengelola sampah organic dengan cara-cara sederhana, bahkan tidak sulit diterapkan di rumah tangga atau lingkungan perumahan.  “Bahkan, sampah bisa diproses daur ulang, sampah juga dapat diubah menjadi suatu barang yang bernilai ekonomi,” ujarnya.

Rahudman berharap  kepada peserta para kader TP PKK dan Karang Taruna, sebisa mungkin bisa menerapkan pengetahuan yang diperoleh pada sosialisasi ini, sehingga menjadi contoh bagi warga di sekitarnya.

“Kepada para camat, lurah dan kepala lingkungan sebagai ujung tombak pemerintahan, tidak bosan-bosannya saya ingatkan untuk terjun langsung membangun kesadaran dan mengingatkan masyarakat agar dapat mengelola sampah rumah tangganya, termasuk pembersihan parit, jangan sampai airnya tidak mengalir, begitu juga dengan perawatan keindahan taman-taman, mari saling bahu membahu menciptakan keindahan Kota Medan yang bersih dan bebas dari sampah,” imbaunya.

Lebih lanjut, pria berkumis ini menyatakan, berkaitan dengan kegiatan daur ulang sampah, seluruh pengrajin akan di kader dalam UP2K yang memproduksi sampah serta barang bekas yang nantinya bisa meningkatkan kesejahteraan keluarga.

“Kota Medan sudah berkomitmen dalam meresmikan Bank Sampah yang dihadiri Menteri Lingkungan Hidup bersama Dewan Adipura. Tapi yang terpenting apakah Kota Medan menjadi yang terbaik untuk memperoleh Adipura, itu semua diserahkan kepada tim penilai,” jelasnya.

Tak hanya itu, dia menegaskan, dari seluruh insfratruktur yang ada di Kota Medan sebagian besarnya sudah mulai membaik. Untuk itu, Pemko Medan berkomitmen pada tahun 2012 seluruh jalan-jalan yang rusak akan selesai. Begitu juga dengan drainase serta fasilitas pendukung jalan lainnya.
“Tidak ada lagi jalan berlubang, termasuk jalan Negara. Kita berharap peletekan batu pertama pembangunan Fly Over Simpang Pos dilakukan akhir bulan ini,” cetusnya. (adl)

Hidup Bersih Bermula dari Keluarga

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Medan, Ny Hj Yusra Rahudman dalam arahannya menyampaikan para kader-kader TP PKK se-Kota Medan yang telah mengikuti sosialisasi kebersihan dan daur ulang sampah bisa menerapkan di lingkungan masing-masing, sehingga ber manfaat untuk pengembangan pendapatan perekonomian keluarga.

“Kesempatan ini jangan disia-siakan oleh peserta, bila berhasil daur ulang sampah ini menjadi kerajinan tangan, nantinya akan dibuka pasar seni di Taman Sri Deli,” ungkapnya.

Yusra menyebutkan, dengan dilaksanakan pelatihan daur ulang sampah dan pemanfaatan barang bekas oleh Dinas Kebersihan Kota Medan bekerjasama dengan TP PKK Kota Medan, diharapkan bisa bermanfaat bagi masyarakat dan keluarga di rumah tangga masing-masing.

“Tidak percuma dengan didatangkan instruktur dari Yogyakarta, seluruh kader yang mengikuti pelatihan sebaiknya bisa bermanfaat kepada keluarga dan masyarakat. Karena hasilnya bisa menambah pendapatan perekonomian keluarga masing-masing,” cetusnya.

Dia membeberkan, setelah mengikuti pelatihan, seluruh kader akan dikelompokkan menjadi kelompok UP2K yang beranggotakan sepuluh orang. Pada kesempatan ini, ibu-ibu  PKK se-Kota Medan akan memberikan modal kepada ibu-ibu yang mau membuat keterampilan dengan memanfaatkan barang bekas ataupun sampah.

Lebih lanjut, dia menambahkan, kegiatan sosialisasi kebersihan daur ulang sampah berlangsung selama enam hari, pada tiga hari pertama dilakukan di Kelurahan Paya Pasir Kecamatan Medan Marelan yakni sejak tanggal 7, 8 dan 9 Mei 2012. Kemudian, dilanjutnya pada tanggal 10, 11 dan 12 Mei di Kelurahan Binjai Kecamatan Medan Denai. Dalam pelatihan ini ada diikuti sebanyak 82 orang peserta.

Tak hanya itu, Yusra juga mengingatkan kepada para kader PKK dan Karang Taruna untuk bisa sama-sama memulai menjaga kebersihan rumah, dan lingkungan sekitar. Setiap kader diharapkan mampu menjadi motor penggerak kebersihan di lingkungan tempat tinggalnya.
“Karena bila kita berbuat, hasilnya inilah yang kita tularkan sehingga hidup bersih menjadi life style warga Kota Medan,” imbaunya. (adl)