Home Blog Page 13540

Terdakwa Nangis Divonis Seumur Hidup

Sidang Kasus Pembunuhan Teller BRI Syariah

MEDAN-Pasangan suami istri, Erwin Panjaitan dan Ria Hutabarat (39), terdakwa pembunuhan teller BRI Syariah Jalan S Parman Medan, Sri Wahyuni Simangunsong, divonis penjara seumur hidup, dalam sidang di Pengadilan Negeri Medan, Selasa (8/5).

Dalam putusannya, Majelis Hakim Muhammad SH mengatakan, terdakwa dikenakan pasal pencurian dan kekerasan, yang mengakibatkan kematian sesuai Pasal 365.

Selain itu, katanya, terdakwa juga berniat menghilangkan nyawa orang lain sesuai Pasal 365 jo Pasal 55. Terdakwa didakwa telah melanggar pasal-pasal sesuai yang dibacakan dalam persidangan sebelumnya sesuai barang bukti dan saksi.

Setelah membacakan hasil putusan sebanyak 30 puluh lembar, Hakim Muhammad SH memutus dan menghukum terdakwa Erwin dan Ria Hutabarat penjara seumur hidup.

“Yang meringankan, kedua terdakwa sopan dalam persidangan dan mengakui perbuatannya. Sedang yang memberatkan terdakwa Erwin merupakan anggota kepolisian yang seharusnya menjadi contoh pelindung dan pengayom masyarakat,” tegas hakim.

Putusan hakim jauh lebih tinggi dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Pardomuan Siburian yang menuntut masing-masing 20 tahun penjara.
Mendengar putusan itu, terdakwa yang duduk di kursi pesakitan langsung menangis tersedu-sedu. Bahkan, terdakwa Ria Hutabarat terus menangis saat digiring ke dalam tahanan sementara PN Medan. Sementara itu dua terdakwa lainnya, Suherman alias Embot dan istrinya Eva Surbakti masing-masing dituntut majelis hakim 20 tahun penjara. Putusan itu sama dengan tuntutan JPU Pardomuan Siburian 20 tahun penjara. (rud)

Perguruan As-Syafi’iyah Internasional Sambut Peasasy

MEDAN-Perguruan As-Syafi’iyah Internasional kedatangan Persatuan Sekolah Agama Swasta Wilayah Yala Thailand selatan (Peasasy), Rabu (9/5). Kehadiran 35 kepala sekolah swasta dari Negara Thailand Selatan itu bertujuan untuk studi banding.
Dalam kunjungan untuk kali pertama ini, Peasasy ingin melihat proses belajar mengajar, sarana dan prasarana di Perguruan As-Syafi’iyah Internasional yang beralamat di Jalan Karya Wisata II No 1 Medan Johor.

Studi banding yang dilakukan itu, tak hanya membahas proses belajar mengajar. Melainkan, Perguruan As-Syafi’iyah Internasional bersama PESASY membuat program pertukaran pelajar dan informasi. Seperti diutarakan Kepala Sekolah SMP Perguruan As-Syafi’iyah Internasional Drs Ridan Riska Putra MPd, Selasa (8/5) di ruang kerjanya.

Dia mengatakan, di usia muda yang belum genap dua tahun menggelar proses belajar mengajar, kunjungan Pesasy ini merupakan suatu kehormatan yang sangat besar bagi Perguruan As-Syafi’iyah International. Hal ini membuktikan perguruan ini sudah dikenal di Asia Tenggara, salah satunya Thailand.
Ridan yang merupakan Ketua Majelis Pendidikan menyebutkan, dalam kunjungannya, Pesasy akan melihat proses belajar mengajar, sarana, dan prasarana yang dimiliki perguruan As-Syafi’iyah.  “Pesasy semakin tertarik karena sekolah kami memberikan pengajaran pendidikan agama lebih lama jam belajarnya dibandingkan pengetahuan umum,” sebutnya.

Lebih lanjut, dia menyebutkan, kehadiran Pesasy akan disambut dengan marching band, tarian persembahan dan langsung melihat ruangan sekolah. (uma)

Wanita Tewas di Hotel Melati

MEDAN-Mayat wanita tanpa identitas berusia 20 tahun ditemukan di sebuah kamar Hotel VJE, di Jalan Anggrek No10, Keluruhan Simpang Selayang, Medan Selayang, Senin (7/5) malam sekitar pukul 23.00 WIB.

Data yang dihimpun Sumut Pos di lokasi menyebutkan, korban masuk ke hotel kelas melati dengan rekan prianya yang belum diketahui identitasnya, mengendarai sepeda motor Yamaha Mio warna biru. Kemudian keduanya melapor ke bagian penerima tamu. Setelah melapor keduanya pun masuk ke dalam kamar hotel.

Selang beberapa menit seorang petugas hotel mengetok pintu kamar yang dihuni keduanya untuk meminta uang sewa kamar sebesarRp25 ribu. Korban pun membuka pintu kamar hotel milik Sehat Tarigan itu.

Selanjutnya korban membayar uang sewa tersebut kepada petugas hotel yang diketahui bernama Muksin, warga Tanjung Pura.
“Setelah orang itu chek in, kemudian masuk ke dalam kamar, kemudian aku meminta uang sewa kamar, yang memberi wanita itu (korban, Red), sedang lelaki itu aku lihat di dalam kamar mandi,” ujar Muksin kepada petugas kepolisian dari Polsek Delitua.

Muksin menuturkan ciri-ciri teman pria, berbadan gempal, tinggi badan sekitar 170 cm dan mengenakan topi.  Keduanya masuk pada malam itu sekitar pukul 22.00 WIB. Kemudian, Muksin melihat teman pria korban keluar dari kamar sendirian. Muksin coba melihat kembali ke dalam kamar hotel ukuran 3×4 meter itu. Dirinya masuk ke dalam tidak menemukan korban didalam kamar. Muksin melihat ke dalam kamar mandi, ternyata korban sudah tidak bernyawa lagi di dalam kamar mandi, dengan posisi telungkup dengan leher tertahan ember kamar mandi mengenakan celana pendek dan baju tenk top.
Kasat Reskrim Polresta Medan, Kompol M Yoris Marzuki  mengatakan saat pihaknya sudah melakukan identifikasi di lokasi. Yoris mengungkapkan di bagian leher ditemukan bekas luka jeratan, namun hal itu harus dipastikan dengan hasil otopsi. (gus/mag-18/jon)

Carrick dkk Sempat Lemas

SESAAT sebelum United menjamu Swansea di matchday 37 Liga Inggris lalu, skuad United menyempatkan diri menonton pertandingan tetangganya Manchester City kontra Newcastle.

Kebetulan laga si tetangga berisik memang beberapa jam lebih awal. Maka itu, Michael Carrick dkk masih sempat menonton pertandingan itu sambil berharap-harap cemas.

Carrick mengakui rekan-rekannya sempat “lemas” setelah menyaksikan City meraih kemenangan atas Newcastle. “Kami menyaksikan laga di Newcastle dan mengharapkan sesuatu. Tapi itu tidak terjadi,” katanya.

“Kami tetap harus profesional dan melakoni laga pekan depan. Itu semua tentang memenangi petandingan. Kredit untuk mereka setelah melihat pertandingan sebelumnya. Itu bisa sulit. Tapi kami cuma bisa mengharapkan laga pekan depan,” sambung Carrrick.

“Kami harus konsentrasi di pertandingan selanjutnya. Sunderland akan jadi laga sulit. Kami masih punya peluang memenangi liga,” yakinnya.
Sementara itu, Vincen Kompany menegaskan kepada rekan-rekannya jika The Citizen belum juara.  “Kami belum memenangi apapun dan tim tahu itu. Kami akan melakukan persiapan seperti biasa untuk melawan QPR di mana kami harus tampil dalam bentuk terbaik lagi,” tandas pesepakbola asal Belgia itu. (bbs)

Asa Semu Fergie

MANCHESTER- Pada akhirnya Manchester United mesti menerima kenyataan bahwa kans jadi juara musim ini nyaris sirna. Kini asa tinggal berharap Manchester City mampu ditaklukkan QPR, sementara United menang di kandang Sunderland.

Selepas pekan ke-37, Minggu (6/5) malam WIB, United dan Manchester City masih punya poin sama yakni 86 dengan Liga Inggris menyisakan satu pekan lagi. City berada di puncak karena unggul selisih gol yakni (+63) sementara United (+55).

Disederhanakan, selisih gol kedua tim kini berada di angka delapan biji gol. Jika ingin tetap juara dengan nilai sama, maka United mesti menang lebih dari delapan gol di markas Sunderland. Tentu saja itu bukan perkara mudah. Anehnya, Sir Alex Ferguson berusaha tetap percaya QPR mampu memberi kejutan di Etihad Stadium. Memang nasib QPR sedang galau lantaran tercancam degradasi. Hanya itu satu-satunya asa QPR  untuk curi angka dari Etihad Stadium.

Manajer asal Skotlandia itu yakin timnya bisa meraih titel juara di penghujung musim nanti, seperti yang pernah mereka lakukan sebelumnya sebanyak tiga kali.

“Kami memenangi tiga kali titel di hari terakhir dan kami tidak keberatan melakukannya lagi. Mereka (City) sangat difavoritkan dan jelas akan memenangi laga (terakhir), tapi QPR butuh poin dan mereka bertarung untuk bertahan. Masa depan klub bisa jadi akan ditentukan di laga itu dan aku berharap Sparky (manajer QPR Mark Hughes —red) bermain,” tukas Fergie di BBC usai laga kontra Swansea.

Lebih lanjut Fergie menilai faktor dendam Hughes yang pernah diberhentikan begitu saja oleh City dan digantikan Roberto Mancini, bisa jadi pelecut semangat QPR untuk membuat kejutan dengan mengalahkan tetangganya. Selain tentunya juga United bisa merebut kemenangan di Stadium Of Light melawan Sunderland.

“Mark sangat mengetahui pekerjaannya itu. Dia dipecat dengan tidak terhormat oleh City dan dia akan selalu mengingatnya. Tim Mark Hughes tak pernah menyerah tapi pemain QPR akan bertarung untuk berjuang (menghindari degradasi),” sambungnya.

“Ini akan selalu jadi tugas kami (untuk merebut juara), ekspetasi dan tanggung jawab para pemain Manchester United adalah menang. Kami akan pergi ke sana (Sunderland) dengan optimisme. Laga tidak akan berjalan mudah tapi kami tidak boleh menyerah,” tutup Fergie.
Di lain sisi, kubu Manchester City tampaknya sudah merasakan aura juara. Roberto Mancini yang selama ini kerap merendah, akhirnya menyebut Manchester City kini lebih berpeluang menjadi juara.

“Mungkin, mungkin ya,” jawab dia saat ditanya apakah City sekarang favorit. “Karena itu bergantung pada kami. “Kalau kami mengalahkan QPR, kami akan juara. Tapi saat ini kami tidak memikirkan soal itu. Kami harus mempersiapkan diri dengan sangat baik untuk pertandingan berikutnya. Cuma itu,” sambungnya, dikutip dari ESPNstar. (bbs)

Pakai Jersey Musim Depan, Sinyal RVP Bertahan

LONDON- Teka-teki seputar masa depan Robin van Persie mulai terkuak. Van Persie, sepertinya, bakal bertahan setelah tampil sebagai model jersey home Arsenal musim depan (2012-2013). Kostum baru itu memiliki corak biru di bagian leher dan kedua lengan.

RVP -sebutan Van Persie – memang tak kunjung menyetujui perpanjangan kontrak yang telah disodorkan manajemen Arsenal. Kontrak Van Persie baru habis pertengahan tahun depan. Tapi, ada klausul yang menyebutkan apabila pemain dengan sisa kontrak 12 bulan terakhir bisa menjalin negosiasi dengan klub lain.

Van Persie dikabarkan belum memberi keputusan karena menunggu capaian Arsenal di Premier League musim ini. Jika gagal lolos ke Liga Champions, Van Persie mungkin akan mempertimbangkan tawaran dari klub top Eropa lainnya yang meminatinya mulai dari Barcelona, Juventus, dan Manchester City.

Arsenal memang masih menempati peringkat ketiga (67 angka) jelang laga pemungkas di kandang West Bromwich Albion. Tapi, The Gunners  hanya unggul satu angka dari Tottenham Hotspur dan dua angka dari Newcastle United.

Perlu dicatat, hanya finis ketiga yang sudah pasti lolos ke Liga Champions. Di sisi lain, peringkat keempat bisa jadi hanya lolos ke Europa League apabila Chelsea memenangi Liga Champions sekalipun gagal finis empat besar di Premier League.

Pelatih Arsenal Arsene Wenger berulang kali meyakini apabila Van Persie bakal bertahan. Keyakinan serupa diungkapkan Theo Walcott. Winger Arsenal itu menemani Van Persie sebagai model jersey baru bersama dengan defender Thomas Vermaelen dan gelandang yang absen sepanjang musim ini karena cedera, Jack Wilshere.

“Kami butuh Robin untuk menatap musim baru yang lebih cerah dan keyakinan bakal secerah dengan desain kostum baru kami,” tutur Walcott seperti dikutip Daily Mail. (dns/jpnn)

Moratti Tegaskan Nasib Stramaccioni

DERBY della Madonnina dimenangkan Inter Milan dengan skor 4-2 (1-1) di Giuseppe Meazza, kemarin dini hari. Kemenangan itu membuat Nerazzurri, julukan Inter, menjaga peluang finis di tiga besar alias zona Liga Champions.

Selain itu, setelah kemenangan atas rival sekota, Presiden Inter Massimo Moratti menegaskan status Andrea Stramaccioni sebagai pelatih Inter musim depan. “Saya mengkonfirmasi Stramaccioni,” ujar Berlusconi kepada Sky Sport.

Pelatih berusia 36 tahun itu baru diangkat pada Maret lalu setelah membawa Inter Primavera juara pada NextGen alias kompetisi junior level Eropa. Di tangannya, performa Inter menjanjikan, menang lima kali, seri dua kali, dan kalah sekali.

Namun, sebelum derby berlangsung, media di Italia masih ragu akankah dia tetap dipertahankan. “Dia telah membuktikan pengalamannya pada derby dan itu sangat membahagiakan saya. Dia sangat berbakat,” kata Moratti.

Berikutnya, dia meminta kepada Stramaccioni untuk memaksimalkan peluang agar lolos ke tiga besar. Mereka sekarang tertinggal tiga angka di belakang Udinese dengan sisa satu laga. Artinya, bila pada pekan terakhir mereka menang atas Lazio dan Udinese kalah, maka Inter yang di tiga besar.
“Itu akan menjadi pertandingan penting. Sangat berat, tetapi kami harus menang. Sepanjang pengetahuan saya, kami sangat bergantung pada finis di posisi ketiga. Rasanya aneh bila kami tidak berada di sana,” bilang Moratti.

Kemenangan Inter pada derby ditentukan hat-trick Diego Milito. (ham/jpnn)

Pirlo Buktikan Masih yang Terbaik

SELAIN sang pelatih Antonio Conte, gelandang kreatif Andrea Pirlo disebut sebagai sosok paling berpengaruh atas sukses Juventus musim ini. Saking tergantungnya pada Pirlo, beberapa media di Italia sempat menyebut Pirlo-dependensi.

Conte boleh menolak anggapan itu, tetapi kenyataannya, Pirlo memang dijadikan sebagai otak permainan Bianconeri, julukan Juve. Dia merupakan sosok tak tergantikan. Ketergantungan lapangan tengah Juve kepadanya sangat kentara.

Dari 37 pertandingan musim ini, hanya dua kali dia tidak bermain karena cedera dan akumulasi kartu kuning. Pirlo menjadi pengirim assist terbanyak di timnya. Bahkan, dengan 12 assistnya menjadikan Pirlo sebagai pengirim assist terbanyak di Serie A bersama Fabrizio Miccoli.

Pengaruh besar Pirlo juga bisa dilihat dari statistik yang dibawanya sejak masih membela AC Milan musim lalu. Pirlo telah melewati 40 pertandingan tanpa kalah mulai dari 18 Desember 2010 saat Milan kalah dari AS Roma 0-1.

Performanya bertolak belakang dengan musim lalu di mana dia jarang sekali diturunkan pelatih AC Milan Massimiliano Allegri. Namun, dia tidak dendam. “Saya pindah dari Milan karena butuh motivasi baru,” kata Pirlo, seperti dikutip Football Italia.

“Saya ingin meyakinkan diri saya bahwa saya masih nomor satu dan saya telah menunjukkannya musim ini,” katanya. (ham/jpnn)

Scudetto Pasca Calciopoli

Turin- Juventus memastikan gelar Serie A alias Scudetto untuk ke-28 kalinya, usai menang di kandang Cagliari dengan skor 0-2. Di saat bersamaan pesaing utamanya AC Milan kandas dari tetangganya Inter Milan dengan skor 4-2.

Dengan hasil itu Juventus kini mengumpulkan 81 poin dari 37 main, sedangkan Milan baru mengumpulkan 77 angka dari 37 laga. Dengan demikian, Milan tak bisa lagi mengejar Juventus di satu laga sisa.

Meski begitu, kemenangan Juventus atas AC Milan dalam perburuan scudetto musim ini mengungkit kembali memori skandal pengaturan skor alias Calciopoli Scandal 2006 lalu. Saat itu fedrasi sepak bola Italia memaksa Juventus turun kasta ke Serie B untuk kali pertama dalam sejarah tahun 2007.
Tak berhenti sampai disitu, Juventus harus kehilangan sejumlah pemain pilar karena tidak mau bermain di klub yang sedang terpuruk. Sejumlah pemin yang hengkang itu termasuk duo bintang yang kini merumput di Milan, Zlatan Ibrahimovic dan Gianluca Zambrotta.

Namun demikian gelar Scudetto tahun ini menjadi obat luka masa-masa sulit tersebut bagi sang kapten Alessandro Del Piero yang memilih tetap bertahan di Juventus sejak kasus tersebut mencuat.

“Apa yang terjadi malam ini membayar lunas tahun-tahun sulit  itu. Khususnya tahun 2006. Saya ingat segala sesuatu dari tahun itu. Dan itu juga mengapa Scudetto saat ini memiliki rasa yang spesial. Ini adalah cerita yang hebat dan saya senang telah menjadi bagian dari itu,” ujar Del Piero sebagaimana dikutip situs resmi Juve, Senin (7/5).

Selain harus turun kasta, tahun itu dua dari 29 gelar scudetto yang diraih klub berjuluk La Vecchia Signora ini dicopot. Yakni gelar juara yang diengkuh tahun  tahun 2005 dan 2006 . Alhasil gelar yang diraih Juventus di kandang Cagliari, dini hari tadi tercatat sebagai gelar scudetto ke 28.
“Sejauh ini, ini adalah gelar ke  30 kami dan merupakan hadiah atas semua usaha yang dilakukan seluruh anggota klub mulai Andrea Agnelli (pemilik Juventus),” ujarnya dalam situs yang sama. “Ini adalah gelar untuk semua orang, dari apa yang telah dilakukan Antonio Conte,” imbuhnya.  (zul/jpnn/ful)

Kaum Muda sebagai Agen Perubahan

Peringatan Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Sedunia

Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Sedunia yang diperingati setiap tanggal 8 Mei selalu menjadi momentum penting untuk napak tilas sepak terjang dan pencapaian kerja kemanusiaan Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (Gerakan). Banyak hal yang sudah dilakukan Gerakan, meski dalam perjalanannya masih mengalami rintangan dan kendala.

Tidak bisa dipungkiri bahwa pelayanan kemanusiaan sangat dibutuhkan masyarakat. Namun di tengah pelayanan ini, kerja kemanusiaan masih saja terbentur kendala. Kasus ambulans PMI yang diduga menyuplai batu saat membawa pasien ketika demo kenaikan harga BBM di Jakarta Maret lalu adalah salah satu bukti masih sulitnya akses Gerakan untuk memberikan pertolongan ke masyarakat.

Hal ini dikarenakan masih banyak pihak yang belum paham bahwa Gerakan mengedepankan prinsip Netralitas saat memberikan bantuan, sesuai Tujuh Prinsip Dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional (Kemanusiaan, Kesamaan, Kenetralan, Kemandirian, Kesukarelaan, Kesatuan, dan Kesemestaan).

Oleh karena itu, prinsip netralitas, terutama saat memberikan bantuan, perlu ditanamkan sejak dini kepada generasi muda supaya kelak mereka dapat berperan sebagai agen atau pelopor untuk mensosialisasikan sekaligus memberikan pemahaman kepada sebayanya maupun masyarakat bahwa bantuan-bantuan kemanusian yang dilakukan oleh Gerakan di manapun bersifat netral.

Selama ini PMR dan generasi muda Gerakan telah berkontribusi nyata sebagai agen untuk membawa perubahan ke arah perbaikan di banyak hal, seperti di bidang kesiapsiagaan bencana, kesehatan, dalam upaya pencegahan HIV dan AIDS, dan pelestarian lingkungan.

Sungguhlah tepat jika Peringatan Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Sedunia kali ini, Gerakan mengusung tema besar yaitu “Youth on The Move” dan sub tema di Indonesia adalah “Kaum Muda sebagai Agen Perubahan”. Melalui tema ini, generasi muda dimotivasi untuk terus melakukan aksi-aksi kemanusiaan dengan semangat netralitas. (ila)