Home Blog Page 13549

Suzuki Ertiga Hadir di Medan

MEDAN- Mobil keluarga memiliki pangsa pasar menjanjikan, terutama di  Medan. Bukan hanya keluarga kecil dan muda yang mengidamkan mobil keluarga ini, tetapi kalangan eksekutif muda dan pengusaha juga menyukai jenis mobil ini.

Suzuki kini mengeluarkan mobil Ertiga. Suzuki Ertiga merupakan model yang mengambil desain MPV (Multi Purphose Vehicle) dengan 3 baris dan mengadopsi platform Swift. “Kita ambil model MPV dan Swift yang sudah diakui secara global, seperti performa yang agresif, mudah dikemudikan, desain yang lebih bagus, dan lainnya,” ujar Sales R4 National Sales Head PT Suzuki Indomobil, Hady Surjono Hady saat launching  Suzuki Ertiga di Sun Plaza Selasa (8/5).

Sejak diluncurkan secara nasional 22 Mei lalu, permintaan Ertiga terus meningkat, bahkan hingga 9 sampai 10 ribu unit. Bahkan saat launching permintaan akan mobil ini mencapai 4.700 unit. “Kami optimis, produk ini akan diterima oleh masyarakat, karena kami sudah melakukan riset selama 3 tahun untuk produk ini, dan berbagai perbenahan juga telah kita siapkan,” tambah Hady.

Sedangkan target di Sumut, penjualan mobil mencapai 15 persen dari target nasional 50 ribu unit per tahun. “Target 50 ribu unit, tetapi kalau untuk Sumut kita harapkan mampu mengambil 15 persen dari dari target nasional,” ungkapnya.

Optimisnya Suzuki Ertiga mampu mengambil hati konsumen otomotif dikarenakan berbagai kelebihan yang dimiliki. Untuk desain eksterior diciptakan dengan stylish dan elegan khusus untuk mobil penumpang, sedangkan untuk desain eksterior yang menggabungkan kemewahan, kenyamanan dan fungsionalitas (serba guna). Dengan mesin 1400 cc ini, diciptakan dengan desain ruang yang efisien, seperti ruang kabin yang lega meskipun ada 3 baris kursi penumpang.(ram)

Gatot Harus Berani Sodorkan Angka Jatah Saham Inalum

JAKARTA – Seiring dengan berjalannya waktu, hingga saat ini pemda belum punya sikap yang tegas terkait dengan rencana minta jatah saham PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) pasca 2013.  Konsorsium Daerah pun belum terbentuk. Di lain pihak, pemerintah pusat sudah siap mengambil alih 100 persen saham yang dikuasai konsorsium perusahaan Jepang, NAA.

Pemerintah pusat sudah menyiapkan dana Rp3 triliun, dimana Rp2 triliun sudah dialokasikan di APBN 2012, sisanya Rp1 triliun di APBN mendatang.
“Nah, pusat sudah siap, bagaimana dengan daerah? Mestinya, Gubernur (Gatot Pujo Nugroho Red), berani langsung mengajukan angka berapa share saham yang diminta daerah. Ini penting untuk melihat bagaimana sebenarnya respon pusat,” saran anggota Komisi VI DPR, Nasril Bahar, kepada koran ini, kemarin (8/5).

Langkah cepat perlu diambil Gatot, lanjut politisi dari Partai Amanat Nasional (PAN) itu, lantaran sampai sekarang belum jelas seperti apa sebenarnya keinginan daerah, baik pemprov maupun 10 kabupaten/kota di sekitar Danau Toba. “Gubernur harus berani mengajukan lembaran permintaan ke pusat. Tidak perlu harus menunggu kesepakatan 10 kabupaten/kota,” ujarnya.

Begitu sudah ada pengajuan angka, maka akan terlihat bagaimana respon pusat. Respon pemerintah pusat ini lah yang bisa menjadi bahan rapat antara pemprov dengan 10 kabupaten/kota.  “Gubernur harus proaktif karena leadernya dia,” cetus Nasril.

Gatot juga disarankan untuk menanyakan ke Tim Negosiasi pengambilalihan Inalum, yang dipimpin Menperindag MS Hidayat. “Gubernur mesti tahu bagaimana perkembangan hasil negosiasi. Komitmen yang sudah terbangun sih akan diambil alih 100 persen. Semoga saja ini tidak berubah,” kata Nasril yang duduk di komisi yang membidangi perdagangan dan industri itu.

Bahkan, lanjutnya, jika perlu Gatot minta ketegasan ke pusat, sebenarnya mekanisme share saham ini pusat yang memberikan tawaran dulu ke daerah, ataukah daerah yang harus mengajukan usulan permintaan. “Kalau mekanismenya jelas, kan lebih enak untuk menentukan bagaimana langkah pemda,” imbuhnya.

Terpisah, Ketua Otorita Asahan Effendi Sirait, enggan menjelaskan hasil negosiasi yang dilakukan Tim nego. Dia beralasan, penjelasan mengenai masalah Inalum ini agar tidak berbeda-beda, harus disampaikan sendiri oleh MS Hidayat.  “Agar informasinya satu, tanya saja langsung ke Ketua Tim Negosiasi,” ujar Sirait kepada koran ini, kemarin.

Sebelumnya diberitakan, keinginan Pemprov Sumut dan 10 kabupaten/kota di sekitar Danau Toba untuk mendapatkan jatah saham, juga belum ditindaklanjuti secara konkrit.

Dalam hal pembentukan Konsorsium Daerah misalnya, baru akan dibahas. Juru Bicara bupati/walikota 10 daerah di sekitar Danau Toba, Mangindar Simbolon, hanya menyebutkan bahwa Plt Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho akan segera mengundang 10 kepala daerah.(sam)
bupati/walikota dimaksud, untuk membahas pembentukan Konsorsium, dalam waktu dekat.(sam)

Pelindo I Resmikan Terminal Peti Kemas Perawang

BATAM- Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) Alfred Natsir meresmikan pengoperasian Terminal Peti Kemas Perawang Jumat (4/5). Hal ini ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Alfred Natsir dan Komisaris Utama Pelindo I Hastjarja Harijogi.

Dalam sambutannya, Alfred menjelaskan Terminal Peti Kemas Perawang yang berlokasi di Sungai Siak Pekanbaru ini juga merupakan wujud dukungan implementasi program Pemerintah yaitu Program Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI).

“Pekanbaru ditetapkan sebagai daerah pengembangan industri klaster sawit. Keberadaan Terminal Peti Kemas Perawang ini sekaligus sebagai upaya memperkuat konektivitas nasional, yang terintegrasi secara lokal dan terhubung secara global (locally integrated globally connected) dalam mendukung percepatan ekonomi nasional,” kata Alfred.

Dia berharap keberadaan Terminal Peti Kemas Perawang yang merupakan Terminal Peti Kemas pertama di Riau ini akan semakin mendorong pertumbuhan perekonomian Riau dan daerah di sekitarnya. Diharapkan arus barang dari dan keluar provinsi Riau menjadi lebih cepat dan dan lebih efisien sehingga mampu meningkatkan daya saing perekonomian  Riau.

Alfred menambahkan Pelindo I memfokuskan pada bisnis pelayanan terminal peti kemas di pelabuhan guna menghadapi persaingan antaroperator pasca pemberlakuan UU No 17/2008 tentang pelayaran. Selain di Perawang, Pelindo I juga terus mengembangkan Belawan International Container Terminal (BICT) yang berlokasi di Pelabuhan Belawan, dengan melakukan pembangunan perpanjangan dermaga 700 meter yang diperkirakan selesai 2014. Deklarasi Terminal Peti Kemas Perawang ini berdasarkan Surat Keputusan Kementerian Perhubungan.(sih)

Motor Viar Keliling Rantauprapat

RANTAU PRAPAT- Puluhan anggota Black Motor Community (BMC) Labuhan Batu menggelar konvoi dengan mengendarai berbagai jenis sepeda motor Viar mengelilingi Kota Rantauprapat, Sabtu (5/5).

Hadi, Dealer Viar Labuhan Batu yang bernaung di bawah PT Kencana Laju Mandiri Medan mengatakan, pihaknya bersama BMC Labuhan Batu sengaja menggelar konvoi guna lebih memperkenalkan kembali kepercayaan dan kehadiran sepeda motor Viar dalam berbagai varian yang menarik dan tangguh.
Dikatakannya Viar merupakan produk Indonesia yang tak kalah unggul dengan sepeda motor produk luar negeri. “Jadi Viar bukan mochin (Motor China), melainkan motor produk Indonesia yang merupakan hasil karya putra putri bangsa Indonesia di Semarang Jawa Tengah,” ungkapnya.
Ditambahkan Lily Area Marketing Viar Sumatera Utara, sepeda motor Viar telah beredar luas di pasaran, dan saat ini ada juga produk Viar roda 3 yang diberi nama karya.

Untuk produk roda tiga ini dibekali mesin 200 cc yang dilengkapi radiator dengan kemampuan mengangkut beban hingga 750 kg. Dan khusus roda 3 ini, pabrik telah berencana mengubah mesin menjadi 300 cc, agar mesin mampu menahan bobot yang lebih berat lagi. Manfaat dari motor roda 3 ini sangat banyak dan bisa dimodifikasi menjadi berbagai fungsi mobile.

Ditambahkannya, khusus untuk pengembangan motor roda tiga ini, pihaknya telah menghadirkan tempat perakitan di Kim Star Tanjung morawa, Sumatera Utara. Hal ini dilakukan guna mempermudah proses serta menekan cost (biaya) pengiriman, sehingga harga jual tetap terjangkau ke masyarakat.
Untuk itu produk roda tiga ini sangat cocok digunakan para petani dan pengusaha perkebunan untuk mengangkut hasil panen dan pemupukan tanaman. (smg)

Potensi Sumut Dipresentasikan di London

MEDAN- Potensi yang terkandung di bumi Sumatera Utara (Sumut) akan dipromosikan di negara Pangeran Charles, Britania Raya atau Inggris yang beribukota di London. Beberapa potensi yang rencananya akan dipresentasikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubsu, Gatot Pujo Nugroho di Forum Bisnis Indonesia di London, Inggris antara lain, sektor pertambangan dan energi, peternakan, perkebunan dan perikanan.

“Plt Gubsu dan rombongan bertolak 8 Mei guna kunjungan kerja ke London, Inggris, diperkirakan hingga 14 Mei 2012 mendatang, antara lain menghadiri Forum Bisnis Indonesia tersebut,” jelas Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprovsu), Nurdin Lubis, bersama Kepala Bagian Humas Pimpinan, Keprotokoleran dan Telekomunikasi, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu), Zakaria, di Kantor Gubsu Jalan Diponegoro, Medan, Senin (7/5).

Kesempatan berharga dan kehormatan itu, Gatot juga akan mempresentasikan informasi berbagai peluang investasi di Sumut yang akan ditawarkan, dalam bentuk kerjasama pemerintah dan pengusaha Indonesia  dengan  investor Inggris dan negara-negara lainnya.
Dijelaskannya, untuk sektor pertambangan dan energi yang akan dipresentasikan antara lain, eksploitasi gas alam yaitu pada formasi Anggor dan Sicanggang, berlokasi di lepas pantai Kabupaten Langkat.

Di sektor eksplorasi panas bumi, untuk pembangkit listrik berlokasi di Pusuk Buhit-Danau Toba, Samosir, Tapanuli Utara (Taput), Humbang Hasundutan (Humbahas) dan Toba Samosir (Tobasa).

Sedangkan Pembangunan pembangkit listrik tenaga air  berlokasi di Wampu 4, Bahorok, Langkat.

Yang juga akan dipaparkan tentang eksplorasi tembaga antara lain di Dolok Pinapan di Humbahas; Mardinding di Labuhan Batu; dan Aek Sihayo-Tambangan di Mandailing Natal (Madina). Tambang emas di Aek Sorik; Huta Bargot Julu, Aek Horsik, Aek Bintuas di Madina, serta besi berlokasi di Aek Sorik, Pagaran Siayo dan Patahajang yang juga di Kabupaten Madina.

Untuk sektor peternakan akan ditawarkan proyek peternakan kerbau terpadu dengan industri keju, biogas dan pupuk organik, berlokasi di Kabupaten Samosir.

Untuk sektor perkebunan, akan ditawarkan proyek industri hilir berbasis kelapa sawit, berlokasi di kawasan ekonomi khusus Sei Mangkei, Kabupaten Simalungun.

Untuk sektor perikanan akan ditawarkan proyek pengolahan ikan terpadu yaitu penangkapan ikan, industri pengalengan ikan dan tepung ikan, berlokasi di pantai barat Sumatera Utara.

Dijelaskannya lagi, kehadiran Gatot pada forum strategis tersebut, merupakan undangan resmi dari Indonesian Bussiness Forum for Europe yang difasilitasi oleh Kedutaan Besar RI untuk Kerajaan Inggris dan Irlandia di London.
“Ada empat Gubernur mendapat kehormatan berbicara pada forum ini,” ungkapnya. (ari)

Memasyarakatkan Sistem Ekonomi Syariah dalam Kehidupan

Dari Acara Dialog Interaktif Bersama KAHMI dan HMI se-Tabagsel

Direktur Utama PT Bank Sumut H Gus Irawan Pasaribu SE Ak MM mengajak anggota Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) dan Himpunan Mahasiswa Islam  (HMI) se-Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) untuk sama-sama memasyarakatkan sistem ekonomi syariah.

“Memasyarakatkan sistem ekonomi syariah yang berlandaskan agama Islam, dalam kehidupan sehari-hari,” ajaknya dalam acara dialog interaktif bersama KAHMI dan HMI se-Tabagsel di Hotel Natama Padangsidimpuan, Jumat (4/5) malam.

Gus mengatakan, ekonomi syariah merupakan satu-satunya sistem ekonomi yang  mampu bertahan menghadapi krisis moneter, telah terbukti pada krisis melanda negara-negara Asia, Amerika, dan Eropa dalam dua dasawarsa terakhir.

“Krisis ekonomi melanda Indonesia tahun 1997, dilanjutkan krisis ekonomi Amerika di 2010 dan Uni Eropa 2011. Terbukti krisis itu tak mampu menggoyang sistem perekonomian syariah,” ujarnya.

Menurut Gus krisis ekonomi yang kerap melanda dunia ini sesungguhnya merupakan teguran atau peringatan dari Allah SWT kepada umat manusia. Khususnya umat muslim agar menjalankan kehidupan sesuai dengan syariah.

Dia mengingatkan, sebagai agama rahmatul lilalamin, banyak ajaran ekonomi Islam yang secara langsung dapat mensejahterakan masyarakat, seperti zakat dan infaq yang merupakan satu bentuk rasa saling tolong menolong antara umat berekonomi mampu dengan yang tidak mampu.
“Indonesia merupakan negara terbesar pemeluk agama Islam. Bayangkan jika semuanya taat membayar zakat, maka terkumpul uang sekitar Rp217 triliun dan tentunya dapat mensejahterakan umat,” katanya.

Hanya saja, paparnya banyak yang lupa atau pura-pura lupa untuk membayar zakat maupun berinfaq. Zakat itu seperti pajak, bedanya pajak memiliki sanksi langsung dari pemerintah sedangkan zakat sanksinya dari Allah SWT di kemudian hari.

Gus mengungkapkan, kini negara-negara non muslim tengah giat-giatnya mempelajari sistem ekonomi syariah, terbukti kebal menghadapi krisis ekonomi dunia. Mereka tidak memandang itu sebagai sebuah ajaran  agama, tapi hanya sebatas sistem ekonomi.

“Paus Benediktus XVI yang merupakan pemimpin Katolik, telah menyeru umatnya mempelajari sistem ekonomi syariah. Jadi kita umat Islam malah banyak yang terkesan kurang peduli, padahal sistem ini sudah tidak perlu diperdebatkan lagi karena berdasarkan ajaran Al Quran dan Hadis,” sebutnya.
Dalam kesempatan itu, Gus juga mengatakan jika ia telah mengajak sejumlah da’i di Kota Medan, agar dalam berdakwah mensejajarkan materi akhlakul karimah dengan ekonomi syariah. Karena tanpa ekonomi yang mencukupi akan berat menjalankan akhlakul karimah dalam kehidupan.

“Jika kebutuhan dapur saja sulit dicukupi, bagaimana bisa menerapkan ahlakul karimah dalam kehidupan. Karenanya perlu ada keseimbangan agar bisa menjalankan perintah Allah SWT dengan tenang,” ujarnya.

Sementara Bupati Tapsel H Syahrul M Pasaribu, mengharapkan kiranya dialog interaktif yang mengambil tema, kebersamaan kita mempercepat terwujudnya masyarakat sejahtera dengan ekonomi syariah, dapat menghasilkan banyak kesimpulan yang berguna bagi peningkatan ekonomi umat.
Hal senada juga dikatakan Wali Kota Padang Sidimpuan Drs H Zulkarnaen Nasution melalui Asisten I, Rahuddin Harahap. Dia berharap dialog interaktif jangan hanya jadi sebuah seromonial belaka, tapi menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat.

Sebelumnya Ketua Panitia juga Ketua KAHMI, Parulian Nasution menyebut  dialog interaktif ini digelar untuk meningkatkan silaturahmi antar alumni HMI. Kemudian sekaligus menggugah kepedulian para tokoh membantu mensosialisasikan penerapan ekonomi syariah dalam kehidupan bermasyarakat.
Hadir pada acara yang dipandu M Jusar Nasution dan Mumahhad Asroi Siregar itu, Pimcab Bank Sumut Padang Sidimpuan Hifzan Lubis dan undangan.(ril)
aktivis, pengamat, dan tokoh agama.(ril)

Khawatir Kelelahan

Dapat Jaminan Keamanan, PSMS Berangkat ke Aceh

MEDAN- Manajemen PSMS Medan akhirnya membatalkan niat walk out (WO), kala bertandang ke Banda Aceh pada leg pertama Piala Indonesia, sore ini (9/5). Hal ini menyusul adanya jaminan keamanan dari panitia pelaksana (Panpel) Persiraja Banda Aceh. Selasa (8/5) malam, anak-anak Ayam Kinantan pun telah berangkat ke Banda Aceh melalui jalan darat.

“Kami sudah mendapat jaminan dari Panpel Persiraja dan kami berangkat ke sana (Banda Aceh) sesuai yang kami harapkan,” ungkap CEO PSMS Freddy Hutabarat.

Freddy juga mengaku, surat jaminan masih akan menyusul dikirimkan. “Tapi CEO dan Panpel Persiraja sudah langsung mengontak kami lewat telpon,” ujarnya lagi.

Namun kendala lain muncul. PSMS harus berangkat lewat jalan darat dengan menggunakan satu unit bus. Harus bertanding hari ini (9/5), diprediksi kondisi pemain tak akan dalam performa terbaik. Apa lagi Senin (7/5) lalu, tim baru saja bertanding menghdapi Semen Padang di lanjutan IPL.
“Masalahnya, tidak ada lagi tiket ke Banda Aceh untuk PSMS sampai besok (Hari ini). Karena itu, makanya ditempuh dengan mengendarai bus,” jelas Freddy.

Namun sayang, di pertandingan kontra Persiraja, dua pemain PSMS, Markus Haris Maulana dan Jecky Pasarela tidak ikut mendampingi, karena harus kembali mengikuti seleksi Timnas yang hingga 10 Mei mendatang.

“Jecky dan Markus dipanggil Timnas untuk lanjutan seleksi, makanya tidak dibawa. Tapi, Goran Gancev dan Fadli Hariri akan berangkat bersama tim,” kata sekretaris tim PSMS Heru Prawono.

Di babak penyisihan Piala Indonesia, tim yang bertanding tida diperkenankan bermain dengan empat pemain asing, karena tim divisi utama hanya memiliki tiga pemain asing. Itu pula yang membuat Ahn Hyo Yeon tidak dibawa serta ke Banda Aceh.(saz)

Jaga Kekondusifan Umat

Wali Kota Medan Bertemu dengan Panitia Paskah

Perayaan untuk memperingati hari Paskah di Kota Medan diapresiasi Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM. Pasalnya, perayaan yang dilakukan membawa misi menjaga ketentraman dan kedamaian se sama umat.

Serangkaian kegiatan perayaan Paskah dilakukan umat Katolik di Kota Medan yang ibadah puncaknya dilaksanakan di TD Pardede Hall, Selasa (15/5) mendatang.

Rahudman mengatakan, mendukung sepenuhnya perayaan untuk memperingati hari kebangkitan Yesus Kristus atau Paskah ini akan dipimpin langsung Uskup Agung Mgr Dr AB Sinaga dan akan dihadiri sekitar 7.500 umat Katolik yang ada di ibu Kota Provinsi Sumatera Utara, sehingga serangkaian kegiatan dan ibadah puncak Perayaan Paskah berjalan dengan lancar seperti yang diharapkan.

“Apalagi umat Katolik selama ini selalu mendukung program Pemko Medan, terutama dalam menjaga kekondusifan dengan umat lainnya,” sebutnya saat menerima audiensi dengan panitia Paskah di ruang khusus Wali Kota Medan, Selasa (8/5).

Dia menyebutkan, Kota Medan dikenal sebagai daerah yang dihuni multikulturalisme, dan selama ini selalu aman dan nyaman karena hidup dalam bingkai keharmonisan dan kedamaian

Rahudman mengajak panitia untuk mengambil makna yang mendalam dibalik perayaan Paskah tersebut. Menurutnya ada spirit yang positif menuju proses multiaplikasi, sinergi dan komunikasi yang baik antara Pemko Medan serta masyarakat, khususnya dengan masyarakat Kristiani di Kota Medan.
“Perayaan Paskah merupakan satu wujud dari sikap saling mengasihi, sikap tulus dan ikhlas, prinsip-prinsip ini tentunya menjadi bingkai dasar kehidupan bagi kita semua khsususnya segenap umat Kristiani,” ujarnya.

Dia menyebutkan, Paskah didahului oleh perayaan Jumat Agung, seiring juga dimaknai sebagai perwujudan kemenangan membangun hati dan jiwa yang bersih, demi mewujudkan cita-cita dan tujuan hidup bersama.

Lebih lanjut, dia menyampaikan, kegiatan ini diharapkan bisa membangun keikhlasan, serta dapat mendorong peningkatan iman, sekaligus sebagai simbol keberhasilan dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

“Makna dibalik perayaan Paskah tentunya sangat mendalam, dan perlu direnungkan selalu oleh segenap umat Kristiani, serta diterjemahkan dalam konteks kekinian, terlebih lagi dengan perkembangan situasi akhir-akhir ini,” sebutnya.

Dia mengungkapkan, mewujudkan kekeluargaan sebagai mana pesan dari perayaan Paskah ini sangat dibutuhkan. Melalui perayaan Paskah ini, diharapkan seluruh masyarakat mampu bersama-sama memelihara kerukunan sosial dengan hati yang damai, tulus dan ikhlas serta bertoleransi.
Rahudman juga menyebutkan, perayaan Paskah tahun 2012, sebelumnya telah dirangkai dengan sejumlah kegiatan sosial seperti pengobatan gratis, donor darah yang dinilai cukup bermanfaat bagi masyarakat.

Kegiatan sosial ini cukup menggambarkan tingginya kepedulian umat dalam meringankan beban sesama umat dalam konteks kegiatan keagamaan, dan aksi-aksi sosial yang dilakukan merupakan wujud dari pemahaman akan nilai-nilai keagamaan.

“Ini semua sangat membantu pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan umum, dan pemerintah membutuhkan partisipasi dari seluruh masyarakat guna mendukung proses pembangunan, sekecil apapun partisipasi yang diberikan, karena tanpa ada masyarakat pembangunan tak berarti apapun,” cetusnya.

Di akhir pertemuannya, Rahudman berpesan, dengan perayaan Paskah dapat menjadi momentum perubahan bagi kita semua, baik jajaran Pemko Medan, pemuka agama, dan seluruh masyarakat Kota Medan. Paskah harus dapat artikulasikan sebagai kebangkitan untuk berbuat sesuatu yang lebih baik dari sebelumnya, bisa memajukan Kota Medan serta kemajuan bernegara dan berbangsa. (adl)

Bulatkan Tekad Ciptakan Kedamaian

Ketua Umum Perayaan Paskah Umat Katolik, CP Nainggolan menyampaikan seluruh umat Katolik menyatakan kebulatannya mendukung seluruh program Wali Kota Medan  sekaligus menjaga kota ini tetap aman dan kondusif.

Sebelum  melaksanakan ibadah puncak, CP Nainggolan mengungkapkan pihaknya telah melaksanakan serangkaian kegiatan dalam menyambut Paskah. Salah satunya mengikutkan sekitar 3.000 pelajar SMA dan SMP Katolik untuk menyampaikan kebulatan tekadnya di Lapangan Merdeka bahwa seluruh siswa bebas dari geng motor maupun narkoba.

“Apa yang telah dilakukan pelajar Katolik ini, saya harapkan bisa diambil Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan untuk selanjutnya diterapkan di sekolah-sekolah lainnya di Kota Medan. Hal ini semata-mata dilakukan dalam upaya untuk mendukung Kota Medan tetap aman dan kondusif,” ungkapnya.
Dia mengungkapkan, panitia juga telah menggelar gerak jalan santai yang diikuti sekitar 4.000 siswa dan umat Katolik Kota Medan serta serangkaian kegiatan lainnya.

“Untuk perayaan ibadah puncak  Paskah, kita melaksanakannya di TD Parderde Hall. Perayaan puncak akan dihadiri sekitar 7.500 jemaat dipimpin Uskup Agung Medan AB Sinaga,” bebernya.

Tapi, sebelum ibadah puncak perayaan Paskah dilaksanakan, CP Nainggolan menjelaskan panitia akan melaksanakan lomba paduan suara antar paroki. Diharapkannya, seluruh kegiatan yang dilaksanakan dapat  membangun rasa kebersamaan dalam menciptakan suasana yang kondusif, damai, nyaman di Kota Medan. Artinya bukan hanya damai dengan sesama umat Kris tiani tapi juga dengan umat lain.

“Demi kelancaran seluruh kegiatan, termasuk ibadah puncak perayaan Naskah. Kami berharap kepada Wali Kota Medan mendukung sepenuhnya sekaligus dapat menghadiri perayaan puncak tersebut. Umat Katolik Kota Medan siap mendukung seluruh program wali kota, termasuk menjaga kota ini tetap aman dan kondusif,” tegasnya. (adl)

Plaza Mebel Rubuh, 7 Mobil Remuk

Hujan Deras & Angin Kencang Landa Kota Medan

MEDAN- Hujan deras dan angin kencang yang melanda Kota Medan tadi malam, membuat lalu-lintas macet di berbagai tempat. Sebuah Plaza Mebel Talatex  di Jalan Adam Malik rubuh. Empat mobil tertimpa. Pohon-pohon bertumbangan di sejumlah lokasi dan menimpa 3 mobil.
Enam baliho juga roboh. Pohon tumbang mengakibatkan 13 ruas jalan macet total.

Data dihimpun Sumut Pos, selain puluhan pohon dan 6 baliho yang tumbang, sebuah rumah di Jalan Multatuli juga tertimpa pohon. Sementara plaza mebel yang rubuh di Jalan Adam Malik mengakibatkan seorang anak pun luka tertimpa kanopi. “Tiba-tiba kanopinya jatuh dan menimpa anak saya, Ilham Lubis. Anak saya sudah dirawat,” ungkap Alpen Lubis, warga Jalan Karya.

Alpen menjelaskan, saat itu, dia baru pulang menjemputnya anaknya yang bersekolah di SMK Harapan. Karena hujan deras, dia mengambil inisiatif berteduh di depan Plaza Mebel Talatex tersebut agar tak basah. Tapi naas, gedung plaza yang ada di Jalan Adam Malik itu tidak kuat melawan angin dan hujan deras. Ilham kemudian dirawat di RS Supina Azis.

Tidak hanya Ilham Lubis yang jadi korban, sedikitnya ada empat mobil yang tertimpa kanopi plaza tersebut. Empat mobil yang rusak adalah Innova silver BK 1177 CC, Nissan Juke warna silver BK 1928 QL, Honda Jazz warna silver, dan mobil pick-up warna hitam BK 9115 CJ.

Kepling I, Kelurahan Sekip, Medan Petisah, Dinar (53) mengatakan plaza mebel tersebut baru satu tahun beroperasi. “Saya tak tahu siapa pemiliknya karena pemiliknya jarang bergaul. Untuk yang luka hanya satu orang saat berteduh dan sudah dibawa ke rumah sakit. Pegawainya (plaza mebel) masih ada di dalam satu orang dan saya tak tahu namanya,” jelasnya.

“Sedang berkoordinasi dengan pihak kepolisian mengeluarkan pegawainya. Pegawainya tak bisa keluar karena tak ada jalan keluarnya,” tambahnya.
Kapolsekta Medan Baru, Kompol Donni Alexander SIK saat ditanyai di lokasi kejadian mengaku, dirinya tak mengetahui persis kejadian. “Saya belum bisa pastikan korban dan kerugian, karena saya baru tiba,” ujarnya.

Efek hujan deras dan angin kencang tidak hanya terjadi di Jalan Adam Malik. Di sisi kota yang lain, pohon-pohon pun bertumbangan dan menimpa mobil. Seperti di Komplek Griya Jalan Amir Hamzah Medan, sebuah mobil Panther Biru BK 333 KS tertimpa pohon tumbang. Pun, mobil Nissan Livina BK 1889 QV warna Abu-abu, yang berada tepat di depan gerbang Sekolah Sutomo, Jalan Thamrin Medan, juga tertimpa pohon.

Selain itu, pagar seng di depan gedung baru DPRD Sumut yang belum diresmikan, Jalan Imam Bonjol No 5 Medan, juga tumbang. “Saya baru pulang dari DPRD dan ini masih mutar-mutar. Karena semua jalan macet. Dari Imam Bonjol, Sudirman, Amir Hamzah, Sei Belutu Setia Budi, Thamrin macet total. Semua pohon-pohon di jalan yang kami lalui, bertumbangan,” ungkap Chaidir Ritonga, Wakil Ketua DPRD Sumut kepada Sumut Pos.

Selain kawasan yang disebut Chaidir tadi, pohon tumbang juga terjadi di Jalan Jamin Ginting dan Dr Mansyur. Bahkan tidak hanya pohon tumbang, atap sejumlah rumah makan serta warung-warung kopi di kawasan tersebut sempat beterbangan dan membuat panik para pengunjung. Tidak sampai di situ saja, kawasan Dr Mansyur juga sempat direndam banjir. Kondisi tersebut, membuat arus lalu lintas mengalami kemacetan yang cukup parah.
“Mobil-mobil banyak yang ketimpa pohon tumbang. Tadi seperti angin puting beliung. Macet total. Banjir juga,” ungkap Richard dan Maruli, warga Karya Utama, Kelurahan Polonia, Kecamatan Medan Polonia Medan kepada Sumut Pos.

Pantauan Sumut Pos, arus lalu lintas di Jalan Suprapto juga tersendat. Pasalnya ada satu pohon tumbang dan papan iklan melintang di tengah jalan.  Kondisi serupa juga terlihat di samping rumah dinas Kapolda Sumut Jalan Imam Bonjol Medan dan di Jalan Sucipto, tepat di belakang Rumah Dinas Gubsu.

Terkait kondisi tersebut, pengamat Perkotaan Edy Syahputra Sitepu, MSi kepada Sumut Pos menerangkan, kondisi yang selalu terjadi di saat hujan deras melanda Kota Medan ini, harus benar-benar dipikirkan Pemerintah Kota (Pemko) Medan. Khususnya soal regulasi terkait standarisasi papan iklan yang ada di kota Medan. “Harus ada standar tertentu, harus diperketat, “ katanya.

Menurutnya, jika itu tidak dilakukan, tentu akan menjadi pekerjaan tambahan tersendiri bagi pemerintah setiap ada cuaca ekstrem melanda Medan. “Tentu Pemko tak ingin disebut hanya mengambil retribusi semata, tapi mengabaikan keselamatan warga,” sebut Edy yang sehari-hari adalah Dosen Polmed Medan itu.

Suhu Capai 35 Derajat

Menariknya, dari keterangan pihak Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Sumut/NAD, Pulau Sumatera pada umumnya malah akan panas dalam sebulan ini. Bahkan, suhu mencapai 35 derajat celcius. Akibatnya, ada sekitar 33 jumlah titik api (hotspot) di Pulau Sumatera yang berpeluang besar menimbulkan kebakaran hutan.

Kabid Pelayanan Data dan Informasi BMKG Wilayah I Sumut/NAD, Hendra Suwarta, mengatakan jumlah hotspot terpantau melalui Satelit National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA). Masing-masing titik api berada di Aceh (4 hotspot), Sumatera Utara (9 hotspot), Sumatera Barat (8 hotspot), Riau (2 hotspot) dan selebihnya terdapat di Lampung dan Bengkulu.

“Hari ini (kemarin), dari pengamatan kita pukul 10.00 WIB terakhir, suhu panas mencapai 30,9 derajat celcius di Medan dan ini masih normal. Pengamatan yang dilakukan setiap jam. Jadi belum tahu apakah ada peningkatan suhu panas atau tidak nantinya. Kalau kemarin suhu panas mencapai 34,4 derajat celcius dan ini diluar dari batas normal. Jadi bulan Mei 2012 ini, masyarakat Pulau Sumatera akan merasakan suhu panas yang berkepanjangan bisa mencapai 35 derajat celcius,” katanya, kemarin.

Dengan kondisi ini, lanjutnya, diharapkan masyarakat tidak memicu terjadinya kebakaran. “Dengan suhu panas yang tinggi, diharapkan masyarakat tidak memicu terjadinya kebakaran seperti membuang puntung rokok sembarangan, ataupun membuka lahan dengan cara membakarnya. Kalau tidak ada pemicunya, peluangnya tidak terlalu tinggi,” jelas Hendra.

Disebutkan Hendra, terjadinya angin puting beliung juga patut diwaspadai terutama daerah Pesisir Timur seperti Langkat, Binjai, Medan, Deliserdang, Serdangbedagai, dan Tanjungbalai. “Potensi angin puting beliung cukup tinggi. Seperti yang terjadi baru-baru ini di kawasan Sunggal yang berbatasan langsung dengan Deliserdang,” terangnya.

Selain itu, curah hujan antara rendah dan lebat juga sangat berpotensi. “Misalnya di wilayah Pesisir Barat seperti Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Humbanghasundutan, Tapanuli Selatan dan Mandailing Natal. Namun curah hujannya tidak begitu tinggi. Bahkan bencana longsor terutama didaerah dataran tinggi harus diwaspadai karena biasanya curah hujannya tinggi seperti wilayah Taput, sebagian Simalungun, Dairi dan sebagian Tanah Karo,” tegasnya. (jon/ari/mag-11/mag-10)

Murid v Guru

Atletico Madrid vs Athletic Bilbao

LUAR BIASA partai final Europa League yang berlangsung di Arena Nationala, Bucharest Rumania dini hari nanti. Pasalnya, selain mempertemukan dua tim asal Spanyol, secara kebetulan dua pelatih dari dua tim finalis tadi juga berasal dari negara yang sama, Argentina.

Diego Simeone di kubu Atletico Madrid dan Marcelo Bielsa di pihak Athletic Bilbao adalah dua pria berkebangsaan Argentina yang pernah saling bahu membahu pada gelaran Piala Dunia 2002.

Saat itu Marcelo Bielsa menjadi pelatih tim Tango, sementara Simeone adalah pemain yang menjadi andalan Bielsa digaris tengah permainan. Artinya, partai final Europa League nanti merupakan pertarungan antara murid dan guru.

“Saya dan pelatih muda di Argentina memanggil dia (Marcelo Bielsa) dengan julukan El Prof (Sang Profesor). Dia adalah guru kami. Jadi, kami memiliki hubungan yang sangat baik. Kami sangat menghormatinya. Tapi, di lapangan kami adalah dua profesional. Dia ingin menag, maka saya juga memiliki ambisi yang sama,” ujar Simeone kepada AS.

Namun bukan perkara mudah bagi Simeone untuk dapat mengalahkan sang mentor. Peyebabnya, apalagi kalau bukan pengalaman El Prof yang jelas lebih baik dibanding Simeone yang justru baru bergabung di Atleti pada 23 Desember lalu menggantikan pelatih Atleti sebelumnya Gregorio Manzano .
Coba lihat, sebelum menangani Los Leones (julukan Bilbao), El Prof pernah menangani Espanyol (1998), timnas Argentina (1998-2004) dan Chile (2007-11). Sementara itu Simeone baru beralih status menjadi pelatih usai Tim Tango dikalahkan Inggris dengan skor 0-1 pada pertandingan yang berlangsung 7 Juni 2002.

Nilai lebih Bielsa lainnya adalah kegemarannya menerapkan sepak bola menyerang. Bahkan gaya bermain Atletico Madrid sekarang ini, oleh Simeone diungkap banyak dipengaruhi oleh pola latihan yang diterapkan Bielsa pada Piala Dunia 2002.
“Dia (Marcelo Bielsa) menginspirasi banyak orang. Dia pelatih berkarakter. Karena karakternya itu dia menjelma menjadi sosok pelatih yang hebat,” bilang Simeone.
Selain mengupas perseteruan antara murid dan guru, sesungguhnya ada hal menarik lainnya yang layak diketahui, yakni siapapun yang mampu mengantarkan timnya menjadi juara Europa League tahun ini, maka mereka akan mengikuti jejak pelatih yang baru dipecat Chelsea Andre Villas-Boas,  yang pada debutnya berlaga di kompetisi antara klub Eropa tahun 2011 lalu sukses mengantarkan Porto sebagai juara Europa League.

Selain itu keduanya juga berpeluang menjadi pelatih Argentina keempat yang mampu memenangi tropi di kompetisi Eropa. Sebelumnya, ada tiga pelatih asal Argentina  yang mampu berprestasi di kompetisi Eropa. Ketiganya adalah Luis Carniglia memimpin Real Madrid juara Piala Eropa pada tahun 1958 dan 1959. Selanjutnya Helenio Herrera mengantarkan Inter Milan juara pada tahun 1964 dan 1965. Kemudian Alfredo Di Stefano (Spanyol/Argentina) mengantarkan Valencia juara Cup Winners Cup pada tahun 1980. (jun)