Home Blog Page 13551

Vertonghen Diincar Tottenham

MUSIM ini akan jadi kali terakhir Jan Vertonghen berseragam Ajax Amsterdam. Ke mana Verthongen akan pergi? Ia mengaku sudah diminati Tottenham Hotspur meski tak menampik ada klub lain yang juga tertarik.

Vertonghen kini berusia 25 tahun, sudah memasuki usia matang sebagai seorang pesepakbola. Sebagai seorang bek tengah, ia punya perawakan ideal; tinggi, tegap, tenang, serta dingin—sedingin raut wajahnya. Tak heran kalau kemudian ia menjadi incaran banyak klub besar.

Keberhasilan membawa Ajax jadi juara Liga Belanda dalam dua musim terakhir membuat nilainya makin naik di mata klub peminatnya. Maka Vertonghen sudah mengatakan jika musim panas nanti dirinya akan mencari klub baru.

Tersebut Barcelona, Arsenal dan juga Spurs meminati Vertonghen dengan yang disebut terakhir sudah mendekati secara personal. Bagi Vertonghen ada dua syarat yang diajukan pada klub-klub yang meminati tanda tangannya.

“Saya punya pilihan. Ada sedikit pembicaraan dengan Tottenham, tapi ada klub lain yang tertarik. Bagi saya, penting untuk mendapat kesempatan bermain secara reguler. Saya juga butuh klub yang stabil,” tukas Vertonghen seperti dilansir Soccernet.
“Di Inggris, Anda bisa kian berkembang dengan sepakbola yang baik di sana. Arsenal memulainya dan kini Anda juga bisa lihat klub-klub seperti Newcastle United, Manchester City dan Tottenham Hotspur memainkan sepakbola indah,” pungkasnya. (bbs/jpnn)

Mauricio Pellegrino Besut Valencia

VALENCIA menunjuk Mauricio Pellegrino sebagai entrenador anyar Los Che. Ia ditunjuk untuk menggantikan Unai Emery yang tak akan lagi menjadi pelatih Valencia mulai musim depan.

Emery yang menangani Valencia sejak tahun 2008 memutuskan untuk meninggalkan Mestalla di akhir musim ini. Di musim ini, ia berhasil mengantar Roberto Soldado dkk. mengunci posisi di peringkat tiga dan lolos ke Liga Champions musim depan.

Untuk menggantikan Emery, Valencia menunjuk Pellegrino. Valencia mengikat Pellegrino dengan kontrak selama dua tahun. “Mauricio Pellegrino adalah pelatih baru Valencia untuk dua musim ke depan,” tulis pernyataan di situs resmi Valencia seperti dilansir oleh Reuters.

Pellegrino adalah mantan pemain Valencia pada tahun 1999-2005. Selama berkarir sebagai pemain, pria asal Argentina yang berposisi sebagai bek ini mengantar Valencia menjadi juara La Liga musim 2001/2002 dan 2003/2004 serta satu kali mengangkat Piala UEFA pada musim 2003/2004.
Sebelum ditunjuk sebagai pelatih Valencia, Pellegrino tak punya pengalaman sebagai pelatih kepala sebuah tim. Sebelumnya ia menjadi asisten Rafael Benitez kala menukangi Liverpool (2008-2010) dan Inter Milan (2010). (bbs/jpnn)

Kejutan Tiga Bintang di Jersey Juventus

Juventus meyakini kalau Scudetto musim ini adalah yang ke-30 untuk mereka. Maka Juve pun berencana memasang bintang ketiga di seragamnya musim depan, meski kubu Lega Calcio mengaku belum tahu mengenai kemungkinan itu.

Di sepakbola Italia keberhasilan sebuah klub meraih 10 titel liga akan ditandai dengan sebuah bintang emas yang disematkan di atas logo klub, khususnya di seragam tim. Bintang emas lain berhak didapat setiap kelipatan sepuluh titel selanjutnya.

Musim ini, Scudetto sudah digondol Juve. Klub Turin tersebut meyakini, itu adalah gelar juara Seri A ke-30 dan bukan yang ke-28, menyusul pencabutan dua gelarnya musim 2004/05 dan 2005/06 terkait Calciopoli.

Sehubungan dengan keyakinan tersebut, Bianconeri sepertinya merasa berhak memasang bintang ketiga di kostum mereka musim depan. Setidaknya begitulah indikasi yang dilontarkan oleh Presiden Juve Andrea Agnelli. Agnelli mengisyaratkan akan ada kejutan dalam jersey anyar Bianconeri yang akan dijual di toko-toko musim depan.

“Musim depan, fans Juventus akan menyambangi toko-toko untuk mendapatkan kejutan manis dalam jersey mereka,” kata Agnelli kepada Calciosport24.
“Kami jelas memenangi 30 gelar di lapangan. Hakim mengatakan gelar 2004/05 tidak berpengaruh dan satu lagi gelar 2005-06 tidak diinvestigasi,” imbuhnya.

Besar kemungkinan kejutan yang akan didapat Juventini adalah jersey baru yang hadir dengan tiga bintang di atas logo Juventus yang terletak di bagian dada kiri.

Menyikapi rencana Presiden Bianconeri tersebut, Presiden Lega Calcio Giancarlo Abete mengaku sama sekali belum mendiskusikan hal tersebut dengan Agnelli dan Juventus.

“Jika itu adalah kejutan maka saya juga harus menunggu apa kejutannya. Pagi ini saya sudah menelepon Agnelli, kami belum membahas hal itu, tapi saya mengucapkan selamat kepadanya sehubungan dengan status saya sebagai presiden liga,” beber Abete.
Sementara Bos Inter Milan Massimo Moratti berharap Juventus tidak menciptakan kontroversi baru dengan mencantumkan tiga bintang di kostum mereka musim depan.

Inter yang notabene dihadiahi scudetto 2005/2006 dari Juventus berharap rivalnya itu tidak berbuat hal yang dapat memicu kontroversi baru.(net/bbs)

Kembalikan Kejayaan Juve

Conte Samai Prestasi Lippi dan Trapattoni

Turin- Keberhasilan Antonio Conte membawa Juventus meraih scudetto membuatnya kebanjiran pujian. Mantan pelatih Juventus dan Timnas Italia Marcello Lippi memuji keberhasilan Conte yang mempersembahkan scudetto untuk Juventus musim ini. Menurut Lippi, Conte sudah sukses mengembalikan kehebatan Bianconeri.

Meski sebelumnya tak pernah menangani klub besar, Conte nyatanya mampu menepis segala keraguan yang sempat dialamatkan kepadanya di awal musim. Pria kelahiran Lecce ini mengantarkan Juve merebut scudetto ke-28 tanpa pernah mengalami kekalahan hingga giornata 37.
Conte juga punya kesempatan untuk memberikan gelar ganda kepada Juve. The Old Lady punya kans untuk jadi kampiun di Piala Italia di mana mereka akan bertemu Napoli di final.

“Antonio melakukannya dengan baik. Barangkali ia adalah yang terbaik dibanding yang lainnya,” ujar Lippi seperti dikutip dari Football Italia.
“Beberapa pemainnya sekarang pernah merasakan banyak pengalaman, termasuk yang terburuk, bermain di Seri B. Juventus kini sudah kembali menjadi hebat,” tambahnya.

Keberhasilan Conte memberikan scudetto di tahun pertama melatih Juve membuatnya menyamai prestasi Lippi dan Giovanni Trapattoni. Namun, Lippi tak mau dirinya dibanding-bandingkan dengan Conte.

“Mari tinggalkan kesamaan tersebut. Ini adalah Juventus yang baru, sebuah tim yang sekarang kembali punya mentalitas dan itu berasal dari pelatih mereka,” ujar pria yang memberi lima scudetto untuk Juve ini.

“Selain itu, dia adalah kapten semasa saya melatih Juventus,” tutup Lippi.

Sementara eks rekan setimnya, Alessio Tacchinardi, menilai Conte punya potensi untuk menjadi baik lagi dan bahkan sehebat Jose Mourinho. Dengan sederet prestasi di musim pertamanya bersama Juve dan tanpa modal pernah melatih di klub besar, Conte sudah membuktikan ia potensi menjadi pelatih top di masa mendatang.

Hal ini lah yang diyakini Tacchinardi, rekan setim Conte dari 1994 hingga 2007. Bahkan pria 36 tahun yang pensiun empat tahun lalu itu menganggap Conte akan bisa selevel seperti Mourinho, pelatih Portugal yang selalu merebut titel di liga-liga yang didatanginya.

“Conte, seperti Gianluca Vialli, selalu menjadi pemimpin di lapangan dan pengalamannya sangat dibutuhkan,” tutur Tacchinardi di Football Italia.
“Conte sedang berada di jalur yang tepat untuk menjadi pelatih hebat seperti Mourinho. Tak terkalahkan di kompetisi Italia itu jelas absurd,” tuntasnya.
Pujian serupa datang dari Johan Cruyff yang pernah mengkritik sepakbola Italia. Tapi ia kini tak sungkan memuji gaya sepakbola Juventus dalam meraih Scudetto musim ini. “Juve memainkan sepakbola yang bagus. Mereka menyerang dan menghibur. Kemenangan bukanlah satu-satunya yang penting, gaya bermain juga penting,” kata Cruyff seperti dilansir Football Italia.

“Perjalanan mereka sudah panjang sejak 2006 (saat degradasi ke Seri B) dan kesuksesan ini adalah ganjaran pantas untuk usaha mereka,” lanjutnya memuji.(net/bbs)

PSG Belum Menyerah

PARIS- Ligue 1 adalah liga elite Eropa yang paling belakang mengakhiri musim ini. Journee (pekan) pemungkas digelar pada 20 Mei nanti atau sehari setelah final Liga Champions. Penentuan juara pun, sepertinya, juga bakal ditentukan di hari penghabisan seiring masih sengitnya rivalitas dua kandidat juara, Paris Saint-Germain (PSG) dan Montpellier.

PSG memberi tekanan kepada Montpelier setelah menang dramatis 4-3 di kandang Valenciennes. Hasil itu membuat PSG memuncaki klasemen karena menang selisih gol dari Montpellier.

Tapi, Montpellier berpeluang merebut kembali posisi teratas seiring baru memainkan laga ke-36 di kandang Rennes. Montpellier dituntut menang karena memiliki sisa laga yang lebih berat, salah satunya harus menghadapi juara bertahan Lille, Minggu (13/5).

“Kami tidak hanya berharap rival kami terpeleset. Kami juga harus bisa memenangi dua laga terakhir. Laga melawan Rennes maupun Lorient akan sulit,” kata pelatih PSG Carlo Ancelotti kepada Canal Plus.

Ancelotti yang baru menangani PSG awal Januari lalu itu berharap kembali memuncaki klasemen akan memotivasi pemainnya. “Sekalipun mungkin hanya semalam, menempati peringkat pertama setelah melalui perjuangan sulit adalah luar biasa,” jelas mantan pelatih Chelsea dan AC Milan tersebut.(dns/jpnn)

Juara Champions dan Euro 2012, Robben Pensiun

MUNICH– Arjen Robben berjanji akan gantung sepatu jika juara Liga Champions dan Euro 2012. Ia mengeluarkan pernyataan sekaligus peringatan ini untuk klub dan negaranya.

“Dua tahun lalu, saya telah berjanji kepada istri dan ibu saya untuk berhenti bermain sepakbola jika saya memenangkan Liga Champions dan Euro 2012,” ujar Robben, seperti dilansir Goal.com, Senin (7/5).

Pemain sayap Bayern Munich ini mengisyaratkan untuk mengakhiri kariernya lebih awal jika ia memenangkan penghargaan tertinggi musim ini. Dia juga siap kehilangan gelar DFB-Pokal jika Munich menang atas Chelsea di Liga Champions.

Robben mengklaim, tujuan utamanya untuk Bayern Munich adalah meraih gelar pada kompetisi paling bergengsi di Eropa di bulan ini, meskipun The Bavarian akan menghadapi Borussia Dortmund dalam laga final DFB-Pokal, Sabtu (12/5).

Pemain berkebangsaan Belanda ini memang tegas mengatakan, gelar Liga Champions merupakan hadiah terbesar dalam sebuah petandingan sepakbola. Namun, saat ini ia mengaku sedang fokus untuk melawan sang kampiun Bundesliga terlebih dahulu.

“Apakah saya fokus di final Liga Champions? Tidak. Pertandingan itu memang target terbesar, namun kami harus fokus menghadapi Dortmund di final DFB-Pokal terlebih dahulu. Kami akan mengerahkan seluruh tenaga untuk itu,”ujar Robben.(net/bbs)

Dekat Kantor PLN Lampu Jalan Tetap Mati

081397680xxx

Pak Wali Kota yang terhormat. Saya warga Tuntungan mau tanya kenapa lampu jalan sepanjang Jalan Simpang Pos sampai Tuntungan dalam mati semua. Tolong Pak padahal di Tuntungan ada kantor PLN, ada kantor BPK, bagaimana itu Pak Wali Kota? Atau karena banyak cafe tuak, jadi supaya nggak kelihatan. Tolong tindakanya Pak.

Buat Laporan Tertulis ke Kecamatan

Terima kasih atas informasinya. Untuk hal ini, disarankan kepada Masyarakat agar membuat laporan tertulis ke kecamatan. Dari sana nanti pihak kecamatan akan meneruskannya ke dinas terkait, dalam hal ini Dinas Pertamanan agar ditindaklanjuti.

Budi Haryono
Humas Permko Medan

Pindah Domisili Lintas Kecamatan

088261733xxx

Yth Bpk Wali Kota Medan. Berapa biaya pembuatan surat pindah domisili antar kecamatan. Terima kasih.

Urus Surat Pindah Domisili, Gratis

Terima kasih. Untuk mengurus surat pindah domisili antar kecamatan ini sama sekali tak dipungut biaya apa pun. Cukup membawa surat pengantar dari lurah ke kantor kecamatan asal. Setelah itu kecamatan akan mengeluarkan surat pindah untuk kecamatan domisili yang baru. Kemudian, warga melapor ke kepling yang baru untuk diteruskan ke kelurahan dan mengeluarkan surat pengantar ke kecamatan.

Darussalam Pohan
Kadis Pendudukan dan
Catatan Sipil Kota Medan

Rossi-Burgess Masih Dipercaya

BOLOGNA – Memasuki tahun keduanya bersama Ducati, Valentino Rossi dan mekanik andalannya, Jeremy Burgess belum mampu memberikan kontribusi maksimal. Meski begitu, pihak Ducati menegaskan masih percaya penuh kepada kedua sosok tersebut.

Kubu Ducati sempat optimistis ketika musim lalu sukses memboyong Rossi dan Burgess ke Bologna -markas Ducati-. Track record Rossi dan Burgess yang selalu mampu memberikan gelar juara di tiap tim yang dibelanya (contoh: Honda dan Yamaha), menjadi alasan utama perekrutan ‘dua sejoli’ tersebut.
Namun harapan Ducati berbading terbalik dengan fakta di lintasan. Rossi dan Burgess yang diberikan kepercayaan penuh untuk merombak desmosdici andalan Ducati, justru gagal memberikan sentuhan emasnya.

Desmosedici GP11 yang jadi andalan Rossi dan Nicky Hayden sepanjang musim lalu, tak juga mampu menandingi kecepatan Yamaha dan Honda. Alhasil, Rossi pun tak sekalipun mampu memenangi balapan sepanjang musim lalu.
Nah, di musim ini situasi tersebut kembali berlanjut. Di tiga seri awal musim 2012, The Doctor belum juga mampu membuat GP12 -paket baru Ducati- mampu tampil kompetitif.

Bahkan prestasi terbaik Rossi di tiga seri perdana musim ini hanya menempati urutan tujuh (bersaing dengan tim satelit), pada seri terakhir di Sirkuit Estoril, Portugal.

Menyikapi problematika ini, kubu Ducati mencoba tenang. Di tengah isu keretakan tim dengan Rossi, Direktur teknik Ducati Filippo Preziosi menyatakan bahwa hingga kini pihaknya masih memberikan kepercayaan penuh kepada Rossi dan Burgess untuk memperbaiki performa Ducati.

“Sudah jelas, kami ingin memberikan motor yang cocok untuk Valentino (Rossi), karena kami yakin bila Rossi sudah cocok dengan performa motor, maka pembalap lain juga akan cocok dengan motor tersebut,” tutur Preziosi, dikutip situs resmi MotoGP, Selasa (8/5).

“Kami terus mengikuti saran yang diberikannya (Rossi). Tentu, kami terus mencoba untuk memberikan yang terbaik sesuai kapabilitas kami. Namun, saat ini kami belum mampu membuat motor tampil lebih cepat dari Honda,” sambungnya.

“Kami  juga memberikan kebebasan 100 persen kepada Jeremy (Burgess) dan Rossi untuk menentukan settingan terbaik. Jadi, tugas kami saat ini adalah mensuplai materi yang mereka butuhkan,” imbuhnya.

“Kami bisa memberikan masukan terkait ide yang kami miliki, tapi keputusan akhir akan ditentukan oleh Jeremy setelah terlebih dulu berdiskusi dengan Valentino,” pungkasnya. (bbs/jpnn)

Mobil Damkar Meledak, 54 Terbakar 1 Tewas

Terjadi saat Memadamkan Api di Kios Bensin Eceran

TANAHDATAR-Satu unit mobil pemadam kebakaran (damkar) Tanahdatar meledak saat memadamkan api satu unit tangki Pertamina di Jorong Padang Datar, Nagarin Pagaruyung, Kecamatan Tanjung Emas Tanahdatar, Senin (7/5) sekitar pukul 18.30 WIB.  54 orang mengalami luka bakar, seorang diantaranya bernama Iswandi tewas.

Empat orang di antaranya mengalami luka bakar serius, saat ini dirawat di RS Achmad Muchtar Bukittinggi. Sedangkan 49 orang lainnya masih ditangani di RS M Hanafiah Batusangkar.
Kapolres Tanahdatar, AKBP Teguh Trisasongko yang dihubungi Padang Ekspres (Group Sumut Pos) tadi malam, mengatakan kejadian berawal ketika pukul 18.30 WIB saat pemilik kios Pertamini (tempat menjual bensin eceran), Gusmeri (41) mengisi bensin ke dalam tangki Pertamini. Saat sedang mengisi bensin tersebut, anak Gusmeri datang membawa lilin yang sedang menyala. Bensin pun menyambar api itu. Akibatnya, Pertamini terbakar.

Mobil pemadam kebakaran kemudian meluncur ke lokasi dan melakukan pemadaman dengan menyemprot tangki minyak yang sudah terlanjur berisi bensin tersebut. Ratusan warga berbondong-bondong menonton aparat Damkar, memadamkan api. Warga berlindung di balik mobil damkar mengira lebih aman saat menyaksikan peristiwa kebakaran itu.

“Karena kondisi lokasi kebakaran berada di ketinggian, menyebabkan bensin ikut mengalir bersama air saat disemprot mobil Damkar dari bawah. Saat itu, mesin mobil damkar masih hidup. Begitu aliran bensin sampai di bawah mobil damkar, tiba-tiba mobil meledak dan menyambar warga yang menonton,” ujar Teguh.

Pihak polda juga mengumpulkan keterangan saksi-saksi yang berada di lokasi kebakaran, termasuk mengamankan pemilik kios pertamini, Azwardi. “Musibah ini sangat luar biasa. Kejadiannya begitu cepat. Tak ada semua yang menduga bisa berakhir seperti ini,” ujar AKBP Teguh.
Sementara itu, Humas Pertamina wilayah Sumbar, Suroto mengatakan Pertamina tidak pernah mengizinkan kepada masyarakat untuk menjual BBM secara eceran, karena akan menimbulkan faktor resiko tinggi, kebakaran. “Kita juga tidak tahu masyarakat memakai nama Pertamini itu,” kata Suroto ketika dihubungi Padang Ekspres, tadi malam.

Iswandi yang menjadi korban kebakaran mobil damkar meninggalkan istri dan empat anak yang masih kecil. Korban meninggal sekitar pukul 23.45 WIB di RSU Hanafiah Batusangkar. Korban mengalami luka bakar 75 persen.

Bima Asman, kala itu masyarakat berbondong-bondong datang melihat lokasi Pertamini yang terbakar. Satu unit mobil damkar terlihat  berdiri tak jauh dari lokasi Pertamini. Salah seorang petugas damkar menyemprotkan air ke Pertamini, sehingga air dan minyak yang masih tersisa di dalam tabung Pertamini mengalir ke jalan. Tak  lama, terlihat  percikan api dari belakang mobil. Dalam waktu hitungan detik, terdengar suara dentuman keras dan api menyambar masyarakat. (ayu/jpnn)