30 C
Medan
Friday, April 17, 2026
Home Blog Page 13615

Medan-Singapura Rp359 Ribu

JAKARTA- Mandala Airlines kembali membuat gebrakan di dunia aviasi Indonesia. Hal ini dibuktikannya  dengan membuka rute penerbangan internasional pertamanya Medan menuju Singapura sejak 20 April kemarin.

“Penerbangan perdana ini menjadi sebuah tonggak bersejarah, karena merupakan penerbangan internasional pertama Mandala Airlines sejak penerbangannya kembali pasca 27 Maret 2012,” ujar Presiden Direktur Mandala Airlines Mike Coltman. Menurut dia, debut rute domestik Mandala Airlines dari Jakarta ke Medan yang lepas landas pada 5 April 2012 lalu, total penerbangannya 12 kali setiap minggunya.  “Ekspansi maskapai ini terus berlanjut, menghubungkan ibukota Sumatera Utara, Medan menuju Singapura 7 kali seminggu,” kata Mike Coltman.

Dikatakannya penerbangan langsung dari Medan ke Singapura ini memungkinkan wisatawan untuk melakukan perjalanan bolak-balik antara kedua destinasi dengan lebih nyaman dan dengan harga yang terjangkau.

“Mandala Airlines senang bisa kembali melayani masyarakat Indonesia, dan model bisnis berbiaya rendah, kami akan menyediakan lebih banyak pilihan bagi konsumen untuk terbang secara aman dan terpercaya dengan harga yang bersaing,” ujar Mike Coltman.

Mike Coltman berkomitmen untuk memberikan wisatawan bisnis dan rekreasi konektivitas yang lebih baik pada kedua rute domestik dan internasional dengan harga yang menarik.

“Jadi nantikan saja pengumuman kami berikutnya,” jelas Mike Coltman.

Tiket Medan ke Singapura sudah tersedia dengan harga promosi spesial, mulai dari Rp359.900 (sekali jalan, sudah termasuk semua biaya dan tanpa ada fuel surcharge), untuk tanggal penerbangan dari dibukanya rute ini sampai dengan 27 Oktober 2012.  Periode pemesanan untuk promosi ini adalah dari 20 sampai 25 April 2012. Tiket untuk rute Jakarta-Medan, Jakarta-Kuala Lumpur dan Jakarta-Singapura juga sudah bisa didapat. Bagi yang berminat dapat memesan tiket di situs web Tiger Airways, www.tigerairways.com. (ila)

Bank Jerman Puji Progres Bank Sumut

MEDAN- Bank terkemuka di Jerman Sparkassen Bank, memuji kinerja Bank Sumut sebagai Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang paling progresif menjalankan program pemberdayaan usaha mikro. Hal ini ditandai dengan program skim Kredit Mikro Sumut Sejahtera (KMSS) II.
Sebagai bentuk apresiasinya, Sparkassen Bank menjalin kerjasama dengan Bank Sumut.

Selain dengan Bank Sumut, kerjasama juga akan dilakukan antara SBFIC (Saving Banks Foundation for International Cooperation) selaku lembaga Internasional pemberdayaan perbankan di bawah naungan Sparkassen Bank dengan dua BPD lainnya, yakni BPD DIY dan Bank Kalbar.
Hal itu diungkapkan Princival Advisor SBFIC Michael Kuehl saat bertemu dengan Dirut Bank Sumut Gus Irawan, Rabu (18/4) lalu, di Gedung Kantor Pusat Bank Sumut, Jalan Imam Bonjol Medan.

Sementara Gus Irawan Pasaribu didampingi Pindiv Kredit Hadi Sucipto, Pindiv Pendidikan Divisi SDM M Zaini dan staf Humas Sekratariat Direksi Bank Sumut Erwinsyah.

“Bank Sumut memiliki program kerja mikro dan inilah yang membuat kami ingin melakukan kerjasama dengan bank daerah itu. Kerjasama ini, merupakan lanjutan dari kerjasama pada November 2010 dan akan dimulai pada Juni 2012,” ungkap Michael didampingi Aryono, Konsultan Independen SBFIC.

“Mengapa diperpanjang? Karena kami melihat penyaluran kredit ke mikro dari Bank Sumut cenderung meningkat,” tambahnya.
Selain kerjasama mikro, lanjut Michael, untuk masa depan pihkanya juga bekerjasamna di divisi pendidikan. Dia mengatakan, SBFIC akan mengirimkan tenaga pendidik untuk melaksanakan pelatihan kepada SDM PT Bank Sumut agar lebih handal dalam mengembangkan dan memajukan satu-satunya bank daerah di Sumut.

“Kami akan mengirimkan akademisi untuk melatih SDM Bank Sumut. Dengan demikian Bank Sumut nantinya bisa melakukan share ke bank daerah lainnya seperti Bank Kalbar,” ujarnya.

Sementara itu Dirut Bank Sumut Gus Irawan Pasaribu mengatakan Bank Sumut memiliki program lanjutan dari Kredit Sumut Sejahtera (KSS) II yang sebelumnya sudah diluncurkan program KSS I.

Gus mengatakan saat ini AO KSS II sudah berjumlah 74 orang, debitur 2.599 orang, baki debet Rp54,4 miliar dan total realisasi kredit Rp71 miliar.
Program ini sudah tersebar di 73 unit kantor yang tersebar di Medan dan Sumut. “Pada Mei nanti petugas AO KSS II sudah disiapkan untuk seluruh unit Bank Sumut,” jelas Gus Irawan.

Sementara Pindiv Kredit Hadi Sucipto menuturkan, agar komunikasi berjalan dengan lancar, pihak SBFIC berencana akan berkantor di Bank Sumut. (saz)

Clas Mild Peduli Teknologi

MEDAN-Clas Mild Mild bekerjasama dengan Himpunan Mahasiswa Mesin Institut Teknologi Medan (ITM), menggelar acara Demotech 2012 dengan tema ‘Technology of Art’ dari Tanggal 16 s/d 21 April.

Kegiatan yang setiap tahun diselenggarakan ini, mengajak masyarakat khususnya dikalangan civitas akademika untuk peduli terhadap perkembangan teknologi.

Adapun serangkaian yang dilaksanakan di kampus ITM Jalan Gedung Arca, Medan adalah lomba kopetensi se-Sumatera Utara, Pelatihan Autocad se-kota Medan, Pameran Karya Ilmiah 10 HMJ/ ITM, kuliah umum tingkat nasional bersama Dr. Masrijal (Staf Ahli Pangan dan Pertanian dan Ristek RI).
“Puncak dari rangkaian acara Demotech 2012 adalah Gebyar Musik diikuti 14 band peserta pada, Minggu 21 April 2012.

Dimeriahkan oleh band-band dari ITM antara lain Toldo, Funeral Thrist, D’Zivou, Anarko, Merah Hitam, Terastaman, dan Froletar,” Ketua Panitia acara, Try Hermawan, kemarin.

Diharapkannya, kegiatan ini perlu mendapatkan perhatian dari pemerintah untuk dapat terus dikembangkan. Dimana, daya saing perkembangan teknologi di Indonesia dengan negara lain sudah sangat jauh berbeda.

“Kita sudah banyak ketinggalan dengan perkembangan teknologi mesin.

Dimana, Indonesia saat ini hanya menjadi sebagai konsumen saja. Tidak pernah negara kita menciptakan suatu teknologi yang berdaya saing maju untuk mengimbangi negara lain,” ucapnya.

Sementara, Sulianto selaku Branch Manger Clas Mild cabang Medan didampingi Edi Agustin selaku Sales & Promotion Supervisor terus terus mendukung kegiatan-kegiatan positif yang dilakukan oleh kalangan Civitas Akademika untuk berkreasi dan berekspresi, dan sesuai dengan Tag Line Clas Mild Talk Less Do More.

“Clas Mild akan memberikan inspirasi kepada para Mahasiswa untuk  menggali potensi dan menuangkan minat dan bakat kedalam sebuah kegiatan yang positif,”ujar Sulianto yang langsung turun kelokasi.(adl/*)

Lalat Buah Jadi Penghambat Ekspor Jeruk

MEDAN- Hingga saat ini jeruk asal Berastagi Sumatera Utara belum bisa menembus pasar ekspor. Hal ini disebabkan kualitas juruk yang belum maksimal. Penyebabnya dikarenakan serangan hama lalat buah dan tidak seragamnya produksi jeruk setiap musim panen.

Pelaksana Tugas BBI Kutagadung Berastagi Jonni Akim Purba mengatakan, komoditas jeruk asal Tanah Karo yang merupakan daerah sentra pertanian hortikultura memang belum mendapat minat dari pasar luar. Padahal petani lokal mampu memproduksi jeruk berkualitas tinggi sesuai yang diinginkan, asal harga jual menguntungkan petani.

“Selama ini jeruk kita masih dijual ke pasar domestik seperti ke Medan, Pekan Baru, Batam dan Jakarta. Kalau dari luar negeri permintaan ada saja, tapi produksi kita belum sesuai dengan yang diinginkan pasar,” ujarnya kepada wartawan di Medan, Senin (23/4).

Dikatakannya, kualitas produksi jeruk lokal belum sesuai yang diinginkan pasar ekspor seperti besar dan warna buah yang tidak seragam atau jauh berbeda dengan produksi jeruk dari luar negeri.

Ditambahnya lagi, tanaman jeruk lokal masih mengenal musiman sehingga membuat produksi tidak dapat berkesinambungan.
“Buah dan warna nya tidak seragam. Ini membuat kita tidak sanggup menjual buah yang sesuai baik jumlah dan jumlah produksi ke pasar luar,” ucapnya.
Kendala lainnya, tambah Akim, serangan hama lalat buah membuat jeruk tidak bagus dalam penampilan dan produksinya yang menurun. Dimana serangan hama ini merupakan momok menakutkan untuk petani lokal, karena pengendalian serangan tersebut membutuhkan biaya tinggi dan perhatian ekstra dari awal tanam hingga pasca panen.

Menembus pasar luar atau menghasilkan buah sesuai yang diinginkan pasar luar ini, kata Akim tidak terlalu sulit untuk petani, asalkan harga jual tinggi dan pemasaran yang jelas.

Karena, petani untuk mendapatkan produksi berkualitas harus menambah modal 1,5 kali lipat dari biasanya yang mencapai Rp 70 juta per hektar. “Biaya tambahan itu untuk pengendalian hama, bibit dan perawatan lainnya sehingga buah yang dihasilkan seragam dan sesuai yang diinginkan pasar,” jelasnya.
Selain pengendalian serangan hama lalat buah ini, ia juga menyatakan, tanaman jeruk yang sudah tua atau tidak berproduktif dengan usia rata-rata 20 hingga 25 tahun harus segera diremajakan. Karena sekitar 25 persen dari total luas areal tanaman jeruk di Tanah Karo sekitar 2.000-an hektarnya tidak produktis lagi sehingga produksi buah tidak maksimal.

Untuk itu, pihaknya melakukan kerjasama dengan para penangkar benih jeruk yang sudah dilakukan sejak satu tahun belakangan.  Petani jeruk di Berastagi, Sadrah menyatakan, produksi jeruknya masih menembus pasar domestik dengan harga jual mengikuti mekanisme pasar. “Harga saat ini Rp7.000/kg, ini memang tinggi dan hanya bisa dijual ke Sumatera hingga Jawa. Kalau ke luar negeri belum ada yang pesan dan kita tidak sanggup memenuhi keinginan pasar tersebut,” akunya.(ram)

Konflik Nikita dan Jenny Cuma Settingan?

Tidak hanya Dewi Persik dan Julia Perez yang berseteru. Kejadian nyaris sama kini berulang pada Nikita Mirzani dan Jenny Cortez. Meski tidak sampai kontak fisik, mereka mulai perang kata-kata gara-gara syuting bareng di film Pocong Kuntilanak Roxy yang diproduseri Shanker.

Konflik ini mulai tercium saat acara syukuran pasca syuting film itu Rabu (18/4). Saat itu, Nikita terlihat langsung meninggalkan lokasi acara begitu Jenny tiba.

“Itu bukan mau ngehindarin dia (Jenny). Tapi Niki sudah ngantuk, karena paginya juga habis ada acara,” cetus Niki, saat dihubungi, akhir pekan lalu.
Belakangan ada oknum yang sengaja mendramatisir kejadian tadi hingga terbentuk sebuah cerita bahwa Nikita sedang musuhan dengan Jenny. Ini tak lain untuk kepentingan publikasi film tersebut.

“Ada orang yang ngomong di depan wartawan kalau Niki pergi karena menghindari Jenny. Kayak mau bikin settingan gitu,” ungkap Niki.
Meski begitu, Nikita terkesan ikut terlibat settingan tersebut. Ia menuduh Jenny memojokkan dirinya. Awalnya, permasalahan dimulai di twitter. Jenny saat itu men-tweet soal high heels yang digunakannya kala syuting film. Namun, menurut Nikita, Jenny salah mengeja kata itu.

“Dia maki-maki saya, karena Niki nggak mau cari masalah jadi Niki diem aja, eh malah dia yang kepanasan aja, dia ngata-ngatain Niki,” keluhnya. Niat Nikita memberitahu kata yang benar malah dibalas Jenny dengan emosi. Namun Nikita enggan meladeni kata-kata balasan dari Jenny.

“Siapa sih yang kenal Jenny Cortez? Karena foto syur? Coba deh dijejerin sama foto-foto aku, beda jauh lah,” sindir Nikita. “Kalau aku mah dicari karena foto-foto itu. Dia sih sampe gelar press-con segala,” lanjutnya dengan nada menyindir.

Sebaliknya, Jenny merasa perselisihannya dengan Nikita tak harus dibesar-besarkan. Tapi tetap saja dia malah balik tuduh Nikita di balik perselisihan yang bakal membesar ini.

“Dia yang mulai, aku cuma nulis status, dia malah mention yang jatuhin aku. Norak dia,” tegas Jenny.  Jenny pun enggan mempermasalahkan hal itu lebih lanjut. Artis yang kerap tampil seksi itu mengaku santai meski Nikita membuat pernyataan yang menyudutkannya.

“Aku mah orangnya santai aja, sabar aja. Males ikut-ikutan sewot juga,” tandasnya. Entah siapa di antara Nikita dan Jenny yang benar. Yang jelas, keduanya berstatus artis pendatang baru. Mereka pun kerap tampil seksi dan kesandung kasus foto syur. Nikita beberapa kali kedapatan pose bugil. Jenny pun demikian. Beberapa kali dia topless dan dokumentasi foto itu disengaja atau tidak tersebar di internet. Nikita pun menilai adanya unsur persaingan di balik perselisihannya dengan Jenny.  (rm/jpnn)

CSR Perusahaan Harus Tepat Sasaran

MEDAN- Analis Implementasi Corpoorate Social Responsibility (CSR), Universitas Indonesia (UI) Zulkarnain Sitompul menilai, sejumlah CSR di Indonesia termasuk di Sumatera Utara (Sumut)  masih belum maksimal menyentuh stakeholder.

Padahal, CSR merupakan tanggung jawab moral  perusahaan terhadap lingkungan sekitar perusahaan.

“Selain itu CSR yang dilakukan oleh perusahaan melalui kegiatan sosial memperlihatkan komitmen moralnya untuk tidak melakukan kegiatan-kegiatan bisnis tertentu yang dapat merugikan kepentingan masyarakat luas. Serta, yang terpenting adalah CSR tersebut sebagai sarana untuk menjalin hubungan dengan masyarakat, dalam upaya menciptakan iklim sosial dan politik yang lebih aman, kondusif dan menguntungkan,” ujar Zulkarnain ketika menyampaikan materi dalam seminar bertema pengalaman-pengalaman dan Implementasi CSR, di Kampus Pasca Sarjana Universitas Medan Area (UMA), kemarin.

CSR atau tanggung jawab sosial bilang Zulkarnain, merupakan komitmen bisnis untuk memberikan kontribusi pembangunan ekonomi yang berkelanjutan, bekerjasama dengan para pegawai, komunitas lokal, dan masyarakat luas untuk meningkatkan kualitas hidup bersama.

“Justru di negara-negara maju, CSR telah berkembang menjadi etika bisnis yang begitu penting dan memberikan tekanan bagi perusahaan-perusahaan untuk mengimplementasikannya, dimana dengan implementasi tersebut banyak perusahaan yang memperoleh keuntungan karena melalui CSR itu dapat dijadikan untuk menarik investor,” tegasnya.

Hanya saja di Indonesia tanpa terkecuali di Sumut, masih banyak perusahaan-perusahaan yang belum menganggap CSR itu penting, dan memandangnya sebagai suatu kewajiban belaka.

“Saat ini kewajiban untuk mengimplementasikan CSR telah diatur dalam UU Nomor 40 tahun 2007 dan UU No 25 tahun 2007 tentang Penanaman Modal, dimana didalamnya terdapat adanya pemberian sanksi bagi perusahaan yang tidak implementasikan CSR,” pungkasnya.

Sementara, Analis CSR Universitas Sumatera Utara (USU), Bismar Nasution mengatakan, CSR sering dijadikan kegiatan gaya-gayaan oleh perusahaan.
Dimana, saat ini banyak perusahaan yang bangga melaporkan kegiatan yang telah dilakukan untuk meningkatkan kualitas masyarakat dan menjaga lingkungan.

“Saat ini, hiruk pikuk CSR oleh perusahaan hanya dijadikan gaya-gayaan yang dilaporkan oleh perusahaan bukan lagi prilaku terhadap stakeholdernya. Dimana fakta di lapangan, banyak laporan CSR yang dilakukan oleh perusahaan tidak sesuai dengan manfaat yang diterima masyarakat, “ujarnya.
Kegiatan seminar yang dibuka oleh Direktur Pascasarjana UMA Prof Dr Retno Astuti itu turut dihadiri Wadir Kemahasiswaan Muazzul SH MHum. (uma)

Sexy Housewife

Permainan seksual alias sexual game memang banyak variasinya. Jika suatu saat Anda kehabisan ide  melakukan permainan seks bersama pasangan, berikut ini ada game seks yang bisa Anda mainkan.

Permainan seks kali ini  dimeriahkan dengan kehadiran kostum. Permainan seks yang satu ini dinamakan sexy housewife. Sebuah game yang dimainkan oleh Anda dan pasangan sebagai variasi acara bercinta.

Pastinya, Anda terlebih dahulu harus menyediakan kostum pekerja rumah tangga yang seksi. Nantinya, Anda akan berlagak layaknya seorang istri seksi yang tengah sibuk dengan urusan rumah tangga.

Tidak ada aturan baku mengenai permainan ini. Hanya, Anda harus menyediakan kostum seksi dan peralatan sederhana untuk pekerjaan rumah tangga, misalnya sapu kecil. Permainan ini bisa dilakukan di rumah Anda, di dapur, ruang tamu ataupun di ruang tidur Anda. Lakukanlah permainan ini, jika tak ada orang lain di dalam rumah.

Memulai permainan, Anda bisa berlagak sibuk membersihkan rumah dengan alat yang ada, tapi dengan aksi yang mengundang gairah. Pusatkan gerakan Anda pada eksploitasi bagian-bagian sensual seperti bokong dan dada.

Intinya, Anda mengambil posisi dan gerakan yang bisa menonjolkan keseksian tubuh Anda. Dari sinilah awal permainan ini bermula. Minta pasangan Anda mengamati gerak dan sikap Anda. Perlahan, pasangan Anda bisa menggoda Anda dengan colekan dan rabaan di saat Anda tengah bekerja. Permainan ini bisa diakhiri dengan melakukan hubungan seks.

Namun, lakukan hubungan seks tanpa harus melepas kostum atau busana yang Anda kenakan. Karena itulah, usahakan pilih kostum yang simple. Posisi seks pun, harus disesuaikan dengan permainan.

Ada beberapa posisi seks yang sangat baik untuk dipadukan dengan permainan ini, seperti standing doggy, dan sitting position.  Coba lakukan permainan ini dengan versi Anda sendiri. Sebab, permainan ini memang bisa berkembang menurut versi setiap pasangan.  (bbs/net)

Kader PKS Naik 90 Persen

MEDAN- Pertumbuhan kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Medan terus mengalami peningkatan mencapai 90 persen. Kondisi ini menunjukkan semakin membaiknya minat masyarakat terhadap partai ini.

“Jadi kader itu tidak mudah, jadi simpatisan itu cukup mudah. Karena, untuk menjadi kader cukup banyak yang harus dilalui,” terang Ketua DPD PKS Medan Arifin Azhar, disela-sela acara Milad PKS ke-14 di Taman Sri Deli, Minggu (22/4).

Disebutkannya, saat ini kader partai tersebut sudah mencapai 5.300-an dari sebelumnya sekitar 3.000-an. “Ada penambahan dan sekarang targetnya 4.200-an untuk kader 2012,” katanya.

Berdasarkan Mukernas yang baru-baru ini dilaksanakan di Medan, sampai saat ini hal tersebut belum dilakukan evaluasi. Bahkan, pertumbuhan kader ini sebutnya, menjadi salah satu upaya untuk memenangkan Pilgubsu yang akan di gelar 2013 mendatang.

Dari pertumbuhan tersebut, terangnya, dapat menjadi gambaran, bahwa masyarakat Medan ini, cukup besar penerimaannya terhadap PKS. “Walaupun ada isu-isu terkait PKS secara nasioanl, atau yang lainnya, ternyata tidak mempengaruhi apa yang dikatakan masyarakat,” katanya.

Ke depan, pihaknya berharap simpatisan dan dukungan yang makin besar ini, bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya. Termasuk dalam mengusung sebaik-baiknya calon yang diusung partai menjadi orang nomor satu di Sumut. “Kita akan memperjuangkannya mati-matian,” tegas Arifin.Sementara itu, Wakil Wali Kota Medan Dzulmi Eldin dalam sambutannya, PKS ini memiliki kontribusi dalam mengembangkan demokrasi di Indonesia. Selain itu, dia mengharapkan ke depan agar peran dari partai ini dapat ditingkatkan.

“Peran dan dukungan semua elemen diharapkan dapat ditingkatkan,” harap Eldin yang menyakini partai ini akan memberikan dukungannya untuk memajukan Kota Medan.

Sementara itu, Ketua Panitia Milad PKS ke-14, Salman Alfarisi mengatakan, kegiatan yang digelar ini bertujuan untuk mengajak masyarakat bergembira. Karena kegiatan yang dilakukan mayoritas menyentuh kebutuhan masyarakat, seperti, pasar murah dengan menyiapkan 4.000 paket sembako di 21 kecamatan. (ari)

Teknik Shading untuk Make Up Glamour

Tampil di mana saja,  pada umumnya para wanita ingin selalu tampil menarik. Mulai dari berpakaian hingga tata rias wajah. Nah, tata rias wajah ini yang selalu menjadi masalah bagi para wanita. Terutama pada bagian wajah yang memiliki kekurangan, seperti pipi cubby atau temben dan hidung yang tidak mancung.

Sebenarnya, untuk menguasai tekhnik merias wajah ini, seorang wanita cukup mengetahui bentuk wajah, warna kulit, dan kekurangan pada wajah. Dasar ini yang kurang dipahami oleh kaum hawa, sehingga tata rias wajahnya menjadi norak. “Satu lagi yang harus dipahami, jenis kulit si wanita. Apakah berminyak atau tidak. Kalau berminyak pilih alat kecantikan yang tidak mengandung minyak. Agar tata rias wajah tetap awet,” ujar  trainer dari Mustika Ratu, Sri Nurhayatie pada acara Ratu Beauty and Personality Class di Hotel Hermes Medan (21/4).

Untuk mendapatkan tata rias yang glamour dan awet, jalan pertama yang harus dilakukan adalah meletakkan tata rias dasar (foundation). Setelah itu, letakkan bedak padat, kemudian letakkan bedak tabur. “Saat meletakkan foundation dan bedak padat, jangan ditepuk, tapi dioles, agar bedak dan foundation merata. Sedangkan bedak tabur untuk mengurangi minyak di wajah.” ungkap Sri.

Setelah meletakkan bedak, langkah selanjutnya dengan melakukan shading. Ini untuk pipi dan hidung yang memiliki kekurangan. “Pada dasarnya, shading ini untuk mengurangi kekurangan pada wajah, intinya memberikan efek kecil pada wajah,” tambahnya.

Langkah selanjutnya, meletakkan blush on di pipi. Disini juga harus perhatikan bentuk wajah. Wajah persegi, blush on digunakan mulai dari pelipis menuju bawah, dari bawah telinga hingga ke sudut bibir. Wajah bulat, tarik bawah hingga ujung bibir. Untuk wajah oval, mulai dari bawah telinga hingga sudut bibir. Sedangkan untuk wajah panjang, gunakan mulai dari pinggir kiri kanan pipi dan dagu.

Setelah pipi, yang harus dibetuk adalah alis mata. Ini sangat penting, karena alis berfungsi sebagai bingkai wajah. ‘’Jangan terlalu tinggi, karena akan berkesan angkuh. Ekspresi wajah, sangat ditentukan dengan alis mata,” tambahnya. Untuk membuat alis ini, cara yang baik adalah, menarik garis lurus dari cuping hidung ke sudut mata luar.

Selanjutnya, pewarnaan pada mata atau eye shadow. Agar terkesan natural, gunakan warna yang senada antara pipi, mata, bibir.  Jangan lupa tambahkan warna hitam, untuk menambah kesan glaomour. “Misalnya eye shadow menggunakan warna hijau, diatasnya tambahkan warna hitam, agar ada warna glamournya. Jangan takut gunakan warna hitam,” ungkap Sri. Terutama untuk eyeliner, jangan takut dengan warna hitam.
Langkah terkahir adalah meletakkan pewarna bibir. Untuk bagian ini, warna juga harus sesuai dengan mata dan pipi.
Apabila belum puas dengan bentuk hidung, dapat dilakukan shading hidung.

Shading ini dilakukan pada sisi kanan dan kiri hidung agar hidung terlihat lebih tinggi. Bagian tengah hidung harus menggunakan bedak warna lebih terang. Sedangkan pada sisi kiri dan kanan hidung, warna bedak yang lebih gelap.  (ram)

3 TKI Diduga jadi Korban Jual Beli Organ Tubuh

Kemenlu Masih Menunggu Hasil Visum RS di Indonesia

JAKARTA- Kasus memilukan kembali mendera TKI di Malaysia. Kasus terbaru, ada tiga TKI asal Lombok yang tewas ditembus peluru polisi Diraja Malaysia. Tragisnya lagi, keluarga korban menduga jenazah ketiga TKI itu juga menjadi korban praktik jual beli organ ilegal.

Ketiga TKI asal Lombok yang tewas itu adalah, Herman, Abdul Kadir Jaelani, dan Mad Noon. “Mereka adalah warga Desa Pringgasala, Lombok Timur, NTB,” ujar Direktur Eksekutif Migrant CARE Anis Hidayat di Jakarta, kemarin (23/4).

Dia menuturkan, kecurigaan keluarga muncul setelah melihat bekas jahitan yang cukup lebar dan berbentuk huruf Y di bagian tubuh ketiga TKI tadi.
Menurut Anis, bekas pembedahan yang menyerupai huruf Y itu sangat janggal jika dibandingkan dengan penyabab kematian ketiga TKI itu. Dari data yang dikumpulkan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), ketiga TKI itu tewas tertembak polisi Malaysia karena diduga terlibat aksi perampokan. Ketiga TKI itu terpaksa dilumpuhkan karena mencoba melawan aparat saat akan diamankan.

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan Migrant CARE dari rumah sakit di Malaysia, ketiga TKI tadi memiliki luka tembak yang berbeda-beda. Herman memiliki luka tembak di bagian kepala, Abdul Kadir Jaelani (beberapa luka tembak), dan Mad Noon (juga beberapa luka tembak).

“Dari keterangan rumah sakit ini, janggal sekali jika melihat bekas jahitan di tubuh ketiga TKI itu,” katanya. Anis semakin yakin jika ketiga TKI itu telah menjadi korban perdagangan organ tubuh ilegal. Sebelum dipulangkan ke Indonesia, diduga organ dalam ketiga TKI itu sudah diangkat sebelum diterbangkan pulang ke tanah air.

Di bagian lain, Juru Bicara Kemenlu Michael Tene mengatakan, ada dua aspek dalam kasus yang menimpa tiga TKI asal Lombok ini. Yang pertama adalah aspek kebrutalan polisi yang menembak hingga tewas ketiga TKI itu. “Untuk aspek ini, kita masih menunggu laporan lebih mendalam dari pihak Malaysia,” katanya.

Sementara itu, aspek yang kedua adalah dugaan ketiga TKI ini menjadi korban jual beli organ. Tene menuturkan, pihaknya tidak bisa gegabah memastikan ketiga TKI ini menjadi korban jual beli organ. “Kita masih menunggu hasil otopsi kedua,” katanya. Tene menuturkan, pihak keluarga korban sudah menyepakati akan melakkan otopsi kembali ketiga jenazah TKI itu.

Pada intinya, Tene mengatakan, praktik jual beli organ itu tidak dibenarkan. Apalagi jika dilakukan secara illegal atau tanpa sepengetahuan ahli waris jenazah. Untuk itu, dia menegaskan Kemenlu siap mendampingi pengusutan dugaan praktik jual beli organ ini jika akhirnya benar-benar terbukti. Tene mengatakan, sampai kemarin otopsi di RS di Indonesia belum dilakukan.

Di bagian lain, Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemenlu Tatang Razak mengatakan, terlalu dini menyimpulkan dugaan ketiga TKI tadi menjadi korban praktek jual beli organ.

Tatang mengatakan jika KBRI di Kuala Lumpur mendapatkan kabar kematian ketiga TKI ini pada 2 April. Sedangkan kasus penembakan yang akhirnya merenggut nyawa tiga TKI ini terjadi pada 25 Maret.

“Ada lima polisi yang menemukan tiga orang mencurigkan,” kata dia.

Ketiga orang yang mencurigakan itu ternyata adalah TKI. Mereka membawa parang dan menutup muka dengan masker. Tatang menegaskan, polisi menembak ketiganya karena berupaya melawan saat akan ditangkap.

Setelah tertembak, ketiga TKI ini sempat dilarikan ke rumah sakit Port Dickson, Malaysia, tetapi nyawanya tetap tidak tertolong. Menurut Tatang, berdasarkan perundang-undangan di Malaysia, jika ada orang yang tewas tidak wajar, harus menjalanani otopsi.
Dia menduga, luka atau bekas jahitan di tubuh ketiga TKI itu merupakan bekas dari otopsi. “Laporan dari KBIR, otopsi dilakukan dengan membuka badan korban dengan sayatan berbentu huruf Y,” kata dia. Dia menegaskan, belum pernah mendapatkan laporan WNI menjadi korban perdagangan organ di Malaysia. (wan/jpnn)