Home Blog Page 13647

Mike Tyson Nyaris Terbunuh

MANTAN petinju legendaris, Mike Tyson mengatakan ia bisa saja terbunuh pada 1996 lalu apabila menuruti ajakan rekannya, penyanyi rap Tupac Shakur.

Tyson mengungkap hal ini dalam sebuah wawancara radio. Tyson mengaku mengenal Tupac Shakur saat bersama-sama menjadi penghuni penjara.

Menurut Tyson, Tupac menghubunginya dan mengajaknya bertemu pada 7 September 1996 malam. Saat itu Tyson baru saja bertarung menghadapi Bruce Seldon.

Tyson yang merasa masih lelah menolak dan beralasan keluarganya menginginkan ia tinggal di rumah karena ia baru saja memiliki anak.  “Saya ingin menjadi suami yang baik,” demikian alasan Tyson.

Penyanyi Rap Tupac Shakur ditembak mati pada 7 Septmebr 1996 setelah menyaksikan pertarungan tinju antara Mike Tyson dan Bruce Seldon di MGM Grand di Las Vegas. Ia meninggal dunia di University Medical Center, enam hari kemudian. (bbs/jpnn)

Tak Punya Waktu Kencan

Zooey Deschanel

Tiga bulan sudah, Zooey Deschanel jadi janda Ben Gibbard. Meski begitu, dia tak merasa butuh kembali ke pelukan laki-laki lagi. “Aku tak punya waktu untuk kencan. Benar-benar tak punya waktu,” kata Deschanel.

Saat ini, bintang 500 Days of Summer memang lebih memilih untuk fokus pada kariernya. Proses perceraiannya dengan personel band Death Cab For Cutie itu memang belum selesai, Karena itu, dia berusaha menyibukkan diri daripada larut dalam kesedihan.

Dalam surat gugatan cerainya, Deschanel mengaku telah berpisah dari suaminya sejak 31 Oktober 2011 tepat di hari Halloween. Keduanya menikah pada 2009 dan belum dikaruniai anak.

Entah untuk alasan apa, pengacara Deschanel mencantumkan penghasilan dan pengeluaran selama mereka berumahtangga. Mereka ternyata cukup kaya dan sangat irit.

Saat ini, Deschanel sedang sibuk menyelesaikan serial komedi New Girl musim kedua. Cerita baru dari serial yang cukup sukses di stasiun televisi Fox akan ditayangkan pada 2013 mendatang.

Dari perawakannya, Deschanel sering disebut mirip dengan Katy Perry. Kebetulan pula, garis hidup mereka khususnya soal cinta nyaris sama. Deschanel dan Perry sama-sama baru menceraikan suaminya. (rm/jpnn)

Belajar Goblok dengan Pengusaha Muda

Bob Sadino

Bagi kalangan pebisnis, nama Bob Sadino atau akrab dipanggil om Bob, tentu tak asing lagi. Ya, dia adalah seorang pengusaha asal Indonesia yang berbisnis di bidang pangan dan peternakan. Ia adalah pemilik dari jaringan usaha Kemfood dan Kemchick.

Dalam banyak kesempatan, ia sering terlihat menggunakan kemeja lengan pendek dan celana pendek yang menjadi ciri khasnya.

Ia pun banyak bercerita tentang pengalaman dan kerja kerasnya kepada pebisnis di Batam dalam sebuah seminar yang diadakan di Hotel Godway Batam, seperti apa ceritanya?

Ceritanya, ketika orang sukses ini masih menjadi orang miskin. Dia nggak punya modal dan nggak diterima kerja dimanapun. Kasihan banget ya! Tapi karena motivasi hidupnya yang luar biasa, Bob Sadino mempunyai ide.

Suatu hari, dia melihat tetangganya sering membuat kue dan menjualnya. Dia menawarkan sesuatu ke tetangganya.
Bob Sadino : Wah saya lihat ibu banyak buat kue. Tapi apa nggak lelah tuh Bu, jika harus menjualnya juga.

Tetangga: Ya lelah Mas, tapi demi menghidupi keluarga.
Bob Sadino : Gini aja, saya punya ide, Ibu nggak usah lagi jualan. Biar Ibu buat kuenya aja, nanti saya deh yang keliling-keliling buat jualin kue Ibu. Tapi bagian saya bisa diatur kan?
Tetangga : boleh juga. Tapi nanti kalau kejual sedikit? maaf Mas! Malah tekor saya bayar Mas Bob.

Bob Sadino : Ibu kan waktu ngejualnya dikit, kebanyakan malah buat kue. Kalau Ibu dan saya bagi-bagi tugas. Ibukan bisa buat kuenya lebih banyak dan saya juga bisa ngejualnya lebih banyak, karena waktunya lebih lama. Dicoba aja dulu seminggu ini…kalau nggak bagus. Ibu nggak usah bayar saya deh.

Tetangga : hmmmmmm…(baru mikir)
Begitulah Bob ditolak bekerja oleh pedagang kue. Tapi dengan semangat dan kegoblokannya, dia kini menjadi miliarder dengan berbagai perusahaanya.
Pebisnis yang biasa baca buku marketing, manajemen, dan makan sekolahan, dibikin bingung Bob Sadino, pengusaha yang terkenal dengan Kem Chicks-nya ini.  “Hidup saya tanpa rencana dan tanpa target. Buku-buku di sekolah sudah meracuni pikiran Anda. Padahal, informasi itu sudah basi dan jadi sampah. Sekolah menghasilkan orang untuk bekerja, tapi bukan memberi peluang kerja bagi orang lain,” katanya. Nah, bingung kan?

Lelaki yang sudah berbisnis selama 36 tahun dan biasa disapa Om Bob ini bercerita, ia berani keluar dari kemapanan bekerja di Jakarta Lyod, jadi pengangguran, jadi kuli bangunan dan supir taksi. Ia lalu berkirim surat ke teman-temannya di Belanda, agar dikirimi ayam petelur. Saat itu, orang tidak biasa mengkonsumsi telur. Jadilah ia peternak ayam broiler dan menjual telur ayam.

”Sayalah orang pertama yang mengenalkan telur kepada bangsa Indonesia ini,” katanya.

Namun, jalan hidup Bob tidak semudah membalik telapak tangan. Ia menjual telur ke tetangga. Telurnya tidak laku karena warga Kemang tak biasa makan telur yang besar-besar itu, tapi telur ayam kampung. Beruntung, beberapa bule menyukainya. Permintaan pun bertambah.

Tidak hanya telur, merica, garam dan belakangan berkembang ke bisnis daging olahan seperti sosi
Bob Sadino yang pertama kali mengenalkan menanam sayuran tanpa tanah alias hidroponik. Padahal, saat itu tidak ada pasarnya. Tapi, kegigihan seorang Bob Sadino, ia menciptakan pasarnya.

Beberapa tahun kemudian, ia malah mengekspor terung ke Jepang. Bob mengaku, ia tidak pernah berencana mau jadi apa. “Rencananya hanya buat orang pinter, saya bersyukur saya goblok. Kalau saya pintar, saya akan seperti Anda,” katanya, disambut tawa peserta seminar.

Kalau pengusaha atau orang dagang cari untung, Bob Sadino mengaku mencari rugi. (ndi)

Tanpa Pre- Wedding

Ayu Dewi

Presenter Ayu Dewi mengagumi sejumlah lagu milik penyanyi Afgansyah Reza atau lebih dikenal dengan nama Afgan. Ia pun berharap sang calon suami yang merupakan pengusaha asal Gorontalo berinisial RD membawakan salah satu lagu milik Afgan saat pernikahan nanti.

“Saya ingin dia nyanyi untuk saya. Kita bikin konser kecil-kecilan lah,” ujar Ayu saat ditemui di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (11/4)

Berbeda dari sebagian calon pengantin lainnya, Ayu Dewi dan pasangan tidak melakukan pre-wedding. “Kita bukan penggemar pre-wed. Bingung mau ditaruh dimana. Pas hari H saja, pas pakai baju adat,” ucapnya.

Lebih lanjut Ayu pun mengaku siap menjadi seorang istri pengusaha. Mengenai kariernya di dunia hiburan, Ayu tak mendapat larangan dari sang suami. “Calon suami saya nggak minta (meninggalkan dunia hiburan),” kata Ayu.

Ayu  telah benar-benar mempersiapkan dirinya dengan maksimal menjelang pernikahan. Ia melakukan perawatan ekstra untuk wajahnya dengan menjalani terapi laser. (bbs/net)

Crutchlow Calon Suksesor Rossi

GERNO DI LESMO – Penampilan fantastis Cal Crutchlow yang finis keempat pada seri pembuka MotoGP di Qatar mendulang pujian dari bos Yamaha Factory Racing, Lin Jarvis.

Jarvis yakin bila Cruthlow bisa meneruskan performa hebatnya ini maka pembalap asal Inggris tersebut bisa menjadi favorit para fans di masa depan.

“Cal benar-benar berkarakter dan olah raga ini butuh orang berkarakter sepertinya. Valentino (Rossi) telah mendominasi beberapa tahun terakhir dan dia kini masih bersama-sama kita maka kita harus memanfaatkannya,” kata Jarvis seperti dikutip dari Motorcycle News, Rabu (11/4).

“Tapi pada titik tertentu di masa depan dia akan melakukan hal lain dan kita harus menciptakannya menjadi bintang baru. Saya tidak mengatakan dia akan menggantikan Valentino tapi kita harus mempromosikan pembalap lain untuk disukai para penonton,” urai Jarvis.

Penampilan mengesankan Crutchlow sepanjang 22 lap MotoGP Qatar menegaskan awal yang hebat bagi era baru 1.000cc Yamaha. Crutchlow yang start dari baris terdepan untuk pertama kalinya sepanjang kariernya berhasil mencuri posisi keempat dari rekan setimnya yang jauh lebih berpengalaman Andrea Dovizioso pada lap ke-17.

“Sejujurnya saya terkejut. Saya tidak memperkirakannya tapi sungguh menyenangkan melihatnya memasuki musim ini dengan awal yang sangat positif,” aku Jarvis.

“Dia terlihat lebih senang dengan motornya. Ini merupakan tahun kedua baginya dalam tim. Saya penasaran melihat bagaimana dia akan perform. Saya pikir dia punya kesempatan memperoleh hasil-hasil yang top pada musim ini,” pungkas Jarvis. (bbs/jpnn)

Dani Pedrosa Ingin Pelesir

DANI Pedrosa pasti menjalani rutinitasnya sebagai seorang pebalap MotOGP, ketika musim kompetisi sudah mulai bergilir, seperti sekarang ini. Tekanan dan kesibukan pasti mewarnai hari-hari pebalap Repsol Honda tersebut.

Nah, Pedrosa harus bisa mengatasi semua kendala itu, sehingga dirinya tetap bisa fokus menghadapi balapan. Karena itu, pria berusia 26 tahun tersebut memanfaatkan setiap waktu luang dengan sebaik-baiknya untuk menghilangkan kepenatan.

“Untuk relaksasi, biasanya saya ke bioskop. Jika tidak, saya berkumpul dengan teman-teman. Intinya, saya ingin membuat hidup ini menjadi sederhana, tak perlu dibikin susah,” ujar Pedrosa, dalam wawancara di hospitality Repsol Honda, Sabtu (7/4), jelang kualifikasi GP Qatar akhir pekan lalu.

Pria kelahiran Sabadell, Catalonia, Spanyol, pada 29 September 1985 ini juga berbicara tentang tempat favorit untuk liburan. Mantan juara dunia kelas 125 cc dan 250 cc ini sangat menyukai laut dan pantai. Sayang, dia tak punya rencana untuk mengadakan liburan di Indonesia, negeri yang kaya akan pemandangan laut nan indah, meskipun dia sudah dua kali ke Tanah Air.

“Saya sangat menyukai pantai dan laut, tetapi saya tidak punya rencana liburan ke Indonesia. Saya menginginkan liburan di keliling Eropa, bersama mama,” tambah Pedrosa, yang mengaku tak terlalu menyukai sosial media. “Saya menggunakan internet, tetapi tidak ada sosial media. Saya tak memiliki Facebook dan Twitter,” jelasnya. (bbs/jpnn)

Jawa Pos Sabet Asia Media Award 2012

Borong Dua Piala Kategori Best In Design Award

NUSA DUA- Reputasi Jawa Pos semakin diakui dunia. Setelah tahun lalu memenangi World Young Reader Prize di Wina, semalam Jawa Pos mendapatkan penghargaan bergengsi sebagai koran dengan perwajahan terbaik se-Asia Pasifik. Dua edisi surat kabar yang berbasis di Surabaya tersebut menjadi juara pertama dan kedua sekaligus.

Jawa Pos berhasil mengalahkan 650 kompetitor dari media se Asia Pasifik dalam ajang Asia Media Award 2012. Dua edisi yang menang itu adalah cover depan headline berjudul Century Jadi Target Utama, Sabtu 3 Desember 2011 (gold prize), dan edisi Petaka Tenggarong, Minggu 27 November 2011 (silver prize).

Penghargaan diserahkan oleh anggota WAN-IFRA Asia Pacific Committee Patrick Daniel (Singapura) dan Tan Sri Hasim Makarudin (Malaysia) kepada Direktur Utama PT Jawa Pos Azrul Ananda di Bali Nusa Dua Convention Center. Pemenang ketiga katagori tersebut adalah koran Herald On Sunday dari New Zealand.

“Terima kasih untuk WAN IFRA,” kata Azrul sembari mengangkat dua piala itu dengan bangga di hadapan 800 delegasi media se-Asia Pasifik. Turut hadir pula Menteri BUMN Dahlan Iskan yang juga mantan CEO Jawa Pos Group.

Menurut Deputi CEO WAN-IFRA Thomas Jacob, kompetisi kali ini berlangsung sangat ketat. “Tim juri benar-benar diuji untuk memilih yang terbaik dari 31 negara peserta,” kata Jacob yang mengumumkan award di Bali Nusa Dua Conference Centre tadi malam.

Kedua edisi Jawa Pos yang terpilih sebagai pemenang tadi di-layout oleh Agung Kurniawan, dengan ilustrasi Budiono dan grafis Heri Owel. Presiden WAN-IFRA Jacob Mathew pun turut mengapresiasi kemenangan Jawa Pos tersebut. Menurut Mathew, wajah depan sebuah koran sangat menentukan kepercayaan publik.

“Isi tentu pentig, tapi isi yang berkualitas yang tidak ditampilkan dengan  menarik tentu akan membuat pembaca tak antusias membacanya,” katanya.
Akibatnya, kerja wartawan di lapangan seakan sia-sia gara-gara tampilan yang apa adanya atau konvensional. “Jawa Pos berhasil membuat terobosan yang saya kira layak dicontoh oleh koran-koran seluruh dunia,” katanya.

Selain Jawa Pos, Kompas juga memenangkan penghargaan. Tiga fotografernya memperoleh award di bidang sports photography. Sedangkan, korannya, memenangkan hadiah perunggu untuk katagori Best In Community Service. (rdl/sof/jpnn)

Alfrin br Tumanggor Masih Trauma

MEDAN- Korban selamat dari peristiwa kebakaran di Toko Elektronik Brayan Jaya, Jalan Kolonel Yos Sudarso/Jalan Putri Hijau, Alfrin br Tumanggor (22), warga asal Parlilitan, Parapat masih terbaring lemas di Ruang Mawar 206 Lantai II, RSU Imelda Medan, Rabu (11/4) siang. Namun begitu, menurut keluarganya, kondisi kesehatan Alfrin sudah mulai membaik.

“Sebelum dokter dan perawat masuk, kami sudah beritahukan kepadanya. Dia masih shock dan masih terkejut setiap ada orang baru,” kata seorang keluarga yang tak mau menyebutkan namanya, sambil berlalu masuk ke  ruangan tempat Alfrin dirawat.

Sementara, seorang perawat yang tak mau menyebutkan namanya mengatakan, kondisi korban saat ini sudah mulai membaik. “Walau pun demikian, tetap dilakukan pengawasan karena korban masih trauma,” ucap petugas itu.

Humas RSU Imelda Medan, Dr Walman R menuturkan, korban masih mendapatkan penanganan serius dari rumah sakit. Dijelaskannya, untuk saat ini korban masih tak bisa ditemui karena kondisi kejiwaannya labil. “Yang bersangkutan masih trauma karena peristiwa yang dialaminya.

Kita saat ini sedang mengusahakan agar kejiawaan yang bersangkutan bisa normal kembali dan kita juga saat ini sudah berusaha mencoba jalan keluarnya dengan menghubungi dokter spesialis psikologi dan kejiwaan. Korban tak ada mengalami luka serius hanya lecet saja pada tangannya,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tata Ruang dan Tata Bangunan (TRTB) Kota Medan Syampurno Pohan meminta kepada DPRD Medan untuk segera mensahkan Perda tentang bangunan gedung yang sudah diusulkan sebelumnya. Pasalnya, dengan disahkannya Perda tersebut, Pemko Medan dapat memberikan sanksi tegas kepada pemilik bangunan yang melanggar aturan, seperti berterali besi.

“Selama ini kita tidak bisa menindak bangunan yang berkerangkeng (berterali besi). Pasalnya, Perda No 9 tahun 2002 tentang retribusi IMB tidak kuat untuk melakukan penindakan,” kata Syampurno melalui ponselnya, Selasa (11/4).

Dijelaskanya, bangunan yang berterali besi jelas melanggar aturan. Di mana, bangunan seperti itu telah beralih fungsi. Seharusnya kerangkeng atau terali besi itu merupakan lahan yang fungsinya sebagai halaman tapi justru dijadikan pagar kerangkeng. (jon/adl)

Kepala Daerah Bisa Dipenjara

Nekat Tambah PNS Diam-diam

JAKARTA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyiapkan formula lain agar daerah-daerah yang terancam bangkrut bisa bertahan. Kalau sebelumnya mengancam bakal ada likuidasi, kali ini yang ditekan adalah pemimpin daerahnya. Yakni, ancaman penjara kalau nekat menambah Pegawai Negeri Sipil secara diam-diam.

Seperti diketahui, saat ini moratorium penghentian penerimaan PNS memang telah berjalan. Namun, Ditjen Otonomi Daerah (Otoda) Kemendagri Djoehermansyah Johan menyebut, kepala daerah masih suka mengangkat pegawai secara diam-diam. Biasanya, diawali dengan mengangkat seseorang sebagai pegawai honorer. “Biasanya untuk balas budi,” ujarnya kepada Jawa Pos (grup Sumut Pos), kemarin.

Dia menjelaskan, kebanyakan yang diangkat kepala daerah adalah tim suksesnya. Selama ini, tidak ada sanksi bagi kepala daerah yang nekat “menyelundupkan” pegawai baru itu.

Agar lebih bertaring, aturan pidana bagi kepala daerah tersebut bakal dijadikan undang-undang. Saat ini, Djoe mengatakan, rancangan undang-undang Pemerintah Daerah itu sudah disampaikan ke DPR. Namun, dia enggan menerangkan lebih detail tentang ancaman penjara itu. “Yang jelas, diancam pidana,” imbuhnya.

Langkah tegas itu perlu diberlakukan supaya jumlah PNS tidak membludak. Opsi moratorium memang menurutnya paling logis saat ini, sebab kalau dipaksa pendistribusian ke beberapa daerah akan makan waktu. Apalagi, beberapa daerah juga disebutnya sudah gemuk pegawai.

Terpisah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut prihatin dengan minimnya anggaran daerah yang digunakan untuk kepentingan pelayanan masyarakat. Apalagi, komisi yang dipimpin Abraham Samad itu menegaskan kongkalikong antara pemkot dan DPRD dalam pembahasan anggaran daerah kini kian marak.

“Dalam beberapa waktu terakhir kami banyak mengungkap praktek-praktek korupsi antara pemkot dan DPRD. Misalnya kasus Kabupaten Seluma, Semarang dan yang terakhir Riau,” kata juru bicara KPK Johan Budi kemarin (10/4).

Pengungkapan yang dibarengi dengan penangkapan para pejabat DPRD dan pemkot di beberapa daerah itu merupakan bukti KPK menganggap korupsi daerah merupakan permasalahan serius.

Menurut Johan, ada beberapa modus praktik kongkalikong antara pemkot dan DPRD. Diantaranya, memberikan uang pelican kepada DPRD untuk meloloskan anggaran dan untuk mengegolkan perda.(dim/kuh/agm/jpnn)

Wozniacki Singkirkan Urszula

COPENHAGEN – Melenggang ke babak kedua turnamen indoor WTA Copenhagen, Caroline Wozniacki harus menempuh pertarungan sengit dengan Radwanska. Yang dimaksud bukan Agnieszka ‘Aga’ Radwanska, melainkan sang adik, Urszula.

Wozniacki yang bertekad untuk mempertahankan gelar WTA Copenhagen untuk ketiga kali berturut-turut itu, memang hanya menuntaskan Urszula dengan straight set, tapi harus dilalui dengan susah payah.

Petenis jelita berusia 21 tahun itu, sempat ketinggalan break di set pertama, setelah terjadi reli panjang yang memaksakan tiebreaker. Tapi ketiga break di set kedua, sukses dilahap Wozniacki dan menutup laga dengan angka 7-6 (7-4) dan 6-2 dengan durasi waktu, lebih dari dua jam.

Selanjutnya di babak kedua, Wozniacki yang berstatus unggulan pertama, sudah dinanti wakil Prancis, Pauline Parmentier. Di babak pertama, Parmentier mengandaskan petenis Rusia, Anna Chakvetadze, dengan angka 7-5 dan 6-1.

Sementara di laga unggulan kedua yang disandang Angelique Kerber, pertarungan tiga set harus dilalui pemain asal Jerman tersebut. Kerber menjegal Stephanie Foretz Gacon, dengan laga sengit, 4-6, 6-2 dan 7-5. (bbs/jpnn)