Home Blog Page 13666

Samai Rekor Wright Lagi

WOLVERHAMPTON – Robin van Persie kembali menambah pundi-pundi golnya musim ini. Sebiji gol yang diciptakannya ke gawang Wolverhampton ‘Wolves’ Wanderers kemarin tidak hanya mengukuhkan status bomber Arsenal itu sebagai top skor sementara Premier League dengan 27 gol.
Tapi, gol Van Persie via penalti pada menit kesebelas itu mengantarkannya menyamai rekor legenda Arsenal Ian Wright pada musim 1996-1997. Yakni, mencetak gol ke gawang 17 dari 19 klub kontestan Premier League. RVP -sapaan akrab Van Persie- hanya gagal melakukannya ke gawang Manchester City dan Fulham.

Saat menghadapi City, Van Persie boleh dibilang tidak hoki. Di kandang City Desember tahun lalu, dia sempat mencetak gol tapi dianulir karena offside. Sedangkan di Emirates akhir pekan lalu (8/4), dua kali tendangannya mengenai mistar City.

Seiring sudah menjalani home dan away baik melawan City dan Fulham, Van Persie pun tidak mungkin menyalip rekor Wright. Tapi, striker yang musim ini telah mengemas 34 gol di berbagai ajang tersebut sudah bangga dengan pencapaiannya.

“Saya tidak mencetak gol dalam dua laga di awal musim. Jadi, saya tidak menyangka bisa mendapatkan rekor itu,” kata Van Persie yang kepada NOS.
Van Persie sebelumnya sudah menyamai rekor Wright sebagai pemain Arsenal dengan koleksi gol terbanyak dalam satu kalender tahun. Itu setelah dia melesakkan 35 golnya sepanjang 2011. Di musim lalu, RVP juga mencatat rekor dengan golnya. Yakni terus-menerus mencetak gol di 9 laga away atau sejak 1 Januari sampai 22 Mei 2011. (dns/jpnn)

Rekrutan Jeblok, Comolli Didepak

LIVERPOOL – Kabar mengejutkan datang dari Liverpool. The Reds -sebutan Liverpool- memutuskan untuk mengakhiri hubungannya dengan Damien Comolli kemarin. Comolli sebelumnya menjabat direktur strategi sepak bola Liverpool sejak Maret tahun lalu.

Kepergian Comolli langsung dikaitkan dengan kiprah pemain rekrutan Liverpool yang tidak sesuai ekspektasi. Jordan Henderson, Stewart Downing, Charlie Adam, Alexandre Doni, Jose Enrique, dan Sebastian Coates tidak memberi kontribusi setara dengan banderol mereka.

Praktis, hanya Craig Bellamy yang lumayan menonjol. Striker internasonal Wales itu merupakan top scorer kedua Liverpool musim ini dengan sembilan gol atau tiga gol di belakang Luis Suarez. Padahal, Bellamy datang dari Manchester City di awal musim dengan free transfer alias gratisan.

Di sisi lain, Liverpool harus menyesal telah melepas gelandang asal Portugal Raul Meireles dan bek kiri asal Argentina Emiliano Insua yang musim ini membawa klub barunya lolos ke semi final ajang Eropa. Meireles membawa Chelsea ke empat besar Liga Champions, sedangkan Insua bersama Sporting Lisbon di Europa League.

Andy Carroll yang sebenarnya datang ke Anfield Januari tahun lalu juga tak lepas dari campur tangan Comolli. Carroll yang menjadi pembelian termahal Liverpool dengan 35 juta pounds (Rp507 miliar) itu hanya mengemas tiga gol dari 28 kali penampilan di liga musim ini.

Selain rekrutan, Comolli disebut dilengserkan karena kurang membantu kinerja pelatih Kenny Dalglish. Sebelum menang 3-2 atas Blackburn Rovers (10/4), Steven Gerrard cs kalah tiga kali dan sekali seri. “Kami membutuhkan orang yang tepat di belakang Kenny dan timnya agar kami bisa finis di posisi bagus musim ini,” kata Chairman Liverpool Tom Werner di situs resmi klub.

Di kesempatan terpisah, Comolli menyangkal memiliki hubungan yang kurang harmonis dengan Dalglish. Pria yang perneh bekerja sebagai pemandu bakat Arsenal dan direktur sepak bola Tottenham Hotspur itu mengatakan apabila dirinya pergi karena alasan ingin pulang ke Prancis.
“Ada urusan keluarga yang harus diselesaikan,” kelit pria kelahiran 39 tahun lalu itu. (dns/jpnn)

Kembali Jadi Capolista

 Juventus vs Lazio

TURIN- Juventus menempati posisi Capolista Serie A setelah Alessandro Del Piero mencetak gol lewat tendangan bebas cerdik di menit akhir, pada penampilannya yang ke-700 bersama klub itu, ketika mereka menang kandang 2-1 atas Lazio, Kamis (12/4).
Pertandingan Juventus versus Lazio membuat Antonio Conte gemas nyaris sepanjang 90 menit. Conte mengaku khawatir Juve kembali gagal menang meski tampil sangat dominan.

Juve mendominasi laga di Juventus Stadium, dengan penguasaan bola hingga 71 persen. La Vecchia Signora juga melepaskan 27 tembakan dan sembilan di antaranya tepat sasaran. Namun, ketangguhan Federico Marchetti di bawah mistar Lazio membuat tim tuan rumah kesulitan membuat gol.

Di babak pertama, Juve sempat unggul lewat gol cantik Simone Pepe. Namun, karena lengah, mereka kebobolan gol Stefano Mauri, beberapa saat sebelum jeda. Babak kedua praktis milik Juve. Meski menguasai permainan, anak buah Conte tetap sulit menambah gol.

Namun, dewi fortuna masih menaungi Juve. Tendangan bebas Alessandro Del Piero di menit-menit akhir memastikan kemenangan timnya. Conte pun bisa bernapas lega.

“Tentu saja ada rasa penyesalan dan bahkan kemarahan, karena kami mendominasi permainan dan tak mampu menghabisi mereka, yang mana itu sering berakhir dengan hasil imbang,” aku Conte di Football Italia.

“Ini seperti menuju ke arah sana karena kami memegang kendali permainan dan tak cukup mampu untuk mendapatkan penyelesaian akhir. Sayangnya, ini terjadi lagi hari ini setelah babak pertama yang sangat baik dan kami cuma memberi sedikit ruang kepada Lazio,” jelasnya.

“Kalau kami bisa mengonversi semua kesempatan (menjadi gol), kami akan lebih tenang dan arteri koroner kami tak akan terlalu tertekan,” katanya.
“Ini adalah hasil yang adil karena Juventus begitu mendominasi dan harus berjuang hingga peluit panjang berbunyi,” ungkapnya.

“Ini oke, kami kembali ke puncak klasemen dan selalu merasakan tekanan dari Milan di belakang kami. Tapi, ini adalah sebuah langkah maju yang bagus,” tutup Conte.

“Kami berada pada momen menjelang akhir pertandingan. Kami tidak menyerah dan mereka juga pasti tidak menyerang,” tambah Del Piero kepada Sky Sports Italia.

“Saya merasa baik dan enakan baik itu di dalam kepala juga kaki saya, saya hanya berpikir tentang pertandingan selanjutnya,” katanya.
Pertandingan tersisa enam kali lagi pada laga paling ketat menjelang akhir kompetisi di Italia, sedangkan kekalahan yang mendera tim ketiga Lazio membuka persaingan ke babak penyisihan ke Liga Champions musim mendatang menghangat. (bbs)

Salah Diagnosa, Minta Ganti Rugi

Lagi, RSU dr Pirngadi Dituntut Pasien

MEDAN-RSU dr Pirngadi Medan terus dirundung masalah. Kali ini datang dari keluarga pasien bernama Suryawati (39). Suaminya, Ahmad Yani, meminta ganti rugi kepada manejemen RSU dr Pirngadi Medan, karena istrinya salah diagnosa saat dirawat di RSU dr Pirngadi Medan tahun 2011 lalu.

Keterangan warga Jalan Amaliun itu usai melakukan pertemuan dengan Kasubbag Hukum dan Humas RSU Pirngadi Medan disaksikan oleh personel Polsekta Medan Timur, Rabu (11/4) siang menyebutkan, keluarga minta agar kasus ini ditangani dengan serius dan minta ganti rugi diganti secepatnya.
“Kami minta agar rumah sakit memberikan ganti rugi secepatnya. Manajemen RSU dr Pirngadi segera diperiksa,” kata Ahmad Yani, yang merasa dirugikan oleh pihak rumah sakit.

“Istri saya didiagnosa menderita TB Paru padahal istri saya tak ada menderita TBn Paru. Istri saya hanya sakit biasa,” jelasnya.
Dijelaskannya, kejadiannya itu terjadi Oktober 2011 silam dimana istrinya berobat ke rumah sakit. Setelah dilakukan pemeriksaan, sambungnya, rumah sakit melakukan diagnosa dan ternyata istrinya disuruh meminum pil oleh dokter.

“Selama sebulan istri saya memakan obat yang diberikan oleh dokter dan ternyata istri saya justru bukannya sembuh tapi malah semakin parah padahal istri saya hanya sakit biasa yakni kurang darah,” ujarnya.

Kasubbag Hukum dan Humas RSU dr Pirngadi Medan, Edison Perangin-angin SH MKes mengaku, pihaknya sudah menerima laporan keluarga pasien. Dijelaskannya, penyelidikan masih dilakukan hingga saat ini.

“Kita masih menunggu hasil penyelidikan dan laporan dari pihak terkait yang menangani kasus tersebut,” bebernya.

Edison juga menambahkan, dirinya sudah melakukan upaya pertemuan dengan keluarga pasien dengan pimpinan rumah sakit. Namun, terangnya, karena pimpinan dan managemen rumah sakit masih banyak urusan. “Rencananya dalam waktu dekat ini akan kita lakukan pertemuan dengan kedua belah pihak agar masalah ini bisa jelas dan bisa dicari jalan keluarnya,” pungkasnya. (jon)

Penganiaya 2 PRT Ditangkap

MEDAN–Pasangan suami istri Benny Chandra dan Lili Wikimiyati tersangka pelaku penganiaya pembantu rumah tangga asal Indramayu, Jawa Barat, Khuraini (16) dan Munisa (17), ditangkap Satuan Reskrim Polresta Medan, Kamis (12/4) siang.

Kasat Reskrim Polresta Medan Kompol M Yoris Marzuki mengatakan Benny Chandra dan Lili Wikimiyati sudah ditahan. Kini polisi sedang menggeledah rumah tersangka untuk mencari barang bukti.

Menurut Yoris dalam kasus tersebut ada unsur trafficking dan eksploitasi anak. Pelaku diancam UU Nomor 21 tahun 2007, tentang tindakan pidana perdagangan orang dengan ancaman hukuman 15 tahun dan denda Rp500 juta.

Informasi yang dihimpun, Munisa dan Khuraini mengaku bekerja di rumah majikannya di Perumahan Kompleks Graha Blok H9 Jalan Ring Road Sunggal, sejak Januari 2011. Setahun tiga bulan bekerja kedua pembantu tersebut  kerap mendapat kekerasan fisik dari pasangan suami istri itu.

Kedua PRT tidur di garasi mobil yang hanya berlapiskan kardus. Mereka juga diberi makan sekali sehari.  Mereka juga dilarang keluar rumah dengan ancaman orangtuanya di kampung akan di penjara jika mereka kabur. Namun, akhirnya, kedua PRT ini berhasil kabur setelah melompat ke rumah tetangga majikannya, Senin (26/3) lalu.

Tarzana (43), orangtua Munisa mengaku tidak mengetahui anaknya bisa sampai ke Medan. Sepengetahuan dia anaknya bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Jakarta melalui penyalur tenaga kerja Yayasan Sari Bhakti Mandiri.

“Aku tidak tahu kalau anak ku dipekerjakan sebagai pembantu rumah tangga di Medan,” ungkapnya. (gus)

Juve dan Inter tak Minati Balotelli

MILAN- Mario Balotelli belakangan dikaitkan dengan beberapa klub, di antaranya Juventus dan Inter Milan. Seperti Juve yang sudah mengonfirmasi tak meminati Balotelli, Inter pun menyatakan hal serupa.

Akrab dengan kontroversi sudah bikin karier Balotelli di Manchester City jadi penuh spekulasi. Rumor kian santer menyusul insiden akhir pekan lalu, ketika emosi Balotelli membuatnya dikartu merah dalam laga kontra Arsenal.

Usai insiden tersebut, Manajer City Roberto Mancini memberi sinyalemen mungkin akan melegonya di musim panas. Meskipun Balotelli sudah minta maaf dan Mancini terlihat melunak, spekulasi kadung berhembus.

Mantan pemain Inter itu dispekulasikan akan balik ke Seri A Italia. Inter, Juve, dan AC Milan yang sempat terindikasi memang disukai Balotelli adalah tiga dari beberapa nama yang muncul.

Akan tetapi, Juve belakangan menepis rumor tersebut. Inter, melalui sang presiden Massimo Moratti, pun ternyata menyatakan hal serupa. “Untuk saat ini ia adalah pemain Man City,” kata Moratti di ESPN.

“Kami memantau apa yang telah terjadi, ia tetap sama dan secara teknik ia amat bagus. Tapi kami belum melakukan pendekatan, ia tidak ada dalam rencana kami, kendatipun kami tahu ia sangat tangguh,” lanjutnya.

Sebelumnya Moratti sempat memberi indikasi siap menerima kembali Balotelli, yang juga sempat menyambangi markas Inter dan muncul di dalam sesi konferensi pers pelatih Nerazzurri, Andrea Stramaccioni, bulan Maret lalu. (bbs)

Chris Masih Lahap Menu Fisik

PERTH- Chris John terus mematangkan persiapan sebelum menghadapi Shoji Kimura dari Jepang di Marina Bay Sands, Singapura, pada 5 Mei mendatang.

Lebih dari sebulan terakhir, petinju yang berjuluk The Dragon (sang Naga) itu intensif berlatih di Harry’s Gym, Perth, Australia. Sebagaimana dilansir Boxing Scene, Chris menyatakan bahwa persipannya saat ini mencapai 70 persen.

“Setelah menjalani latihan fisik, fokus saya sekarang adalah aspek teknik. Saya masih menjalani latihan fisik, tapi tidak sekeras pekan pertama. Bisa dikatakan saat ini kondisi saya 70 persen siap,” kata Chris.

Petinju asal Banjarnegara, Jawa Tengah, yang menjadi pemegang gelar superchampion kelas bulu (57,1 kilogram) WBA, itu mengungkapkan bahwa dalam sepekan dirinya menjalani tiga kali latih tanding. Yakni pada Senin, Rabu, dan Jumat. Selain pada hari itu, dia memaksimalkan latihan fisik.

Petinju kelahiran 14 September 1979 tersebut terus menggelar latihan di Australia sampai dua pekan ke depan sebelum melanjutkan persiapan di Singapura. Dia akan beradaptasi dengan atmosfer dan situasi di Singapura terlebih dahulu sebelum bertanding. “Dengan demikian, saat pertarungan, saya siap 100 persen,” ucap Chris.

Dalam pertarungan 5 Mei, Chris akan mempertahankan sabuk juara untuk kali ke-16 sejak merebutnya pada 2003. Pertarungan itu tidak akan mudah bagi Chris. Sebab, calon lawan memiliki rekor yang tak kalah mentereng.

Shoji, yang saat ini berusia 34 tahun, meraih kemenangan 24 kali (9 KO), 4 kali kalah (sekali KO), dan 2 kali seri. Dia memiliki tinggi 171 sentimeter atau lebih tinggi dua sentimeter dari Chris. “Target saya tentu saja maksimal. Saya ingin menang KO atau TKO,” kata Chris dalam jumpa pers di Pondok Indah Mall 2 Jakarta bulan lalu.

Selain partai Chris John versus Shoji, pada tanggal dan tempat yang sama digeber duel petinju terbaik Indonesia yang lain, Daud Yordan. Petinju yang akrab disapa Cino itu akan berebut titel juara dunia kelas bulu versi IBO dengan petinju Filipina Lorenzo Villanueva.

Daud pun akan menghadapi duel yang tak kalah sengit. Dalam karir tinju profesionalnya, Villanueva belum pernah kalah. Dari 23 pertandingan yang dilakoninya, petinju 26 tahun itu berhasil menang 22 kali. Sebanyak 21 laga di antaranya diakhiri Villanueva dengan menang KO dan satu pertandingan berkesudahan dengan no contest. Dari segi bertanding, Daud lebih berpengalaman. Dia naik ring 31 kali dengan hasil menang 28 kali (22 KO/TKO), kalah dua kali, dan satu laga berakhir dengan no contest.

Berbeda dari Chris yang berlatih di luar negeri, Daud berlatih di kampung halamannya, Kalimantan Barat. Daud direncanakan melakukan latih tanding melawan dua petinju Filipina yang dikondisikan bertipe seperti Villanueva.(ali/jpnn)

Duo LA Digdaya

SAN ANTONIO- Kendati bermain di laga tandang, dua tim asal kota Los Angeles, sukses membawa pulang kemenangan, dan meninggalkan pil pahit bagi lawan-lawannya. LA Lakers lumat San Antonio Spurs, sementara LA Clippers berjaya di Oklahoma City.

LA Lakers yang bermain tanpa bintangnya Kobe Bryant, tetap tampil dominan di tiga kuarter awal. Sementara Spurs hanya mampu memberikan perlawanan yang lebih, di kuarter terakhir.

Lakers selalu menguasai kuarter demi kuarter, meski harus bertandang ke AT&T Center. Di kuarter pertama, Lakers unggul 24-21. Sementara di kuarter kedua dan ketiga, Lakers tetap menjaga supremasinya, 48-43 dan 75-59. Tapi Spurs sempat bangkit, dengan mengumpulkan 25 poin tambahan, sementara Lakers hanya menambah 23 poin.

Akan tetapi, tetap saja Lakers tak terkejar, hingga menutup pertandingan dengan skor 89-84. Andrew Bynum terbilang bermain mengesankan, terlebih dia menggantikan peran Kobe, yang harus melewatkan laga untuk ketiga kalinya dalam musim ini. Bynum mengoleksi 16 poin dan 30 rebound, tapi mengaku kurang puas karena beberapa kali percobaan shooting, selalu kandas. Dari 20 kali percobaan, hanya tujuh kali yang berhasil mencetak poin
“Cukup mengesankan bisa 30 kali rebound, tapi tembakan saya tak terlalu berhasil dan saya sedikit kesal karenanya. Bagi saya, pasti akan selalu teringat pertandingan ini,” tandas Bynum kepada ESPN, Kamis (12/4).

Sementara tim sekota Lakers LA Clippers, juga sukses membawa pulang kemenangan dari kandang Thunder, Chesapeake Energy Arena. Sempat tertinggal dua kuarter awal, tapi di dua kuarter sisa, Clipper berhasil membalikkan kedudukan dan menutup partai dengan kemenangan tipis, 100-98.

Laga ini juga merupakan laga yang emosional bagi power forward Clippers, Blake Griffin. Pasalnya, Oklahoma City merupakan kampung halamannya. Tapi bermain ‘rumah sendiri’, bukan berarati Griffin melenyapkan sikap profesionalitasnya.

“Senang rasanya bisa kembali pulang dan bermain di depan keluarga dan teman-teman saya. Tapi yang terpenting, kami datang untuk menang dan di kota ini, saya merasa sedikit berat untuk bermain, tapi saya bangga dengan cara dan semangat rekan-rekan setim saya,” tuntasnya.(bbs)

Subsidi, Pangkas Angka Putus Sekolah

Tak sedikit jumlah siswa miskin yang akhirnya harus putus sekolah karena kekurangan dana pendidikan, khususnya dari keluarga miskin. Dengan diluncurkannya Subsidi Siswa Miskin (SSM) melalui Kemendikbud, diharapkan angka siswa miskin putus sekolah dapat diminimalisir tiap tahunnya. Seperti apa?n Berikut wawancara wartawan Sumut Pos, Rahmad Sazaly dengan Kepala Disdik Sumut Syaiful Syafri.

Berapa jumlah dana yang bakal dikucurkan untuk SSM?
Melalui Kemendikbud anggaran SSM ini akan dikucurkan lebih kurang Rp40 miliar. Dan jumlah ini dikhususkan untuk wilayah Sumut pada 2012 ini. Sesuai judulnya, SSM ini dimaksudkan untuk meminimalisir angka putus sekolah dari siswa miskin di daerah ini.

Apakah ada perbedaan mekanisme dengan program-program tahun sebelumnya, seperti Bantuan Siswa Miskin (BSM)?
Mekanisme penyaluran SSM 2012 ini berbeda dengan sebelumnya. Untuk SSM ini, data siswa yang memperoleh SSM langsung dari kabupaten/kota di Sumut. Sehingga Disdik Sumut tidak memiliki jumlah data siswa Sumut yang memperoleh SSM tersebut. Namun, kita harapkan, SSM ini bisa langsung disalurkan kepada siswa yang benar-benar miskin dan data jumlah siswa yang menerima subsidi tersebut secara langsung diberikan pihak kabupaten/kota ke pusat.

Apa peranan Disdik Sumut?
Benar, SSM 2012 ini langsung ditangani pusat dalam hal ini Kemendikbud. Pusat yang langsung berkoordinasi dengan kabupaten/kota untuk memperoleh data siswa yang berhak memperoleh SSM itu. Disdik Sumut di sini hanya sebagai pengawas dalam hal pemilihan siswa, apakah siswa yang disarankan ke pusat benar-benar patut mendapatkannya atau tidak.

Dari data 2011 lalu, berapa siswa miskin yang mendapatkan BSM?
Untuk 2011 lalu, jumlah siswa penerima BSM mencapai 121.963 siswa. Dengan jumlah bantuan 360 ribu per siswa per tahun. Sementara untuk 2012 ini, melalui APBN-Perubahan 2012, pemerintah menyiapkan dana tambahan sebesar Rp2 triliun untuk program SSM ini.
Semula siswa jenjang SD berhak menerima Rp350 ribu, kemudian dinaikkan menjadi Rp450 ribu. Siswa SMP yang semula menerima Rp450 ribu jadi Rp750 ribu. Sedangkan siswa SMA menerima Rp1 juta dari yang semula hanya menerima Rp750 ribu. (*)

RUU PRT Harus Disahkan

MEDAN- Rancangan Undang-undang (RUU) Pekerja Rumah Tangga (PRT) harus segera disahkan. Hal ini terkait tingginya kasus kekerasan fisik, psikis dan ekonomi yang dialami PRT.  Demikian dikatakan Anggota DPD-RI Prof Damayanti, Selasa (10/4), usai mengunjungi dua PRT asal Indramayu Jawa Barat, Khuraini (16) dan Munisa (17) yang mendapat perawatan di lantai 4 ruang 9 RSUD dr Pirngadi Medan.

“RUU PRT harga mati, Kita mendesak agar DPR RI harus segera mensahkan RUU ini. Kalau belum disahkan, kita tidak bisa berbuat lain. Seperti kasus kekerasan yang dialami dua PRT ini, majikan mereka hanya bisa dikenakan pasal mengenai kasus trafiking, itu juga UU nya tidak begitu kuat,” ujarnya.
Menurut Damayanti, setiap tahunnya ada sekitar 70 RUU yang menjadi pembahasan di DPR RI. Namun, pada 2011, hanya 13 RUU saja yang disahkan.
“Sayangnya dalam 13 RUU yang sudah disahkan itu, RUU PRT tidak termasuk yang disahkan. Padahal konsep yang kita buat sudah selesai, ini yang membuat kita kecewa,” terangnya.

Dalam RUU PRT tersebut, katanya, berisi beberapa point diantaranya, PRT tidak boleh bekerja lebih dari 12 jam, harus ada kontrak kerja antara majikan dengan PRT, selain itu, PRT harus mengetahui haknya.

“PRT itu mempunyai hak seperti pekerja biasa. Dengan adanya RUU ini, undang-undang pekerja bisa masuk kedalam rumah tangga, dengan begitu, PRT bisa lebih terlindungi,” urainya.

Pihaknya juga mengharapkan agar aparat penegak hukum dapat lebih sensitif dalam menyelesaikan kasus kekerasan yang dialami PRT. “Bukan itu saja, bahkan kebanyakan masyarakat belum memahami soal RUU PRT ini. Akibatnya kasus kekerasan yang dialami banyak yang mengambang. Harapan kita ke depannya, agar RUU PRT ini segera disahkan karena didalamnya juga terdapat beberapa sanksi,” tambahnya.

Sementara, Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Sumut, Zahrin Piliang didampingi Ketua Pokja Pengaduan dan Fasilitas Pelayanan, Muslim Harahap mengatakan pihaknya sendiri telah mengkoordinaksikan kasus tersebut dengan jajaran biro PP Pemprovsu. Selain itu, advokasi dan pendampingan akan terus dilakukan hingga kasus itu dapat diselesaikan.

“Kita juga terus bekerjasama dengan Poldasu serta Polresta Medan, selain itu kita sudah mengontak Polres Indramayu. Kita dengar majikan korban telah kabur, kita harap mereka ini menjadi DPO dan pihak kepolisian segera mengusutnya. Bahkan MOU antara Pemprovsu dan Jawa Barat telah ditetapkan agar penanganannya bisa diimplementasikan,” ungkapnya.

Menurutnya, pihak yayasan yang menjadi penyalur tenaga kerja juga harus bertanggungjawab. “Keterangan dari kedua korban, mereka dijanjikan bekerja oleh penyalur tenaga kerja yang mengaku dari Yayasan Sari Bhakti Mandiri. Kita ingin mengetahui keberadaan pihak yayasan agar mereka bertanggungjawab dan dikenai sanksi,” ujarnya.

Kondisi kedua korban sendiri mulai membaik. “Mereka sudah ditangani dengan baik, tapi masih perlu penanganan khusus karena ada luka atau penyakit dalam yang dialami. Soal biaya, akan ditangani oleh Dinas Kesehatan Sumut. Kita juga berharap, agar di Sumut segera dibuat RSPA yaitu Rumah Sosial Perlindungan Anak untuk menampung anak-anak yang menjadi korban kekerasan dan mereka dalam perlindungan yang aman,” terangnya.

Ditambahkannya, kasus yang dialami kedua korban jelas mengandung unsur trafficking dan eksploitasi anak. Pelaku terancam dikenakan Undang-Undang (UU) Nomor 21/2007 tentang Tindakan Pidana Perdagangan Orang dengan ancaman hukuman 15 tahun dan denda Rp500 Juta. “Mereka dianiaya dan tidak digaji selama setahun tiga bulan oleh majikannya. Lalu pada Rabu (5/4) lalu membuat pengaduan ke KPAID Sumut dan langsung kita bawa ke RSUD dr Pirngadi Medan untuk divisum dan menjalani perawatan,” bebernya. (mag-11)