Home Blog Page 13691

Inter Dapat Tambahan Satu Poin

MILAN- Inter Milan hanya sanggup bermain imbang 2-2 kala bertandang ke markas Cagliari, Stadio Nereo Rocco, dalam laga lanjutan Serie A, Sabtu (7/4). Bahkan pada kesempatan itu Nerazzurri sempat dua kali tertinggal.
Imbang 1-1 di babak pertama Inter dan Cagliari memulai babak kedua dengan sama-sama bermain menyerang. Namun, kubu tuan rumah lah yang kembali berhasil unggul, kali ini melalui Mauricio Pinilla.
Striker asal Chile itu membobol gawang Inter di menit 61. Dia meneruskan umpan Daniele Conti dengan tandukkan keras ke sisi kanan gawang yang dikawal Luca Castellazzi. 2-1 untuk tim berjuluk Isolani.
Nahas bagi Cagliari karena mereka harus bermain dengan 10 orang selepas keunggulan tersebut. Pinilla diganjar kartu kuning kedua karena dianggap melakukan selebrasi secara berlebihan.
Keuntungan itu tidak disia-siakan oleh La Beneamata. Pada menit 64 mereka berhasil membuat skor kembali sama kuat 2-2.

Esteban Cambiasso memaksa Michael Agazzi memunggut bola dari dalam gawangnya sendiri untuk kali kedua. Gelandang asal Argentina itu menuntaskan umpan Javier Zanetti dari kanan lapangan.
Tim asuhan Andrea Stramaccioni terus menekan di sisa waktu. Sejumlah peluang emas berhasil didapat diantara melalui sepakan melengkung Mauro Zarate di menit 73. Namun berkat ketangguhan Aggazzi di bawah mistar, upaya para pemain Inter selalu bisa digagalkan. Hingga laga usai skor 2-2 tetap bertahan.

Dengan tambahan satu poin ini Inter masih tertahan di posisi ketujuh klasemen sementara dengan koleksi 46 poin. Sedangkan Cagliari masih setia di posisi ke-12 dengan mengantongi 38 poin.
Hasil ini membuat pelatih Andrea Stramaccioni gagal kembali menorehkan kemenangan buat La Beneamata. Dalam laga debutnya pekan lalu, pelatih muda itu memberi Javier Zanetti dkk kemenangan 5-4 atas Genoa.
Tambahan satu poin tak mengubah posisi Inter di posisi tujuh klasemen sementara dengan poin 45. Mereka masih tertinggal dua angka dari AS Roma, yang pada laga lain dipermalukan Lecce 2-4. (bbs)

Lorenzo Unjuk Gigi

LOSAIL-Setelah Casey Stoner tampil tercepat di dua sesi latihan awal MotoGP, giliran rider Yamaha Factory Racing Team, Jorge Lorenzo, yang menguasai sesi pamungkas free practice.

Pada sesi terakhir yang dihelat di sirkuit Losail, Sabtu (7/4) dinihari WIB, Lorenzo tampil prima sejak awal dan terus mengejar raihan waktu Stoner. Pebalap asal Spanyol itu akhirnya membukukan waktu tercepat 1 menit 55,302 detik.
Lorenzo unggul dari rider Yamaha Tech 3, Cal Crutchlow, yang waktunya 0,154 lebih lambat darinya. Stoner harus puas di urutan ketiga dengan 1 menit 55,674 detik.
Andrea Dovizioso dan Dani Pedrosa melengkapi urutan lima besar. Dua rider di sesi ini mengalami crash, yakni Ben Spies dan Randy de Puniet.
Keduanya berhasil melanjutkan sesi latihan dengan Spies finis di urutan ke-11 sementara De Puniet di urutan ke-13.

Hector Barbera, Nicky Hayden, Valentino Rossi, Stefan Bradl dan Alvaro Bautista berada di urutan ke-6 hingga ke-10.

Terkait performa ciamik ditunjukkan Yamaha di tiga latihan bebas MotoGP Qatar, tak pelak Jorge Lorenzo optimis jika tim Yamaha bakal meraih hasil bagus di kualifikasi serta balapan nantinya.
“Saya sangat senang hari ini karena waktu lap kami meningkat pesat dibanding kemarin. Saya juga senang untuk Cal di sesi kedua, motor terliha sangat lebih baik dibanding tahun lalu,” tukas Lorenzo di Autosport.
“Saya pikir kami punya potensi  untuk peningkatan besok (sesi kualifikasi). Masih ada beberapa masalah yang harus kami tuntaskan” sambungnya. (bbs/jpnn)

Spurs Puncaki Wilayah Barat

SAN ANTONIO-Rentetan kemenangan San Antonio Spurs berlanjut menjadi 10, hal mana membuat mereka kini bertengger di puncak Wilayah Barat. Di tempat lain Miami Heat menyudahi rangkaian kemenangan kandang di angka 17.
Berlaga di AT&T Center, Sabtu (7/4) pagi WIB, Spurs melanjutkan rentetan kemenangannya menjadi 10 tanpa terhenti usai menundukkan New Orleans Hornets. Menghadapi tim terlemah di wilayahnya, Spurs menang 128-103.
Kemenangan tersebut, dibarengi dengan kekalahan Oklahoma City atas Indiana Pacers, membuat Spurs untuk kali pertama sepanjang musim ini berhak atas posisi teratas Wilayah Barat.

“Kami tidak bermain bagus di paruh kedua pertandingan sebelumnya, jadi kami ingin bermain baik dan lebih fokus serta tampil lebih baik. Ini jadi awal yang baik buat kami,” ujat Tim Duncan usai laga seperti dikutip dari
Yahoosports.

Dengan 19 poin yang disumbangkan dalam pertandingan tersebut, ditambah enam rebound dan dua assist, Duncan jadi penampil terbaik timnya. Sementara dari kubu New Orleans, Eric Gordon tampil prima setelah membuat 31 poin.
Sementara itu di American Airlines Arena, Miamu Heat harus menyudahi rentetan kemenangan kandang yang sudah berjumlah 17 pertandingan. Menjamu Memphis Grizzlies, tuan rumah tunduk dengan kedudukan 82-97.
“Tim memenangi pertandingan dari awal. Kami berupaya dengan keras. Kami mengalahkan mereka. Mereka kehilangan tembakan-tembakan yang biasa mereka lakukan,” sahut guard Memphis, Gilbert Arenas. (bbs/jpnn)

Menuju Rally Dunia dan Promo Wisata

North Sumatera Rally Championship 2012

LANGKAT- Pengprov IMI Sumut menunjukkan komitmennya membangkitkan dunia reli Sumut dengan menggelar dua seri Kejuaraan Nasional yang merupakan seri North Sumatera Rally Championship (NSRC) 2012 . Kali ini target jangka panjang turut diusung adalah menjadi tuan rumah Asian Pasific Rally Team yang diharapkan singgah ke Indonesia 2013.

Ini tentu berdampak pada pengenalan wisata Sumut. Khususnya Langkat yang kerap dipercaya sebagai venue kejurda dan kali ini meningkat sebagai seri pembuka kejurnas reli 2012.

Bupati Langkat, Ngogesa Sitepu saat melepas kejuaraan turut berbangga atas kepercayaan yang diberikan insan reli di Indonesia. Ngogesa berharap, gelaran reli di Langkat dapat mengenalkan pariwisata Langkat di tingkat nasional.
“Kita berharap, melalui kegiatan reli ini akan memberikan efek positif bagi pengenalan wilayah Langkat,” kata Ngogesa saat melepas peserta seri I NSRC 2012 dan Seri I Kejurnas Reli 2012 di Alun-alun Stabat, Sabtu (7/4) kemarin.
Apalagi menurutnya Sumut mampu jika diberi kepercayaan menggelar even internasional. “Kita layak menggelar bahkan untuk tingkat internasional. Saya juga berharap masyarakat Langkat dapat memberi kenyamanan terhadap peserta reli,” harapnya.

Sebelumnya Ketua IMI Sumut, Musa ‘Ijeck’ Rajekshah dalam sambutannya berterima kasih atas kepercayaan Pemkab dan masyarakat Langkat untuk ikut ambil bagian dalam memajukan reli Sumut. Apalagi beberapa pereli nasional yang ikut berpartisipasi dari Jakarta, Kalimantan Timur (Kaltim), Sulawesi Selatan (Sulsel) akan menjadikan citra Sumut lebih baik lagi di nasional dan internasional.

“Kita harapkan seri selanjutnya terus mendapat dukungan dari pemerintah Kabupaten Langkat, pihak kepolisian dan yang utama masyarakat serta pihak lainnya yang telah turut serta membantu menyelenggarakan event ini,” tambahnya.
Ia pun berharap, kepedulian Bupati Langkat ini akan mendongkrak tingkat kunjungan wisata di bumi Langkat.

Para peserta reli yang dilepas pertama adalah Subhan Aksa dengan navigator  Hade Mboi. Disusul Rizal Sungkar/Anthony Sarwono dan Ijeck/Uche hingga peserta dengan nomor start terakhir Tohap Simanungkalit/Gioks DTO. Turut hadir Kapolres Langkat, AKBP Erick Bhismo yang juga turut melepas start.

Ijeck Kuntit Subhan dan Rizal

Pereli nasional asal Sumatera Selatan, Subhan Aksa dan pasangannya Hade Mboi sementara melesat menjadi yang tercepat di hari pertama Seri I North Sumatera Rally Championship 2012 yang juga Seri I Kejurnas Reli 2012 di Perkebunan Langkat Sabtu (7/4) kemarin.

Melahap lima Special Stage (SS), pereli Bosowa Rally Team itu sementara memimpin dengan catatan waktu overall 1:05:00.

Sebenarnya juara nasional 2009 dan 2010 ini tak melenggang mudah. Sejak SS 1, ia mendapat ancaman serius dari Rizal Sungkar dengan co-drivernya Anthony Sarwono. Di SS 1, Kampung Boyan, Rizal sempat mengungguli Subhan dengan catatan waktu 00:12:50. Berbeda tiga detik dari Subhan di posisi kedua.

Namun Subhan yang tengah mempersiapkan diri menghadapi World Rally Championship, bangkit di SS 2 wilayah Langkup. Ia finish catatan waktu 00:14:42. Gantian Rizal yang terpaut tiga detik. Ia mengulangi keperkasaannya di SS 3 dengan catatan waktu 00:10:50. Sementara Rizal berada di tempat kedua dengan catatan waktu 00:11:00.

Persaingan semakin panas setelah Rizal kembali bangkit di SS 4. Kali ini ia mengungguli Subhan dengan tunggangan Subaru N12 nya yang mencatat waktu tercepat 12 menit, 48 detik. Subhan tertinggal 8 detik dengan catatan 12 menit 58 detik. Ia pun tak tinggal diam di SS 5 dan memacu Mitsubishi Evo X nya lebih cepat. Subhan kembali mengambil alih urutan teratas dengan catatan waktu 13 menit 39 detik. Kali ini Rizal keteteran dengan catatan waktu 14,15 menit. Rizal sendiri akhirnya membuntuti Subhan dengan overall 1:05:00.

Keduanya tetap harus mewaspadai lesatan pereli tuan rumah, Ijeck yang berpasangan dengan Uche. Sempat hanya finish di urutan empat di SS1, Ijeck berhasil bangkit di empat SS berikutnya. Meski belum mampu mengungguli catatan waktu Subhan-Rizal, Pereli asal tim Blablabla itu tampil stabil dengan terus membayangi di posisi ketiga. Overall Ijeck mengumpulkan catatan waktu 1:08:09.

Ijeck mengaku hari pertama ia tidak mengalami masalah dan bisa menunjukkan performa yang baik. Namun diakuinya ia belum menemukan settingan mobil yang tepat. “Settingannya belum klop. Mungkin besok (hari ini, Red) akan lebih baik lagi. Gak ada masalah dan mudah-mudahan bisa memperbaiki peringkat,” jelasnya.

Pereli yang juga Ketua Umum IMI Sumut itu mengatakan, kondisi track sempat basah meski dalam cuaca panas. “Memang tidak hujan tapi kondisinya tetap basah di awal. Meskipun belakangan mulai kering. Bisa saja besok terjadi hujan dan kita sudah antisipasi,” lanjutnya.

Nasib sial harus dialami Dodi/Prihatin Kasiman. Sempat finish di urutan ketiga di SS1, kondisi mobil yang tidak mendukung membuat posisi pasangan asal tim Blablabla itu melorot di SS berikutnya. Puncaknya saat menjajal SS4, gear box nya jebol, sehingga Dodi/Prihatin hanya finish di urutan 16 bahkan terpaksa absen di SS 4.

Dodi yang terlihat kesal di Paddock, mengakui mobil Subaru N11 andalannya mengalami masalah dengan persnelling. “Porsnellingnya bermasalah. Akhirnya gear boxnya jebol dan di SS 4 saya terpaksa finish dengan hanya mampu masuk di gigi 1. Sudah kita atasi dan di enam SS tersisa saya harus bisa lebih baik. Saya harus lebih maksimal,” katanya.

Nasib berbeda justru dialami Harun Nasution dengan navigatornya Yulio Nurahman. Sempat bermasalah dengan rem, pereli yang dijuluki singa gurun pasir itu mampu menempati urutan keempat overall dengan catatan waktu 1:12:11.
Lain lagi, Arjianshah. Putra sulung Ijeck yang menjadi navigator Andi Jachmon ini cukup puas dengan penampilannya di hari pertama dengan menempati posisi 8 sementara. Overall dengan catatan waktu 1:15:52. “Cukup puas. Paling sulit itu di SS 5 banyak bebatuan. Tapi di sisa SS kami harus lebih baik lagi,” ujar Arjie-sapaan akrabnya.

Minggu (8/4) ini, akan dilanjutkan dengan 6 SS. Dimulai dari Boyan, Langkup, Bandar Telu dan reverse kembali hingga berakhir di Banda Telu. Para peserta akan finish resmi di Alun-Alun Stabat. Rencananya Ketua PP IMI, Nanan Soekarna akan menutup kejuaraan. (mag-18)

Hasil Overall Sabtu (7/4)

1. Subhan Aksa/Hade Mboi      Bosowa Rally Team     1:05:00
2. Rizal Sungkar/Anthony Sarwono   Rizal Sungkar Team   1:05:38
3. Ijeck/Uche           Blablabla         1:08:09
4. Harun Nasution/Yulio Nurahman Blablabla   1:12:11
5. Erwin Mancha/Maman Aruman  Team Syndicate Indonesia  1:13:14
6. M Hidayat/Ade Ramadhan     Team Syndicate Indonesia  1:15:48
7. Eddy WS/Syariful Adil      TSA Indocafe Spectra Rally Team 1:15:49
8. Andi Jachmon/Arjie         Blablabla       1:15:52
9. Akbar Buchari/Oky Masboy   Blablabla      1:17:19
10. Dodi/Prihatin Kasiman     Blablabla       1:20:10

Vettel Yakin Ulangi Prestasi

PARIS-Performa Sebastian Vettel di dua seri balapan F1 musim ini terhitung mengecewakan. Tapi itu tak mengurangi optimisme driver asal Jerman itu untuk bisa mempertahankan titel juaranya musim ini.
Dengan materi tim yang masih sama dengan musim lalu, Vettel dinilai akan bisa merebut titel juara dunia ketiganya secara beruntun tahun ini.

Terlebih performa selama sesi tes pra musim, Vettel dan mobil barunya, RB8 juga tak mengecewakan.

Tapi ketika musim dimulai di Australia tiga pekan lalu, Vettel serta Abbey seperti belum mampu menunjukkan tajinya seperti musim lalu. Kesulitan saat sesi kualifikasi, Vettel akhirnya harus puas menyelesaikan lomba di urutan kedua, di belakang Jenson Button.

Beralih ke GP Malaysia sepekan setelahnya, Vettel seperti mendapat “peringatan” saat ia gagal mencetak poin setelah mobilnya bertabrakan dengan Narain Karthikeyan. Alhasil ia pun baru mengumpulkan 18 poin. (Bandingkan dengan musim lalu di mana ia memenangi dua seri awal).

“Aku akui di dua balapan awal kami jelas tidak tampil sempurna, namun tidak buruk-buruk amat. Kami membuktikan kami bisa bersaing dengan tim terkuat dan itu yang paling penting,” tutur Vettel seperti dilansir Autosport.
“Ketika Anda mendapat bencana seperti aku alami di Malaysia, bagaimanapun lebih baik daripada tanpa harapan apapun – namun seperti itulah F1,” sambungnya.

Namun, musim 2012 baru saja menyelesaikan dua seri dan masih ada 18 seri terhampar di depan. Vettel yakin Red Bull Racing akan segera berbenah dan kembali menunjukkan dominasinya seperti musim lalu.
“Kami masih punya 18 seri tersisa dan kami akan melakukan yang kami bisa untuk mempertahankan titel juara,” bilang Sebastian Vettel. (bbs/jpnn)

Casey Stoner Tetap Optimis

PEMBALAP tim Repsol Honda yang pada dua free practice sempat mendominasi Casey Stoner, mengakui jika dirinya tak punya kesempatan memperlihatkan kecepatan sesungguhnya pada latihan terakhir di Sirkuit Losail, Qatar, Jumat (6/4/12).
Meskipun demikian, pebalap asal Australia ini tetap merasa senang dengan motornya. “Secara umum hari ini bagus. Kami mengalami beberapa persoalan pada dua sesi pertama, tetapi sudah diatasi. Ini positif,” ujar juara dunia 2007 (bersama tim Ducati) ini.

“Untuk elektronik sudah banyak yang diatasi, dan sekarang saya semakin punya rasa dan koneksi dengan ban belakang, yang tentu saja membuatku semakin percaya diri. Ini membuatku bisa membuat catatan waktu lap yang bagus dengan ban yang agak lama,” tambahnya.

Stoner, yang empat kali menjuarai balapan malam di Qatar dalam lima musim terakhir, mengaku optimistis menghadapi sesi kualifikasi, Sabtu (7/4/12).  Dia yakin bisa memberikan hasil terbaik.
Sementara itu rekan setim Stoner, Dani Pedrosa, mengakui belum bisa tampil maksimal. Persoalan elektronik masih menghantuinya.

“Hari ini tak bagus bagi kami. Saya mengalami masalah pada elektronik, dan saya tidak bisa mengendarai motor dengan 100 persen. Terutama ketika keluar tikungan, di mana kami masih mengalami persoalan,” bilang Pedrosa.
“Semoga mekanik bisa menemukan jalan keluar sehingga besok kami bisa menjalani sesi kualifikasi dengan baik. Kecelakaan di sesi pertama benar-benar tak diharapkan. Itu baru lap pertama dari tikungan kedua, dan saya sama sekali tidak mendorongnya,” tuntas Pedrosa. (bbs/jpnn)

SSB Dispora Jumpa Sinar Sakti

MEDAN- SSB Dispora lolos ke babak semi final setelah berhasil mengalahkan SSB Daun Mas dengan skor 1-0 pada laga lanjutan Turnamen Alumni PPL antar SSB KU-15  di Lapangan PPLP-Sumut Jalan Pembangunan, Medan Sunggal Sabtu (7/4).
Gol semata wayang milik SSB yang juga sebagai juara di pool B itu diciptakan oleh Alfi di menit 25.  Hingga pertandingan ketiga, SSB besutan Rubes ini belum pernah kebobolan satu gol dengan mengumpulkan poin tertinggi sebanyak 9 poin dan juara klasemen sementara.

Sebelumnya di pertandingan per dana, SSB Dispora juga langsung memperoleh hasil manis dengan mengalahkan SSB Bina Pratama dengan skor 2-0.  Begitu juga dengan pertandingan kedua, SSB Dispora bahkan meningkatkan gol dengan menelan SSB Sinar Sakti dengan skor 3-0.  Ketika ditemui di lapangan, Ishak Pelatih SSB Dispora mengaku puas dengan hasil yang diperoleh.  “Meski lolos semi final, anak-anak harus tingkatkan kualitas. Karena tim yang menjadi lawan kami cukup kuat,” katanya.

Di babak semi final yang akan diadakan Minggu (8/4) SSB Dispora akan berhadapan dengan Sinar Sakti. Di tempat yang sama Sangap Ketua Panitia memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada setiap peserta yang bertanding. (mag-10)

Hari Subagyo Juara Kategori Eksekutif

MEDAN-Kazidam I/BB, Letkol Hari Subagyo, menjadi juara kategori eksekutif pada Turnamen Tenis Nasional Piala Gubsu 2012 di Lapangan Kebun Bunga Medan, Sabtu (7/4).

Hari mengukuhkan diri sebagai yang terbaik setelah mengemas 17 poin dari total tiga putaran dilalui. Pada putaran terakhir, Hari yang berpasangan dengan Amirudin mengalahkan Mugiono/Ahmad Sentosa 6-1.
Posisi kedua diduduki Kasdam I/BB, Brigjen TNI I Gede Sumertha, yang membukukan 16 poin. Pada putaran ketiga, I Gede yang berpasangan dengan Abdul Jalil (Pemprovsu) mengalahkan M Riadi/Letkol Lilik 5-2.

Tempat ketiga direbut Asrendam I/BB, Kolonel Inf Zuhriari, yang juga menorehkan 16 poin. Di putaran ketiga, Zuhriari yang berpasangan dengan Irdam/I BB, Kolonel Inf Sakam Tampubolon mengalahkan Ahmad Nurdin/Firdaus Badaruddin 6-1.
Sementara itu, Plt Gubsu, Gatot Pujo Nugroho ST, harus puas menduduki peringkat ketujuh dengan mengumpulkan 14 poin. Pada putaran terakhir, Gatot yang berpasangan dengan Guntur mengalahkan Baktiar Panjaitan/Ibnuh Hajar 4-3.
Ketua Panitia Bidang Tenis Eksekutif, Ir H MA Effendi Pohan MSi, mengatakan pertandingan tenis eksekutif diikuti 44 peserta. Penentuan juara dalam event ini lewat torehan poin per individu, meski nomor pertandingannya ganda.
“Pertandingan berlangsung tiga putaran, setiap putaran petenis tampil dengan pasangan berbeda, sesuai hasil undian. Dalam hal ini, masing-masing petenis mendapat nilai dalam setiap putaran dan dijumlahkan hingga putaran ketiga atau terakhir,” jelas Pohan.

Dengan berakhirnya kategori eksekutif, maka pertandingan tinggal menyisahan kategori senior open. Partai senior open sendiri sudah memasuki partai final tunggal putra/putri dan ganda putra/putri yang akan berlangsung Minggu (7/4) pagi ini. (jun)

SMP Negeri 42 ke Semi Final

MEDAN- Kesebelasan SMP N 42 melaju ke babak semi final setelah mengalahkan SMP Pahlawan Nasional dengan skor 3-0 pada laga lanjutan perempat final Liga Pendidikan Indonesia (LPI antar SMP,SMA/SMK se-Kota Medan 2012) di Stadion TD Pardede Medan, Sabtu (7/4).

Ketiga gol milik kesebelasan besutan Suwarno itu diciptakan oleh Nurmansyah di menit 61, dan dua gol beturut-turut diciptakan oleh Benny di menit 67 dan 78.
Sehingga dengan perolehan 9 poin dan tiga kali menang berturut-turut, SMP N 42 itu berhak meraih tiket ke semi final.

Di pertandingan perdanannya, SMP N 42 mengalahkan kesebelasan SMP Eria dengan skor 4-0. Sementara di pertandingan kedua, juga mengalahkan SMP N 43.
Ketika dikonfirmasi lewat telepon seluler, Suwarno mengaku puas dengan hasil sementara yang diraih timnya.  “Saya tetap mengadakan evaluasi permainan anak-anak, karena semakin sedikit sisa pertandingan persaingan akan semakin ketat,” katanya.

Halim Panggabean selaku kepala biro kompetisi pertandingan pencab PSSI Medan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada setiap peserta yang telah bertanding.
“Mudah-mudahan di sisa pertandingan tetap berlangsung dengan lancar dan peserta tetap menunjung sportifitas,” katanya. (mag-10)

Kontrak Tiga Musim tapi Selesaikan Kuliah Dulu

Ferdinand Damanik, Berlabuh ke PJ setelah Lama di Filipina

NBL Indonesia musim depan kedatangan pemain istimewa. Namanya Ferdinand Damanik. Setelah, malang melintang selam delapan tahun di Filipina, Ferdinand menerima tawaran Pelita Jaya Esia Jakarta.
FERDINAND Damanik terlihat ikut senang saat Pelita Jaya Esia Jakarta memukul Satria Muda (SM) Britama Jakarta dalam lanjutan seri VI Flexi NBL Indonesia di Hall Basket Gelora Bung Karno kemarin (7/4). Laga melawan SM tersebut merupakan pertandingan PJ kedua yang ditontonnya.

Sebelumnya, Ferdinand juga menyaksikan Andy Poedjakesuma dkk beraksi untuk mengalahkan Dell Aspac Jakarta pada Kamis (5/7). Namun, berbeda dari sebelumnya, kali ini Ferdinand dengan jelas menunjukkan dukungannya kepada PJ.
Dia datang memakai kaos PJ berwarna oranye. Apakah Ferdinand resmi bergabung dengan PJ untuk bermain di NBL musim depan? Kalau itu, tanyakan Bos Diko (Andiko Ardi Purnomo, ketua umum PJ Red) langsung,” kata Ferdinand lantas tertawa.

Saat dikonfirmasi, Diko membenarkan bahwa klubnya selangkah lagi mendapatkan Ferdinand. Kesepatan dan komitmen awal sudah terjadi, walau kontrak belum ditandatangani.
Rencananya, Ferdinand berada di PJ dalam tiga musim ke depan. Dia berlaga di NBL musim depan.

“Dia memang akan main untuk kami. Namun, dia harus menyelesaikan kuliahnya dulu. Ferdinand mau pulang ke Indonesia, karena kami membayarnya dengan bagus,” ucap Diko lantas tersenyum.
Bukan rahasia lagi kalau Ferdinand memang menjadi buruan paling hot saat ini. Terhitung, ada tiga tim besar lain selain PJ yang menawarinya bergabung.
Namun, PJ lebih cepat ambil peluang. Ferdinand juag memilih PJ karena memberikan tawaran paling bagus.

Bagi beberapa pelatih dan pemilik klub di NBL, Ferdinand memang sudah tidak asing. Dia sudah lama tersohor sebagai bigman jempolan.

Pemain 24 tahun itu lama malang-melintang sebagai pemain bertalenta saat berlaga di liga antaruniversitas di Filipina, University Athletic Association of The Philippines (UAAP).
Dalam empat tahun terakhir, Ferdinand menjadi starter bagi tim kuat dan memiliki tradisi panjang De La Salle University Manila. Dalam kompetisi itu, pemain kelahiran Bekasi itu terkenal sebagai dunker ganas. Bertinggi 196 cm, Ferdinand memiliki vertical jump tinggi, mencapai 29 inchi.

“Dulu, satu-satunya alasan saya main basket karena saya senang melakukan slam dunk. Bukan shooting, dribbling atau yang lainnya. Hanya nge-dunk,” tegas pemain yang berposisi sebagai center itu.
Pria kelahiran 15 April itu memang memiliki bakat besar. Sejak mulai bermain basket di SMP Santo Yoseph Malang, Ferdinand memang sudah hobi nge-dunk. Padahal, waktu itu, tingginya masih 173 cm.
Saat mengikuti orangtuanya pindah ke SMP Dian Harapan Lippo Cikarang pada 2004, Ferdinand masih intens bermain basket. Dia sempat berlatih sebentar dengan tim junior Satria Muda Jakarta.
Bakat besar Ferdinand membuat pelatih SM waktu itu, Nathaniel Canson (head coach Muba Hangtuah saat ini, Red), merekomendasikannya bersekolah ke Filipina. Ferdinand diterima di La Salle Green Hills High School, Manila.
“Karena basket, saya lalu dapat tawaran beasiswa penuh di De La Salle University,” terangnya.

Pada tahun pertamanya, Ferdinand langsung ikut ambil bagian dalam sukses De La Salle menjadi juara musim 2007-2008. Namun, Ferdinand dkk tidak bisa mempertahankan gelarnya, kalah di final atas Ateneo de Manila University.  Setelah itu, Ateneo terus mendominasi UAAP, menjadi juara dalam empat musim beruntun.

“Saya memang sibuk kuliah. Jadi, konsentrasi terbagi. Ini karena saya mengambil jurusan Bisnis Manajemen. De La Salle memang kampus bisnis nomor satu di Filipina. Saya tak bisa main-main dengan beasiswa saya,” lanjutnya.
Rencananya, Ferdinand lulus pada Oktober mendatang. Setelah itu, dia ingin total bermain di NBL Indonesia. Apakah akan sering slam dunk? Kita lihat saja nanti,” ucapnya lalu tersenyum. Bagi PJ, kehadiran Ferdinand tentu membuat mereka berpeluang besar meraih gelar NBL Indonesia. (nur/ru/jpnn)