Home Blog Page 13699

Cantik dengan Masker Tradisional

Iampil cantik dan segar tetapi tak ingin menggunakan masker wajah yang mengandung bahan kimia, Anda bisa menggunakan masker tradisional yang berasal dari buah-buahan,mau coba…? simak tipsnya di bawah ini.

Masker pada wajah memiliki bebearapa manfaat. Selain melembutkan kulit , fungsi masker adalah membuka pori-pori yang tersumbat karena kotoran, debu, maupun sisa kosmetik yang tidak bisa hilang karena pembersih biasa.

Masker tradisional juga dapat mengembalikan kelembaban dan kehalusan kulit. Memberi masker pada wajah sama dengan merilekskan otot-otot wajah. Sebaiknya gunakan masker 1-2 kali seminggu, naka kulit akan tampak cerah dan kencang.

Banyak sekali buah-buahan yang dapat digunakan untuk membuat masker alami ini, diantaranya seperti, avokado, stroberi, lemon, dan anggur.
Pada umumnya aneka buah-buahan alami aman digunakan pada kulit apabila dalam dosis yang tepat. Namun pada kukit sensitif, kadang masih bereaksi pada bahan alami tersebut, seperti gatal atau iritasi ringan.

Untuk mencobanya , oleskan sedikit bahan masker  tersebut pada punggung tangan atau wajah selama beberapa saat. Bila kulit tidak merasakan gatal atau yang lainnya, berarti kulit kulit Anda aman dengan kandungan bahan masker tersebut.

Stroberi

  • Hancurkan beberapa buah stroberi yang telah dipisahkan dari tangkai dan daunnya
  • Usapkan 2 sendok makan hancuran stroberi tadi pada wajah dan biarkan selama 15 menit
  • Setelah itu, bilas dengan air steril atau air hangat biasa

Alpukad
–  Untuk Kulit Wajah Kering

  • Tumbuk daging avokad matangdengan garpu
  • Oleskan pada wajah, biarkan selama 30 menit
  • Bilas dengan air hangat atau air mawar mengunakan kapas

– Untuk Kulit normal

  • Tambahkan putih telur yang dikocok sebentar
  • Bagi kulit lembab, perlu ditambahkan pula madu.

Tomat
– Untuk menghaluskan wajah

  • Ambil tomat yang sudah matang, iris dan gosokkan pada wajah
  • Atau, bisa juga buah tomat diperas, kemudian air perasannya dioleskan setiap hari ke wajah

– Untuk pelindung dari sengatan matahari

  • Ambil daun tomat
  • Lalu remas-remas dengan  air
  • Kemudian tempelkan pada wajah sebagai penyejuk wajah

Anggur

  • Hancurkan beberapa anggur yang culup untuk menghasilkan 2 sendok makan jus.
  • Saring jus tersebut
  • Oleskan pada wajah dengan menggunakan kapas
  • Setelah 20 menit, bilas dengan air mawar

Lemon:

  • Tambahkan 1 sendok teh jus lemon pada putih telor kocok
  • Oleskan pada wajah dan biarkan 10 menit
  • Setelah itu bersihkan dengan air mawar atau air hangat

Pisang:

  • Ambil pisang ambon yang sudah masak, hancurkan.
  • Tambahkan minyak zaitun
  • Gunakan  secara teratur ramuan tersebut sebagai bedak. (net)

 

Revisi Kenaikan PBB 100 Persen

Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) naik 100 persen. Apa tanggapan anggota dewan? Berikut petikan wawancara wartawan Sumut Pos, Adlansyah Nasution dengan Ketua Komisi C DPRD Medan, A  Hie.

Apa tanggapan Anda soal kenaikan PBB?

Dispenda Medan harus jelas dalam menetapkan pajak jangann hanya mengejar PAD besar tetapi memberatkan warga. Jika pajak itu bisa direvisi akan lebih baik karena sudah memberatkan masyarakat. Jika nantinya Perda kenaikan PBB tidak bisa direvisi itu merupakan hak dari kadispenda yang bertugas melaksanakan perda.

Apa yang Anda lakukan?

Karenakan saya baru terpilih, jadi sampai saat ini banyak masyarakat mengadukan kenaikan PBB mencapai 100 persen. Sementara warga tidak mampu membayarnya akibat kenaikan tersebut. Lagi pula masalah kenaikan PBB ini sangat urgen. Ini merupakan agenda Komisi C. Ke depan kita akan mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan memanggil Kadispenda Medan, Syahrul Harahap dan Kabag Hukum Kota Medan, Ikhwan Habibi agar merevisinya. Kita akan mempertanyakan apa yang menjadi alasan kenaikan, untuk apa dibuat pajak besar jika nantinya masyarakat tidak mampu membayarnya.

Bagaimana solusinya?

Kita sebagai wakil rakyat harus membantu menyelesaikan keberatan masyarakat dengan mencari solusi yang terbaik. Padahal, sesuai peraturan Depkeu pengalian 20 persen sebagai keringanan bagi masyarakat harus diberikan. Namun sepertinya Pemko Medan melupakan pengalihan 20 persen itu. Kita tidak tahu apa yang menjadi rumusan Depkeu dalam perhitungan PBB. Akibatnya, bukan hanya masyarakat menengah bawah keberatan, pengusaha juga merasakan hal yang sama. Kalau sudah begini, Pemko harus merevisi aturan tersebut. Pemko jangan menaikkannya karena jelas memberatkan masyarakat.(*)

DPRD Medan Rombak Pimpinan

MEDAN-DPRD Kota Medan melakukan pergantian pimpinan dan alat kelengkapan dewan periode 2012-2013. Pergantian tersebut dilakukan dalam rapat di masing-masing alat kelengkapan dewan dari komisi, Badan Kehormatan Dewan (BKD) dan Badan Legislasi, usai digelar paripurna, Rabu (4/4) siangn
Sebelum dilakukan pemilihan para pimpinan komisi, pada rapat terlebih dahulu dilakukan penetapan calon anggota BKD usulan dari masing-masing fraksi, yakni Khairuddin Salim (FPD), Surianda Lubis (FPKS), Roma P Simare-mare (FPDIP), Ainal Mardiah (FPG), Bahrumsyah (FPAN), Budiman Panjaitan (FPDS), Bangkit Sitepu (FPPP) dan Godfried Effendi Lubis (FMB).

Namun, sebelum dilakukan pemilihan, 3 dari 8 calon anggota BKD tersebut mengundurkan diri, yakni Surianda Lubis (FPKS), Ainal Mardiah (FPG) dan Bahrumsyah (FPAN). Praktis hanya tinggal lima nama lagi yang akhirnya ditetapkan menjadi anggota BKD.

Usai penetapan anggota BKD, selanjutnya dilakukan pemilihan para pimpinan komisi di masing-masing komisi. Berikut komposisi personalia alat kelengkapan DPRD Medan periode 2012-2013, Komisi A diketuai Burhanuddin Sitepu (FPD), Wakil Ketua Zulmorado Slawat Siregar (FPKS) dan Sekretaris Godfried Effendi Lubis (FMB).

Komisi B Ketua Surianda Lubis (FPKS), Wakil Ketua Paulus Sinulingga (FPDS) dan Sekretaris Muhammad Yusuf (FPPP), Komisi C Ketua, A Hie (FPD), Wakil Ketua Kuat Surbakti (FPAN) dan Sekretaris Hasyim (FPDIP). Sedangkan Komisi D Ketua Muslim Maksum Yusuf (FPKS), Wakil Ketua Irwan Sihombing (FPD) dan Sekretaris Ferdinand Lumban Tobing (FPG).

Selanjutnya Ketua BKD terpilih Roma P Simare-mare (PDIP) dan Wakil Ketua Bangkit Sitepu (PPP), serta Ketua Badan Legislasi, Ilhamsyah (FPG) dan Wakil Ketua, Lily, MBA (FMB).

Ketua DPRD Medan, Drs H Amiruddin, meminta seluruh alat kelengkapan dewan khususnya komisi segera bekerja menjalankan program yang telah ditetapkan.

Sementara itu, Ketua Komisi D, Muslim Maksum, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada anggota Komisi serta Fraksi PKS yang telah mempercayainya memimpin komisi yang membidangi masalah pembangunan tersebut.”Tentu kita akan berupaya semaksimal mungkin menjalankan amanah ini, dengan harapan ke depan Komisi D DPRD Medan mampu memberikan yang terbaik dalam menjalankan tupoksi (tugas pokok dan fungsi) dewan,” ujar Muslim.

Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Medan, Herri Zulkarnain, mengatakan pihaknya telah menempatkan kader-kader terbaik untuk memimpin Komisi A dan C, yakni Burhanuddin Sitepu dan A Hie. “Keduanya tentu saja kader yang kami anggap berkompeten untuk memimpin kedua komisi tersebut,” ujarnya.

Terutama, lanjut Herri, di Komisi C. “Selaku komisi yang membidangi ekonomi, tentu di bawah kepemimpin Ahie (ketua), Hasyim (sekretaris), komisi ini akan bekerja lebih maksimal dan dapat memberikan kontribusi yang berarti bagi masyakarat dan Pemko Medan,” pungkasnya.(adl)

Nyalakan Lampu Jalan di Simpang Titi Kuning

082168845xxx

Selamat pagi Pak, kalau bisa, Jalan Brigjend Hamid, simpang Titi Kuning,lampu jalan tolong dinyalakan kalau malam hari Pak. Pada gelap jalannya Pak, terima kasih.

Saya Laporkan ke Dinas Pertamanan

Terima kasih atas informasinya. Hal ini sangat membantu aparatur kecamatan dalam hal ini Kecamatan Medan Johor dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Saya akan laporkan ke dinas terkait yaitu Dinas Pertamanan Kota Medan untuk ditindakl anjuti.

M Azwarlin Nst SH
Camat Medan Johor

Kami Terus Melakukan Perbaikan

Terima kasih informasinya, terlebih dahulu kami sampaikan kepada warga. Hingga kini kami terus melakukan perbaikan di sejumlah wilayah di Kota Medan. Hanya saja, perbaikannya tidak bisa secara keseluruhan dilaksanakan serentak. Hal itu dikarenakan keterbatasan jumlah pegawai kami, maka kami hanya bisa melakukan perbaikannya bertahap.Khusus untuk pelaksanaan perbaikan tetap dilaksanakan di seluruh penjuru Kota Medan. Untuk itu, kami  meminta kepada warga agar  bersabar menunggu petugas kami yang sedang bekerja di lapangan.

Erwin Lubis
Kadis Pertamanan Kota Medan

Perkuat Koordinasi dengan Kecamatan

Banyaknya lampu jalan yang mati di Kota Medan, sebenarnya bukan hanya disebabkan pasokan energi listrik yang kurang, tapi hal lainnya. Salah satunya diakibatkan kurang dilakukannya perawatan lampu jalan pada tahun-tahun sebelumnya. Sehingga, kepemimpinan saat ini cendrung bertugas memperbaiki saja.

Seharusnya, Dinas Pertamanan Kota Medan berkoordinasi dengan pihak kecamatan, khususnya untuk pendataan kerusakan atau kondisi lampu jalan di masing-masing kecamatan. Bila ada kerusakan minta segera melaporkannya ke Dinas Pertamanan Kota Medan. Selanjutnya setiap tiga bulan, petugas patroli Dinas Pertamanan juga melakukan pengecakan rutin terhadap lampu jalan yang ada.

Tanpa keduanya dilaksanakan, maka sepenuhnya masyarakat hanya membayar pajak saja sedangkan pelayanan yang diberikan seperti mendapatkan penerangan jalan jauh dari harapan. Kami minta agar segera dilakukan perbaikan lampu jalan, jangan sampai, masyarakat semakin tak percaya dengan pemerintahan ini.

Ahmad Arif,
Ketua Fraksi PAN DPRD Medan

Petaka Todongkan Senjata Api Mainan

M Manurung (28), warga Jalan Setia Budi, Tanjung Anom, Medan Sunggal harus berurusan dengan polisi. Pasalnya, Manurung menodong pemilik usaha rumah makan Sekar Adi (47), di Jalan Ring Road Medan dengan senjata api mainan, Kamis (5/6) malam.

Informasi yang dihimpun, M Manurung merupakan juru parkir di Jalan Setia Budi Medan. Malam itu, Manurung mendatangi rumah makan Sekar dalam keadaan mabuk akibat minum-minum. Dengan mengendarai sepeda motor Honda Blade Manurung langsung mendatangi pemilik Rumah Makan Sekar.
Begitu bertemu, Manurung menodongkan senjata api mainan ke arah pemilik rumah makan.  Manurung juga melakukan pelecehan seksual kepada seorang karyawati Rumah Makan Sekar.

Kapolsekta Medan Sunggal, Kompol Budi Hendrawan membenarkan peristiwa itu.

“Pelaku mendatangi Rumah Makan Sekar dalam keadaan sepi pengunjung dan langsung mendatangi pemilik rumah makan. Motif pelaku belum kita ketahui. Pelaku saat ini berada di Mapolsekta Medan Sunggal untuk menjalani pemeriksaan,” ujarnya. (gus)

Petugas Satpol PP Lakukan Pungli

087869657xxx

Kepada Yth Kepala Satpol PP Kota Medan, kami sangat keberatan ada petugas Satpol PP yang melakukan pungutan liar (pungli) dengan alasan pemeriksaan rutin izin usaha. Padahal perusahaan kami mempunyai semua izin usaha, tetapi petugas Satpol PP tetap meminta uang. Tolong ditertibkan Pak.

Buat Laporan dengan Data Lengkap

Sayang laporan ini tidak lengkap sehingga dapat kita tindak sesuai dengan peraturan yang ada. Untuk itu, silahkan pihak yang dirugikan membuat laporan tertulis dilengkapi data oknum Satpol PP tersebut, seperti nama dan nomor tugas atau jabatan. Saya akan langsung panggil oknum tersebut. Terima kasih.

Kriswan
Kepala Satpol PP Kota Medan

600 Anak Yatim Terima Santunan

MEDAN-600 anak yatim dan duafa mendapat santunan tunai dari pengusaha muda, Iswahyudi Ashari. Ekonom asal Medan ini berniat mengajak seluruh pengusaha berbagi rezeki di tengah kesulitan ekonomi masyarakat saat ini.

“Saya ingin mengajak seluruh pengusaha berbagi kepada masyarakat kurang mampu terlebih lagi di tengah kesulitan masyarakat akibat berbagai kebijakan pemerintah,” kata Iswahyudi di kediamannya Jalan Ir H Juanda Medan, Jumat (6/4) siang.

Dikatakannya, dengan kebijakan ekonomi sekarang ini, baik oleh pemerintah pusat maupun daerah kehidupan masyarakat semakin terjepit terlebih lagi setelah rencana penetapan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), yang menyebabkan kenaikan berbagai harga bahan kebutuhan pokok.

“Rencana kenaikan harga BBM membuat kehidupan masyarakat terjepit. Hal ini tidak menjadi perhatian pemerintah dan kita sebagai pengusaha harus memperhatikan kondisi yang seperti itu,” ucapnya.

Selain itu, lanjutnya, kebijakan dari pemerintah daerah menaikkan pajak bumi bangunan (PBB) mencapai 100 persen terasa menyusahkan masyarakat terutama bagi masyarakat kelas ekonomi menengah ke bawah.

“Kalau bisa kebijakan itu (pajak PBB) direvisi bahkan dibatalkan karena tidak berpihak kepada masyarakat menengah bawah,” ujarnya.
Rudi (15), seorang anak yang menerima santunan mengaku sangat berterima kasih dengan bantuan yang diberikan.
“Saya berterimakasih karena bantuan yang diberikan bisa meringankan uang sekolah,” ucapnya.

Hal senada juga dikatakan penerima santunan lainnya, Lina (12). Dia berharap bantuan seperti ini bisa terus diberikan kepada mereka.
“Kami senang. Kami mau ada lagi yang kayak gini lagi,” pungkasnya. (adl)

Perlebar Jalan Bajak V

083197677xxx

Mohon Jalan Bajak V diperlebar, karena arus kendaraan sudah sangat padat, apalagi batu penutup parit di sisi kiri-kanan jalan banyak yang bolong. Terima kasih kepada pihak yang berwenang untuk menindaklanjuti keluhan warga

Kita Koordinasikan

Terima kasih atas informasinya. Akan kita koordinasikan dengan lurah dan instansi terkait apakah memungkinkan atau tidak untuk melakukan pelebaran Jalan Bajak V sebagaimana yang diharapkan warga melalui Publik Interaktif Sumut Pos ini.

Emir Mahbob Lubis
Camat Medan Amplas

Suami-Istri tak Malu Sebagai Petugas Kebersihan

MEDAN- Pasangan suami istri (pasutri), Zainul Marpaung (22) dan Umay Hafizah (19) tak kenal malu menjadi petugas kebersihan dari Bestari Kota Medan. Kendati tinggal di Pasar III Tanjung Morawa mereka tidak mengeluh untuk membersihkan sampah di Kelurahan Harjosari II Medan Amplas. Semua itu ikhlas mereka kerjakan.

“Sudah dua bulan kami bekerja sebagai pasukan Bestari untuk membersihkan kawasan Kelurahan Harjosari II ini, kami tidak pernah lelah saat bertugas. Terpenting pekerjaan ini halal,” bilang Zainul Marpaung pada wartawan Sumut Pos di sela-sela membersihkan sampah yang berada di persimpang empat lampu merah Jalan Tritura dan Jalan Sisingamangaraja Medan, Jumat (6/4).

Zainal dan Umay sudah dua tahun menikah. Dalam menjalankan tugas keduanya tampak akrab. Artinya, di mana ada Zainal di situ ada Umay.
“Kalau tak mendampingi saya, kadang ia menggantikan tugas adik saya sebagai petugas kebersihan juga bila tak datang ,” ungkap Zainul.
Terkait dengan gaji yang diterima dari hasil kerjanya, Zainul mengaku menerima Rp1,3 juta per bulan. “Alhamdlullilah dengan gaji yang saya dapat selalu disyukuri dengan baik,” tuturnya.

Umay mengaku tak malu dengan profesi suaminya itu. Bahkan Umay membantu tugas suaminya sehari-hari. “Ngapain  saya malu, kadang saya menemani dan mengantikan tugas adiknya bila tidak masuk kerja. Lagian, kebersihan itu kan termasuk dari bentuk iman,” tuturnya.

Nah, untuk itulah, suami-istri itu berharap kepada masyarakat khususnya bagi warga Kelurahan Harjosari II untuk membuang sampah pada tempatnya. Sehingga, mereka lebih mudah mengangkut sampah. (omi)

Bayi Dibuang di Depan Rumah Warga

MEDAN-Warga Jalan Sei Galang, Medan Baru mendadak geger, Jumat (6/4) pagi. Pasalnya, warga menemukan bayi perempuan terletak di depan rumah JB Hasibuan (60). Temuan tersebut menjadi perhatian warga sekitar dan beramai-ramai mendatangi lokasi penemuan.

Informasi yang dihimpun Sumut Pos menyebutkan, bayi perempuan tersebut pertama kali ditemukan JB Hasibuan. Dia mendengar suara tangisan bayi di depan rumahnya saat baru bangun tidur. Mendengar tangisan JB Hasibuan keluar dari rumah. Dia terkejut melihat sesosok bayi dibalut kain terletak di depan gerbang rumahnya.

Saat ditemukan, bayi dalam keadaan bersih dan di dekatnya ditemukan perlengkapan bayi seperti sabun dan bedak. JD Hasibuan sempat meminta agar penemuan bayi tersebut tidak di publikasikan dan sempat menolak memberikan keterangan dengan alasan tak bersedia berurusan dengan polisi. Bayi yang diperkira berusia 4 hari itu langsung dibawa ke Mapolsekta Medan Baru.

JD Hasibuan mengungkapkan, sebelum menemukan bayi itu dia mendengar suara sepeda motor berhenti di depan rumahnya. Saat dia keluar rumah dia juga melihat becak bermotor melintas meninggalkan rumahnya. JB Hasibuan mengatakan, bersedia merawat bayi tersebut.  Kanit Reskrim Polsekta Medan Baru AKP Andik Eko membenarkan adanya temuan bayi perempuan dan kini dirawat di RS Sari Mutiara. (gus)