31 C
Medan
Thursday, April 2, 2026
Home Blog Page 13702

Danau Toba Diusul jadi Lokasi Judi

Foto: ANDRI GINTING/SUMUT POS Kejuaraan Paralayang untuk memeriahkan pesta Danau Toba 2010 lalu.

MEDAN-Ide mengubah Danau Toba menjadi lokasi pariwisata yang paling diminati belum kesampaian hingga kini. Tiba-tiba muncul ide untuk menjadikan Danau Toba sebagai lokasi judi dan seks.

Adalah Sekretaris Dinas Pendidikan Sumut, Bahauddin Manik yang menyampaikan ide tersebut. “Seks dan judi itu paling diminati, kemudian bisa saja hiburan malam. Itu ‘kan tinggal bagaimana memanage-nya,” kata Bahauddin Manik saat menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Pemprovsu saat sesi pembahasan kawasan Danau Toba di Convention Hall Tiara, Medan, Kamis (5/4).

Dia mengatakan, selama ini banyak tempat wisata seperti Pulau Bali. Kondisi alamnya tak berbeda jauh dengan pesona Danau Toba, hanya saja turis lebih suka ke Bali. Padahal, ketika Danau Toba dikelola dan pengunjungnya merasa terhibur dengan ragam hiburan, maka pengunjung merasa betah di kawasan Danau Toba.

“Jadi berwisata itu bukan cuma melihat-lihat saja, tapi menikmati hiburan. Kalau hanya melihat-lihat saja, itu yah cuma sekali saja datangnya,” ucapnya kepada Sumut Pos usai Musrenbang.

Ide ini juga sejalan dengan beberapa kawasan di Asia yang makin diminati wisatawan. Sebut saja Macau. Kawasan di China ini selain kuat di sisi wisata alam dan budaya, dia lebih dikenal sebagai kota judi. Lalu, di Malaysia ada Genting Highlands. Nah, yang ini sekarang disebut sebagai Las Vegas-nya Malaysia. Menyeberang ke Thailand, maka akan ada Pattaya. Ya, surga seks ternyaman di dunia. Tidak itu saja, Singapura yang dikenal sebagai tempat wisata belanja pun kini sudah dikenal sebagai kota judi. Dan terakhir, sebut saja Kota Manama. Kota di Bahrain ini dikenal sebagai “Tempat Pesta Paling Tenang di Timur Tengah”. Kota ini dekat dengan Arab Saudi dan dikenal merupakan tempat bagi orang-orang Saudi mencari kesenangan dunia, yang sulit mereka dapatkan di negara mereka sendiri. Kota ini menawarkan hal-hal haram mulai dari tempat minum-minuman, pub, klub malam sampai prostitusi.
‘’Kita konsepkan juga untuk mengadakan pertemuan di Danau Toba. Coba kalau ada judi dan seks bebas di sana, heboh semua ke sana,’’ tambah Bahauddin Manik.

Ide menata Danau Toba menjadi kawasan seks dan judi tadi langsung ditanggapi Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumut, Ir Riadil Akhir Lubis. Menurut dia, ide boleh saja, hanya saja perlu dikaitkan dengan norma-norma dan aturan yang ada di negara ini. “Lokalisasi judi dan seks itu dilarang di negara ini, jadi perlu ada cara lain. Yah kalau sebatas ide, kami terima,” katanya.

Riadil memaparkan, satu kawasan wisata seperti Danau Toba memang memiliki potensi besar, hanya sekarang dari sisi pengelolaan dan membuat pengunjung betah saja. Memang ada beberapa hal yang menjadi kendalanya pertama adalah infrastruktur, perilaku masyarakat hingga kepada penataan kegiatan atau hiburan untuk pengunjungnya.

“Hiburan itu perlu untuk membuat suasana betah kepada pengunjung Danau Toba, jadi pengunjung tidak datang pagi pulang petang, tapi bisa bertahan lama di Danau Toba berhari-hari,” ujarnya.

Hal lainnya, dia menyebutkan, konsep Danau Toba memang benar-benar menjadi tempat wisata. Tapi, ke depannya, konsepnya itu bisa berkembang seiring perilaku masyarakat sekitarnya sudah benar-benar menjadi pelayan yang baik kepada pengunjungnya.

“Begitupun, kami tidak lepas. Tapi kami tetap komitmen menata Danau Toba lewat kebersamaan tujuh kabupaten yang ada sekitar Danau Toba,” ujarnya.
Riadil mengakui, selama ini penataan dan pembangunan di sekitar Danau Toba dilakukan sendiri-sendiri oleh 7 kabupaten yang ada di sekitar kawasan itu. Sebenarnya, hal inilah yang bertentangan dan sudah menjadi keharusan menyatu agar secara konsep dan penataannya tepat menjaga keindahan Danau Toba.

“Bisa didengarkan dalam paparan para Kepala Bappeda masing-masing kabupaten, ada kecenderungan memiliki anggaran dan membangun di sekitaran Danau Toba. Namun, pada pembangunannya tidak sinkron dengan daerah lain. Akibatnya, penataan Danau Toba tidak sesuai konsep,” ucapnya.
Ke depan, Riadil menyatakan, pihaknya sudah menyiapkan satu kesempatan dan fokus perhatian kepada Danau Toba. Pada anggaran 2013 mendatang, setiap instansi atau daerah yang berada di wilayah Danau Toba ikut menandatangani MoU tentang penataan. Gunanya, para instansi dan pemerintah kabupaten bisa sama-sama mengikuti arah dan konsep dalam menata Danau Toba.

Lebih lanjut, dia memaparkan, termasuk seperti infrastruktur jalan. Pemkab masing-masing, bisa berkoordinasi dengan pemkab daerah lainnya. “Inilah yang akan disatukan oleh Pemprovsu, sifatnya Pemprovsu jadi fasilitator untuk mengarahkan konsep penataan Danau Toba,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengaturan dan Evaluasi Dinas Bina Marga Sumut, Iswahyudi menyatakan, di sekitaran Danau Toba hanya ada jalan kabupaten dan jalan nasional. Tapi, Pemprovsu bertindak sebagai fasilitator dan membuat MoU agar kabupaten bersama-sama melakukan pembangunan.

Bandara Silangit Diperlebar

Pertemuan ini juga mengemuka usulan Dinas Perhubungan Sumut yang akan mengembangkan dua bandar udara di kawasan Danau Toba yakni Bandara Silangit dan Bandara Sibisa. Pada 2013 dimasukan anggaran perluasan landasasan Bandara Silangit dari 2.400 m2 menjadi 3.000 m2 sehingga pesawat Boing 747-400 dari Jakarta dan Singapura dapat langsung mendarat di Bandara Silangit sedangkan Bandara Sibisa dikembangkan sebagai Bandara perintis.

“Memang tadi ada permintaan agar Bandara Silangit diperbesar, sehingga pesawat besar bisa mendarat,” ujarnya.(ril/dmp)

Begitupun, paparnya ide itu akan disampaikan ke Pemerintah Pusat untuk bisa ditindak lanjuti, sehingga Danau Toba yang sesuai PP No. 26/2008 tentang Kawasan Strategis Nasional (KSN) masuk diantaranya. “Jadi ada kemungkinan besar bisa disahuti, inilah saatnya bersama menata Danau Toba,” sebutnya. (ril/dmp)

PSMS Junior Berencana Ikut Kompetisi U-18

PSMS Junior berencana mengikuti kompetisi PT Liga Indonesia U-18 April mendatang. Untuk itu tim besutan Suyono ini pun berbenah. Selain latihan intensif yang rutin digelar setiap hari, Ayam Kinantan junior juga melakukan pencoretan yang diiringi dengan penambahan pemain baru.

Pelatih kepala PSMS Junior, Suyono mengatakan pihaknya telah melakukan pencoretan terhadap sembilan pemain antara lain Danar Handika, Sandi Pratomo,Erwanda , Frengki, Rizky ardiansyah, Agung prasetyo, Anjas kuswara, Faris anjaini, dan Puput syahputra. “Mereka kelahiran 94 dan sebentar lagi telah melewati umur. Jadi takutnya ketika turnamen digelar nanti mereka tidak bisa didaftarkan,” katanya.

Seiring pencoretan itu, pihaknya merekrut tiga pemain tambahan. Mereka adalah Juanda (Generasi Medan), Zulrizki (Klambir Lima), dan Rifial (Putra Buana). “Ketiganya sudah kita tes dari tiga kali pertemuan. Kita anggap mereka layak masuk tim,” jelasnya.

Meskipun begitu Suyono mengakui masih kekurangan gelandang dan bek tengah. “Untuk gelandang dan bek tengah kita memang masih mencari. Secepatnya itu harus kita penuhi,” tambahnya.

Meski tidak menyebut kebutuhan akan sektor striker, Mantan asisten pelatih PSMS itu tak membantah jika lini depannya masih bermasalah dengan penyelesaian akhir. Terlihat pada laga ujicoba beberapa waktu lalu kontra Karisma yang berakhir tanpa gol. Padahal PSMS Junior banyak menciptakan peluang.

“Memang masih bermasalah di finishing touch. Karena ada pemain baru yang bergabung jadi harus beradaptasi lagi. Ya kita galakkan ujicoba-ujicoba di beberapa ,” pungkasnya. (mag-18)

Urus KK di Air Bersih Ujung Rp350 Ribu

0819823xxx

Pak Rahudman, tolong disidak Kepling untuk daerah Air Bersih Ujung. Saya mau mengurus akta anak dan mau merubah Kartu Keluarga (KK) terlebih dahulu dikenakan biaya Rp350 ribu per anak. Kelewatan sekali korupsinya Pak, tolong kalau PBB naik harusnya pelayan publik diperbaiki juga, terima kasih.

087869753xxx

Pindahan dari provinsi lain, lantas biaya pengurusan KK sampai kena Rp150 ribu. Bahkan kata staf kecamatan bisa nggak bayar tapi siapnya lama. Apa benar seperti itu Pak? Kalau sekedar uang capek saja sih nggak masalah. Saya bukan orang kaya yang punya banyak uang. Saya hanya tukang becak dayung Pak. Tolong dibantu terima kasih.

Jangan Urus dengan Calo

Sayang laporannya kurang lengkap, seperti nama petugas yang meminta biaya dari warga agar dapat kita tangkapkan kepalanya. Karena untuk pengurusan Kartu Keluarga (KK) baru sesuai dengan instruksi Wali Kota Medan Bapak Drs H Rahudman Harahap MM tidak dikenakan biaya. Untuk itu kita himbau kepada warga agar melakukan pengurusan langsung ke petugas, tidak melalui perantara atau calo yang nantinya dapat merugikan masyarakat sendiri. Terima kasih.

Darussalam Pohan
Kadis Pendudukan dan Catatan Sipil Kota Medan

Wali Kota Harus Tanggap

Wali Kota Medan,  Rahudman Harahap harus tanggap jika lurah dan bawahannya ada yang bersalah harus segera diganti. Dengan adanya laporan tersebut, berarti warga turut melakukan pengawasan terhadap kinerja lurah dalam memberikan pelayanan. Apalagi wacana menggratiskan administrasi kelurahan, sudah disosialisasikan oleh Pemko. Untuk itu, warga yang terkena pungli sebaiknya membuat laporan sejelas-jelasnya, sehingga dapat ditindak. Sebab itu tentu mencemarkan nama baik Pemko yang sedang gencar meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Faisal Nasution
Ketua Forum Rakyat Sumatera Utara (FORSU)

Tegur Developer di Jalan Taqwa Sunggal

082167655xxx

Tolong ditegur developer perumahan di Jalan Taqwa Kelurahan Tanjung Rejo Kecamatan Medan Sunggal karena Jalan Taqwa hancur akibat truk menimbun sawah untuk membuat perumahan. Camat, lurah, dan Kepling tutup mata karena sudah dikasih uang sama developer.

Kami Koordinasikan

Terima kasih atas informasinya. Segera kami koordinasikan dengan Muspika untuk ditindaklanjuti. Keberatan warga juga dapat disampaikan secara tertulis ke Pemko Medan untuk ditindaklanjuti dengan berkoordinasi dengan Muspika terkait.

Budi Haryono
Kabag Humas Pemko Medan

Kapuspen: Tunggu Instruksi Presiden!

Soal Mobil Dinas Dilarang Minum Premium

JAKARTA-Pemerintah pusat meminta agar seluruh pemerintah daerah (pemda) menunggu aturan teknis penghematan penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM. Kemungkinan besar, aturan akan dituangkan dalam bentuk Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri).

Kapuspen Kemendagri Reydonnyzar Moenek menjelaskan, arahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tentang lima langkah sebagai upaya menjaga keselamatan APBN, belum dijabarkan secara teknis.

Nah, khusus untuk poin penghematan BBM, kemungkinan besar nanti akan keluar Instruksi Presiden (Inpres). “Inpres itu nanti kita tuangkan lebih detil dalam aturan operasional. Jadi, pemda tunggu dulu tindak lanjut dari aturan penggunaan BBM untuk kendaraan operasional di pemda, termasuk di lingkup Kemendagri sendiri,” papar Reydonnyzar Moenek kepada Sumut Pos di kantornya,Kamis (5/4).

Reydonnyzar Moenek kembali menjelaskan, belum ada aturan tertulis yang meminta seluruh kendaraan operasional di lingkup pemda dilarang menggunakan premium bersubsidi. “Jadi tunggu dulu, benar apa tidak dilarang menggunakan BBM bersubsidi,” ujarnya.

Sebelumnya, Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, pemerintah sedang menyusun aturan baru yang isinya melarang mobil dinas pemerintahan minum premium. Aturan tersebut akan diformulasikan dalam aturan resmi.  Sekretaris Kabinet akan membahas lebih lanjut dan menentukan apakah beleid itu akan berbentuk instruksi presiden, peraturan presiden, atau dalam bentuk aturan lain. ‘’Dengan demikian akan ada penghematan,’’ katanya di Jakarta, Selasa (3/4) lalu.

Kendati demikian, aturan ini tak akan memberatkan bagi pemerintah daerah yang diketahui belum memiliki persedian pertamax. Artinya, kendaraan pelat merah tetap diperbolehkan mengonsumsi premium supaya roda pemerintahan tetap jalan. ‘’Barangkali ada daerah tertentu yang belum tersedia pertamax, kalau itu ya harus kita maklumi,’’ ujar dia.

Rencana pemerintah ini ditanggapi dingin wakil rakyat di Sumut. Bahkan, anjuran itu malah dianggap kontraproduktif dari instruksi penghematan yang dikemukakan Presiden SBY. “Apa yang dikatakan Hatta Rajasa itu aneh. Presiden menyatakan, penghematan besar-besaran, sedangkan Hatta menginstruksikan untuk menggunakan Pertamax. Ini namanya bukan penghematan. Malah pemborosan” kata anggota DPRD Sumut yang juga anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sumut, Hidayatullah SE, Rabu (4/4).(sam/ari/adl)

Jalan Sederhana Ujung Belum Diaspal

081361724xxx

Yth Bapak Bupati Deliserdang tolong diaspal Jalan Sederhana Ujung Dusun X Raya Desa Sambirejo Timur Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang yang sejak merdeka belum pernah diaspal. Tolong Pak, terima kasih.

Harusnya Dibawa ke Musrenbang

Kepala desa seharusnya membawa masalah itu ke Musrenbang kecamatan untuk diteruskan pada Musrenbang kabupaten pada tahun 2013 atau P APBD tahun 2012. Terima kasih.

Drs Umar Sitorus
Kabid Humas Dinas Infokom Deliserdang

Camat Medan Marelan Rawat Lingkungan

MEDAN- Demi mewujudkan kota Medan bersih dan hijau, Kecamatan Medan Marelan setiap Sabtu-Minggu menggelar gotong-royong dan merawat pohon di sekitar lingkungan di kawasan Medan Marelan. “Sembari bergotong-royong membersihkan drainase, kita juga merawat dan menanam pohon-pohonan,” kata Camat Medan Marelan, Pulungan Harahap, SH.M.Si, Kamis (5/4).

Kegiatan ini kata Pulungan sebagai wujud kepedulian Kecamatan Medan Marelan pada lingkungan agar Medan tampak lestari. Dengan cara, menanam dan merawat pohon serta membersihkan sampah-sampah di setiap lingkungan. “Siapa lagi yang merawat tanaman dan menjaga kebersihan, kalau bukan kita bersama-sama masyarakat yang melakukannya,” cetusnya.

Seperti baru-baru ini, kata Pulungan mereka melakukan penanaman pohon bougenvile di setiap daerahnya seperti di ruas Jalan Marelan Raya, Jalan Titi Pahlawan, Simpang Kantor dan Jalan Kapten Rahmatbudin.

“Sebelumnya di bulan Januari 2012 lalu, kita juga menanam seribu pohon boungenvle, tapi kali ini kita hanya menambah 300 pohon bougenvile saja,” aku Pulungan Harahap.

Penanaman pohon itu mereka lakukan pada Rabu kemarin (4/5). Pohon-pohon itu langsung mereka tanam bersama pot nya agar terjamin petumbuhannya.
“Kita khawatir, kalau pohon itu tidak langsung kita tanam bersama pot nya bisa gampang rusak bila terlindas kendaraan,” kata mantan Camat Medan Johor itu.

Pulungan mengakui setiap Sabtu dan Minggu pihak kecamatan rutin menyirami pohon-pohon itu. Untuk menjaga kebersihan, Pulungan berharap masyarakat tidak membuang sampah di sembarangan tempat. “Buanglah sampah pada tempatnya,” himbaunya.(omi)

Bank Mandiri Gelar Operasi Katarak Gratis

MEDAN- Bank Mandiri bekerjasama dengan Rumah Sakit (RS) Martha Friska menggelar operasi katarak gratis untuk pensiunan dan keluarga TNI, POLRI dan PNS yang digelar di RS Martha Friska di Jalan Multatuli Medan pada Rabu (4/4) kemarin. Setelah itu, Kamis (5/4) Bank Mandiri bersama pihak RS Martha Friska gelar silaturahmi yang disaksikan 37 pasien operasi katarak di aula RS Martha Friska.

Kegiatan yang bertemakan “Mata Adalah Jendela Dunia” ini bagian dari implementasi Program Corporate Social Responsibility secara khusus yang diperuntukkan bagi pensiunan dan keluarga TNI, Polri dan PNS. Tahapan operasi dimulai dari pemeriksaan, operasi dan perawatan pascaoperasi yang dilakukan para dokter spesialis mata.

Dalam Sambutan Deputy PT Bank Mandiri (Persero), Tbk Kanwil I Medan, Abdul Latif mengatakan Bank Mandiri sebagai bank terbesar di Indonesia yang tumbuh dan berkembang bersama nasabahnya, kehadirannya di tengah masyarakat dapat benar-benar dirasakan dengan tiga pilar utama program CSR Bank Mandiri diantaranya: Pembentukan komunitas mandiri secara terintegrasi dalam hal kapasitas, infrastruktur, kapabilitas, dan akses. Pencapaian kemandirian edukasi dan kewirausahaan melalui program Wirausaha Mandiri dan Mandiri Peduli Pendidikan yang bertujuan untuk menciptakan pemimpin di masa depan yang siap dengan persaingan global dan yang terakhir, Penyediaan fasilitas ramah lingkungan melalui pelaksanaan program penyediaan sarana penunjang pengadaan air bersih, pengembangan energi, penanaman pohon, penanaman dan pemeliharaan tumbuhan bakau, pengadaan taman kota dan pengembangan eco wisata.

Terkait dengan hal itu Bank Mandiri telah menyalurkan program kemitraan sebesar Rp109,1 miliar dan Bina Lingkungan sebesar Rp238,1 miliar hingga Desember 2011 yang lalu.

Dari jumlah tersebut, yang telah disalurkan Bank Mandiri di Wilayah I Sumatera Bagian Utara yang meliputi Aceh, Sumatera Utara, Riau dan Kepulauan Riau pada tahun 2011, Program Kemitraan sebesar Rp1,09 miliar dan sebesar Rp 4, 01 miliar untuk penyaluran dana Bina Lingkungan, “katanya. (*)

Final OSC Diikuti 150 Siswa

BANDA ACEH – Sebanyak 43 siswa SMA dan SMP dari Banda Aceh, pada Selasa (3/4) ‘bertarung’ pada babak final Olimpiade Speedy Cerdas (OSC). Babak final yang diikuti 150 peserta dari seluruh tanah air itu akan berlangsung di tiga katagori, SD, SMP dan SMA.

Manager Area CS Aceh Muhammad Salmi  menyiapkan fasilitas lomba, seperti ketersediaan komputer dan akses internet yang dapat menjadi proses lomba berlangsung dengan baik.  Final babak final dilaksanakan pukul 13.00 WIB.

Manager Telkom Area Aceh, Muhammad Salmi,  menjelaskan 150 finalis yang bertarung berasal dari 29 ribu peserta Olimpiade Speedy Cerdas yang terdaftar secara online.

Demikian juga proses babak seleksi sampai final, berlangsung secara online dengan menggunakan akses internet Telkom. Kata Salmi, siswa asal Sumatera yang lolos ke babak final mencapai 73 siswa  masing-masing 15 siswa SD, 32 siswa SMP, dan 26 siswa SMA.

Adapun rincian peserta babak final, 15 siswa SD asal Sumatera yang masuk babak final masing-masing dari Lampung 12 orang ( mereka adalah siswa SD Muhammadiyah Metro-Lampung), 2 siswa dari Jambi dan 1 siswa dari Medan. Sedangkan 32 siswa SMP asal Sumatera yang masuk final masing-masing 24 siswa berasal dari Banda Aceh ( mereka adalah siswa SMP Negeri 3 Banda Aceh), 5 siswa dari Batam, 1 dari Deliserdang, 1 dari Jambi dan 1 dari Sibolga. Sedangkan untuk 26 siswa SMA asal Sumatera yang masuk final berasal dari Banda Aceh sebanyak 19 siswa ( mereka adalah siswa SMA Negeri 10 Fajar Harapan). Lainnya berasal dari Palembang 3 siswa, Batusangkar, Padang, Bengkulu dan Binjai masing-masing 1 siswa.

Banyaknya siswa asal Aceh yang masuk ke babak final adalah wujud dari kerjasama yang baik antara Telkom, Diknas dan Sekolah. Untuk sekolah yang komit mengawal siswanya mengikuti simulasi dan proses, maka tingkat keberhasilannya lebih baik. Hal itu, diakui Intan Nirmala, guru SMP Negeri 3 Banda Aceh, mengakui pihak guru ikut membantu proses pembelajaran siswa. “Soal-soal yang ada kami bahas bersama,” jelas Intan.

Kegiatan final OSC juga berlangsung di kota lainnya di Sumatera, masing-masing Medan, Sibolga, Bandar Lampung, Padang dan Batam. (*/ila)

Metro Link Peduli Panti Asuhan

MEDAN-Metro Link menggelar bakti sosial. Perusahaan yang bergerak di bidang developer pembangunan komplek pertokoan, perumahan serta mall ini menyantuni Panti Asuhan Yayasan Amal Sosial Al-Washliyah di Jalan Karya Jasa Medan Johor, Sabtu (31/3). Metro Link memberikan bantuan berupa 1 ton beras, sembako lainnya serta alat tulis bagi anak-anak Panti Asuhan Yayasan Amal Sosial Alwashliyah.

Metro Link melalui pimpinan utamanya yakni Direktur PT Pantai Perupuk Indah, Rony Samuel dan Vice Direktur Benny dan Arianto mengatakan kegiatan amal ini merupakan program yang mempunyai misi untuk membantu atas dasar kemanusian. “Kegiatan ini merupakan kegiatan sosial lintas agama yang semata-mata kami lakukan dalam rangka merangkul masyarakat sekitar,” kata Rony .

Kegiatan ini juga, lanjutnya, dilakukan dalam rangka memperkenalkan produk perumahan Metro Link yang sekarang ini dalam tahap pembangunan di kawasan Jalan AH Nasution Medan. “Jadi dalam kegiatan ini juga, kami sembari memperkenalkan produk Metro Link, berupa pembangunan perumahan dan mall,” imbuhnya.

Dalam aksi solidaritasnya ini, Rony bersama beberapa staff Metro Link memberikan bantuan berupa 1 ton beras, sembako dan alat tulis bagi anak-anak Panti Asuhan Yayasan Amal Sosial Al-Washliyah.

Setelah melaksanakan kegiatan amal, pihak Metro Link melakukan lucky draw yang didikuti oleh sejumlah wartawan cetak dan elektronik. “Target kita dalam kegiatan ini semata-mata untuk merangkul masyarakat,” kata Rony.
Ia berharap, bantuan yang telah diberikan oleh Metro Link dapat bermanfaat bagi anak-anak panti asuhan.(*)