Home Blog Page 13704

Gereja Dijaga, Bandara dan Pool Bus Padat

Libur Peringatan Paskah

MEDAN-Paskah atau wafatnya Isa Almasih Jumat (6/4) hari ini diperingati umat Nasrani. Menyambut peryaan itu Polresta Medan menerjunkan 2 polisi  untuk menjaga setiap gereja saat ibadah berlangsung.

Kapolresta Medan, Kombes Monang Situmorang mengaku, pengamanan tersebut dimulai pukul 06.00 WIB. Sebelum melakukan pengamanan di gereja setiap polsek akan melakukan apel.

Sedangkan, untuk gereja-gereja yang besar akan menempatkan 10 personel. Dalam  agama Katolik, setiap tahun ada sebuah perayaan sakral yang disebut Paskah. Untuk merayakan Hari Raya Paskah ini semua umat Katolik akan pergi ke gereja. Mereka akan melakukan berbagai tradisi Katolik di gereja.
Biasanya tradisi membagi telur paskah dengan keluarga atau teman juga dilakukan pada perayaan hari besar ini. Banyak orang yang menghias telur paskahnya agar terlihat menarik.

Naik 40 Persen

Menjelang libur Wafat Isa Al Masih jumlah penumpang di Terminal Amplas dan pool bus di Jalan SM Raja Medan meningkat 40 persen.
Kepala Terminal Amplas, Asli Perangin-angin mengatakan, penumpang umumnya tujuan Siantar, Parapat, Simalungun dan Bahjambi.
Dijelaskanya, frekuensi penumpang bus hanya lima menit saja. “Jadi begitu angkutan dari luar masuk ke Terminal Amplas menurunkan penumpang, langsung penuh diisi calon penumpang. Hanya dalam waktu lima menit saja, pergantian penumpang,” ucapnya.

Pantauan Sumut Pos di pool bus Jalan SM Raja calon penumpang terlihat ramai menunggu keberangkatan. Seperti di pool bus CV Pinem calon penumpang sangat padat. “Saya terpaksa menambah angkutan agar calon penumpang tidak terlantar,” kata B Ginting, pengusaha bus.
Menurutnya, calon penumpang kebnayakan menuju ke Siantar, Simalungun, Balige dan Tarutung.

Seorang calon penumpang, Lismawati mengaku sudah hampir satu jam menunggu keberangkatan bus yang akan membawanya ke Balige. (gus/adl)

Tak Dicekal, Marini Bisa Kabur

Diancam 6 Tahun, Wajib Lapor Tiap Selasa

MEDAN-Guru Perguruan Bodhicitta, Marini (22), tersangka yang menabrak 18 muridnya, bukan hanya bisa menghirup udara segar. Marini juga bisa kabur dan pelesiran ke luar negeri, karena tak ada permintaan cekal oleh jaksa kepada pihak Imigrasi Medan.

Hasil penelusuran wartawan Sumut Pos di kantor Imigrasi Medan, jaksa sama sekali tak ada mengajukan permintaan cekal. Hal itu juga dibenarkan oleh Kasi Pidum Kejari Medan, Riki Septa Tarigan. “Kita tak ada melakukan permintaan cekal karena dia (Marini, Red) depresi. Cuma status tahanan kota saja,” kata Riki, Kamis (5/4).

Sebelumnya, setelah diserahkan polisi, jaksa langsung melepaskan Marini dengan status tahanan kota, Rabu (3/4) petang.
“Tersangka kita kenakan wajib lapor setiap hari Selasa,” kata Kajari Medan, Bambang Riawan Pribadi kepada wartawan.

Alasannya jaksa menetapkan status tahanan kota berdasarkan sejumlah pertimbangan. Salah satunya seluruh keluarga korban sudah berdamai dengan tersangka.

“Seluruh keluarga korban meminta agar tersangka tidak ditahan. Selain masih dibutuhkan pihak yayasan, dia seorang mahasiswi yang harus menyelesaikan ujian,” kata Bambang.

Pertimbangan lainnya adalah kondisi tersangka depresi berat. Ini dibuktikan saat berada di sel sementara, Marini membenturkan kepalanya ke dinding hingga berdarah dan mencakar-cakar tangannya sendiri.

“Hal ini diperkuat dengan hasil pemeriksaan psikologi yang menyatakan tersangka mengalami depresi afeksi kognitif psikomotorik yang ditandai dengan timbulnya paranoid,” papar Bambang.

Menurutnya, proses penetapan status tahanan kota ini sudah melalui proses panjang. Sebelumnya, kepolisian menolak menangguhkan penahanan tersangka karena kasus ini mendapat perhatian luas.

Sementara itu sejak tersangka dibawa ke Kejari Medan, sejumlah orang yang mendampinginya terlihat mondar-mandir ke ruang tahanan dan ruang Seksi Pidana Umum. Selain membawa berkas, ada pula yang membawa bungkusan.

Orangtua Marini juga sempat kasak kusuk dan menghindari wartawan saat mengurus Marini agar mendapat status tahanan kota.
Sebelumnya, Sat Lantas Polresta Medan menyerahkan Marini (22) ke Kejaksaan Negeri Medan, Rabu (4/4).

Saat diserahkan Marini mendadak berteriak histeris sambil mengantukkan kepalanya ke dinding ruang tahanan Kejari Medan di Jalan Adinegoro. Kejadian itu membuat heboh personel Satlantas Polresta Medan.

Marini dijemput petugas dari ruang tahanan sementara Mapolresta Medan yang dihuninya sekitar 30 hari. Dengan berjalan kaki, petugas pun membawanya ke Kejari Medan yang lokasinya berdekatan dengan Mapolresta Medan.

Begitu sampai di Kejari petugas langsung membawanya ke ruang tahanan. Namun, begitu dimasukkan ke dalam sel, Marini berteriak histeris sambil mengantukkan kepalanya ke dinding tahanan. Akibatnya, kepala Marini luka. Petugas berusaha menenangkan. Namun Marini semakin menjerit.
Guru yang baru mengajar 2 tahun di Perguruan Bodhicitta itu kembali histeris ketika sejumlah wartawan mengambil gambarnya.

Sekadar mengingatkan, Marini menabrak kerumunan siswanya yang sedang senam pagi saat memundurkan mobil Toyota Avanza silver dengan nomor polisi BK 1272 FQ milikya di lapangan sekolah. Akibat kelalaiannya 18 siswanya harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif dari tim medis.

Tim Penyidik Satlantas Polresta Medan, Aiptu K Nasution mengatakan, tersangka Marini dijerat dua pasal yakni pasal 310 ayat 3 UU No 22 tahun 2009 dan pasal 360 KUHP dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara.

Dalam penyusunan BAP, tim penyidik merangkum keterangan dari tiga saksi kunci, yaitu Kepala Sekolah Taman Kanak-kanak Yayasan Yayasan Budhis Bodhicitta, Kamilah, Rudy Rudyanto Tanuwijaya selaku Kepala SMU dan Wilbert (12) siswa kelas 1 SMP Yayasan Budhis Bodhicitta yang turut menjadi korban. (rud)

Terindikasi Ada Permainan Mafia Hukum

Wakil Direktur LBH Medan, Muslim Muis mengatakan ditetapkannya Marini sebagai tahanan kota oleh Kejaksaan Negeri Medan, dengan alasan depresi dan dimaafkan keluarga korban, sudah melanggar hukum dan terindikasi adanya permainan praktek mafia hukum.

Sementara, kata Muslim, Kejari Medan tak ada menerima surat keterangan dari dokter yang menyatakan Marini depresi.

“Cukup berani Kejari Medan menetapkan tahanan kota terhadap tersangka Marini, tanpa ada keterangan yang resmi dari dokter kehakiman. Kalaupun Marini memang benarn depresi, Kejari Medan harus membantarkan tersangka ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan bukan menetapkan tahanan kota. Kita mencurigai Kejari Medan diduga melakukan praktek mafia hukum dan mencoba membodohi masyarakat,” tegas Muis.
Muslim Muis menambahkan, alasan Kajari Medan Bambang Riawan Pribadi, yang menyatakan bahwa Marini sudah dimaafkan keluarga korban, dan alasan mau ujian itu b bukan alasan.

“Memaafkan bukan berarti mengurangi penegakan hukum. Bahkan alasan mau ujian. Kajari Medan harus banyak belajar undang-undang. Karena itu tidak bisa dijadikan alasan, bagaimana pula kalau pelaku penabrak ini orang biasa yang hanya supir. Apakah kasus ini bisa diberlakukan hal yang sama. Jangan mentang-mentang keluarga pelaku orang berada lantas Kejari Medan memanfaatkan kasus ini,” tegas Muslim Muis. (rud)

Gading Marten Dekati Gisel ‘Idol’

Presenter Gading Marten dikabarkan sedang berusaha merebut hati penyanyi jebolan Indonesian Idol, Gisella Anastasia. Hubungan keduanya bermula ketika Gisel tampil di acara musik Inbox yang dipandu Gading.

“Iya mereka memang udah dekat,” ucap sumber yang dekat dengan keduanya. Gisel dan Gading juga hanya tersipu malu saat disinggung seputar hubungan mereka. Keduanya juga tak pernah tampil berdua di depa publik.

“Awal dekatnya dari acara Inbox, kalau berapa lamanya aku kurang tahu,” tambah sang sumber lagi.
Semenjak hubungannya kandas dengan Desta, Gisel memang sedikit tertutup membagi urusan cintanya. Sedangkan Gading terakhir kali dikabarkan dekat dengan Momo ‘Geisha’. (bbs/net )

“Kepincut” Pria Lain

Victoria Beckham

Selama ini, Victoria Beckham  dikenal sebagai sosok selebriti yang diam dan jarang tersenyum. Istri pesepakbola David Beckham ini juga jarang memberikan penilaian terhadap orang lain. Namun, secara mendadak, Victoria memuji mantan suami Katy Perry, Russell Brand. Ada apa di antara mereka berdua?
Mantan personel Spice Girls ini dengan jujur memberikan pujian bagi aktor dan komedian asal Inggris tersebut. Jangan berpikir negatif dulu tentang pujian Victoria. Artis ini tak memiliki tujuan lain. Ia mengamati Brand karena tertarik dengan gaya pakaian pria berambut gondrong itu.

“Victoria menyukai selera fashion Brand yang unik dan Victoria membiarkan gaya pakaian itu memengaruhi imajinasinya,” kata sumber seperti dikutip dari Now Magazine, Kamis  (5/4).

Kekaguman itu membuat Victoria menjadikan Brand sebagai inspirasinya dalam berkarya.
Ia mendapatkan berbagai ide dari selera pakaian yang dikenakan Brand untuk merancang pakaian laki-laki.
“Ia terinspirasi dari Brand dalam membuat pakaian untuk kaum pria,” ucapnya.

Brand sendiri sepertinya tidak keberatan dengan hal tersebut. Diam-diam, ia juga mengagumi Beckham. Brand pernah mengutarakan rasa gembiranya saat bertemu mantan Kapten Tim Nasional Inggris itu di Los Angeles beberapa waktu lalu.

“Saya pikir ia sangat tampan. Saya suka dengannya,” ucapnya bercanda.  Rumah tangga Victoria terbilang tenang, jauh dari gosip miring, sejak perkawinannya pada 4 Juli 1999, penyanyi yang juga model ini dikaruniai empat orang anak, tiga diantaranya laki-laki.  (bbs/net)

Mandala Kembali Terbang

MEDAN- Sempat vakum selama 14 bulan, Mandala Airlines yang telah memiliki nama di Maskapai Indonesia, kembali memberi pelayanan yang lebih baik dari sebelumya. Bahkan Mandala Airlines telah menambah rute penerbangan, baik untuk domestik maupun internasional.

Tiger Airways (Berbadan hukum Republik Singapura) bekerjasama dengan Saratoga Group berinvestasi dalam mengembalikan Mandala Airlines beroperasi sejak Januari 2012.

“Mandala memiliki sejarah dalam penerbangan Indonesia, selain itu Mandala memiliki banyak pelanggan yang setia, yang pasti akan mengenal Mandala yang lebih baik lagi,” ujar President Direktur PT Saratoga Investama Sedaya, Sandiaga S Uno, saat ditemui dalam perayaan penerbangan perdana Mandala Airlines dengan tujuan Jakarta-Medan di Hotel Grand Aston Medan (5/3) kemarin. “Kita pilih Medan, karena pangsa pasar Medan sangat menjanjikan, selain itu daya tarik pariwisata Medan juga cukup tinggi, karena itu kita fokus ke Medan,” ujar pria yang biasa disapa Sandi ini.

Saat ini, rute penerbangan yang dimiliki oleh Mandala masih terbatas; Domestik Jakarta-Medan. Pada awal Mei mendatang rencananya Mandala akan menambah rute penerbangan Internasional; Jakarta-Kuala Lumpur, Jakarta-Singapura. “Kalau saat ini masih ada 3 pesawat Airbus A320 milik kita, tetapi ke depannya akan ada penambahan hingga 10 pesawat untuk tahun 2012 ini,” tambah Sandi.

Dalam pelayanan, maskapai mengadopsi model bisnis Tiger Airways yang sudah teruji menawarkan penerbangan murah dengan menghapuskan biaya non-esensial, namun tetap fokus pada keselamatan, keamanan, dan ketaatan waktu.

Komisaris Utama Jusman Syafii Djamal mengatakan bahwa Mandala vakum bukan karena kredibilitas dan kapasibilatas personil, melainkan karena investor terbesar yaitu Indigo menarik diri, sehingga membuat Mandala  kekurangan dana untuk operasi. (ram)

Kualitas Minyak Sawit Asian Agri Diakui Internasional

JAKARTA– Asian Agri melalui unit usaha PT Inti Indosawit Subur untuk kesekiankalinya menerima sertifikasi resmi sebagai produsen CPO yang memenuhi standar International Sustainability & Carbon Certification (ISCC), dengan total produksi sekitar 126.000 MT CPO yang menjadikan perusahaan sebagai penghasil CPO bersertifikasi ISCC terbesar di Indonesia saat ini.

Sertifikasi tersebut mencakup dua pabrik perusahaan yang berlokasi di Jambi, yaitu Tungkal Ulu dan Muara Bulian, dari keseluruhan 6 pabrik yang telah menerima sertifikasi ISCC yang terletak di Riau dan Jambi.

Dengan sertifikasi ini berarti Asian Agri mampu menyediakan minyak sawit sesuai dengan Standar Energi Terbarukan Uni Eropa (EU Renewable Energy Directive). Selain itu, CPO bersertifikasi ISCC berpotensi untuk mendapatkan premium sekitar US$20 – US$30 per ton dari harga di pasar dunia.
“Pencapaian ini menunjukkan komitmen Asian Agri sebagai produsen CPO yang bertanggungjawab,” ungkap Noro Hutomo, Agri Business Manager, SGS Indonesia. “Dengan pencapaian ini memungkinkan Asian Agri untuk menyediakan produk yang sesuai standar minyak sawit lestari dan diakui oleh pasar internasional, “lanjutnya menambahkan.

Head of Sustainability Asian Agri, Freddy Widjaya mengatakan, pencapaian sertifikasi, baik ISCC maupun RSPO, merupakan bukti nyata keseriusan Asian Agri Group, sebagai warga usaha yang peduli terhadap lingkungan, dalam menjalankan filosofi 3P (people, planet, profit). Kami selalu berusaha untuk selalu melakukan praktik-praktik perkebunan yang ramah lingkungan termasuk juga melalui kolaborasi dengan pemangku kepentingan lainnya, dalam menerapkan prinsip-prinsip minyak sawit yang lestari.

Selain sertifikasi ISCC, beberapa perkebunan dan pabrik pengolahan sawit Asian Agri yaitu Buatan dan Ukui Group juga telah menerima sertifikasi RSPO. Sertifikasi RSPO ini merupakan bagian dari proses sertifikasi yang tengah berjalan untuk keseluruhan perkebunan Asian Agri lainnya. Target perusahaan untuk memperoleh sertifikasi RSPO bagi semua kegiatan operasional kelapa sawitnya adalah pada tahun 2018 mendatang.

ISCC (International Sustainability and Carbon Certification) merupakan sistem sertifikasi bertaraf internasional pertama untuk membuktikan sustainability, traceability dan penghematan dari efek gas rumah kaca untuk segala jenis produksi biomass (energi yang terbarukan), memberikan pembuktian yang positif setelah beroperasi selama setahun.

Sertifikasi ISCC dikeluarkan oleh SGS Germany, yaitu sebuah perusahaan global yang bergerak di bidang inspeksi, verifikasi, pengujian dan sertifikasi. (sih)

Kawasan MP3EI Pesimis Terealisasi

Beberapa Stakeholder tak Hadir saat Pembahasan

MEDAN- Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Sumut 2012 dalam membahas kawasan Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) 2011-2025 dinilai tidak efektif, karena beberapa stakeholder penting seperti PTPN III, PT Pelindo I dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) tidak hadir dalam pembahasan tersebut. Sedangkan, perwakilan dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I baru hadir saat kegiatan hampir usai.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumut Riadil Akhir Lubis sempat kecewa ketika mengetahui tidak satu pun stakeholder yang dianggap penting tersebut hadir dalam pembahasan MP3EI. Secara tidak langsung dia juga mengungkapkan musyawarah yang mereka lakukan tidak akan efektif. Padahal MP3EI baru kali ini dibahas dalam agenda Musrenbang Sumut.

“Pelindo, PTPN III dan Kereta Api mana? Tidak hadir! Susah juga ini kalau mereka nggak ada. Balai besar jalan nasional ada, tolong ditelepon,” kata Riadil saat memimpin pembahasan Kawasan MP3EI Sei Mangkei di Balai Raya Tiara, Jalan Cut Meutia, Medan, Kamis (5/4).

Berulangkali Riadil mengutarakan kekesalannya, terutama ke PTPN III. Sebab permasalahan utama yang dihadapi saat ini terkait status lahan yang masih belum jelas statusnya dari hak guna usaha (HGU) menjadi hak pengelola lahan (HPL), sehingga membatasi kewenangan Pemprov Sumut untuk menerbitkan izin investasi penanaman modal asing (PMA) dan rancangan tata ruang dan wilayah provinsi(RTRWP).”Sayang PTPN III tidak hadir. Ini soal status lahan yang masih belum selesai mau kita bawa ke Musrenbang Nasional, tapi kita jadi tidak tahu sekarang sudah sejauh mana progress-nya (perkembangan),” ujar Riadil.

Begitupun Musrenbang tetap dilanjutkan dengan pemaparan dan masukan dari Bappeda kabupaten/kota yang terkait langsung dengan proyek MP3EI Sei Mangkei. Dari paparan yang diuraikan Riadil,  banyak kegiatan yang terkendala dengan belum selesainya pembahasan RTRWP di DPRD Sumut serta proses pengalihan status lahan dari HGU menjadi HPL. Selain itu permasalahan pembangunan infrastruktur jalan, kereta api dan Pelabuhan Kualatanjung masih dalam proses.

Dari hasil Musrenbang tersebut diharapkan ada alokasi anggaran yang diproyeksikan masuk dalam APBD Provinsi dan Kabupaten/Kota pada 2013 yang mendukung secara langsung untuk pengembangan proyek Sei Mangkei. Baik itu anggaran untuk pembebasan lahan maupun untuk perbaikan dan peningkatan kualitas jalan provinsi dan kabupaten.

Kepala Bappeda Batubara Iskandar mengatakan dukungan infrastruktur untuk kepentingan MP3EI sudah dilakukan pihaknya. Seperti dukungan jalur rel kereta api, peningkatan kualitas jalan dan rencananya akan membuat jalur alternatif lain yang menghubungkan Pelabuhan Kualatanjung ke Sei Mangkei. Jalan alternative tersebut selama ini digunakan oleh PT Socfindo.

Sedangkan dengan PT Pelindo I, Batubara sudah aktif melayangkan surat untuk menanyakan dimana global hub untuk Pelabuhan Kualatanjung. Agar diketahui persis titik kordinat untuk pembebasan lahannya. “Sayangnya dari PT Pelindo dan kereta api tidak hadir. Kami mau tanya soal itu sebenarnya,” ujar Iskandar.

Perwakilan Bappeda dari Simalungun mengatakan perlu penambahan ketersediaan air minum untuk Simalungun mengingat  proyek itu berjalan akan ada kepadatan penduduk di sekitar kawasan tersebut. Selain itu diperhatikan juga soal cadangan energi listrik jangan sampai tidak tersedia.
Menurutnya di Simalungun ada 50 titik potensi pembangkit listrik tenaga air hidro (PLTAH) yang bisa dibangun untuk kepentingan kawasan Sei Mangkei. Untuk itu dpersilahkan ditawarkan ke investor bagi yang berminat. (ari)

Telkom-Garuda MoU Layanan Korporat

MEDAN – Untuk meningkatkan sinergi antar Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Perusahaan Perseroan (Persero) PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) dan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (Garuda), Rabu (4/4) menandatangani nota kesepahaman (MoU)  bidang layanan korporat.

Penandatanganan kerjasama tersebut juga dilaksanakan sebagai upaya saling mendukung peningkatan layanan bagi pengguna jasa kedua perusahaan.  Penandatanganan MoU tersebut dilaksanakan oleh Direktur Utama PT Telekomunikasi Indonesia Tbk, Rinaldi Firmansyah dan Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Emirsyah Satar di Hotel Grand Hyatt, Jakarta (4/4).

Ruanglingkup nota kesepahaman antara Telkom dan Garuda tersebut secara garis besar adalah kerjasama komersial berupa pemberian harga khusus, kerjasama bisnis penggunaan jasa atau produk telecommunication, information, media and edutainment (TIME) Telkom, jasa transportasi antara Telkom dan Aerowisata melalui Aerotrans, pariwisata dan hospitality Garuda.

Sementara itu dalam bidang Informasi Teknoligi (IT), telah disepakati rencana pengembangan layanan in-flight connectivity dan pengembangan jaringan IT Garuda melalui anak perusahaan Garuda Aero System. Melalui In-Flight Connectivity, penumpang pesawat Garuda dimungkinkan mengakses layanan internet dari dalam pesawat meskipun pesawat dalam posisi terbang.

Pada nota kesepahaman tersebut disepakati juga pertukaran reward system Garuda Frequent Flyer.
Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama Telkom mengatakan bahwa kerjasama Telkom dan Garuda ini merupakan bukti nyata sinergi antara dua BUMN besar di Indonesia.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Emirsyah Satar menyambut gembira kerjasama ini dan yakin meningkatkan sinergi di antara kedua perusahaan. (ila)
kerjasama ini juga merupakan salah satu bagian dari program “Quantum Leap” yaitu pengembangan Garuda ke depan, khususnya dalam bidang teknologi informasi dan telekomunikasi.(ila)

Sembako Naik, Daya Beli Sepi

TEBINGTINGGI- Harga bahan bakar minyak (BBM) batal naik per satu April 2012 lalu. Namun, harga sembilan kebutuhan pokok (sembako) mengalami kenaikan di pasar-pasar tradisional di Kota Tebing Tinggi.

Mengetahui kenaikan harga Sembako itu, Wakil Wali Kota Tebing Tinggi Irham Taufik bersama Muspida langsung melakukan sidak ke pasar, Kamis (5/4). Sidak digelar di Pasar Tradisional Gambir, Inpres, Sakti, dan Pasar Tradisional Senangin serta pusat perbelanjaan Supermarket Irian, Kilang Padi Sumber Tani serta ke Badan Urusan Logistik (Bulog).

Dari sidak itu ditemukan adanya kenaikan harga sembako seperti sayur mayur meliputi cabai, bawang serta harga rempah-rempah lainnya kenaikan mencapai kisaran seribu hingga empat ribu rupiah per kilo gram.

Sedangkan untuk sembako jenis minyak goreng curah dan gula pasir terjadi kenaikan seribu hingga Rp1.500 rupiah per kilogramnya. Untuk jenis beras Ir 4 ukuran 30 Kg mengalami kenaikan rata-rata mencapai Rp5 ribu persak.

Menurut Irham, sidak dilakukan untuk mengetahui sejauh mana terjadi kenaikan beberapa harga sembako. Dimintakan kepada pihak-pihak terkait dan pemasok barang ke pasar-pasar tradisional yang ada agar jangan menaikan harga barang-barang kebutuhan masyarakat. Spekulan pasar diharapkan kembali harga jangan mempermainkan perdagangan demi mengambil keuntungan sesaat.

“Untuk mengantisipasi ini, Pemerintah Kota Tebingtinggi bersama Bulog akan mengelar operasi pasar untuk menurunkan harga barang dipasaran yang sudah terlanjur naik,” katanya didampingi Kapolres AKBP Andi Rian.

Untuk masalah kebutuhan ikan laut, Irham menyebutkan, warga jangan khawatir karena harga ikan di pasaran masih stabil. Kenaikan harga ikan muncul apabila situasi dan kondisi alam, yang tidak bersahabat seperti terjadinya gelombang tinggi di laut.   Ketika disinggung persediaan beras di Kota Tebingtinggi, Irham menyebutkan untuk memenuhi kebutuhan warga beras masih cukup. “Stok bulog untuk urusan beras masih 1.900 ton,”  cetusnya.
Seorang pedagang di pasar tradisional Gambir, Br Sianturi mengaku dagangannya selama jelang dan sesudah diputuskan pemerintah BBM tidak jadi naik sunyi dari pembeli, banyak pembeli yang datang hanya membeli keperluaan dengan uang seadanya. “Biasa pembeli satu kilogram, sekarang hanya membeli seperempat saja,” ujar Br Sianturi.

Menurut dia, banyak sekarang pedagang merugi karena banyaknya barang-barang dagangan yang membusuk dan harus dibuang. Hal itu dikeranakan tidak adanya para pembeli yang datang. “Selama 10 hari ini, pedagang terus merugi,” ujarnya.
Hadir dalam sidang itu, Waka Polres Tebingtinggi Kompol I Made Ary Pradana, Sekdako Hadi Winarno, Danramil 13 Kaften Budiono, SKPD dan Kabag Humas Adi Sucipto.  (mag-3)

Ketua Hanura Lolos dari Jeratan Kasus Pencabulan

MEDAN- Kepolisian Resort Pematangsiantar (Polres Siantar) menghentikan penyelidikan kasus dugaan pencabulan yang melibatkan Ketua Hanura Sumut Zulkifli Siregar terhadap korban ATN alias Osin (19) warga Jalan Karang Sari Permai, Simalungun.

Penghentian penyelidikan dikarenakan tidak cukup bukti untuk menetapkan pelapor jadi tersangka. Kemudian, kasusnya sudah bergulir selama setahun sejak 5 Maret 2011 dan telah dilaporkan korban, Osin dengan nomor pengaduan LP/164/ III/ 2011/ SU/STR.

Keputusan penghentian penyelidikan dilakukan melalui rapat gelar perkara, Rabu (4/4) di ruang ruang Rapat Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum, Polda Sumut. Hadir dalam rapat tersebut, penyidik Polresta Siantar dan Pejabat Kepolisian  Polda Sumut.

Akhirnya, rapat memutuskan penyelidikan kasus dugaan pencabulan yang menyeret nama  Ketua Hanura Sumut, yang juga duduk sebagai  anggota DPRD Sumut Fraksi Hanura tidak dilanjutkan atau disebut dengan surat perintah penghentian penyelidikan(SP3)

Kasat Reskrim Polres Siantar, AKP Azharuddin selaku peserta gelar menyampaikan, tidak dilanjutinya penyelidikan atas laporan pencabulan  ATN alias Osin karena tidak cukup bukti untuk menetapkan pelapor jadi tersangka. Hasilnya rapat menyimpulkan penyelidikan kasus ini dihentikan. “Ia, keputusan itu diambil lewat rapat gelar perkara,” katanya saat dihubungi via telpon selulernya.

Ketika disinggung apakah kedua belah pihak mengikuti rapat gelar perkara bersamanya, AKP Azharudin menyebutkan, kedua belah pihak, pelapor dan terlapor tidak ada yang hadir. “Keduanya tidak hadir,” ucapnya.

Dia membeberkan, satu pertimbangan peserta gelar atas diberhentikannya penyelidikan kasusnya, selain tidak cukup bukti. Adanya perdamaian dari kedua belah pihak. “Itu dulu, sekarangkan tidak. Mereka sudah damai, dah jelas mana mungkin ribut,” katanya.

Mengingat korban berumur 19 tahun, dimana menurut hukum usia 19 tahun masih dibawah umur. AKP Azharuddin mengatakan Untuk kasus perlindungan anak di bawah umur, korban tidak lagi anak di bawah umur. Karena sudah menikah dan memiliki satu anak. (mag-5)