Home Blog Page 13704

Bermain sambil Belajar, Merangsang Kreativitas Anak

Untuk mencipatakan suasana bermain dan belajar ni, dibutuhkan kreatifitas orangtua atau guru.  Dan ini, bukanlah hal yang mudah, mengingat anak juga memiliki sifat pembosan.  Untuk bermain, kita membutuhkan berbagai peralatan yang dapat dibuat dari apa saja. Seperti kain perca atau kain bekas, kayu bekas, kertas, atau bisa menggunakan alat tulis berwarna, seperti crayon, pensil warna, dan lainnya. “Kain perca dapat diinovasi menjadi berbagai macam, seperti boneka, bantal-bantalan, dan lainnya,” ujar Sekretaris dari Rite English School, Vincentia School yang ditemui saat acara perayaan 1 tahun Rite English School yang terletak di Jalan Amir Hamzah Medan 925/3) kemarin.

Sedangkan alat tulis berwarna, selain dapat mengajarkan anak tentang warna, juga dapat mengajarkan cara menulis, baik huruf maupun angka pada anak. “Warna sangat penting, terutama warna hidup atau ceria yang dapat menarik perhatian anak,” ungkap Vincentia. Warna ceria yang dimaksud seperti Hijau, merah, kuning, orange, biru langit, dan lainnya. Pengenalan warna-warna cerah bagi anak-anak sangat penting, karena dapat menambah daya ingat mereka. Sedangkan melukis, dapat mempertajam daya seni anak. “Melukis akan meningkatkan daya perhatian anak terhadap dunia seni, dan imajinasi anak,” ungkap Vincentia.

“Untuk memudahkan anak mengingat dalam bahasa Inggris, usahakan dalam menyebut berbagai perlengkapan tersebut dengan menggunakan bahasa Inggris. Jadi akan lebih mudah bagi anak mengingat. Satu lagi, jangan lupa ajak anak bergembira dengan menyanyi atau menari,” tambah Vincentia.
Bernyanyi dan menari juga sangat digemari oleh anak-anak, tetapi terkadang orangtua atau guru kehabisan ide, sehingga mengulang lagu yang sama. “Kalau begitu kejadiannya, cukup ganti lagu, dengan irama yang sama, sehingga lagu baru terus tercipta,” tambah Vincentia.

Tekhnik lain, untuk menciptakan suasana bermain saat belajar juga dapat dilakukan saat anak bermain saat anak bermain dengan menggunakan alat. “Misalnya, saat anak bermain perosotan atau ayunan, anak bisa didampingi dengan mengucapkan berbagai kata dari bahasa Inggris atau bahasa asing lainnya,” ungkap Vincentia. Tekhnik ini cukup berhasil, mengingat anak suka berkomunikasi saat bermain.

Saat bermain, terkadang orangtua mengalami badmood atau perasaan yang kurang enak, dan untuk mengatasi hal ini, usahakan orangtua untuk mendengar musik yang disenangi, atau mendengar musik yang ceria. “Bisa juga mengambil waktu rehat sebentar, ini untuk memudahkan orangtua menyikapi sifat anak,” tambah  Vincentia lagi.

Tehknik bermain dan belajar ini merupakan tekhnik yang diterapkan di Rite English School yang berasal dari Singapura yang merupakan sekolah kursus bahasa Inggris, Mandarin, dan Melukis. Tehnik belajar dan mengajar dalam kursus ini mengutamakan praktek dan teori sekaligus. Selain itu, disekolah ini juga meningkatkan kemandirian anak. “Salah satu cara untuk meningkatkan kemandirian anak, kita menyediakan toilet dengan ukuran anak sesuai dengan tinggi anak, sehingga memudahkan mereka untuk menggunakan toilet,” ujar Vincentia. (ram)

Pool Bus Liar Makin Merajalela

MEDAN-Pool bus liar makin merajelela di sepanjang Jalan SM Raja Medan, Jalan Asia, Jalan Letda Sujono, Jalan Jamin Ginting.  Pool bus liar ini sebenarnya merupakan loket pembelian tiket, namun disalahgunakan dan dijadikan lokasi untuk menaikkan dan menurunkan penumpang. Akibatnya, menimbulkan kemacetan karena banyaknya bus yang parkir di pinggir jalan.

Penertiban pool bus liar sudah pernah dilakukan secara berkesinambungan oleh tim yang dibentuk Pemko Medan. Bahkan, dari aksi penertiban yang dilakukan ini beberapa plang pool bus liar yang tak berizin langsung diturunkan dan beberapa armada juga sudah diamankan di gudang Kayu Putih.
Kabid Lalulintas Dishub Medan, Toga Aruan mengaku kalau saat ini pool bus liar memang kembali beroperasi. Dia juga mengakui penertiban yang pernah dilakukan pihaknya juga tidak efektif.

“Itulah sulitnya kita. Kita kan tidak bisa menjaga mereka setiap hari. Tapi nanti akan kembali kita tertibkan,” terang Toga Aruan.
Toga menyebutkan, loket yang dijadikan pool bus itu jelas telah melanggar SK Wali Kota Medan. Sebab, loket seharusnya digunakan untuk membeli tiket dan bukan disalahgunakan menjadi tempat untuk menaikkan dan menurunkan penumpang.

“Iya kita tahu salah, tapi bagaimana kita mau menurunkan dan menaikkan penumpang di Terminal Amplas. Fasilitasnya tak ada, penumpang pun tak nyaman naik dan turun di sana,” kata Mandor CV Sartika Group, M Sirait.

Selain itu, kata Sirait, terminal juga tak sanggup menampung penumpangnya, karena dalam sehari CV Sartika mengoperasikan 107 bus dan jika dirata-ratakan satu bus bisa ditumpangi 17 penumpang. Jumlah ini tidak akan dapat ditampung Terminal Amplas.
Sirait mengungkapkan pihaknya tidak akan melanggar aturan kalau fasilitas di Terminal Amplas memadai.

Tapi, Toga Aruan mengatakan itu hanya alasan klise. “Selama ini selalu begitu alasan mereka. Padahal, kasatlantas sudah mengatakan sesuai dengan perintah Kapoldasu, pihaknya akan rutin menurunkan intel di terminal-terminal di Medan. Kita juga terus berupaya melakukan pembenahan dan renovasi,” tegas Toga.

“Seharusnya dishub memiliki program untuk menuntaskan masalah ini hingga tuntas. Kalau sekadar ditertibkan lalu kembali dibiarkan, tentunya masalah ini tidak akan pernah selesai,” tegas Mont.(adl)

4 Luka-luka, Tanaman Dirusak

Penggarap Saling Serang

MEDAN-Dua kelompok penggarap Tani Smart dan Mempertahankan Alas Hak saling serang di areal lahan Pasar II-B, Dusun Tambak Rejo, Percut Seituan, Senin (26/3) siang sekitar pukul 11.00 WIB. Akibatnya, empat penggarap luka-luka terkena lemparan batu.

Keempat penggarap masing-masing Wanda (27) dan Supran (26) dari kelompok Tani Smart, Deni Sipayung (35) dan Erwin Hutauruk (37) dari kelompok Tani Mempertahankan Alas Hak.

Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, kelompok Tani Mempertahankan Alas Hak yang sudah lama menguasai lahan tersebut sedang melakukan aktivitas bercocok tanam di lahan masing-masing.

Tiba-tiba datang kelompok Tani Smart membabati tanaman ubi dan jagung. Selain merusak tanaman, kelompok Tani Smart juga melempari dengan batu ke arah kelompok Tani Mempertahankan Alas Hak, sehingga kelompok tani tersebut lari tunggang langgang. Tak mau diserang begitu saja, kelompok Tani Mempertahankan Alas Hak juga balik menyerang dengan cara melempari pakai batu.

Akibat saling serang dan lempar tersebut, empat penggarap menderita luka di bagian kepalanya. Pengurus Kelompok Tani Smart bernama Senen yang ditemui di Polsek Percut Seituan mengklaim bahwa  kelompok mereka terlebih dahulu diserang oleh kelompok tani Mempertahankan Alas Hak.
“Karena kami diserang, maka kami balik menyerang,” sebut Senen.

Sementara itu, Kepala Dusun Tambak Rejo, Sarwan mengatakan, selama ini kelompok Tani  Mempertahankan Alas Hak  tetap berada di lahannya masing-masing, karena mereka tak menginginkan lahannya tersebut diambil secara paksa atau dijual kepada kelompok lain.

“Masyarakat kelompok Tani Mempertahankan Alas Hak tidak pernah  menyerang kelompok Tani Smart. Mereka hanya menduduki lahannya karena takut tanahnya diambil atau dijual oleh kelompok lain,” jelas Sarwan.

Seorang warga dari kelompok Tani Mempertahankan Alas Hak menyebutkan, selama ini Senen ditengarai suka menjual belikan lahan tersebut kepada orang lain yang bukan warga setempat, sehingga sering terjadi keributan di lahan garapan tersebut.

“Kami hanya mempertahankan dan mengusai lahan dan tak pernah memperjualbelikan lahan ini,” sebut warga kelompok tani tersebut.
Akibat terjadinya bentrokan tersebut, Muspika Percut Seituan memanggil kedua kelompok tani penggarap tersebut di Mapolsekta Percut Seituan.
Dalam pertemuan yang dihadiri Kapolsekta Percut Seituan, Kompol Maringan Simanjuntak, Danramil Percut Seituan, Camat Percut Seituan Darwin Zein, Kepala Desa Amplas, kedua kelompok tani sepakat akan menyelesaikan masalah tersebut secara musyawarah dan tidak akan saling serang.
Camat Percut Seituan, Darwin Zein meminta agar kedua kelompok tani tidak melakukan tindakan anarkis, apalagi pada pertemuan sebelumnya sudah sepakat tidak akan membawa senjata tajam ke lokasi garapan.

“Sesama penggarap harus kompak,” ujar Camat Darwin Zein.

Sedangkan Kanit Reskrim Polsek Percut Seituan AKP Faidir Chan menyebutkan, kedua kelompok tani tersebut berjanji tidak akan saling menyerang dan tidak akan membawa senjata tajam, sedangkan keempat korban yang terkena lemparan batu sudah dibawa berobat oleh keluarganya masing-masing.
“Masalah ini diselesaikan secara musyawarah dan tidak ada yang membuat pengaduan,” terangnya. (gus)

Terapi Air untuk Sembuhkan Jerawat

Air bukan hanya berfungsi untuk menyegarkan atau membuang racun dalam tubuh saja. Ternyata air juga sangat bagus untuk merawat kecantikan kulit.

Banyak yang meremehkan khasiat air dan menyangka hanya sebagai pelepas dahaga saja. Air hangat dan air dingin ketika dibasuhkan pada wajah memiliki manfaatnya masing-masing.

Selain baik untuk melancarkan peredaran darah, air hangat yang dibasuhkan pada wajah baik untuk melembabkan, merevitalisasi dan memberi oksigen pada kulit. Uap dari hangat juga bisa dimanfaatkan untuk membersihkan kotoran pada wajah.

Uap air panas dapat membuka pori-pori, sehingga komedo dan bakteri pada jerawat dapat keluar. Caranya dengan mendekatkan wajah ke baskom yang berisi air hangat, lalu tutupi kepala, agar uap yang keluar hanya terkonsentrasi pada bagian wajah saja. Setelahnya, jangan lupa untuk membasuh wajah dengan air dingin, untuk menutup kembali pori-pori.

Sedangkan air dingin dapat dimanfaatkan untuk menyegarkan wajah dan meredakan kemerahan pada jerawat. Air dingin juga bisa mengempiskan mata ketika bengkak.

Air dingin sangat ideal sebagai ritual perawatan wajah pada pagi hari. Berguna untuk mengaktifkan sirkulasi darah, mengurangi minyak dan mengecilkan pori-pori. Perawatan dengan air juga bisa dimaksimalkan dengan mencampurnya dengan potongan lemon atau mawar. Fungsinya untuk menyegarkan dan mencerahkan wajah.

“Air yang bagus digunakan untuk membersihkan wajah, seharusnya air bersih, yang sudah disterilkan, sehingga kulit bebas iritasi. Terutama kulit yang sensitif, penggunaan air harus benar-benar diperhatikan,” ujar Dokter Kulit Natasha Skin Care Plaza Medan Fair, Dokter Benny Satria.
Air yang dipakai lanjutnya,  bisa  saja air  PDAM.  “Walaupun mengandung kaporit, tidak harus takut, karena kandungan kaporitnya sudah disesuaikan. Masalah akan terjadi pada jenis kulit yang sensitif,” tambah Benny.

Menurutnya, masalah yang bisa timbul adalah iritasi kulit, seperti kulit memerah, gatal-gatal, dan muncul jerawat yang bernanah.  Untuk mengatasi masalah ini, tidak hanya air yang digunakan yang harus diperhatikan, tetapi jenis sabun atau produk yang digunakan juga berpengaruh. “Bukan hanya air, tetapi produk atau sabun yang digunakan juga harus diperhatikan. Kalau kulit kering, gunakan produk yang mengandung air atau minyak. Begitu juga sebaliknya,” ujar Dr Benny. (ram/net)

Unjuk Rasa Damai, Kapoldasu Berterimakasih

Kecemasan warga Sumatera Utara terkait demonstrasi besar-besaran yang berpotensi ricuh seperti tahun 1998 silam, ternyata tak terjadi, Senin (26/3) kemarin. Aksi massa yang digelar kemarin karena menolak kenaikan harga BBM itu berlangsung cukup damai.

Karena kondisi tetap terkendali dan aksi berjalan damai, Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro, mengucapkan banyak terimakasih kepada demonstran yang mayoritas mahasiswa.

“Saya ucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak yang turut menjaga ketertiban dalam menyampaikan aspirasinya. Kepada semua pihak seperti mahasiswa, buruh, rektor dan ulama saya ucapkan terimakasih,” kata Wisjnu yang ditemuia di kawasan Bandara Polonia kemarin.

Meski demikian, Wisjnu juga turut menyampaikan maaf kepada masyarakat yang aktivitasnya sempat terganggu karena aksi itu. Diharapkan kepada semua pihak agar turut bahu membahu menjaga ketertiban demi terwujudnya Medan kota metropolitan yang aman dan damai.

“Silahkan saja unjuk rasa, tapi ingat jangan anarkis. Aksi seperti itu merusak keamanan dan ketertiban karena sebelumnya Sumut sangat kondusif. Kita berharap Kota Medan menjadi kota metropolitan yang damai,” lanjut Wisjnu.

Di samping itu, Wisjnu juga mengapresiasi pihak Organda, sopir, LSM, LBH hingga kalangan pers atas terciptanya kondisi damai di Kota Medan dan daerah lain di  Sumut. (*)

Gatot Bakal Unjuk Suara Bersama Gigi

Pelaksana tugas Gubsu, Gatot Pujo Nugroho bakal ujuk suara saat konser musik GIGI, dalam rangkaian Mukernas PKS 2012 di Lapangan Benteng Medan, Kamis (29/3) mendatang mulai pukul 20.00 WIB.

“Orang Medan sekitarnya harus ramai-ramai hadir ke Lapangan Benteng Medan untuk menyaksikan Gubernur kita menyanyi,” ujar Adro Sadeq, Koordinator Acara Hiburan Mukernas PKS 2012 kepada wartawan, Senin (26/3).

Menyanyi memang tidak asing bagi Gatot Pujo Nugroho. Jauh sebelum menjabat Gubernur, saat masih kuliah dia sudah sering menyanyikan lagu-lagu nasyid berirama religi Islami. Bahkan dia menghapal dengan baik sejumlah lagu nasyid berbahasa Arab. Setelah menjabat Gubsu dia beberapa kali sempat manggung di sejumlah acara berbau hiburan yang dihadirinya. Sejumlah lagu Batak dan tembang-tembang lawas biasa
dibawakannya.

“Tak hanya Bapak Presiden SBY yang pandai menyanyi Gubernur kita ini pun pandai menyanyi, mudah-mudahan bisa sedikit mengibur rakyat  yang sedang galau akibat berita kenaikan harga BBM,” ujar Sadeq.

Didesak apa saja lagu yang akan dinyanyikan, Sadeq menolak menjawab secara detail. Katanya, akan lebih menarik bila masyarakat menontonnnya secara langsung.

“Sebagai kisi-kisi, Insya Allah lagu Anak Medan akan dibawakan mereka bersama-sama, yang lainnya silakan datang untuk merasakan kejutannya,” katanya.

Sementara itu, masih dalam rangka Mukernas PKS 2012, ribuan anak mulai dari tingkat PAUD, TK dan RA dari seluruh penjuru Kota Medan ikut serta memeriahkan lomba mewarnai, Senin (26/3). Bertempat di Lapangan Benteng anak-anak secara bergantian menorehkan alat pewarna ke dalam kertas yang sudah disediakan panitia.

Dari data yang disampaikan panitia, ada sekitar 1.113 peserta yang terdaftar dari 100 sekolah tingkat PAUD, TK dan RA. Meka sangat antusias dan tak bisa menyembunyikan kebahagiaanya saat menerima lembaran kerta yang akan diwarnai.

“Belum dimulai Lia, tunggu aba-aba dari panitia,” kata Fitri, orang tua dari Lia dari pinggir arena.

Lia adalah salah satu dari ribuan peserta yang ikut lomba mewarnai. Karena gembiranya, baru menerima kertas, dia langsung mewarnai
garis-garir yang membentuk gambar kuda.

Suasana juga ramai oleh teriakan dan suara pengarahan dari orang tua masing-masing. Tapi setelah mendapat aba-aba dari panitia, tak ada lagi suara yang keluar dari peserta. Mereka tampak sangat asyik mewarnai kertas masing-masing.

“Ini memang kegiatan yang disenangi anak saya, walau nantinya tidak mendapat juara, tapi ini bisa jadi pengalaman berharga bagi anak
saya,” ujar Hani, salah satu orang tua peserta.

Besarnya animo masyarakat dalam penyelenggaraan lomba mewarnai ini terlihat  dari jumlah masyarakat yang hadir. Mereka juga datang membawa anggota keluarga walau tak itu menjadi peserta lomba. “Anak saya masih kecil masih enam bulan, tapi karena kami sekeluarga senang dengan kegiatan ini maka saya bawa semua ,” kata Ibu Al Fifah sambil menggendong bayinya.

Acara lomba mewarnai berlangung sejak pukul 08.00 hingga pukul 16.00 WIB. Acara yang digelar PKS dalam rangka Mukernas PKS 2012 ini juga dimaksudkan untuk ajak merajut tali silaturahmi antara pengurus dan kader PKS yang ada di Medan serta kepedulian PKS dalam dunia pendidikan bagi anak.

“Karena anak adalah investasi terbesar bagi para orang tua. Untuk itu harus dijaga dan dikembangkan,” kata Hardiani, selaku panitia Lomba Mewarna Mukernas PKS 2012.

“Digelarnya acara ini merupakan apresiasi PKS kepada generasi muda untuk percaya diri mengembangkan potensinya terutama dalam hal seni,” sambungnya seraya menambahkan bahwa Senin (26/3) khusus lomba tingkat PAUD, TK dan RA dan Selasa (27/6) khusus untuk tingkat SD.
Selain itu juga digelar lomba menari. Menurut panitia lomba Mukernas PKS 2012, Hardiani, acara lomba tari tersebut digelar dalam rangka memperkenalkan dan menanamkan kecintaan anak terhadap seni budaya Indonesia.

“Sejak dini kita harus memperkanalkan budaya khas Indonesia yang nantinya akan membantu memperkaya cakrawala berpikir anak-anak kita ini,” katanya.

Panitia  menggelar Lomba Tari Daerah untuk tingkat PAUD, Tingkat TK dan Tingkat SD yang berlangsung mulai pukul 08.30 s/d 16.00 WIB di
Panggung Utama Lapangan Benteng. Penyerahan hadiah akan dilakukan pada hari pnutupan Mukernas PKS 2012 Jumat (30/3).

Terlihat setiap peserta tampil secara kelompok yang terdiri dari 6 orang unjuk kebolehan di atas pentas . Kedatangan mereka, lanjutnya, juga ditemani oleh guru dan orang tua yang sekaligus menjadikan momen lomba ini sebagai wisata seni dan budaya.

Walau matahari terik saat itu, tak membuat gentar para pengunjung dan para guru serta orangtua peserta untuk bertahan di Lapangan Benteng dan melihat aksi para bocah melenggang-lenggok di atas pentas. Bahkan dari mereka juga membawa bekal dari rumah dan makan bersama di tepi lapangan sambil menyaksikan acara.

Ada Sebanyak 63 grup peserta yang sudah terdaftar oleh panitia dan siap untuk unjuk kebolehan. Mereka itu berasal dari PAUD, TK dan RA se-Kota Medan.”63 peserta tingkat PAUD,TK,dan RA akan memperebutkan piala, trophi dan paket belajar,” kata Hardiani.(ari)

Imbau Massa Tidak Anarkis

Wali Kota Medan Tinjau Taman di Bundaran Bandara Polonia Medan

Seluruh masyarakat yang tergabung dari berbagai elemen diingatkan tidak melakukan aksi anarkis dan kekerasan saat menyampaikan aspirasinya penolakan rencana pemerintah menaikkan harga BBM mulai 1 April mendatang. 

Imbauan tidak melakukan anarkis itu disampaikan Wali Kota Medan, Drs H Rahudman Harahap didampingi Wakil Wali Kota Medan, Drs HT Dzulmi Eldin Msi serta Sekda Medan, Ir H Syaiful Bahri saat melakukan peninjauan ke taman di Bundara Bandara Polonia Medan, Senin (26/3) malam seusai aksi unjuk rasa ribuan massa.

Menurut dia, masyarakat di Kota Medan harus tetap menjaga keamanan dan kekondusifan. Dalam berdemokrasi itu perlu kesantunan, damai dan sadar bahwa keamanan miliki seluruh masyarakat.

“Kita tidak mengharapkan massa anarkis. Kita sudah mengimbau agar massa yang menggelar unjuk rasa di sejumlah titik di Kota Medan untuk tidak dengan kekerasan. Tidak ada budaya kita mengajarkan kekerasan,” katanya.

Dia mengajak masyarakat tetap menjaga Kota Medan tetap aman dan kondusif. Dalam mewujudkannya, massa menyampaikan aspirasi dengan santun dan damai.

“Saya berharap para buruh tidak melakukan tindakan anarkis karena itu akan merugikan diri sendiri maupun orang lain. Ini kan kota kita yang merupakan kebanggan kita,” ingatkannya.

Rahudman mengucapkan terima kasih kepada Kapoldasu Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro beserta jajarannya yang sudah memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat langsung turun ke lokasi.

“Massa yang menyampaikan aspirasi tetap didukung. Kepada masyarakat, terus menjaga kebersamaan yang sudah terbangun. Kita berharap agar menjadi kota yang kondusif,” sebutnya.

Akibat adanya unjuk rasa puluhan ribu massa, sejumlah fasilitas taman seperti tanaman, pot bunga serta trotoar. Rahudman mengingatkan kepada aparatur kecamatan untuk memindahkan pecahan pot bunga, kemudian seluruh aparatur kecamatan harus memindahkan pot bunga di lokasi yang sering menjadi tempat unjuk rasa.

“Malam ini sudah bergerak melakukan penataan dengan mengungsikan seluruh pot bunga yang ada di titik-titik lokasi pendemo,” ucapnya.
Lebih lanjut, dia menjelaskan, hal yang akan terjadi dalam aksi demo ada dua alternative, yaitu bahan bakar minyak (BBM) tetap naik atau tidak jadi naik. Namun, bila BBM jadi naik. Pemko Medan akan kembali melakukan revisi terhadap Upah Minimum Kota (UMK).

“Mengenai peninjauan UMK, kami minta dari Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja untuk mempelajarinya serta berkoordinasi dengan dewan pengupahan, Apa yang menjadi tuntutan buruh harus disikapi dengan baik sehingga kota Medan tetap aman dan kondusif,” ungkapnya.

Dengan membawa tongkat bambu, Rahudman bersama petugas Damkar menyirami taman yang sudah dibenahi dengan mengelilingi bundaran. Hal itu diharapkan agar taman di bundaran Bandara Polonia Medan tidak menjadi angker. Sehingga seluruh wisatawan mancanegara (Wisman) dapat terus berkunjung ke kota Medan.

“Ini kita benahi dan dilakukan penataan serta perbaikan terhadap fasilitas yang rusak, agar taman di bundaran ini tidak angker,” ucapnya mengakhiri.

Langsung Gelar Gotong Royong

Camat Medan Polonia Ody Doddi mengatakan, pihaknya bersama aparatur kecamatan langsung turun ke lokasi usai massa membubarkan diri. Pihaknya bersama Dinas Kebersihan Kota Medan dan Dinas Pencegah Pemadam Kebakaran (P2K) Kota Medan melakukan pembenahan dan penataan kembali sejumlah fasilitas yang rusak secara bergotong royong.

“Kami langsung mendapat perintah dari Pak Wali untuk melakukan pembersihan di lokasi usai masa membubarkan diri dengan peninjauan terhadap fasilitas umum dan taman kota yang rusak,” ucapnya.

Dia mengatakan, seluruh sampah yang berserakan segera diangkut dan dibuang ke Tempat Penampungan Sementara (TPS) di kecamatan dan Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Ody menyebutkan, sampah yang ada akan diangkut dengan menggunakan becak dan truk sampah dari Dinas kebersihan Kota Medan, seluruh sampah diangkut. Ditambah lagi dengan bantuan mobil penyapu jalan serta ambulance kebersihan milik kecamatan,” jelasnya.

Sedangkan mobil pemadam kebakaran (Damkar) diperbantukan untuk melakukan penyegaran terhadap seluruh tanaman jenis bunga yang sudah rusak akibat terinjak massa.

“Selain itu, juga membersihkan lokasi yang sudah kotor untuk tetap dijaga keindahannya. Penataan dan pembenahan yang dilakukan untuk menjadikan Kota Medan ini tetap kondusif,” pintanya.(adl)

Menulis, Pengaruhi Mutu dan Kesejahteraan Guru

Kebiasaan menulis artikel oleh guru sangat membantu guru meningkatkan mutu pengajaran. Lantas apa yang dapat diperbuat para guru dalam memperbayak jam terbang mereka dalam hal menulis artikel? Berikut wawancara wartawan Sumut Pos, Rahmat Sazaly Munthe dengan Ketua Dewan Pendidikan Medan, Mutsyuhito Solin.

Apa kiat guru agar mampu menulis?
Mutu guru tak hanya didapat lewat buku pelajaran, tapi juga bisa mengambil contoh aktual dalam kehidupan sehari-hari. Dengan terbiasa menulis artikel, mutu guru semakin terasah. Siswa juga akhirnya diuntungkan dengan mutu pengajarnya.

Peningkatan mutu guru tak hanya tergantung pada pendidikan formal. Pengetahuan tentang kehidupan sehari-hari menjadi tambahan bagi guru di kelas.
Menulis di media massa merupakan satu pilihan bagus. Walaupun penulisan artikel di media massa merupakan satu syarat kenaikan tingkat bagi pegawai negeri, guru tetap harus selalu menulis untuk meningkatkan mutu pribadi, siswa juga masyarakat.

Bagaimana menumbuhkan minat untuk menulis?
Coba menulis di media massa contohnya, jika tulisan kita dimunculkan, biasanya itu menjadi satu motivasi untuk terus menulis. Guru juga harus memiliki minat dan kemauan besar untuk menjadi pendidik masyarakat. Dengan menulis artikel, guru turut melaksanakan tiga fungsi media massa, yakni sebagai pendidik, pemberi informasi dan pelaku kontrol sosial.

Selain niat dan kemauan, guru harus memiliki referensi dan pengetahuan untuk menunjang mutu tulisan. Hal ini untuk mempertanggungjawabkan dan memperkaya tulisan.

Apakah penulisan artikel penting bagi guru?
Artikel adalah pergulatan pemikiran seseorang atas apa yang berkembang di masyarakat. Isinya berupa pendapat, gagasan, pemikiran dan fakta. Jadi untuk mendukung penulisan suatu artikel, guru juga harus peka terhadap permasalahan di sekitarnya. Guru akan semakin kritis.
Menulis artikel juga bisa membantu saat mengajar. Guru bisa dengan leluasa menggabungkan fenomena di masyarakat dengan mata pelajaran yang ia ampu. Sebaliknya, guru juga bisa memaparkan sisi positif bahan pelajaran kepada pembaca di media massa.

Apakah dengan menulis kita bisa mengelola kelas dengan baik?
Proses belajar-mengajar di sekolah kerap membosankan dan tak menyenangkan karena guru yang terlalu dominan di ruang kelas. Siswa tak diberikan kebebasan untuk mengekspresikan pendapat yang berbeda sehingga mematikan kreativitas siswa. Dengan menulis, guru akan semakin banyak membaca dan tentunya wawasan akan semakin luas pula. Dengan begitu mereka sudah pasti akan bisa mengelola kelas dengan

Apa penyebab guru tak mampu mengelola kelas dengan baik?
Profesionalisme atau kompetensi guru umumnya masih rendah karena guru kurang mendapat pelatihan. Dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan yang baru dibentuk di bawah Kemendiknas, pengembangan profesi berkelanjutan guru akan dijamin. Selain itu, juga dijamin perlindungan kepada guru. Badan ini juga akan mengevaluasi apakah delapan standar pendidikan nasional itu sudah terpenuhi.

Apa yang bisa dilakukan pemerintah untuk menghargai keprofesionalitasan guru?
Kesejahteraan guru bisa dikatakan semakin membaik meski belum merata. Di satu sisi itu penting. Tapi, kunci untuk memperbaiki mutu layanan pendidikan, datang dari guru yang profesional. Jika mereka telah professional maka tunjangan juga akan turun dari pemerintah.

Pelatihan untuk pengembangan kapasitas guru agar mampu mengembangkan metode pembelajaran yang memacu siswa menjadi kritis, kreatif, aktif, dan inovatif sangat terbatas. Pelatihan pemerintah memang masih kurang sesuai dengan kebutuhan guru. Guru sangat butuh diajar bagaimana memotivasi diri sehingga selalu bergairah bekerja. (*)

Siap Memangsa

Benfica vs Chelsea

LISBON – Jorge Jesus girang bukan kepalang setelah mengetahui hasil drawing perempat final Liga Champions di Nyon, Swiss, dua pekan lalu (16/3). Doa pelatih Benfica tersebut untuk dipertemukan dengan Chelsea akhirnya terkabul.

Dibandingkan klub most wanted di perempat final, APOEL Nicosia, Jesus memang lebih senang bertemu Chelsea. Alasannya sederhana, karena Chelsea adalah klub Inggris. Sebagai catatan, Benfica dan Chelsea belum pernah bertemu sebelumnya.

“Saya tidak akan mengubah opini. Saya memang lebih memilih menghadapi klub Inggris karena dalam pandangan saya, kami beradaptasi lebih baik ketika menghadapi klub Inggris,” kata Jesus sebagaimana dikutip AFP.

Pengalaman di fase grup menjadi parameter Jesus. Yakni, ketika Benfica bersua jagoan Britania Raya, Manchester United. Dari dua pertemuan, Benfica dua kali menahan seri United, masing-masing 1-1 di kandang sendiri, Estadio da Luz, dan 2-2 di Old Trafford.

Pengalaman itulah yang memotivasi si Elang “ sebutan Benfica “ untuk memangsa Chelsea di Da Luz dini hari nanti. “Jika kami mampu finis lebih baik dari Manchester United di fase grup, kami juga yakin bisa melakukannya melawan Chelsea,” koar gelandang bertaha Benfica Javi Garcia di situs resmi klub.
“Kami akan bermain home. Kami tentu saja tidak berharap seri. Kami akan memforsir kemenangan,” sahut Nicolas Gaitan, winger Benfica, kepada A Bola.
Gaitan bahkan optimistis Benfica menang clean sheet. Pemain 24 tahun asal Argentina itu menyoroti seretnya produktivitas striker-striker Chelsea seperti Didier Drogba, apalagi Fernando Torres, sepanjang musim ini. “Kami yakin bisa meredam serangan mereka sekalipun bakal sulit,” jelas pemain yang tengah diburu United tersebut.

Sebagai catatan, Drogba hanya mengemas sembilan gol musim ini. Pemain tersubur Chelsea musim ini, Frank Lampard, memiliki empat gol lebih banyak Tapi, itu masih kalah jauh dengan striker Benfica asal Paraguay, Oscar Cardozo, yang telah menjaringkan 26 gol.

Perbandingan lainnya, seperti performa home away di Liga Champions musim ini, juga lebih berpihak kepada Benfica. Si Elang tidak terkalahkan di Da Luz alias empat menang dan dua seri, sedangkan Chelsea tidak pernah menang alias dua seri dan dua kalah.

Namun, pelatih interim Chelsea Roberto Di Matteo mengatakan apabila dia memiliki kartu truf untuk menyulitkan Benfica. Yakni, keberadaan David Luiz dan Ramires. Kedua pemain asal Brazil adalah mantan Benfica.

Informasi dari Luiz dan Ramires sangat berharga karena Chelsea memang buta kekuatan Benfica. Faktor itulah yang membuat United kerepotan menghadapi si Elang di fase grup.

Sebagai catatan pula, raksasa Inggris Manchester City juga tersingkir di babak 16 besar Europa League setelah tidak mampu melewati hadangan klub Portugal lainnya, Sporting Lisbon. (dns/jpnn)

Mukjizat Melawan Kemapanan

APOEL vs Real Madrid

NICOSIA-  Perjalanan APOEL Nicosia di Liga Champion musim ini bak cerita dongeng. Tak diperhitungkan, mereka bangkit menerjang hingga akhirnya layak bersanding dengan klub-klub mapan Eropa. Lalu, apakah dongeng itu akan mengambil ending di tangan Real Madrid?
Banyak ulasan yang menyebutkan bahwa APOEL akan usai di babak ini saja. Tak ada lagi kisah menakjubkan. Klub asal Syprus ini memang fenomenal. Mereka mencatatkan diri sebagai tim pertama yang bisa beradu hingga babak knock out Liga Champion. Sebelumnya, klub-klub asal Syprus paling banter cuma sampai babak penyisihan.

Langkah mereka seperti dituntun mukjizat. Sebelum sampai ke penyisihan grup G, APOEL mesti melakukan perjalanan kompetisi melelahkan. Dimulai dari cobaan dari klub Albania Skenderbeu Korce di babak kedua penyisihan pada Juli 2011 lalu. Cobaan ini gampang saja karena APOEL mampu menang total 6-0 secara agregat.

Ada lagi hambatan ketika harus meladeni Slovan Bratislava di babak ketiga. APOEL pun menang setelah mengantongi dua gol di kandang Slovan setelah sebelumnya imbang di Strovolos-markas APOEL. Hasil itu tak serta membawa APOEL masuk penyisihan grup. Mereka harus melalui babak play off.
Di babak play off, APOEL ditantang Wisla Krakow dari Polandia. APOEL menang lagi dengan agregat 3-1. Kemenangan itulah yang mengantar mereka ke penyisihan grup G bersama Zenit, Porto dan Shakhtar Donetsk. Tak terduga, APOEL lolos ke perdelapan final sebagai juara grup dengan nilai sembilan unggul selisih gol dari Zenit. Di sini publik pemerhati bola Eropa mulai tercengang. Ah, pasti di perdelapan final-lah langkah mereka akan berakhir. Eh tak dinyana, ketika drawing memastikan mereka mesti ketemu Lyon, kemenangan lagi-lagi berpihak kepada klub yang berdiri pada 1926 itu. Agregat 1-1 dituntaskan lewat adu penalti.  Kini, mereka harus benar-benar butuh mukjizat ekstra jika ingin kembali menang atas Real Madrid.

Sang kiper, Dionisis Chiotis pernah bilang bahwa timnya sebenarnya siap melawan siapa saja dan berhak masuk final. Tapi sebelum drawing perdelapan final, Chiotis sempat berharap tak ketemu Real Madrid, Barcelona atau Munchen. Dan harapannya itu tak terkabul.

Kami telah mencapai perempat final, impian saya adalah melihat APOEL di final Liga Champions. Saya menyadari itu merupakan hal yang sangat sulit. Tetapi ketika Anda bermimpi langitlah yang menjadi batasnya,” kata Chiotis. “Tapi kami berharap tak bertemu Madrid, Barca atau Munchen,”  lanjutnya sehari sebelum drawing lalu.  Well, kenyataan sudah harus ditatap. Yang bakal menyerang gawang Chiotis ada lah pemain sekaliber Cristiano Ronaldo, Karim Benzema hingga Higuain. Belum lagi barisan lini tengah tingkat dewa  yang siap menyulitkan rekan-rekan Chiotis di lini pertahanan.

Kemapanan Real Madrid di Liga Champion tak perlu diragukan. Mereka sudah punya sembilan trofi itu di lemari prestasi klub.  Dan sial bagi APOEL, klub yang dikendalikan Jose Mourinho di Liga Champion tak pernah tersingkir di perempat final. Lihat saja Porto, Chelsea, Inter,  hingga Real Madrid. Bagaimana sekarang APOEL? (*)