31 C
Medan
Wednesday, April 8, 2026
Home Blog Page 13752

Mobil Polisi Dibakar, Mahasiswa Ditembak

Unjuk rasa menolak kenaikan harga BBM terus berlanjut. Di Jakarta polisi mengamankan puluhan mahasiswa dalam bentrokan di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat pada Kamis (29/3) malam. Dua mahasiswa dan satu satpam dikabarkan tertembak.

Massa gabungan dari mahasiswa UPI YAI dan UKI Salemba tersebut merusak pos polisi, dua sepeda motor milik aparat, dan sebuah mobil Resmob Polda Metro Jaya. “Yang di Salemba itu sudah bukan unjuk rasa lagi. Itu aksi yang melanggar pidana. Mereka sudah mau buat rusuh jadi ada puluhan orang kami amankan,” ungkap Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, Kamis malam, saat dijumpai di Mapolda Metro Jaya.
Ia mengaku belum mendapatkan identitas lengkap seluruh mahasiswa yang diamankan. “Sekarang masih didata dan dikumpulkan ke Polres Jakarta Pusat,” tutur Rikwanto.

Puluhan mahasiswa ini ditangkap lantaran telah merusak sarana kepolisian seperti membakar pos polisi dan mobil Resmob Polres Metro Jakarta Pusat. “Kapolsek Senen juga mereka serang. Sudah jelas sepertinya mereka punya target,” kata Rikwanto.

Terkait dengan itu, dua mahasiswa dan satu satpam Universitas Persada Indonesia YAI Jakarta tertembak peluru aparat kepolisian. “Yang saya lihat, teman saya tertembak peluru karet di pungung sebelah kanan. Itu ada bolongnya. Satu mahasiswa lain tertembak di dada kiri. Satpam kita kena di paha sebelah kanan,” terang Meli, mahasiswi UPI YAI sesaat lalu.

Meli mengatakan, rekannya yang tertembak bernama Lumer. Sementara Meli tak tahu nama mahasiswa yang tertembak di bagian dada kiri. Tapi yang pasti, kata Meli, mahasiswa tersebut berasal dari Fakultas Psikologi UPI YAI.

“Sampai sekarang belum dapat perawatan medis. Satpam malah terjebak di dalam mobil karena tadi mau di bawa ke rumah sakit, tapi polisi terus mengeluarkan tembakan. Sampai sekarang masih terjebak,” tutur Meli.

Ia katakan, aksi penolakan kenaikan harga BBM yang dilakukan mahasiswa gabungan UPI YAI dan UKI di Jalan Diponogoro berlangsung damai. Para mahasiswa membakar ban dan kondisi cukup kondusif. Namun setelah mahasiswa masuk ke dalam kampus, tiba-tiba di luar terdengar suara tembakan dari arah aparat kepolisian.

“Setelah ke dalam (kampus) baru chaos. Kita dapat kabar di luar ada tembakan, mereka (polisi) nyerang,” kata Meli.
Sampai berita ini diturunkan, menurut Meli, setidaknya ada 500 mahasiswa yang terjebak di dalam kampus UPI YAI.

Dua Mobil Milik Pertamina Disandera

Di Medan aksi penolakan rencana kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang disuarakan oleh mahasiswa juga masih terus berlanjut. Ratusan mahasiswa di Kota Medan turun ke jalan dengan memblokir ruas jalan di Kota Medan hingga menyandra mobil milik Pertamina.

Seperti aksi yang dilakukan ratusan mahasiswa Universitas Katolik (UNIKA) ST Thomas Sumatera Utara ini. Dalam aksi tersebut, ratusan mahasiswa UNIKA  melakukan aksi blokir jalan di depan kampus mereka tepatnya Jalan Setiabudi Medan sekitar pukul 12.00 WIB.

Tak puas berorasi di depan kampus, selanjutnya mahasiswa melanjutkan aksinya ke persimpangan yang menghubungkan Jalan Ringroad dan Setiabudi Medan, yang tak jauh dari lokasi kampus. Bahkan saat melakukan aksi di persimpangan Jalan Ringroad, mahasiswa tak hanya melakukan orasi dan membakar ban saja, para mahasiswa juga nekat menyandera dua unit mobil milik pertamina. Kedua mobil tersebut yakni mobil Box dengan plat BK 6674 YY dan Mobil jenis Skid Tank pengangkut elpiji dengan plat B 9049 FA.

Sekitar setengah jam lebih, menyandera dua unit mobil milik Pertamina, akhirnya mahasiswa melepaskan mobil tersebut setelah sebelumnya bernegosiasi dengan petugas kepolisian yang berada di lokasi demo.Setelah puas berorasi menyampaikan keluhannya, sekitar pukul 14.00 WIB mahasiwa akhirnya membubarkan diri dan kembali ke kampus secara teratur.

Aksi yang sama dilakukan mahasiswa lain seperti Universitas Negeri Medan (Unimed), Universitas Pancabudi, Universitas Medan Area (UMA), Universitas Al Washliyah (Univa), Universitas Dharma Agung, serta elemen mahasiswa lainnya. Mereka melakukan orasi di DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol No 5 Medan. Aksi bakar ban dan orasi silih berganti dilakukan oleh masing-masing elemen.

Tak sampai di situ saja, masa yang berjumlah ratusan orang mengatasnamakan diri mereka From Mahasiswa Sumatera Utara juga melakukan aksi demo. Masa yang berjumlah ratusan orang orang tergabung dari segala kampus di Sumatera Utara, melakukan aksinya dengan membakar ban di tengah-tengah persimpangan Jalan Juanda Jalan SM Raja. Aksi tersebut membuat masyarakat yang melintas dari Jalan Juanda menuju, Jalan SM Raja terpaksa putar arah. Begitu juga dari Jalan SM Raja Simpang Limun, menuju SM Raja Masjid Raya juga ditutup masa. Jalan Halat menuju Jalan SM Raja juga tertutup atas aksi masa yang membakar ban tepat  disimpang empat Jalan Juanda, SM Raja, Jalan Halat, SM Raja. Atas aksi masa ini, beberapa toko yang ada di simpang Jalan Juanda tutup.

Sedangkan di Langkat, seratusan massa PDI-P Kabupaten Langkat longmarch dari kantor sekretariat di Jln T Putra Aziz menuju bundaran kantor bupati selanjutnya memasuki gedung dewan, terkait penolakan naiknya harga bahan bakar minyak (BBM). Massa yang diterima salah satu unsur pimpinan DPRD (Wakil Ketua), Suri Alam, di ruang utama menyayangkan sikap legislator yang hanya menerima mereka dengan 11 anggota saja. Menyusul, turut sertanya Ketua DPRD didampingi Wakil Ketua Abd Khair bersama Komisi I dan Komisi II kunjungan kerja.

Pernyataan sikap massa PDI-P ditandai dengan pembubuhan tanda tangan kesebelas anggota DPRD diantaranya Suri Alam/A Samin S (Golkar), Riska P (Hanura), Sri Wahna Kaban (PBB), Arbai Fauzan/Hasan Basri (PAN), Poiman (PKPB) dan selebihnya kader PDI-P tentang kebersediaan menolak naiknya harga BBM. (rm/jpnn/uma/gus/ari/mag-5/mag-4)

Setahun Sampah tak Diangkut

MEDAN- Sampah yang berserakan di tanah kosong Jalan Tempuling Kelurahan Sidorejo Hilir Kecamatan Medan Tembung. Menurut keterangan warga sampah itu sudah hampir setahun lebih  tidak pernah diangkut oleh Dinas Kebersihan setempat. Akibatnya, sampah tersebut sangat menggangu kenyaman warga.

“Sampah itu sudah hamper setahun tidak diangkut, untuk mengurangi tumpukannya kami terpaksa membakarnya. Kalau tidak, sampah it uterus menumpuk seperti gundukan gunung,” ungkap Abun Simanjorang kepada wartawan koran ini, Kamis (29/3).

Yang warga khawatirkan bila sampah-sampah itu dibiarkan akan menjadi penyakit, dan menjadi tempat sarang nyamuk.
“ Kami khawatir demam berdarah dari nyamuk itu,” imbuhnya.

Nah, selain tumpukan sampah yang berada di tanah kosong tersebut, Abun juga menyebutkan bahwa drainase yang ada di Jalan Tempuling selalu meluap, bila hujan deras turun.

Abun berharap kepada pihak Dinas Kebersihan kota Medan ataupun pihak kelurahan dan kecamatan agar dapat mengangkut tumpukan sampah yang berada di tanah kosong itu. Selain itu juga, dapat mengangkut lumpur yang ada di sekitar drainase Jalan Tempuling ini.

Terkait dengan keluhan warga Jalan Tempuling terhadap tumpukan sampah di tanah kosong itu, Camat Medan Tembung Hendra Asmilan menjelaskan akan segara memanggil pemilik tanah kosong itu, dan menyarankan untuk memagarinya. Kalau tidak, sampah akan bertumpukan lagi.

“Kita itu tidak digubrik, kita sendiri akan segara melakukan pembersihan terhadap tumpukan sampah yang ada di lokasi itu,” cetusnya.
Hendra juga menghimbau kepada warganya untuk dapat selalu menciptakan kelestarian di lingkungan dan ke lurahannya masing-masing, dengan cara melakukan penanamn pohon dan membersihkan tumpukan sampah.

“Terpenting yang saya harapkan kepada warga untuk tidak  membuang sampah sembarangan tempat,” harapnya.(omi)

Kans Striker Pensiunan

ROMA – Persaingan mengisi lini depan timnas Italia di Euro 2012 bakal ketat. Itu seiring pernyataan allenatore Italia Cesare Prandelli yang masih memberi kesempatan comeback kepada dua striker pensiunan Gli Azzurri -sebutan Italia-, yakni Alessandro Del Piero dan Francesco Totti.

Totti, 35, mengundurkan diri dari timnas setelah Italia memenangi Piala Dunia 2006 di Jerman. Sedangkan Del Piero, 38, tidak lagi membela Azzurri sejak empat tahun lalu. “Totti dan Del Piero kembali mengenakan kostum biru (Azzurri) ? Saya tidak mengatakan iya atau tidak. Saya hanya mengatakan akan menunggu mereka,” kata Prandelli kepada Football Italia kemarin.

Prandelli memang masih membutuhkan dua striker veteran itu karena pengalaman mereka masih dibutuhkan timnas yang saat ini lebih banyak bermaterikan pemain muda. Soal performa, Del Piero dan Totti pun masih kompetitif.

Belakangan, Del Piero menunjukkan performa menawan bersama Juventus. Striker yang akan meninggalkan Juventus musim depan itu mencetak dua gol dalam dua laga terakhir Juve, masing-masing ke gawang AC Milan di semi final Coppa Italia (20/3) dan Inter Milan di Serie A (25/3). Sedangkan Totti masih sulit digusur dari starting eleven AS Roma.

Del Piero dan Totti dipertimbangkan Prandelli karena cedera panjang yang dialami dua striker langganan timnas selama kualifikasi Euro, Antonio Cassano (AC Milan) dan Giuseppe Rossi (Villarreal). Cassano menjalani operasi jantung akhir tahun, sedangkan Rossi terkena lutut kanannya.

Cassano dan Rossi memang diprediksi akan pulih sebelum Euro. Tapi, keduanya belum tentu bisa mengembalikan kondisi fisik seperti semula. “Saya sangat merindukan Rossi dan Cassano dan saya akan menunggu mereka sampai hari terakhir (pendaftaran skuad Euro, Red),” jelas Prandelli.

Seiring dipertimbangkannya Del Piero dan Totti, praktis ada 12 striker yang berpotensi bersaing memperebutkan 4-5 tempat di skuad Azzurri proyeksi Euro. Nama lainnya adalah rekan seklub Del Piero, Alessandro Matri, serta tandem Totti di Roma, Pablo Osvaldo dan Fabio Borini. Juga striker bengal Manchester City Mario Balotelli, Giampaolo Pazzini (Inter Milan), serta pemain serbabisa Sebastian Giovinco (Parma).

Kendati tidak lagi dipanggil timnas di era Prandelli, bintang penyerang sekaligus kapten Udinese Antonio Di Natale juga tetap diperhitungkan.
Itu mengingat Di Natale masih menunjukkan kelasnya sebagai pemain domestik paling subur di Serie A musim ini dengan 19 gol. Di Natale sekaligus peraih capocannoniere Serie A dua musim terakhir.

Di Euro nanti, Italia berada di grup C dan akan bersaing dengan juara bertahan Spanyol, Kroasia, serta Republik Irlandia. Di laga perdana, Azzurri yang jawara edisi 1968 itu sudah langsung berhadapan dengan Spanyol di Gdansk, Polandia (10/6). (dns/jpnn)

Pearce Mulai Seleksi Pemain

LONDON – Tanda-tandanya, Inggris bakal memercayakan skuad Euro 2012 mereka kepada Stuart Pearce. Itu setelah Pearce mendapat mandat dari FA (Asosiasi Sepak Bola Inggris) untuk menyeleksi kandidat 23 pemain yang akan memperkuat Three Lions -sebutan Inggris- ke Euro nanti.
Padahal, sejauh ini, Pearce masih berstatus pelatih karteker sejak pengunduran diri Fabio Capello awal bulan lalu. FA telah menyatakan, pelatih permanen baru akan ditunjuka paling cepat pertengahan Mei atau setelah berakhirnya liga-liga elite Eropa. Kandidat kuat adalah pelatih Tottenham Hotspur Harry Redknapp.

Sebagai tahap awal seleksi, Pearce telah mengirim surat kepada semua pelatih klub Premier League tentang persyaratan para pemain calon seleksi skuad Euro. Semua pemain yang memperkuat Three Lions selama 18 bulan terakhir juga mendapat surat serupa. Itu di luar pemain yang telah mengajukan diri untuk pensiun dini dari timnas. Sebut saja kiper Blackburn Rovers Paul Robinson dan kiper Ben Foster (kini pinjaman di West Bromwich Albion).
“Para pemain yang terpilih dalam seleksi diminta memikirkan bagaimana cara mereka mengatur kondisi fisik menghadapi even major yang dilangsunkan tidak sampai sebulan seusai kompetisi. Jadi, mereka bukan memikirkan rencana liburan musim panas,” kata Pearce sepertu dilansir The Guardian.
Pearce yang pelatih Inggris U-21 dan pelatih timnas Britania Raya di Olimpiade London itu juga berencana memantau pemain seleksi di pertandingan-pertandingan Premier League. Akhir pekan ini misalnya. Dia direncanakan menghadiri dua laga.

Di antaranya di White Hart Lane atau ketika Tottenham Hostpur menjamu Swansea City Minggu nanti (1/4). Pearce ingin memantau perkembangan calon pemain timnas dari Tottenham seperti Scott Parker, Kyle Walker, hingga Aaron Lennon. Juga Gareth Bale yang hampir pasti menjadi anak asuhnya di Olimpiade.

Sedangkan keesokan harinya (2/4), Pearce ingin melihat aksi pemain incarannya dalam Blackburn kontra Manchester United di Ewood Park. Sedikitnya ada tujuh pemain United yang masuk radar Pearce, antara lain Wayne Rooney, Ashley Young, Danny Welbeck, Phil Jones, Chris Smalling, serta mungkin Michael Carrick dan Tom Cleverley. (dns/jpnn)

Pengamat: Gus Irawan Kalahkan Bhatoegana

MEDAN-Pengamat politik dari Universitas Sumatera Utara (USU) Ahmad Taufan Damanik menilai, Partai Demokrat membutuhkan Gus Irawan jika mau menang di Pilgubsu 2013. Sosok Dirut Bank Sumut ini dianggap mampu mengalahkann
nama lain yang sempat dikaitkan dengan Demokrat.

“Kalau mau menang, Demokrat mengusung Gus Irawan lah. Kalau AY Nasution saya pikir sama saja, peluangnya kecil untuk menang. Begitu juga dengan HT Milwan, saya pikir juga kansnya tidak terlalu besar,” urainya.

Menariknya, Gus juga dianggap mampu mengalahkan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PD Demokrat Kota Medan, yang juga anggota DPR RI, Sutan Bhatoegana. Ya, beberapa waktu ke belakang merebak kabar Sutan Bhatoegana akan dipasangkan dengan mantan Bupati Simalungun yang juga Ketua Komisi E DPRD Sumut, John Hugo Silalahi. “Saya pikir, kalaupun Sutan Bhatoegana katanya lebih populer, belum tentu populer di Sumut. Kalau John Hugo, masyarakat sudah lupa kalau dia pernah jadi Bupati Simalungun, karena sesudahnya ada dua bupati yakni, Zulkarnaen Damanik dan JR Saragih. Kalau dua sosok ini, saya pikir akan kalah,” ulasnya.

Terlepas dari itu, rumor Sutan Bhatoegana langsung dibantah Sekretaris PD Sumut yang juga Ketua Fraksi Demokrat DPRD Sumut, Tahan Manahan Panggabean. “Sejauh ini belum ada,” jawabnya.

Dijelaskannya, Partai Demokrat sudah ada model yang baku dalam proses Pilkada. Modelnya sebagai berikut, dibentuk Tim 9. Kemudian, Tim 9 mengadakan penjaringan, yang mendaftar di-polling oleh lembaga survey. Hasil surveylah diserahkan ke DPP Partai Demokrat. Selanjutnya diserahkan ke Majelis Tinggi,  untuk memutuskan calon yg akan diajukan.

“Sampai saat ini tim 9, sudah dibentuk menunggu SK dari DPP. Jadi  sekarang proses Pilgubsu, PD  belum dimulai,” katanya.

Syamsul Sudah Kantongi 3 Nama

Di sisi lain, tersiar kabar, sejauh ini sudah ada tiga nama yang telah berupaya untuk meminta persetujuan ataui rekomendasi dari Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sumut nonaktif, Syamsul Arifin. Ketiga nama tersebut, berdasarkan sumber Sumut Pos antara lain Gus Irawan Pasaribu dan anggota DPR RI dari Golkar Chairuman Harahap serta satu lagi sosok yang masih misterius.

“Ya, sudah ada yang minta persetujuan sama Datok (Syamsul Arifin, Red). Tiga nama itu, Gus Irawan, Chairuman Harahap sama satu lagi sosok yang belum bisa diketahui,” ungkap sumber tersebut, kemarin.

Namun sumber tersebut memberi klu, siapa sosok tersebut. Dikatakannya, sosok yang juga berupaya meminta izin kepada Syamsul Arifin tersebut merupakan pengurus Dewan pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sumut. “Ya, dia pengurus di Sumut. Nanti kalau sudah pasti, saya beritahu lagi,” akunya.

Terkait Gus Irawan Pasaribu dan Chairuman Harahap, sumber tersebut menjelaskan, Gus Irawan didukung oleh sejumlah pengurus dan kader PG Sumut. Namun, sayangnya Gus Irawan didukung oleh orang-orang Golkar yang tidak pro dengan Syamsul Arifin.
Sementara untuk Chairuman Harahap sepertinya peluang mendapat restu relatif kecil. Terlebih, Chairuman sudah beberapa kali gagal dan tidak direstui oleh Partai Golkar untuk maju dalam pencalonan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu).
“Di Golkar Sumut ini, ada seperti kubu-kubu. Ada kelompok ini, ada kelompok itu. Ada kelompok yang ingin menjatuhkan Datok, ada kelompok yang masih setia dengan Datok. Jadi, Gus Irawan ini didukung oleh kelompok yang ingin menjatuhkan Datok. Itu jadi persoalan, apakah nantinya akan direstui atau tidak,” bebernya.
Sementara itu, Sekretaris Koordinator Provinsi Sumut Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Saud Tobing yang dimintai keterangannya langsung membantah. Dikatakannya, sejauh ini belum ada tahapan penentuan siapa calon yang akan diusung oleh Golkar untuk maju ke Pilgubsu 2013 mendatang. “Penjaringan saja belum. Belum ada,” jawabnya.(ari)

Melihat KBRI di Kuala Lumpur, Tidak Boleh Sembarangan Mengambil Gambar

Ibarat rumah kedua, bagi sebagian warga Indonesia, ada secercah harapan mencari nafkah di Malaysia.

Farida Noris Ritonga, Kuala Lumpur

Disaat lowongan pekerjaan sangat sulit di negara sendiri, maka warga Indonesia menggantungkan asa di negeri seberang. Namun, tak semua Tenaga Kerja Indonesia (TKI) menjalani nasib baik. Tak jarang, para TKI kembali ke kampung halaman dalam kondisi yang menyedihkan.

Senin (26/3) siang, Sumut Pos berkesempatan berkunjung ke Kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Jalan Tun Razak Kualalumpur Malaysia. Keberangkatan ke negera tetangga atas ajakan SMK Penerbangan Angkasa Nasional (SPAIN) Medan. Bus berhenti tepat di depan Kantor KBRI. Ratusan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang mayoritas perempuan memadati tempat ini bahkan beberapa diantaranya anak-anak dan ada juga anak kecil yang masih tertidur pulas digendongan ibunya.

Jika perut sudah keroncongan, para TKI menuju kantin yang berada tepat disebelah Kantor KBRI. Bermodal RM 5 atau setara dengan Rp15 ribu (kurs RM 1 = Rp3000), makanan seadanya tersedia di dalam piring. Mereka yang datang ke Kantor KBRI biasanya mengurus surat nikah, SPLP (Surat Perjalanan Laksana Paspor) hingga yang mengalami permasalahan dengan majikannya.

Seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Jawa Barat, Suminah (40) mengaku baru tiga tahun bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Malaysia. Di rumah majikannya, Suminah mengerjakan semua pekerjaan rumah seperti mencuci, menyetrika, memasak, mengasuh anak hingga menjaga rumah. Gaji yang diperoleh hanya RM 500 atau setara dengan Rp1,4 juta per bulannya.

“Di kampung, susah nyari pekerjaan. Kalaupun ada, gajinya sangat sedikit, nggak cukup membiayai keluarga. Di sini saya masih baik-baik sama majikan. Gaji yang diperoleh sebagian saya kirim ke kampung untuk nambah-nambah uang sekolah anak. Memang saya dengar kabar gaji TKI di Malaysia akan dinaikkan, tapi saya nggak tahu kapan,” ujar wanita yang memiliki tiga orang anak ini.

Semakin lama, matahari mulai menunjukkan kegarangannya. Maklum, dalam beberapa hari ini, negeri jiran sedang dilanda panas terik. Terlihat beberapa TKI pindah mencari pepohonan rindang untuk berteduh. Jumlah mereka mulai berkurang, karena sebagiannya harus antri dan mengambil formulir untuk menyelesaikan berkas mereka, lalu menuju ruangan digedung belakang Kantor KBRI.

Kemudian, Sumut Pos menaiki anak tangga menuju Kantor Utama KBRI. Ternyata hari itu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Azwar Abubakar beserta rombongan berkunjung ke Kantor KBRI untuk melihat secara langsung proses pelayanan pihak KBRI kepada para TKI di Malaysia.

Lalu, Sumut Pos bergabung dan mengikuti rombongan. Menteri beserta rombongannya melihat langsung loket-loket pelayanan TKI yang tampak ramai oleh pemohon paspor yang akan digunakan untuk pengurusan permit (izin kerja) di negara ini. Menteri juga sempat mengunjungi shelter (tempat penampungan) para TKI yang mengalami permasalahan dengan majikannya terutama karena gaji tidak dibayarkan.

Di ruangan yang mirip dengan lorong ini, ada sekitar 50-an TKW yang tinggal. Mereka yang masih mau menetap dan menjadi tenaga kerja akan tetap difasilitasi, tapi jika tidak, akan dipulangkan ke kampung asalnya oleh pihak KBRI. Sayangnya, salah seorang petugas KBRI tidak mengizinkan Sumut Pos untuk mendokumentasikan suasana tersebut.

“Di sini tidak boleh sembarangan mengambil gambar. Kita tidak mau nantinya terjadi hal yang tidak diinginkan,” kata petugas KBRI yang namanya enggan disebutkan.
Saat ini, jumlah TKI di Malaysia mencapai 2 juta lebih dimana 1,5 juta diantaranya tidak memiliki dokumen atau ilegal. “Ada belasan ribu TKI yang tak lolos pemutihan akan kita pulangkan secara bertahap. Kami juga gunakan aula untuk memberikan pelayanan kepada para TKI yang ikut pemutihan untuk menguruskan paspornya,” kata Atase Ketenagakerjaan KBRI, Agus Triyanto AS.
Terkait membludaknya WNI yang memohonkan paspor dan dokumen resmi terkait kelengkapan tinggal di Malaysia, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, akan segera melakukan penambahan petugas, agar para pemohon terlayani dengan baik. “Bila memang diperlukan, kita akan pertimbangkan untuk penambahan petugas, tapi kita tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku,” katanya.
Pihaknya menilai KBRI di Kuala Lumpur Malaysia telah memberikan pelayanan dan perlindungan yang maksimal kepada ribuan warga negara Indonesia. “Banyak pekerjaan yang dilaksanakan oleh KBRI  mulai dari pelayanan surat nikah, paspor, SPLP hingga membantu para TKI yang mengalami permasalahan dengan majikannya,” bebernya. (*)

Biaggi Siap Menggebrak di Imola

ROMA-Pemimpin klasemen sementara kejuaraan World Superbike (WSBK), Max Biaggi mengaku siap untuk bertarung meraih kemenangan di seri Imola, Italia akhir pekan ini.

Pebalap asal Italia itu sangat termotivasi karena ini merupakan laga kandangnya di atas motor Aprilia RSV-4. Biaggi membalap dengan sangat baik di Phillip Island, Australia bulan lalu di mana ia menjadi pemenang balapan pertama setelah sempat menjadi pebalap di posisi terbelakang pada lap pertama.
“Perjalanan kami masih panjang, dan kami tidak boleh membiarkan diri kami terlena dengan apa yang kami raih di Phillip Island. Setiap balapan memiliki sejarahnya sendiri,” ujar Biaggi.

“Kondisi saya sangat sempurna dan begitu pula dengan tim kami. Dua hari uji coba di Aragon membuktikan progres para rival kami yang semakin membaik. Ini akan membuat perebutan gelar dunia semakin ketat,” imbuh pebalap berjuluk Roman Emperor itu.
“Kami tidak pernah takut menghadapi tantangan, karena itulah yang membuat kami kuat dan 100 persen berkomitmen pada setiap balapan. Penggemar yang hadir di Imola tentu akan menjadi motivasi tambahan,” pungkasnya. (bbs/jpnn)

Mencari Cagubsu Gundul Pacul

Herdiansyah
Wakil Pemimpin Redaksi Sumut Pos

Gundul-gundul pacul. Nyaris tak ada yang tak kenal dengan lagu itu. Lirik yang pendek dengan irama riang membuatnya cepat lekat di ingatan. Tak heran, orang yang tak mengerti bahasa Jawa pun cepat akrab dengan lagu ini.

Meski demikian, tak banyak yang mengetahui kandungan filosofis lagu ini plus siapa penciptanya. Padahal lirik-liriknya meskipun ringkas, menyimpan banyak pesan. Tak cuma untuk para pemimpin, lagu ini juga membawa pesan untuk rakyat kecil dalam memilih pemimpinnya.

Lirik lagu yang diciptakan Raden Syahid (Sunan Kalijaga) pada abad ke-14 itu sangat pas dengan kondisi kekinian di Sumut. Saat bursa cagubsu Pilgub 2013 mulai memanas. Saat masing-masing tokoh mengaku paling layak memimpin provinsi ini. Dan, saat masyarakat bingung melihat narsisnya para tokoh itu.

Memilih dan dipilih adalah hak semua warga negara. Tapi melupakan filosofi Gundul Pacul, membuat semuanya jadi absurd, walau tak cuma Gundul Pacul-nya Sunan Kalijaga yang paling baik. Namun nyayian protes terhadap karut-marutnya kondisi politik dan sosial di akhir kejayaan kerajaan Majapahit saat itu layak jadi renungan dan masukan. Tak lekang dimakan zaman.

Gundul dalam bahasa Jawa adalah style kepala pelontos, tanpa rambut. Kepala adalah lambang kehormatan, kemuliaan setiap orang. Rambut adalah mahkota lambang keindahan kepala. Jadi gundul adalah kehormatan tanpa mahkota. Pacul dalam bahasa Jawa adalah cangkul, yaitu alat petani yang terbuat dari lempeng besi segi empat. Jadi pacul adalah lambang kawula rendah (orang kebanyakan).

Gundul pacul memiliki makna bahwa seorang pemimpin bukan orang yang diberi mahkota, tapi pembawa pacul (cangkul) untuk mencangkul, mengupayakan kesejahteraan bagi rakyatnya. Orang Jawa memaknai pacul Papat Kang Ucul (empat yang lepas). Intinya, kemuliaan seseorang tergantung pada empat hal. Yaitu, bagaimana menggunakan mata, hidung, telinga, dan mulutnya.

Mata digunakan untuk melihat kesulitan rakyat, telinga digunakan untuk mendengar nasihat, hidung digunakan untuk mencium kebaikan, mulut digunakan untuk berkata adil. Jika empat hal itu lepas, maka lepaslah kehormatannya. Gembelengan berarti besar kepala, sombong dan bermain-main dalam menggunakan kehormatannya.

Artinya orang yang kepalanya sudah kehilangan empat indera itu mengakibatkan gembelengan. Nyunggi-nyunggi wakul bermakna menjunjung amanah rakyat. Sifat gembelengan mengakibatkan wakul ngglimpang. Wakul adalah wadah nasi, ngglimpang artinya jatuh. Jadi pemimpin yang gembelengan, amanahnya jatuh, tak bisa dipertahankan lagi.

Lirik terakhir Segane dadi sak latar, secara harfiah berarti nasi yang berada di dalam wakul akan tumpah berserakan. Maknanya, pemimpin yang gembelengan tak bisa dipilih atau dipertahankan. Pasalnya, bakal berantakan dan tak bermanfaat bagi kesejahteraan dan kemaslahatan rakyatnya.
Lantas, siapkah para tokoh yang mulai narsis itu siap jadi gundul pacul? (*)

BKN Lambat Teken Data Honorer K1

Nama Belum Bisa Dipublikasi

JAKARTA-Pantas jika banyak instansi daerah dan pusat hingga kini belum mempublikasi nama-nama honorer kategori 1/K1 (digaji dari APBN atau APBD). Ternyata, Badan Kepegaian Negara (BKN) butuh waktu lama untuk meneken dokumen tersebut, sebagai persyaratan publikasi.

Kewajiban instansi pusat atau daerah untuk mempublikasi nama-nama honorer K1 ini tertuang dalam Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (SE Menpan-RB) Nomor 3 Tahun 2012 tentang Data Tenaga Honorer Kategori 1 dan Kategori 2 tertanggal 12 Maret.
Kepala Biro Humas dan Protokol BKN Aris Windiyanto di Jakarta Kamis (29/3) menuturkan, memang benar SE Menpan-RB itu sudah dikeluarkan sudah cukup lama. Dia menerangkan alur publikasi data honorer K1 adalah, dokumen honorer K1 harus lebih dulu diteken oleh wakil kepala BKN dulu.

Setelah dokumen tadi diteken, instansi yang bersangkutan dituntut untuk segera mempublikasikan data tersebut. “Sampai saat ini penandatanganan oleh Waka BKN belum rampung,” katanya.

Sementara itu, Kabag Humas BKN Tumpak Hutabarat kemarin mengakui hal itu. “Iya belum kami kirimkan karena saat ini sedang difinalisasi dan cek ulang data hasil verifikasi serta validasi tenaga honorer kategori I,” ujar Tumpak.

Proses pengecekan data itu, katanya, hingga saat ini baru mencapai 30 persen. Targetnya, semua beres pekan depan. Sementara itu, Pemerintah kota (Pemko) Medan sudah mengusulkan sebanyak 1.394 orang tenaga honorer menjadi CPNS dari seluruh jajarannya. Namun, sampai saat ini Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Medan belum ada menerima Surat Edaran Menpan No: 3/2012 itu. Begitu juga dengan BKDPemprovsu. Sampai saat ini, BKD Provsu belum juga menerima data honorer di lingkungan Provsu yang diverifikasi. Jumlah tenaga honorer kategori I yang digaji dari APBD/APBD sebanyak 223 orang.  Sedangkan tenaga honorer kategori II, yang penggajiannya tidak dari APBD/ APBN di lingkungan Pemprovsu sebanyak 16 orang.(wan/jpnn/sam/ari/adl)

Program Kejutan Spesial Motor Honda Khusus PNS, Paramedis dan Guru

JAKARTA- PT Federal International Finance (FIF) memberikan kemudahan solusi pembiayaan untuk konsumennya dengan meluncurkan Program Kejutan Spesial Motor Honda khusus untuk para Pegawai Negeri Sipil (PNS), paramedis, dan guru di seluruh Indonesia.

Keistimewaan dari program ini adalah, konsumen FIF dapat mengangsur sepeda motor baru Honda dengan jangka waktu pembayaran (Term of Payment) selama 4 tahun, dimana sebelumnya konsumen hanya dapat mengangsur dengan jangka waktu maksimal 3 tahun.

Hendry Christian Wong, Direktur Pemasaran FIF mengatakan, pihaknya ingin membantu meningkatkan kesejahteraan konsumen dengan memberikan kemudahan kepada mereka khususnya PNS, guru, dan paramedis dalam hal solusi pembiayaan.  “Khusus untuk program ini,  kami mengalokasikan dana senilai Rp 450 Miliar,” ucapnya.

Program yang dijalankan selama 1 Maret – 30 April 2012 ini, sebutnya,  diperuntukkan bagi konsumen yang sudah pernah melakukan pembelian di FIF maupun konsumen baru dan berlaku secara nasional.

Konsumen FIF hanya cukup dengan membayar angsuran mulai dari Rp300 ribuan dan untuk konsumen yang sudah pernah melakukan pembelian di FIF akan mendapatkan penawaran khusus ini dengan langsung disetujuinya permohonan aplikasi.

Selain berbagai kemudahan yang ditawarkan oleh FIF, FIF juga menyertakan asuransi di setiap pembiayaan sepeda motor Honda. Asuransi meliputi kerusakan total dan kehilangan sepeda motor. Konsumen juga mendapatkan perlindungan asuransi jiwa yang disebabkan oleh kecelakaan baik pada saat mengendarai motor maupun kecelakaan lainnya.

Selain itu, pengendara maupun penumpang sepeda motor pembiayaan FIF juga dilindungi oleh asuransi jiwa yang disebabkan oleh kecelakaan saat mengendarai sepeda motor pembiayaan FIF tersebut. (ram)