Home Blog Page 13763

Dipantau Observer FIA

North Sumatra Rally Championship 2012

MEDAN- Meneruskan gelaran reli yang telah dimulai pada 2011, Pengurus Provinsi  Ikatan Motor Indonesia Sumatera Utara (Pengprov IMI Sumut) kembali menggelar North Sumatra Rally Championship 2012. Dipastikan, kompetisi dan gengsi yang tersaji akan berbeda.

Menurut Ketua Pengprov IMI Sumut, Musa Rajeckshah yang akrab disapa Ijeck, NSRC 2012 kembali dilaksanakan dalam tiga seri dengan jarak antar seri lebih dari dua bulan. Hal itu dilakukan agar para pereli dapat membuat persiapan dengan maksimal.

“Dengan persiapan yang sedemikian rupa, kita (Pengprov IMI Sumut) berharap seluruh pereli Sumatera Utara dapat ambil bagian. Tentunya dengan persiapan yang mencukupi di seluruh bidang. Apalagi di masing-masing seri ada tantangan dan gengsi berbeda yang dapat dirasakan peserta,” jelas Ijeck didampingi Ketua Harian Jhon Lubis, Sekretaris Umum Drs H Zulhifzi Lubis, Bendahara Faisal, dan Pengawas Lomba Elwin Siregar usai rapat panitia di Sekretariat IMI Sumut Jalan Taruma No.52 Medan, Selasa (13/3).

Kata Ijeck, pada pelaksanaan NSRC 2012 ini Pengprov IMI Sumut berencana menggandeng Pengprov IMI Kaltim dan Sulsel untuk membahas kelangsungan kejuaraan nasional (kejurnas) reli. Salah satu seri NSRC 2012 ini akan dijadikan seri kejurnas.

Selain naik level menjadi kejurnas, salah satu seri juga akan didatangi oleh observer dari FIA. Maksudnya untuk menilai kelayakan reli tersebut untuk dijadikan salah satu rangkaian seri Asia Pacific Rally Championship (APRC). Menurut Ijeck, observer tersebut akan didatangkan pada seri 1 di Langkat. Seri I NSRC 2012 akan dimulai di Kabupaten Langkat, 6-8 April mendatang. Lomba yang akan dilaksanakan di kawasan perkebunan sawit dengan lintasan perpaduan tanah dengan batuan akan menjadi tantangan pembuka. Khususnya di Grup N4 dan GR2 yang pada pelaksanaan sebelumnya cukup kewalahan. Terlebih bila turun hujan.

Pemerintah Kabupaten Langkat sendiri memastikan dukungan penuh atas pelaksanaan Seri I NSRC 2012 nanti. Seperti yang disampaikan Bupati Langkat H Ngogesa Sitaepu melalui Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Langkat Drs Surya Djahisa saat menerima audiensi panitia NSRC 2012 di Alun-alun Kantor Bupati Langkat, Rabu (14/3).

Untuk seri II, lomba berlanjut di  Sergai, 6-8 Juli yang juga tak kalah menantang. NSRC 2011, lintasan di Sergai yang memiliki karakter high speed cukup menguji nyali seluruh peserta. Seri III yang direncanakan di Medan, 5-7 Oktober mendatang.(jul)

Batal Latihan di Stadion Teladan

MEDAN- Adaptasi di Stadion Teladan menjadi satu hal wajib dilakukan skuad PSMS dalam persiapan lanjutan laga IPL bentrok Semen Padang FC, Minggu (18/3) mendatang.

Sempat diapungkan pelatih PSMS Fabio Lopez, ia akan memimpin latihan bersama pemain di Stadion Teladan hari ini (15/3) dan Sabtu (17/3) mendatang untuk uji lapangan. Namun, menurut informasi berkembang, PSMS IPL akhirnya membatalkan latihan di Stadion Teladan sore ini (15/3). Hal ini karena bertabrakan dengan jadwal PSMS ISL yang juga melakukan latihan rutin tiap sore di sana.

“Harusnya manajemen mereka berkoordinasi, jadi bisa ditemukan jalan keluarnya,” ungkap Sekretris Tim PSMS ISL Fityan Hamdy, Rabu (14/3).

Sebenarnya, PSMS IPL telah mendapat waktu untuk melakukan latihan di Stadion Teladan pada pagi ini (15/3). Namun, Fabio Lopez memang sudah memiliki agenda tetap bagi anak-anak asuhannya. Skuad PSMS IPL sudah dijadwalkan berlatih pagi di lapangan Thamrin Graha Metropolitan (TGM).

Ketua Panpel PSMS IPL Suryono mengaku sudah mendapat izin dari Dinas Pertamanan untuk menggelar latihan. “Besok pagi (Pagi ini) sudah bisa latihan. Namun, pelatih sepertinya menginginkan latihan di Stadion Teladan sore hari, karena jadwal latihan pagi sudah tetap di lapangan TGM,” ujarnya. (saz)

Retribusi Terminal Beratkan Supir

Ratusan Angkot Mogok di Depan Kantor Bupati Karo

KARO- Ratusan supir angkutan kota (Angkot) di Kabanjahe menggelar aksi mogok di depan Kantor Bupati Karo, Rabu (14/3). Aksi tersebut dilakukan untuk memprotes kenaikan tarif retribusi terminal sebesar 100 persen, dari Rp500 menjadi Rp1.000 sesuai Perda Nomor 5 Tahun 2012.

Para supir melakukan konvoi dari Terminal Tiga Baru Kabanjahe menuju kantor Bupati Karo mulai pukul 09.30 WIB hingga pukul 14.00 WIB. Menurut supir angkutan Merga Silima dan Persada Nusantara, kenaikan tarif retribusi terminal ini sangat memberatkan mereka.

Pasalnya, dalam satu hari, mereka masuk terminal minimal 50 kali. Maka, jika dikalikan Rp1.000 setiap kali masuk terminal, maka pengeluaran mereka untuk retribusi sebesar Rp50 ribu. Belum lagi uang setoran ke pemilik angkutan sebesar Rp60 ribu per hari dan uang mandor serta uang operasional sebesar Rp5.500 per hari. Jadi totalnya, dalam satu hari para supir ini mengeluarkan biaya sebesar Rp115.500.

Di hadapan para supir angkot, Bupati Karo DR (HC) Kena Ukur Karo Jambi Surbakti yang kala itu didampingi Wakil Bupati Karo Terkelin Brahmana, Sekda Ir Makmur Ginting Msi dan Kadis Perhubungan Drs Jamin Ginting menjelaskan, kenaikan retribusi tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Karo.

Menyikapi keberatan para supir angkot itu, Bupati Karo memberikan solusi, setiap kendaraan yang beroperasi dikenakan tarif Rp5.000 per hari. Namun, para supir tetap keberatan dengan kebijakan itu. Karena tak ditemukan kata sepakat, akhirnya Bupati Karo mengambil kebijakan untuk tidak melakukan pengutipan tarif retribusi terminal.

Diketahui, berdasarkan Perda Nomor 5 Tahun 2012 tentang tarif retribusi terminal, setiap bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) diwajibkan membayar Rp2.000 per satu kali masuk terminal.

Bus Angkutan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) kendaraan roda enam Rp3.000 setiap masuk terminal, dan kendaraan roda empat atau angkutan pedesaan Rp2.000 per satu kali masuk terminal serta angkutan kota dikenakan Rp1.000 sekali masuk terminal.(wan)

Parkir di Dinas Pendidikan Kota Medan

08786841xxxx
Yth Bapak Wali Kota Medan, saya mau bertanya soal biaya parkir. Apa Pemko Medan membuat surat edaran resmi soal retribusi parkir? Di Dinas Pendidikan masih saja dimintai uang parkir, kami sangat keberatan dengan keberadaan si baju oranye yang minta uang parkir tanpa ada aturan yang jelas.

Tidak Ada Kami Terima
Masalah perparkiran di Dinas Pendidikan Kota Medan tidak ada anggota kami mengelola parkir. Limper dibelah tujuh tidak ada kami terima. Siapa yang mengelola itu bagian perparkiran.

Rajab Lubis
Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan

Itu Daerah Pengadilan
Itu memang daerah khusus parkir. Itu Rivaldo namanya yang memegang lokasi parkir di sana.

Pahmi Harahap
Kepala Bagian Perparkiran Dinas Perhubungan Kota Medan

Dua Tahun Beroperasi Tanpa Izin

PT MEG Rugikan Kas Pemkab Deliserdang

LUBUKPAKAM- Kilang pemecah batu ilegal semakin menjamur di Kecamatan Galang, Kabupaten Deliserdang. Salah satunya milik PT Mitra Engineering Group (MEG) yang berlokasi di Desa Paku, Kecamatan Galang, Deliserdang. Sejak beroperasi pada 2010 lalu, kilang ini tak memiliki izin sehingga diduga merugikan negara miliaran rupiah.

Hal ini terungkap saat Komisi C DPRD Deliserdang melakukan kunjungan kerja ke kilang pemecah batu tersebut, kemarin (13/3). Ketika Komisi C meminta kepada Charles Lumban Gaol selaku penanggungjawab kilang batu tersebut untuk menunjukkan surat izin usahanya, dia tak mampu menunjukkan surat tersebut.

“Sejak berdiri pada 2010 lalu, tak satu pun izin kami kantongi. Baik itu izin usaha industri atau izin amdal,” kata Charles kepada rombongan Komisi C DPRD Deliserdang.

Menurut Charles, pihaknya pernah berniat mengurus izin. Namun, selalu gagal karena terbentur urusan birokrasi yang terkesan berbelit-belit. Bahkan, surat permohonan pengajuan pengurusan yang sempat diajukan ke Pemkab Deliserdang pada 2008, belum diproses. “Tiga tahun mengurusnya belum selesai,” bilang Charles.

Mendengar pernyatan itu, ketua Komisi C DPRD Deliserdang Mikail TP Purba didampingi anggotanya Moh Syahrul, Mbergap Sembiring, Khairul Anwar terlihat terjejut. Bahkan mereka merasa tidak yakin atas keterangan Charles tersebut. “Sudah tiga tahun permohonan pengurusan izin ngak kelar-kelar? Pantasan banyak pengusaha tidak memiliki izin di Deliserdang ini,” keta Mikail.

Atas temuan timnya itu, Mikail mengagendakan akan memanggil dinas terkait dan manajemen PT MEG untuk mengkonfrontir keterangan Charles tersebut. “Nanti akan kita tanyakan langsung kenapa pengurusan izin bisa lamban. Apalagi sampai ada pengusaha yang ingin mengurus izin tidak direspon,” kata Mikail.

Diketahui, kilang PT MEG ini mampu menghasilkan sekitar 60 ton batu pecah per hari. Batu pecah serta aspal yang produksi, dijual kepada kontraktor atau panglong sekitar Deliserdang.

Aktivitas kilang pemecah batu yang memiliki luas sekitar 1 hektare itu, menimbulkan polusi. Apalagi, truk bertonase berat milik PT MEG keluar masuk dari kedua kilang sehingga memicu kerusakan sarana infrastruktur di sana. (btr)

Gus Irawan: Rakyat Harus Diberi Keterampilan

Pengurus Markas Daerah KPMP Sumut Dilantik

MEDAN- Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) sebesar Rp150 ribu per bulan per Kepala Keluarga (KK) selama sembilan bulan sebagai kompensasi kenaikan harga BBM, dinilai sebagai pembodohan terhadap rakyat. Pasalnya, bantuan yang diberikan tersebut hanya bersifat instan dan sementara.

“Masyarakat tidak pernah diberdayakan oleh pemerintah. Selama ini masyarakat hanya diberi bantuan tanpa diberi keterampilan. Ini pembodohan namanya,” kata Direktur Utama Bank Sumut Gus Irawan dalam seminar bertajuk “Diskriminasi Penegakan Hukum, Korupsi, Demokrasi dan Masa Depan Bangsa” yang digelar Markas Daerah Komando Pejuang Merah Putih (KPMP) Sumut di Hotel Emeral Garden, kemarin. Gus Irawan juga menegaskan, jika pemerintah benar-benar ingin mensejahterakan rakyat, harusnya rakyat dibekali dengan kerampilan sehingga mereka mampu membuka usaha atau berwirausaha. “Jangan jadikan rakyat kita ini bermental karyawan, tapi harus dibina menjadi wirausahawan,” tegas Gus Irawan lagi.

Kegiatan seminar ini juga dirangkaikan dengan pelantikan pengurus Markas Daerah KPMP Sumut yang diketuai Drs Awaluddini Sekretaris: Syafrul Daulay, Bendahara Dr M Taufik Harahap. Ketua Umum Markas Besar Mabes Komando Pejuang Merah Putih (KPMP) Ki Kusumo saat melantik kepengurusan Markas Daerah KPMP Sumut berharap, organisasi yang diisi kawula muda ini bisa berbuat untuk masa depan bangsa menuju arah yang lebih baik.

“Sebagai anak negeri, kita harus berbuat. Apalagi dalam kondisi saat ini, negara kita yang kaya dan agraris, masih dihujani sejumlah masalah,” kata Ki Kusumo juga dikenal sebagai paranormal, aktor, sekaligus produser film itu.

Sementara Ketua KPMP Sumut Awaluddin mengungkapkan, diangkatnya tema diskriminasi dan penegakan hukum dalam kegiatan ini dimaksudkan untuk mencari solusi dalam menindaklanjuti akumulasi kekecewaan anak bangsa saat ini.
“KPMP ingin mencari solusi dalam menghadapi carut marutnya persoalan di negeri ini. Apalagi korupsi juga cenderung sudah dianggap sebagai budaya,” kata Awaluddin.(ade)

Empat Jonder Ratakan Tanaman Warga

BINJAI- Konflik antara warga dengan PTPN 2 semakin memanas. Kemarin (14/3), PTPN 2 melakukan okupasi dengan menurunkan empat unit jonder untuk merusak tanaman ubi yang ditanami warga tani Tunggurono di arela lahan eks HGU PTPN 2 Sei Semayang.

Akibat okupasi tersebut, sedikitnya 8 hektar tanaman ubi milik warga rata dengan tanah. Warga yang menyaksikan okupasi tersebut tak mampu memberikan perlawanan, karena mereka takut terjerat hukum.

Keterangan yang dihimpun Sumut Pos di lokasi menyebutkan, empat unit jonder milik PTPN 2 itu bergerak dari kantor Rayon C PTPN 2 Sei Semayang, Jalan Pangeran Diponegoro, Kecamatan Binjai Timur. Kedatangan empat unit jonder milik PTPN 2 itu sudah diketahui warga Tunggurono. Namun, karena dikawal oleh sejumlah aparat kepolisian, warga tak mampu berbuat apa-apa.

Begitu jonder-jonder itu masuk ke lokasi, tanaman warga langsung rata dengan tanah. Sementara, sejumlah warga tani yang mengetahui kegiatan PTPN 2 itu, langsung membuat laporan kepada ketua kelompok mereka.

Selanjutnya, puluhan warga turun ke lokasi dan menyaksikan tindakan PTPN 2 itu. Puluhan warga tani Tunggurono sempat berang dan ingin melakukan perlawanan untuk menghentikan okupasi tersebut. Namun, warga terpaksa membantalkan perlawanan itu setelah melihat adanya petugas kepolisan mengawal jonder-jonder itu.

Tak berapa lama, petugas kepolisian yang berada di lokasi, menyuruh warga serta pihak PTPN 2 untuk mundur dari lokasi. Mendapat perintah dari petugas, pihak PTPN 2 akhirnya menghentikan okupasi yang dilakukan. Sementara, warga yang melihat PTPN 2 sudah menghentikan okupasi, juga ikut keluar dari lapangan. Sehingga, situasi yang tadinya sempat mencekam menjadi tenang.

Kapolres Binjai AKBP Musa Tampubolon, saat dikonfirmasi terkait okupasi yang dilakukan PTPN 2 mengatakan, okupasi yang dilakukan PTPN 2 tidak ada koordinasi dengan pihaknya. “Mereka tidak ada koordinasi. Makanya, saat mereka melakukan okupasi kita larang. Yang jelas, kalau ada tindakan melanggar hukum akan kita tindak,” ujar AKBP Musa Tampubolon, yang mengaku berada di Poldasu.(dan)

Nyanyian Glory United Iringi The Red Devils ke Puncak Klasemen

Dari Nobar Danamon dengan United Indonesia Medan

Glory…glory Man United
Glory…glory Man United
Glory…glory Man United
When the reds go marching on..on..on

Nyanyian khas suporter Manchester United itu begitu membahana di lokasi nonton bareng Manchester United kontra West Bromwich Albion dalam lanjutan Barclaycard Premier League (BPL), Minggu (11/3) malam kemarin di Merdeka Walk Medan. Tentu saja ini nyanyian kemenangan para fans klub berjuluk setan merah yang tergabung dalam United Indonesia Medan.

Dua gol Wayne Rooney bukan hanya memastikan tiga angka kemenangan tim besutan Sir Alex Ferguson itu. Namun juga memastikan posisi puncak yang sudah lama tidak diinjak Scholes dkk. Ya, di seteru sekota MU, Manchester City terjungkal dari tim kuda hitam, Swansea City.

“Manchester City kalah woy. Kita ke puncak lagi,” begitu teriakan Adri Lubis Korwil United Indonesia Medan setelah dilihat di layar lebar peluit panjang ditiupkan wasit.  Sontak teriakan para anggota United Indonesia pecah dan suasana nobar menjadi riuh. Tak mau kalah dengan selebrasi perayaan di Old Trafford yang tampak dari layar lebar.

Sejak awal sebelum kick off, keyakinan tinggi sudah terpancar dari puluhan fans United Indonesia Medan yang malam itu tampil dengan jersey MU kebanggaannya bahwa MU akan memenangkan laga. Semakin nyata ketika Rooney cs terus membombardir gawang Ben Foster. Dukungan semangat lewat yel-yel tak sia-sia saat Rooney membuka keunggulan di menit 35 memanfaatkan umpan silang Ashley Young. Berikutnya reaksi gemas dan gregetan terlihat dari raut mereka saat para pemain MU berkali-kali menyia-nyiakan peluang.

Juga wajah penuh kecemasan saat di layar lebar, Shane Long dkk mengancam gawang MU yang dikawal De Gea. Kelegaan akhirnya hadir setelah Rooney memastikan kemenangan MU di menit 71 dari titik putih. “Senang sekali bisa kembali ke puncak klasemen dan menyalip City. Saya juga senang kami hari ini kompak bernyanyi dan terus berteriak mendukung MU,” pungkas Adri Lubis yang malam itu diberikan souvenir dari pihak Bank Danamon karena
Gelaran Nobar itu dihelat PT Bank Danamon dalam rangka mendekatkan fans MU yang berjumlah paling besar di Indonesia.

“Acara nonton bareng ini kita gelar di enam kota termasuk Medan dalam rangka mendekatkan para fans MU di seluruh Indonesia yang jumlahnya hampir 30 juta agar lebih dekat dengan klubnya. Para fans yang telah menjadi nasabah Kartu Debit dan Kredit Danamon Manchester United akan mendapatkan special offer di acara ini,” ujar Dessy Masri, Executive Vice President Card Business Head Danamon. (mag-18)

Nama David Ternyata Paino, Warga Sei Rampah

Pasca Kematian Dua Sejoli di Kamar Kos

MEDAN- David (24), pria yang ditemukan tewas di kamar kos bersama teman wanitanya Widia (19), ternyata menggunakan identitas palsu. Nama asli David ternyata Paino, warga Dusun II, Desa Pergulaan, Kecamatan  Sei Rampah, Sergai.

Karena nama korban salah, janazah Paino terlambat sampai di rumah duka. Jenazah Paino baru tiba di rumah neneknya di Dusun II, Desa Pergulaan, Kecamatan Sei Rampah, Sergai, Rabu (14/3) pukul  04.00 WIB dini hari.

Isak tangis keluarga langsung pecah ketika menyambut kedatangan jenazah korban.  Saimin (53), ayah kandung Paino, menceritakan, almarhum Paino merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara hasil pernikahannya dengan almarhum ibunya  Karsitik (48) yang meninggal Desember 2011 lalu.  “Abang dan kakak kandung Paino meninggal delapan tahun lalu. Mereka meninggal karena sakit,” ujarnya.

Kini, Misran pun harus kehilangan ketiga anaknya. Air mata tak henti-hentinya mengalir di pipi pria paruh baya ini. “Belum sampai 100  hari ibu kandungnya meninggal, kini anak terakhir kami meninggal dan sekarang tidak ada lagi keturunan saya yang masih hidup. Kakak dan abangnya juga sudah meninggal lebih dulu,” ungkap Saimin berlinang air mata.

Dikatakannya, Paino sejak berumur 4 tahun sudah tidak mendapat kasih sayang dari kedua orangtua, karena orangtuanya bercerai di umar Paino masih bocah. Setelah orangtuanya bercerai,  Paino memilih ikut ibu kandungnya. Merekapun tinggal di rumah neneknya Sartem (77) dan kakeknya Kartim (79).

Terpisah, Widia (17) adalah sulung dari enam bersaudara dari pasangan Misdi dan Nurjanah. Keluarga Widia dikenal sebagai keluarga tidak mampu. Misdi bapak Widia, tidak memiliki pekerjan tetap, sedangkan ibunya Nurjanah, turut ikut banting tulang sebagai buruh cuci pakaian di rumah tentangga.
Peristiwa tragis menyebabkan tewasnya Widia, langsung mengundang simpatik warga di Desa Bangun Sari Baru, tempat keluarga Widia tinggal.

Sementara itu, Kapolsek Delitua Kompol SP Sinulingga saat dikonfirmasi, Rabu (14/3) siang mengatakan, pihaknya hingga kini belum mengetahui penyebab kematian kedua korban, pasalnya belum menerima hasil otopsi dari RSUP H Adam Malik. “Namun saat kita melakukan olah TKP di kamar mereka, tak ditemukan minuman maupun narkoba, dugaan kita mereka tewas karena keracunan asap kenalpot,” ujar Sinulingga. (mag-17/btr/gus)

Makin Cantik Sebagai Vampir

Kristen Stewart

Setelah trailer terbaru TWILIGHT: BREAKING DAWN – PART 2 dirilis,  fans kini kembali dimanjakan dengan penampilan  Bella Swan setelah berubah jadi vampir. Seperti apa jadinya karakter yang diperankan oleh Kristen Stewart ini?
Antara vampir dan manusia biasa memang ada perbedaan yang mencolok.

Diceritakan dalam film ini, Bella sempat hampir mati lantaran kehamilan putri pertamanya dengan Edward Cullen (diperankan oleh Robert Pattinson) ternyata sangat berbahaya. Alhasil, Edward pun menyuntikkan darah vampir ke jantung Bella untuk menghindarkan ibu dan anak itu dari kematian.

Setelah berubah menjadi vampir, wajah Bella menjadi pucat layaknya seorang vampir. Sosok abadi tersebut kini telah dikaruniai dengan kulit berkilauan dan bibir yang merah merekah. Mata merah dan rona wajah khas vampir pun kini ada telah ada dalam diri Bella, dan membuatnya jauh berbeda dari sebelumnya.

Selain menggambarkan Bella sebagai vampir baru, trailer ini juga menunjukkan bagaimana Bella merasa sangat aneh dengan darah vampir yang kini ada dalam dirinya. Dalam waktu singkat, trailer yang menggambarkan sisi vampir Bella ini pun langsung diserbu penggemar. Ada kabar bahwa trailer ini akan dikemas dalam bentuk DVD dan dipasarkan di pasaran Amerika.

Kristen Jaymes Stewart  lahir 9 April 1990  merupakan seorang aktris berkebangsaan Amerika Serikat yang menjadi sangat terkenal saat bermain di film Twilight yang diadaptasi dari novel karya Stephenie Meyer sebagai Isabella Swan atau biasa disingkat Bella Swan. Film-film utamanya antara lain Panic Room, Catch That Kid, Speak, Zathura, The Messengers dan Into the Wild. Dia dilahirkan di Los Angeles. Dia berkarier di dunia film sejak tahun 2001. (bbs/net)