Home Blog Page 13795

Muamba Mirip Foe dan Puerta

Kasus Muamba ini mengingatkan kita pada kasus yang dialami Mark Vivien Foe, Miklos Feher dan Antonio Puerta. Mereka bertiga tiba-tiba tak sadarkan diri di lapangan karena serangan jantung dan akhirnya meninggal dunia.

Mark Vivien Foe merupakan pemain timnas Kamerun kelahiran tahun 1975. Ia bermain di Olympique Lyonnais dan West Ham United dan kemudian pindah ke Manchester City.

Ia menjadi bagian dari timnas Kamerun di Piala Konfederasi tahun 2003. Setelah menghadapi Brasil dan Turki, Kamerun menghadapi Kolombia di semifinal pada 26 Juni 2003.

Saat pertandingan itu ia tiba-tiba terjatuh tak sadarkan diri pada menit ke-72. Setelah diotopsi penyebab kematiannya adalah Hypertrophic Cardiomyopathy.

Kemudian Miklos Feher yang meninggal saat membela klubnya Benfica menghadapi Vitoria Guimares, 25 Januari 2004. Kematiannya benar-benar tak terduga. Fehér, yang masuk sebagai pemain pengganti, menerima kartu kuning saat injury time dan maju beberapa langkah ke depan. Tiba-tiba saja ia terlihat kesakitan dan terjatuh. Pertolongan pun segera datang ke lapangan.

Ambulans datang ke lapangan dan membawanya ke rumah sakit. Saat tengah malam ia dipastikan meninggal. Nyawanya sudah tak tertolong lagi. Setelah diotopsi penyebab kematiannya adalah serangan jantung. Dia baru berusia 24 tahun.

Mungkin banyak orang tak lupa dengan senyuman terakhirnya, senyuman saat ia menerima kartu kuning sesaat sebelum ia terjatuh. Pertandingan dan senyum terakhir dalam hidupnya.

Terakhir Antonio Puerta. Dia merupakan pemain muda harapan Spanyol. Ia adalah pemain asli binaan Sevilla. Bakat besarnya telah membuat klub-klub besar tertarik. Real Madrid, Manchester United dan Arsenal mengincar Puerta. Pemain kelahiran 26 November 1984 meninggal saat membela klubnya Sevilla menghadapi Getafe di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, 25 Agustus 2007.

Kematiannya disebabkan Arrhythmogenic Right Ventricular Cardiomyopathy. Saat ia meninggal, pacarnya sedang mengandung anak pertamanya. Kematian yang sangat disesali penggemar tim Matador.

Simpati Muamba terus berdatangan. Kini giliran mantan klubnya, Arsenal, yang memberikan dukungan.  “Dukungan dan doa dari banyak rekan di Arsenal saat ini untuk Fabrice dan keluarganya,” tulis Arsenal dalam situsnya. (bbs)
dalam akun Twitter resminya.(bbs)

Jantungan, Muamba Kolaps

LONDON- Pertandingan perempatfinal Piala FA antara Tottenham Hotspur melawan Bolton Wanderers dihentikan pada menit 41. Gelandang Bolton, Fabrice Muamba tiba-tiba tergeletak tak sadarkan diri di lapangan. Saat insiden terjadi kedudukan sama kuat 1-1.
Muamba tiba-tiba tergeletak di tengah lapangan, jauh dari bola. Pemain 23 tahun ini langsung ditandu ke luar lapangan, diduga dia mengalami serangan jantung. Suasana sempat mencekam.

BBC Sport, melaporkan Muamba dalam kondisi sangat serius dan dilarikan ke rumah sakit. Dia sedang berjuang untuk hidupnya.
Sementara itu menurut laporan ESPN, Muamba mengenakan masker oksigen dan mendapat pertolongan dari staf medis Bolton saat meninggalkan lapangan. Para penonton terlihat tegang dengan yang mereka saksikan di lapangan.

Sebelum pertandingan Muamba  sempat “berkicau” di akun Twitternya, @fmuamba beberapa saat sebelum laga dimulai. Dirinya menuliskan, “Sudah sampai White Hart Lane, #coyw mari kita menangkan pertandingan ini.”

Seperti yang dilaporkan The Sun, p ihak Bolton menyatakan jika dirinya tampak sehat. Karena itu manajer Owen Coyle memasukkannya ke tim inti. Bahkan, satu hari sebelum pertandingan, ia juga menuliskan pesan yang menunjukkan jika ia sama sekali tidak bermasalah dengan kesehatannya. “Dalam perjalanan menuju London setelah melakukan sesi latihan yang baik,” tulis Muamba pada 16 Maret 2012.

Hal yang sama juga diungkapnya Manajer Bolton Wanderers, Owen Coyle. Dia mengatakan pemain bertahannya itu masih berjuang untuk hidup. Muamba, meski sudah dirawat intensif di pusat serangan jantung di London Chest Hospital, masih dalam keadaan kritis.
Coyle, yang menemani  si pemain di ambulans dari stadion White Hart Lane sampai rumah sakit, memberi sedikit gambaran tentang kondisi terakhir Muamba.

“Ini sangat serius. Keadaannya masih seperti itu. Berkat kehendak Tuhan, dia melewati (fase genting di lapangan) itu,” tutur sang manajer seperti dilaporkan BBC.

“Fabrice dalam kondisi kritis. 24 jam ke depan akan menjadi sangat krusial,” sambungnya.
“Dalam nama FA, saya ingin mengirimkan doa dan dukungan untuk Fabrice Muamba dan keluarganya atas kejadian pada hari Sabtu,” sambung Ketua Umum FA, David Bernstein, pada situs resmi FA.

“Fabrice telah bermain 33 kali untuk Timnas Inggris U-21, menjadi kapten untuk skuad Stuart Pearce saat masih ambil bagian, dan yang terpenting karena kami sangat peduli padanya,” ungkapnya.

“Kami masih terus menjalin hubungan dengan Bolton menyangkut kondisi Fabrice dan masih menunggu kabar lebih lanjut,” tutup pernyataan tersebut.
Setelah dilarikan ke London Chest Hospital, para pemain Bolton langsung mengunjungi kolega mereka. Rombongan tersebut dikepalai oleh pelatih Bolton sendiri, Owen Coyle, yang tampak masih terpukul dengan kejadian semalam.

Muamba, lahir di Zaira pada 6 April 1988, hijrah ke Inggris dalam usia 11 tahun, menyusul bapaknya, yang meninggalkan negara Afrika itu lantaran kekacauan politik.

Dia memulai karir di Arsenal, Birmingham City, sebelum bergabung dengan Bolton pada 2008. Sejak itu pemain bertinggi 185 cm itu sudah 130 kali membela ‘The Trotters’.

“Inggris adalah negara angkatku,” kata Muamba tahun lalu. “Orang-orang telah membantuku, menyambutku dengan tangan terbuka dan memberiku kesempatan ini. Aku memperoleh kehidupan yang lebih layak dan nyaman. Aku sangat menghargai itu,” katanya.

Di dunia sepakbola Muamba masuk akademi Arsenal di tahun 2002 saat berumur 14 tahun. Namun ia hanya bermain dua kali untuk The Gunners di Piala Liga musim 2007/2008, sebelum kemudian dipinjamkan ke Birmingham di musim berikutnya. Ia dibeli Bolton pada Juni 2008 seharga lima juta poundsterling.

Saat pertandingan Bolton unggul lebih dulu saat pertandingan baru berjalan 6 menit lewat gol bunuh diri Gareth Bale.  Kemudian Bale membayar kekalahan itu dengan skor 1-1.(bbs)

Muamba Mirip Foe dan Puerta

Kasus Muamba ini mengingatkan kita pada kasus yang dialami Mark Vivien Foe, Miklos Feher dan Antonio Puerta. Mereka bertiga tiba-tiba tak sadarkan diri di lapangan karena serangan jantung dan akhirnya meninggal dunia.

Mark Vivien Foe merupakan pemain timnas Kamerun kelahiran tahun 1975. Ia bermain di Olympique Lyonnais dan West Ham United dan kemudian pindah ke Manchester City.

Ia menjadi bagian dari timnas Kamerun di Piala Konfederasi tahun 2003. Setelah menghadapi Brasil dan Turki, Kamerun menghadapi Kolombia di semifinal pada 26 Juni 2003.

Saat pertandingan itu ia tiba-tiba terjatuh tak sadarkan diri pada menit ke-72. Setelah diotopsi penyebab kematiannya adalah Hypertrophic Cardiomyopathy.

Kemudian Miklos Feher yang meninggal saat membela klubnya Benfica menghadapi Vitoria Guimares, 25 Januari 2004. Kematiannya benar-benar tak terduga. Fehér, yang masuk sebagai pemain pengganti, menerima kartu kuning saat injury time dan maju beberapa langkah ke depan. Tiba-tiba saja ia terlihat kesakitan dan terjatuh. Pertolongan pun segera datang ke lapangan.

Ambulans datang ke lapangan dan membawanya ke rumah sakit. Saat tengah malam ia dipastikan meninggal. Nyawanya sudah tak tertolong lagi. Setelah diotopsi penyebab kematiannya adalah serangan jantung. Dia baru berusia 24 tahun.

Mungkin banyak orang tak lupa dengan senyuman terakhirnya, senyuman saat ia menerima kartu kuning sesaat sebelum ia terjatuh. Pertandingan dan senyum terakhir dalam hidupnya.

Terakhir Antonio Puerta. Dia merupakan pemain muda harapan Spanyol. Ia adalah pemain asli binaan Sevilla. Bakat besarnya telah membuat klub-klub besar tertarik. Real Madrid, Manchester United dan Arsenal mengincar Puerta. Pemain kelahiran 26 November 1984 meninggal saat membela klubnya Sevilla menghadapi Getafe di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, 25 Agustus 2007.

Kematiannya disebabkan Arrhythmogenic Right Ventricular Cardiomyopathy. Saat ia meninggal, pacarnya sedang mengandung anak pertamanya. Kematian yang sangat disesali penggemar tim Matador.

Simpati Muamba terus berdatangan. Kini giliran mantan klubnya, Arsenal, yang memberikan dukungan.  “Dukungan dan doa dari banyak rekan di Arsenal saat ini untuk Fabrice dan keluarganya,” tulis Arsenal dalam situsnya. (bbs)
dalam akun Twitter resminya.(bbs)

Liverpool Harus Konsisten

LIVERPOOL- Meski sudah berhasil mendapatkan satu piala di musim ini, tapi Liverpool dinilai masih bermasalah dengan konsistensi. Dirk Kuyt menganalisis masa depan The Reds.

Dengan menjuarai Piala Liga Inggris bulan lalu, anak-anak Anfield sudah mengakhiri enam tahun paceklik gelar. Namun mereka masih tertinggal 10 angka dari tim peringkat keempat sementara Arsenal di liga, dan itu berarti mereka terancam untuk absen di Liga Champions untuk kali ketiga berturut-turut.
Skuad Kenny Dalglish masih berpeluang meraih satu titel lagi karena masih bertahan di Piala FA. Malam ini mereka akan bertempur melawan Stoke City di babak perempatfinal. Di pertanding liga di Anfield Januari lalu, The Kop ditahan imbang The Potters 0-0.

“Kami sudah punya banyak kemajuan. Tak pernah gampang jika banyak pemain baru bergabung. Anda harus menyesuaikan mereka ke dalam tim,” demikian Kuyt seperti dikutip AFP, Minggu (18/3). (bbs)

Swansea Sikat Fulham

WIGAN- Wigan masih harus berkutat di posisi terbawah klasemen Liga Primer Inggris. Sempat unggul lebih dulu, dan membuka asa meninggalkan zona maut, Wigan akhirnya harus puas dengan hasil imbang 1-1 lawan West Bromwich Albion.

Di DW Stadium, Sabtu (17/3), Wigan memimpin terlebih dulu atas West Brom melalui gol James McArthur pada menit 54. Gol tercipta setelah McArthur menuntaskan umpan silang Victor Moses.

Satu gol itu sebenarnya akan bikin Wigan naik ke posisi aman dan melepaskan diri dari jeratan degradasi. Tetapi kedudukan tidak bertahan.
Sekitar 10 menit usai gol McArthur, West Brom menyamakan melalui Paul Scharner. Dari sepak pojok, bola dilayangkan Chris Brunt untuk kemudian ditanduk Scharner dari jarak dekat.

Pertandingan pun tuntas dengan skor imbang 1-1.

Hasil tersebut bikin Wigan masih duduk di posisi buncit klasemen dengan poin 22 dari 29 laga. West Brom sementara itu naik ke peringkat 12 dengan poin 36.

Di partai lain, Swansea pulang dari lawatannya ke markas Fulham di Craven Cottage dengan kemenangan telak 3-0.
Gylfi Sigurdsson menyumbang sepasang gol pada menit 36 dan 65, sebelum Joe Allen memantapkan kemenangan Swansea pada menit 76.
Tambahan tiga angka membuat Swansea naik ke posisi delapan klasemen sementara dengan poin 39, atau terpaut tiga poin dari Liverpool yang menempati satu posisi lebih baik.

Sementara itu di DW Stadium, tuan rumah Wigan Athletic harus puas dengan hasil imbang 1-1 saat menghadapi West Bromwich Albion. Wigan unggul lebih dulu lewat gol McArthur menit 54. West Brom sukses membalas lewat gol Scharner menit 65. (bbs)

Melbourne Milik Button

MELBIURNE-Jenson Button memenangi seri pertama Grand Prix Formula 1 musim 2012. Pebalap McLaren itu mengalahkan juara bertahan Sebastian Vettel yang harus puas menjadi runner-up.

Pada balapan seru di Sirkuit Albert Park, Melbourne, Minggu (18/3), Button tampil sempurna dengan menyalip Lewis Hamilton sebagai pemegang pole di tikungan pertama, dan terus mempertahankan posisinya di depan.

Ia menjadi yang terbaik sepanjang 58 lap dengan catatan waktu satu jam 34 menit 9,565 detik. Vettel, juara di Albert Park tahun lalu, dan start di urutan keenam, finish nomor dua dengan selisih 2,1 detik dengan Button, unggul dua detik dari Hamilton, yang berada di tempat ketiga.
Lomba berlangsung seru dan menarik, ditandai dengan beberapa insiden, salah satunya Pastor Maldonado yang menabrak dinding pembatas di lap terakhir, padahal posisinya cukup bagus untuk mendapatkan poin.

Empat mobil finish dalam jarak rapat yaitu Kamui Kobayashi, Kimi Raikkonen, Sergio Perez, dan Daniel Ricciardo.
Sembilan pebalap gagal menyelesaikan lomba termasuk Michael Schumacher, Felipe Massa, dan Romain Grosjean, yang start nomor tiga tapi langsung out di lap kedua setelah bersenggolan dengan Maldonado.

Terkait hasil yang diraihnya tersebut Button pun merasa senang dan menyebut kerja keras McLaren Mercedes sebagai kunci kemenangannya kali ini sekaligus bisa bertahan dari kejaran Sebastian Vettel.

Meski begitu Button enggan berlama-lama terlarut dalam kemenangan dan memilih segera berkonsentrasi untuk balapan pekan depan di Sepang.
“Ini sangat spesial. Memulai musim dengan kemenangan itu penting. Lewis kemarin mendapat pole position dan kemenangan hari ini, saya pikir itu sudah menempatkan kami di posisi yang bagus untuk beberapa balapan ke depan dan di jalur yang benar. Jadi terima kasih sebesar-besarnya untuk tim,” tukas Button.

“Saya sudah tak sabar menantikan balapan di Malaysia tapi tidak akan memikirkannya saat ini. Saya akan menikmati saat ini dengan teman-teman saya dan keluarga. Baru besok saya akan berkonsentrasi untuk Malaysia,” tuntasnya.
Button pun memenangi balapan ketiganya di Australia setelah dua kali pada 2009 dan 2010. Di tahun 2009 itu pula Button akhirnya merengkuh gelar juara dunia pertamanya. (bbs/jpnn)

Mavericks Penguasa Texas

DALLAS – Dallas Mavericks perlahan-lahan bangkit. Juara bertahan NBA ini membuktikan diri sebagai penguasa negara bagian Texas setelah sukses menyungkurkan rivalnya San Antonio Spurs 106-99.

Pahlawan kemenangan Mavericks adalah Dirk Nowitzki yang berhasil mengemas 27 poin—tertinggi di antara semua pemain. Point guard veteran Jason Kidd juga tampil luar biasa. Pemain berusia 38 tahun ini terlihat 10 tahun lebih muda berkat torehan double-double-nya 14 angka dan 10 assist. Itu merupakan double-double ke-486 sepanjang karier Kidd.

Laga sesama tim dari negara bagian Texas ini juga menjadi laga reguler ke-1.302 Kidd sepanjang kariernya. Catatan ini menjadikannya sebagai pemain terbanyak ke-11 yang tampil di NBA. Kidd kini menjadi pemain aktif dengan penampilan terbanyak di NBA dan menyamai rekor milik Elvin Hayes.
Kemenangan atas Spurs ini merupakan kemenangan ketiga Mavericks berturut-turut setelah di pekan ini juga mereka berhasil menekuk Washington Wizards dan Charlote Bobcats. Tiga kemenangan berturut-turut ini menjadi tanda kebangkitan Mavericks setelah dalam 12 hari sebelumnya mereka mencatat rekor yang sangat buruk, 2-7.

Dalam laga di American Airlines Center, Dallas, itu, Mavericks padahal tampil tanpa dua starternya, center Brandon Haywood dan small forward Shawn Marion yang tengah cedera. Beruntung, Jason Terry dan Rodrigue Beaubois tampil impresif dan masing-masing mampu mengemas 17 serta 16 angka.
Dari kubu Spurs, power forward gaek Tim Duncan dan shooting guard Daniel Green menjadi pengumpul angka terbanyak dengan 17 poin. Dua andalan Spurs lainnya, Tony Parker dan Manu Ginobili masing-masing menambahkan dengan 13 dan sembilan angka.

Dengan hasil ini, Mavericks kini bersaing dengan Memphis Grizzlies untuk memperebutkan posisi kelima Wilayah Barat. Sementara Spurs masih kokoh di posisi kedua Wilayah Barat. (net/jpnn)

Mariana Diarco Diputus karena Seksi

WINGER Atalanta, Ezequiel Schelotto dikabarkan terpaksa harus mengakhiri hubungannya dengan seorang model Argentina bernama Mariana Diarco.
Pemain yang patuh terhadap perintah orangtuanya itu harus merelakan cintanya kandas kerena mempunyai kekasih terlalu seksi.

Schelotto yang juga pemain kelahiran Argentina ternyata diprotes oleh kedua orang tuanya yang menilai, Diarco sebagai gadis yang terlalu seksi untuk anak mereka. Orang tua pemain berusia 22 tahun ini tampaknya risih dengan foto-foto topless pacar anaknya yang beredar bebas di dunia maya.
Hubungan Schelotto dan Diarco yang dirajut sejak Desember tahun lalu pun terpaksa harus putus.

Schelotto dikenal sebagai anak yang sangat patuh kepada orang tua dan selalu mendengarkan saran dari keduanya. Maka, tentu saja tak ada persetujuan dari mereka untuk hubungannya dengan Diarco.

Schelotto yang kini berkebangsaan Italia setelah membela Timnas Italia U-21 telah mencetaj satu gol dari 25 pertandingan yang dia jalani bersama Atalanta sejauh musim ini. (net/jpnn)

Bunga dari Ibra untuk Spadini

BEBERAPA waktu lalu, bomber AC Milan, Zlatan Ibrahimovic merasa jengkel atas wawancaranya dengan wartawan Sky Sport Italia Vera Spadini.
Striker jangkung itu marah-marah dan sempat menyentikkan ikat kepalanya pada reporter wanita itu sambil berteriak kata-kata kasar yang tak layak diucapkan ke seorang wanita, “What the f**k she was looking at?”.

Insiden pertengkaran Ibrahimovic dengan Spadini terjadi di Stadion Giuseppe Meazza kala Milan mengalahkan tamunya Lecce 2-0, (11/03).
Seperti yang dipostingkan di twitter media Italia Calcio Online perihal kabar ini: “Wakil Presiden klub sepak bola Italia AC Milan, Adriano Galliani memastikan bahwa presenter wanita, Spadini akan menerima kiriman buket bunga mawar yang berjumlah 19 tangkai, yang tiap tangkainya menandakan gol-gol Ibrahimovic di Serie A sebagai simbol permintaan maaf kami.”

Setelah  ada klarifikasi lewat telepon, Spadini telah menerima 19 bunga mawar berwarna oranye dari pihak Galliani, yang setiap tangkainya merepresentasikan gol-gol indah yang telah dicetak Ibrahimovic  untuk musim ini. Kini Ibra menjadi  top skor sementara  Serie A dengan 19 gol. (bbs/jpnn)
Namun hingga saat ini belum ada kabar permintaan maaf secara langsung dari mulut Ibrahimovic, terlihat sekali, Ibra tak bisa meminta maaf tanpa menyertakan ego didalamnya. (net/jpnn)

Seksi Karena Kacang dan Sup

SARA Carbonero yang juga pacar kiper Real Madrid dan kapten tim nasional Spanyol, Iker Casillas berbagi resep kecantikan dan menjadi seksi. Sara juga mengaku sangat mudah untuk menjaga tubuh langsingnya. Menurut presenter TV Spanyol, Telecinco ini, resepnya sangat mudah. Terutama soal makanan atau diet yang dilakukannya selama ini.

“Saya tak makan macam-macam. Saya hanya makan pasta, kacang-kacangan dan sup,” kata Sara saat hadir dalam acara Pantene di Madrid kepada Kickette. Dengan diet itu, wanita 28 tahun ini bisa menjaga penampilannya. Ia terlihat selalu langsing dan seksi. Tak salah jika FHM Amerika Serikat menobatkan Sara sebagai Reporter Wanita Terseksi di Dunia pada Juli 2009.

Soal hubungannya dengan Casillas, Sara mengaku belum memikirkan untuk menjalaninya dengan serius atau melangkah ke pelaminan. Menurutnya, mereka masih menikmati hubungan apa adanya dan saling coba mengerti. “Kami belum memikirkan untuk melangkah ke sana. Meski saya sangat senang bila punya anak dan menjadi seorang ibu,” ucap Sara.

Hubungan Casillas-Sara mulai ramai menjadi perbincangan awak media di Piala Dunia 2010. Bahkan, beberapa media Inggris dan Spanyol menuduh wanita cantik ini mengganggu konsentrasi Casillas saat Spanyol kalah dari Swiss 0-1 di laga pembuka.

Seusai laga final Piala Dunia 2010, pasangan Casillas dan Carbonero kembali menyita perhatian. Casillas mencium Sara pada wawancara yang direkam kamera televisi seusai jumpa pers Spanyol menjadi juara di Afrika Selatan. (net/jpnn)