31 C
Medan
Wednesday, April 8, 2026
Home Blog Page 13815

Ditipu Agen Malaysia, Satu Keluarga Adsal Myanmar Tersesat di Belawan

Medan- Satu keluarga, Ravi (25), isterinya Azizah (20) yang sedang hamil, Nurjai (42), Nurhakim (10) dan Nurzuma (5), imgran asal Myanmar tersesat di hutan setelah ditipu seorang agen yang mengaku bisa mengantarkan mereka ke Astralia.

Menurut cerita Ravi di Mapolres Belawan, Minggu (18/3), dua tahun lalu mereka berangkat dari kampung halamannya untuk mengubah nasib dengan mencari suaka ke Australia. Dengan menaiki kapal laut, Ravi dan  keluarganya  terdampar di Malaysia.

Di Malaysia, Ravi bisa mendapatkan perkerjaan dan dua tahun ia tingggal di sana. Namun, saat pemerintah Malaysia melakukan razia terhadap pendatang haram, keluarga Ravi pun kembali berencana melarikan diri ke Australia.

Ravi pun berkenalan dengan seorang pria Malaysia yang mengaku agen perjalanan yang bisa memberangkatkan mereka ke Australia. Ravi pun langsung percaya dan membayar 15.000 Ringgit untuk ongkos ke Australia.Setelah membayar uang itu,Ravi dan keluarganya pun diberangkatkan dengan boat. Namun, Ravi dan istrinya yang sedang mengandung bukan diantar ke Australia, malah diturunkan di pinggir pantai tak berpenghuni di kawasan Medan Utara.

Saat ditinggalkan, agen yang mengaku bisa mengantarkan mereka ke Australia, hanya berpesankan, tiga hari lagi mereka akan dijemput. Dipinggir pantai tak berpenghuni itu, Ravi yang logat Malaysia ini mengaku bingung mau bermalam di mana.Ravi lalu membawa keluarganya ke dalam rerimbunan pohan yang ada di pinggir pantai. Untung, selang beberapa jauh berjalan, Ravi melihat rumah penduduk. Dengan berharap bisa menumpang, Ravi beserta keluarganya mendatangi rumah warga. Melihat keadaan Ravi dan keluarganya yang tersesat, oleh pemilik rumah, Ravi pun diberi tumpangan bermalam dan diberikan makan.

Kesesokan hari, Ravi diantar ke kota untuk dinaikan ke taksi dengan tujuan Mapolres Pelabuhan Belawan. Setibanya di Mapolres Belawan, Ravi dan keluarga langsung diantar ke kantor imigrasi yang letaknya 500 meter dari Mapolres Belawan. (mag-5)

B2ST Terharu dengan Fans Indonesia

Boyband BEAST sukses menggelar konser pertamanya di Jitec Mangga Dua Square Jakarta Utara, Sabtu (17/3).  Konser itu dipadati ribuan fans remaja yang tak henti histeris sepanjang konser.

Melihat antusiasme yang begitu tinggi dari fans di Indonesia, boyband asal Korea, B2ST mengaku sangat terharu. Apalagi ketika mengetahui banyak fans Indonesia rela mempelajari bahasa Korea untuk lebih mengenal idola-idola K-pop, termasuk B2ST.

Doo Joon sebagai leader pun mengungkapkan hal tersebut ketika menggelar konser dunia, Beast Beautiful Show di JITEC Mangga Dua, Jakarta Utara, Sabtu (17/03) .

“Saya punya Twitter. Saya tau kebanyakan followers saya orang Indonesia. Kadang-kadang mereka ngomongnya pakai bahasa Korea. Dan kami terharu, kalian mau belajar bahasa kami. Kalian lebih luar biasa dari keindahan Indonesia,” ucap Doo Joon di sela konsernya.

Beberapa kejutan juga diberikan oleh Yoon Doo Joon, Son Dong Woon, Lee Gikwang, Yang Yoseob, Jang Hyunseung dan Yong Junhyung. Salah satunya adalah lagu ballad, Holding Night yang mereka persembahkan khusus untuk Beauties Indonesia (fans). “Tadi kita nyanyi, gimana rasanya? Sebenarnya kita jarang bawain lagu ballad kalo konser, tapi di Indonesia ini spesial. Mungkin karena lagi musim hujan ya jadinya lebih sensi. Dan mungkin kadang di sini panas, tapi konser ini lebih panas,” ucap Yoseob usai melantunkan lagu Holding Night tersebut.

Lightless, On Rainy Days, dan The Fact juga menjadi barisan lagu-lagu bertempo lambat yang menjadikan penonton turut bernyanyi sepanjang lagu. (bbs/net)

Mafia Sumut Manfaatkan Minah Subsidi di Sumbar

Jelang Kenaikan Harga BBM

MEDAN- Aksi mafia minyak Sumut, terendus petugas Direktorat Reskrimsus Polda Sumut, saat melangsungkan aksinya mendistribusikan minyak tanah (Minah) dari Bukit Tinggi, Sumatera Barat (Sumbar) ke kawasan industri Belawan.

Buktinya, melalui oprasi palm toba, petugas berhasil mengamankan satu unit truk tangki nomor polisi BH 8655 AJ, saat melintas  di kawasan industri Belawan.

Curiga dengan isi tangki yang biasa digunakan untuk mengakut CPO itu, petugas pun melakukan pengecekan isi tangki. Saat dicek, di dalam tangki ternyata berisi minyak tanah (minah).

Menurut Kasubdit Ekonomi AKBP Edi Fariadi, ketika dihubungi, Minggu (18/3), Tim Operasi Palm dipimpin Kompol Jawak (Kanit Ekomonomi), setelah berhasil mengamankan satu truk tangki berisi minyak tanah, petugas langsung mengamankan sopir dan kernet Sarijal dan M. Dahlan ke Mapolda Sumut.
Di Mapolda Sumut, sopir dan kernet menunjukkan selembar surat pengantar barang No 04/SPB/CPO/II/2012, tanggal 25 Februari 2012.
Sarijal dan M Dahlan mengaku, minah tersebut di bawa dari Sumatera Barat (Padang) tepatnya dari Bukit Tinggi. “Kita hanya disuruh antar dari Bukit Tinggi ke Belawan. Minahnya sekitar 3 ribu liter. Nama pemilik gudangnya marga Siregar,” terang Sarijal dan M Dahlan saat diperiksa petugas di ruang Subdit Ekonomi Polda Sumut.

AKBP Edi Pariadi menjelaskan, pengangkutan minyak tanah (minah) tersebut  tanpa disertai dokumen sah. Di  indikasi adanya penyalahgunaan.
Dari hasil introgasi terhadap sopir dan kernet tersebut, minyak tanah subsidi tersebut dibeli di Bukit Tinggi dengan harga Rp3.000 dan dijual dengan harga minyak tanah non subsidi di Sumut sekitar Rp9.000 per liter.

Sebagaimana disebut dalam  pasal 53, 54 dan pasal 55 Undang-undang No 22 Tahun 2002 tentang migas, yaitu mengangkut, penyimpan dan memperdagangkan tanpa izin, pihaknya telah menetapkan Sarijal dan Muhammad Dahlan sebagai tersangka.

Guna mengungkap asal minah tersebut, sambung edi, dalam waktu dekat timnya akan berangkat ke Bukit Tinggi, Sumatera Barat.
“Secepatnya kita akan berangkat ke Padang. Kita akan koordinasi dengan Kepolisian Sumatera Barat guna mengungkap asal minah ini,” kata Edi.
Sementara itu, Kepala Bidang Peliputan Polda Sumut AKBP MP Nainggolan yang juga dihubungi Sumut Pos Minggu (18/3) mengatakan, Polda Sumut akan  melakukan koordinasi dengan Marinir Belawan atas kasus ini.

Di Percur Sei Tuan, Polsekta Percut Seituan menggelar pertemuan dengan 10 pemilik SPBU. “Semua pengusaha SPBU sepakat akan melayani seluruh konsumen sesuai dengan prosedur dan tidak melakukan spekulasi seperti penimbunan BBM atau pun dengan tujuan lainnya yang merugikan konsumen,” ujar Waka Polsek Percut Seituan AKP Azwar kepada 10 pengusaha SPBU saat melakukan pertemuan di ruang kerja Kapolsek, Sabtu (17/3) siang.
Diri menjelaskan, sebelum hari  pengumuman terjadinya kenaikkan harga BBM, aparat kepolisian telah menjaga 10 SPBU yang berlokasi di wilayah hukum Polsek Percut Sei Tuan. “Sejak pekan lalu, polisi telah menjaga SPBU guna mengantisipasi terjadinya penimbunan ataupun hal-hal lain terkait BBM.

“Pembeli BBM menggunakan jeriken juga ditertibkan dan harus ada izin dari Disperindag,” sebut AKP Azwar didampingi Kanit Patroli AKP Bazooka dan Kanit Binmas AKP Nurmaida Manalu.

Menurut Wakapolsek, penjagaan setiap SPBU bekerja sama dengan security masing-masing SPBU  untuk mengantisipasi dini terjadinya gejolak saat melayani konsumen.

Kesepuluh pemilik SPBU yang hadir tetap sepakat melayani kebutuhan konsumen sesuai peraturan yang ditetapkan pemerintah dan tidak melayani konsumen yang membawa drum atau jeriken di luar dari ketentuan yang berlaku. “Kami juga meminta agar aparat kepolisian tetap berjaga di setiap SPBU untuk menjaga terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” pinta pemilik SPBU.

Para pemilik SPBU juga tidak akan melakukan penimbunan BBM demi mencari keuntungan dan tetap melayani pembelian minyak sesuai mekanisme berlaku.

Sementara itu di Sergai, SPBU menghentikan penjualan BBM kepada pengecer. Hal ini membuat  penjual BBM eceran mengeluh karena mereka tak bisa lagi berjualan.

“Dulu beli bensin hanya 22 liter perhari, itu pun harus punya izin resmi, padahal dengan jumlah segitu sampai setengah hari juga sudah habis, nah sekarang dengan izin resmi pun tidak bisa mendapatkan BBM untuk dijual di kampung ini,” tutur Mail (40), pengecer BBM di di Jalan Dungun, Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Tanjung Beringin, Sergai, kepada Sumut Pos, Minggu (18/3). (mag-5/gus/mag-16)

Aida Saskia Tertantang Jadi DJ

Penyanyi Aida Saskia pernah menjadi kekasih  DJ, Rinov. Ia pun mengaku sangat tertarik dengan profesi sang mantan.
Aida sebelumnya memang dikenal sebagai seorang penyanyi. Namun, menjadi DJ ternyata lebih membuat adrenalinenya tertantang.

“Sekarang malah lebih banyak undangan jadi DJ, daripada menyanyi,” ungkapnya saat ditemui di Gedung Smesco, Gatot Subroto, Jakarta, Minggu (18/3)
Sang mantan kekasih pun diakuinya selalu mendukung karier DJ-nya. Meski sudah putus hubungan, ia mengaku Rinov masih selalu membimbingnya.
“Enak dengar musik seperti itu. Clubbing sekalian bekerja. Meski sudah mantan pacar, masih memberikan dukungan buatku,” akunya.

Diakuinya ini dunia baru buatnya.  “Ini sebetulnya dunia baru banget buat aku. Belum yakin bisa tapi segala sesuatu gak akan bisa kalau gak kita coba,” terangnya.  Prospek sebagai DJ justru tampak lebih cerah ketimbang bidang lainnya. ‘’Dibanding tawaran nyanyi, kini dia lebih banyak diminta jadi DJ,”tuturnya. (bbs/net)

BBM Naik, Gaji Harus Naik

Di kesempatan lain, Ketua Fraksi PPP DPR RI, Drs Hasrul Azwar MM menegaskan, nainya Bahan Bakar Minyak (BBM) di tanah air, sebaiknya pemerintah khususnya di tingkat daerah harus mengkaji ulang upah pekerja. Pasalnya, bila tidak dilakukan perubahan akan berdampak buruk terjadi kemiskinan baru.

Pernyataan itu disampaikannya, Minggu (18/3), saat ditemui di sekolah miliknya di Yayasan Pendidikan Islam Terpadu (YPIT) Khairul Imam di Jalan STM, Medan.

Dia memaparkan, bila BBM dinaikkan per 1 April 2012 mendatang, tentunya berdampak kepada pekerja. Gaji pekerja yang selama ini sudah diatur dalam upah minimum propinsi (UMP) dan upah minimum kota (UMK)  oleh pemerintah daerah sebaiknya segera direvisi.
“Bila tidak direvisi dampaknya gejolak buruh akan muncul, jadi itu tanggungjawabnya pemerintah daerah dan pengusaha untuk merubahnya kembali melalui pembahasan di dewan pengupahan,” ujarnya.

Dia memaparkan, sebelum adanya kenaikan ini sebaiknya pemerintah daerah sudah mengantisipasi lewat berbagai pembahasannya. Mulai dari pertemuan dengan pengusaha, buruh dan perwakilan pengamat ekonomi. Antisipasi ini penting untuk meredam gejolak yang akan muncul dari kalangan buruh. “Upah buruh harus direvisi,” ingkatnya.

Lebih lanjut, dia menyampaikan, selama ini sikap PPP belum menyatakan setuju untuk kenaikan BBM, namun pada prinsipnya PPP mengerti kondisi keuangan negara, kenaikan harga minyak dunia dan masyarakat. Hal ini juga yang masih menjadi pertimbangan PPP sebelum mengambil sikap setuju akan kenaikan BBM 1 April 2012.

Hasrul menyebutkan, perlu diketahui bersama, bahwasannya asumsi P-APBN belum selesai dibahas di tingkat eksekutif, kemudian lanjutannya adalah panja pemerintah daerah di DPR RI juga belum selesai menghitung asumsinya. Inilah yang seharusnya tetap menjadi perhatian.

Hal lainnya, wakil ketua DPP PPP ini mengaku kasihan dengan Partai Demokrat. Sebagai partai yang sedang dirundung masalah kadernya yang dijerat persoalan hukum. Untuk mencari solusi dari kenaikan BBM ini, subsidinya dialihkan ke Bantuan Langsung Tunai (BLT) karena sangat naif jadinya ketika pemerintah memberikan bantuan langsung tunai kepada masyarakatnya.

“Apalagi BLT ini terkesan diboncengi Partai Demokrat, makanya sebagian besar Setgab koalisi partai banyak tak setuju dengan BLT. Ada baiknya subsidi itu ditingkatkan melalui dana infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan transportasi missal,” ujarnya. (ril)

Dugaan Pemerasan di RSUD Tanjungpura Disorot

LANGKAT- Polres Langkat diminta menuntaskan secara hukum dugaan kasus pemerasan di RSUD Tanjungpura-Langkat, menyusul tertangkap tangannya NA oknum bendahara gaji saat menerima uang tak wajar dari dr Mardiana Agustina br Tarigan.

“Karena ada yang tertangkap tangan, dan kemudian ada yang mengadu ke polisi berarti kasus tersebut harus tuntas secara hukum. Jika tidak, berarti Polres Langkat mempermalukan institusinya sendiri,” kata M Kafil Yamin, warga Stabat, kepada Sumut Pos, Minggu (18/3).
Tanggapan itu disampaikan M Kafil Yamin, menyusul disebut-sebut belum adanya yang menjadi tersangka terkait penangkapan NA, oknum bendahara gaji RSUD Tanjungpura dari tempat kerjanya.

Kafil mengaku, saat sejumlah petugas Polres Langkat menggiring NA, oknum bendahara gaji rumah sakit milik pemerintah tersebut yang tertangkap tangan saat menerima uang tidak wajar dari dr Mardiana Agustina br Tarigan, dirinya kebetulan di sekitar lokasi penangkapan.

Kalau tidak ada kekuatan lain, kata Kafil, melihat ketegasan petugas menciduk NA dari kantornya untuk digiring ke Mapolres Langkat di Stabat, sangat mustahil kalau kemudian polisi tidak menemukan bukti cukup untuk menentukan tersangka atau otak pelakunya dalam kasus yang kemudian dilaporkan sebagai kasus pemerasan oleh dr Mardiana Agustina.

Menurut Kafil, kalaupun kemudian tidak ada dijadikan tersangka dalam rentetan digiringnya NA ke Mapolres Langkat, diduga hanya karena adanya interpensi. Namun, Kafil merasa sangat tidak yakin Kapolres Langkat dapat diinterpensi dalam kasus tersebut.

Kapolres Langkat melalui Kasat Reskrim AKP Aldi S kepada wartawan mengatakan sebelumnya, polisi masih terus menyelidiki dugaan kasus pemerasaan atas korban dr Mardiana Agustina br Tarigan. Bahkan, pemeriksaan terhadap S alias Dikun selaku Direktur RSUD Tanjungpura disebutkan segera dilakukan.

“Rencananya, kepala rumah sakit akan kita periksa minggu depan,” kata Kasat, Jum’at  (16/3).
Menurut Kasat, kasus menyeret direktur RSUD Tanjung Pura butuh pemeriksaan lebih mendalam. Sejumlah saksi juga akan dipanggail, namun Kasat tidak sebutkan siapa saksi dimaksud.

Mengenai Nina Amelia (NA) bendahara RSU yang tertangkap tangan menerima uang dari dr Mardiana Agustina, statusnya masih sebatas saksi belum ditetapkan menjadi tersangka. Sementara dr Mardiana sebagai korban melaporkan dr S alias Dikun terkait kasus tersebut. (mag-4)

Belum Saatnya, Cervera

RCD Espanyol vs Santander

HINGGA memasuki jornada ke-27 La Liga Primera, posisi Racing Santander tak kunjung membaik. Tim ini masih berada di posisi ke-18 alias berada di zona degradasi.

Ya, dengan 24 poin yang mereka kumpulkan hasil dari 4 kali menang, 12 kali imbang dan 10 kali kalah, terasa kian berat bagi Racing untuk terus bertahan di ajang La Liga. Apalagi musim ini hanya menyisakan 12 pertandingan lagi.

Dengan kondisi seperti itu, tak heran bila pekan lalu manajemen Racing menunjuk pelatih ketiganya musim ini Alvaro Cervera, setelah sebelumnya Racinguistas (julukan Racing Santander) mempergunakan jasa pelatih Hector Cuper dan Juan Jose Gonzales.

Mendatangkan Cervera ke El Sardinero bukannya tanpa alasan. Ikatan emosional yang  kuat karena dirinya yang memulai karir professional di Racing, dianggap sebagai nilai plus bagi pria yang musim lalu membesut Recreativo Huelva itu.

Namun sayangnya, debut Cervera bersama Racinguistas pekan lalu tak berjalan mulus. Meski tampil di hadapan pendukungnya sendiri, tim ini dipaksa menyerah oleh tim raksasa Barcelona dengan skor 0-2

“Itu (kekalahan, Red) bukan yang pertama. Lihatlah sudah tujuh pertandingan dilalui tim ini tanpa kemenangan. Itu bukan hasil yang bagus. Tapi saya akan berupaya mengakhirinya,” bilang Alvaro Cervera, entrenador Racing Santander.

Parahnya, ketika pelatih berusia 46 tahun itu mengapungkan tekadnya untuk mengakhiri catatan negatif yang dituai Racinguistas, di saat itu pula lawan kuat lainnya, yang juga dari Katalan, Espanyol telah menunggu mereka di Estadi Cornellà-El Prat, dini hari nanti.

Meski kerap tampil angin-anginan namun Espanyol masih memiliki harapan untuk mentas di ajang Europa League musim depan. Motivasi inilah yang akan menyulitkan Racing untuk mencuri kemenangan atas anak asuh  Mauricio Pochettino itu.

Apalagi, pada akhir pekan lalu Espanyol mampu berpesta lima gol tanpa balas saat menjamu Rayo Valecano. “Semua orang melihat bagaimana cara tim ini meraih kemenangan. Mereka (Rayo Valecano) dibuat sulit pada setiap detiknya. Itulah yang akan kami lakukan terhadap Racing Santander,” tandas Mauricio Pochettino, entrenador Espanyol.

Pochettino pun kian sumringah mendapati fakta bahwa beberapa pemain pilarnya telah pulih dari cedera dan siap dimainkan. Centre back Raul Rodriguez pulih dari cedera hamstring. Demikian juga dengan Cristian Alvarez, Víctor Sánchez, Juan Albin dan Javi Marquez.

“Masih adakah yang meragukan tim ini. Jika mereka (Racing Santander) mengincar kemenangan, jelas mereka tak mendapatkannya dari kami. Silahkan mereka mengejarnya (kemenangan, Red) atas tim lain,” tandas Pochettino.

Artinya, meski musim lalu Racing mampu mencuri kemenangan 2-1 di  Cornellà-El Prat, namun untuk pertemuan yang berlangsung dini hari nanti, Alvaro Cervera jangan terlalu berharap hasil yang sama akan kembali diraih. (*)

10 Fakta Menarik Tentang Anang Hermansyah

Musisi Anang Hermansyah (18/3)  genap berusia 43 tahun. Tentu di usianya  ini, pria kelahiran Jember, Jawa Timur, 18 Maret 1969 tersebut tidak mau terus menjalani hari-harinya tanpa seorang istri.

Sabtu, 25 Februari 2012 lalu, Anang pun telah melamar pujaan hatinya. Lewat prosesi lamaran yang berlangsung di hotel Shangri-La, Anang melangkah lebih jauh dan meminang Ashanty. Meski demikian hingga saat ini mereka berdua belum mau mengungkap tanggal untuk meresmikan pernikahan.

Kehidupan Anang dikenal memiliki cerita cinta yang menarik untuk dibahas. Di hari ulang tahunnya ini, yuk simak 10 fakta menarik tentang ayah dari Aurel dan Azriel ini:

  1. Anang pernah menikah dengan diva pop Krisdayanti dan dikaruniai dua orang anak. Pernikahan mereka yang berlangsung sejak tanggal 22 Agustus 1996, kandas pada tahun 2009, kabarnya akibat orang ketiga.
  2. Pasca kandasnya pernikahan dengan Krisdayanti, Anang sempat dekat dengan penyanyi Syahrini. Namun hubungan tersebut juga tidak berhasil, dan musisi yang sudah menjadi juri Indonesian Idol sejak tahun 2007 tersebut menambatkan hati kepada Ashanty.
  3. Anang terbilang cukup sukses ketika berduet. Sebut saja beberapa hits seperti Makin Aku Cinta yang ia bawakan dengan Krisdayanti, Jangan Memilih Aku ft Syahrini, dan Jodohku yang kini ia bawakan bersama Ashanty.
  4. Ketika mulai serius bermusik, Anang pernah bergabung dengan sanggar milik Doel Sumbang dan rekaman dengan musisi legendaris tersebut meski tidak dipublikasikan.
  5. Selain di dunia musik, Anang juga merambah dunia seni peran. Pria ini menjadi produser film SUSAHNYA JADI PERAWAN, yang dibintangi oleh Nova Eliza dan Restu Sinaga.
  6. Sejak SMA, Anang Hermansyah sudah terlibat dalam band. Pada tahun 1989, Anang bergabung dengan band Kidnap dan merilis album KATRINA pada tahun 1993.
  7. Prestasi Anang di bidang musik tak terbatas sebagai penyanyi dan pencipta lagu saja. Anang pernah sukses menggelar konser 3 Diva. Selain itu bersama sejumlah musisi, ia terlibat untuk mendirikan IM:port (Independent Music Portal).
  8. Saat ini Anang tengah mempersiapkan pernikahannya dengan Ashanty. Pada bulan April mendatang ia bersiap menjalani foto prewedding sekaligus menggelar konser di Jepang.
  9. Prabowo Subianto diberitakan bakal menjadi saksi pernikahan Anang – Ashanty.
  10. Meski sudah berpacaran dengan Ashanty sejak tanggal 26 April 2011 lalu, Anang mengaku masih grogi ketika berhadapan untuk melamar Ashanty.
    Sebelum duet dengan Ashanty, Anang sukses berduet dengan Syahrini.  Sayang, di tengah kesuksesan mereka, Syahrini memilih bersolo karir. Isunya,  Syahrini  merasa sudah ngetop  dan ingin buat album sendiri dengan bayaran mahal. Dan semua proses ditempuhnya sendiri, tanpa melibatkan Anang. (bbs/net)

Membalas di Olympico

Roma vs Genoa

ROMA- Statistik pertemuan kedua tim unik. Sample lima laga terakhir, Roma versus Genoa selalu berakhir dengan kemenangan salah satu tim alias nihil hasil imbang. Dan setiap kemenangan diraih di kandang masing-masing.

Mengacu data itu, maka pembalasan bagi Roma sedang dibukakan pintunya. Di pertemuan pertama awal musim lalu, Roma kalah 2-1 di Luigi Ferraris. Kini ketika laga akan digelar di Stadion Olympico, revans harusnya terjadi. Dua laga terakhir ke sana, Genoa takluk dengan skor masing 3-0 dan 2-1.
Apalagi di laga terakhir, Roma sukses curi angka penuh dari kandang Palermo yang sedang bagus performanya. Itu salah satu hal yang makin meningkatkan mental bertandingan Borini dkk.

“Kami bekerja keras untuk menang di setiap pertandingan. Tim bermain baik saat melawan Palermo. Borini juga main bagus. Kami memang layak meraih tiga angka,” kata Enrique di Soccerway.

Di saat kubu tuan rumah sedang membawa, rasanya ada trik jitu dari kubu tamu. Tujuannya seperti ‘mengelus’ agar tak bernafsu sekali untuk menang. Kebetulan Genoa sedang mencari pelatih permanen. Manajemen klub kabarnya ingin memburu Enrique.

“Dia merupakan pelatih bagus. Kami nyaris mendatangkanya awal musim lalu. Tapi dia memilih Roma. Kalau dia memikirkan tantangan lain, kami mau memberinya jabatan di sini,” kata Capozucca Forzaroma direktur Genoa seperti dilansir Goal.

Itu hanya pengalihan isu. Mari kita tilik strategi yang mungkin diaplikasikan kedua kubu. Tuan rumah jelas akan tetap main menyerang. Meski dikritik banyak pihak, Enrique ‘bandal’ dan ingin terus memainkan pola 4-3-3. Masalahnya, sebelum kehadiran Enrique, Roma belum pernah menerapka pola ini. Itu masalah besar, karena pada akhirnya skuad bingung. Meski menerapkan pola menyerang, toh Roma tak tercatat pernah menang besar musim ini.
Melawan Genoa, kalau 4-3-3 masih diterapkan, maka besar kemungkinan lini depan bakal dihuni Borini dan Osvaldo. Erik Lamela juga akan diplot jadi striker, tapi dengan peran lebih ke pengumpan.

Sebaliknya, kubu Genoa juga tak ingin mengendurkan serangan. Mereka berusaha menjegal Roma dengan main cepat kaki-kaki. Itu dibeberkan Kaka  Kaladze, bek Genoa. Mantan pemain Milan itu mengaku sangat kagum dengan permainan Barcelona. Lalu, kenapa tidak dicoba di Genoa? Begitulah pikirnya.

“Aku suka Barcelona. Ya, tak pernah membuang bola. Penguasaan bola mereka sangat bagus. Kami juga pemain berkualitas yang mampu melakukan itu,” katanya di Goal.

Apakah yakin mau pakai gaya main Barca di Olympico? “Wah kalau bagi kami sih yang penting selamat tanpa kalah di sana. Ya, ini sepak bola semua bisa terjadi. Target kami sebenarnya adalah selamat dari degradasi. Jadi kami juga harus menang dan menang,” sambungnya.  (*)

Gila Mau Timnas Lagi

STRIKER Genoa, Alberto Gilardino bernafsu untuk masuk skuad Timnas Italia di Euro 2012. Pemain 29 tahun itu merasa masih layak berseragam biru langit.

Pemain yang baru hengkang dari Fiorentina itu bilang dia masih punya 11 laga Serie A untuk menunjukkan performa. Itu sebabnya, Cesare Prandelli-arsitek Timnas Italia-jangan buru-buru menutup pintu untuknya.

“Saya masih bisa meyakinkan Prandelli dengan penampilan saya di 11 laga Serie A. Memang belakangan saya tak konsisten, tapi pelatih tahu apa yang bisa saya berikan,” bebernya di Tuttosport.

“Tapi kalau saya tak dipanggil, maka saya akan lebih fokus kepada penampilan saya. Tapi tanpa saya pun Italia pasti akan tampil bagus di Polandia dan Ukrania,” sambungnya.

Apa sudah betah di Genoa Bung? “Tentu saja. saya merasa sudah seumur hidup di Genoa. Saya ingin membawa tim ke posisi terbaik. Waktu di Fiorentina memang indah, tapi saya kecewa karena jarang dapat kesempatn tampil. Kini saya bahagia di Genoa,” katanya.

Kebahagian berlipat karena dia juga sudah pulih dari cedera paha.  Pun kenangan sebelum melawan Roma. Dia bercerita kisahnya di masa lalu.
“Jadi sebenarnya sebelum saya ke Milan, saya sempat dihubungi kapten Roma, Francesco Totti. Dia bilang inginkan saya di Roma. Saya tentu sangat senang dan bangga. Tapi saya sudah memilih Milan saat itu,” kenangnya. (ful)