29 C
Medan
Sunday, January 18, 2026
Home Blog Page 13822

Saatnya Perempuan Membina Jaringan

Hari Perempuan Internasional atau Woman Day yang ke-101 yang jatuh pada hari ini (8/3)  Maret  hendaknya dijadikan momen menyadari betapa besar kemajuan yang telah dicapai kaum perempuan diseluruh dunia.

Saat perempuan membuat kemajuan, maka negara tersebut juga membuat kemajuan. Sejumlah penelitian menunjukkan investasi terhadap perempuan berhubungan positif dengan mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan.

Namun demikian, saat ini perlakuan yang tidak merata terhadap perempuan masih saja terjadi.  Potensi-potensi besar yang dimiliki kaum perempuan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, kemakmuran, kemajuan sosial, perdamaian dan pemerintahan yang baik masih belum tersentuh di berbagai wilayah dunia termasuk Sumatera Utara.
Upaya-upaya pemberdayaan dan perlindungan terhadap perempuan masih belum optimal.

Bahkan,   tingkat kekerasan terhadap perempuan semakin meningkat hingga 100 persen. Jenis kekerasan yang paling banyak yaitu secara seksual. Mayoritas korbannya masih dibawah umur. Sementara itu keterwakilan perempuan dalam parlemen belum terlihat signifikant. Kedudukan perempuan sebagai penentu keputusan juga masih rendah, begitu pula akses perempuan terhadap sumber daya.

Untuk itu, tambah Vita, saatnya perempuan membina jaringan, menyusun strategi dan bergerak. Harapan saya kaum perempuan dapat meneruskan cita-cita pejuang perempuan terdahulu. Perempuan juga harus meningkatkan kreatifitasnya, agar tidak tertinggal dari kaum pria.

Dalam peringatan Hari Perempuan Internasional ini, kami  mengadakan rangkaian kegiatan Jalan Sehat dengan Tema Kesehatan untuk Kaum Perempuan yang berlangsung pada 11 Maret 2012 mendatang dengan titik kumpul di Taman Beringin. Kegiatan ini juga akan diisi dengan acara diskusi mengenai perempuan. Kita harapkan perempuan untuk ikut serta pada acara puncak ini.

Vita Lestari Nasution
Sekretaris KPU (Komisi Pemilihan Umum) Sumut

Buruh PT SSKA Mogok Kerja

LUBUKPAKAM- Sekira 40 orang Buruh Harian Lepas (BHL) PT Sinar Surya Kencana Abadi (SSKA) menggelar mogok kerja, Rabu (7/3) sekira pukul 09.00 WIB.

Aksi mogok kerja dilakukan dengan cara berkumpul di depan pabrik yang berlokasi di Jalan Sei Blumai Desa Dalu X B, Kecamatan Tanjung Morawa, Deliserdang.

Kordinator aksi, S Kamal, menyayangkan sikap PT SSKA yang menghalang-halangi serta mengintimidasi buruh untuk berserikat, bahkan buruh yang sudah bergabung dalam serikat pekerja diminta mengundurkan diri.
Tindakan itu tentu melanggar ketentuan UU RI No 21 Tahun 2000. Akibat pelarangan itu, telah menelan korban dengan di PHK-nya seorang BHL bernama Siddiq.

Disebutkan, Siddiq enggan menjalankan perintah perusahaan untuk berhenti bergabung dalam serikat pekerja. Tetapi pihak perusahaan memecat Siddiq karena merokok di area produksi. “Sampai saat ini alasan PHK Siddiq tak jelas, karena tidak ditemukan bukti atas tuduhan itu,” sebutnya.

BHL ini juga mengaku, tidak diberikan cuti dalam kurun waktu 2011 oleh pihak perusahaan.(btr)

Sampah di Pasar Sukaramai

MEDAN-Sampah di Pasar Sukaramai Kelurahan Sukaramai Kecamatan Medan Area ditangani khusus dari pagi hingga malam hari. Itu diberlakukan mengingat banyaknya sampah di Pasar Sukaramai.  “Pagi kita mengangkut sampah mulai pukul 07.00 WIB, kemudiaan siang hari pukul 13.000 WIB, serta malam hari mulai pukul 20.00 WIB,” kata Camat Medan Area, Khoiruddin Rangkuti SE, S.Sos kepada wartawan Sumut Pos di ruang kerjanya Jalan Rahmadsyah Medan, Selasa (28/2).

Mobil Dinas Kebersihan digunakan sebagai sarana transportasi untuk mengangkut sampah dan untuk patroli kebersihan. Dinas Kebersihan ini dibantu petugas kebersihan dari Pasukan Melati. “Untuk Pasukan Melati bekerja mulai pukul 06.00 WIB membersihkan Pasar Sukaramai,” terangnya.

Disamping tumpukan yang ada di Pasar Sukaramai, kata Khoiruddin,  juga memberikan perlakuan khusus bagi Kelurahan Sukaramai dengan cara mengangkut sampah yang ada di Gang Langgar.

“ Kalau untuk Gang Langgar telah dilakukan sebelumnya pada tanggal 4 Februari 2012 lalu, di mana kita melakukan pengangkatan sampah dari selokan drainesa, sehingga drainase berjalan lancar dan tidak banjir,” jelasnya.
Khoiruddin juga berharap kepada warganya agar tidak membuang sampah sembarangan, seperti membuang sampah ke lahan kosong atau drainase.

“Mari kita menjaga kelestarian dan keindahan Kecamatan Medan Area ini, dengan tidak membuang sampah sembarangan,” serunya.(omi)

Kenaikan BBM dan TDL Ditentang Masyarakat Sumut

Poldasu Simulasi Huru-hara

MEDAN- Rencana pemerintah pusat untuk menaikkan Tarif Dasar Listrik (TDL) dan Bahan Bakar Minyak (BBM), terus menuai kontroversi dan penentangan, termasuk di Sumatera Utara (Sumut).
Penentangan tersebut dilakukan warga dengan menggelar aksi unjuk rasa di halaman kantor Gubsu di Jalan Diponegoro Medan, Rabu (7/3).

Puluhan massa yang tergabung dalam Serikat Rakyat Miskin Indonesia (SRMI) Sumatera Utara, dengan tegas menolak rencana pemerintah menaikkan harga BBM dan TDL, karena akan semakin memberatkan ekonomi rakyat Indonesia.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) SRMI Sumut, Rahmad Dian Harahap, dalam orasinya mengatakan, kinerja pemerintahan Susilo Bambang Yodhoyono (SBY) semakin mengecewakan terlebih dengan adanya rencana kenaikan TDL dan BBM pada April mendatang.
“Rencana kenaikan ini semakin mempertegas kinerja pemerintahan SBY mengecewakan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, mengantisipasi gejolak  aksi massa yang berujung anarkis pada kenaikan BBM, Poldasu menggelar simulasi anti huru hara Rabu (7/3) kemarin.  Simulasi anti hura-hara  dilakukan di dua lokasi berbeda,  yakni halaman Mapoldasu dan Mapolresta Medan. (ari/mag-5)

Condensat Picu Pertikaian Dua Dusun

LANGKAT- Disinyalir persoalan condensat (minyak mentah), nyaris membuat desa Buluh Telang Kecamatan Padang Tualang, Langkat terjadi  pertumpahan darah. Pasalnya, warga Dusun Jati Tunggal Padang Tualang dan Dusun Sukaramai Kecamatan Tanjung Pura terlibat silang pendapat yang menjurus bentrok.

Pertikaian terjadi, Rabu (7/3) dinihari, diawali keingintahuan Simon Sitepu (40) warga Dusun Sukaramai Tanjung Pura terkait persoalan adiknya Albert Sitepu (29) dengan salah seorang warga setempat pemilik sumur condensat bernama Marino (45).

Niatan itu sirna, ketika dalam perjalanan menuju Dusun Jati Tunggal mobil yang dikendarai dihalau sekelompok orang. Tanpa basa basi, kelompok tersebut menyerang Simon yang berupaya memberikan pengertian. Tak ingin konyol, Simon cs menyelamatkan diri, menyebabkan mobil mereka dirusak bahkan nyaris dibakar setelah dilumuri minyak mentah.

Akibatnya, aktivitas warga setempat sempat terhenti, sementara bangkai mobil dengan kondisi rusak berat teronggok di badan jalan utama menuju Desa Buluh Telang.
Dalam insiden itu, disebutkan juga Kariadi (50) warga Sukaramai Tanjung Pura, mengalami luka terkena lemparan batu saat berupaya melerai kedua kubu.

Kapolres Langkat AKBP L Eric Bhismo didampingi Kabag Ops Kompol Suyadi, Kasat Reskrim AKP Aldi Subartono, Kasat Intelkam AKP Hasril dan beberapa personel lain meninjau lokasi bertemu warga.
Guna antisipasi hal tak diinginkan, dilakukan mediasi oleh Kepala Desa (Kades) dan Kadus setempat dihadiri beberapa tokoh masyarakat.(mag-4)

Sosialisasikan Sistem Pendidikan

MPPB Al Washliyah Gelar Rakernas I di Jakarta

MEDAN-Majelis Pendidikan Pengurus Besar (MPPB) Al Jam’iyatul Washliyah akan melaksanakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I dan Sosialisasi Sistem Pendidikan Al Washliyah selama tiga hari, yakni Jumat (2/3) sampai Minggu (4/3) di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta.

Rakernas dan sosialisasi tersebut rencana dibuka oleh Menteri Agama RI Suryadharma Ali.
Ketua MPPB Al Washliyah Drs H Ismail Effendi, M.Si kepada wartawan mengatakan, Rakernas dan sosialisasi yang diselenggarakan MPPB Al Washliyah ini adalah hasil keputusan Rakernas I Al Washliyah tanggal 14 – 15 Oktober 2011 lalu.

“Rakernas MPPB Al Washliyah ini akan diikuti 500 peserta yang terdiri dari ketua, sekretaris, serta ketua-ketua bidang MPPB Al Washliyah dari tingkat provinsi dan daerah. Ikut juga para rektor dan wakil serta kepala-kepala sekolah,” kata Ismail Effendi kepada wartawan, pekan lalu di Medan.

Rakernas yang bertemakan ‘Mewujudkan Kemandirian Lembaga Pendidikan Al Washliyah yang Profesional dan Modern’ ini, lanjut Ismail, adalah bukti MPPB Al Washliyah untuk kemajuan pendidikan yang bernaung di bawah Organisasi Al Washliyah. “Ini merupakan partisipasi Al Washliyah dalam memajukan bangsa melalui pendidikan,” katanya didampingi Ketua Panitia Prof Dr Ilmi Abdullah, MSc, Sekretaris panitia Drs Akmal Samosir dan Bendahara H Khairuddin Syah.

Saat ini, lanjutnya, MPPB Al Washliyah adalah satu-satunya lembaga dalam organisasi Al Washliyah yang berwenang untuk mengelola dan melaksanakan segala kebijakan tentang pendidikan Al Washliyah. “Pada Rakernas I Al Washliyah Oktober 2011 lalu sepakat bahwa, badan hukum penyelenggara pendidikan Al Washliyah adalah organisasi Al Washliyah, dalam hal ini adalah MPPB Al Washliyah sesuai No Keputusan 070/PB-AW/XX/XII/2011,” imbuhnya.

Menurutnya, apa yang dikelola Al Washliyah ini adalah aset umat. Dalam mengelola aset ummat ini, katanya lagi, perlu memiliki hubungan yang struktural yang jelas dan tegas dengan seluruh lembaga pendidikan dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi di seluruh jajaran Al Washliyah.

“Makanya perlu dibentuk sistem yang mengkoordinir usaha-usaha organisasi ini yaitu MPPB Al Washliyah. Ini semua aset umat yang dikelola oleh Al Washliyah, jadi mari kita bersama-sama menjaga aset umat ini. Jangan aset ummat ini diarahkan atau dijadikan aset pribadi,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Rakernas I dan Sosialisasi Sistem Pendidikan Al Washliyah Prof Dr Ilmi Abdullah, MSc menambahkan, dengan Rakernas ini diharapkan agar kedepan sistem pendidikan Al Washliyah bisa berjalan dengan baik, sesuai dengan visi dan misi Mendikbud dan sesuai dengan karakter Al Washliyah yakni menuntu keprofesionalan dan modern, namun tetap pada berakhlakul karimah.  (*/ila)

Orangtua Ricardo Sitorus akan Melapor ke Mabes AD

MEDAN- Pihak keluarga almarhum Ricardo Sitorus, yang meninggal akibat dianiaya dan dibakar massa di Desa Lau Bakeri Kecamatan Kutalimbaru, Deliserdang, dalam waktu dekat akan menemui Pangdam I/BB, Mayjen TNI Lodewijk F. Paulus dan Mabes AD di Jakarta.

Pasalnya, saat orang tua korban Drs S Sitorus MPd bersama keluarga dan saksi membuat laporan pengaduan ke Den POM  Jalan Letjen Suprapto,Kasi Idik Kapten D Simamora mengatakan kepada mereka, bahwa kurang kuat untuk memanggil Koptu Sur dan BAP tidak ada dibuat. Demikian dituturkan Drs S Sitorus MPd orangtua  Ricardo Sitorus didampingi sejumlah keluarganya di Mapolresta Medan, Rabu (7/3) siang terkait penanganan terhadap Koptu Sur.

Dikatakannya, mengapa pihak Den POM mengatakan pihaknya tidak dapat memanggil Koptu Sur untuk diperiksa, sementara saksi-saksi sudah menyebutkan keterlibatan Sur. Karena yang pertama kali menelepon korban adalah Sur, untuk bertemu di salah satu tempat yang ditentukannya. “Kaptu Sur harus diperiksa atas kematian anak saya ini,” ucap S Sitorus.

Dengan kekecewaan tersebut, S Sitorus berencana menemui Pangdam I Bukti Barisan dan Mabes TNI di Jakarta, untuk menindak lanjuti persoalan ini.(gus)

Penyerahan DP4 Pilgubsu Terlambat

MEDAN- Seharusnya, Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pilkada (DP4) diserahkan pemerintah ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Begitu pula seharusnya yang dilakukan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu), dalam rangka Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) 2013, yang jatuh pada 7 Maret 2013 mendatang.

Namun sejauh ini, Pemprovsu belum juga menyerahkan DP4 ke KPU Sumut. Hal itu dibenarkan Assisten Pemerintahan (Aspem) Pemprovsu, Hasiholan Silaen, di Kantor Gubsu, Jalan Diponegoro Medan, Rabu (7/3).
Hasiholan Silaen mengaku, Pemprovsu baru akan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota pada 13 Maret mendatang untuk membahasnya. “13 Maret nanti akan kami bahas dengan kabupaten/kota,” katanya.

Pada kesempatan itu, Hasiholan sempat bersikukuh meskipun sudah lewat dari jadwal yang harus diserahkan ke KPU Sumut, 7 Maret kamerin, namun menurutnya hal itu tidak masalah, kalaupun DP4 baru akan diserahkan hingga Juli mendatang. Alasannya, kata dia, masih ada rentang waktu yang diperbolehkan.

Untuk meyakinkan wartawan, Hasiholan langsung menelpon Ketua KPU Sumut Irham Buana Nasution dengan harapan pernyataannya tersebut dibenarkan dan tidak dipermasalahkan oleh KPU.  “Iya benar tanggal segitu, tapi masih ada rentang waktu lagi toh, sampai Juli juga tidak masalah,” katanya saat berbicara dengan Irham.

Irham Buana ketika dikonfirmasi, membantah telah membenarkan jika DP4 dapat diserahkan pada Juli mendatang. Karena menurut undang-undang, data pemilih untuk Pilgubsu 2013 tersebut harus diserahkan 12 bulan sebelum pemungutan suara.(ari)

Kaum Ibu Harus Manfaatkan Posyandu

MEDAN- Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Utara, Hj Sutias Handayani Gatot Pujo Nugroho mengajak masyarakat, khususnya kaum ibu agar memanfaatkan keberadaan Posyandu di lingkungannya untuk memantau pertumbuhkembangan anak balita.

Demikian disampaikannya, Sabtu (25/2) di Kantor Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Utara di Jalan Tengku Cik Ditiro, Medan. Menurut Sutias, pelayanan pemantauan tumbuh kembang anak balita yang mudah dijangkau masyarakat adalah Posyandu. Karena itu, peningkatan kualitas pelayanan Posyandu perlu ditingkatkan, khususnya melalui kegiatan revitalisasi posyandu. “Pemantauan tumbuh kembang anak di usia Balita sangat penting,  karena pada usia tersebut merupakan periode emas pertumbuhan anak,” ujarnya didampingi Ny dr Sucihati Candra Syafe’I.

Dia mengatakan, dalam meningkatkan kemampuan kader posyandu, khususnya dalam memberikan pelayanan, maka Tim Penggerak PKK Sumut pada tanggal 21 -22 Februari lalu menggelar kelas kader Posyandu peduli tumbuh aktif tanggap Sumut tahun 2012 di Aula Kuba Asrama Haji Pangkalan Mansyur Medan. Acara diikuti kader Posyandu yang berasal dari  Kota Medan, Kota Binjai, Kota Tebingtinggi dan Kabupaten Deli Serdang . (*/ril)

Alumni SMA Negeri 3 Angkatan 76 akan Bereuni

MEDAN: Para alumni Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 3 Medan angkatan 1976 Jalan Seram, Medan akan menyelenggarakan reuni di Hotel Grand Antares, Jalan Sisingamnagaraja Medan, Sabtu 3 Maret 2012.

Demikian dijelaskan Ketua Panitia Reuni Ali Akbar Lubis didampingi Sekretaris Julia Irwani dan Ketua Ikatan Alumni 76 SMAN 3 Medan, Jalan Seram Zulkarnain kepada wartawan di Penang Corner, Jalan Dr. Mansyur, Senin (27/2).

Pelaksanaan reuni tersebut, jelas Ali Akbar, guna memenuhi keinginan para alumni SMAN 3 Medan lulusan 1976, Jalan Seram, Medan untuk saling bertemu dan bersilaturahmi sekaligus melepas rindu setelah terpisah selama 36 tahun.    “Sudah 36 tahun berlalu, kami rindu akan teman-teman seangkatan di SMA Negeri 3 Medan, Jalan Seram, dan saat itu nanti kami berkumpul lagi,” tutur Zulkarnaen.

Sedangkan menurut Zulkarnain, terbentuknya Ikatan Alumni SMA Negeri 3 Medan angkatan 1976 Jalan Seram ini merupakan keinginan serta ide rekan-rekan seangkatan.
’’36 tahun lalu kami bersama-sama di Jalan Seram Medan sebelum gedung SMAN 3 pindah ke Jalan Budi Kemasyarakatan, Pulo Brayan Medan,’’katanya.

Dia menambahkan, dalam acara reuni tersebut juga dilaksanakan pelantikan dan pengukuhan pengurus Ikatan Alumni SMAN 3 – 76 Jalan Seram Medan serta pemberian bingkisan kepada sejumlah guru masa itu.
Dijelaskan lagi oleh Julia Irwani, para alumni SMA Negeri 3 Medan angkatan 76 sudah menyebar ke seluruh Indonesia.  Makanya, kata dia, silaturahmi antar alumni sangat penting, sesuai dengan tema ‘ Melalui Reuni Kita Pererat Silaturhami untuk Memperpanjang Usia’.

Ketua Panitia Reuni Ali Akbar berharap para alumni SMA Negeri 3 Medan angkatan 76, Jalan Seram, bisa hadir pukul 10:00. Sedangkan untuk konfirmasi kehadiran dan informasi reuni dapat menghubungi Ali Akbar Lubis di nomor kontak 08126034769 dan Julia 0811635735. (azw)