29 C
Medan
Sunday, January 18, 2026
Home Blog Page 13823

Pengusaha dan Pengetua Adat Taput Harapkan Gus Irawan Jadi Gubsu

MEDAN- Kalangan pengusaha dan pengetua adat di Tapanuli Utara berharap Dirut PT Bank Sumut Gus Irawan Pasaribu maju ke Pilgubsu 2013, karena saat ini Sumatera Utara membutuhkan sosok pemimpin yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan taraf hidup rakyat di daerah ini.

Hal itu dikemukakan sejumlah pengusaha dan pengetua adat dalam acara silaturahmi antara Dirut Bank Sumut dengan mitra kerja Bank Sumut di aula Hotel Glory, Tarutung, Sabtu (3/3) pagi.

Hadir pada acara itu, selain kalangan pengusaha mitra kerja dan pemuka agama Kristen dan Islam, juga sejumlah pengetua adat dari berbagai marga di Taput.

Sebelumnya, Gus Irawan menyampatkan pamit diri dengan mitra kerja karena pada bulan Juni 2012 dirinya akan mengakhiri jabatan sebagai Dirut Bank Sumut yang telah tiga periode dipercayakan kepadanya.

“Saya ikhlas dan legowo meninggalkan Bank Sumut dalam kondisi Bank Sumut saat ini menunjukkan kinerja keuangan yang sehat dan berpredikat sangat bagus. Saya berharap, siapapan penerus saya nanti, dapat membuat kinerja Bank Sumut lebih baik lagi dan mampu menjalin kemitraan yang lebih kuat  dengan para mitra kerja. Dan mari kita berdoa semoga Dirut pengganti saya nantinya juga berasal dari orang dalam (pegawai karir, red) di Bank Sumut, karena orang dalam lebih mengerti dengan kondisi, budaya perusahaan Bank Sumut dan mampu menjalin team work yang solid,” tutur Gus Irawan.

Dijelaskan Gus Irawan, ketika ditimpa krisis moneter yang dahsyat pada tahun 1997/1998, Bank Sumut saharusnya sudah kolaps, namun sebagai bank pemerintah daerah, pemerintah berkomitmen menyelamatkan Bank Sumut melalui program rekapitalisasi.

“Saat saya mendapat kepercayaan memimpin Bank Sumut pada tahun 2008, saya harus bekerja keras untuk memulihkan kondisi Bank Sumut yang sangat terpuruk. Saat itu, bayangkan saja NPL Bank Sumut sekitar 83%, dengan kerugian mencapai Rp 300 milyar, padahal modal saja saat itu hanya Rp 60 milyar. Tahun 2000, aset Bank Sumut baru Rp 1 triliun dengan jumlah kantor pada 30 unit.

Alhamdulillah, sekarang aset Bank Sumut sudah mencapai Rp19 triliun dengan jumlah kantor sebanyak 242 unit yang tersebar di seluruh daerah di Sumut  dan bebrapa unit di Jakarta. Bank Sumut juga mampu mencetak laba yang terus meningkat setiap tahun.
Tahun lalu, contohnya, Bank Sumut mampu mencetak laba lebih Rp400 miliar. (ila/saz)

Kepedulian Perlu Ditingkatkan

MEDAN-Anggota DPD RI, DR H Rahmat Shah meletakkan batu pertama pembangunan Madrasah Ibadur Rahman, di Jalan Dame, Kelurahan Timbang Deli, Kecamatan Medan Amplas, Minggu (26/2). Acara yang diawali dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut, berlangsung sederhana dan hikmat yang dihadiri oleh warga dengan penceramah agama Drs HMarjan. Selain pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI), juga hadir Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara, Drs H Abdurrahim, unsur Muspika dan dari pihak Kelurahan Timbang Deli.

Sebelumnya Rahmat Shah menyampaikan dukungan atas inisiatif yang kuat serta niat yang tulus dalam pembangunan madrasah ini. “ Pekerjaan mulai seperti ini sudah mulai langka dilakukan, akibat derasnya arus informasi dan pembangunan, terutama di kota-kota besar. Melalui kesempatan ini kami menghimbau kepada pemerintah, pembangunan hendaknya jangan konotasinya dalam bentuk fisik saja, tetapi pembangunan mental dan spiritual generasi kita juga dapat perhatian yang serius”, ujarnya.

Oleh karenanya, melalui madrasah ini nantinya diharapkan dapat membentuk karakter anak bangsa yang mampu mengikuti zaman dengan landasan iman serta moralitas yang baik dan utuh. (*/ila)

Benfica Jinakkan Zenit

LISBON- Benfica melaju ke perempatfinal Liga Champions setelah berhasil membalikkan ketinggalan 2-3 atas Zenit St Petersburg. Di leg II, Benfica menang 2-0 dan lolos dengan dengan agregat 4-3.

Di Estadio da Luz, Rabu (7/3/2012) dinihari WIB, Benfica unggul 1-0 di paruh pertama pertandingan lewat gol Maxi Pereira di injury time. Tuan rumah lantas mengunci kemenangan lewat gol Miguel Castro Oliveira di menit akhir babak kedua.

Mengincar kemenangan, Benfica langsung tampil ofensif begitu peluit tanda babak pertama dibunyikan. Pertandingan baru berjalan lima menit peluang pertama tercipta melalui Axel Witsel yang tendangannya masih bisa  di blok.

Gol yang ditunggu oleh publik tuan rumah baru tercipta saat memasuki injury time babak pertama. Meneruskan umpan Witsel, Pereira membawa Benfica memimpin 1-0 yang bertahan hingga babak pertama usai.

Babak kedua berjalan, Benfica yang ingin memperlebar keunggulan langsung menciptakan ancaman. Kali ini gilran Jardel yang usahanya masih  belum mengubah skor.

Miguel Castro Oliveira akhirnya memastikan tuan rumah menang 2-0 lewat sumbangan golnya yang dicetak diakhir pertandingan. Memanfaatkan  umpan Cesar, Oliveira dengan tenang menundukkan Malafeev. Gol Oliviera ini menjadi penutup laga. (net/jpnn)

Arsenal Kejar Del Piero

SETELAH kabar LA Galaxy yang mengaku semakin dekat dengan striker Juventus, Alessandro Del Piero. Kini giliran Arsenal yang mengajukan diri tentang ketertarikannya dengan legenda hidup Bianconeri itu.

Klub asal kota London itu berupaya untuk mendatangkan striker veteran tersebut ke Emirates Stadium, markas Arsenal pada akhir musim nanti. Menurut kabar yang diberitakan Insidefutbol Rabu (7/3/2012) Arsenal memegang penting untuk serius mendapatkan tanda tangan Del Piero.

Del Piero memang memiliki masa depan yang belum jelas di Juventus Arena. Kabarnya, pemain berjuluk I Pinturicchio tidak diperpanjang kontraknya oleh manajemen Juventus, di mana akhir musim nanti kontrak Del Piero akan berakhir.

Namun, attacante 37 tahun itu masih belum memberikan sinyal kalau dirinya akan gantung sepatu. Del Piero tampaknya masih ingin bermain hingga dua atau tuga tahun lagi. Untuk itu timbul beberapa klub yang menginginkan tanda tangan Del Piero. Baik dari beberapa klub Eropa, maupun dari klub Major League Soccer (MLS), hingga ke klub di Arab. (net/jpnn)

Lavezzi Sempat Dilirik Madrid

AGEN Enzo Bronzetti mengakui klub raksasa Spanyol Real Madrid telah mengajukan tawaran untuk dapat memboyong Ezequiel Lavezzi musim panas tahun lalu.
Bronzetti menilai striker asal Argentina tersebut memang menjadi bidikan beberapa klub besar Eropa saat itu.

“Hanya sedikit klub yang dapat menebus klausa pembeliannya. Mereka adalah Chelsea, Manchester City, Real Madrid dan Malaga,” ujar Bronzetti kepada Tribal Football.
“Tahun lalu, Presiden Napoli Aurelio De Laurentiis telah menolak tawaran yang diajukan oleh Real Madrid,” bilangnya.

Keputusan tersebut tampaknya tepat, setelah di musim ini Lavezzi bersama Edinson Cavani dan Marek Hamsik mampu membawa Napoli melaju ke perdelapan-final Liga Champions. (net/jpnn)

Tinggal Berharap pada Chelsea

LONDON-Dengan tersingkirnya Arsenal di tangan AC Milan, maka Inggris tinggal menyisakan satu wakil, yakni Chelsea. Harapan pun  digantungkan pada kubu asal London Barat itu.

Pada pertandingan di Emirates Stadium, Rabu (7/3) dinihari WIB, gol-gol dari Laurent Koscielny, Tomas Rosicky, dan Robin van Persie membuat Arsenal menang 3-0. Namun, skor itu tak berarti. Milan tetap lolos  dengan agregat 4-3.

Maka, jadilah harapan wakil Inggris ditaruh pada pundak Chelsea. The Blues saat ini berada dalam keadaan tertinggal 1-3 dari Napoli.
Jika Chelsea gagal lolos juga, maka ini adalah catatan terburuk dalam lima musim terakhir di Liga Champions, di mana tak ada satu pun wakil  Inggris di perempatfinal.

Catatan terbaik wakil-wakil Inggris dalam lima musim terakhir ada pada musim 2007/08 dan 2008/09, di mana empat wakil mereka sukses melaju ke perempatfinal.
Bahkan, pada musim 2007/08, final Liga Champions memanggungkan dua wakil mereka, yakni Manchester United dan Chelsea. (net/jpnn)

D’Masiv Langsung Hasilkan Lagu Hit

Paling Senang kalau Rian Sedih

Grup band d’Masiv boleh dibilang sebagai salah satu hits maker. Tidak hanya satu atau dua lagu di album mereka yang jadi jagoan, tetapi bisa lima sampai enam. Semuanya sukses di pasaran. Belum lagi cara d’Masiv saat menyanyikan lagu-lagunya. Rian, sang vokalis, begitu menjiwai saat bernyanyi.

Lirik lagu-lagu sedih mereka memang dikenal sangat dalam bak menghunjam jantung. Lihat saja Cinta Ini Membunuhku, Sudahi Perih Ini, Mohon Ampun Aku, atau Jangan Menyerah. Sebagian besar lagu di album band yang aktif sejak 2003 itu memang digarap Rian. Ketika d’Masiv berkunjung ke Jawa Pos (grup Sumut Pos) pada (6/3), dia mengungkapkan bahwa lagu tersebut dibuat dengan natural. “Apa yang dirasakan sebenarnya, ya itulah yang saya tulis,” katanya.

Sebagian besar lagu memang berasal dari pengalaman pribadi. Kesedihan, kekesalan, dan kebahagiaannya seolah menjadi inspirasi. Saat rasa itu datang, bisa diartikan bahwa inspirasi datang. Jika yang lain bisa meluapkan rasa tersebut dengan ekspresi yang beragam, Rian memilih meluapkan semua kebahagiaan, kesedihan, dan kemarahan dalam sebuah lagu. Lagu yang dibuat dengan cepat saat dia mengalami kesedihan begitu dalam adalah Cinta Ini Membunuhku, lalu Jangan Menyerah, dan Aku Kehilanganmu. Lagu terakhir itu terdapat di album terbaru mereka, Persiapan.
“Lagu Aku Kehilanganmu itu aku buat pas habis putus,” lanjutnya.

Bagi personel yang lain, yakni Why (drum), Rama (gitar), Kiki (gitar), dan Rai (bas), kesedihan yang dialami Rian adalah momen yang mereka tunggu.

Sebab, Rian bisa bikin banyak lagu. “Bisa nulis banyak lagu soalnya,” kata mereka.  Tetapi, Rian menyahut bahwa pada akhirnya di situasi apa pun, dirinya bisa membuat lagu.  Satu yang menjadi rahasia Rian kenapa raut wajahnya bisa berubah begitu sedih adalah menyanyi dalam suasana gelap dengan hanya diterangi lilin.

“Buat saya, menyanyi dengan benar itu tidak cukup. Harus bisa menghayati dan masuk ke lagu tersebut. Yang biasa saya lakukan kalau rekaman lagu sedih adalah matikan lampu dan nyalakan lilin. Saya terbiasa melakukan itu sejak SMA.  (jan/c6/ayi/jpnn)

Gelorakan Ekonomi Syariah di Sumut

Workshop dan Rakor Baitul Maal Wattamwil (BMT) se-Sumut

Pusat Inkubasi Bisnis Usaha Kecil (Pinbuk) Sumut menggelar workshop dan rapat koordinasi (rakor) 200 Baitul Maal Wattamwil (BMT) se-Sumut di Asrama Haji Medan pada 1-2 Maret 2012.

PINBUK merupakan lembaga yang memiliki kompetensi sebagai lembaga keuangan mikro syariah, pelatihan, konsultasi, pemberdayaan masyarakat, pendampingan, pengkajian, wirawiyata, kemitraan linkage dan konsultasi.

Kegiatan ini dihadiri Ir H Hanawijaya MBA (Direktur PT BSM Tbk), Moerdeni Muis (mewakili Kepala Dinas Koperasi Sumut), Jularso (Perhimpunan BMT Indonesia), Teguh Budi Santoso (Kanwil BSM Sumut), Hoironi Hasibuan SE (Direktur Pinbuk Sumut), S Siregar (KCU PT BSM Tbk Medan).

Hadir juga Andi Estetiono selaku Sekjen Pinbuk Indonesia serta M Nursyam Ashmarqandi dan Syafrizal selaku Manager Pinbuk Sumut serta undangan lainnya.

M Nursyam Ashmarqandi selaku Manager Pinbuk Sumut mengatakan, workshop yang dihadiri Direktur PT Bank Syariah Mandiri (BSM) Tbk yang secara khusus bertatap muka dengan pimpinan Pinbuk Sumut dan pengelola BMT se-Sumut untuk melaksanakan kerjasama linkage program.

“Buka akses agar program yang dikembangkan BSM dapat dikembangkan melalui pembiayaan BMT seacara maksimal,” katanya.
Ia mengatakan, dengan kehadiran pimpinan PT BSM Tbk dari Jakarta didampingi pimpinan PT BSM Tbk Sumut dan Medan diharapkan mempercepat proses peningkatan upaya menggelorakan ekonomi syariah di Sumut.

Nursyam juga menjelaskan dalam rakor Pinbuk dengan BMT se-Sumut dikaji penyelesaian terhadap kendala operasional BMT. “Kita kaji baik persoalan modal dan kinerja BMT. Pinbuk ingin memfasilitasi kepada BMT. Kiranya BMT juga dapat bekerja secara maksimal dan profesional layaknya seperti perbankan,” katanya.

Disebutkan dia, Pinbuk sangat bertanggung jawab untuk kemajuan BMT yang saat ini memiliki tiga kelas yakni BMT baik, BMT terbaik dan BMT lebih baik. “Ada BMT bermodalkan Rp.100 juta bahkan ada yang sampai Rp1 miliar,” jelasnya.

Ke depan, menurut dia, prospek BMT yang berjalan dengan hukum syariah berdasar Al Quran dan Al Hadist semakin baik apalagi hingga tahun 2020 telah dicanangkan memboomingkan BMT di Sumut guna membantu masyarakat paling bawah dan termarjinalkan.

“Kita akan jemput bola guna mengumpulkan dan mengelola uang masyarakat sehingga dapat hidup layak. Kita terus bina pedagang bakso dan pedagang kecil lain di Sumut dengan membantu permodalan melalui sistem bagi hasil,” harapnya. (*)

Golongan Anak-anak Selesai

Hari ketiga pelaksanaan MTQN ke-45 Kota Medan sejumlah perlombaan untuk golongan anak-anak telah selesai dan tinggal menunggu pengumuman final dari dewan juri dengan peserta sebanyak 42 dari 21 kecamatan.

Setelah perlombaan cabang Mujawad, juga perlombaan cabang Musabaqah Haflah Quran (MHQ) 10 juz juga selesai tinggal menunggu pengumuman dari dewan juri dengan diikuti perlombaan cabang Musabaqah Fahmil Quran (MFQ), perlombaan cabang Tafsir Quran Bahasa Indonesia ke Bahasa Arab, dan kaligrafi serta hiasan mushaf.

Walaupun perlombaan untuk kelompok anak-anak putra dan putri selesai namun masih ada beberapa lomban
yang hari ini sedang berlanjut, seperti cabang Fahmil Quran atau cerdas cermat tinggal tersisa 9 regu lagi dan cabang  Musabaqah Syahril Quran tinggal tersisa 10 regu.

Selanjutnya untuk perlombaan kelompok remaja dan dewasa yang juga  berlangsung pada hari ketiga ini telah melangsungkan sejumlah perlombaan, seperti lomba cabang Mujawad kelompok Remaja putra dan putri telah 11 orang yang berlomba, kelompok dewasa telah 14 orang yang berlaga, sedangkan untuk cabang Tartilul Quran telah 11 orang yang berlaga.

Sementara kegiatan bazar di sejumlah stand arena MTQN pada hari ketiga di Jalan Amal, Kecamatan Medan Sunggal mulai dibanjiri pembeli minyak wangi dan makanan olahan home industri laris manis.
Dari jenis jajanan makanan hasil olahan rumah tangga seperti peyek, keripik, emping, kembang loyang, ikan asin banyak dibeli oleh pengunjung. Sedangkan minyak wangi kebanyakan pembelinya siswa sekolah.

Kegiatan bazar di stand Medan Baru terjual juga  terjual 300 lusin minuman ringan ditambah baju 105 potong serta minyak wangi 139 botol. Stand Medan Amplas jajanan olahan rumah tangga 20 bungkus ditambah 715 botol minyak wangi. Stand Medan Marelan 65 bungkus olahan rumah tangga, stand Medan Labuhan 35 jajanan olahan rumah tangga, Medan Belawan 110 produk olahan rumah tangga, Medan Tembung 22 bungkus, Medan Helvetia 4 bungkus.

“Selain itu beberapa pruduk kerajinan tas sandang, sepatu dan baju serta makanan dan minuman di sejumlah stand yang ada juga dibeli oleh para pengujung. Di Kecamatan Medan Denai saja sebanyak 160 botol dan baju 20 potong dengan pengunjung mencapai 200 orang dihari ketiga,” jelasnya.(adl)

The Gunners Meledak tapi Tetap Tersingkir

London – Arsenal sukses menundukkan AC Milan 3-0 di leg kedua babak 16 besar Liga Champions. Namun, tiket ke babak perempatfinal tetaplah menjadi milik Rossoneri.

Dalam laga yang dihelat di Emirates Stadiun, Rabu (7/3) dinihari WIB, Arsenal sudah 2-0 di 30 menit pertama lewat Laurent Koscielny dan Tomas Rosicky. Penalti Robin van Persie membawa The Gunners memimpin 3-0 di akhir babak pertama.
Pada akhirnya Arsenal gagal membuat keajaiban untuk lolos setelah kalah 0-4 di leg pertama karena tak mampu membuat gol di babak kedua.

Menanggapi hasil kemarin, pelatih AC Milan Massimiliano Allegri tak begitu mempersoalkan kekalahan timnya dari Arsenal. Meski tampil buruk, Allegri menyebut kelolosan Rossoneri ke perempatfinal adalah yang terpenting.
Selanjutnya Allegri mengakui jika keputusannya memainkan tiga penyerang Zlatan Ibrahimovic, Stephane El Shaarawy dan Robinho merupakan sebuah kesalahan karena berdampak pada kurangnya personil di lini tengah.

Arsenal yang bermain dengan lima gelandang praktis memenangi duel  di lini tengah plus juga dua kesalahan lini belakang yang berbuah gol Tomas  Rosicky dan penalti Robin van Persie.

“Kami bermain dengan tiga penyerang dan jelas kami sangat kesulitan. Kami kebobolan dari korner pertama dan itu membuat perbedaan  sangat besar secara psikologis. Lalu kami membuat banyak kesalahan saat  gelandang kami melepaskan passing,” bilang Allegri di Football Italia.

“Dari sudut pandang teknis, saya ingin katakan jika permainan kami benar-benar salah sejak awal, karena kami terlalu bertahan dan bermain di antara bek. Tapi usai rehat kami lebih banyak melakukan pergerakan saat  menyerang,” sambungnya.

Seraya mengakui kekalahan itu sebagai hasil memalukan, Allegri pun  mensyukuri timnya berhasil lolos. Ia berjanji memberikan perbaikan pada  Milan agar lebih siap menghadapi calon lawan yang lebih kuat di  perempatfinal nanti.

“Memalukan tentu saja kekalahan itu, tapi tujuan kami sudah tercapai dengan lolos ke babak berikutnya. Kini kami tinggal menunggu beberapa pemain kembali dari cedera dan terus melangkah di kompetisi ini,” tandas eks pelatih Cagliari itu.

Di tempat terpisah pelatih Arsenal Arsene Wenger mengungkapkan bahwa para pemainnya mengalami kelelahan di babak kedua.  (bbs/jpnn)