32 C
Medan
Wednesday, April 8, 2026
Home Blog Page 13879

Lurah Menolak Dikritik

085361311xxx
Pak wali kota Yth apakah warga tak berhak memberi kritik kepada seorang lurah yang dianggap salah dalam kinerjanya? Sebab saat lurah memberikan surat pemberitahuan larangan berjualan di trotoar, Lurah Pasar Merah Timur marah terhadap warga yang mengingatkan agar larangan berjualan di trotoar harus adil. Lurah pun menunjukan kemarahannya dengan menggusur PKL yang perotes dan membiarkan PKL yangg lain tetap berjualan di trotoar. Kami muak dengan sistem orde baru seperti yang diterapkan Lurah Pasar Merah Timur. Mohon perhatian.

Tidak Dibenarkan Jualan di Atas Trotar
Untuk pedagang yang berjualan di atas trotoar khusus di depan kuburan Jalan Halat tidak dibenarkan dan sudah beberapa kali kita ingatkan. Terima kasih.

Khoiruddin SE Ssos
Camat Medan Area

Kecanduan Belanja On Line

Victoria Beckham

Victoria Beckham telah menjadi ikon fashion dunia. Baju rancangannya dikenakan banyak rekan selebriti, termasuk bintang A-list seperti Cameron Diaz dan Eva Longoria. Untuk menjaga image itu, ibu empat anak tersebut memastikan dirinya akan selalu terlihat sempurna dalam urusan penampilan di hadapan publik.

Mantan personel Spice Girls itu menegaskan, dirinya tak akan keluar rumah dengan baju santai yang tidak stylish. Kepada majalah fashion Prancis, Madame Figaro, istri David Beckham tersebut melarang dirinya mengenakan ugg boots, salah satu model sepatu bot yang sangat mengutamakan kenyamanan ketimbang gaya, selain dipakai di dalam rumah.
“Anda tidak akan pernah melihat saya memakai training di luar rumah. Saya terlalu cinta fashion dan tidak ingin menodainya dengan baju semacam itu,” kata perempuan yang meraih sejumlah penghargaan desain itu.

Di majalah tersebut, Victoria menghiasi kover depan dan belakang. Di kover depan, dia mengenakan bodysuit Prada dan bagian belakang memakai halterneck dress Alexander Wang. Pada bagian dalam, Victoria berpose dengan mengenakan gaun rancangannya sendiri, Lanvin dan Hakaan. “Saya sangat kecanduan Prada dan tas Hermes,” ujarnya.

Soal selera busana, Victoria memuji aktris Kate Bosworth dan bintang film Prancis Clemence Poesy. Jika disuruh memilih orang untuk didandani, Victoria menyebut Tilda Swinton. “Tilda memiliki rasa percaya diri yang sangat kuat. Saya dengan senang hati mau mendesain baju untuknya,” tegas Victoria.

Perempuan 37 tahun itu juga bercerita tentang kegiatannya di rumah saat para buah hatinya sudah tidur. “Saya suka belanja online. Saya bisa menghabiskan waktu berjam-jam untuk berselancar di situs Net-A-Porter. Ide membeli baju dari rumah dan bisa mengembalikannya jika tidak cocok sangat bagus. Benar-benar kebebasan,” ucapnya. (c8/ayi/jpnn)

Dipecat Tanpa Peringatan

082163822xxx
Kepada Bapak anggota dewan Kabupaten Deliserdang dan Bapak Depnaker Deliserdang mohon perhatiannya. Bahwa ada seorang pekerja dari PT Salim Ivo Mas Pratama yang ada di Jalan Sudirman Lubuk Pakam dipecat begitu saja tanpa ada peringatan apa-apa. Mohon  bantuanya dan kepada  serikat buruh Kabupaten Deliserdang mohon ditinjau, karena PT itu tidak ada serikat buruhya. Atas bantuan Bapak-Bapak kami ucapkan terima kasih.

Laporkan Juga ke Dewan
Terima kasih atas informasinya. Laporan ini langsung kami teruskan ke Depnaker Deliserdang untuk ditindaklanjuti. Begitu pun, masalah ini dapat juga disampaikan ke DPRD Deliserdang.

Drs Umar Sitorus
Kabid Humas Dinas Infokom Deliserdang

Perampokan Marak di Jalan Bambu I

085276996xxx
Perampokan kian marak terjadi dan merajela di Jalan Bambu I Simpang Gaharu yang telah meresahkan warga setempat dan sudah satu korban yang terbunuh. Perampok sering mangkal di warkop dekat parit busuk menunggu dan mengincar calon korbannya dan dalam seminggu terjadi tiga kali perampokan di lokasi yang sama pada pukul 18.00 WIB, 19.00 WIB, 20.00 WIB. Tapi sampai sekarang belum ada tindakan yang diambil Kepling setempat dan pihak kepolisian. Semoga menjadi perhatian Pak Kapoldasu, Kapolresta, dan Kapolsek Medan Timur.

Segera Ditindaklanjuti dan Diantisipasi
Terima kasih atas informasinya. Saya akan sampaikan laporan ini kepada Kapolsek/Kapolres terkait untuk segera ditindak lanjuti dan diantisipasi.

Kombes Pol Raden Heru Prakoso
Kabid Humas Polda Sumut

Bersihkan Sampah, Warga Medan Polonia Gotong-royong

MEDAN-Kegiatan gotong-royong semakin gencar dilakukan di beberapa kelurahan di Medan. Kali ini, kegiatan gotong rotong kembali dilakukan di Kecamatan Medan Polonia, Rabu (7/3) sekira pukul 16.00 WIB.
Gotong royong dilakukan di dua tempat lokasi, yakni seputar bundaran Bandara Polonia Jalan Imam Bonjol lingkungan 4 Kelurahan Sukadame dan di seputaran Jalan Zainal Arifin tepatnya di kampung Keling Lingkungan VI Kelurahan Madras Hulu.

Camat Medan Polonia Drs Ody Dody Prasteyo MSP mengatakan, kegiatan gotong-royong di Bandaran Polonia, Jalan Imam Bonjol dilakukan untuk melestarikan keindahan lingkungan yang ada di Kecamatan Medan Polonia.
Kemudian, untuk gotong royong yang di Jalan Zainul Arifin Lingkungan VI Kelurahan Madras Hulu berupa pembersihan sungai dan penanaman pohon di bantaran sungai Babura. “Kegiatan gotong royong yang hampir tiap hari Rabu, Sabtu dan Minggu sore. Tujuannya untuk keindahan Medan Polonia akan terwujud,” ujar Ody.

Dikatakan Ody, kegiatan gotong royong merupakan bagian yang diprioritaskan  pihak Kecamatan Medan Polonia. Sebab, sambungnya, di kedua daerah tersebut khususnya di aseputar bundaran Polonia Jalan Imam Bonjol selalu terdapat tumpukan sampah yang berasal berasal dari pengguna jasa udara. “Saya pernah melihat para pengguna jasa udara yang membuang sampah sembarang di lokasi itu. Tapi, ketika hendak saya tegur, sudah keburu kabur,” cetusnya.
Nah, untuk menghindari warga maupun pengguna jasa udara yang membuang sampah sembarang, sambung Ody, pihak kecamatan telah memerintahkan kepada kelurahan setempat untuk menjaga lokasi itu. “Dengan dilakukan penjagaan oleh pihak kelurahan, maka sampah yang berserakan tidak terlihat lagi,”ungkapnya.

Untuk mengantisipasi tumpukan sampah yang ada di kecamatan Medan Polonia, pihak kecamatan juga rutin mengangkut sampah  sebanyak empat kali sehari di lokasi tersebut. “Pengangkutan sampah pertama dilakukan mulai pukul 07.15 Wib-09.00 Wib. Kedua, dilakukan pukul 14.00 WiB-16.00 Wib. Ketiga, pengangkutan sampah dilakukan mulai malam hari pukul 20.00-21.30 Wib. Terakhir pengangkutan sampah dilakukan mulai pukul 22.00 WIB-23.30 Wib,” ujarnya. (omi)

Lebarkan Pasar Penggemar

Justin Bieber

Justin Bieber sepertinya sudah jengah hanya berkutat dengan para fansnya yang kebanyakan remaja. Penyanyi yang ngetop lewat single Baby itu berencana menarget penikmat musik yang lebih dewasa. Bieber ingin keluar dari zona aman lewat album Believe yang bakal dirilis tahun ini.

“Anda tidak akan bisa mengharapkan apa pun dari albumku. Materi terbaru itu nanti bakal total berbeda. Itu tidak bakal sama dengan lagu-laguku yang sudah ngetop saat ini,” ujar Bieber kepada MTV.

Pernyataan tersebut tentu bakal menjadi perjudian besar bagi Bieber. Bisa jadi keinginan penyanyi berusia 18 tahun itu menyakiti para Beliebers, sebutan fans Bieber. Hal itu tentu bakal berdampak terhadap penjualan Believe. Namun, kemungkinan buruk tersebut sudah diantisipasi pacar Selena Gomez itu.

Bieber bilang tidak ingin menghilangkan Beliebers. Yang dia inginkan hanya mencari respek lebih. “MJ (Michael Jackson, Red) tidak pernah meninggalkan fans mudanya. Dia malah mengajak fans tumbuh bersamanya,” ujar Bieber yang punya 18,1 juta followers di Twitter tersebut.

Bieber pun mengajak sederet musisi berkelas demi mewujudkan ambisinya di Believe. Dia berkolaborasi dengan rapper Kanye West, Drake, Ke$ha, dan Cody Simpson. Di negara asalnya, Australia, Simpson disebut-sebut sebagai Justin Bieber-nya Negeri Kanguru. Itu merujuk ke gaya bermusik Simpson yang mirip dengan Bieber dan usianya yang masih 15 tahun.

Di luar itu, Bieber dikabarkan telah membeli rumah Ashton Kutcher di Hollywood Hills sebagai hadiah ulang tahunnya yang jatuh pada 1 Maret lalu. Tidak disebutkan nominal uang yang dikeluarkan untuk pembelian itu. Tapi, rumah tersebut ditaksir berharga USD 10,8 juta (sekitar Rp 99,1 miliar). (kkn/c11/ayi/jpnn)

Terus Bina Persaudaraan

PRDB Silaturahmi dengan Mantan Kajatisu AK Basuni Masyarif Ritonga SH MH

KELUARGA besar Parsadaan Ritonga Dohot Burona (PRDB) menggelar silaturahmi dengan mantan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajatisu) AK Basuni Masyarif Ritonga SH MH di Hotel JW Marriot Jalan Putri Hijau Medan, Rabu (7/3).

Silaturahmi dipimpin Ketua Umum PRDB Ir H Chaidir Ritonga MM, Penasehat PRDB  H Banuaran Ritonga, Sekjen PRDB Iwan Ritonga, Direktur Operasi PDAM Tirtanadi Mangindang Ritonga SE MM, Inspektorat Bawasda Sumut Musa Ritonga, ulama H Marasutan Ritonga dan sejumlah pengurus dan anggota PRDB ini sekaligus pelepasan mantan Kajatisu yang kini dipercaya sebagai Inspektur IV Jampidsus di Jakarta.

AK Basuni Masyarif merupakan tokoh masyarakat Sumut yang diberi marga Ritonga sekaligus gelar Mangaraja Pangadilan melalui satu prosesi sidang raja-raja adat Batak Angkola sebelum pembukaan Munas VII PRDB di Gedung Nasional Padang Sidimpuan pada 3 Juni 2011.

Chaidir Ritonga mengutarakan apresiasi terhadap kiprah AK Basuni Masyarif Ritonga SH MH dalam melaksanakan proses penegakan hukum di Sumut selama 10 bulan terakhir termasuk adanya kepastian hukum terhadap Wali Kota Medan Drs Rahudman Harahap MM yang telah di SP-3 oleh Kejatisu.

‘’Kita inginkan terus membina persaudaraan walau tak bertugas lagi di Sumut. Saat memulai menjabat Kajatisu, kita gelar silaturahmi termasuk memberi marga Ritonga. Saat tidak bertugas di Sumut, kita gelar silaturahmi untuk melepas Bapak ke tugas baru,’’ ucap Wakil Ketua DPRD Sumut tersebut.

Ketua Perhimpunan Alumni Institut Pertanian Bogor (IPB) di Sumut ini mendoakan agar AK Basuni Masyarif SH MH yang menjadi Penasehat PRDB akan memperoleh karir lebih baik di Kejaksaan Agung.

Chaidir juga menyinggung perihal pemberian gelar Ritonga kepada mantan Kajatisu yang sudah lebih dilaksanakan berdasarkan prosesi adat lengkap. Alumni SMA Negeri 3 Padang Sidimpuan ini mendoakan AK Basuni Masyarif Ritonga tetap kuat, sehat dan sukses dalam kehidupan.  ‘’Bope badanta padao-dao, tondittai laing marsigomgoman. Meskipun secara fisik kita berjauhan karena perpisahan ini, namun hati kita tetap satu sama lain,’’ katanya.

Penasehat PRDB H Banuaran Ritonga juga memberi dukungan terhadap AK Basuni Masyararif Ritonga yang akan berkarir di Kejaksaan Agung. Mantan anggota DPRD Sumut ini juga memberi apresiasi terhadap Chaidir Ritonga yang mampu mengembangkan kiprah PRDB yang saat Munas PRDB dihadiri Jaksa Agung, Plt Gubsu, lima kepala daerah.

Atas berbagai dukungan yang disampaikan  AK Basuni Masyararif  Ritonga menyampaikan terima kasih terhadap keluarga besar PRDB dan masyarakat Sumut. Basuni bercerita saat memulai tugas di Sumut sempat gundah namun berkat manajemen kemitraan, pembinaan internal kejaksaan dan dukungan masyarakat akhirnya membuat dirinya dapat menjalankan tugas dengan baik.

Dalam silaturahmi ini, mantan Kajatisu sempat bercerita mengenai penanganan kasus beberapa kepala daerah di Sumut dimana hampir setiap hari datang kelompok masyarakat menyampaikan aspirasi ke kejaksaan.

Penghentian penanganan kasus kepala daerah ini sebagai bentuk pertanggungjawaban moril terhadap keluarga besar Ritonga karena belum cukup bukti. ‘’Kami tidak dapat melupakan kebaikan keluarga besar PDRB dan berjanji akan terus membina komunikasi serta persaudaraan. Mohon doa restu agar dapat sukses di tugas baru,’’ harapnya. (*/dmp)

Pererat Kekeluargaan, Dekatkan Diri ke Alam

Outbound dan Pelantikan Ikatan Mahasiswa MAP PPs UMA di Sibolangit

DALAM acara ini juga dilaksanakan pengurus Ikatan Mahasiswa MAP UMA dipimpin August Sinaga (Ketua Umum), Andi Arba (Sekretaris Umum) dan Sri Viana Astuti (Bendahara Umum) dimana masing-masing dibantu dua wakil. Ikatan Mahasiswa MAP PPs UMA dilengkapi lima bidang kepengurusan yakni Hubungan Sosial & Kemasyarakatan, Penelitian & Pengembangan, Kelembagaan Organisasi, Pendidikan & Pengembangan SDM serta Humas & Kesekretariatan.

Pembukaan outbound dilakukan Rektor UMA diwakili Wakil Rektor I UMA Drs Heri Kusmanto MA didampingi Direktur PPs UMA Prof Dr Ir Hj Retna Astuti Kuswardani MS, Wadir I PPs UMA Ir Erwin Pane MP, Wadir II PPs UMA Drs Usman Tarigan MS, Wadir III PPs UMA Muazzul SH MHum dan Ketua Program Studi MAP PPs UMA Dr Warjio MA.

Dalam kegiatan ini, 100 mahasiswa bersama dosen MAP PPs UMA bergembira dan semangat mengikuti kegiatan outbound di Sibolangit. Semua jenis permainan termasuk menuruni bukit dan melintasi sungai dilalui dengan baik melalui kerjasama dan kekompakan diantara para peserta.

Rektor UMA diwakili Wakil Rektor I UMA Drs Heri Kusmanto MA mengatakan, program outbound yang telah dilaksanakan sejak tahun 2000 sebagai bentuk inovatif untuk pemberdayaan mahasiswa MAP UMA.  Program ini, lanjut dia, memahami persoalan baik teoritis, pengamalan dan hubungan inter personal mendekatkan diri pada alam. Ia mengatakan, mahasiswa tidak hanya memahami teori juga dapat diimplementasikan dalam kehidupan masing-masing.

Direktur PPs UMA Prof Dr Ir Hj Retna Astuti Kuswardani MS berpesan agar mahasiswa dapat meningkatkan kegiatan pendidikan di luar kelas sebagai salah satu implementasi dari mata kuliah wajib yakni Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM). Ia berharap melalui outbound agar antar-mahasiswa dapat saling mengenal, memberi kepercayaan pada mahasiswa belajar dalam konteks lebih baik dan menghargai proses pendidikan terutama dari luar kelas.

Wadir III PPs UMA Muazzul SH MHum memberi  apresiasi atas kegiatan outbound mahasiswa MAP PPs UMA yang bermanfaat bagi peningkatan sumber daya manusia. ‘’Bisa ditandai dengan berbagai macam kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa strata-2. Intinya bagaimana membangun kerjasama, kekompakan dan penyelesaian suatu problem atau kasus yang diatur instruktur profesional,’’ katanya.

Selain outbound, lanjut Muazzul, juga dilaksanakan pelantikan pengurus Ikatan Mahasiswa MAP UMA untuk periode 2012-2013 yang dilakukan Wadir II PPs UMA Drs Usman Tarigan MS. ‘’Sebagai Wadir Bidang Kemahasiswaan, saya berharap kegiatan outbound ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun dengan tetap memperhatikan pelaksanaannya. Bagi para pengurus ikatan mahasiswa supaya dapat bekerja menjalankan tanggung jawab dan bekerjasama dengan PPs UMA,’’ katanya.

Ketua Program Studi MAP PPs UMA Dr Warjio MA menyebut kegiatan ini sebagai bentuk implementasi mata kuliah MSDM. “Program ini dilaksanakan tiap tahun oleh MAP UMA. Ini juga mempererat hubungan silaturahmi dosen, mahasiswa dan pegawai,” katanya. (*)

Atlet PON Sumut ke China

MEDAN- Anekdot “Belajarlah sampai ke negeri China” ternyata turut diamini Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumut. Dengan tujuan meningkatkan kualitas atlet, KONI Sumut berencana menerjunkan atlet-atletnya ke China. Guangzhou akan dipilih sebagai lokasi acara.

“Guangzhou sebagai salah satu kota penyelenggara Olimpiade kita pilih untuk atlet-atlet kita menimba ilmu disana. Sarana dan prasarananya cukup bagus apalagi Cina cukup berprestasi di Asia. Rencananya pada Maret ini tapi untuk tanggal pastinya kita belum ada,” ujar Wakil Ketua KONI Sumut, Prof Dr Agung Sunarno menjawab wartawan saat ditemui di Sekretariat KONI Sumut, Rabu (7/3) kemarin.

China sebenarnya tak lagi asing bagi atlet Sumut. Namun biasanya hanya cabor Wushu yang kerap mengirimkan atletnya ke negeri tirai bambu. Kali ini selain Wushu, cabor-cabor lain berkesempatan meningkatkan kemampuan di Cina. “Wushu yang meloloskan 20 atletnya ke PON 2012 mungkin akan mendapat kuota terbanyak. Sementara cabor lainnya kita kirimkan empat atlet dari atletik, dan masing-masing dua atlet dari judo, anggar dan gulat. Jumlahnya mungkin 10 sampai 15 atlet,” lanjut Agung.

Masih Agung, tak menutup kemungkinan cabor-cabor lain juga dikirimkan berdasarkan dari hasil evaluasi setiap bulan.
“Tidak menutup cabor lain berdasarkan hasil evaluasi kita setiap bulan. Itu skala prioritas. Kita juga tidak sembarangan memilih atlet yang diberangkatkan. Berdasarkan hasil tes akhir, prestasi, evaluasi dari program pelatda yang sudah berjalan. Jadi sudah ada panduan yang diminta mereka,” imbuhnya.

Untuk melakukan tes kepada atlet akan dilakukan dua tahap. Tes fisik oleh KONI Sumut dan tes kemampuan diserahkan ke Pengprov masing-masing cabor.
“Tes fisik sudah kita lakukan Januari lalu. Sekarang tinggal penilaian Pengprov mengenai prestasi atlet,” tambahnya. (mag-18)

Pajak Angkutan Umum Dikembalikan

JAKARTA – Pemerintah meredam tuntutan Organisasi Pengusaha Angkutan Darat (Organda) yang akan menaikkan tarif angkutan umum sekitar 30-35 persen jika harga bahan bakar minyak (BBM) naik 1 April nanti. Salah satunya dengan mengembalikan (reimburstment) pajak kendaraan bermotor (PKB) angkutan umum.

“Kenaikan harga BBM bersubsidi ini pastinya akan berpengaruh pada tarif angkutan umum. Tapi kami usahakan agar dampaknya lebih kecil, kalau misalnya dampaknya 30 persen kita akan coba supaya hanya terasa 10 persen,”  ujar Menteri Perhubungan, EE. Mangindaan usai rapat dengan Komisi VIII DPR RI kemarin. Itu menjawab kegalauan pengusaha angkutan darat yang menilai rencana kenaikan harga BBM Rp 1500 per liter sangat memberatkan.

Mangindaan mengaku berusaha memberikan insentif berupa kredit nol persen untuk peremajaan armada serta penurunan bea masuk (BM) suku cadang untuk kendaraan angkutan umum. “Kegiatan peremajaan kendaraan dalam satu armada bus. Nantinya, bisa kita berikan PSO (Public Service Obligation) kredit tanpa bunga, atau bisa keringanan bea masuk impor sparepart angkutan umum. Kalau bisa bea masuknya nol rupiah,” sebutnya.

Dirjen Perhubungan Darat, Suroyo Alimoeso mengakui, berdasarkan hasil Rapat Koordinasi di Kementerian Koordinator Perekonomian pada 29/02/2012 lalu, Pemerintah akan membantu meringankan beban para pengusaha angkutan umum atas dampak kenaikan harga BBM melalui beberapa skema.  “Yang sudah disetujui dari rapat lalu adalah Pajak Kendaraan Bermotor untuk Angkutan Umum tahun ini akan dikembalikan (reimbursement) kepada pengusaha angkutan umum,” ungkapnya.

Dengan skema itu, Pajak Kendaraan Bermotor Angkutan Umum yang telah dibayarkan sebelum April 2012, akan dikembalikan ke rekening pengusaha. Atas rencana pemerintah tersebut, dia meminta kepada seluruh Dinas Provinsi seluruh Indonesia untuk mempersiapkan data kendaraan umum di masing-masing wilayahnya dengan jelas, melalui koordinasi dengan Dinas Perhubungan Kabupaten atau  Kota. “Tugas Dinas Perhubungan Provinsi dan Daerah mempersiapkan datanya,” kata dia.

Oleh karena itu, dia meminta Dinas Perhubungan Provinsi segera melakukan sosialisasi rencana pemerintah ini di daerahnya masing-masing dengan melibatkan Dinas Perhubungan Kabupaten/Kota, Organda, Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Lembaga Konsumen dan pihak-pihak yang terkait lainnya.

Kepala Pusat Komunikasi Publik (Kapuskom) Kemenhub Bambang S Ervan menjelaskan, pemberian kompensasi oleh pemerintah akan diarahkan pada biaya-biaya operasional yang dianggap cukup memberatkan para pengusaha angkutan umum. Sebut saja biaya pajak BPKB, biaya uji KIR, biaya retribusi di terminal, dan BBM. “Sejauh ini belum ada keputusannya, Kemhub bersama Organda dan sejumlah instansi yang terkait masih mencari formula yang tepat,” tambahnya.(wir/jpnn)