29 C
Medan
Saturday, January 10, 2026
Home Blog Page 13893

Sukses Revans, Wahidin ke Final

TIM basket putri SMA Wahidin Medan menepati janjinya untuk revans kontra SMAN 2 Medan. Revans itu terasa begitu manis, karena Wahidin juga sukses memastikan diri ke final Honda DBL 2012 North Sumatera Series. Di partai puncak, Wahidin akan ditantang SMAN 5 Medan.
Di partai semi final kemarin, SMA Wahidin mengandaskan perlawanan SMAN 2 Medan 47-17.

Kenapa revans? Itu karena SMA Wahidin pernah dikandaskan SMAN 2 Medan pada penyisihan Honda DBL 2010 lalu. Saat itu SMA Wahidin kalah tipis 20-19.

Pada laga kemarin, SMA Wahidin sukses mendominasi dan terus memimpin skor hingga akhir kuarter keempat dengan perolehan poin 18-2, 38-5, 42-9 dan 47-17.

Point getter SMA Wahidin Medan Meilawati yang berpoisis Center sukses melesakkan 22 poin ke jaring lawan.
Pelatih Wahidin, Herijanto mengaku puas dengan capaian ini. “Kita pantas menang. Anak-anak bermain cukup bagus. Instruksi taktik dan strategi semua dijalankan dengan baik,” katanya.

Sementara, pelatih SMA Negeri 2 Medan Erik Saputra Kaban mengakui tim lawan memang lebih baik. “Pada awal even kita sempat was-was harus satu pool dengan mereka. Tapi skuad tetap optimis untuk bisa menjuarai even. Dengan hasil ini, ternyata kita harus mengakui keunggulan mereka,” katanya. (saz)

Wiyata Diciples Janjikan Kejutan, Harapan 1 Merendah

Jelang Final Dance

LIMA kelompok dance akan saling unjuk kebolehan untuk meraih yang terbaik pada final dance competition Honda DBL 2012 North Sumatera Series, Sabtu (25/2) besok. Kelimanya adalah SMA Harapan 1, SMKN 7, Methodist 2, Wiyata Darma dan Sutomo 1.

Asa untuk meraih juara pun terbuka. Tentunya tergantung kreativitas dalam menampilkan dance dan kekompakan gerakan yang ditampilkan. Seperti Wiyata Diciples, grup dance dari SMA Wiyata Darma ini berjanji menampilkan sesuatu yang berbeda pada final nanti.

Ketua tim dance Wiyata Diciples, Dika Priansa mengatakan timnya tengah berlatih dengan materi yang berbeda dari biasanya. “Untuk final nanti kami akan mulai persiapan besok untuk materinya berbeda. Yang pasti kami akan menampilkan sesuatu yang berbeda. Kejutanlah,” ujarnya.

Dika yakin kelompoknya akan meraih yang terbaik pada Final Dance ini. “Sebenarnya yang lain bagus-bagus sih. Tapi kami optimis bisa menang,” ujarnya.
Lain lagi dengan Harapan 1. Kelompok yang sebelumnya menampilkan tari daerah Batak yang dikreasi ini akan tetap mempertahankan materi yang sama. “Sepertinya kami akan menampilkan materi yang sama seperti kemarin. Tapi mungkin akan ada sedikit perubahan atau penambahan. Besok (hari ini-red) kami akan berlatih lagi di sekolah” ujar koordinator kelompok tari Harapan 1, Fara Haura saat dihubungi, Kamis (23/2) kemarin.

Soal kans juara, Fara mengatakan akan menampilkan yang terbaik. “Sebenarnya kami tidak terlalu fokus nyari juara. Yang terpenting bisa menampilkan saja sudah puas,” pungkasnya. (mag-18)

Supporting Event Fun dan Kans ke Amerika

PADA gelaran Hondal DBL 2012 North Sumatera Series, berbagai even pendukung dari sponsor turut digelar. Di antaranya, Honda Team Challenge, Honda Beat Ride Challenge, Telkomsel Three Point Competition dan Men’s Biore Speed Challenge.

Masing-masing kegiatan supporting event ini menawarkan hadiah menarik. Pada Telkomsel Three Point Competition, hadiah yang ditawarkan sangat menarik.

Seorang pemenang dari kontes ini juga akan disaring kembali untuk ikut latih tanding di Amerika bersama tim DBL Indonesia.
Panitia Honda DBL 2012 North Sumatera Series Ronalt membenarkan hal tersebut.

“Dari North Sumatera Series akan disaring dua orang pemain putra-putri untuk mengikuti DBL World Champ di Surabaya. Even ini diikuti pemain dream team dari seluruh daerah di Indonesia yang menyelenggarakan Honda DBL 2012,” ungkapnya, Kamis (23/2). (saz)

Adele Minta Maaf Acungkan Jari Tengah

Bintang Grammy Award 2012 ini kembali meraup sukses di ajang Brit Awards 2012,  Selasa malam (21/2) . Tapi entah kenapa, tiba-tiba saja Adele mengacungkan jari tengahnya setelah menyampaikan sambutan singkat di atas podium.

Ketika itu, saat George Michael memanggil namanya untuk menerima penghargaan, Adele naik ke podium. Dengan mata berkaca-kaca, dia mengungkapkan rasa bangganya menjadi warganegara Inggris.

“Tidak ada yang lebih membuatku bangga setelah memenangkan enam Grammy lalu kembali ke sini dan memenangkan penghargaan album terbaik tahun ini. Aku sangat bangga menjadi orang Inggris dan akan terbang dengan bendera Inggris,” demikian Adele.

Namun, pelantun Rolling in the Deep ini tampaknya kesal karena sambutannya setelah meraih penghargaan Mastercard Album of The Year untuk album 21, dipotong sebelum selesai oleh James Corden, sang pembawa acara. Kesal, Adele langsung bereaksi. Dia mengacungkan jari tengah kanannya ke udara. Ini dia lakukan sebelum sorot kamera dipindah ke panggung di mana Blur tampil. Setelah melakukannya, Adele buru-buru meminta maaf.

“Maaf jika saya menyinggung, tapi hal itu menyinggung saya. Terima kasih banyak dan terima kasih kepada penggemar saya. Saya tidak ingin mereka berpikir saya mengumpat kepada mereka,” ujar Adele. (rm/jpnn)

UNPAB Gelar Porseni

MEDAN- Belakangan ini aksi geng motor di kalangan remaja, penyalahgunaan narkoba sering kita dengar. Salah satu penyebabnya adalah tidak adanya wadah remaja untuk menyalurkan bakat mereka.

“Saya berharap ada kegiatan positif yang bisa dilakukan institusi ataupun lembaga terutama pendidikan untuk menyediakan wadah penyaluran bakat para remaja. Karena dengan begini kita membantu anak-anak bukan hanya mencari jati diri, namun membangun jati diri mereka sendiri,” kata Dr M Rajab Lubis Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan pada acara pembukaan Porseni Gemilang Prestasi Panca Budi ke-7 Tahun 2012, Kamis (23/2).

Dikatakannya Pemko Medan sangat mendukung kegiatan Porseni Gemilang Prestasi yang digelar Yayasan Perguruan Panca Budi. Sebab, kegiatan ini dianggap mampu membawa manfaat besar bagi siswa dan mahasiswa, baik dari segi kesehatan dan peningkatan kreatifitas maupun dari segi peningkatan rasa solidaritas siswa-siswi Panca Budi.

“Melalui kegiatan ini, Wali Kota Medan berharap dapat dijadikan wadah bagi siswa untuk berprestasi dan berkreasi dan menumbuhkan jiwa sportif,” sebut Rajab.

Sementara itu, Plt Gubsu H Gatot Pujo Nugroho ketika membuka secara resmi Porseni Gemilang Prestasi tersebut, berharap Porseni ini memberikan semangat baru yang dapat memancarkan energi dasar yang mampu mengukir berbagai prestasi.

“Semangat merupakan sebuah potensi hidup yang dapat melahirkan tekad energi,” ujar Plt Gubsu diwakili Kepala Badan Pengembangan dan Penelitian (Balitbang) Sumatera Utara Ir H Alwin MSi.

Masih menurut Alwin, prestasi sesungguhnya juga erat kaitannya dengan pencarian jati diri seseorang dan pemahaman hakikat hidup.
Rektor Universitas Pembangunan Panca Budi (Unpab) HM Isa Indrawan mengaku, Unpab telah menetapkan dirinya sebagai perguruan tinggi swasta terkemuka berbasis religius dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk kemaslahatan umat.(uma)

Daftar Haji, Tunggu 8 Tahun Lagi

JAKARTA-Usulan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyetop sementara pendaftaran haji kian menghangat. Kementerian Agama (Kemenag) sudah menghitung jika usulan tersebut benar-benar dijalankan, maka moratorium atau penghentian pendaftaran haji bisa berdurasi delapan tahun. Perkiraan ini muncul karena sampai sekarang Kemenag mencatat panjang antrean haji mencapai 1,6 juta calon jamaah haji (CJH).

Ditemui usai penandatanganan MoU dengan Kejaksaan Agung di Jakarta Rabu (22/2), Sekretaris Jendral (Sekjen) Kemenag Bahrul Hayat menuturkan, masyarakat pasti bisa heboh andai keputusan moratorium ini digulirkan. Dia masih beralasan, usulan moratorium haji ini merupakan langkah mundur dalam pengelolaan haji. ‘’Masyarakat pasti nanti ada yang bertanya, kenapa saya punya niat kok tidak boleh mendaftar haji,’’ katanya. Dia khawatir moratorium haji nantinya malah melanggar hak masyarakat untuk beribadah.

Analisis sementara, ada dua alasan yang menyebabkan munculnya ide moratorium pendaftaran haji ini. Yaitu terkait panjang antrean yang tidak karuan dan potensi penyelewengan bunga simpanan dari setoran awal para jamaah. Alasan kedua yang memicu desakan moratorium adalah tata kelola duit setoran CJH. Bahrul mengatakan, setiap tahun ada audit khusus oleh BPK (Badan Pemeriksaan Keuangan) untuk anggaran haji. Pada penyelenggaraan haji 2010, Kemenag mendapatkan opini disclaimer oleh BPK. Sementara audit penyelenggaraan haji 2011 belum dikeluarkan.

Bahrul mengatakan urusan penggunaan dana simpinan beserta bunga simpanannya sudah sesuai aturan. Bahkan, penggunannya juga sudah mendapatkan persetujuan DPR. ‘’Kita tidak bisa serta merta menggunakan dana itu tanpa persetujuan DPR,’’ kata dia.

Selama ini, dana hasil bunga simpanan menurut Bahrul dikembalikan lagi ke CJH. Dana hasil bunga simpanan ini digunakan diantaranya untuk mensubsidi ongkos pemondokan di tanah suci. Selain itu juga untuk menalangi biaya pembuatan paspor. Kemudian dana hasil bunga simpanan ini juga digunakan untuk biaya kesehatan dan operasional jamaah selama transit di asrama haji.

Menurut Bahrul, biaya yang ditanggung 100 persen oleh CJH adalah tiket pesawat dan sebagian kewajiban ke pemerintah Arab Saudi. Tahun lalu, setiap CJH membayar USD 100 untuk pemerintah kerajaan Arab Saudi. Sisanya sejumlah USD 177 per CJH ditalangi oleh dana hasil bunga simpanan. ‘’Intinya dana hasil simpanan itu kita kembalikan lagi untuk kepentingan jamaah,’’ kata dia.

Menag Suryadharma Ali mengatakan, kementeriannya memilih untuk menguji dulu usulan yang dilontarkan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqoddas itu. “Ya terserah KPK punya pandangan mana yang baik. Kami uji dulu,” kata Suryadharma sebelum sidang kabinet di Kantor Presiden, kemarin. Termasuk yang akan diuji, kata dia, adalah upaya untuk menghindari penyelewenangan dana yang disetor para calon jamaah haji.
Suryadharma mencontohkan, calon jamaah haji bisa menyetor dananya pada saat mau berangkat ke tanah suci. “Barangkali ya untuk menghindari penyelewengan jangan sampai ada uang satu rupiah pun di kementerian agama. Bisa jadi ada pikiran seperti itu,” tuturnya.

Di bagian lain, Ketua MUI Bidang Fatwa Ma’ruf Amin mengatakan usulan moratorium perlu dikaji lebih mendalam. ‘’Harus dikaji maslahat dan mudhorotnya (keuntungan dan kerugian, Red),’’ katanya. Ma’ruf menjelaskan, secara kelembagaan MUI belum menentukan sikap resmi terkait usulan moratorium tad.

Sementara itu, Ketua Komnas HAM Ifdal Kasim merespon positif usulan KPK untuk menggelar moratorium pendaftaran haji. Kalau dinilai moratorium bisa membuat penyelenggaraan haji lebih baik dan mengurangi korupsi, lebih baik dilakukan. “Langkah itu tidak melanggar HAM karena tidak mencabut hak untuk beragama,” ujarnya kepada Jawa Pos (grup Sumut Pos) kemarin.

Menurutnya, untuk melindungi kepentingan yang lebih besar pemerintah boleh melanggar hak-hak itu. Apalagi, jika langkah antisipasif tidak dilakukan kerugian yang ditimbulkan bagi calon jamaah haji bisa lebih besar. Jamaah, lanjutnya, butuh kepastian dalam beribadah haji termasuk uang mereka bakal dikorupsi atau tidak.

Itulah mengapa kalau KPK merasa moratorium penting untuk dilakukan, ada baiknya segera dikomunikasikan. Diatur dengan detail apa saja yang perlu dilakukan dengan menggandeng instansi terkait. Ifdal juga meminta agar masyarakat mengerti kalau langkah itu memang perlu dilakukan. “Bukan mencabut hak beragama kok,” tegasnya.

Dari Medan, moratorium pendaftaran haji dianggap tak relevan oleh anggota Komisi E DPRD Sumut. Politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sumut ini menilai, jika kebijakan itu diberlakukan akan menimbulkan kekisruhan. Alasannya adalah menjalankan ibadah haji merupakan satu Rukun Islam yang wajib dilakukan bagi umat muslim, dengan catatan bagi yang memiliki kemampuan. “Ini kebijakan yang tidak tepat, kendati memang banyak dugaan penyelewengan yang terjadi dalam prosesi penyelenggaraan ibadah haji. Kita juga miris, bila urusan ibadah saja harus dimanipulasi atau diselewengkan. Dan oknum yang melakukan itu, harus diproses secara hukum,” tegasnya. (wan/fal/dim/jpnn/ari)

Hari ini, Konven Pendeta Ditutup

Muspida Plus Hadiri Sinode Tahunan GPIB

MEDAN-Dua hari bersidang, dimulai Selasa (21/2), konven atau pertemuan pendeta Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) ditutup hari ini. Bahan konven yang digodok selama Selasa dan Rabu, akan dibahas dalam sidang pleno di hari ketiga. Hasilnya, akan dibawa sebagai materi yang kemudian dibahas dalam Pertemuan Sinode Tahunan (PST) 2012.

Pelaksanaan PST yang juga dilaksanakan di Convention Hall Hotel Danau Toba (HDTI) di Jalan Imam Bonjol No 17 Medan, akan diharidi utusan dari 300 jemaat mandiri (gereja) yang terdiri dari pendeta dan non pendeta serta. Selain itu ada petugas dari Unit Misionari yang berfungsi sebagai badan pembantu.

Sejumlah Muspida Plus pun diharapkan hadir dalam PST yang dijadwalkan berlangsung siang hari, usai penutupan konven. Kita harapkan kehadiran Plt Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho, Pangdam I BB Mayjen TNI Lodewijk F Paulus, Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Wisjnu A Sastro, Wali Kota Medan Rahudman Harahap, serta pejabat terkait lainnya.

Ketua Umum Majelis Sinode (MS) Pdt Markus Frits Manuhutu MTh yang ditemui di sela-sel konven kemarin menjelaskan, dalam konven dibicarakan masalah yang timbul dalam pelayanan dan dicarikan solusinya. Dengan demikian, pemimpinan dan jemaat diharapkan mampu membangun persekutuan jemaat yang menjadi berkat untuk masyarakat sekitarnya. “Ini kita lakukan supaya dalam pelayanan bisa lakukan yang terbaik,” sebut Pdt Markus.
Ketua MS itu mengungkapkan, GPIB yang tersebar di 25 provinsi, terdiri dari 300 jemaat mandiri (gereja) dan lebih dari 200 pos pelayanan kesaksian (Pelkes). Sekretaris Umum MS, Pdt Adriaan Pitoy STh MMin mengurai lebih lanjut beberapa materi penting dalam pertemuan tahunan di Medan tahun ini.

Pertama, kepemimpinan dari sisi teologi. Menurutnya, Setiap pemimpin mesti jadi benih dalam kepemimpinan yang dimulai dari keluarga, melebar ke masyarakat sekitar hingga bidang-bidang lainnya.

“Bagi kami (tugas, Red) sebagai pemimpin, bagaimana memberdayakan masyarakat yang dipimpinsupaya agar bisa berkontribusi untuk masyarakat,” papar Pdt Adriaan.

Kedua adalah masalah spiritualitas. Untuk mencapai kematangan dalam kepemimpinan dari sisi teologi, dibutuhkan kematangan spiritualitas. “Kami bicara spiritualitas, semangat yang menggerakkan dalam pelayanan gereja dan masyarakat. Semuanya berporos pada Yesus Kristus,” sebut pendeta yang pernah melayani di GPIB Immanuel pada 1986 hingga 1992 ini.

Selanjunya adalah soal etos kerja. “Kita lihat ada masalah dalam kepemimpinan di sekitar kita, di masyarakat Indonesia,” ujarnya lagi.
Diungkapkan unsur pemimpin GPIB itu, penceramah Yansen Sinamo dalam konven kemarin mengutip ucapan Mochtar Lubis tentang suburnya kemunafikan, sloganisme, kemalasan dan lain-lain.

Apakah dalam konven juga membahas politik? “Ya. Ini politik moral yang menekankan nilai-nilai moral yang patut dalam kehidupan bermasyarakat. Tapi kita tidak bicara soal kepemimpinan nasional. Biarlah jemaat kita yang terjun ke bidang politik yang menyuarakan itu,” sebut Pdt Adriaan. (tms)

Usulan Pemerintah ke DPR RI, BBM Naik Rp1.500

Pemerintah sepertinya sulit untuk menghindari kebijakan tidak populis: menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM). Kenaikan pun diperkirakan mencapai Rp1.500 per liternya.

JAKARTA- Hal ini diperkuat olah Menteri Energi Sumber Daya Mineral Jero Wacik yang akan bertemu dengan Komisi Energi Dewan Perwakilan Rakyat pada Selasa (28/2) mendatang. Dalam pertemuan nanti Jero Wacik membawa opsi kenaikan harga BBM bersubsidi. “Usulan antara Rp500, Rp1.000, dan Rp1.500. Tiga angka itu yang masuk,” kata Jero Wacik di Istana Negara, Rabu (22/2).

Jero menjelaskan berdasarkan usulan masyarakat, opsi kenaikan harga BBM itulah yang paling mungkin untuk diambil dalam jangka pendek. Masyarakat saat ini sudah biasa dengan kenaikan harga BBM.

“Menurut suara-suara yang ada di masyarakat, memang opsi itulah (kenaikan harga) yang paling mungkin diambil,” kata mantan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata ini.

Sebelumnya, dalam pengantar sidang kabinet paripurna, Presiden Susilo Bambang Yuhoyono (SBY) mengatakan, kondisi perekonomian global, termasuk melonjaknya harga minyak dunia menjadi alasan bakal naiknya harga BBM. “Harga BBM mau tidak mau tentu mesti disesuaikan dengan kenaikan yang tepat,” kata SBY dalam pengantar sidang kabinet paripurna di Kantor Presiden, kemarin (22/2).

SBY menjelaskan, asumsi yang ada dalam APBN 2012 perlu disesuaikan seiring dengan kecenderungan naiknya harga minyak dunia. Saat ini, harganya menyentuh USD 115 per barel. “Tidak mungkin lagi kita mematok harga USD 90 per barel,” katanya.

Penyesuaian juga dilakukan terhadap komponen pertumbuhan. SBY mengungkapkan, banyak negara sudah merevisi target pertumbuhan lebih rendah dari yang ditetapkan semula.

Pemerintah, lanjut SBY, dalam waktu dekat akan mengajukan APBN-P kepada DPR. Biasanya, pengajukan APBN-P baru dilakukan pada pertengahan tahun. “Tapi dengan perkembangan situasi dunia, ada krisis baru, ada kontigensi, pemerintah berpendapat dan akan kami ajukan untuk percepatan penetapan APBN-P,” katanya.

Begitu juga untuk menetapkan kembali asumsi yang realistis, termasuk kebijakan subsidi dan kebijakan tentang BBM dan TDL (tarif dasar listrik). Meski bakal melakukan penyesuaian, di antaranya kenaikan harga BBM, pemerintah juga akan memikirkan dampak atas kenaikan BBM dan inflasi yang terjadi, terutama bagi masyarakat miskin. Misalnya Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM). “Bantuannya bisa kita pikirkan, yang dulu pernah kita lakukan atau kita modifikasi atau tambahan-tambahan baru yang itu memang tepat,” urainya.

Untuk keperluan itu, mau tidak mau anggaran dari kementerian/ lembaga harus dikurangi. Misalnya dari anggaran belanja gedung, operasional, atau pembangunan proyek. “Memang agak rumit sedikit tapi harus kita ambil karena kita memerlukan sumber untuk BLSM,” ujar SBY.
Sementara terkait dengan rencana jangka menengah dan panjang, kata SBY, hal itu akan tetap dilakukan. “Konversi dari BBM ke BBG (bahan bakar gas) terus kita lakukan,” kata SBY.

Setelah sidang kabinet, Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengaku belum ada keputusan mengenai kisaran kenaikan harga BBM. Presiden baru memberikan instruksi kepada menteri terkait skenario kenaikan harga BBM. Sebab, itu tidak mungkin dilakukan dalam APBN 2012. “Apakah itu nanti dinaikkan, berapa inflasi, dan growth (pertumbuhan), itu baru dilakukan exercise,” kata Hatta.

Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengatakan, pihaknya secepatnya membahas mengenai APBN-P. Itu sebagai respon dari perkembangan ekonomi dunia. Namun dia enggan menjelaskan bagian yang akan dipangkas. Agus hanya menyebut kombinasi antara penerimaan negara yang akan ditingkatkan, belanja yang dikurangi, dan pembiayaan dalam bentuk surat utang yang dikaji. “Kombinasi dari ketiga itu,” katanya.

Terkait dengan skema bantuan bagi masyarakat miskin, Agus mengaku memiliki beberapa alternatif. Namun lagi-lagi dia enggan memberikan bocoran. “Yang bisa saya sampaikan, ada bentuk kompensasi, ada stimulus, ada juga optimalisasi penerimaan dan pengurangan belanja,” ujar mantan dirut Bank Mandiri itu. (fal/jpnn)

SBY: Geopolitik di Timur Tengah Penyebabnya

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengkhawatirkan situasi geopolitik di Timur Tengah akan berdampak pada perekonomian nasional. Pasalnya, situasi tersebut melambungkan harga minyak dunia. Ujung-ujungnya, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara menanggung beban subsidi bahan bakar.

“Benturan kepentingan antara negara-negara tertentu, melibatkan Amerika Serikat, Eropa, dan Iran dengan berbagai aksi politik, sanksi, dan embargo mengakibatkan harga minyak mentah naik sangat cepat dalam beberapa minggu ini,” kata SBY, kemarin.

SBY menjelaskan, dalam dua bulan terakhir, perkembangan perekonomian global penuh dengan ketidakpastian. Krisis ekonomi Eropa belum dapat diatasi sepenuhnya, lalu muncul geopolitik baru di Timur Tengah. Apalagi, Amerika Serikat juga telah memberikan sanksi kepada Iran. “Inilah salah satu titik didih yang mengakibatkan sentimen sedemikan negatifnya sehingga harga minyak naik,” katanya.

Dari Iran, Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Ramin Mehmanparast, mengancam akan terus menghentikan ekspor minyak ke negara-negara Uni Eropa. Namun, Iran berjanji akan membuka kembali keran ekspor jika negara-negara UE memberi jaminan. Jaminan tersebut berupa pembayaran harga dan menandatangani kontrak pembelian minyak jangka menengah dan panjang.

“Mereka (anggota Uni Eropa) juga harus menandatangani kontrak menengah atau jangka panjang yang mencakup periode tiga sampai lima tahun untuk mengimpor minyak Iran dan melarang pembatalan sepihak kontrak mereka,” katanya, seperti dikutip Press Tv.

Ia menambahkan,  keputusan Uni Eropa untuk melarang impor minyak Iran tidak logis dan bertentangan dengan kepentingan bersama Iran dan Uni Eropa. “Tampaknya negara-negara Eropa telah dipaksa untuk membuat pilihan dibawah tekanan politik dari AS dan rezim Zionis Israel,”katanya.
Sebelumnya, menteri luar negeri Uni Eropa melarang impor minyak Iran dalam pertemuan pada bulan Januari.  Iran juga tak segan memangkas ekspor minyak ke enam negara Eropa, yakni Belanda, Spanyol, Italia, Perancis, Yunani, dan Portugal.

Menteri Energi dan Perminyakan Iran, Rostam Qasemi juga mengancam  kemungkinan penghentian penjualan minyak ke negara Eropa. Qasemi menegaskan bahwa sanksi antiminyak Iran akan merugikan negara Eropa karena Teheran memiliki pembeli lain yang cukup banyak. (bbs)

Daftar Haji, Tunggu 8 Tahun Lagi

JAKARTA-Usulan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyetop sementara pendaftaran haji kian menghangat. Kementerian Agama (Kemenag) sudah menghitung jika usulan tersebut benar-benar dijalankan, maka moratorium atau penghentian pendaftaran haji bisa berdurasi delapan tahun. Perkiraan ini muncul karena sampai sekarang Kemenag mencatat panjang antrean haji mencapai 1,6 juta calon jamaah haji (CJH).

Ditemui usai penandatanganan MoU dengan Kejaksaan Agung di Jakarta Rabu (22/2), Sekretaris Jendral (Sekjen) Kemenag Bahrul Hayat menuturkan, masyarakat pasti bisa heboh andai keputusan moratorium ini digulirkan. Dia masih beralasan, usulan moratorium haji ini merupakan langkah mundur dalam pengelolaan haji. ‘’Masyarakat pasti nanti ada yang bertanya, kenapa saya punya niat kok tidak boleh mendaftar haji,’’ katanya. Dia khawatir moratorium haji nantinya malah melanggar hak masyarakat untuk beribadah.

Analisis sementara, ada dua alasan yang menyebabkan munculnya ide moratorium pendaftaran haji ini. Yaitu terkait panjang antrean yang tidak karuan dan potensi penyelewengan bunga simpanan dari setoran awal para jamaah. Alasan kedua yang memicu desakan moratorium adalah tata kelola duit setoran CJH. Bahrul mengatakan, setiap tahun ada audit khusus oleh BPK (Badan Pemeriksaan Keuangan) untuk anggaran haji. Pada penyelenggaraan haji 2010, Kemenag mendapatkan opini disclaimer oleh BPK. Sementara audit penyelenggaraan haji 2011 belum dikeluarkan.

Bahrul mengatakan urusan penggunaan dana simpinan beserta bunga simpanannya sudah sesuai aturan. Bahkan, penggunannya juga sudah mendapatkan persetujuan DPR. ‘’Kita tidak bisa serta merta menggunakan dana itu tanpa persetujuan DPR,’’ kata dia.

Selama ini, dana hasil bunga simpanan menurut Bahrul dikembalikan lagi ke CJH. Dana hasil bunga simpanan ini digunakan diantaranya untuk mensubsidi ongkos pemondokan di tanah suci. Selain itu juga untuk menalangi biaya pembuatan paspor. Kemudian dana hasil bunga simpanan ini juga digunakan untuk biaya kesehatan dan operasional jamaah selama transit di asrama haji.

Menurut Bahrul, biaya yang ditanggung 100 persen oleh CJH adalah tiket pesawat dan sebagian kewajiban ke pemerintah Arab Saudi. Tahun lalu, setiap CJH membayar USD 100 untuk pemerintah kerajaan Arab Saudi. Sisanya sejumlah USD 177 per CJH ditalangi oleh dana hasil bunga simpanan. ‘’Intinya dana hasil simpanan itu kita kembalikan lagi untuk kepentingan jamaah,’’ kata dia.

Menag Suryadharma Ali mengatakan, kementeriannya memilih untuk menguji dulu usulan yang dilontarkan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqoddas itu. “Ya terserah KPK punya pandangan mana yang baik. Kami uji dulu,” kata Suryadharma sebelum sidang kabinet di Kantor Presiden, kemarin. Termasuk yang akan diuji, kata dia, adalah upaya untuk menghindari penyelewenangan dana yang disetor para calon jamaah haji.
Suryadharma mencontohkan, calon jamaah haji bisa menyetor dananya pada saat mau berangkat ke tanah suci. “Barangkali ya untuk menghindari penyelewengan jangan sampai ada uang satu rupiah pun di kementerian agama. Bisa jadi ada pikiran seperti itu,” tuturnya.

Di bagian lain, Ketua MUI Bidang Fatwa Ma’ruf Amin mengatakan usulan moratorium perlu dikaji lebih mendalam. ‘’Harus dikaji maslahat dan mudhorotnya (keuntungan dan kerugian, Red),’’ katanya. Ma’ruf menjelaskan, secara kelembagaan MUI belum menentukan sikap resmi terkait usulan moratorium tad.

Sementara itu, Ketua Komnas HAM Ifdal Kasim merespon positif usulan KPK untuk menggelar moratorium pendaftaran haji. Kalau dinilai moratorium bisa membuat penyelenggaraan haji lebih baik dan mengurangi korupsi, lebih baik dilakukan. “Langkah itu tidak melanggar HAM karena tidak mencabut hak untuk beragama,” ujarnya kepada Jawa Pos (grup Sumut Pos) kemarin.

Menurutnya, untuk melindungi kepentingan yang lebih besar pemerintah boleh melanggar hak-hak itu. Apalagi, jika langkah antisipasif tidak dilakukan kerugian yang ditimbulkan bagi calon jamaah haji bisa lebih besar. Jamaah, lanjutnya, butuh kepastian dalam beribadah haji termasuk uang mereka bakal dikorupsi atau tidak.

Itulah mengapa kalau KPK merasa moratorium penting untuk dilakukan, ada baiknya segera dikomunikasikan. Diatur dengan detail apa saja yang perlu dilakukan dengan menggandeng instansi terkait. Ifdal juga meminta agar masyarakat mengerti kalau langkah itu memang perlu dilakukan. “Bukan mencabut hak beragama kok,” tegasnya.

Dari Medan, moratorium pendaftaran haji dianggap tak relevan oleh anggota Komisi E DPRD Sumut. Politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sumut ini menilai, jika kebijakan itu diberlakukan akan menimbulkan kekisruhan. Alasannya adalah menjalankan ibadah haji merupakan satu Rukun Islam yang wajib dilakukan bagi umat muslim, dengan catatan bagi yang memiliki kemampuan. “Ini kebijakan yang tidak tepat, kendati memang banyak dugaan penyelewengan yang terjadi dalam prosesi penyelenggaraan ibadah haji. Kita juga miris, bila urusan ibadah saja harus dimanipulasi atau diselewengkan. Dan oknum yang melakukan itu, harus diproses secara hukum,” tegasnya. (wan/fal/dim/jpnn/ari)