23 C
Medan
Sunday, January 11, 2026
Home Blog Page 13892

Azarenka Cedera, Stosur Berpeluang

DUBAI – Peluang Samantha Stosur untuk menambah gelar juara di turnamen Dubai Tenis Championship semakin terbuka. Pasalnya, sejumlah petenis unggulan mundur dari turnamen ini.

Ya, sudah sekitar lima bulan Stosur tidak menambah gelar juara. Terakhir, petenis asal Australia itu menjadi juara di turnamen tenis Australian Open. Kini, kesempatan untuk menambah gelar juara terbuka lebar.

Apalagi, Stosur baru saja memastikan diri menembus babak perempat final setelah mengalahkan Lucie Safarova. Kendati demikian, petenis asal Australia itu harus bekerja keras untuk mengalahkan Safarova 6-1 6-7 (7/5) 6-1.

“Saya tidak merasa melakukan banyak kesalahan pada set kedua dan saya berpikir bermain cukup bagus. Saya melakukan servis dengan baik dan di set ketiga, saya mengambil kesempatan untuk mematahkan servis lawan,” kata Stosur dilansir AFP, Kamis (23/2). Dengan mundurnya sejumlah petenis unggulan seperti Li Na, Petra

Kvitova, Vera Zvonareva dan terakhir Victoria Azarenka karena cedera, maka langkah Stosur untuk meraih gelar juara memang sedikit lebih muda. Selanjutnya, Stosur akan berhadapan dengan Jelena Jankovic. (net/jpnn)

Pemko Medan Beli Lahan Situs Kota China

Penelitian Terkendala Akibat Tanah Milik Warga

Kondisi situs Kota China di Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan belum dikelola, bahkan bisa disebut kondisinya terabaikan. Padahal di lokasi itu sudah berdiri museum dan banyak arkeologi internasional melakukan penelitian di lokasi tersebut.

Wali Kota Medan, Rahudman Harahap mengakui, Kota Medan memiliki nilai sejarah cukup tinggi. Kondisinya selama ini memang  terabaikan dan kurang diperhatikan. Padahal, situs tersebut sudah tercatat di arkeologi internasional. Bahkan, kawasan tersebut akan dikembangkan menjadi kawasan wisata sejarah.

“Ini situs yang sudah terabaikan. Pemerintah kurang memberikan perhatian. Bagaimana langkah kita di mata arkeolog dunia, kalau sempat bangun jalan di atas situs peninggalan sejarah ini,” katanya saat melakukan peninjauan langsung ke situs Kota China, Kamis (23/2).
Rahudman mengaku, sudah lama mendengar situs Kota China ini, dan menurutnya merupakan kawasan yang luar biasa serta memiliki nilai sejarah tinggi. “Situs Kota China sudah tercatat dalam arkeolog internasional. Buktinya, ada peneliti dari arkeolog Prancis yang sedang di sini menjelaskan bagaimana kehidupan 800 tahun lalu,” terangnya.

“Pemko Medan memiliki rencana untuk mengembangkannya. Kami melihat tadi penggalian seluas 300 meter di tengah-tengah pemukiman warga. Ke depan, kami akan melakukan pendekatan kepada masyarakat. Sehingga warga bersedia memberikan lahannya untuk dilakukan penelitian jejak arkeolog,” sambungnya.

Dia menjelaskan, selama ini Pemko Medan sudah membangun jalan setapak dan jalan-jalan di kawasan tersebut. Sehingga infrastrukturnya sudah relatif baik dan dapat mendatangkan kunjungan wisatawan ke kawasan tersebut.
“Sekarang ini tinggal promosi, harus ada langkah-langkah Pemko Medan untuk turut bertanggung jawab menjadi situs Kota China sebagai objek penelitian, dan mengenalkan kawasan ini menjadi wisata sejarah,” jelasnya.

Lebih lanjut, dia menegaskan, kawasan seluas 25 hektar di situs Kota China akan dibebaskan. Adapun hal pertama yang dilakukan  Pemko Medan, yakni survey lapangan.

“Kami survey dulu nanti, setelah itu barulah ditampung, karena ini peninggalan sejarah dan kami tidak bisa main-main. Kedua, menungu bagaimana langkah-langkah yang akan dilakukan. Sedangkan untuk yang ketiga, Pemko Medan akan melakukan sosialisasi terhadap kawasan ini dengan melakukan lounching tentang situs China. Jadi yang ketiga ini akan segera dilakukan secepatnya,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Rahudman mengapresiasikan penelitian-penelitian sejarah yang sudah dilakukan oleh peneliti, baik dari Pusat Ilmu-ilmu Sosial dan Sejarah (PUSSIS) Unimed maupun peneliti dari Prancis, Daniel Perret.

“Kami mengapresiasi penelitian arkeolog yang sudah dilakukan para peneliti lokal maupun peneliti luar negeri di kawasan situs Kota China ini. Saya akan menyurati secara resmi dan meminta kepada Pemerintah Perancis, agar peneliti asal Perancis, Daniel Perret dapat melanjutkan penelitiannya terhadap situs Kota China,” jelasnya.

Seorang warga di sekitar situs Kota China, Payah Pasir, Asari (48) mengaku sehari-hari bekerja sebagai petani. Di wilayah itu, diketahuinya sejak dulu warga payah pasir banyak menemukan barang-barang antik. “Aku saja,  kalau  mencangkul pasti temukan serpihan keramik,” sebutnya.
Sementara itu, dia menyatakan, untuk nama daerah situs Kota China di Payah Pasir sendiri sudah lama. Di lokasi tersebut memang tidak ada keturuan etnis Tionghoa, namun nama Kota China sudah lama melekat.

“Bisa saja karena peninggalananya, sejak saya lahir namanya memang Kota China,” ujarnya.(adl)

Penting Diteliti

Peneliti asal Prancis, Daniel Perret  mengaku sudah melakukan penelitian dan penggalian jejak arkeolog di kawasan situs Kota China selama tiga bulan. Penelitian itu merupakan tahap awal untuk memastikan situs tersebut adalah situ Kota China.
“Di sini kami melakukan eskavasi untuk tiga kotak. Dari tiga kotak yang digali ditemukan artefak dan keyakinan ke kami untuk melanjutkan penelitian di situs Kota China. Bagi saya, seorang sejarawan, situs ini sangat penting. Bukan hanya untuk mengungkap sejarah Sumut tapi sejarah Asia Tenggara pada umumnya,” ujarnya.

Dia memaparkan, selama ini pihaknya sudah meneliti situs Barus, situs Sipahutung di Padang Lawas. Tapi, berbeda dengan situs Kota China ini, perlu terus dilakukan penelitian. Karena semakin lama, sejarah Sumut akan semakin didasari dengan data-data yang kuat yang berasal dari penelitian-penelitian yang sudah dilakukan.

“Yang jelas,  pertama kawasannya sudah jelas dulu ada permukiman kuno di sini. Ini bisa dilihat dari jumlah artefak, jumlah permukiman padat. Kedua merupakan sesuatu yang istimewa, bahan organik seperti tulang, kayu, kerang masih ada dan masih utuh dan ini sesuatu yang istimewa di situs kuno, kesempatan untuk membuat penelitian lebih lanjut,” katanya.

Daniel menambahkan, penelitian yang dilakukan masih dalam tahap awal, sehingga belum masuk ke tahapan analisis.
“Selama tiga minggu sudah melakukan penggalian bersama Pusat Penelitian Pengembangan Arkeolog Nasional dan Balai Arkeolog Medan, tapi masih tahap tinjauan awal. Hasil penelitian masih sekitar 100 meter, dan kita membutuhkan penelitian 1.000 meter. Tahun depan kami akan berupaya kembali melakukan penelitian di sini,” sebutnya.

Dia menamabahkan, dari hasil penelitian awal yang dilakukannya, boleh dikatakan di situs Kota China ini merupakan hunian yang lebih awal dari daerah lainnya, diperkirakan hunian ini sudah ada sejak abad ke-11 dan awal abad 14.

“Semakin banyak melakukan penggalian, mudah-mudahan menemukan indikasi yang lebih awal. Padang Lawas dan di Barus itu penghunian diperkirakan abad ke 9, bisa jadi di situs Kota China lebih di awal, tapi hingga sekarang memang belum ada menemukan bukti kalau di sini ada kerajaan. Adanya candi dan prasasti di sana, yang jelas ini tempat pemukiman kuno,” terangnya.

Daniel menyatakan, untuk luas situs Kota China ini diperkirakan seluas 25 hektar yang dimulai dari kawasan Danau Siombak di utara hingga ke Gang Kaming di Selatan.

“Dari hasil survey kami di permukaan tanah dan dari pecahan keramik serta tembikar yang ditemukan di sini, luas situs ini sekitar 25 hektar,” sebutnya yang mengaku sudah 20 tahun tinggal di Sumut.(adl)

Pindahkan Penjual Guci Belawan

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Medan, Busral Manan mengatakan lokasi ditemukannya benda-benda, yang diperkirakan pada peradaban China  abad 11 di Kelurahan Payah Pasir, dijadikan situs arkeologi oleh Pemko Medan.
“Dengan adanya penemuan benda-benda peninggalan sejarah, yang nilainya tingi akan membuat masyarakat tahu, di Paya Pasir ini pernah ada peradaban China yang maju dahulunya,” ujarnya.

Menurut Busral, Pemko Medan akan melakukan pembebasan lahan terhadap tanah masyarakat sesuai dengan perintah Wali Kota Medan. Hal itu tentunya dapat memudahkan peneliti melakukan penggalian.

“Saya memberikan apresiasi kepada Daniel (arkeolog asal Prancis) yang  menggali kekayaan sejarah di Kota Medan. Selain itu, dalam waktu dekat Pemko Medan akan melakukan lounching situs Kota China, sehingga semua masyarakat tahu wilayah situs Kota China ini,” sebutnya.

Selain itu, paparnya untuk mendukung pariwisata penjual guci dan barang antik di Belawan akan dipindahkan ke lokasi situs Kota China.
Tujuannya, perpindahan tersebut sebagai lokasi penjualan barang antik akan membantu dalam mensosialisasikan tentang keberadaan situs Kota China.(adl)

Atasi Tekanan

LAOS vs Indonesia U-21

BERAKAS- Timnas U-21 bakal melakoni laga perdana di ajang Piala Hassanal Bolkiah grup A, nanti sore (24/2). Tim Merah Putih bertekad meraih poin penuh saat meladeni timnas U-21 Laos di Berakas track and field, Berakas, Brunei Darussalam.

Pelatih timnas U-21 Widodo Cahyono Putro menegaskan bahwa kemenangan menjadi syarat penting meretas jalan lolos ke babak berikutnya. Karena itu, dia menekankan untuk bermaain menyerang dan terus memberikan tekanan.

“Kami sudah mematangkan strategi untuk bisa meraih kemenangan. Selanjutnya, bergantung anak-anak bisa mengatasi tekanan di laga perdana dan menjalankan strategi itu,” katanya saat dihubungi oleh Jawa Pos (grup Sumut Pos), melalui pesan singkat, tadi malam (23/2).

Saat ini, lanjut Widodo, dirinya sedang mengkondisikan agar pemainnya benar-benar bisa enjoy menjalani laga perdana. Dia ingin Andik Vermansyah dkk tak terlalu terbebani karena memang secara jam terbang para penggawa Garuda Muda masih minim.

Pelatih asal Gresik tersebut sedikit khawatir anak didiknya kalah dari sisi pengalaman karena Laos memiliki pemain yang lebih banyak jam terbang. Sebab, lima pemain Laos sebelumnya telah terjun di ajang SEA Games XXVI/2011 silam.

“Kami harus imbangi dengan skill dan kerjasama tim yang lebih baik. Lawan memiliki pemain yang berpengalaman lebih banyak,” tuturnya.
“Intinya kami cuma ingin menampilkan yang terbaik. Kalau kita bicara peluang dan menarget lolos sampai final tapi kenyataanya tidak bagaimana?,” tambah Widodo saat didesak mengenai peluang timnya untuk bisa melaju ke final.

Sayang, saat ditanya mengenai komposisi pemain yang akan diturunkan, Widodo enggan menjawab. Namun, sebelum berangkat, Dia menegaskan sudah mencoba menurunkan tim inti seperti yang biasa dimainkan dalam beberapa uji coba terakhir.

Di sisi lain, Andik sebagai satu-satunya pemain yang memiliki pengalaman Internasional lebih banyak di timnas U-21 sudah mewanti-wanti rekannya. Baginya, hasil positif di laga perdana akan membangkitkan semangat dan kepercayaan diri.

Menejer  Timnas U 21 Hasrul Azwar  mengaku optimis timnya bisa menang melawan Loas. “Saya sudah memberikan motivasi kepada tim agar  bermain baik. Bahkan saat technical meeting pun saya mendampingi mereka,” kata Hasrul yang mengaku saat ini sedang di Brunai  Darussalam.  (aam/jpnn)

Gyuri KARA Operasi Pita Suara

Salah seorang member  girlband KARA, Gyuri baru saja menjalani operasi untuk menghilangkan polip yang terdapat di pita suaranya. Banyak orang khawatir dengan keadaan penyanyi bersuara merdu tersebut.

Mengetahui banyak penggemar khawatir, Gyuri pun menulis di twitter bahwa kini keadaannya sudah membaik. “Semuanya, operasi tersebut berjalan lancar. Karena obat bius, aku tidur seharian kemarin, sehingga tidak bisa meninggalkan pesan. Aku akan berusaha sembuh secepatnya sehingga kalian bisa kembali mendengarkan suaraku. Terima kasih karena meng-khawatirkanku,” tulisnya.

Meski mengidap polip dan nodul di pita suara, sebelumnya Gyuri menunda operasi demi berpartisipasi dalam musical 200 Pouds Beauty. Selain itu ia juga sempat tampil dalam show perdana konser KARASIA.

Pesan yang ia tulis di twitter tersebut sedikit mengobati rasa khawatir fans. Selain itu, pada bulan April mendatang KARA bakal bertolak ke Jepang untuk kembali tampil di seri konser KARASIA. (net/kpl)

Tika Putri Batasi Waktu Syuting

Artis cantik Tika Putri kembali berkecimpung didunia akting setelah lebih dari dua tahun vakum dari dunia yang membesarkan namanya itu. Kesibukanya menjadi seorang istri adalah salah satu penyebab dirinya membatasi kegiatan didunia akting.

“Bedanya jelas banyak. Dulu gue tidak punya tanggung jawab untuk waktu. Gue enggak memedulikan mau shooting sampai pagi. Beda lah waktu single,” ujar Tika  Rabu (22/2)

Oleh karena itu Tika untuk sekarang ini akan lebih selektif memilih tawaran yang datang kepadanya. Tika lebih memilih membintangi film layar lebar ketimbang sinetron.

“Lebih enak film, karena aku lebih punya waktu buat suami. Kalau film kan, kalau hari ini shooting, besoknya belum tentu shooting,” jelas Tika. “
Belum lama ini Tika  membintangi Film yang berjudul’Hari Ini Pasti Menang’. Dirinya berperan sebagai Wartawan yang mengungkap kasus mafia dipersebakbolaan Indonesia. “Aku jadi wartawan yang mengungkap kasus mafia di dunia persepakbolaan Indonesia,” tambahnya.
Saat melakoni syuting Film tersebut dirinya menambahkan banyak pengalaman yang didapatnya dalam dunia Jurnalistik serta tantangan yang tak terduga sebelumnya.

“Di sini gue diteror, diserempet, kejar-kejaran, banyak adegan action yang menantang bagi gue sebagai wartawan,” pungkasnya. (net/pdc)

Istri AKBP Apriyanto akan Diperiksa

Poldasu Buru Wina

MEDAN-Wina yang  disebut saksi kunci atas kasus keterlibatan Wadir Narkoba AKBP Apriyanto Rahmat Basuki dalam kasus narkoba yang membuat jabatannya dicopot masih terus dicari petugas. Keberadaan Wina masih misterius.

Keterangan Wina sangat penting diambil polisi karena dia saat itu pulang bersama AKBP Apriyanto. Hal ini terungkap dari pengakuan Sri Agustina (wanita yang juga bersama AKBP Apriyanto).

Menurut Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut Komisaris Besar (Kombes) Pol Andjar Dewanto, pihaknya masih melakukan pencarian identitas dan keberadaan Wina “Sri Agustina yang kini telah kita tahan juga tidak tahu alamat tinggal Wina. Saat kita introgasi, Sri mengaku cuma tahu nomor ponselnya saja, itu pun sudah tidak aktif lagi,” terang Anjard.

Sementara itu, dalam penanganan kasus narkoba yang melibatkan Wadir Narkoba Polda Sumut, Andjar mengatakan, delapan saksi telah diperiksa. Masing-masing, tiga  anggota Dit Narkoba Polda Sumut yang menangkap, seorang pembantu di rumah Sri Agustina, dan ketiga tersangka (Jhonson Jingga, Ade Hendrawan, dan Sri Agustina) serta AKBP Apriyanto.

Sementara itu, guna mengkonfrontir keterangan saksi-saksi dan tersangka, Direktorat NarkobaPoldasu dalam waktu dekat akan melakukan pemeriksaan terhadap Rina Wandini, istri dari Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Aprianto Basuki Rahmat.

Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengkonfrontir keterangan istrinya dengan keterangan saksi dan tersangka lainnya. “Dalam waktu dekat ini,  rencananya kita juga akan dimintai keterangan  istri dari Pak Wadir,” kata Anjard.

Adapun pemeriksaan nanti terhadap istri AKBP Apriyanto, lanjut Anjard,  berkaitan dengan keterangan AKBP Apriyanto. “Itu kan ada yang perlu kita tanyakan kepada istrinya, ya kegiatan sehari-hari AKBP Apriyanto, khususnya pada malam saat ada razia di D Core. Pemeriksaan istri AKBP Aprianto hanya sebagai saksi,” kata Anjard.

Saat ditanya kapan akan dilakukan pemeriksaan lanjutan terhadap AKBP Aprianto, Anjard mengatakan kalau pihaknya merencanakan pekan depan akan memeriksa AKBP Apriyanto. “Kita lihat saja pekan depan. Mungkin hari Senin atau Selasa,” ujarnya. (mag-5)

John Lubis Ketua Kontingen PON Sumut

MEDAN- John Lubis ditetapkan sebagai Ketua Kontingen Sumatera Utara untuk PON 2012 Riau, sesuai hasil rapat pleno pengurus KONI Sumut, Kamis (23/2) sore.

Pleno dipimpin langsung Ketua Umum KONI Sumut H Gus Irawan Pasaribu dengan didampingi Wakil Ketua II Prof Dr Agung Sunarno, Wakil Ketua III M Syahrir dan Sekretaris Umum Chairul Azmi di Gedung KONI Sumut, Jalan Pancing Medan.

John Lubis tidak hadir dalam pleno karena mendampingi Komisi E DPRD Sumut kunjungan kerja ke Menpora Andi Mallarangeng untuk membahas rencana pembangunan beberapa fasilitas olahraga Sumatera Utara.

“Pada prinsipnya saya siap menjalankan amanah rapat pleno. Tapi saya minta semua pengurus KONI beserta Pengprov Olahraga di Sumut untuk mendukung dan bersama-sama menyukseskan tugas tersebut,” ucap John melalui ponsel.

Selain Ketua Kontingen Sumut, pleno juga menetapkan Chairul Azmi sebagai Sekretaris Kontingen. Keduanya diminta segera merampungkan komposisi lengkap pimpinan kontingen, mengingat pelaksanaan PON pada 9-23 September 2012 sudah semakin dekat.

“Mari kita ajak para Ketua KONI Kota dan Kabupaten se Sumatera Utara supaya bersama-sama mendukung sukses Sumut di PON mendatang. Saya yakin kehadiran mereka nantinya akan menambah motivasi bagi atlet kita yang bertanding,” ucap Gus Irawan.

Menurut Gus, tugas dan tanggung jawab di PON 2012 akan sangat berat, apalagi jika tolok ukurnya peringkat tujuh yang diraih empat tahun lalu di PON Kaltim. Sumut ingin lebih maju dan naik peringkat, tetapi menurutnya, daerah lain juga punya tekad dan semangat yang sama. “Namun dengan semangat perjuangan para atlet dan pengurus Pengprov Olahraga serta para sahabat sekalian, saya yakin kita dapat meraih hasil bagus di Riau,” pungkasnya.
Sumut sudah meloloskan 238 atlet PON dan masih ada beberapa lagi yang dipertimbangkan sesuai kuota yang diberikan PB Cabor.(jun)

SSB Kebun Bunga Ramaikan Piala AMPI

MEDAN- SSB Kebun Bunga mempersiapkan dua tim pada turnamen Piala AMPI CUP-I 2012 KU-15 dan KU-12 yang akan berlangsung di Lapangan Martubung  Senin (27/2) mendatang.

“Selain peningkatan kemampuan permainan, anak-anak akan dibekali dengan mental yang siap bertandang ke luar kandang guna meraih kemenangan,” tutur Zulfitri Pelatih Kepala SSB Kebun Bunga kepada wartawan di sela-sela latihan di Lapangan Kebun Bunga, Kamis (23/2).

Di tempat yang sama, Gunawan Pelatih KU-15 mengaku akan menerapkan keseimbangan di tiap lini, baik pertahanan maupun lini penyerang.
“Di samping meraih prestasi, yang terpenting adalah menambah pengalaman dari tempat lain guna menciptakan pemain yang handal,” katanya.
Semenjak berdiri, SSB yang diketuai Iswanda Ramli itu masih memegang juara bertahan turnamen Piala Kebun Bunga sebanyak tiga kali berturut-turut dari tahun 2009 hingga 2011 lalu.

SSB Kebun Bunga telah menciptakan pemain-pemain sepak bola yang sudah memperkuat klub-klub besar di tanah air.
Diantaranya Irwanda, memperkuat klub PSMS Junior, Wiria dan Dinda memperkuat klub Tasbih divisi tiga, serta  Gunawan yang pernah memperkuat klub PSMS.

“Untuk menyambut ulang tahun SSB ini, kalau tidak ada halangan Maret mendatang SSB ini akan mengadakan turnamen tahunan,” akhir Zulfitri.(mag-10)

Putra Wahidin Menangis, Sutomo 1 ke Final Tantang Methodist 2

MEDAN- Perebutan tiket final Honda Development Basketball League (DBL) 2012 North Sumatera Series menyajikan duel klasik SMA Wahidin kontra SMA Sutomo 1. Jika dua bentrok sebelumnya menjadi milik Wahidin, kali ini Sutomo 1 memberikan cerita berbeda. Sutomo 1 menang  76-50.

Namun dengan peta kekuatan yang berimbang, duel ketat pun tersaji. Tampil dengan susunan starter Wahidin, Tony, Kalvin, Humbed, Andy dan Andreas , Wahidin awalnya terus menempel ketat Sutomo 1 yang diperkuat Tommy, Regnaldo, Christoper, Albert dan Frederich pada dua kuarter awal.
Namun Sutomo 1 mulai meninggalkan Wahidin di kuarter ketiga. Selisih angka menjadi 17 angka. Di kuarter pamungkas, Wahidin masih menyimpan asa untuk mengejar. Selisih angka yang jauh coba ditutupi dengan beberapa kali three point shoot. Tak jarang pemain jatuh bangun dalam berebut bola. Mental Wahidin diruntuhkan dengan tiga embakan tiga angka Tommy dan sekali lewat Regnaldo. Tommy sendiri mengumpulkan poin terbanyak dengan 22 poin disusul sumbangan 19 angka Regnaldo. Asa itu pun berakhir.

Ini sukses ganda bagi Sutomo 1. Selain tiket final, Sutomo 1 juga berhasil revans. Tahun lalu Sutomo 1 disingkirkan Wahidin pada langkah perdananya. “Cukup puas. Dengan usaha maksimal kita yakin juara,” ujar pelatih Sutomo 1, Suwandy usai laga.

Di kubu Wahidin, suasana kontras terjadi. Tangis Wahidin pun pecah di ruang ganti.  Usaha maksimal yang diperagakan Andy cs hanya mampu berujung di semi final. “Anak-anak menangis. Tapi saya pikir mereka sudah berusaha maksimal. Saya bilang ke mereka saya selalu menghargai proses. Tidak hanya hasil akhir,” ujar Pelatih Wahidin, Hidayat Natasasmita.

Sutomo 1 dipastikan akan menghadapi Methodist 2 Medan di partai puncak. Methodist dua sukses ke final usai kandaskan Santo Thomas 1 dengan skor 53-43.

Methodist 2 berhasil memanfaatkan 28 rebound untuk meraih angka. Duel sengit dimulai sejak awal. Papan skor menunjukkan perolehan angka yang ketat terutama di kuarter awal. Santo Thomas 1 menerapkan pertahanan zona daerah yang sulit ditembus tim besutan Jenny. Suporter Methodist 2 yang mendominasi arena sejenak tertegun melihat aksi Christoper dan Samuel mengobrak abrik pertahanan timnya. Santo memimpin 23-16 di akhir kuarter kedua.

Tapi cerita berbalik di dua kuarter sisa. Diawali dua free throw  Nicholas, Methodist 2 perlahan mulai kembali ke performa terbaiknya. Rebound dikuasai dan center jangkung menjadi kunci dengan 14 rebound. Juga Fransisco dengan 7 rebound.
Sebaliknya Santo Thomas mulai terancam dengan Christoper yang foul trouble.  Dua aksi lay up Nicholas menutup kuarter ketiga dengan keunggulan Methodist 2, 35-29.

Kuarter pamungkas kekhawatiran Pelatih Santo Thomas 1, Mario Wijaya menjadi kenyataan. Dua pemain kuncinya David dan Christoper terkena foul out yang mengiringi semakin surutnya perlawanan Santo Thomas 1. Nicholas menggila dengan total 31 angka.

Pelatih Methodist 2, Jenny mengakui anak asuhnya terlampau percaya diri dan membuat Methodist sempat tertekan. “Padahal seharusnya bisa unggul jauh. Kuncinya kita tekan dua pemain kunci mereka yang terancam foul trouble. Dan kita mampu berbalik unggul,” pungkasnya. (mag-18)

Final di Detik Terakhir

DRAMA Honda DBL 2012 North Sumatera Series kembali dipentaskan. Pada laga semi final kategori putri antara SMAN 5 Medan versus SMKN 7 Medan kemarin, pemenang harus ditentukan lewat overtime. Dan SMAN 5 Medan sukses menang dan melaju ke final setelah sukses memanfaatkan waktu di detik-detik terakhir.

Ya, SMAN 5 Medan sukses memanfaatkan tiga detik waktu tersisa di babak overtime dengan skor akhir 49-47.

Pada kuarter terakhir, kedua tim bermain imbang 43-43. Overtime sepanjang lima menit wajib dilakoni. Pada tambahan waktu tersebut, kedua tim tetap tampil ngotot.   Di tengah situasi menegangkan itu, tensi laga meninggi. Buntutnya, kubu SMKN 7 Medan gagal menahan emosinya. Jelang akhir laga, foward Atika melakukan pelanggaran terhadap Point Guard SMA Negeri 5 Medan Rema Cahaya Sianipar. Wasit tak ragu beri hukuman.
Free throw diberikan untuk SMAN 5 Medan. Rema Cahaya Sianipar tampak tegang menatap ring. Tapi dua lemparannya sukses masuk ring dan menambah skor bagi SMAN 5 menjadi 47.

“Mereka bertanding dengan semangat tinggi hingga detik terakhir. Mereka tampil cukup baik dengan menjalankan semua instruksi saya,” kata Fenaldy pelatih SMAN 5 Medan. (saz)