25 C
Medan
Monday, April 13, 2026
Home Blog Page 13920

Relawan PKS Binjai Pulang Jalan Kaki

BINJAI-Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kembali membuktikan konsistensinya dalam melayani masyarakat. Hal ini terbukti dengan diberangkatkannya puluhan kader PKS Binjai mengikuti palatihan relawan bencana alam.

Pelepasan pemberangkatan dilakukan oleh Ketua Bidang Kaderisasi DPD PKS Binjai Dodik Marwanto Spt di pelataran Masjid An Nur Binjai Kota, kemarin.
Dalam Pidatonya , pria yang berdomisili di Binjai Selatan tersebut mengatakan pelatihan yang bertemakan “ Relawan PKS Siaga Bencana “ ini akan di laksanakan selama 3 hari ( 24-26/2) di Hutan Tambunan Kecamatan Salapian Kabupaten Langkat. Mantan anggota DPRD periode 2004-2009 ini juga berpesan kepada peserta agar selalu sabar dan semangat mengikuti setiap rangkaian acara.

“ Saya sangat berharap keapada seluruh peserta agar selalu sabar dan semangat mengikuti setiap rangkaian acara  dan saya doakan semoga Allah melindungki kita semua ujarnya yang kemudian di aminkan oleh peserta yang berbaris rapi dihadapannya, selain itu pria yang kental dengan logat jawanya ini juga menegaskan bahwa pelatihan ini adalah bukti bahwa slogan PKS dalam melayani umat bukan omong kosong belaka bilangnya
Di temui di tempat yang sama , Dedi Arianto Sp, ketua Panitia kegiatan mengaku, Peserta akan di berangkatkan dengan beberapa mobil sampai kelokasi acara kemudian selama acara berlangsung peserta akan di berikan berbagai macam keterampilan antara lain baris berbaris, tali temali, membuat tandu darurat, menyanyikan Nasyid Islami, tim work, memasak, teknik bertahan hidup di hutan, out bond , P3M (Pertolongan Pertama Pada Musibah), renang dan lainnya.

Pria berbadan tegap ini  juga menambahkan untuk memperkuat fisik dan mental calon relawan, seluruh peserta akan pulang berjalan kaki dari Kecamatan Salapian sampai Lapangan Binjai. Begitu peserta sampai di Lapangan Binjai ketua DPD PKS Binjai , Irvantra Padang MA  akan menyematkan sal identitas relawan PKS ke bahu seluruh peserta yang artinya seluruh peserta telah resmi menjadi tim relawan PKS Kota Binjai. (dan)

Musdaprov Mapancas Ajang Pengembangan Organisasi

MEDAN-Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Mahasiswa Pancasila (Mapancas) Kabupaten Asahan, Ahmad Khairuddin mengajak para pimpinan DPD Mapancas di Sumut, agar menyukseskan Musyawarah Daerah Provinsi (Musdaprov) Mapancas Sumut yang digelar pada 31 Maret hingga 1 April 2012 mendatang.

Untuk itu, para pimpinan DPD Mapancas se Sumut agar bersatu dan berganteng tangan, menjadikan Musdaprovsu Mapancas Sumut sebagai ajang pengembangan organisasi Mapancas di Sumut.

“Mari kita sukseskan Musdaprov Mapancas Sumut menjadi arena musyawarah yang benar-benar demokratis dan menghasilkan figur pemimpin Mapancas Sumut ke depan yang lebih diyakini mampu mengembangkan Mapancas hingga diseluruh kabupaten dan kota di Sumut,” kata Ahmad Khairuddin kepada wartawan di Medan, Kamis (1/3).

Ahmad Khairuddin juga menyatakan, para pengurus dan pimpinan DPD Mapancas se Sumut hendaknya menjadikan arena Musdaprovsu sebagai ajang pebelajaran berdemokrasi secara organisatoris dalam mengembangkan konsolidasi di daerah.

Untuk itu, para pimpinan DPD Mapancas di Sumut, agar menjadikan Musdaprov Mapancas Sumut sebagai momentum kebangkitan Mapancas di tengah-tengah masyarakat Sumut khususnya di kalangan OKP di Sumut.

“Mari jadikan Musdaprov Mapancas Sumut sebagai momentum awal melakukan perubahan Mapancas  yang sudah memiliki nama baik di kalangan masyarakat khususnya OKP, kedepannya menjadi organisasi yang mampu setara bahkan disegani di kalangan OKP di Sumut,” katanya.
Untuk itu Ahmad Khairuddin juga menyatakan, perlunya mensukseskan Musdaprov Mapancas SUmut sebagai ajang pengembangan organisasi di Sumut yang selama ini dinahkodai bung Dani Iskandar, nantinya mampu menghasilkan sosok dan figur Ketua Mapancas Sumut yang diyakini bisa meningkatkan keyajaan dan pengembangan Mapancas Sumut ke depan hingga di seluruh kabupaten dan kota di Sumut.

Untuk itu, Ahmad Khairuddin menyatakan, dirinya jika diamanahkan dan direkomendasikan para pimpinan DPD Mapancas se Sumut akan senantiasa siap dan semaksimal mungkin menahkodai Mapancas Sumut pascakepemimpinan bung Dani Iskandar.

“Jika diamanahkan pimpinan atau Ketua DPD Mapancas se Sumut khususnya direstui abangda Dani Iskandar, saya akan senantiasa siap membesarkan Mapancas Sumut kedepannya lebih baik lagi.Untuk itu, saya mengajak para pimpinan Mapancas kabupaten dan kota di Sumut, agar bersama-sama bergantengan tangan bersama saya dalam membesarkan dan mengembangkan Mapancas di Sumut,” ujarnya.

Selain itu, Ahmad Khairuddin juga menyatakan, jika dirinya mendapat restu Ketua DPD Mapancas Sumut, DPP hingga DPD Mapancas Kabupaten dan Kota di Sumut, dirinya akan menjadikan Mapancas Sumut menjadi organisasi yang disegani di lingkungan OKP maupun pemerintahan.
“Jika diamanahkan memimpin Mapancas Sumut nantinya di arena Musdaprovsu Mapancas Sumut, maka saya akan semaksimal mungkin menjadikan organisasi ini yang terbaik,” tuturnya. (ade)

Dinas P dan P Mengaku Sudah Dapat Izin

Dugaan Pemalsuan Buku LKS

BINJAI- Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran (P dan P) Kota Binjai Dwi Anang Wibowo membantah adanya dugaan pemalsuan buku Lembar Kerja Siswa (LKS) oleh Pemko Binjai dan Tim Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP). Menurut dia, pencetakan buku LKS sudah mendapatkan izin dari PT Adi Perkasa selaku penerbit buku tersebut.

Hal ini diungkapkan Dwi Anang Wibowo dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi C DPRD Kota Binjai di gedung dewan, Kamis (1/3). Selain Dwi Anang, pertemuan itu juga dihadiri Skeretari Dinas P dan P Ismail Ginting dan dihadiri sejumlah anggota Komisi C. Sementara, pertemuan itu langsung dipimpin Ketua Komisi C DPRD Binjai, Arjuli Indrawan.

Dwi Anang Wibowo menjelaskan, buku LKS yang dicetak Pemko Binjai dan tim MGMP sudah sesuai prosedur. “Itu sudah sesuai prosedur. Sebab, pencetakan buku itu sudah mendapatkan izin dari PT Adi Perkasa selaku penerbit buku tersebut,” kata Anang.

Namun, ketika diminta untuk memperlihatkan surat izin tersebut, Anang tidak dapat memperlihatkan kepada Komisi C DPRD Binjai. “Yang jelas surat izin itu ada. Dan masih ada pada mereka (PT Adi Perkasa, Red). Dalam waktu dekat ini akan kami perlihatkan,” ucap Anang berkilah.

Meski pertanyaan demi pertanyaan terus dilontarkan, tetapi Anang seakan terus berkilah dan membantah dengan dugaan pemalsuan buku LKS tersebut.
Usai rapat, kepada wartawan, Dwi Anang juga membantah kalau surat izin PT Adi Perkasa itu dibuat atau dikeluarkan setelah munculnya dugaan kasus pemalsuan buku tersebut. “Sebelum buku LKS itu kami cetak pun surat izinnya sudah ada,” bantah Anang.(dan)

Hadapi Deltras PSMS Minus Dua Pemain

MEDAN- Awalnya, pemain inti PSMS yang bakal absen hanyalah second striker PSMS Zulkarnain yang terkena akumulasi kartu kuning. Namun, skuad berjuluk Ayam Kinantan sepertinya harus menambah daftar peman intinya yang absen. Pasalnya, Gelandang PSMS Anton Samba diterpa cedera usai laga kontra Persela Lamongan di Stadion Surajaya, Selasa (28/2) lalu.

Awalnya, Anton memang tak menyadari cedera yang dialaminya, karena tak merasakan sakit yang begitu sangat. Cedera Anton berasal dari benturan dengan pemain Persela yang akhirnya diketahui membuat pembengkakan otot di rusuk kirinya.

Cedera pertama kali diketahui oleh Anton saat mengikuti sesi latihan yang digelar di Stadion Tambak Sari Surabaya, Kamis (1/3) pagi. Ia mengaku, rusuk kirinya tiba-tiba terasa nyeri, yang mengharuskannya meninggalkan lapangan. Hal ini langsung direspon offisial dan rekan-rekan setim.

Dokter tim PSMS dr Raja yang mendapati hal tersebut langsung melarikan pemain asal Makasar itu ke Rumah Sakit Adi Husada Surabaya. Hasilnya, dari pemeriksaan dan rontgen yang dilakukan, cedera Anton ternyata tak berbahaya, namun, memerlukan perawatan.

“Cederanya tak mengkhawatirkan. Saya pikir akan terjadi Pneumothorax atau kolaps paru-paru. Kolaps paru-paru ini merupakan penimbunan udara atau gas di dalam rongga pleura, terletak di antara selaput yang melapisi paru-paru dan rongga dada,” jelasnya, Kamis (1/3).
“Ia harus melakukan rawat jalan ke rumah sakit. Jadi, kemungkinan Anton tak bisa memperkuat PSMS saat menghadapi Deltras FC Sabtu (3/3) ini,” tambah dr Raja.

Anton yang dikonfirmasi mengenai hal tersebut dan sedang berada di Hotel Sahid Surabaya penginapan pemain PSMS, mengaku hingga Kamis (1/3) sore masih merasakan nyeri di rusuk kirinya.

“Hari ini (2/3), Anton akan menjalani foto MRI  guna mengetahui keadaan otot di rusuk kirinya yang lebih pasti,” ungkap dr Raja.
Mengetahui dua orang punggawanya bakal absen, pelatih PSMS Suharto AD beserta asisten pelatih Roekinoy mengaku pusing. Namun, tak kehabisan akal, Suharto langsung menyiapkan penggantinya, yakni wing back PSMS Ramadhan Syahputra dan stopper PSMS Ledi Utomo. “Dari dua pemain ini, siapa yang paling siap diturunkan tergantung persiapan terakhir, besok (2/3), saat sesi latihan. Untuk posisi Zulkarnain akan diisi gelandang PSMS Luis Pena,” paparnya.

Menurut pelatih berkepala plontos ini, perombakan pemain mutlak dilakukan untuk menghadapi laga bentrok tim besutan Jorg Steinebruner itu. “Laga kali ini kita ingin meraih hasil sempurna, untuk memperbaiki posisi di klasemen sementara ISL,” ujar Suharto.

Suharto juga mengaku, menghadapi tim berjuluk The Lobster merupakan laga berat meski tim ini berada di papan bawah klasemen sementara ISL. Pasalnya, tim ini memiliki karakter permainan keras dan para pemain serta pendukungnya punya fanatisme yang tinggi. “Yang kita hadapi merupakan tim yang memiliki pendukung fanatik. Kondisi mereka saat ini lagi baik-baiknya, serta memiliki motivasi tinggi,” ujarnya.

Dari sisi pemain, kapten PSMS Markus dan dua stopper PSMS Sasa Zecevic dan Novi Handrawan menegaskan, siap menghadapi Deltras FC dan optimis meraih kemenangan. “Kita sudah menjalani persiapan yang lebih matang. Dan Sabtu (3/3) ini kita akan bermain lebih maksimal,” ungkap Markus didampingi Sasa dan Novi.(saz)

Inkanas Gelar Kejurda

MEDAN- Perguruan Institut Karate-Do Nasional (Inkanas) kembali menggelar kejuaraan daerah antar dojo se-Sumatera Utara.  Dojo-dojo dari 17 daerah akan ikut berpartisipasi pada Kejurda Inkanas Piala Kasat Brimopda-su Cup III 2012 pada 3-4 Maret mendatang di Gelanggang Remaja Medan.

Menurut Wakil Ketua Panitia, IPDA Yusuf Wijaya SH saat ditemui di Sekretariat Inkanas Sumut, Kamis (1/3) kemarin menyebutkan 17 daerah yang ikut berpartisipasi antara lain Dojo-dojo asal Langkat, Binjai, Medan, Deliserdang, Serdangbedagai, Tebingtinggi, Batubara, Asahan, Tanjungbalai, Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan, Padanglawas, Padanglawas Utara, Tapanuli Selatan, dan Tapanuli Utara.

“Itu belum termasuk dojo-dojo cabang khusus seperti Brimob, Arhanud, Kesdam, 121 asam Kumbang,” ujar Yusuf.
Menurutnya kejurda ini digelar dalam rangka seleksi atlet Inkanas untuk menghadapi Kejurnas di Bandung, April mendatang. “Dari hasil Rakernas April nanti digelar Kejurnas. Dari sinilah kita gelar seleksi untuk mewakili Inkanas Sumut di Kejurnas nanti,” katanya.

Pada kejurda nanti akan dipertandingkan kategori erorangan dan beregu kata. Sementara Kumite tidak dipertandingkan. “Semuanya 61 kelas dengan kata beregu. Untuk perorangan 51 kelas selebihnya beregu pada enam kategori,” ujarnya. Kategori yang dimaksudkan yakni usia dini, pra pemula, pemula, kadet, junior dan senior. Rencananya kejurda akan dibuka Wakapoldasu Brigjen Cornelis Hutagaol.(mag-18)

Ferdinand Sinaga dkk Harus Didampingi Psikiater

FIFA Selidiki Hasil Bahrain vs Indonesia

Jakarta- Kekalahan memalukan nan menyakitkan 10-0 atas Bahrain konon akan segera diinvestigasi oleh  Badan sepak bola dunia FIFA. Di sisi lain, akibat kekalahan itu, anggota skuad Garuda harus didampingi psikiater.

Rencana penyelidikan itu disampaikan FIFA, Kamis (1/3/) sore lalu. Kemenangan Bahrain dicurigai karena mereka memang harus mengejar selisih sembilan gol dari rivalnya Qatar untuk bisa lolos ke putaran berikutnya, dengan catatan Qatar kalah dari Iran.

Syarat-syarat itu nyaris terpenuhi ketika Bahrain menang 10-0 dan Qatar sempat tertinggal 1-2 sampai menit-menit terakhir, sebelum mereka berhasil mencetak gol penyama di menit 84. Bahrain, meski menang besar, tetap tidak lolos.

“Keamanan FIFA akan melakukan sebuah pemeriksaan rutin dari pertandingan ini dan hasilnya,” demikian pernyataan FIFA.
Disebutkan bahwa ada “hasil akhir yang tidak biasa” dari pertandingan tersebut, yang di luar perkiraan.

Praktisi klinis, Ari Fahrial Syam yang dimintai tanggapan koran ini atas hasil itu menjelaskan, skuad timnas harus segera didampingi psikiater. Menurut Ari, kekalahan seperti ini bisa menjadi trauma dan stress buat para pemain muda. Kondisi ini akan membuat mereka sulit tidur dan tidak nafsu makan.
“Kondisi stress ini akan mencetuskan stress lain yang mungkin sudah ada sebelumnya.  Apalagi jejaring sosial, media cetak dan media elektronik menghujat kekalahan ini. Nasi sudah menjadi bubur. Faktor psikologi para pemain muda yang habis mengalami kekalahan tersebut harus menjadi perhatian pengurus,” urainya mengingatkan.

“Psikolog atau bahkan psikiater harus segera mendampingi mereka,” tegas Ari. (sam/bbs/jpnn)

Deltras tanpa Pemain Utama

Tak tampil dengan kekuatan penuh, sepertinya sudah menjadi nasib Deltras Sidoarjo. Dalam laga lanjutan Indonesia Super League (ISL) menjamu PSMS Medan, Sabtu (3/3) besok, The Lobster julukan Deltras lagi-lagi tifak bisa memainkan sejumlah pemain unggulan mereka.

Ada Pemain utama Deltras yang tak bisa tampil di depan pendukungnya, antara adalah, Shin hyun-joon, Purwaka Yudhi yang masih belum sembuh dari cedera. Shin mengalami cedera betis kanan saat timya bertandang ke markas Persiba Balikpapan 18 Februari lalu. Sementara Purwaka belum sembuh dari cedera hamstring saat melawan Persegres Gresik.

“Shin masih belum sembuh total dari cedera. Sementara Purwaka disarankan oleh tim dokter untuk istirahat total selama sebulan penuh. So, untuk pertandingan kali ini kami tidak bisa turun dengan kekuatan penuh,” ujar pelatih kepala Deltras, Jorg Peter Steinebrunner, kemarin (1/3).
Dua pemain lain yang terpaksa harus menyaksikan Mijo Dadic dan kawan-kawan bertanding dari atas tribun adalah M Fakhrudin dan Walter Brizuela.
Kedua pemain ini tidak bisa masuk line up  karena akumulasi kartu kuning. Dengan kondisi tersebut, Steinebrunner harus memutar otak lebih keras demi komposisi tim yang lebih baik.

Menurut pelatih asal Jerman ini, sejumlah pemain pelapis mulai dipersiapkan untuk menutupi kelemahan tim yang pincang tersebut. M Yusuf dan Indra Setiawan besar kemungkinan akan masuk daftar pemain untuk menutupi kekosongan barisan tengah. Sementara untuk sektor belakang ada Wahyu Gunawan serta Achmad Maulana.

“Untuk sektor belakan masih sedikit tertolong. Sebab, meski tidak diperkuat oleh Purwaka, kami masih memiliki Benny Wahyudi yang siap tampi. Namun, yang membuat saya optimistis kami bisa raih poin adalah semangat juang yang saat ini dimiliki oleh anak-anak,” lanjut Steinebrunner.

Sementara itu, manager Deltras Yudha Pratama mengatakan bahwa Mijo Dadic dan kawan-kawan harus bisa merebut poin penuh dalam laga itu. Sebab, hanya dengan itu publik Sidoarjo masih percaya bila kekuatan Deltras belum habis. Saat ini, Deltras memang benar-benar terpuruk, dari tiga belas laga mereka baru mengoleksi 11 poin membuat mereka terpuruk di peringkat 17 klasemen sementara. (dik/jpnn)

SSB AMPI Hadang SSB Damar

DELISERDANG- SSB AMPI tampil memukau dengan menahan SSB Damar dengan skor 3-0  pada babak penyisihan Turnamen Piala AMPI Cup-I, di Lapangan Martubung Jalan Rawe Deliserdang, Kamis (1/3).

Ketiga gol milik SSB AMPI itu diciptakan Dimas, Edwin Tarigan serta Trisna.
Dari awal kick off babak pertama dimulai, SSB AMPI dengan formasi yang memperkuat lini pertahanan, menggempur gawang lawan. Sedangkan SSB Damar mengawali babak pertama ini dengan memperkuat lini penyerang.

Ironisnya, meski SSB AMPI dihujani tendangan lawan, dengan pasti SSB besutan Ruslan ini tidak berubah pikiran dan tetap memfokuskan penjagaan lini pertahanan.

Alhasil segala gempuran yang datang mengkecoh pertahanan hanya berbuah seruan nada sumbang dari penonton.
Dengan seruan keras dari pinggiran lapangan, Ruslan dengan sigap memberikan arahan untuk menyeimbangkan setiap lini. Mendengar seruan itu, punggawa SSB AMPI langsung memberikan perubahan drastis dengan peningkatan serangan. Tak ayal, setelah berganti formasi akhirnya Dimas dari SSB AMPI itu langsung memberikan satu gol lewat tendangan kanan yang keras dan hampir merobek gawang lawan.

Kick off oleh SSB Damar pertanda babak kedua dimulai, kesempatan yang terbilang singkat itu, tidak disia-siakan oleh SSB Damar.
Hasil pada babak pertama, membuat punggawa SSB Damar mau tidak mau harus mengejar ketertinggalan ini.
Akhirnya SSB AMPI  l angsung melesatkan serangan demi serangan ke ara lawan. Di menit pertengahan babak kedua ini Edwin langsung memberikan satu angka yang membuat kedudukan menjadi 2-0.  Di menit terakhir  Trisna hadir dengan membuahkan satu gol lagi ke gawang SSB Damar. Kemudian skor berubah menjadi 3-0. (dik/jpnn)

Native Deen, Bius Anak Muda Medan

MEDAN- Grup musik asal Washington DC Amerika Serikat, Native Deen membius anak muda Medan lewat lantunan genre yang berbaur American Islamic Nasheed Group, di pelataran parkir Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Kamis (1/3) (Bukan hari Kamis (30/1) siang seperti yang diberitakan edisi kemarin).

Bertajuk Medan In Consert 2012, Native Deen berhasil membuat ribuan penonton yang didominasi kaum hawa itu histeris. Meskipun beberapa lagunya masih terlihat asing di telinga penonton, tak menyurutkan antusias para penonton untuk tetap mendengarkan beberapa lagu yang disajikan Native Deen.

Kehebohan semakin bertambah ketika lagu berjudul Shalawat Badar dan Insya Allah yang mereka bawakan diikuti sejumlah penonton.
“Asyik aja lihatnya, karena kan jarang di Indonesia khususnya Medan dihibur dengan Group Nasyid dari Amerika,” ujar salah seorang penonton, Vunny, yang mengaku baru mengenal Native Deen.

Tak hanya berhasil membuat penonton di pelataran parkir UMSU histeris, Native Deen juga tampil dengan perpormence yang atraktif dengan busana Koko dan balutan lobe yang mereka pakai.

Native Deen yang  beranggotakan Joshua Salaam, Naeem Mohammad dan Abdul Malik Ahmad berhasil membuat suasana panggung konser meriah.
Selain konser, kehadiran mereka juga akan dirangkai dengan beberapa acara lainnya, seperti diskusi dengan mahasiswa, akademisi dan siswa mengenai Islam di Amerika, serta diskusi dengan komunitas hip-hop Medan.

Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Agussani mengaku bangga mendapat kesempatan digelarnya konser satu satu grup musik hip-hop terkenal asal Amerika Serikat.

Dengan adanya konser dan diskusi tersebut diharapkan hubungan silaturrahmi yang telah terbina antara Indonesia-Amerika Serikat semakin terjalin erat, bukan hanya dalam hal budaya namun juga pendidikan.

“Kami juga berharap dengan adanya konser dan diskusi ini dapat dimanfaatkan mahasiswa UMSU untuk lebih mengenal budaya Amerika Serikat. Dengan demikian niat untuk melanjutkan studi ke negara Paman Sam itu juga akan semakin meningkat,” ungkapnya.

Sementara Joshua Salaam, salah seorang personel Native Deen mengatakan, dalam penampilan nanti, mereka akan mengkombinasikan musik irama hip-hop dengan lirik bernuansa Islam.

“Melalui konser kami di Indonesia, kami ingin menggali budaya Indonesia yang unik dan keanekaragaman masyarakat Islam di sini. Mereka juga bisa mengenal Muslim Amerika,” ucapnya.(uma)

Berutang untuk Biaya Sekolah Cicilan Jangan Lebih Lima Bulan

TAHUN ajaran baru 2012/2013 masih sekitar empat bulan lagi. Tapi, untuk sebagian kalangan, hari-hari ini sudah mulai pusing memikirkan biaya sekolah anak.

Untuk yang pendaftaran ulang kenaikan kelas, barangkali tidaklah seberapa. Tapi, untuk yang masuk jenjang lebih lebih, misal dari SMP ke SMA, atau SMA ke perguruang tinggi, pastilah orang tua harus merogoh kantong lebih dalam lagi.

Biasanya, ibu-ibu yang pusing memikirkan soal biaya sekolah anaknya. “Tapi yang pusing itu biasanya yang persiapannya kurang,” ujar Budi Rahardjo, konsultan keuangan keluarga dari One Consulting Financial, kepada koran ini di Jakarta, kemarin.

Menurutnya, secara umum, ada dua type orang tua menghadapi pengeluaran untuk biaya sekolah anak. Pertama, type santai-santai saja. “Prinsipnya, nanti ya nanti,” kata Budi. Type kedua, orang tua yang mempersiapkan biaya sekolah anak jauh-jauh hari. Untuk type ini, biasanya tidak pusing mikirin biaya sekolah anak.

Menurut Budi, sebenarnya masalah biaya sekolah anak gampang diatasi jika ada persiapan sejak dini. “Karena pendaftaran anak sekolah sudah terjadwal, jenis sekolah juga sudah bisa ditentukan sejak awal, termasuk biayanya,” ulas alumni Universitas Diponegoro (Undip) Semarang itu.
Sehingga, lanjutnya, orang tua bisa menyiapkan dana dengan menabung atau lewat asuransi pendidikan anak. Misalnya saja untuk masuk SMA butuh Rp6 juta, dipersipkan setahun saja, cukup menabung Rp500 ribu sebulan.

Untuk type santai, maka mendekati tahun ajaran baru, bakal pusing. Meski misalnya cuma butuh Rp6 juta, tapi pada bulan-bulan itu, Juni-Juli, banyak pengeluaran rumah tangga yang tidak bisa ditunda, seperti pajak rumah dan pajak penghasilan.

Belum lagi jika berbarengan dengan pajak kendaraan bermotor. Beban bertambah jika anak yang naik jenjang sekolah, tidak cuman satu. “Nah, tak mungkin kan orang tua bilang ke anak, “nak, sekolahnya ditunda dulu ya”,” kata Budi.

Nah, ada beberapa alternatif yang bisa dilakukan orang tua. Pertama, menguras tabungan yang ada. Kedua, kalau tabungan masih kurang, lari ke pegadaian atau kredit pendidikan.

Ketiga, berutang. Khusus yang berutang ini, Budi mengingatkan,  orang tua harus cermat mempertimbangkan besaran bunga dan lamanya mencicil. “Saya sarankan, cicilan jangan sampai lebih lima bulan.  Karena tahun depan harus bayar sekolah anak lagi,” pesannya.
Pesan lain, memilih sekolah juga harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan keluarga. Maksudnya, jangan cari sekolah yang biaya masuknya terlalu mahal. (sam)