Home Blog Page 13956

PSDS Jinakkan Poslab Labuhan Batu

LUBUK PAKAM-Penampilan perdana PSDS Deli Serdang di ajang kompetisi Divisi I sungguh menjanjikan. Pasalnay, di laga perdananya kemarin (6/2) tim Traktor KUning menang 1-0 atas Poslab Labuhan Batu.

Berlaga di Stadion Baharoeddin Siregar, Lubuk Pakam, tim tuan rumah mendominasi jalannya laga. Padahal pada lega ini Poslab yang tak ingin kehilangan muka tak segan menarapkan permainan keras.

Imbasnya, wasit Aprisman Aranda menghadiahkan kartu kuning sebanyak empat buah kepada Poslab Labuhan Batu, masing masing kepada Eko Fitryanto di menit ke 22, Andri Febriansyah menitke 50 dan Octo Fernando Siahaan menit 56. Sedang kepada kubu PSDS Deli Serdang wasit menghadikan satu kartu kuning bagi back kanan, Budi Setiawan.

Gol sematang wayang PSDS Deliserdang terkadi berkat tendangan jarak jauh Selamet Riadi pada menit ke 13. Selamet memanfatkan keteledoran kiper Poslab Labuhan Batu, M Harry Pratama yang terlampau jauh meju kedepan.

Namun, sayang meski unggul 1-0 atas lawanya, anak anak Traktor Kuning (julungan bagi PSDS Deliserdang) tidak berhasil menggandakan gol buat timnya. Bahkan beberapa peluang gol yang dicoba dibangun Ronal Sinaga dan kawan kawan tidak mampu mengubah kedudukan.

Sampai pluit terakhir ditiup wasit Aprisman Aranda, skor 1-0 atas kemenangan PSDS Deli Serdang.”Tim lawan bagus menghalau serangan barisan penyerang PSDS, melihat hasil ini, kami akan adakan evaluasi tim,” bilang Dosman Sagala, pelatih PSDS yang saat ditemui usai pertadingan. (btr)

Yamaha Corsa RPM Berhadiah Rp60 Juta

MEDAN-Lanjutan balap motor kejuaraan ‘Yamaha Corsa RPM G-Speed Promo Road Race 2012’ yang digagas Gemilang Speed Promo kembali bergulir di sirkuit buatan Terminal Madya Kisaran, Kab. Asahan, Minggu (12/2).

Ketua Panpel Nunung Pamela mengatakan di Medan Senin (6/2), kejuaraan seri II tetap memperlombakan delapan kelas dengan menyediakan dua unit sepeda motor Yamaha bagi pembalap yang tampil menjadi juara umum, masing-masing di kelompok terbuka dan pemula.
“Kejuaraan menyediakan hadiah total Rp60 juta, untuk setiap seri,” ucap Nunung didampingi  pimpinan RPM Managemen, Roy Gusti Haris, ST yang juga menjabat Wakil Ketua Panpel.

Dikatakan, event seri II, yang telah mendapat dukungan dari unsur Muspida Kab. Asahan ini, tentu bakal lebih seru, mengingat para racer yang akan tampil telah membawa bekal poin yang mereka dapat dari hasil seri I di Stabat, 29 Januari lalu.

Dari poin sementara hingga seri I, racer Medan Agung Febri dari tim Yamaha Yamalube AS 3DI memimpin di kelompok terbuka. Sementara, M. Irvansyah Putra, yang tak lain rekan satu tim Agung Febri, juga memimpin kelompok pemula dengan total poin 61, kemudian Hadi Renaldi (RPM Sucofindo/52), serta Jefry Hadi di posisi ketiga dengan nilai 49.

“Kita yakin seri II lebih seru dan ramai. Apalagi kejuaraan ini sebagai wujud komitmen kami dalam pembinaan generasi muda, khususnya yang gemar balap motor,” ucap Nunung Pamela, tentang balapan  yang mendapat dukungan dari  IMI Sumut, PT Alfa Scorpii, Corsa Motorcycle Tire, RPM Management dan klub Brotherhood ini.

Panpel membuka dua tempat pendaftaran, masing-masing di Jl. AR Hakim No. 201 Medan (hp 081376561300) dan di Koces Motor, Jl. Diponegoro No. 212, Kisaran. Sementara, kelas-kelas yang diperlombakan yakni MP 1 Open, MP 2 Open, MX Std s/d 135 CC OMR, MMP 3 Pemula OMR YMH, MP 4 Pemula OMR YMH, MP 7 Matic Std 130 CC Pemula OMR YMH, MP 5 Pemula Open dan MP 6 Pemula Open. (jun)

KFC Titi Kuning Diserang, Polisi Dituding Lamban

Polisi: Bukan Geng Motor

MEDAN-Polisi mengaku kejadian di KFC Titikuning bukan aksi geng motor. Soalnya, dari hasil pemeriksaan dua saksi karyawan KFC, keduanya mengaku tak melihat ada atribut geng motor.

“Sudah dua orang kita mintai keterangan kita belum berani menyimpulkan pelaku bagian dari geng motor, karena saat beraksi kawanan ini tak membawa bendera maupun atribut geng motor.

“Belum tentu, jangan disimpulkan dulu,” kata Kanit Reskrim Polsek Delitua, AKP Semion Sembiring, Senin (6/2).

Dari hasil amatan wartawan kemarin (6/2), polisi juga tak ada melakukan penyelidikan di lokasi. Di lokasi tak ada ditemukan police line. Padahal, menurut sejumlah saksi hampir seluruh pelaku yang duduk di boncengan sepeda motor masuk ke restoran dan mengobrak-abrik meja dan kursi.
“Lama juga mereka di sini, ada sekitar 10 menit,” kata pegawai KFC yang minta identitasnya disembunyikan. Selain merusak fasilitas restoran, pelaku juga merampas harta benda pengunjung. Para pegawai restoran tak berani memberikan perlawanan. “Kami kalah banyak, diperkirakan mereka naik 30 sepeda motor,” ujarnya. Pegawai tersebut mengaku menyesalkan lambatnya  kinerja polisi.

Praktisi Hukum Pidana Umum dan Kriminolog dari Fakultas Hukum UMSU, Nursariani Simatupang berpendapat untuk mengatasi aksi geng motor hendaknya masyarakat dan polisi harus bersama-sama. Polisi lebih gencar untuk melakukan razia di sejumlah tempat yang dilalaui geng motor dan tempat nongkrongnya geng motor dan memberikan pembinaan terhadap kelompok geng motor yang berhasil dibekuk.
Kapolresta Medan, Kombes Pol Tagam Sinaga SH usai memberikan kuliah umum di Universitas HKBP Nommensen Medan, mengaku, polisi sudah maksimal melakukan pengamanan. (gus/adl/jon)

Joharis Lubis Pimpin FORMI Sumut

MEDAN-Drs H.Muhammad Joharis Lubis MM, Mpd terpilih menjadi Ketua Umum Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat  Indonesia (FORMI) Sumut masa Bhakti 2012-2016 dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) yang berlangsung, Minggu di Medan.

Joharis dalam Musprov yang berlangsung sehari penuh itu berhasil mengumpulkan 31 suara, mengalahkan Drs Sujamrad Amroe yang merupakan Ketua FORMI periode sebelumnya yang hanya memperoleh 22 suara dukungan.

Sedangkan satu suara dinyatakan abstain. Musda yang dibuka secara resmi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sumut Ristanto SH itu diikuti Pengurus Cabang (Pengcab) olahraga masyarakat se kabupaten-kota se Sumut.

Usai terpilih Joharis dalam sambutannya mengatakan memiliki keinginan untuk kembali menggalakan olahraga masyarakat di Sumut. Menurutnya, ada sekitar 55 permainan tradisional yang akan kembali dipopulerkan, misalnya  permainan petak umpet, alip batalyon , patok lele, panjat pinang, langliok dan lain-lain.

“Permainan kala kita masih kanak-kanak ini belakangan seakan hilang, dan tidak lagi menjadi permainan anak-anak masa kini, yang cenderung menjadi konsumtif,” ujarnya.

Akibatnya seorang anak tidak lagi bisa menikmati masa kanak-kanaknya akibat orangtuanya tidak punya kemampuan finansial. (jun)

LPM-SU Keterkean Sejahtera Gelar Try Out Tingkat SMA

MEDAN- Menghadapi Ujian Akhir Nasional (UAN), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Sumatera Utara (LPMSU) Keterpaduan Keakraban Kebersamaan (Keterkean) Sejahtera menggelar kegiatan try out untuk siswa-siswi tingkat SMA.

Kegiatan ini, kata Pendiri LPMSU Keterkean Sejahtera, Richard Eddy M Linggga, akan digelar di 3 (tiga) kabupaten yaitu Karo, Dairi, dan Pakpak Bharat.
“ Rencananya pelaksanaan try out untuk Karo akan digelar pada Kamis 9 Februari 2012, Pakpak Bharat 10 Februari 2012 dan Dairi tanggal 11 Februari 2012.,” kata Eddy Richard M Lingga didampingi Sekretaris dan Bendahara LPMSU Keterkean Sejahtera, Junardi Simanullang, Dahlian dan Agustina Sidabalok SE di Jalan Prona II No 4 Medan.

Menurut Richard, tujuan digelarnya kegiatan try out oleh LPMSU Keterkean Sejahtera ini adalah: untuk mengetahui sampai sejauh mana kesiapan para siswa-siswi SMA dalam menghadapi UAN April mendatang.

Selain itu, lanjut Richrad, juga untuk melatih siswa-siswi dalam mengisi lembar jawaban UAN nanti serta melatih diri untuk mempersiapkan diri masuk perguruan tinggi.”Dengan try out ini, diharapkan para siswa-siswi dapat membandingkan kemampuan mereka dengan siswa-siswi lainnya yang ada di tiga kabupaten tersebut,” ujar Richard.

Kata Richard, kegiatan try out ini menggunakan anggaran yang berasal dari Bantuan Sosial (Bansos) Provsu sebesar Rp50 juta sumber anggaran dari P-APBD Sumut TA 2011.

“Try out ini adalah program ketiga dari kegiatan LPMSU Keterkean Sejahtera, dimana kegiatan terdahulu yang dilakukan LPMSU Keterkean Sejahtera adalah bakti sosial,” ujar Richard.

Richard Lingga menilai bahwa kegiatan try out ini dibuat karena LPMSU Keterkean Sejahtera saat ini sedang fokus pada dunia pendidikan yang dinilai sudah mulai merosot.

“Karena itulah pihaknya ingin membangkitkan kembali semangat para siswa-siswi tingkat SMA melalui try out, sekaligus mensukseskan program pemerintah, dalam hal ini visi misi Gubsu agar rakyat tidak bodoh,” terang Anggota DPRD Sumut ini.
Adapun kegiatan try out ini, kata Richard, dikaitkan dengan pelaksaan reses DPRD Sumut, sehingga secara pribadi kegiatan tersebut dapat diawasi dan dipantau sejauh mana manfaatnya bagi siswa yang sebentar lagi akan menghadapi UAN Tahun 2012 ini. “Saya akan beri arahan dan masukan kepada para siswa-siswi seusai pelaksanaan try out, memberikan pencerahan kepada siswa-siswi bagaimana mereka bisa memposisikan dirinya untuk menuju perguruan tinggi nanti,” terang Richard. (ari)

Seri Keempat NBL Jauh Lebih Seru dari Sebelumnya

PALEMBANG- Flexi NBL Indonesia seri ketiga memang menghadirkan drama yang menegangkan. Namun, ada yang menarik selain keberhasilan Dell Aspac sebagai satu-satunya tim yang mampu melakukan sapu bersih. Palembang Sport and Convention Center  juga menjadi  tempat bagi tim-tim untuk melakukan revans atas kekalahan di seri sebelumnya.

Aspac contohnya. Mereka mampu membalaskan kekalahan atas CLS Knights Good Day Surabaya di seri kedua lalu. Hal yang sama juga terjadi bagi CLS. Agustinus Indrajaya dkk juga sukses membalaskan dendam saat mengalami kekalahan atas Muba Hangtuah Indonesia Muda Sumsel dan Stadium Jakarta di seri perdana lalu. Pun dengan Pelita Jaya (PJ) Esia Jakarta yang sukses melakukan revans saat dikandaskan SM di seri kedua silam. Pun dengan Satya Wacana Angsapura Salatiga yang sukses membenamkan Comfort Mobile BSC Jakarta. Itu merupakan pembalasan setimpal atas kekalahan yang mereka alami di seri kedua lalu.

Namun, drama bakal meningkat di seri keempat nanti. Seri yang digelar di GOR Merpati, Denpasar, Bali 18-26 Februari mendatang akan menjadi ajang bagi semua tim untuk langsung tancap gas. Jika seri perdana hingga ketiga dianggap sebagai ?pemanasan?, maka gelaran di Bali akan mengharuskan semua tim untuk setel kencang. Mereka akan berlomba-lomba untuk mencari posisi demi memudahkan jalan di Championship Series mendatang.

“Kami harus mulai mendapatkan posisi yang kami inginkan agar mudah di Championship Series nanti. Anak-anak harus jauh lebih konsisten dibanding seri pertama dan kedua. Untungnya, anak-anak sudah sangat berani menghadapi tim-tim kuat sekalipun,” ucap Abdurrachman Padang, pelatih Stadium.
Pesan serupa juga diutarakan pelatih PJ Rastafari Horongbala. Dia mengharapkan anak asuhnya tetap memiliki karakter sebagai tim yang layak bersaing merebut gelar juara NBL musim ini. Menurutnya, grafik permainan anak asuhnya selama seri ketiga bak pelana kuda. Setelah bermain bagus, Erick Sebayang dkk malah terpeleset. Setelah mampu mengempaskan NSH GMC Riau dengan skor 118-64, Erick dkk malah dijatuhkan Garuda Speedy Bandung dengan skor 54-59. Beruntung, mereka mampu happy ending setelah menjungkalkan juara bertahan SM di hari terakhir.

“Anak-anak jangan sampai nunggu kalah dulu baru bangkit. Mereka seharusnya terus menjaga konsistensi permainannya. Apalagi, seri di Bali, mereka akan ketemu Muba, Stadium serta Aspac. Tiga tim itu kan sedang meningkat,” jelas Rastafari.

Kubu Garuda juga mulai ancang-ancang untuk terbang tinggi. Saat ini, mereka masih tertahan di peringkat keempat. Posisi yang cukup rawan karena jika itu bertahan, mereka akan bersua tim penghuni posisi kelima. Asisten pelatih Garuda AF Rinaldo mengharapkan anak asuhnya bisa berbuat lebih banyak lagi di Bali.

“Kalau mau lebih aman memang harus berada di tiga besar. Kalau anak-anak mau bermain dengan system yang kami inginkan, mereka punya kans untuk mendapatkan peluang itu. Masalahnya, anak-anak kerap bermain sebagai individu ketimbang asa team,” jelas mantan point guard Timnas tersebut.
Persaingan ketat juga bakal terjadi di peringkat bawah. Bimasakti Nikko Steel Malang yang sebelumnya sempat diprediksi bakal mulus ke Championship Series mulai menemukan batu sandungan. Itu setelah mereka di luar dugaan dikandaskan BSC dengan skor 62-61. Tak pelak, persaingan pun bakal kian menggigit. Bukan hanya di papan atas, tapi juga di papan bawah. (ru/jpnn)

Berani Mandiri dan Jadi Diri Sendiri

Koper Indie, Komunitas Perempuan Indie

Koper Indie, Komunitas Perempuan Indie, begitu komunitas ini menamakan  kelompoknya. Berawal dari pertemuan sembilan cewek (Asri, Ayu, Asya, Diah, Fani, Novi, Rinda, Ulan, Yokko) dalam sebuah organisasi kampus, Persma Kreatif Unimed.

MEDAN – Kemudian kesembilan wanita ini membentuk sebuah komunitas dengan tujuan mempererat tali silaturahmi dan ajang bertukar pikiran. Koper Indie yang notabene adalah Komunitas Perempuan Indie ini berdiri pada 22 Maret 2009 silam.

“Awalnya kami bingung karena di Persma Kreatif tempat kami biasa menyibukkan diri telah ada anggota baru. Otomatis kegiatan organisasi banyak dipusatkan pada anggota baru. Sementara kami masih ingin membuat even namun bingung menggunakan nama apa. Akhirnya terbentuklah Koper Indie ini,” ungkap Diah, salah satu pencetus lahirnya Koper Indie saat dikonfirmasi, Senin (6/2).

Sejak saat itu mereka selalu mengadakan kegiatan dengan mengusung nama Koper Indie. Kegiatan yang dilakukan pun beraneka ragam. Baik bakti sosial, seminar, jelajah malam, buka usaha bareng, nonton bareng, jalan-jalan atau sekedar ngumpul dan saling berbagi cerita.
Berbeda dengan komunitas pada umumnya yang biasanya mengidentikkan diri terhadap suatu hal seperti hobbi atau profesi, Koper Indie tak pernah memusingkan kemana arah komunitasnya.

“Kita bebas berekspresi. Selagi itu tak menyalahi aturan dan tidak merugikan orang lain, lakukan saja,” terang Novi.  Komunitas yang menampung segala ide-ide dari anggotanya, menurut Diah, tidak terpatok pada satu kegemaran atau satu bidang saja.

“Maksud awalnya sih sederhana, kita tuh pengen mempertahankan jiwa indie kita.  Indie atau independent disini bukan berarti kita menganut paham bebas sebebas-bebasnya hingga tidak memikirkan orang lain,”sebut Novi.

Menurut Diah, bebas disini adalah bebas melakukan apa yang diinginkan, bebas mewujudkan ide-ide dan mimpi-mimpi, dengan catatan tidak menyalahi aturan dan tidak mengusik orang lain. “Bahasa simpelnya sih, berani mandiri dan jadi diri sendiri,” tambah Diah.

Sejak awal berdiri hingga saat ini, anggota Koper Indie tetap sembilan orang.  Hal tersebut bukan karena tak ada yang tertarik masuk menjadi anggota, namun memang mereka ingin menjadikan Koper Indie sebagai salah satu identitas mereka bersembilan. Mereka ingin menjadikan Koper Indie sebagai salah satu saksi bahwa mereka pernah satu angkatan di Persma Kreatif. (uma)

Perempuan Dididik Berusaha

MEDAN – Mencegah perdagangan perempuan (woman trafficking), Biro Pemberdayaan Perempuan Anak dan Keluaraga Berencana (PPAKB) Pemprovsu menggandeng Mother Helpage Worldwide (MHW) dan Muslim Hands International (MHI) menggelar program pemberdayaan ekonomi kaum perempuan.
Program tersebut dikolaborasi dengan penyerahan bantuan pemberian alat dan bahan produksi es krim serta mesin pendingin (freezer) bagi 30 ibu rumah tangga.

Kepala Biro PPAKB Pemprovsu, Drg Iis Faizah Hanum MKes menyampaikan satu sebab meningkatnya kasus perdagangan wanita akibat ketidak berdayaan ekonomi dan lemahnya pendidikan kaum perempuan. Sehingga, diperlukannya beberapa formula untuk memberikan kemudahan dalam hal meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Satu hal yang kami lakukan mulai merangkul beberapa lembaga untuk bekerjasama dalam mengangkat kaum perempuan agar bisa membuka usaha,” ujarnya saat penyerahan bantuan, Rabu (1/2) di bawah koordinasi Lembaga pemberdayaan Perempuan Lanjut Usia (LPPLU) yang dilaksanakan di Kantor Legiun Veteran Republik Indonesia Markas Cabang Kota Binjai.

Dalam kegiatan yang dirangkaikan dengan penyuluhan tersebut hadir pendiri sekaligus CEO Mother Helpage Worldwide, Captain (Dr) Sohail Nasti, Country Manager Muslim Hands International, H Khairul Rahmi, MSc (Eng), Kepala LPPLU, Hj Rohana Ridwan, dan Ketua LVRI cabang Kota Binjai.
Sohail Nasti menyampaikan program pemberdayaan perempuan bekerjasama dengan Biro PPAKB Pemprovsu akan dilanjutkan dengan berbagai program lainnya.

Country Manager MHI, H Khairul Rahmi M Sc sebagai partner MHW  menyampaikan  dua minggu mendatang, bantuan serupa akan diberian kepada 20 keluarga miskin di  Medan.  (ril)

Teks Foto :

Taiwan Sebut Medan Peluang Bisnis Besar

Pemko Medan Jajaki Kerja Sama dengan Pemerintah Taiwan

Daya tarik Kota Medan semakin mempesona dipandang negara luar, bila sebelumnya Korea Selatan (Korsel) dan Hongkong sudah dijalan kerja sama perekonomian. Kini, Pemerintah Taiwan tertarik menanamkan investasinya di ibu kota Provinsi Sumatera Utara ini.

Ketertarikan Pemerintah Taiwan tersebut terungkap dalam satu pertemuan antara Wali Kota Medan, Drs Rahudman Harahap dengan Taipeh Economic and Trade Office atau Kantor Perwakilan Ekonomi dan Perdagangan Taiwan (TETO/KPEPT) di Indonesia, Andrew L Y Hsia di Grand Aston City Hall Medan, Senin (6/2).

Dalam pertemuan tersebut, Kota Medan dan satu kota di Taiwan memiliki kesamaan, sister city (kota kembar, Red). Kesamaan inilah yang bisa mewujudkan kemudahaan dalam melakukan kerja sama.

Rahudman mengatakan, kerja sama yang akan dilakukan tidak hanya menyangkut bidang ekonomi, melainkan bisa membangun hubungan investasi baik itu pariwisata maupun kesehatan.

“Dalam pertemuan tadi, mereka menyatakan keinginannya menanamkan investasi di bidang energi kelistrikan dan kegiatan-kegiatan yang menyangkut penanganan-penanganan objek wisata. Mudah-mudahan kerja sama akan dapat dituangkan dalam bentuk Memorandum of understanding (MoU) dengan Pemerintah Taiwan,” katanya usai menggelar pertemuan.

Dia mengatakan, Pemko Medan segera menindaklanjuti program kerja sama, seperti membuat draft kerjasama dengan Pemerintah Taiwan.”Saya meminta agar jajaran di bawah saya menyiapkan draft kerja sama dengan Pemerintah Taiwan. Kami berharap kerja sama yang dibangun bisa lebih luas lagi di masa akan datang,” harapnya.

Pada pertemuan itu, Rahudman didampingi Wakil Wali Kota Drs H DZulmi Eldin M Si serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemko Medan seperti Kepala Badan Penanaman Modal (BPM) Medan, Rismaria Hutabarat dan Kepala Bagian Hubungan Antar Kota dan Daerah (Hakda) Drs Rivai Nasution.

Perwakilan dari Kantor Perwakilan Ekonomi dan Perdagangan Taiwan (TETO/KPEPT) di Indonesia, Andrew L Y Hsia mengakui, agriculture (perkebunan) di Kota Medan cukup bagus, sedangkan di Taiwan mempunyai teknologi agriculture  yang cukup bagus. Hanya saja, belum mempunyai lahan yang cukup. Di samping itu Kota Medan memiliki pangsa pasar yang cukup baik sehingga tepat untuk menanamkan investasi.
“Saya akan mempromosikan Kota Medan kepada penduduk Taiwan, termasuk para pengusahanya.

Peluang bisnis cukup besar dibuka di Kota Medan, terutama di bidang energi kelistrikan, agriculture, pengolahan sampah serta  pariwisata,” katanya dalam bahasa Inggris yang diartikan oleh penerjemah.

Dengan begitu, lanjut dia, hasil dari pertemuan tersebut akan dilanjutkan sehingga terjalin kerja sama antara Pemko Medan dengan Pemerintah Taiwan. “Kami akan menjajaki pertemuan ini, termasuk kemugkinan melakukan hubungan melalui sister city. Pertemuan tersebut merupakan awal yang bagus untuk memulai hubungan,” ungkapnya.

Dia menerangkan, pertemuan ini terlaksana berkat peran Eddie Kusuma, satu pengusaha Indonesia yang lahir di Kota Medan yang tercatat sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dari daerah pemilihan ibukota Jakarta, yang tengah menghadiri perayaan Tahun Baru Imlek dan pertunjukan budaya di Kota Medan.

“Kehadiran saya awalnya adalah untuk menghadiri acara Imlek dan pertunjukan budaya di Kota Medan. Oleh Pak Eddie Kusuma kemudian dirancang pertemuan saya dengan Wali Kota Medan untuk membicarakan kemungkinan investasi di Kota Medan,” cetusnya mengakhiri. (adl)

Tingkatkan Kunjungan Wisatawan

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Medan, Busral Manan megatakan kalau tahun kunjungan wisata Kota Medan atau Visit Medan Year 2012 bisa meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Ibu Kota Provinsi Sumatera Utara itu.

“Kami optimistis visit Medan year 2012 bakal berjalan sukses, di antaranya dari sisi jumlah kunjungan wisatawan mancanegara,” katanya.
Dia memapatkan, melalui Visit Medan year 2012, pihaknya menargetkan total wisatawan mancanegara (wisman), yang bakal berkunjung ke kota berjuluk ‘the smiling city’ itu mencapai lebih dari 200 ribu orang. Peningkatan jumlah wisman dipastikan turut memberi kontribusi nyata bagi kinerja perekonomian Kota Medan.

“Untuk menyukseskan visit Medan year 2012, Pemko Medan bersama sejumlah pemangku kepentingan bidang pariwisata setempat telah menyiapkan sejumlah paket acara. Kini, sedikitnya ada 19 paket acara khusus yang diagendakan untuk menyemarakkan visit Medan year 2012,” ucapnya.
Busral menyebutkan, paket acara itu, di antaranya Medan MICE atau “Meeting Intensive Convention Exhibition” Travel Mart 2012. Pertemuan Internasional antar para pelaku usaha pariwisata tersebut akan digelar Pemko Medan bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Industri Kreatif RI sekitar Maret 2012.

Acara lainnya, festival jazz Internasional, festival lintas budaya Internasional serta parade diskon khusus yang dibuat sejumlah perusahaan bergerak di bidang jasa pariwisata. Perusahaan tersebut memberikan potongan harga khusus kepada wisman. (adl)

Wujudkan Keuntungan di Dua Kota

Kepala Bagian Hubungan Kerjasama Setda Kota Medan, Drs Rivai Nasution MM menjelaskan hasil dari pertemuan akan terbangun kerja sama di bidang industri seperti, air, pendidikan, kesehatan dan investasi bersifat engineering.

Dia menyebutkan, kerja sama yang digagas masih dalam tahap penjajakan yang sama-sama melihat apa saja yang menguntungkan di kedua kota. Kerja sama yang dibuat sebagai bagian untuk melihat keuntungan di kedua kota tersebut.

Rivai membeberkan, Pemko Medan akan melihat potensi apa yang dapat menguntungkan bagi kedua kota dalam melakukan kerja sama, yang akan terus ditingkatkan.  “Bagaimana potensi dua kota, apakah menguntungkan. Bila ada yang menguntungkan, terjalin kerja sama yang ditingkatkan,” sebutnya.
Dia menerangkan, dari segi teknologi di negara Taiwan sangat cangih untuk membantu pertumbuhan di negaranya. Namun, Taiwan tidak memiliki lahan yang banyak seperti di Kota Medan. “Lahan tidak ada, sedangkan peralatan canggih sedangkan di Medan masih banyak lahan yang dikelola dan tidak ada pendukung dengan kecanggihan alat,” cetusnya.

Menurut dia, sesuai dengan perintah Wali Kota Medan. Pemko Medan akan melakukan follow up (berkelanjutan) terhadap rencana kerja sama itu.  “Akan kita follow up untuk itu dengan mencari apa yang menjadi keuntungan di kedua kota. Intinya, agar kota tersebut mau melakukan investasi di Kota Medan,” jelasnya.

Selain itu, Rivai memaparkan, program Kota Medan mencanangkan Visit Medan Year 2012 ditargetkan dapat menampung wisatawan dapat hadir di Koa Medan. “Awalnya, mereka menghadiri perayaan Tahun Baru Imlek dan pertunjukan budaya di Kota Medan. Hal itu dapat membuktikan wisatawan senang datang ke Kota Medan sesuai dengan program Pemko Medan Visit Medan Year 2012,” cetusnya. (adl)

Mahasiswa Jaga Kamtibmas

MEDAN-Universitas HKBP Nommensen Medan menggelar kuliah umum di Aula Perpustakaan Lantai II Universitas HKBP Nommensen dengan tema, Meningkatkan Kesadaran Hukum dan Moral di Kalangan Kaum Intelektual Kampus sebagai Calon Pemimpin Bangsa.

Pembicara Kapolresta Medan, Kombes Pol Tagam Sinaga SH, dalam kuliah umumnya meminta peran aktif dari mahasiswa dalam menjaga Kamtibmas baik di kampus maupun di luar kampus.

“Bila kita mencermati UU No 20 Thn 2003 mengenai Sistem Pendidikan Nasional, maka di dalamnya tersurat bahwa pendidikan harus dilaksanakan secara demokratis dan berkeadilan serta tidak diskriminatif dengan menjunjung tinggi HAM, nilai keagamaan, nilai kultural, kemajemukan bangsa dengan memperhatikan geografi Indonesia,” katanya.

Tagam Sinaga menerangkan kepada mahasiswa salah satu kebijakan yang ditempuh untuk mewujudkan harapan masyarakat sesuai tujuan transformasi Polri, khususnya Polresta Medan melakukan berbagai upaya dan terobosan-terobosan, di antaranya mengedepankan upaya penanggulangan terhadap gangguan keamanan dan ketertiban melalui tindakan preventif. Berupa pencegahan terhadap potensi-potensi yang mengarah pada gangguan keamanan dan ketertiban, satunya adalah berperan aktif dalam membangun kerjasama dengan lintas sektoral.

Sementara itu, Rektor Univ HKBP Nommensen Medan, Dr Ir Jongkers Tampubolon MSc mengaku, pihaknya sangat berterima kasih atas kesedian dari Kapolresta Medan, Kombes Pol Tagam Sinaga SH mengisi kuliah umum. Diterangkannya, dengan kuliah umum ini, para mahasiswa bisa menjalankannya di masyarakat. (jon)