Home Blog Page 13959

Ganti Strategi

AC Milan vs Juventus

MILAN- Dua kali bertemu Juventus musim ini, AC Milan selalu menjadi pecundang. Setelah bertekuk lutut dua gol tanpa balas di giornata kelima Serie A di Turin (28/10), Milan dipermalukan 1-2 di San Siro (8/2) dalam leg pertama semifinal Coppa Italia.

Apakah pertemuan ketiga di San Siro dini hari nanti kembali menjadi milik Juve? Yang jelas, Milan tentu sudah belajar dari dua kekalahan tersebut. Allenatore Milan Massimiliano Allegri memang tidak akan melakukan perubahan frontal.
Namun, menilik pernyataan Robinho, -Rossoneri- sebutan Milan tidak akan memakai taktik berbeda. Penggunaan taktik baru juga mendukung setelah Milan kehilangan beberapa pemain pilar. Zlatan Ibrahimovic sudah pasti absen setelah banding skorsnya ditolak otoritas liga. Sedangkan Kevin-Prince Boateng dan Clarence Seedorf masih cedera.

“Tanpa Ibra (sapaan akrab Ibrahimovic), kami harus memainkan plan B. Ibra begitu mewarnai permainan tim. Bola banyak mengarah kepadanya, algojo penalti pun dirinya,” kata striker Milan asal Brazil tersebut sebagaimana dilansir La Stampa.

Di musim ini, Ibra menjadi mesin gol Milan dengan koleksi 22 gol dari 27 laga di berbagai ajang. Pemilik sabuk hitam taekwondo tersebut juga tercatat sebagai pemberi assist terbanyak (9 assist). Tapi, sekalipun memiliki Ibra dalam dua pertemuan sebelumnya kontra Nyonya Tua (sebutan Juve), striker internasional Swedia itu tidak mampu berbuat apa-apa.

“Kami masih memiliki (Alexandre) Pato. Dia adalah striker fenomenal. Pelatih Allegri juga telah menunjukkan kepercayaannya kepada saya dengan tidak membatasi potensi yang saya miliki,” jelas Robinho yang mengemas tiga gol dalam dua laga terakhir Milan tersebut.

Milan boleh saja menyiapkan taktik baru untuk meredam Juve. Tapi, bukan lantaran janjian, allenatore Juve Antonio Conte juga mempersiapkan formula anyar. Skema 3-5-2 menjadi ‘mainan’ baru Conte karena dianggap mampu menjaga keseimbangan permainan dibandingkan 4-3-3.

Skema 3-5-2 sekaligus memberi peran lebih besar bagi lini tengah Juve yang dihuni Claudio Marchisio, Arturo Vidal, serta eks kreator permainan Milan Andrea Pirlo. Sebagai catatan, separo lebih dari gol-gol Juve musim ini berawal dari pergerakan Pirlo cs.

“Ide itu (mengunakan 3-5-2) sebenarnya sudah ada dalam benak saya di awal musim. Kami pun terus mengasahnya selama sepekan terakhir. Jika segalanya berjalan dengan baik , kami mungkin akan terus memakainya,” kata Conte.(dns/jpnn)

Siswa Bawa Mobil ke Sekolah Dirazia

Pemko Siapkan Tim untuk Menertibkan

MEDAN-Dinas Pendidikan Kota Medan, Rajab Lubis akan membentuk tim dari unsur Dishub Medan dan Polresta Medan, untuk menertibkan siswa yang membawa kendaraan roda empat (mobil) ke sekolah.

“Tim sudah disiapkan. Ini langkah pertama yang akan kita lakukan, setelah itu barulah kita kaji mekanismenya seperti apa,” cetus Rajab. Dari kajian yang dilakukan Disdik Kota Me dan memang sekolah yang ada di Medan lahan parkirnya sangat minim Kondisi inilah yang menyebabkan Pemko Medan membuat kebijakan pelarangan siswa membawa kendaraan ke sekolah.

“Lahan parkir sangat minim, sehingga siswa yang membawa mobil akhirnya memakai badan jalan untuk parkir, makanya harus ada solusi dengan melarang siswa membawa kendaraan pribadi terutama roda empat ke sekolah,” jelas Rajab.

Setelah tim dibentuk baru kemudian akan dikaji seperti apa Standar Operasional Prosedur (SOP) dari penertiban langsung yang akan dilakukan.
“Kalau nanti tim sudah dibentuk dan kajian SOP-nya sudah ada maka kita harapkan tidak akan terjadi lagi benturan-benturan di lapangan,” terang Rajab.

Kepala Sekolah Methodist 2 Medan, Paulus menyambut baik. “Kita memang sedang menunggu kebijakan itu. Karena memang selain bertujuan untuk mengatasi kemacetan juga untuk meminimalisir terjadinya perbedaan ataupun ketimpangan di antara siswa yang kaya dan miskin,” kata Paulus.
Dikatakannya, hingga saat ini pihaknya mengaku masih belum menerima surat edaran pelarangan itu secara resmi.

“Kami masih menunggu surat edaran itu secara resmi, sampai sekarang belum ada kami terima. Kalau sudah kami terima maka akan langsung kami sosialisasikan,” cetusnya.
Begitupun, kata Paulus, pihaknya tetap akan menginstruksikan kepada siswanya agar tidak membawa kendaraan roda empat ke sekolah.

“Nanti akan kami instruksikan. Lagi pula hingga saat ini siswa kami sudah sangat sedikit yang menggunakan mobil pribadi ke sekolah, lebih banyak yang diantar dan yang menaiki bus. Paling dari ribuan siswa hanya sekitar 10 orang yang membawa mobil. Kalau yang membawa sepeda motor memang masih banyak tapi itu tidak mengganggu lalulintas karena parkirnya di pekarangan sekolah,” jelas Paulus.

Kepala Sekolah SMA Harapan 1 Medan, Sofyan Alwi menegaskan kalau memang aturan pelarangan siswa membawa kendaraan roda empat sudah menjadi peraturan daerah maka secara otomatis harus dipatuhi. “Kalau itu sudah menjadi perda, ya sah-sah saja maka surat edaran itu harus disosialisasikan ke semua lapisan masyarakat,” tegasnya. (adl)

Sales Kerupuk Dirampok

Ditodong Senpi, Motor Disikat

MEDAN-Sales kerupuk Edi dirampok dua pengendara sepeda motor di Jalan Madong Lubis, tepatnya di Jalan Mabar, Jumat (24/2) diniharin
Akibatnya, warga yang kos di Jalan Singa, Medan Area itu mengalami kerugian Rp14 juta.

Informasi yang dihimpun aksi perampokan terjadi saat korban bersama temannya Lim Puih Song berangkat dari rumah kost di Jalan Singa mengendarai sepeda motor Honda warna merah silver dengan nomor plat polisi BK 6997 SO.

Sesampainya di Jalan Madong Lubis, tepatnya di Jalan Mabar korban dihadang dua pelaku mengendarai sepeda motor tanpa plat. Begitu kedua korban berhenti, kedua pelaku langsung menodongkan senjata api ke kepala Edi dan rekannya.

Merasa terancam, Edi hanya diam. Sementara temannya Lim Puih Song melakukan perlawanan dengan berlari mencari batu. Namun, dua teman pelaku datang dengan menaiki sepeda motor Yamaha Mio dan langsung menghampiri Lim Puih Song serta menodongkan pisau.

Todongan senpi dan pisau yang dilakukan oleh empat orang kawanan penjahat membuat keduannya tidak berdaya. Dengan mudah kawanan perampok melucuti harta benda Edi berupa dompet warna hitam berisi SIM C, KTP, STNK, dan kartu ATM Bank BCA, Danamon, BRI, dan 1 (satu) buah cincin emas putih serta membawa kabur sepeda motornya.

Sementara temannya juga tak luput jadi sasaran perampokan, barang-barangnya berupa satu buah dompet berisi KTP, SIM C, ATM BCA,uang tunai Rp300.000 dan 1 buah hnadphone Nokia disikat kawanan perampokan. Setelah menguras harta benda korban kawanan perampok itu langsung kabur.

Korban melaporkan kejadian itu ke Mapolresta Medan. Wakasat Reskrim Polresta Medan, AKP Hendra membenarkan kejadian ini dan masih melakukan penyelidikan. (gus)

Nyanyi Bareng Mick Jagger

Barack Obama

Selama ini, Presiden Amerika Serikat Barack Obama dikenal sebagai orator ulung. Namun siapa sangka, ternyata Obama juga memiliki suara merdu.

Selasa (21/2) lalu, di Gedung Putih, Washington DC, Obama menyanyikan beberapa baris dari lagu “Sweet Home Chicago” bersama musisi BB King, Mick Jagger, Jeff Beck, Buddy Guy, Keb Mo, Shemekia Copeland, and Susan Tedeschi.

Obama tak mampu menolak ketika musisi Mick Jagger menyodorkan mikrofon padanya agar orang nomor satu di AS itu mau menyanyi dalam acara yang bertabur musisi blues itu. Tanpa ragu Obama meraih mikrofon dari Jagger, sambil tersenyum dia menyanyikan tiga baris dari lirik “Sweet Home Chicago” sebelum menyerahkan mikrofon ke BB King. Obama kemudian menggandeng Michelle dan meninggalkan kemeriahan acara.

Acara itu merupakan bagian dari bagian dari program bulan Black History televisi PBS yang akan ditayangkan Senin (27/2). Pertunjukan di istana kepresidenan AS itu sendiri bertajuk “In Performacne at the White House: Red, White and Blues”, ungkap PBS.(net/jpnn)

Pewushu Sumut Try Out ke Cina

MEDAN- Atlet wushu Sumut akan menjalani try out di Guang Zou, Cina April mendatang.
“Kita sedang latihan intensif untuk persiapan try out,” tutur Neri Agus Manullang, Pelatih Wushu Taolu Sumut kepada wartawan koran ini usai latihan di GOR Yayasan Kusuma Wushu Indonesia Jalan Plaju No 3, Medan.

Neri mengaku saat ini mereka sedang menunggu pemberitahuan dari KONI Sumut  terkait jadwal pasti pelaksanan Training  Camp (TC).

Seperti diketahui, saat Pra PON di Makassar 13 hingga 17 Juli lalu, pewushu Sumut memiliki  medali dan kuota  atlet lebih banyak. Raihan medali itu didapat lewat nomor  taolu dan sanshou.

Atlet yang lolos di nomor wushu taolu yakni Aldy Lukman, Charles Sutanto, Cyntia Cuaca, Dessy Indri Astuti, Juwita Niza Wasni, Johannes Bie, Herianto, Lindswell, Daniel Lam, Jodis dan Eric Losardi.
Sedangkan di nomor wushu sanshou adalah Dasmantua Simbolon, Harba Sibuea, Immanuel Sirait, Hendrik Tarigan, Moses Milala, Haulian Gultom, Hotma Dearma Purba, Junita Manalu, Mei Yulia NK.

Kepada wartawan koran ini Hotma Dearma Purba mengatakan kesiapannya untuk bertanding. “Saya akan tetap belajar dari teman-teman yang ada di Cina saat try out nanti,” katanya. (mag-10)

Ulang Kesuksesan Musim Lalu

GENOA- Menjamu Parma dalam laga lanjutan Serie A Italia,  Minggu (26/2) di Stadion Luigi Ferraris, Genoa akan bermain maksimal. Soalnya The Rossoblu ini akan mengulang kesuksesannya saat laga dengan Genoa musim lalu. Pada pertandingan itu Genoa menang dengan skor  3-1.

Meskipun Genoa kalah dengan Chievo 0-1 pekan lalu, namun Pelatih Genoa Pasquale Marino yakin timnya bisa menang. Kekalahan ini akan dijadikannya sebagai pemicu untuk tidak mau kalah lagi dalam pertandingan selanjutnya. Kini Genoa berada di urut ke 12 klasemen sementara dengan poin 30.

Semangat untuk meraih kemenangan pun dilontarkan Emiliano Moretti. Pemain Genoa ini mengaku akan bermain maksimal.

“Pertandingan nanti (Genoa v Parma) akan berbeda dengan pertandingan sebelumnya. Dalam pertandingan ini kami punya target agar bisa menang seperti musim lalu,” ungkap Moretti.

“Kami berjuang untuk mendapatkan hasil dan kami tidak mau kehilangan tiga game berturut-turut. Makanya kita harus mengubah energi negatif dan pikiran positif agar kembali ke jalur kemenangan,” kata Moretti.

Selain itu Genoa juga harus bermain tanpa striker andalannya Alberto Gilardino. Soalnya dia mengalami cedera pada betis. “Gilardino adalah pemain  hebat, tapi sayang dia harus absen dalam pertandingan ini,” ungkap Moretti.

Ditempat terpisah Parma juga tidak mau kalah saat menghadapi Genoa nantinya. Bermodal kemenangan atas Chievo dengan skor 2-1 mereka juga akan mampu mengalahkan Genoa. Selain itu Parma juga akan belajar dari kekalahan mereka atas Roma dengan skor 0-1. Kini Parma berada di urutan ke 15 klasemen sementara Serie A Italia.

“Kita perlu belajar dari kekalahan ini dan melanjutkan kemenangan,” kata pelatih Parma Roberto Donadoni. “Dalam pertandingan melawan Genoa kami harus lebih agresip dan berani dibanding ketika kami bertanding melawan AS Roma sebelumnya,” ujar Donadoni.(bbs/jpnn)

Peserta Dikutip Rp600 Ribu

Outbond Kasek SDN se-Kota Medan Dituding Mubazir

MEDAN-Pelaksanaan outbond yang dilaksanakan Dinas Pendidikan (Disdik)  Kota Medan yang diikuti kepala sekolah di tingkat SD Negeri di Kota Medan dituding sebagai program mubazir. Selain dianggap tidak bermanfaat dan tidak menunjang majunya dunia pendidikan.

Kegiatan tersebut malah dianggap membebankan setiap kepala sekolah (Kasek) karena diwajibkan membayar Rp600.000 per orang.

Hal itu terungkap dengan adanya surat Nomor 420/94 PPMP/2012 tertanggal 03 Februari 2012 yang dilayangkan ke setiap sekolah yang ditujukan untuk Kasek SD Negeri di Kota Medan.

Dimana isi surat tersebut mengharapkan kepada pihak sekolah agar turut berpartisipasi sebagai peserta mengikuti outbond dengan biaya Rp600.000 per peserta.

Bukti-bukti tersebut dibeberkan oleh Direktur Konsultan Pendidikan Indonesia (Kopindo) Sumut, Joharis Lubis saat dikonfirmasi Jumat(24/2).

“Berdasarkan pengamatan, Disdik Medan adalah sebagai panitia pelaksana kegiatan outbond dan sudah terselenggara dua kali. Saya pikir ini tidak ada manfaatnya buat para Kasek itu. Kalaupun ada outbond, serahkan saja kepada panitia dan seharusnya jangan dibebankan biaya,” tegasnya.

Menurut informasi yang diterima, outbond telah berlangsung di kawasan Wisata Kolam Deli, Kabupaten Karo beberapa waktu lalu.

Kegiatan ini, menurut Johari, akan membuka peluang bagi dinas pendidikan Kota Medan untuk melakukan pengutipan kepada pihak kepala sekolah.
Salah seorang kepala sekolah SD Negeri yang enggan namanya disebutkan, membenarkan adanya acara outbond yang diselenggarakan oleh Disdik Medan.

Dia bahkan mengatakan jika pihaknya mendapat info kalau pada Maret mendatang akan diselenggarakan kembali kegiatan outbond yang pernah dilakukan oleh Disdik Medan semasa Rajab Lubis sebagai Kadisdik Kota Medan.
Ditanya soal biaya, kepala sekolah tersebut mengaku belum ada disebutkan nominal dan sumber biayanya.

“Jumlahnya saya belum tahu. Ada dikabari kalau Maret ini bakal ada outbond lagi. Soal biayanya belum diketahui berapa jumlahnya. Masih menunggu kejelasan juga,” ucapnya.

Begitu juga pengakuan Eva, salah satu Guru SD negeri di Kota Medan dirinya membenarkan jika ada kegiatan outbond yang dilaksanakan oleh Disdik Kota Medan beberapa waktu lalu.

Namun dia tidak berani mengatakan soal biaya yang dibebankan kepada Kasek.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan, Rajab Lubis saat dikonfirmasi mengaku, sudah menutup kegiatan tersebut dan dipastikan tidak akan ada lagi kegiatan serupa untuk kedepannya.

Rajab mengakui jika kegiatan outbond dimasa kepemimpinannya telah  berlangsung sebanyak dua kali  dan tidak dikenakan pungutan.

Saat disinggung mengenai alasan tidak diselenggarakannya lagi outbond, menurutnya ada pihak tertentu yang merasa kegiatan itu tidak ada manfaatnya.

“Sudah kita tutup kegiatan outbondnya. Jadi sudah gak ada lagi kegiatan seperti ini karena gak ada manfaatnya kecuali buat guru,”katanya dan enggan membahas hal tersebut lebih lanjut. (uma)

Hanya 38 Persen Masyarakat Sumut Sadar Pajak

MEDAN-Kesadaran warga Sumatera Utara untuk membayar pajak sangat rendah atau jauh dari harapan. Diperkirakan hanya 38 persen masyarakat Sumut yang sadar pajak.

Demikian dikatakan Kepala Kantor Wilayah DJP (Direktoral Jenderal Pajak) Sumatera Utara I, Estu Budiarto didampingi Kabid P2 Humas, M Simbolon, usai mensosialisasikan e-Filing di Aula GKN Kantor Wilayah Sumut I, Medan, Jumat (24/2)

Menurut Estu Budiarto, umumnya masyarakat kurang percaya terhadap keberadaan pajak karena sebagian masih beranggapan pajak sama dengan upeti, memberatkan dan pembayarannya sering mengalami kesulitan.
“Ketidakmengertian masyarakat mengenai pajak membuat mereka malas dan tidak punya kesadaran untuk membayar pajak,” katanya.

Ditambahkannya, untuk itu DJP membuat terobosan dengan mengeluarkan e-Filing dimana pelaporan pajak dapat dilakukan dengan cepat, mudah dan aman. Setiap SPT pajak yang dikirimkan akan di-encrypted sehingga terjamin kerahasiaannya. Orang yang tidak berkepentingan tidak akan dapat mengetahui isi dari SPT pajak tersebut.

“Untuk menyikapi meningkatnya kebutuhan komunitas wajib pajak, maka tingkat pelayanan juga harus semakin baik. Selain itu, DJP juga telah mengeluarkan Surat Keputusan No 88 mengenai pelaporan SPT secara elektronik pada bulan Mei 2004, untuk mengatasi membengkaknya biaya pemprosesan laporan pajak, dan keinginan untuk mengurangi beban proses administrasi laporan pajak yang menggunakan kertas,” ujarnya.(mag-11)

Pemilik Cuma Suruh Bersihkan Puing

Bangunan untuk Swalayan Indomaret Dibongkar

MEDAN-Pemilik bangunan rumah tempat tinggal yang disulap menjadi swalayan Indomaret, di Jalan SM Raja Medan, tepatnya di simpang Jalan Sempurna, Medan Kota belum membongkar bangunan, yang dibongkar Dinas TRTB Medan, Kamis (23/2).

“Tadi pemiliknya datang dan memerintahkan kami untuk membersihkan sisa-sisa batu dari bangunan yang dibongkar. Setelah itu, pemiliknya langsung pergi dengan mengatakan akan mengurusnya lagi,” kata  seorang pekerja yang meminta namanya tidak ditulis di lokasi bangunan saat membersihkan puing-puing, Jumat (24/2).

Dijelaskannya, pemiliknya menjelaskan kepada pekerja bahwa proses bangunan tetap akan berlanjut dan tidak akan dibongkar sendiri sesuai dengan perintah dari petugas Dinas TRTB Medan.

“Jadi, bangunan ini belum mau dibongkarnya sendiri dan rencananya tetap akan dilanjutkan. Kalau untuk lebih jelasnya langsung saja ke pemiliknya saja. Kami ini kan cuma pekerja,” cetusnya.

Kabid Pemanfataan dan Tata Ruang Dinas TRTB Medan, Ali Tohar mengatakan kalau kondisi bangunan berlantai dua berukuran lebih kurang 7×27,5 meter itu tetap akan terus diawasi. (adl)

Gembosi Ban Mobil, Maling Gasak Rp150 Juta

TEBINGTINGGI- Ikwanuddin Nasution (40) warga Dusun Huta Pasar Baru, Desa Bandar Masilam, Kabupaten Simalungun, kehilangan Rp150 juta di depan Restoran India, Jalan Ahmad Yani, Kota Tebingtinggi, Jumat (24/2) siang. Padahal, uang tersebut hendak dibelikan mobil truk untuk menunjang usahanya.

Akibat kejadian tersebut, korban langsung membuat pengaduan ke Mapolres Tebingtinggi. Dari keterangan korban bersama sopirnya, Maslehan (32) di Mapolres Tebingtinggi, mengatakan, sebelumnya mereka mengambil uang di Bank BCA Jalan Sudirman, Kota Tebingtinggi untuk membeli truk. Kemudian, Ikhwan mengaku ditelpon temannya untuk datang ke Bank Muamalat di depan Restoran India, Jalan Ahmad Yani, Tebingtinggi.

“Pelaku mengemboskan ban mobil kami, saat sopir lengah pelaku langsung mengambil bungkusan plastik berisi uang ratusan juta rupiah,” jelas Ikhwan.

Sambung Ikhwan, kejadian persisnya tidak diketahui, karena saat itu dirinya masuk ke dalam Bank Muamalat untuk menjumpai rekannya, sementara sopir tinggal di dalam mobil Kijang Inova B 1363 KKF warna hitam miliknya.
Sebelum uang diambil pelaku, sopir sempat diberi tahu oleh Satpam bank kalau ban mobil sebelah kiri bocor, ketika itu sopir turun dengan tidak mengunci pintu depan mobil untuk mengganti ban, maka saat itulah pelaku beraksi dan berhasil menggondol Rp150 juta dari dalam mobil.

Saksi mata Satpam Bank Muamalat, Rahmad Dani Putera (24) mengatakan, sepintas mengetahui pelaku mengambil bungkusan plastik hitam dari dalam mobil, karena dipikir teman korban, maka dirinya tidak merasa curiga. “Naik sepeda motor jenis Honda Supra, pelaku satu orang menggunakan helm hitam tertutup,” kata Dani.

Usai dilihat pelaku mengambil bungkusan plastik, langsung Dani memberitahu sopirnya, ada seseorang mengambil bungkusan di dalam mobil. Saat dilihat, ternyata bungkusan berisi uang Rp150 juta yang diambil pelaku.
Kapolres melalui Kasubag Humas Polres Tebingtinggi, AKP Ngemat Surbakti, membenarkan kasus tersebut. (mag-3)
Kini pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. (mag-3)