26 C
Medan
Saturday, April 18, 2026
Home Blog Page 13967

Jasa Marga Rambah Bisnis Properti

Berencana Membangun Kota Mandiri

JAKARTA- PT Jasa Marga (Persero) akan merambah ke bisnis properti se perti pembangunan kota mandiri. Operator dan investor jalan tol ini siap bermitra dengan perusahaan properti.

Perseroan siap bekerja sama dengan pihak ketiga yaitu PT PP (Persero) dan Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER). Lahan siap berdiri perumahan dan kawasan industri.

Menurut Direktur Utama Jasa Marga Adityawarman, pada tahap awal JSMR akan memegang saham minoritas. Pertimbangannya, perseroan belum mampu menggarap bisnis properti secara utuh.

“Karyawan bisanya jalan tol saja. Makanya kita ingin kembangkan, demi optimalisasi aset yang ada. Tahun pertama kami masih minoritas. Kita ajak mitra yang perpengalaman,” kata Adit kepada wartawan di Jakarta, Senin (30/1).

Menurut Direktur Pengembangan Bisnis Jasa Marga Abdul Hadi, lahan yang dikuasai saat ini mencapai 50 hektar. Bagi perseroan, idealnya untuk membangun kota mandiri harus memiliki lahan 200 hektar. Untuk mengembangkan bisnis non tol, perseroan menyiapkan dana Rp150 miliar.
Sementara itu, rencana pengemba ngan taman lalu lintas di kilometer 88 Cipularang terus berjalan.

Jika memungkinkan, perseroan me ngajak serta mitra untuk pembangunan pusat rekreasi seperti Ancol.
“Ide awalnya adalah taman lalu lintas di kilometer 88 untuk mendidik anak dari kecil tertib,” paparnya.

Abdul Hadi masih menunggu hasil kajian dari konsultan dalam rangka pengembangan kilometer 88. Pertimbangan pembangunan rest area terpadu ini adalah wilayah Purbaleunyi strategis.

“Ini berupa memberdayakan aset. kilometer 88 ini tanggung. Dari arah Jakarta, ada rest are km 57, jadi kecenderungannya langsung ke Ban dung. Lokasi ini juga cukup luas,” pungkas Abdul.

Selain mengoptimalkan aset, masalah kenaikan traffic kendaraan yang tidak sebesar periode sebelumnya, diduga salah satu alasan Jasa Marga untuk mendiversifikasi usaha selain jalan tol. Pengembangan kota mandiri di dekat jalan tol menjadi salah rencana perseroan ke depannya. (net/jpnn)
Memang sebelumnya PT Jasa Marga bersama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk berencana membangun kawasan pusat rekreasi di kilometer 88 Tol Cipularang.

Rencananya kawasan seluas 8 hektar tersebut akan disulap menjadi ‘Dufan’ baru bertemakan taman lalu-lintas. “Ya, bentuknya seperti Dufan (Dunia Fantasi). Jadi luasnya memang seperti Dufan. Namun wahananya agak beda karena bertemakan taman lalu lintas, jadi edukasi soal lalu lintas,” kata Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk Budi Karya Sumadi kepada wartawan.

Budi mengatakan, luas lahan yang digunakan kurang lebih sama dengan luas Dufan di kawasan Ancol, Jakarta saat ini. Hanya tipe wahananya yang berbeda. “Akan banyak unsur edukasinya, ada sirkuit kecil dan sebagainya. Jadi temanya soal traffic atau lalu lintas,” tegas Budi.

Pihak Jaya Ancol menangkap peluang pasar yang besar terkait adanya traffic kendaraan yang tinggi di tol Cipularang. Rencananya akan dibangun 10 wahana di pusat rekreasi tersebut. Pembangunan wahana diperkirakan menghabiskan dana Rp70 miliar yang ditargetkan dimulai tahun ini. (net/jpnn)

Pagar Pembatas Universitas Prima Ganggu Warga

MEDAN-Warga kembali melakukan protes terkait pendirian pagar pembatas dalam proses pembangunan gedung Universitas Prima (UNPRI) 14 lantai, di Jalan Belanga Sei Putih Tengah, Medan Helvetia, Senin (30/1).

Panjaitan, salah seorang warga sekitar mengatakan kecewa dengan sikap arogansi pemilik yayasan yang tetap mendirikan pagar pembatas dengan melibatkan para mahasiswanya.

“Meskipun telah disuruh bongkar, namun pihak pembangun tetap memasang pagar dengan mengerahkan mahasiswa yang berasal dari dua kampus dengan mengendarai dua bus sekolah. Mereka sengaja melaga mahasiswa dengan masyarakat agar bisa membangun pagar itu,”sebutnya.

JRE Simanjuntak, Lurah Sei Putih Tengah, Medan Petisah mengakui jika telah dilakukan kesepakatan, antara kapolsek, ketua yayasan, perwakilan warga, Kamis (25/1) lalu. Menurut Simanjuntak, Kapolsek Medan Helvetia telah memerintahkan agar yayasan mau memberhentikan pembangunan pagar. (uma)

Jangan Terpengaruh Narkoba dan Geng Motor

SMAN 12 dan IPM Gelar Lomba Paskibra Garuda I

MEDAN- Sekolah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Model Medan keluar sebagai juara umum lomba Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat SMA/SMK bertajuk Garuda I  yang digelar SMA Negeri 12 Medan bekerjasama dengan Ikatan Paskibra Medan (IPM) di Gedung sekolah SMAN 12 Medan Jalan Cempaka No 75 Medan.

MAN 2 Model Medan berhak atas tropi bergilir Kapolresta Medan, Kombes Pol Tagam Sinaga, setelah meraih tiga emas dan empat perunggu dari empat kategori yang diperlombakan.

MAN 2 Model Medan meraih juara 1 pada variasi formasi, latihan kesiapan Baris Berbaris (LKBB), dan Tari Komando. Sementara satu perunggu diperoleh dari kategori penurunan bendera. Komandan pasukan MAN 2 Model Medan, Rizky Maulana Syahputra mengatakan kesuksesan meraih gelar juara berkat kerja keras timnya.

“Kami merasa bangga dengan tropi ini. Persiapan satu bulan penuh latihan intensif di sekolah. Kesuksesan ini untuk kepala sekolah, dan keluarga besar Pasmanda (Paskibra Man 2 Model Medan),” ujarnya.

Kegiatan ini merupakan kali pertama digelar Satuan Paskibra SMA Negeri 12 Medan. Tercatat 10 sekolah ikut berpartisipasi antara lain SMA Negeri 8 Medan,  SMA Negeri 17 Medan, SMA Kartika 1-1, SMA Kartika 1-2, SMA Dharma Pancasila, SMA. Sinar Husni, SMA UISU, SMK Eria, SMK Telkom Shandy Putra, dan MAN 2 Model Medan.

Kepala Sekolah SMAN 12 Medan, Drs Jasmen Tampubolon, MSi yang menutup kegiatan ini, menyambut positif inisiatif para siswa menggelar kegiatan itu.
“Kegiatan ini penting dalam usaha mencerdaskan anak bangsa dan mendukung prestasi terutama dari ekskul. Harus ada keseimbangan antara pertumbuhan moral dengan intelegensia. Juga menumbuhkan semangat muda, disiplin, patriotisme dalam diri mereka serta memupuk silaturahmi antar sekolah. Mudah-mudahan ke depannya kegiatan ini dapat dilanjutkan dengan peserta yang lebih banyak,” ujarnya.

Hal itu juga diamini Pembina Satuan Paskibra SMAN 12 Medan, Dra Ade Melinda Banjarnahor.  “Kegiatan ini sudah lama kami rencanakan. Tapi baru tahun ini bisa terwujud. Ini sangat positif untuk kedisiplinan para siswa dalam kepaskibrakaan. Memupuk patriotisme dan agar jangan terpengaruh dengan narkoba, maupun kenakalan remaja lainnya seperti geng motor,” ujarnya.

Selain SMAN 12 sebagai Panitia internal, gawean ini juga melibatkan Ikatan Paskibra Medan (IPM) yang baru terbentuk dua pekan lalu sebagai panitia eksternal.

Menurut Komandan IPM, Subhan Iqbal Nasution, pihaknya berperan untuk membantu dan mengarahkan agar kegiatan Paskibra dapat berjalan dengan baik. (*/ful)

Guru Harus Buat Siswa Senang

BATUBARA- Guru sebaiknya memberikan materi dengan cara penyampaian yang baik, agar para siswa tidak menjadi bosan atau jenuh dalam mengikuti sesi belajar di sekolah.

Itulah yang disampaikan Drs Ngatman Aziz Mpd, selaku Dosen Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sumut yang juga Pemerhati Pendidikan Sumut, ketika memaparkan materi Budi Pekerti dan Pendekatan Guru Terhadap Siswa, dalam seminar yang diselenggarakan Forum Pemuda Sadar Informatika Sumatera Utara (FPSI-SU), di SMP 1 Lima Puluh Kabupaten Batubara, Sabtu (28/1).  Pemateri lain, Junaidi Arsyad Mpd menjabarkan tentang, cara Fun Teaching.

Titik fokusnya menurut Junaidy Arsyad adalah bagaimana seorang guru menyampaikan materi kepada siswa dengan senang tanpa merasa ketakutan dalam menerima materi dari guru. Sedangkan perwakilan DPRD Batubara yang juga menjadi pemateri, Al As’ari Mpd menuturkan, peran penting pemerintah terhadap kinerja guru.  Acara ini dibuka oleh Ke tua FPSI-SU yang juga seorang pengacara, Abdul Manaf SH, didampingi Sekretaris FPSI-Su, Aman Siregar dan Bendahara, M Rinaldi Miraza Ssi lebih menyoroti pada persoalan hukum, khususnya mengenai undang-undang yang berlaku dan pelanggaran yang dilakukan siswa maupun guru.     Kegitan ini diikuti guru, pelajar dan mahasiswa baik dari Medan maupun di Kabupaten Batubara. (ari)

Warnet 24 Jam Jalan Terus

MEDAN-Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Medan belum menertibkan warung internet (warnet) yang melanggar peraturan. Terbukti, masih banyak pengusaha warnet yang tidak mematuhi peraturan.

“Kalau penertiban warnet 24 jam belum ada dilakukan pemerintah,” kata Edi, warga Jalan Jamin Ginting. Menurut Edi, pemerintah tidak tegas melaksanakan peraturan.

“Untuk apa dibuat peraturan kalau tidak dilaksanakan. Seharusnya pemerintah memberikan sanksi yang tegas terhadap pemilik warnet,” ucapnya.

Pengusaha warnet juga mengaku sampai saat ini belum ada menerima sosialisasi dari Dinas Kominfo Medan. “Petugasnya saja belum ada datang kemari. Lagi pula kenapa dilarang warnet beroperasi 24 jam masyarakat saja tidak ada yang keberatan,” ujar pria yang meminta namanya tidak ditulis.
Seharusnya, katanya, pemerintah jangan terlalu berlebihan kepada masyarakat dengan membuat

Tersangka Dewi Komariah Sakit

Kasus Dugaan Korupsi di Polmed Sidang Perdana

MEDAN-Sidang perdana kasus dugaan korupsi pengadaan alat-alat peraga di laboratorium Fakultas Teknik Elektro Polmed Rp2,1 miliar, akan digelar di Pengadilan Tipikor Medan, Selasa (31/1) dimulai pukul 10.00 WIB.
Dua tersangka akan duduk menjadi pesakitan  diantaranya mantan pejabat pembuat komitmen (PPK), Sihar Simamora dan mantan pejabat penandatangan pengadaan alat, Syahbuddin Siregar.

“Berkas kedua tersangka sudah ada sama kita. Saat ini tinggal menunggu tahap persidangan saja. Kalau tidak ada halangan besok (Selasa) akan digelar sidang perdana. Agenda sidang perdananya pembacaan dakwaan jaksa penuntut umum. Kedua tersangka dibagi dalam dua berkas terpisah. ,” ucap Humas PN Medan, Ahmad Guntur, Senin (30/1).

Oki Permana, Jaksa Penuntut Umum Kejari Medan mengatakan, Kejari Medan hanya melimpahkan dua tersangka saja.
“Untuk tersangka lainnya dari rekanan Dewi Komariah dan Herman Taher, belum dilimpahkan karena tersangka Dewi sakit,” ucap Oki. (rud)

Imlek Bersama Funland, Mikie Holiday Resort

BERASTAGI-Dalam rangka perayaan Tahun Baru Imlek 2563, Funland, Mikie Holiday Resort di Berastagi Tanah Karo menyuguhkan beraneka hiburan, seperti Dragon Dance, Sea Monster dan lainnya. Pertunjukan  yang  tersaji itu sangat menghibur, mengingat beberapa atraksi dan games akan memancing adrenalin pengunjung. “Hiburan itu tentunya menyenangkan pengunjung apalagi di saat masa liburan,” kata Head Funland Section I Mikie Holiday Resort-Berastagi, Simon Barus.

Menurut Simon perayaan Tahun Baru Imlek tahun ini, Mikie Holiday telah mengadakan berbagai pertunjukan barongsai yang diselenggarakan dua hari berturut-turut yakni pada tanggal 23 dan 24 Jan 2012. Dimulai dari lobi hotel kemudian menuju pintu masuk Funland. Tentunya atraksi empat barongsai itu menjadi perhatian pengunjung yang sudah menunggu kedatangan mereka. Apalagi dalam atraksi barongsai itu didampingi oleh Dewa Rejeki yang membagi–bagikan angpao kepada pengunjung.

Pada tanggal 25 Jan 2012 acara puncak yang di tunggu–tunggu akhirnya tiba.  Sesuai dengan tahun ini adalah tahun Naga Air, pertunjukan Dragon Dance tentunya akan menjadi satu kelengkapan hiburan yang disajikan oleh Funland. Dragon Dance dimulai dari lobi hotel dan puncaknya dilakukan di keramaian Funland, Mikie Holiday Resort.

Disamping itu para pengunjung Funland juga disuguhkan dengan wahana terbaru yang pertama di Indonesia yaitu Sea Monster. Wahana ini selalu dipenuhi pengunjung yang sedang mengantri untuk menikmati guncangan, getaran serta hentakan. Aksi itu tentunya tidak ingin dilewatkan pengunjung yang senang memacu adrenalin.

Setelah puas bermain, pengunjung juga disuguhkan aneka menu pilihan di outlet–outlet makanan yang sangat berdekatan dengan wahana sehingga memudahkan untuk memilih menu sesuai selera dengan harga yang ekonomis. (zan)

Resimen Mahasiswa Harus Jaga Stabilitas Kampus

Ahmad Arief Pimpim IARMI Sumut

MEDAN- Resimen mahasiswa Indonesia diharapkan menjadi spirit untuk menjaga mempertahankan bangsa dan negara dari berbagai ancaman.  Resimen diharapkan mampu memberi kenyamanan di tengah-tengah kehidupan masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Umum Nasional Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (IARMI) MS Kaban dalam sambutannya dalam acara pelantikan ketua IARMI Sumut, Rabu (25/1) di Garuda Plaza Hotel Medan.

MS Kaban mengatakan, dalam situasi apapun IARMI harus siap membela negara, resimen mahasiswa harus bisa menjadi spirit dalam mempertahankan negara, dan segenap IARMI harus berada di tengah-tengah masyarakat.

Dalam acara pelantikan tersebut, Ahmad Arief dilantik sebagai Ketua IARMI Sumut, selanjutnya Sekretaris dijabat Edwar Simatupang, dan sebagai Bendahara dijabat Megawati Butar-butar.

Turut hadir dalam pelantikan alumni IARMI yakni Plt Gubsu, Gatot Pujo Nugroho, Wali Kota Medan Rahudman Harahap bersama wakilnya, Dzulmi Eldin.
MS Kaban menyampaikan resimen mahasiswa ke depan harus bisa memberikan teladan dalam pelayanan sosial kemasyarakatan menciptakan rasa aman, dan bisa membantu masyarakat.

“Sehingga fungsi resimen sebagai stabilitator dan dinamisator bisa terwujud di tengah masyarakat, bangsa dan negara,” ujarnya.
Untuk itu lebih lanjut MS Kaban juga berharap resimen mahasiswa dan alumninya bisa lebih berkembang khususnya di kampus-kampus, dengan harapan memberikan pelayanan dan menjaga stabilitas kampus khususnya  dari hal-hal buruk. “Kampus harus punya resimen menjaga gerakan- gerakan yang bisa mengganggu stabilitas kampus, para rektor kampus harus memahaami kondisi ini,” ujarnya.

Ketua IARMI Sumut Ahmad Arief MM menyampaikan sekarang ini kader IARMI yang terdiri dari berbagai disiplin ilmu pengetahuan sangat potensial untuk dikembangkan dalam memberikan peran memajukan bangsa dan negara.

Dia menyampaikan IARMI tidak hanya semata-mata menjujung tinggi disiplin layakanya seperti TNI. Tapi lebih dari itu, selain dari disiplin kader IARMI juga tetap mengikuti perkembangan dan kemajuan ilmu pengetahaun di berbagai bidang.

“Terbukti sat ini Alumni IARMI tersebar dari berbagai disiplin ilmu pengetahuan, dan sudah menjadi orang-orang yang berperan dalam pemerintahan,”katanya. Lebih lanjut, dia menyatakan kemajuan IARMI harus tetap dipertahankan agar keberadannya tetap eksis dan bisa diterima di lingkungan masyarakat bangsa dan negara.

Untuk itu dia berharap seluruh kader IARMI bisa bergandengan tangan membangun komunikasi untuk kebersamaaan dan memberikan pengabdian kepada nagara. Ahmad Arief juga menyampaikan dengan kepemimpinanya ke depan IARMI bisa lebih memberikan dampak positif dalam pembangunan negara Republik Indonesia. (ril)

Deswita & Ferry Rahasiakan Pernikahan

Pasangan Deswita Maharani dan Ferry Maryadi memang tak pernah terbuka soal hubungan mereka. Namun diam-diam ternyata mereka sudah melangsungkan pernikahan.

Hal itu terungkap secara tidak sengaja karena pembicaraan antara Deswita dengan sang sahabat, Anya Dwinov. Bertempat di rumah sakit MMC, Kuningan, Anya saat itu bertanya tentang kepastian status Deswita. Kala itu, Deswita tengah menunggui ibunya yang sakit.

“Udah nikah? Udah kawin?” tanya Anya kepada Deswita. Deswita pun hanya mengangguk mengamini, “udah,” jawabnya singkat.
Hubungan asmara antara Deswita Maharani dan Ferry Maryadi baru mencuat kala Ferry resmi bercerai dari istri terdahulunya, Risma. Nama Deswita sempat dikait-kaitkan menjadi penyebab retaknya rumah tangga Ferry dan Risma.

Di saat yang sama Deswita baru saja putus dari tunangannya yang juga atlet badminton, Taufik Hidayat.  Namun kala itu, baik Ferry dan Risma kompak menepis kabar adanya orang ketiga dalam kandasnya pernikahan mereka. Seiring berjalannya waktu, Deswita dan Ferry pun sudah berani jalan berdua di depan umum.

Tak sungkan mereka juga menegaskan hubungannya memang bukan sekadar teman biasa. Ferry dan Deswita pun akhirnya mengaku tengah menjalin asmara.

Setelah dua tahun lebih berstatus duda, Ferry pun sempat menyatakan siap menikahi kekasihnya itu. Hingga,  pernikahan diam-diam mereka pun terkuak. Lantas, mengapa pasangan tersebut terkesan menutup-nutupi kabar bahagia tersebut?

Kabar bahagia tersebut justru terungkap secara tidak sengaja oleh sahabat Deswita, Anya Dwinov. Ketua RT tempat tinggal Deswita juga menegaskan pernikahan tersebut. Bahkan, menurutnya, Ferry juga sudah menetap di kediaman Deswita. (dtc)

Gisele Bundchen Bisnis Lingerie Raup Miliaran

Gisele Bundchen diyakini super­mo­del terkaya di du­nia saat ini. Na­mun, pengha­si­lan tinggi tak lantas membu­at model asal Brasil itu ber­puas diri. Bundchen justru makin aktif ekspansi bisnis pakaian dalam. Ia ingin jadi miliu­ner berkat bisnis itu.

Produk lingerie Bund­chen sudah mulai mewabah di beberapa negara seperti Amerika Latin, Portugal, Jepang, dan Israel. Bund­chen juga sedang mem­per­besar usahanya itu hingga me­nembus ke seluruh dunia.

Dailymail melaporkan, Bundchen mulai menam­pilkan koleksi perdananya pada Mei 2011.
Ia menjadi model dari produk­nya sen­diri. Wanita berusia 31 ta­hun ini menampilkan ber­bagai desain mulai dari ba­han satin berwarna pink dan hitam sampai yang berenda dan menjuntai.

Semua koleksinya telah diedarkan ke butik-butik di seluruh Brasil. Dan peru­sahaan Hope yang beker­jasama memasarkan produk lingerie itu melaporkan, terdapat peningkatan omset 40 persen.

Berdasarkan produk dan usaha yang dijalaninya, Bundchen meraih pen­da­patan sebesar 29 juta dolar AS atau sekitar Rp 261 miliar selama setahun.
Dan tahun ini, pening­katannya diperkirakan akan bertambah drastis. Bekas model Victoria’s Secret ini diyakini akan menjadi super­model miliarder per­tama di dunia.   (rm/jpnn)