24 C
Medan
Monday, January 26, 2026
Home Blog Page 13968

Bentuk Tim Terdahsyat

NEW YORK- Sinyal bahaya dikirimkan tim nasional bola basket Amerika Serikat proyeksi Olimpiade London XXX kepada para rivalnya. Timnas 2012 diyakini merupakan yang terdahsyat dibandingkan tim peraih emas Olimpiade 2008 dan kejuaraan dunia FIBA 2010.

“Timnas tahun ini akan menjadi yang paling berbakat dari tiga timnas terdahulu, sejak Olimpiade 2004. Saya kemungkinan besar akan kembali menukangi tim ini,” kata head coach Mike Krzyzewski seperti dilansir Associated Press kemarin (18/1) WIB.

Pelatih 64 tahun yang membesut timnas AS sejak 2006 itu kemarin mengumumkan 20 pemain yang menjalani seleksi Olimpiade London. Sebanyak 18 pemain di antaranya, adalah muka lama kombinasi peraih emas Olimpade 2008 dan juara dunia 2010.
Sedangkan dua nama baru yang masuk adalah center Los Angeles Clippers Blake Griffin dan forward Portland Trail Blazers LaMarcus Aldridge. Sementara itu, dua pemain yang ikut tim juara dunia 2010 Stephen Curry (Golden State Warriors) dan Danny Granger (Indiana Pacers) tidak terpilih. Point guard Dallas Mavericks Jason Kidd memutuskan pensiun.

Federasi bola basket AS (USA Basketball) akan mengumumkan 12 roster inti dan cadangan pada 18 Juni mendatang, sebelum final NBA. Artinya, timnas AS tidak akan menggelar training camp (TC). Meski demikian, bulan ini, federasi harus menyerahkan daftar lengkap roster sebagai syarat menjalani tes doping.

“Saya menyukai fakta bahwa kami memiliki roster yang amat lengkap. Mereka pernah menjadi juara baik Olimpiade ataupun kejuaraan dunia. Terpenting adalah mereka ini adalah atlet yang sangat excited untuk bermain,” ujar Krzyzewski.

Timnas AS 2012 akan berisikan para pemain yang punya jam terbang tinggi. Antara lain Carmelo Anthony (New York Knicks) yang punya 59 caps dan LeBron James (Miami Heat) dengan 55 caps.

“Saya merasa sangat tersanjung dan terhormat berada dalam daftar. Apalagi mewakili negara saya di level tertinggi. Sungguh tidak terbayangkan. Kami memiliki grup yang sangat hebat. Tidak sabar untuk masuk ke dalam tim ini,” kata LeBron James. (nur/jpnn)

Polres Gelar Razia Senpi

TEBING TINGGI- Antisipasi maraknya kejadian perampokan di sejumlah wilayah di Indonesia dengan menggunakan senjata api, jajaran Polres Tebing Tinggi menurunkan 90 personel gabungan untuk menggelar razia di sejumlah titik di Tebing Tinggi (18/1).

Petugas gabungan yang diturunkan berasal dari Samapta, Intel dan Reskrim yang dibagi dalam tiga titik razia yaitu, di Jalan KL Yosudarso Simpang Beo, Jalan Soekarno Hatta dan Jalan Gatot Subroto, Kota Tebing Tinggi. “Itu karena intruksi dari Kapoldasu menyikapi maraknya terjadi perampokan menggunakan senjata api disejumlah daerah. Polres Tebing Tinggi tetap melakukan upaya mempersempit ruang gerak pelaku kriminal,” jelas Kasubag Humas Polres Tebing Tinggi, AKP Ngemat Surbakti saat melihat langsung razia yang digelar di Simpang Beo.

Selain razia giat rutin untuk senjata api, razia juga terkait kasus kriminalitas seperti curanmor, curat, senjata tajam, sabu dan narkotika jenis lainnya. “Pada intinya Polres Tebing Tinggi berupaya mempersempit gerak pelaku kriminal,” ujar Ngemat.

Dari amatan dilapangan, sejumlah kenderaan pribadi dan mobil box tidak luput dari pemeriksaan petugas. (mag-3)

Pemkab Gelar Simulasi Pertaki Bagi PNS

Pakpak Bharat – Bupati Remigo Yolando Berutu MBA membuka secara resmi Simulasi Penggalian Potensi Sumber Daya Manusia (SDM) Pegawai Negeri Sipil (PNS) bidang Pertanian Tangguh Agrobisnis Komersil Industri (Pertaki) di Ruang Rapat Wakil Bupati, Rabu (18/1).

Bupati pada arahanya mengatakan, pertanian merupakan salah satu pilar utama dari tiga pilar pembangunan Pakpak Bharat. Dengan demikian, pemerintah mengupayakan berbagai upaya demi percepatan pertumbuhan perekonomian masyarakat petani. Salah satunya adalah dengan langkah nyata bersama seluruh lapisan masyarakat melalui pendekatan budaya.

Remigo mengatakan, pada awalnya beliau kurang respon terhadap adanya ide pembentukan sebutan Pertaki guna peningkatan pembanguanan pertanian di  Pakpak Bharat, namun setelah mendalami makna Pertaki dimaksud selama satu tahun, dirinya menyetujui dan berharap kegiatan itu dapat terlaksana dengan baik.

Bupati menghimbau, pengunaan konsep Pertaki sangat perlu pembenahan maupun perbaikan sebelum di sampaikan kepada masyarakat petani.

“Jiwa dan semangat Pertaki yang dilakoni para tokoh masyarakat Pakpak pada masa dulu yang berdiam disuatu wilayah (Aur) seperti jujuran, sifat dermawan, penyabar, demokratis, karismatis, tangguh dan ulet dapat ditiru seluruh masyarakat Pakpak Bharat,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Kantor Badan Penyuluh Pertanian Pekebunan Pertanian Kehutanan (BP4K) Makner Banurea, selaku deklator lahirnya Pertaki dalam laporanya mengatakan, konsep perkataan Pertaki sudah ada sejak tahun 2006 semasa kepemimpinan Almarhum Bupati Hery Muger Berutu,
namun karena beliau sudah dipanggil Sang Maha Kuasa sehingga konsep dimaksud terhenti ditengah jalan, mudah-mudahan dibawah kepemimpinan Bupati Remigo yang juga adik kandung dari Almarhum Hery Muger, konsep Pertaki ini dapat terlaksana sehingga kehidupan masyarakat petani di
Pakpak Bharat semakin meningkat sesuai dengan visi misi bupati. (mag-14)

Puskesmas Pagindar Butuh Listrik

PAKPAK BHARAT- Kecamatan Pagindar merupakan kecamatan yang terisolasi dan terjauh dari delapan kecamatan yang ada di Kabupaten Pakpak Bharat. Baik dari pembangunan infrastruktur jalan dan gedung-gedung pemerintahan masihsangat memprihatinkan.

Salah satunya Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Pagindar yang berdiri pada tahun 2007 lalu. Saat ini kondisi cukup memprihatinkan karena belum memiliki sarana jaringan air bersih dan listrik. Padahal, diareal Puskesmas sudah dibangun dua rumah dokter, satu rumah bidan dan satu rumah untuk perawat.

Selin itu, juga telah disediakan satu unit mobil Puskesmas Keliling dan satu unit sepeda motor untuk bidan desa.
Tapi sayangnya, kebutuhan vital yang merupakan faktor pendukung kelancaran aktivitas melayani pasien seperti alat-alat kesehatan dan alat-alat kedokteran yang membuthkan jaringan listrik tidak dapat dipergunakan sebagaimana layaknya.

Plh Kepala Puskesmas Pagindar Salomo Manik, saat dikonfirmasi Sumut Pos, Selasa (17/1) diruang kerjanya membenarkan masih kurangnya sarana dan prasarana di tempat pelayanan kesehatan tersebut, seperti jaringan air bersih dan listrik.

“Pihak Puskesmas beberapa kali anggaran telah mengajukan permohonan untuk pembangunan jaringan air bersih, namun sampai saat ini realisasinya belum juga ada. Kami sangat berharap pembangunan sarana air bersih tersebut segera direalisasikan,” ungkap Salomo.(mag-14)

Kapos Retribusi Ditarget Polisi

KARO- Pasca penangkapan lima pegawai Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Kekayaan Asli Daerah (PPKAD) Kabupaten Karo, Selasa (17/1) lalu, kini giliran Kepala Pos (Kapos) Retribusi Pajak Hasil Bumi, Desa Doulu, Kecamatan Berastagi, Rasmi Bangun, ditarget polisi.

Kaburnya Rasmi Bangun dari lokasi penangkapan kelima  bawahannya, saat polisi tiba di TKP, membuat pihak Polres Tanah Karo, melayangkan surat panggilan resmi, perihal aktivitas pemungutan liar (pungli) yang di gelar di Pos Retribusi.

Sesuai keterangan Kapolres Tanah Karo AKBP Drs Ig Agung Prasetyoko didampingi Kasat Reskrim AKP Harry Azhar, Rabu (18/1), sesuai surat panggilan kepolisian, Rasmi Bangun, dijadwalkan hadir di Mapolres Tanah karo, Kamis (19/1).

“Kita sudah lakukan langkah persuasif. Kediaman Rasmi Bangun telah didatangi anggota. Namun dianya, tidak berada di tempat. Surat panggilan juga telah dilayangkan, jika tetap tidak ada itikad  baiknya, maka polisi akan  melakukan langkah  selanjutnya,” ujar Kapolres.

Lebih lanjut Kapolres  mengutarakan, seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS), Aswan Sembiring dan empat pegawai honor lainnnya, Edison  Barus, Adin Sembiring, Fredi Sembiring Milala dan Ferdinan Giniting, yang ditangkap pada Selasa malam lalu, hingga kini masih ditahan di Polres Tanah Karo dan resmi ditetapkan sebagai tersangka.

Sementara itu, sekitar pukul 14.30 WIB, tiga orang anggota DPRD Kabupaten Dairi, Cipta Karo-Karo, Agus P. Simamora, dan Rasiden Damanik, mendatangi Polres Tanah Karo. Kedatangan ketiga anggota legislatif kabupaten tetangga  Karo ini, untuk  mendampingi seorang supir guna sebagai saksi kasus Pungli yang digelar di Pos Retribusi Pajak Hasil Bumi di Desa Doulu.

“Sudah banyak keluhan masyarakat Dairi, khusunya pengusaha angkutan perihal pungli di pos itu. Sehubungan adanya kasus penangkapan kelima tersangka, kita juga turut berpartisipasi menyediakan saksi dan pelapor. Sebelumnya juga, kita telah melakukan koordinasi dengan DPRD Karo,” ujar Cipta Karo-Karo, ketika ditemui di halaman Mapolres Tanah Karo.

Bahkan dengan tegas, perwakilan masyarakat Dairi ini mengatakan, pihak Pos Retribusi Pajak Hasil Bumi telah melakukan pungli sekitar Rp6 miliar, terhadap angkutan asal Dairi. Karena sesuai data yang  dimiliki,  per harinya minimal 30 truk yang melintasi pos tersebut.  Dari laporan  yang diperoleh, pada tahun 2011 setiap truk dikenakan kutipan Rp70 ribu, sementara  pada tahun 2012 dinaikkan menjadi 90 ribu per unit. (wan)

Mikha Tambayong Menulis Buku

Tidak semua orang memiliki bakat menulis, namun jika memang menyukainya, seharusnya disalurkan sesuai bakat. Artis Mikha Tambayong, di usianya yang masih remaja, kini sedang menyelesaikan sebuah buku.

“ Saya nulis baru sekali, jadi banyak direvisi. Proses ngarangnya masih berjalan. Baru 50 persen lebih dikit, karena saya dibantu tim. Sudah mencapai angka itu karena kebetulan saya sedang nggak syuting, jadi fokus ke buku,” ungkap Mikha Tambayong tentang bukunya.

Mikha mengungkapkan, isi bukunya tentang pengalaman cinta pertama. Kisahnya dari pengalaman, namun tetap saja dibumbui fiksi. “Pengalaman first love, misalnya gimana saya mendekati cowok. Tapi nggak semua pengalaman karena saya mau ada fiksinya juga. Jadi nggak semua benar termasuk nama-namanya fiksi, kejadiannya nggak persis,” ungkapnya.

Karena pengalaman pertama jadi penulis buku, Mikha mengaku menghadapi beberapa persoalan terkait teknis penulisan. Namun karena ada tim yang mendampingi, maka tidak segan-segan dirinya untuk bertanya. “.  (kpl)

Clarke Catat Kemenangan Bersejarah

ADELAIDE- Etape kedua Tour Down Under 2012 memunculkan kejutan besar. Bukan para pembalap papan atas dari ProTeam yang memenangkan etape 148 km dari Lobethal ke Stirling.  Pembalap dari tim UniSA-Australia Will Clarke menjadi pemenang etape tersebut.

Sambutan bagai seorang pahlawan didapatkan Clarke begitu memastikan kemenangannya. Sama sekali tak masuk radar unggulan, Pembalap asli Australia itu sudah mampu menciptakan keunggulan di awal lomba. Dia masuk finis dengan catatan waktu 3 jam 58 menit 35 detik.

Clarke mengakui, kemenangan tersebut menjadi kemenangan terbesar dalam karirnya. Dalam karirnya, dia belum pernah sekali pun mendapatkan kemenangan etape di sebuah ajang yang masuk dalam kalender UCI World Tour.

“Benar-benar luar biasa. Ini kemenangan terbesar dalam karir saya, kemenangan pertama di World Tour. Saya tahu penampilan saya bagus, tapi hasil ini luar biasa,” ujar Carke pada Cycling News.

UniSA adalah tim yang secara eksklusif menjadi peserta Tour Down Under. Dalam tim tersebut berkumpul pembalap Australia yang beberapa di antaranya memiliki kontrak dengan Pro Team tapi tak dibawa tim yang mengontraknya ke Tour Down Under.

Dua pembalap Australia lainnya melengkapi peringkat tiga besar etape kedua. Michael Matthews yang memperkuat Rabobank berada di peringkat kedua, disusul Simon Gerrans (GreenEdge). Tapi, mereka berada di rombongan besar yang finis 1 menit 02 detik setelah Clarke.

Kemenangan Clarke tersebut turut membawa timnya menjadi pimpinan di klasemen umum kategori tim. Namun, Clarke masih gagal meraih ochre jersey sebagai tanda pimpinan klasemen. Usai etape kedua kemarin, ochre jersey berpindah dari Andre Greipel (Lotto-belisol) ke Martin Kohler (BMC).
Kohler kemarin termasuk dalam rombongan besar, yang di dalamnya juga ada Greipel. Namun, Kohler memiliki catatan waktu yang lebih baik berkat bonus waktu yang didapatnya usai memenangkan dua kali intermediate sprint di etape kedua. Dia unggul 2 detik dari Greipel.
Berhasil meraih ochre jersey tak membuat Kohler mempertahankan posisinya di klasemen peraih poin sprint. Poinnya disalip Clarke.(ady/jpnn)

Pemprovsu Salurkan Dana BOS Rp1,5 T

KISARAN- Pemerintah Provinsi Sumut menyalurkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2012 senilai Rp1,5 triliun kepada 2,4 juta siswa tingkat SD dan SMP se-Sumut yang diserahkan langsung oleh Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho kepada Pemkab Asahan, Batubara dan Kota Tanjung Balai, di Kantor Bupati Asahan, Rabu (18/1).

Pada kesempatan itu, Pemprovsu menyalurkan dana BOS sebesar Rp67 miliar. Kemudian, untuk Pemkab Batubara senilai Rp41 miliar, dan Pemko Tanjung Balai senilai Rp14 miliar. Dana BOS yang disalurkan tersebut, disampaikan ke kedua kabupaten dan satu kota di pesisir Timur Sumut.
Dalam penyalurannya ditujukan untuk pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya bagi 11.604 siswa SD dan SMP.

“Saya berharap dana BOS yang disalurkan bisa digunakan tepat sasaran dan bermanfaat untuk pembangunan sumber daya bidang pendidikan, khususnya kepada peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sumut di masa depan,” ucapnya.

Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Sumut, Syaiful Syafri Sipahutar melaporkan, dana BOS tahun 2012 yang disalurkan kepada 33 kabupaten/kota pada triwulan I akan dialokasikan sebesar Rp380 miliar.

“Penyaluran dana BOS tahun 2012 ini juga sebagai komitmen Pemprovsu dalam mewujudkan visi dan misi Gubernur Sumut, yakni Rakyat Tidak Bodoh, Rakyat Tidak Lapar dan Rakyat Punya Masa Depan,” katanya.

Di kesempatan tersebut, Gatot menyalurkan bantuan kepada 200 masjid di wilayah Kabupaten Batubara dan sekitaranya, termasuk penyaluran bantuan berupa 62 ternak sapi kepada sejumlah peternak di wilayah Kabupaten Asahan. (ril)

Siapkan Dana Rp2,7 Triliun, Dapat Respon Pemprovsu

Kesiapan PLN Bangun PLTA Asahan III

Peluang PT PLN (Persero) untuk mendapat izin lokasi pengerjaan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Asahan III mulai terbuka. Pasalnya, Pemprovsu sudah mulai merespon kesiapan yang dilakukan PLN untuk membangun PLTA Asahan III.

Respon itu ditunjukkan dengan dilaksanakan peninjauan lapangan selama dua hari, Senin (16/1) dan Selasa (17/1) oleh  staf dari instansi terkait, mulai dari Bappeda, BPN Sumut, Dinas Kehutanan Sumut, Biro Pemerintahan, Biro Hukum, Biro Ekonomi, Pertambangan  dan Energi. Hal ini diungkap Manager PLTA Asahan III Robert Purba. “Kunjungan ini untuk mengecek kesiapan PLN di lapangan sekaligus mengetahui koordinat rencana tapak proyek PLTA Asahan III,” ujar Robert Purba di ruang kerjanya, Rabu (18/1).

Menurut Robert, dalam kunjungan lapangan tersebut, PLN menggambarkan dan menjelaskan  rencana pembangunan proyek PLTA Asahan III mulai lokasi intake sampai ke power house PLTA dan basecamp PLTA yang saat ini sedang memasuki tahapan penyelesaian akhir gedung kantor dan perumahan karyawan PLN serta konsultan konstruksi. “Basecamp diharapkan selesai April 2012,” bilangnya.

Dilanjutkan Robert, dari kunjungan lapangan tersebut juga dapat dilihat kegiatan pelebaran jalan yang saat ini sedang dilaksanakan. Tujuan pelebaran jalan ini tidak hanya untuk keperluan proyek, namun utamanya adalah untuk keperluan masyarakat sekitar.

Dengan kondisi jalan yang nantinya  mulus dengan lebar 6 meter hotmix, maka sangat diyakini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Tangga Kecamatan Aek Songsongan Kabupaten Asahan dan Desa Meranti Utara Kecamatan Pintu Pohan Meranti Kabupaten Toba Samosir. “Tersedianya jalan yang baik yang menghubungkan Kota Porsea ke kota Puloraja, Asahan  merupakan prasarana umum yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat,” kata Robert lagi.

Dikatakan Robert, peninjauan lapangan yang dilakukan Pemprovsu tersebut, merupakan tindaklanjut dari hasil pemaparan yang dilakukan PLN pada Jumat (13/1) lalu di Pemprovsu dengan pemaparan kesiapan pihak PLN dalam rencana pembangunan PLTA Asahan III. “Pemaparan itu dilakukan dihadapan Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Nurdin Lubis, Ketua Bappeda Sumut Riadil dan pimpinan  instansi terkait,” beber Robert.

Pemaparan yang dilakukan olehnya, kata  Robert, antara lain, telah tersedianya pendanaan proyek Rp2,7 triliun dari Loan JICA No.IP-532, selesainya detail disain pada tahun 2006-2008, telah disetujuinya AMDAL PLTA Asahan III oleh Gubsu 19 Nopember 2004 dan saat ini sedang dalam proses pembuatan AMDAL baru mengingat kapasitas unit PLTA bertambah dari 2×77 MW menjadi 2×87 MW.

Pada pemaparan itu, dijelaskan, telah tersedianya rencana kegiatan pembangunan PLTA, lokasi PLTA yang  sesuai detail disain yaitu di Desa Tangga Kecamatan Aek Songsongan Kabupaten Asahan dan Desa Meranti Utara Kecamatan Pintu Pohan Meranti Kabupaten Toba Samosir.

Dalam kesempatan pemaparan itu juga, lanjutnya, PT PLN (Persero) mendapat respon dan tanggapan yang positip dari Pemprovsu  atas kesiapan PLN dalam membangun PLTA Asahan III. “Hal inilah yang sangat menggembirakan kami seluruh warga PLN dan terkesan kami mendapatkan dukungan penuh  Pemprovsu dibawah kepemimpinan H Gatot Pujo Nugroho ST,” bilangnya.

Dalam kesempatan itu, dijelaskan Pemprovsu  sedang dalam periode evaluasi penetapan calon investor untuk pembangunan PLTA Asahan III sampai  18 Pebruari 2012. “Kami berharap  pada akhirnya nanti, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dapat menunjuk PLN sebagai pelaksana pembangunan PLTA Asahan III dengan menerbitkan izin penetapan lokasi PLTA Asahan III,” katanya.

Karenanya, lanjut Robert, di awal  2012 ini, muncul harapan baru bagi PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Pembangkit Sumatera I yang sudah sangat berharap agar Pemprovsu menerbitkan izin penetapan lokasi PLTA Asahan III seluas 210 hektar kepada PT PLN.(ila)

Coleen Rooney Jadi Model Bikini

Jika banyak wanita tidak percaya diri memperlihatkan lekukan tubuh usai liburan Natal, hal itu tidak berlaku bagi Coleen Rooney.
Istri striker Wayne Rooney itu percaya diri memakai bikini berwarna hitam putih saat sesi pemotretan di Miami, Amerika Serikat.
Coleen terlihat menikmati udara hangat pantai Miami. Kehadiran mantan pembawa acara The Real Women itu di Miami bukan untuk liburan semata.
Ia, berada di Miami untuk mempromosikan bikini produk pakaian terkemuka Inggris, Littlewoods.

Seperti yang dilansir Daily Mail, Rabu (18/1), Coleen terlihat seksi dengan bikini yang dipakainya. Ia juga kerap bercanda dengan kru yang berada di tempat pemotretan. Selain bikini, Coleen juga terlihat menggunakan kaftan berwarna pink. Ia juga terlihat sangat elegan dan glamor meskipun hanya menggunakan sedikit make-up.

Coleen mendapatkan banyak pujian dalam pemotretan itu, karena sikapnya yang profesional meskipun mengaku sangat lelah setelah perjalanan panjang dari Manchester ke Miami.

Wanita kelahiran 3 April 1986 itu mengaku sejak dulu tidak pernah berniat menghabiskan harta sang suami dan tidak berbuat apapun. Meski harus sering meninggalkan Rooney dan anaknya, Kai, Coleen mengaku bangga dengan karirnya.(net/jpnn)
Coleen sendiri menjadi duta Littlewood sejak tahun 2010. Dalam kontraknya, Coleen meraih pendapatan sebesar £2 juta atau setara dengan Rp28 miliar. (net/jpnn)