Home Blog Page 13975

Gyuri KARA Operasi Pita Suara

Salah seorang member  girlband KARA, Gyuri baru saja menjalani operasi untuk menghilangkan polip yang terdapat di pita suaranya. Banyak orang khawatir dengan keadaan penyanyi bersuara merdu tersebut.

Mengetahui banyak penggemar khawatir, Gyuri pun menulis di twitter bahwa kini keadaannya sudah membaik. “Semuanya, operasi tersebut berjalan lancar. Karena obat bius, aku tidur seharian kemarin, sehingga tidak bisa meninggalkan pesan. Aku akan berusaha sembuh secepatnya sehingga kalian bisa kembali mendengarkan suaraku. Terima kasih karena meng-khawatirkanku,” tulisnya.

Meski mengidap polip dan nodul di pita suara, sebelumnya Gyuri menunda operasi demi berpartisipasi dalam musical 200 Pouds Beauty. Selain itu ia juga sempat tampil dalam show perdana konser KARASIA.

Pesan yang ia tulis di twitter tersebut sedikit mengobati rasa khawatir fans. Selain itu, pada bulan April mendatang KARA bakal bertolak ke Jepang untuk kembali tampil di seri konser KARASIA. (net/kpl)

Tika Putri Batasi Waktu Syuting

Artis cantik Tika Putri kembali berkecimpung didunia akting setelah lebih dari dua tahun vakum dari dunia yang membesarkan namanya itu. Kesibukanya menjadi seorang istri adalah salah satu penyebab dirinya membatasi kegiatan didunia akting.

“Bedanya jelas banyak. Dulu gue tidak punya tanggung jawab untuk waktu. Gue enggak memedulikan mau shooting sampai pagi. Beda lah waktu single,” ujar Tika  Rabu (22/2)

Oleh karena itu Tika untuk sekarang ini akan lebih selektif memilih tawaran yang datang kepadanya. Tika lebih memilih membintangi film layar lebar ketimbang sinetron.

“Lebih enak film, karena aku lebih punya waktu buat suami. Kalau film kan, kalau hari ini shooting, besoknya belum tentu shooting,” jelas Tika. “
Belum lama ini Tika  membintangi Film yang berjudul’Hari Ini Pasti Menang’. Dirinya berperan sebagai Wartawan yang mengungkap kasus mafia dipersebakbolaan Indonesia. “Aku jadi wartawan yang mengungkap kasus mafia di dunia persepakbolaan Indonesia,” tambahnya.
Saat melakoni syuting Film tersebut dirinya menambahkan banyak pengalaman yang didapatnya dalam dunia Jurnalistik serta tantangan yang tak terduga sebelumnya.

“Di sini gue diteror, diserempet, kejar-kejaran, banyak adegan action yang menantang bagi gue sebagai wartawan,” pungkasnya. (net/pdc)

Istri AKBP Apriyanto akan Diperiksa

Poldasu Buru Wina

MEDAN-Wina yang  disebut saksi kunci atas kasus keterlibatan Wadir Narkoba AKBP Apriyanto Rahmat Basuki dalam kasus narkoba yang membuat jabatannya dicopot masih terus dicari petugas. Keberadaan Wina masih misterius.

Keterangan Wina sangat penting diambil polisi karena dia saat itu pulang bersama AKBP Apriyanto. Hal ini terungkap dari pengakuan Sri Agustina (wanita yang juga bersama AKBP Apriyanto).

Menurut Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut Komisaris Besar (Kombes) Pol Andjar Dewanto, pihaknya masih melakukan pencarian identitas dan keberadaan Wina “Sri Agustina yang kini telah kita tahan juga tidak tahu alamat tinggal Wina. Saat kita introgasi, Sri mengaku cuma tahu nomor ponselnya saja, itu pun sudah tidak aktif lagi,” terang Anjard.

Sementara itu, dalam penanganan kasus narkoba yang melibatkan Wadir Narkoba Polda Sumut, Andjar mengatakan, delapan saksi telah diperiksa. Masing-masing, tiga  anggota Dit Narkoba Polda Sumut yang menangkap, seorang pembantu di rumah Sri Agustina, dan ketiga tersangka (Jhonson Jingga, Ade Hendrawan, dan Sri Agustina) serta AKBP Apriyanto.

Sementara itu, guna mengkonfrontir keterangan saksi-saksi dan tersangka, Direktorat NarkobaPoldasu dalam waktu dekat akan melakukan pemeriksaan terhadap Rina Wandini, istri dari Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Aprianto Basuki Rahmat.

Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengkonfrontir keterangan istrinya dengan keterangan saksi dan tersangka lainnya. “Dalam waktu dekat ini,  rencananya kita juga akan dimintai keterangan  istri dari Pak Wadir,” kata Anjard.

Adapun pemeriksaan nanti terhadap istri AKBP Apriyanto, lanjut Anjard,  berkaitan dengan keterangan AKBP Apriyanto. “Itu kan ada yang perlu kita tanyakan kepada istrinya, ya kegiatan sehari-hari AKBP Apriyanto, khususnya pada malam saat ada razia di D Core. Pemeriksaan istri AKBP Aprianto hanya sebagai saksi,” kata Anjard.

Saat ditanya kapan akan dilakukan pemeriksaan lanjutan terhadap AKBP Aprianto, Anjard mengatakan kalau pihaknya merencanakan pekan depan akan memeriksa AKBP Apriyanto. “Kita lihat saja pekan depan. Mungkin hari Senin atau Selasa,” ujarnya. (mag-5)

John Lubis Ketua Kontingen PON Sumut

MEDAN- John Lubis ditetapkan sebagai Ketua Kontingen Sumatera Utara untuk PON 2012 Riau, sesuai hasil rapat pleno pengurus KONI Sumut, Kamis (23/2) sore.

Pleno dipimpin langsung Ketua Umum KONI Sumut H Gus Irawan Pasaribu dengan didampingi Wakil Ketua II Prof Dr Agung Sunarno, Wakil Ketua III M Syahrir dan Sekretaris Umum Chairul Azmi di Gedung KONI Sumut, Jalan Pancing Medan.

John Lubis tidak hadir dalam pleno karena mendampingi Komisi E DPRD Sumut kunjungan kerja ke Menpora Andi Mallarangeng untuk membahas rencana pembangunan beberapa fasilitas olahraga Sumatera Utara.

“Pada prinsipnya saya siap menjalankan amanah rapat pleno. Tapi saya minta semua pengurus KONI beserta Pengprov Olahraga di Sumut untuk mendukung dan bersama-sama menyukseskan tugas tersebut,” ucap John melalui ponsel.

Selain Ketua Kontingen Sumut, pleno juga menetapkan Chairul Azmi sebagai Sekretaris Kontingen. Keduanya diminta segera merampungkan komposisi lengkap pimpinan kontingen, mengingat pelaksanaan PON pada 9-23 September 2012 sudah semakin dekat.

“Mari kita ajak para Ketua KONI Kota dan Kabupaten se Sumatera Utara supaya bersama-sama mendukung sukses Sumut di PON mendatang. Saya yakin kehadiran mereka nantinya akan menambah motivasi bagi atlet kita yang bertanding,” ucap Gus Irawan.

Menurut Gus, tugas dan tanggung jawab di PON 2012 akan sangat berat, apalagi jika tolok ukurnya peringkat tujuh yang diraih empat tahun lalu di PON Kaltim. Sumut ingin lebih maju dan naik peringkat, tetapi menurutnya, daerah lain juga punya tekad dan semangat yang sama. “Namun dengan semangat perjuangan para atlet dan pengurus Pengprov Olahraga serta para sahabat sekalian, saya yakin kita dapat meraih hasil bagus di Riau,” pungkasnya.
Sumut sudah meloloskan 238 atlet PON dan masih ada beberapa lagi yang dipertimbangkan sesuai kuota yang diberikan PB Cabor.(jun)

SSB Kebun Bunga Ramaikan Piala AMPI

MEDAN- SSB Kebun Bunga mempersiapkan dua tim pada turnamen Piala AMPI CUP-I 2012 KU-15 dan KU-12 yang akan berlangsung di Lapangan Martubung  Senin (27/2) mendatang.

“Selain peningkatan kemampuan permainan, anak-anak akan dibekali dengan mental yang siap bertandang ke luar kandang guna meraih kemenangan,” tutur Zulfitri Pelatih Kepala SSB Kebun Bunga kepada wartawan di sela-sela latihan di Lapangan Kebun Bunga, Kamis (23/2).

Di tempat yang sama, Gunawan Pelatih KU-15 mengaku akan menerapkan keseimbangan di tiap lini, baik pertahanan maupun lini penyerang.
“Di samping meraih prestasi, yang terpenting adalah menambah pengalaman dari tempat lain guna menciptakan pemain yang handal,” katanya.
Semenjak berdiri, SSB yang diketuai Iswanda Ramli itu masih memegang juara bertahan turnamen Piala Kebun Bunga sebanyak tiga kali berturut-turut dari tahun 2009 hingga 2011 lalu.

SSB Kebun Bunga telah menciptakan pemain-pemain sepak bola yang sudah memperkuat klub-klub besar di tanah air.
Diantaranya Irwanda, memperkuat klub PSMS Junior, Wiria dan Dinda memperkuat klub Tasbih divisi tiga, serta  Gunawan yang pernah memperkuat klub PSMS.

“Untuk menyambut ulang tahun SSB ini, kalau tidak ada halangan Maret mendatang SSB ini akan mengadakan turnamen tahunan,” akhir Zulfitri.(mag-10)

Putra Wahidin Menangis, Sutomo 1 ke Final Tantang Methodist 2

MEDAN- Perebutan tiket final Honda Development Basketball League (DBL) 2012 North Sumatera Series menyajikan duel klasik SMA Wahidin kontra SMA Sutomo 1. Jika dua bentrok sebelumnya menjadi milik Wahidin, kali ini Sutomo 1 memberikan cerita berbeda. Sutomo 1 menang  76-50.

Namun dengan peta kekuatan yang berimbang, duel ketat pun tersaji. Tampil dengan susunan starter Wahidin, Tony, Kalvin, Humbed, Andy dan Andreas , Wahidin awalnya terus menempel ketat Sutomo 1 yang diperkuat Tommy, Regnaldo, Christoper, Albert dan Frederich pada dua kuarter awal.
Namun Sutomo 1 mulai meninggalkan Wahidin di kuarter ketiga. Selisih angka menjadi 17 angka. Di kuarter pamungkas, Wahidin masih menyimpan asa untuk mengejar. Selisih angka yang jauh coba ditutupi dengan beberapa kali three point shoot. Tak jarang pemain jatuh bangun dalam berebut bola. Mental Wahidin diruntuhkan dengan tiga embakan tiga angka Tommy dan sekali lewat Regnaldo. Tommy sendiri mengumpulkan poin terbanyak dengan 22 poin disusul sumbangan 19 angka Regnaldo. Asa itu pun berakhir.

Ini sukses ganda bagi Sutomo 1. Selain tiket final, Sutomo 1 juga berhasil revans. Tahun lalu Sutomo 1 disingkirkan Wahidin pada langkah perdananya. “Cukup puas. Dengan usaha maksimal kita yakin juara,” ujar pelatih Sutomo 1, Suwandy usai laga.

Di kubu Wahidin, suasana kontras terjadi. Tangis Wahidin pun pecah di ruang ganti.  Usaha maksimal yang diperagakan Andy cs hanya mampu berujung di semi final. “Anak-anak menangis. Tapi saya pikir mereka sudah berusaha maksimal. Saya bilang ke mereka saya selalu menghargai proses. Tidak hanya hasil akhir,” ujar Pelatih Wahidin, Hidayat Natasasmita.

Sutomo 1 dipastikan akan menghadapi Methodist 2 Medan di partai puncak. Methodist dua sukses ke final usai kandaskan Santo Thomas 1 dengan skor 53-43.

Methodist 2 berhasil memanfaatkan 28 rebound untuk meraih angka. Duel sengit dimulai sejak awal. Papan skor menunjukkan perolehan angka yang ketat terutama di kuarter awal. Santo Thomas 1 menerapkan pertahanan zona daerah yang sulit ditembus tim besutan Jenny. Suporter Methodist 2 yang mendominasi arena sejenak tertegun melihat aksi Christoper dan Samuel mengobrak abrik pertahanan timnya. Santo memimpin 23-16 di akhir kuarter kedua.

Tapi cerita berbalik di dua kuarter sisa. Diawali dua free throw  Nicholas, Methodist 2 perlahan mulai kembali ke performa terbaiknya. Rebound dikuasai dan center jangkung menjadi kunci dengan 14 rebound. Juga Fransisco dengan 7 rebound.
Sebaliknya Santo Thomas mulai terancam dengan Christoper yang foul trouble.  Dua aksi lay up Nicholas menutup kuarter ketiga dengan keunggulan Methodist 2, 35-29.

Kuarter pamungkas kekhawatiran Pelatih Santo Thomas 1, Mario Wijaya menjadi kenyataan. Dua pemain kuncinya David dan Christoper terkena foul out yang mengiringi semakin surutnya perlawanan Santo Thomas 1. Nicholas menggila dengan total 31 angka.

Pelatih Methodist 2, Jenny mengakui anak asuhnya terlampau percaya diri dan membuat Methodist sempat tertekan. “Padahal seharusnya bisa unggul jauh. Kuncinya kita tekan dua pemain kunci mereka yang terancam foul trouble. Dan kita mampu berbalik unggul,” pungkasnya. (mag-18)

Final di Detik Terakhir

DRAMA Honda DBL 2012 North Sumatera Series kembali dipentaskan. Pada laga semi final kategori putri antara SMAN 5 Medan versus SMKN 7 Medan kemarin, pemenang harus ditentukan lewat overtime. Dan SMAN 5 Medan sukses menang dan melaju ke final setelah sukses memanfaatkan waktu di detik-detik terakhir.

Ya, SMAN 5 Medan sukses memanfaatkan tiga detik waktu tersisa di babak overtime dengan skor akhir 49-47.

Pada kuarter terakhir, kedua tim bermain imbang 43-43. Overtime sepanjang lima menit wajib dilakoni. Pada tambahan waktu tersebut, kedua tim tetap tampil ngotot.   Di tengah situasi menegangkan itu, tensi laga meninggi. Buntutnya, kubu SMKN 7 Medan gagal menahan emosinya. Jelang akhir laga, foward Atika melakukan pelanggaran terhadap Point Guard SMA Negeri 5 Medan Rema Cahaya Sianipar. Wasit tak ragu beri hukuman.
Free throw diberikan untuk SMAN 5 Medan. Rema Cahaya Sianipar tampak tegang menatap ring. Tapi dua lemparannya sukses masuk ring dan menambah skor bagi SMAN 5 menjadi 47.

“Mereka bertanding dengan semangat tinggi hingga detik terakhir. Mereka tampil cukup baik dengan menjalankan semua instruksi saya,” kata Fenaldy pelatih SMAN 5 Medan. (saz)

Sukses Revans, Wahidin ke Final

TIM basket putri SMA Wahidin Medan menepati janjinya untuk revans kontra SMAN 2 Medan. Revans itu terasa begitu manis, karena Wahidin juga sukses memastikan diri ke final Honda DBL 2012 North Sumatera Series. Di partai puncak, Wahidin akan ditantang SMAN 5 Medan.
Di partai semi final kemarin, SMA Wahidin mengandaskan perlawanan SMAN 2 Medan 47-17.

Kenapa revans? Itu karena SMA Wahidin pernah dikandaskan SMAN 2 Medan pada penyisihan Honda DBL 2010 lalu. Saat itu SMA Wahidin kalah tipis 20-19.

Pada laga kemarin, SMA Wahidin sukses mendominasi dan terus memimpin skor hingga akhir kuarter keempat dengan perolehan poin 18-2, 38-5, 42-9 dan 47-17.

Point getter SMA Wahidin Medan Meilawati yang berpoisis Center sukses melesakkan 22 poin ke jaring lawan.
Pelatih Wahidin, Herijanto mengaku puas dengan capaian ini. “Kita pantas menang. Anak-anak bermain cukup bagus. Instruksi taktik dan strategi semua dijalankan dengan baik,” katanya.

Sementara, pelatih SMA Negeri 2 Medan Erik Saputra Kaban mengakui tim lawan memang lebih baik. “Pada awal even kita sempat was-was harus satu pool dengan mereka. Tapi skuad tetap optimis untuk bisa menjuarai even. Dengan hasil ini, ternyata kita harus mengakui keunggulan mereka,” katanya. (saz)

Wiyata Diciples Janjikan Kejutan, Harapan 1 Merendah

Jelang Final Dance

LIMA kelompok dance akan saling unjuk kebolehan untuk meraih yang terbaik pada final dance competition Honda DBL 2012 North Sumatera Series, Sabtu (25/2) besok. Kelimanya adalah SMA Harapan 1, SMKN 7, Methodist 2, Wiyata Darma dan Sutomo 1.

Asa untuk meraih juara pun terbuka. Tentunya tergantung kreativitas dalam menampilkan dance dan kekompakan gerakan yang ditampilkan. Seperti Wiyata Diciples, grup dance dari SMA Wiyata Darma ini berjanji menampilkan sesuatu yang berbeda pada final nanti.

Ketua tim dance Wiyata Diciples, Dika Priansa mengatakan timnya tengah berlatih dengan materi yang berbeda dari biasanya. “Untuk final nanti kami akan mulai persiapan besok untuk materinya berbeda. Yang pasti kami akan menampilkan sesuatu yang berbeda. Kejutanlah,” ujarnya.

Dika yakin kelompoknya akan meraih yang terbaik pada Final Dance ini. “Sebenarnya yang lain bagus-bagus sih. Tapi kami optimis bisa menang,” ujarnya.
Lain lagi dengan Harapan 1. Kelompok yang sebelumnya menampilkan tari daerah Batak yang dikreasi ini akan tetap mempertahankan materi yang sama. “Sepertinya kami akan menampilkan materi yang sama seperti kemarin. Tapi mungkin akan ada sedikit perubahan atau penambahan. Besok (hari ini-red) kami akan berlatih lagi di sekolah” ujar koordinator kelompok tari Harapan 1, Fara Haura saat dihubungi, Kamis (23/2) kemarin.

Soal kans juara, Fara mengatakan akan menampilkan yang terbaik. “Sebenarnya kami tidak terlalu fokus nyari juara. Yang terpenting bisa menampilkan saja sudah puas,” pungkasnya. (mag-18)

Supporting Event Fun dan Kans ke Amerika

PADA gelaran Hondal DBL 2012 North Sumatera Series, berbagai even pendukung dari sponsor turut digelar. Di antaranya, Honda Team Challenge, Honda Beat Ride Challenge, Telkomsel Three Point Competition dan Men’s Biore Speed Challenge.

Masing-masing kegiatan supporting event ini menawarkan hadiah menarik. Pada Telkomsel Three Point Competition, hadiah yang ditawarkan sangat menarik.

Seorang pemenang dari kontes ini juga akan disaring kembali untuk ikut latih tanding di Amerika bersama tim DBL Indonesia.
Panitia Honda DBL 2012 North Sumatera Series Ronalt membenarkan hal tersebut.

“Dari North Sumatera Series akan disaring dua orang pemain putra-putri untuk mengikuti DBL World Champ di Surabaya. Even ini diikuti pemain dream team dari seluruh daerah di Indonesia yang menyelenggarakan Honda DBL 2012,” ungkapnya, Kamis (23/2). (saz)