Home Blog Page 1398

TGS Ganjar Sumut Edukasi Warga Desa Cara Cegah Stunting

Edukasi masyarakat ihwal cara mencegah stunting berbasis agama dilakukan TGS Ganjar Sumut bersama Majelis Ta’lim Al Muhajirin dan masyarakat di Dusun XI, Desa Pematang Johar, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang, Sumut, Senin (26/6) sore.

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Guna membantu percepatan penurunan angka stunting, sukarelawan Ganjar Pranowo yang berjejaring dalam Tuan Guru Sahabat (TGS) Ganjar Pranowo Sumatera Utara (Sumut) mengedukasi masyarakat ihwal cara mencegah stunting berbasis agama.

Kegiatan tersebut diadakan bersama Majelis Ta’lim Al Muhajirin dan masyarakat di Dusun XI, Desa Pematang Johar, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang, Sumut, Senin (26/6) sore.

Zulpi Andika selaku Koordinator Wilayah (Korda) TGS Ganjar Pranowo Sumut mengatakan, edukasi pencegahan stunting untuk masyarakat penting dilakukan untuk menekan kasus stunting, khususnya di Kabupaten Deli Serdang.

“Masyarakat sangat antusias dikarenakan kegiatan ini sangat penting untuk ibu-ibu dan keluarga yang ingin mendidik anaknya supaya mereka punya kehidupan baik secara lahir dan batin,” ujar Zulpi di sela-sela kegiatan.

Diketahui, berdasarkan data Studi Status Gizi Indonesia (SSGI), tahun 2022, angka stunting Kabupaten Deli Serdang mengalami kenaikan sebesar 1,4 persen menjadi 13,9 persen. Hal itu melatar belakangi pendukung Ganjar Pranowo menggelar edukasi pencegahan stunting berbasis agama ke masyarakat.

Adapun edukasi yang disampaikan Ustad Eka Zulwahyudi selaku pemateri antara lain pentingnya asupan halal dan bergizi untuk anak dan ibu hamil, guna mencegah anak terkena stunting.

Zulpi berharap, adanya edukasi ihwal pencegahan stunting berbasis agama dapat memberi pengetahuan dan pengalaman untuk orang tua, khususnya kepada para ibu.

“Kami berharap ibu-ibu menjadi pelopor kepada anak-anaknya agar mempunyai kemampuan mendidik anak-anak sesuai dengan apa yang tadi dibahas, bagaimana mendidik anak atau memberi asupan-asupan bergizi sesuai dengan agama,” jelas Zulpi.

Salah satu ibu rumah tangga, Riza menyebut edukasi cara mencegah stunting sangat penting diadakan, terutama untuk ibu-ibu di desa.

“Kegiatan ini sangat penting karena untuk perkembangan anak. Bagi yang belum paham, ya dia harus mengerti lebih paham lagi bagaimana cara untuk perkembangan anak, menurut saya ini sangat penting,” ucap Riza.

Riza yang saat ini memiliki balita berusia 4 tahun itu, mengaku mendapatkan banyak ilmu dari materi-materi yang disampaikan terkait cara pencegahan stunting.

Selain itu, lanjut Riza, dia dan ibu-ibu di Kecamatan Labuhan Deli juga lebih mengerti dan memahami cara mendidik anak agar tumbuh dengan sehat secara lahir dan batin.

“Dengan adanya acara ini, yang jelas menambah ilmu bagi ibu-ibu dan bisa lebih memperhatikan perkembangan anaknya. Sudah jelas dan sangat penting untuk keluarga dan masyarakat. Kami berterima kasih kepada Tuan Guru Sahabat Ganjar yang mengadakan acara ini,” ujar Riza.

Ganjar Pranowo yang saat ini masih menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah, sedang menggencarkan pencegahan angka stunting melalui sejumlah program. Seperti Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng (5Ng) dan Jo Kawin Bocah (Jangan Menikah Dini).

Berdasarkan hal itu, relawan TGS Ganjar terinspirasi untuk ikut melakukan aksi konkret mencegah stunting, sekaligus untuk membantu pemerintah menurunkan angka stunting.

“Sebagai koordinator Tuan Guru Sahabat Ganjar, saya sangat terinspirasi dari sosok Bapak Haji Ganjar Pranowo yang hari ini beliau sebagai sosok Gubernur dan pemimpin sangat mengapresiasi kegiatan-kegiatan sosial, baik yang secara umum, maupun yang berbasis agama,” pingkas Zulpi. (rel/tri)

Gubernur Lepas Ikan dan Tanam Pohon di Tongging

LEPAS: Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, didampingi Bupati Karo Cory Sriwaty Sebayang, saat melepas bibit ikan di Desa Tongging, belum lama ini.

KARO, SUMUTPOS.CO – Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, bersama Forkopimda Sumut dan Forkopimda Karo, melakukan penanaman pohon di Desa Tongging, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, baru-baru ini.

Selain menanam pohon, dilakukan juga penuangan eco-enzym serta menebar bibit ikan ke Danau Toba.

Dalam kegiatan ini, dilakukan juga penandatanganan pencana­ngan Sumut diet kantong plastik sekali pakai. Selain itu, Dinas Ling­kungan Hidup dan Kehutanan (DL­HK) Sumut, juga memberikan bantuan kepada masyarakat, an­tara lain seperti sarana prasarana per­sampahan, alat ekonomi pro­duktif, serta bibit buah dan pohon.

Pada kesempatan itu, Edy menjelaskan, pihaknya sedang memperkuat kualitas dan kuantitas DLHK Sumut, dalam menangani masalah kehutanan serta lingku­ngan. Kerusakan lingkungan dan kehutanan, menurutnya, akan berdampak besar untuk masyarakat, seperti sektor pertanian dan pariwisata.

Sementara itu, Bupati Karo Cory Sriwaty Sebayang, menyambut baik, dan berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran dan kecintaan masyarakat terhadap lingkungan.

“Saya berterima kasih kepada DLHK Sumut, dan menyambut baik acara peringatan Hari Ling­kungan Hidup Sedunia yang dilakukan di Desa Tongging ini,” tuturnya.

“Besar harapan kami, kegiatan seperti ini dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan Danau Toba dan kecintaan terhadap lingkungan. Sebab, bumi yang kita tinggali haruslah kita lestarikan,” jelasnya.

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini turut dihadiri Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, Kasdam I/BB Brigjen TNI Rifky Nawawi, Bupati Tapanuli Selatan Dolly Putra Parlindungan Pasaribu, Wakil Bupati Karo Theopilus Ginting, Forkopimda Kabupaten Karo, beberapa OPD lingkup Pemprov Sumut dan Pemkab Karo, serta para camat se-Kabupaten Karo. (deo/saz)

Simalungun Gelar Pasar Lelang Hasil Tani

BUKA: Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga saat membuka Pasar Lelang Komoditas di Rest Area, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Senin (26/6).

SIMALUNGUN, SUMUTPOS.CO – Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga, didampingi Wakil Bupati Zonny Waldi, membuka Pasar Lelang Komoditas yang diselenggarakan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi, dan Sumber Daya Mineral (Disperindag dan ESDM) Sumut di Rest Area, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Senin (26/6).

Pembukaan pasar ini, ditandai dengan pemberangkatan pengiriman hasil pertanian komoditas jeruk dan kol dari Kabupaten Simalungun ke Pasar Keramat Jati, Jakarta.

Kepala Disperindag dan ESDM Sumut, diwakili Sekretaris Dinas Yossi Sukmono, dalam sambutannya yang disampaikan melalui Zoom Meeting, menyampaikan apresiasi atas kesiapan Kabupaten Simalu­ngun yang mendukung program Pemprov Sumut.

“Saya berharap dapat membantu daerah untuk meningkatkan per­ekonomian dan menjaga inflasi di daerah. Kegiatan ini juga diharapkan akan mampu membantu para petani untuk memasarkan hasil pertaniannya,” ungkap Yossi.

Sementara itu, Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga, dalam sambutannya, mengatakan, pasar lelang komoditas ini sangat bagus, dan dia mengucapkan terima kasih kepada Disperindag dan ESDM Sumut.

“Begitu pentingnyanya kegiatan seperti ini. Inilah yang dibutuhkan oleh para petani di Simalungun. Dan yang menjadi persoalan dalam pe­ningkatan perekonomian para pe­tani, serta penjualan hasil pertanian di Simalungun,” tuturnya.

Dia juga berharap, kegiatan ini ja­ngan hanya jadi kegiatan seremo­nial, tapi terus berkelanjutan. Menurut Radiapoh, banyak hasil pertanian yang surplus di Kabupaten Simalu­ngun, seperti jahe merah, bawang merah, dan lainnya.

“Dari segi pertanian, Simalungun jangan diragukan lagi, termasuk dari segi hasil pertaniannya. Yang menjadi permasalahan adalah segi pemasaran. Kami sangat gembira dengan kegiatan ini, dengan harapan hasil pertanian petani dapat dipasarkan,” jelasnya.

Selanjutnya, Radiapoh berharap, Kabupaten Simalungun menjadi prio­ritas untuk pasar lelang.

“Kalau bisa setiap bulan dilaksanakan di Simalungun,” harapnya.

“Dan kami nanti akan mempersiapkan data-datanya untuk hasil pertanian yang ada di Simalungun. Dan di mana bisa dibuka Pasar Lelang Komoditas,” imbuh Radiapoh.

Sebab, kata Radiapoh, dengan adanya pasar ini, tentu akan me­ngurangi biaya pengeluaran para petani.

“Karena di Pasar Lelang Komoditas ini, para petani dapat bertemu langsung dengan para pembeli, sehingga tidak ada lagi biaya lainnya untuk pemasaran hasil pertanian,” katanya.

Dia pun kembali berharap, Pasar Lelang Komoditas di Kabupaten Simalungun dapat lebih dikenal di Sumut, bahkan Indonesia. Sehingga akan membantu para petani memasarkan hasil pertanian Kabupa­ten Simalungun.

Dalam kesempatan tersebut, Analis Perdagangan Badan Pengawas Peradangan Berjangka Komoditas Kementerian Perdagangan, Mendro Bayu, menyampaikan terima kasih kepada Bupati Simalungun, atas persiapannya memyambut kegiatan Pasar Lelang Komoditas.

“Dengan kegiatan ini, saya berharap akan meningkatkan transaksi di Simalungun dan dapat mempermudah pemasaran bagi para petani,” ujarnya.

Dia pun menginformasi, kegiatan ini sudah dilaksanakan sejak 2003, sebagai upaya dari pemerintah pusat untuk mempermudah pemasaran hasil pertanian.

“Pasar Lelang Komoditas di Simalungun ini sangatlah bagus. Dan ke depannya diharapkan pasar ini dapat melakukan transaksi melalui digital atau secara online,” harap Mendro.

“Dan ke depannya, di Simalungun akan dibangun gudang. Kami me­minta dukungan dari Bupati Simalungun untuk pembangunan gudang ini, sekaligus menunjukkan langsung pengelolaan gudangnya, baik dari perusahaan daerah maupun swasta,” imbuhnya.

Dengan adanya gudang ini, lanjutnya, diharapkan dapat meningkatkan transparansi Pasar Lelang Komoditas, dan dapat bermanfaat bagi daerah dan kesejahteraan masya­rakat.

Usai pembukaan, dilanjutkan de­ngan pelaksanaan lelang komoditi tanaman hortikultura, yang dipim­pin Wakil Bupati Simalungun Zonny Waldi.

Dalam lelang tersebut, tercatat 11 komoditi yang berhasil dilelang. Se­perti tomat, cabai, jeruk, kentang, te­rong, kubis/kol, bawang merah, ubi jalar, buncis, dan sawi putih, dengan total Rp1.531.500.000. (mag-7/saz)

Telkomsel Salurkan Bantuan Hewan Kurban ke 46.000 Penerima Manfaat

Telkomsel kembali menyalurkan 720 hewan kurban kepada sekira 46.000 penerima manfaat yang membutuhkan pada momen Iduladha 1444 H. Penyerahan bantuan hewan kurban ini dilakukan secara simbolis kepada perwakilan penerima manfaat dari seluruh Indonesia, Senin (26/6).

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Telkomsel melalui aktivitas Corporate Social Responsibility (CSR) kembali melaksanakan pengadaan dan penyaluran hewan kurban kepada masyarakat yang membutuhkan untuk dapat terus #NyalakanKebersamaan dengan berbagi manfaat kepada sesama pada momen Iduladha 1444 H. Telkomsel menyalurkan bantuan 720 hewan kurban kepada sekira 46.000 penerima manfaat yang berada pada lebih dari 600 lokasi di wilayah operasional Telkomsel di seluruh penjuru Indonesia. Penyerahan bantuan hewan kurban yang terdiri dari 112 ekor sapi dan 608 ekor kambing tersebut dilakukan secara simbolis kepada para perwakilan penerima manfaat dari seluruh Indonesia di Jakarta, Senin (26/6).

Direktur Human Capital Management Telkomsel, Muharam Perbawamukti mengatakan, “Telkomsel mengucapkan selamat merayakan Hari Raya Iduladha 1444 H bagi seluruh umat muslim yang merayakan. Iduladha menjadi momen penting sekaligus pengingat bagi kita semua untuk terus bersyukur dan berbagi dengan memberikan kebermanfaatan bagi sesama. Melalui aktivitas tanggung jawab sosial perusahaan, Telkomsel konsisten menjalankan aksi berbagi manfaat dengan menyalurkan hewan kurban kepada seluruh masyarakat yang membutuhkan. Dengan mengusung semangat #NyalakanKebersamaan, Telkomsel menjalin kolaborasi bersama para mitra strategis untuk bergotong royong menyediakan dan mendistribusikan hewan kurban agar dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat secara menyeluruh. Kami berharap, upaya bersama ini dapat memberikan dampak sosial bernilai tambah bagi pelanggan dan masyarakat, sekaligus mempererat tali silaturahmi serta kebersamaan pada perayaan Iduladha 1444 H.”

Pengadaan hewan kurban pada tahun ini melibatkan sejumlah aksi kolaboratif sebagai upaya memperluas dampak sosial yang dihasilkan, seperti dengan para mitra strategis Telkomsel, lembaga sosial terpercaya, platform crowdfunding KitaBisa.com, startup digital Ternaknesia, hingga melibatkan para UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) dari peternak lokal yang diharapkan mampu membantu pertumbuhan ekonomi di sektor UMKM Indonesia. Selain itu, Telkomsel juga mendistribusikan sejumlah bantuan hewan kurban yang berasal dari sumbangan karyawan Telkomsel, yang diinisiasi melalui komunitas kerohanian Islam Majelis Telkomsel Taqwa (MTT).

Seluruh bantuan hewan kurban yang terkumpul akan disalurkan ke lebih dari 600 titik yang meliputi lingkungan masjid, rumah sakit, pesantren, panti asuhan, yayasan, lokasi bencana, hingga pemukiman masyarakat yang berada di sekitar wilayah kantor dan infrastruktur operasional Telkomsel di berbagai pelosok wilayah Indonesia. Distribusi bantuan hewan kurban yang diberikan berupa daging kurban potong dan daging masak yang sudah diolah menjadi makanan siap saji (lunch box dan rendang), menggandeng sejumlah pelaku UMKM lokal setempat dengan mengusung konsep sharing economy yang memungkinkan berbagai elemen masyarakat berpartisipasi untuk saling berbagi serta merasakan manfaat program bantuan hewan kurban pada momen Iduladha 1444 H.

Guna memastikan seluruh bantuan hewan kurban terdistribusi secara tepat sasaran kepada para penerima manfaat, Telkomsel menggandeng Dompet Dhuafa serta melibatkan Karyawan Telkomsel di seluruh Indonesia melalui Employee Volunteering Program (EVP) untuk mendistribusikan bantuan hewan kurbannya secara langsung. Telkomsel juga telah melakukan upaya pengecekan untuk memastikan seluruh hewan ternak merupakan hewan yang sehat dan bebas dari penyakit, sehingga seluruh hewan kurban yang terdistribusi aman untuk dikonsumsi.

“Kami berharap, seluruh bantuan hewan kurban yang diberikan dapat membawa keberkahan serta manfaat bagi masyarakat Indonesia yang memaknai Hari Raya Iduladha dengan semangat kebersamaan dan penuh rasa syukur. Telkomsel berkomitmen melanjutkan peran terdepannya sebagai social impact enabler dalam menghadirkan dampak positif bagi masyarakat melalui pemanfaatan aset, teknologi digital, dan kapabilitas perusahaan, serta lebih terus lampaui ekspektasi melalui beragam program tanggung jawab sosial perusahaan yang dapat memberikan inspirasi dan memacu semangat kebaikan bagi seluruh lapisan masyarakat untuk terus berbagi manfaat kepada sesama,” tutup Muharam.(rel)

Belajar Matematikan jadi Menyenangkan dengan Metode Gasing

SAMBUTAN: Pj Wali Kota Tebingtinggi Syarmadani saat memberikan sambutan pada belajar metode Gasing dengan Pendiri Yayasan Teknologi Indonesia Prof Yohanes Surya.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Pj Wali Kota Tebingtinggi Drs Syarmadani, didampingi Kadisdikbud Idam Khalid menghadiri acara Pelatihan Peningkatan Kompetensi Numerasi Dengan Metode Matematika Gampang, Asyik, Menyenangkan (Gasing) di ruang Laboratorium Terpadu Jalan Gunung Leuser BP7, Kecamatan Rambutan, Kota Tebingtinggi, Sabtu (24/6/2023).

Syarmadani mengatakan metode Gasing membuat belajar jadi menyenangkan, khususnya belajar Matematika.

“Pendidikan yang ingin kita kembangkan dimulai dari hati, dan kita haus akan hal baru dan selalu ingin meningkat. Saya paling senang kalau berhitung kalahkan kalkulator atau dengan handphone, karena itu akan menimbulkan kepercayaan diri,” kata Syarmadani.

Syarmadani juga berharap melalui bantuan Profesor Surya dan tim serta semangat dan upaya kerja keras Pemko Tebingtinggi kiranya terjadi pengimbasan terhadap guru dan murid.

“Seiring semangat dan upaya kerja keras kita, mudah-mudahan target akhir tahun terjadi pengimbasan terhadap guru dan murid, mudah-mudahan itu bisa tercapai. Kembangkan tekad, tambah semangat bahwa kita akan maju lebih baik,” pungkasnya.

Sementara Kadis Dikbud Idham Khalid mengatakan bahwa metode Gasing ini selain pembelajaran numerasi juga sekaligus literasi. Dirinya juga berharap dan meminta kepada peserta, agar mengikuti dengan serius, seraya mengatakan akan membuat kembali kegiatan yang sama untuk mengimbaskan kepada guru-guru lain.

“Nanti akan kita buat acara lagi untuk mengimbaskan kepada guru lain, baik negeri dan swasta. Kalau bisa juga sekolah dibawah naungan Kemenag, karena ini semua anak-anak kita, anak Tebingtinggi,” pungkas Idham.

Sedangkan Pendiri Yayasan Teknologi Indonesia Jaya Prof Yohanes Surya menjelaskan bahwa metode pembelajaran Gasing akan mengubah cara mengajar dan akan mengubah anak.

“Dalam beberapa hari mendatang, si anak akan berubah dari takut dengan Matematika menjadi berani, kecakapan 8C keluar semua. Jadi bapak, ibu belajar gasing tidak hanya skill Matematika tapi mengubah si anak,” ucap Yohanes.

Dijelaskan Yohanes bahwa kita harapkan 32 guru bisa imbas ke 300 bisa imbas ke seribu guru baru seluruh siswa serentak belajar sehingga seperi di Humbang Hasundutan, anak SD bisa berhitung.

Kegiatan dirangkai dengan penandatangan Nota Kesepahaman antara Pemerintah Kota Tebingtinggi dengan Yayasan Teknologi Jaya Tentang Peningkatan Kualitas Pendidikan. (ian/ram)

UMA Unggul Dalam Mutu Menuju Kompetisi Global

BUKU: Rektor UMA Prof Dr Ir Dadan Ramdan MEng MSc dan Ketua YPHAS Drs HM Erwin Siregar MBA bersama tokoh penerima buku 40 tahun UMA - DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS.

Universitas Medan Area (UMA) dalam usia 40 tahun menegaskan komitmen sebagai perguruan tinggi unggul dalam mutu menuju kompetisi global.

HAL ini tema pada wisuda 834 lulusan program sarjana, magister dan doktor UMA dipimpin Prof Dr Ir Dadan Ramdan MEng MSc (rektor) di aula kampus Jalan Kolam Medan Estate, pekan lalu. Wisuda ini mencetak sejarah karena pertama kalinya UMA mewisuda lulusan perdana program doktor ilmu pertanian.

Dalam acara ini juga dikukuhkan Guru Gesar UMA Prof Dr Syafrida Hafni Syahir MSi (fakultas ekonomi dan bisnis) dan Prof Hasanuddin PhD (fakultas psikologi). Kemudian diluncurkan buku berjudul: Profil 40 Tahun UMA dan Yayasan Pendidikan Haji Agus Salim Berkhidmat untuk Kemajuan Bangsa.

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Sumut Prof Saiful Anwar Matondang MA PhD mengapresiasi kemajuan UMA.

Saiful Anwar Matondang mengungkap bahwa UMA mampu mendapat kontrak hibah penelitian sebesar Rp.1,2 milliar. Ia juga menyebutkan setelah pengukuhan dua guru besar kini terdapat sembilan guru besar di UMA.

Saat ini juga terdapat empat dosen lagi yang akan menyusul menjadi guru besar. Karenanya ia minta UMA yang kokoh diusia 40 tahun, dapat menambah program studi doktor. ”UMA pun diharapkan segera menjadi perguruan tinggi unggul,” kata kepala LLDikti Sumut.

Sedangkan Rektor UMA Prof Dr Ir Dadan Ramdan MEng, MSc mengatakan bahwa selama 40 tahun, UMA yang saat ini mendidik 11 ribu mahasiswa telah menunjukkan komitmen yang besar dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia, khususnya di Sumut.

”Alhamdulillah, di usia 40 Tahun, UMA kini berada dalam peringkat 1 versi UniRank dari 200 lebih PT se-Sumut dan PTS terbaik 10 se-Indonesia,” sebut rektor.

UMA juga diakui sebagai satu-satunya PTS di LLDikti Sumut yang mendapatkan sertifikat Internasional UIGreen Metric yang tahun ini berada di peringkat 24 tingkat nasional dan peringkat 172 tingkat internasiinal.

Kemudian pada tahun akademik 2022/2023, 84 mahasiswa UMA mendapat beasiswa Bidikmisi On-Going/KIP Kuliah. Lalu beasiswa Bank Indonesia 50 orang, dan beasiswa pemerintah daerah 8 orang.

Ia menambahkan bahwa Yayasan Pendidikan Haji Agus Salim (YPHAS) memberi 50 beasiswa bagi mahasiswa baru berprestasi di sekolah asal, 173 beasiswa bagi mahasiswa bersaudara kandung dan 25 beasiswa bagi keluarga tenaga kependidikan dan dosen UMA yang merupakan kepedulian terhadap keberlangsungan pendidikan mahasiswa.

Dadan Ramdan menjelaskan bahwa
UMA mencanangkan pada tahun 2030 menjadi Green Digital University. Dengan demikian, teknologi digital harus menjadi alat untuk memberikan kemudahan dalam memberikan pelayanan akademik dan non-akademik sehingga dapat berjalan secara efektif dan efisien.

Teknologi digital, lanjut rektor, harus memudahkan kehidupan, mendorong berpikir lebih cerdas, bersikap kritis, bertindak lebih arif, bijaksana dan memiliki sikap empati sehingga menjadi manusia sebagai khalifah rahmatan lil a’lamin.

Ia meminta lulusan UMA menjadi insan perubahan yang mampu menjadikan teknologi di era revolusi Industri ini sebagai alat untuk dapat membuat kehidupan masyarakat lebih baik dan sejahtera.

Ketua YPHAS Drs HM Erwin Siregar MBA mengatakan bahwa untuk memeringati 40 tahun UMA diterbitkan buku: Profil 40 Tahun UMA dan Yayasan Pendidikan Haji Agus Salim Berkhidmat untuk Kemajuan Bangsa.

”Buku ini memberi informasi terkait perkembangan UMA dari masa ke masa kepada masyarakat dan penyemangat bagi civitas akademika UMA agar pada masa yang akan datang lebih berprestasi dan unggul di Sumut,” ujarnya.

Untuk memotivasi wisudawan, Dr Fikri Alhaq Fachriyana, selaku Kepala Cabang Utama JNE Sumut yang sukses mengelola bisnisnya. Ia mengungkapkan beberapa alumni UMA menjadi pimpinan di perusahaan tersebut.

Wakil Rektor Bidang Akademik UMA Sherlly Maulana ST MT menyebutkan bahwa 834 lulusan terdiri dari 729 orang dari program S1 (teknik 140 orang, pertanian 101 orang, ekonomi dan bisnis 170 orang, hukum 47 orang, Isipol 64 orang, psikologi 195 orang dan Saintek 12 orang). Kemudian 105 orang dari Program S2 dan S3 (magister administrasi publik 38 orang, magister agribisnis 7 orang, magister hukum 23 orang, magister psikologi 35 orang dan doktor pertanian 2 orang).

Hadir dalam wisuda, Anggota DPR RI Prof Dr Ir Djohar Arifin Husin MS, Dubes Indonesia di Maroko, kepala SLTA yang lulusannya banyak kuliah di UMA, keluarga wisudawan/wisudawati dan undangan lainnya. (dmp)

Mantan KSAL Motivasi Lulusan USM Indonesia, Jangan Berhenti Menggali Ilmu

TERBAIK: KSAL 2014-2018 Laksamana TNI Purn Dr Ade Supandi MAP (7 kiri) memakai pakaian adat bersama wisudawan terbaik USM Indonesia di MICC - DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS.

KEPALA Staf Angkatan Laut (KSAL) 2014-2018 Laksamana TNI Purn Dr Ade Supandi MAP mengingatkan lulusan perguruan tinggi terutama perawat harus bersikap ramah, peduli dan dapat menyapa pasien.

”Saat bekerja itu harus konsentrasi dan fokus. Jangan sampai keliru,” kata Laksamana TNI Purn Dr Ade Supandi MAP saat menghadiri acara wisuda 471 lulusan Universitas Sari Mutiara (USM) Indonesia di Gedung Medan Internasional Convention Center (MICC) Jalan Gagak Hitam Medan, akhir pekan lalu.

Mantan gubernur Akademi Angkatan Laut meminta alumni USM Indonesia jangan berhenti menggali ilmu karena dinamika kehidupan begitu tinggi. Ia pun mencontoh kemajuan teknologi komunikasi dan alat kesehatan.

Ade Supandi yang pernah menjadi ketua forum KSAL se-Asia Pasific pun mendorong USM Indonesia untuk menambah program studi strata-2 terutama magister kesehatan kelautan. Menurut dia, lulusan magister kesehatan kelautan semakin dibutuhkan.

Kasal tahun 2014-2018 juga meminta wisudawan dapat meningkatkan kemampuan berkomunikasi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Sumut Prof Saiful Anwar Matondang MA PhD meminta lulusan USM Indonesia terus mengembangkan kemampuan soft skill dan hard skill terutama kemampuan berkomunikasi sehingga lebih mudah dalam memenangkan persaingan kerja.

Ketua Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta (ABPPTSI) Sumut Dr H Bahdin Nur Tanjung MM mengungkapkan keberadaan USM Indonesia sebagai perguruan tinggi yang bagus dengan lebih sepuluh ribu alumni dengan berbagai bidang pengabdian baik di Indonesia dan manca negara.

Sedangkan Ketua Yayasan Sari Mutiara Indonesia Dr Parlindungan Purba MM menyampaikan bahwa USM Indonesia senantiasa berupaya meningkatkan kualitas pendidikan.

”Seperti pesan pendiri Sari Mutiara Bidan Sauria Sitanggang dan Washington Purba, jadilah mutiara-mutiara yang hidup dan bermanfaat bagi semua orang dan bagi dirimu sendiri,” pesannya.

Rektor USM Indonesia Dr Ivan Elisabeth Purba MKes menyampaikan bahwa pada periode ini USM Indonesia melepas 471 wisudawan dari lima fakultas dan 11 program studi. Yakni 21 lulusan diploma, 206 lulusan sarjana, 220 lulusan profesi dan 24 orang lulusan magister dengan rata-rata IPK kelulusan 3.78.

Wisudawan terbaik USM Indonesia yakni Handerman Vitugea (magister kesehatan masyarakat), Vita Rahmada Yanti (ilmu keperawatan), Desverawati Nainggolan (ilmu kebidanan), Febri Warni Hulu (profesi ners), Wati Nainggolan (profesi bidan), Ria Hidayati (profesi apoteker).

Turut hadir dalam acara wisuda ini Danlantamal I Laksamana Pertama TNI Johanes Djanarko Wibowo, anggota DPRD Sumut dr Tuahman F Purba, mewakili ketua Aptisi Sumut JE Melky Purba SH MKn, senat USM Indonesia dan para undangan lainnya. (dmp)

Sapi Kurban Presiden dibeli di Peternakan Hamparan Perak, Peternak Merasa Sedih dan Senang

HAMPARAN PERAK, SUMUTPOS.CO – Pada momen Idul Adha 1444 H mendatang, presiden Jokowi menyumbang sapi untuk dikurbankan di Kota Medan ke di Masjid Agung, Jalan Pangeran Diponegoro, Kota Medan. Sapi yang akan di kurbankan tersebut berjenis Limosin dengan bobot 1 ton 20 kilogram dengan usia 3 tahun 8 bulan yang dibandrol sebesar Rp90 juta.

Sapi tersebut di beli dari seorang peternak, Rahmat, di Desa Tandem Hilir, Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deliserdang.

Saat ditemui di Peternakannya, Rahmat merasa senang sapi peliharaannya terpilih sebagai sapi kurban untuk orang nomor satu di Indonesia.

Namun dibalik rasa senang tersebut, Rahmad mengaku sedih, karena sapi yang akan di kurbankan Presiden Jokowi tersebut merupakan sapi kesayangannya.

“Senang lah, sapi kita bisa untuk qurban bapak Presiden. Walaupun dari banyaknya sapi disini, ini lah sapi paling di sayang, jinak, nurut, cuman karena memang sudah waktunya di jual yah kita jual,” ujar Rahmat.

Dijelaksan Rahmat, sebelum terpilih, sapi kurbannya memiliki proses yang cukup panjang. Kurang lebih 20 hari proses pemeriksaan sapi ini.

“Awalnya mereka cuman lihat lihat sapi ini, lalu di timbang, udah itu uji lab. Uji labnya yang di periksa feses, air seni, lendir dan darah,” ungkapnya.

Rahmat mengatakan, sapi jenis Limosin tersebut sudah di rawat sejak kecil, yang mana sapi ini merupakan hasil ternaknya sendiri. Namun untuk mendapatkan kriteria sapi yang sangat bagus tersebut, Rahmat selalu memberikan pakan yang bernutrisi, dimana pakan tersebut di racik hingga memiliki asupan gizi yang sangat bagus untuk pertumbuhan sapi terbaik.

Sapi ini hasil ternak sendiri disini, induknya pun disini, jadi sapi ini pun lahir disini, dan untuk pakannya di sini menggunakan hijauan dan kosentrat (dedak dengan berbagai campuran nutrisi lainnya).

Setelah resmi sapi miliknya akan di kurbankan Presiden Jokowi, Rahmat mengatakan akan memberikan perawatan yang lebih dari pada sapi lainnya yang ada di peternakan tersebut.

Karena ia berniat untuk menambah bobot sapi tersebut, hingga nantinya di sembelih di Masjid Agung Kota Medan. (mag-1/ram)

Semesta Memberkahi Sipirok dengan Kopi, Bambang – Siti Meraciknya Menjadi ‘Tabo’

KOPI: Siti Muslihah (tengah memakai hijab dan topi hitam) bersama penggiat kopi lainnya mendemontrasi lahan kopi di Kecamatan Angkola Barat.

SUMUTPOS.CO – Sipirok di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara adalah salah satu kepingan tanah surga yang dihadiahkan semesta untuk penikmat kopi. Potensi sumber daya alam luar biasa ini bahkan sudah jadi incaran bangsa eropa saat menjajah bumi nusantara berabad-abad silam.

Alasan sipirok disebut sebagai kepingan tanah surga ini karena kualitas biji kopinya yang sudah mendunia. Penyelitian menyebutkan, biji kopi arabika terbaik biasanya dihasilkan dan tumbuh dari ketinggian di atas 1.000 meter dari permukaan laut (mdpl).

Di Sumatera Utara, salah satu daerah yang memiliki ciri ketinggian tersebut adalah Sipirok, di Kabupaten Tapanuli Selatan. Daerah yang berhawa sejuk dikelilingi lembah perbukitan dan daerahnya berketinggian antara 700 hingga 1.700 mdpl.

Tak ada yang meragukan kualitas kopi arabika Sipirok sejak zaman kolonial hingga menjadikannya sebagai hasil bumi unggulan menembus pasar eropa hingga saat ini.

Sipirok jugalah yang menyatukan Bambang dan Siti. Suami – istri itu mendedikasikan hidup mereka untuk meracik biji kopi Sipirok menjadi minuman yang nikmat. Kemudian mereka sepakat menamakan merk dagangan menjadi Tabo. Secara harfiah, Tabo dalam bahasa Tapanuli Selatan berarti enak.

Untuk menciptakan kopi Tabo sesuai dengan rasa dari pengakuan peminumnya, bukanlah hal yang mudah dan butuh proses yang panjang.

“Saya sudah tahu kualitas kopi Sipirok ini sejak lama. Cuma sepertinya belum ada yang mengolahnya dengan baik. Akhirnya saya dan suami memutuskan merantau ke sini, resign dari pekerjaan dan ingin membantu memasarkan nama kopi Sipirok menjadi lebih bernilai,” ujar Siti Muslihah kepada awak media (26/6).

Di Sipirok Tapanuli Selatan (Tapsel), Siti menjalin kemitraan bersama dengan petani-petani kopi yang ada di sana. Dengan kualitas biji kopi arabika luar biasa, ia merasa belum ada management yang tepat untuk memasarkan kopi menjadi lebih bernilai tinggi.

Kemudian Siti berupaya menjalin hubungan emosional dan mendekati petani-petani kopi yang ladangnya dikelola warga langsung. Saat itu ia mengaku memiliki kendala, tak cukup hanya bermodalkan pengetahuan. Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) hadir menjadi solusi untuk urusan pembiayaan.

“Terpikirkan untuk modalnya itu dari program KUR di BRI. Alhamdulillah lancar dan sangat terbantu. Artinya, di sini BRI juga melihat prospek baik dari usaha yang akan saya jalankan,” tutur perempuan berusia 46 tahun ini.

Awalnya, Siti hanya bekolaborasi dengan Bambang, suaminya. Mereka memperkenalkan kopi Tabo hingga pelan-pelan menjadi kegemaran minuman kopi berkelas dan mendapat tempat di hati masyarakat.

Kini, mereka sudah bermitra dan membina para petani di 6 kecamatan di Tapsel yakni Angkola timur, Aek Bilah, Arse, Marancar, Saipar Dolok Hole dan Sipirok.

“Disamping itu, kami juga membagikan ilmu ini kepada petani agar mereka semangat memberdayakan dan bertani kopi. Diberikan pendampingan mulai dari pembibitan hingga panen,” ujar perempuan berhijab ini.

Produk akhirnya, serbuk dari olahan biji kopi Sipirok ini pun dikemas dan dijual dalam bentuk sachet. Bahkan kini sampai membus pasar eropa.

Saat ini kopi Tabo dapat memproduksi hingga 50 kg per harinya. Pemasarannya pun sudah mulai meluas. Mereka memanfaatkan media social dan e – commerce yang dinilai jadi cara pemasaran paling efektif.

“Pasar e-commerce saya serahkan ke anak saya yang kuliah di Kota Yogyakarta, dia lebih paham dan lebih menguasai perkembangan teknologi,” ujar Siti.

Harga di platform e -commerce bervariasi tergantung toko dan diskon yang ditawarkan. Harga kopi Tabo berkisar Rp40 – Rp57 ribu dengan kemasan 200 gram. Selain itu, Siti juga memanfaatkan media sosial sebagai upaya promosi produknya.

Selain sarana promosi diatas, BRI juga aktif ikut membantu pemasaran.”Kopi Tabo diajak untuk ikut dalam pergelaran pameran UMKM, sehingga saat ini merk Tabo cukup dikenal,” ujar pengusaha yang menamatkan SMA di Kota Pekanbaru ini.

Siti berharap produk kopi Tabo dari Sipirok bisa lebih berjaya. Sebab nama kopi hingga kualitas yang dijanjikannya itu tidak hanya dirasakan seorang diri. Banyak petani dan Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) sejenis yang mencoba berkreasi memasarkan produk yang sejenis ikut juga terbantu.

Ibu beranak 2 ini menjelaskan, sebenarnya tak hanya dirinya yang terbantu melalui KUR dar BRI. Banyak UMKM lain yang dilihatnya rata-rata mempercayakaan pembiayaan permodalan mereka di Bank Rakyat Indonesia.

“Kami sendiri yang mengalami bagaimana KUR di BRI tidak hanya memberikan bantuan modal namun mereka juga aktif ikut mendampingi pelaku usaha yang baru memulai bisnis ketika pertama kali kami mengembangkan kopi Tabo ini,” ucapnya.

Berencana Manifestasi Program Hyperlocal Tokopedia

Indonesia dikenal sebagai salah satu produsen kopi terbesar di dunia. Laporan 2023 Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat produksi kopi Indonesia mencapai 794,8 ribu ton pada 2022, meningkat sekitar 1,1% dibandingkan 2021. Sumatra Utara (Sumut) menjadi provinsi ketiga penghasil kopi terbesar, yakni 212,4 ribu ton atau 26,72% dari total produksi kopi nasional.

Berdasarkan data internal Tokopedia pada Mei 2023 dibandingkan rata-rata Januari-April 2023, kopi gayo menjadi salah satu jenis kopi yang paling populer di tengah masyarakat Sumatera Utara, termasuk Medan dan sekitarnya, dengan kenaikan jumlah transaksi hampir 1,5 kali lipat.

Data yang berhasil dihimpun oleh crew Sumut Pos melalui keterangan pers Corporate Affairs Senior Lead Tokopedia, Rizky Juanita Azuz menjelaskan bahwa kopi lokal memiliki potensi ekonomi yang luar biasa. Di sisi lain, sejalan dengan upaya pemerintah meningkatkan jumlah pelaku usaha di Indonesia.

“Tokopedia terus menggencarkan inisiatif Hyperlocal agar lebih banyak pelaku usaha termasuk UMKM kopi bisa menciptakan peluang lewat pemanfaatan kanal digital,” ujarnya.

Salah satu manifestasi Hyperlocal Tokopedia adalah layanan pemenuhan pesanan (fulfillment) dilayani Tokopedia. Layanan ini memungkinkan penjual menitipkan produk di gudang pintar Tokopedia pada wilayah dengan permintaan tinggi agar penjual tidak perlu pindah ke ibukota untuk menjangkau pasar yang luas, dan pembeli bisa mendapatkan produk tersebut dengan lebih cepat dan efisien.

Contoh UMKM Medan yang memanfaatkan Dilayani Tokopedia adalah Coffeenatics. Usaha kopi yang didirikan oleh Harris Hartanto dan Norita Chai sejak 2015 ini telah merasakan banyak manfaat dari turunan inisiatif Hyperlocal Tokopedia, yaitu Dilayani Tokopedia, serta berhasil memberdayakan ratusan petani kopi lokal.

Ketika mengetahui informasi ada program Manifestasi Hyperlocal Tokopedia dari awak media, pengusaha kopi asal Sipirok mengatakan sangat tertarik dan akan menjajaki kerja sama dengan penyedia e-commerce ternama di tanah air ini.

“Rencana saya akan buka kerja sama programnya di wilayah Kota Jakarta, sebab permintaan di sana lebih banyak dibandingkan daerah lain. Wilayah Bekasi dan Tengerang juga akan terakomodir, jadi lebih cepat sampainya kalau ada gudang kami di sana,” jelas Siti.

Geografis Sipirok

Kondisi geografis Sipirok yang terletak di kaki Gunung Sibual-buali, termasuk dalam deretan Bukit Barisan, membuat wilayah ini cocok untuk ditanami pohon kopi. Disana juga dikenal dengan wisata rohani Masjid Agung Syahrun Nur yang juga berada di ketinggian Bukit Barisan.

Dengan sudah adanya indikasi geografis, tentu kami pengusaha kopi berharap di waktu mendatang akan lebih banyak kopi-kopi asal Indonesia yang bisa dengan jelas diketahui asal usul wilayah penanamannya. Dengan begitu, khazanah kopi Indonesia akan semakin kaya.

Pada 4 Mei 2023, Owner Kopi Tabo bercerita upayanya memperluas kebun kopi. Ia bersama mitra penggiat kopi lainnya mempercontohkan teknik domontration plot (demplot) kepada petani.

“Petani dapat melihat dan membuktikan terhadap objek yang didemontrasikan pada lahan percontohan,” ujar Siti.

Ciri Khas Kopi Sipirok

Meskipun kopi asal Sipirok tidak memiliki reputasi yang luas seperti beberapa daerah penghasil kopi terkenal di Indonesia, seperti Aceh. Namun Sumatera Utara secara keseluruhan merupakan daerah yang menghasilkan kopi dengan kualitas yang diakui. Bagi pecinta kopi, mencoba kopi lokal Sipirok bisa menjadi pengalaman menarik untuk mengeksplorasi keanekaragaman cita rasa kopi Indonesia.

Kopi ini mempunyai aroma flowery dan lemon segar saat diseduh. Kita bisa menemukan sensasi rasa lemon, rempah, chocolate dan kacang-kacangan saat menyeruput kopi ini. Namun tentu saja hal itu tergantung bagaimana cara kita menyeduh dan proses pasca panen dari biji yang kita gunakan.

Jika anda bukan pengemar kopi yang diseduh dengan cara pourover menggunakan dripper, dan fans kopi susu, biji kopi dari Sipirok juga bisa menjadi pilihan. Seperti karakter umum kopi asal Sumatera, “kopi Sipirok cocok digunakan untuk membuat cappucino, latte atau kopi kekinian dengan campuran susu dan gula aren,” pungkasnya. (dat/ram)

IOH Hadirkan Konsep Baru untuk 32 Gerai IM3

PITA: SVP Head of Channel Management Joko Twi Wibowo, Fahd Yudhanegoro selaku SVP Head of Region Sumatera, VP Head of Device Management Boy Aulia, VP Head of Sales Northern Sumatera Beni Iskandar, dan VP Head of Commercial Operation Region Sumatera Budiono saat menggunting pita saat peresmian Mini Gerai IM3 Medan di Jalan Perintis Kemerdekaan, Senin (26/6/2023).

SURABAYA, SUMUTPOS.CO – Setelah sukses pertama kali dilakukan di Gerai KPPTI Jakarta pada bulan Januari lalu, Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) kembali menghadirkan konsep baru untuk 32 Gerai IM3 yang tersebar di berbagai kota di Indonesia.

Pembaruan gerai ini dilakukan untuk memberikan pengalaman yang mengesankan (marvelous experience) bagi pelanggan setia IM3. Pembukaan Gerai IM3 dengan konsep baru ini secara simbolis dilaksanakan di Gerai IM3, Jalan Kayoon, Surabaya.

Gerai IM3 dengan konsep baru ini dirancang untuk memudahkan setiap aktivitas pelanggan dengan adanya agent in service desk maupun agent in express counter. Pelanggan juga akan mendapatkan nomor antrean layanan yang terdigitalisasi dan lebih mudah dengan cara memindai QR Code melalui smartphone. Serta hadirnya fasilitas high speed WiFi connection untuk mendukung komunikasi pelanggan selama berada di Gerai IM3, hingga area live demo unit yang menunjukan deretan pilihan smartphone terbaru dengan bundling paket Prime dari IM3 Postpaid.

Pembaruan Gerai IM3 mengusung konsep layanan Fast, Simple & Flexible, menghadirkan perangkat, sistem baru, dan solusi yang lebih cepat melalui pelayanan digital. Hal ini memberi kemudahan bagi pengunjung untuk mendapatkan solusi dan kualitas pelayanan yang lebih baik saat berkunjung. Inisiatif ini juga merupakan wujud dari visi Indosat untuk menjadi perusahaan telekomunikasi digital paling dipilih di Indonesia, serta memberikan pengalaman digital kelas dunia kepada para pelanggannya.

Ritesh Kumar Singh, Director and Chief Commercial Officer Indosat Ooredoo Hutchison, mengatakan IM3 meresmikan 32 gerai di seluruh Indonesia secara serentak dengan tampilan dan konsep baru serta layanan yang lebih terdigitalisasi. “Kami siap memberikan pelayanan yang jauh lebih baik dan nyaman bagi seluruh pelanggan setia, serta menghadirkan pengalaman digital kelas dunia lewat sistem layanan yang lebih modern,” katanya.

Pembaruan 32 Gerai IM3 yang dilakukan secara nasional siap menyapa pelanggan:
• Kalimantan: Balikpapan
• Jawa: Bandung, Bekasi, Bogor, Jakarta, Klaten, Kudus, Madiun, Magelang, Malang, Pekalongan, Purwokerto, Semarang, Sidoarjo, Solo, Surabaya, Sukabumi, Tangerang, Yogyakarta
• Bali: Denpasar
• Sulawesi: Makassar
• Sumatera: Medan, Palembang
• Nusa Tenggara: Mataram, Kupang

Kehadiran pembaruan Gerai IM3 akan semakin memberi kemudahan bagi masyarakat Indonesia untuk mendapatkan layanan dan berbagai produk IM3 yang sesuai dengan kebutuhan. (rel/ram)