Home Blog Page 13997

Panutan Pengembangan Pendidikan Sumut

PAB Sumut Gelar Gebyar Kreatif dan Go Green 2012

MEDAN-Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Sumatera Utara H Gatot Pujonugroho, ST membuka Gebyar Kreatif dan Go Green 2012 untuk memperingati 56 tahun Persatuan Amal Bakti (PAB) Sumut. Acara ditandai dengan penyerahan bibit pohon manggis kepada Ketua Umum PAB Sumut Rosman S Marno dan melepas peserta gerak jalan santai yang diikuti dua ribu peserta, pekan lalu di Taman Budaya Sumut Jalan Perintis Kemerdekaan Medan.

Hadir dalam acara ini Kepala Dinas Pendidikan Sumut Drs Syaiful Syafri MM, Kepala Badan Ketahanan Pangan Sumut Ir Setyo Purwadi MM, Pembina PAB Sumut Prof Dr H Muhammad Hatta, Prof Dian Armanto, Drs H Dalail Ahmad MA, Sekeretais Umum PAB Sumut Drs H Muhamad Fauzi MA, Bendahara Umum PAB Sumut Drs Sakti Siregar dan Ketua BMKSS Sumut Drs Suparno MPd.

Gatot menyatakan rasa bangga kepada PAB karena sejak tahun 1956 aktif berusaha membangun pendidikan masyarakat bawah, baik di lingkungan perkebunan, pedesaan dan sekitarnya. Ia mengungkapkan untuk meningkatkan pendidikan dibutuhkan sumber daya manusia (SDM), sarana dan prasarana pendidikan. Untuk itu, lanjut Plt Gubsu, Pemprovsu berkewajiban  untuk memberikan bantuan segala kebutuhan lembaga pendidikan khususnya yang dibuat PAB.

Gatot berjanji akan mengalokasikan dana membantu pengadaan komputer pada setiap unit pendidikan PAB di Sumut.
Ke depan, ia berharap PAB tidak tertinggal dalam mengakses informasi serta memperluas pendidikan melalui Informasi Tehnologi (IT) dan menguasai internet dengan baik.

Ketua Umum PU PAB Sumut Rosman S Marno mengajak seluruh warga PAB, pengurus, pimpinan dan guru pada unit satuan pendidikan PAB untuk memaknai HUT PAB sebagai media introspeksi, tidak puas diri dan memperkuat kebersamaan dalam menjalankan visi dan misi PAB.  “Pengalaman masa lalu adalah pelajaran. Hal yang baik perlu dilanjutkan dan ditingkatkan. Sedangkan yang buruk harus ditinggalkan,” ujarnya.
Rosman menambahkan, tugas mengelola dan membina PAB yang baik sebagai bukti dalam menjalankan amanah PAB sesuai khittah dasar mencerdaskan anak perkebunanan, desa dan masyarakat sekitar. (*/dmp)

Expand Advance Prihatin Tabrakan Maut

MEDAN-Insiden tabrakkan maut sebuah mobil Daihatsu Xinea dikendari Afriani yang menewaskan 9 orang dan melukai 3 orang yang terjadi di Jalan Gambir Jakarta Pusat, Minggu (22/1) pekan lalu.

Peristiwa itu membuat rasa solidaritas anak muda komunitas pecinta mobil yang tergabung dalam Expand Advance mengecam aksi pengemudi tabrak mau itu. Apalagi pelaku dalam pengaruh alkohol dan narkoba.

Rasa prihatin Expand Advance itu tertuang dalam aksi yang mereka gelar di pinggir Jalan Balaikota Medan, Kamis (26/1) malam sekitar 20.00 WIB.
Aksi ini bertujuan agar para pengemudi kenderaan baik itu roda empat maupun roda dua tidak mengendarai kenderaan dalam pengaruh alkohol maupun narkoba. Sebelumnya Expand Advance melakukan konvoi kendaraan bermotor dengan mengeliling sejumlah ruas jalan protokol di Kota Medan.
Selain itu massa aksi juga melakukan peletakan lilin di pinggir jalan Balai Kota Medan sebagai rasa solidaritas kepada korban .

Para pecinta kenderaan roda empat ini juga melakukan tabur bunga di atas kertas kartun yang ditulis nama korban-korban serta melakukan doa bersama untuk korban yang tewas .

Anggota Expand Advance, Khaidir Ali mengatakan aksi yang mereka lakukan sebagai bentuk kecaman kepada sopir tabrakan maut yang terpengaruh alkohol dan narkoba.

“Kami selaku komunitas mobil menyampaikan bela sungkawa sedalam-dalamnya atas kejadian yang dialami korban, kami sangat perihatin dan mengecam atas insiden ini.” ungkapnya.(*/gus)

Hargai Berbagai Perbedaan

Kepengurusan DPD GAMKI Sumut Periode 2011-2014 Dilantik

MEDAN- Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) dituntut agar selalu menghargai kelebihan dan selalu belajar dari kelebihan orang lain. Dengan demikian GAMKI akan tumbuh bersama bangsa Indonesia dengan empat pilar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, GBHN, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Hal itu disampaikan Ketua Umum DPP GAMKI Michael Wattimena SE MM didampingi Sekum Hendri Sibarani melantik kepengurusan baru Dewan Pimpinan Daerah (DPD) GAMKI Sumut masa bakti 2011-2014, di Gedung Alfa Omega Jalan P Diponegoro Medan, Jumat (27/1).
“1928 Sumpah Pemuda sudah diikrarkan, tanpa memandang pemuda itu dari suku, etnis atau agama apa, tapi sama-sama berjuang untuk bangsa.  Karena negara dibangun di atas perbedaan. Perbedaan bukanlah ancaman, tapi sebuah rahmad dengan berbagai kelebihan juga kekurangan,” ucap Michael Wattimena SE MM.

Bertepatan GAMKI genap berusia tahun emas (50 tahun), dirinya meminta Landen Marbun SH sebagai ketua DPD GAMKI Sumut periode 2011-2014 untuk bekerja maksimal dengan jajarannya dalam membesarkan organisasi pemuda Kristen ini.

Menanggapi itu, Ketua DPD GAMKI Sumut 2011-2014 yang baru dilantik Landen Marbun SH yang didampingi Sekretaris Alfan HR Sihombing SH dan Bendahara Immanuel Feron H Saragih SE menyatakan siap melanjutkan kepemimpinan baru. “GAMKI Sumut siap mendukung 2012 sebagai tahun keharmonisan umat beragama dan siap mendukung program pemerintah lainnya termasuk Toba Green,” katanya disaksikan Ketua DPD GAMKI Sumut masa bakti 2008-2011 Ir Ronald Naibaho, MSi.

Turut memberi sambutan, Ketua panitia pelantikan DPD GAMKI Sumut 2011-2014 Drs Herry Zulkarnain Hutajulu MSi , Nalson Parapat SH, RE Nainggolan (tokoh masyarakat), Plt Gubsu yang diwakili Hasiholan Silaen, dan Ketua DPD KNPI Sumut Ir H Yasir Ridho Loebis.

“Semoga yang menang tidak harus bangga dan yang kalah tidak harus merasa bersedih. Sebab semua yang ada di dunia ini sudah diatur oleh Tuhan Yang Maha Kuasa. Saling menghormati satu sama lain, mengakui keunggulan orang lain adalah orang-orang hyang bisa hidup di tengah-tengah perbedaan. Sebab kita semua yang hidup dunia ini masih tetap tergantung satu dengan lainnya,” kata Ir H Yasir Ridho Loebis dalam kata sambutannya.
Tokoh masyarakat Sumut DR RE Nainggolan melihat kepengurusan baru GAMKI periode baru ini merupakan formasi yang baik yang datang dari berbagai latar belakang politik yang berbeda.

Dia mengingatkan agar GAMKI memposisikan diri seebagai anak Tuhan dalam pembangunan.
Adapun susunan kepengurusan DPD GAMKI periode 2011-2012 meliputi, Ketua: Landen Marbun, SH dibantu 16 wakil dengan bidang masing-masing, yakni Gelmok Samosir, Harris Silalahi, SSi, Drs Herry Zulkarnaen Hutajulu, MSi, Marudut Situmorang, AP MSP, Sahat Sibarani, SE, Sahata M Situngkir, SH MSi, Damai Yona Nainggolan, Johny Sulistiyo, Jeremia Lumbang Tobing, SE, Marisi Hasibuan, SH, LamhotmBasani Sihombing, MPd, Megianto Sinaga, SS, Atan M Gantar Gultom, Rajakin Sitepu, SH, Pdt Beltazar Nainggolan, MTh. (*/jul)

Kapolda Sumut: Umat Islam Jangan Terprovokasi

Pembongkaran Masjid Al-Ikhlas dan Raudhatul Islam

Polda Sumut meminta umat Islam tidak terprovokasi dengan masalah tanah serta pembongkaran Masjid Al-Ikhlas dan Masjid Raudhatul Islam.
“Saya malu dengan tindakan organisasi Islam yang mudah terpancing dengan menimbulkan kekacauan di kota ini. Tidak seharusnya seperti itu, Katanya umat Islam itu rahmatan mana rahmatannya?” kata Kapolda Sumut, Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro di sela-sela rapat terbatas di rumah dinas Wali Kota Medan, Minggu (29/1).

Menurutnya, kekondusifan Kota Medan harus dijaga agar jangan sampai terganggu, karena bisa merembet ke kota lainnya di Sumatera.
“Jangan sampai kejadian di depan Hotel Emerald terulang lagi. Jangan bawa-bawa agama dalam persoalan ini. Jangan sampai hanya karena keinginan sekelompok masyarakat yang mengatasnamakan agama membuat kota ini tidak lagi dikenal sebagai kota damai,” ucapnya.

Untuk itu, lanjut Wisjnu, seluruh ulama dan tokoh agama dan masyarakat lainnya diminta untuk turut bersama membangun kekondusifan Kota Medan yang sudah terjaga.

“Seluruh organisasi masyarakat harus duduk bersama. Kami (polisi) siap membantu semuanya agar tercipta satu kesepahaman terhadap masalah ini,” ujarnya.

Diharapkannnya, seluruh tokoh agama dan masyarakat bisa memberikan pencerahan kepada seluruh umat tentang bagaimana cara menyelesaikan satu masalah. “Saya bertanggungjawab untuk mengamankan berbagai tindakan anarkis.Terlebih lagi untuk kasus Masjid Al-Ikhlas dan Masjid Raudhatul Islam yang berkaitan dengan pengusaha. Semuanya harus diselesaikan dengan kepala dingin. Kalau pengusaha itu salah, kita hukum sesuai dengan hukum berlaku tapi kalau tidak, bagaimana mau dihukum? Apa mau kota ini dianggap sebagai kota bar-bar?”  bebernya.

Wali Kota Medan Rahudman Harahap menjelaskan, aksi yang dilakukan ormas Islam di depan Hotel Emerald Garden sudah mengganggu kekondusifan Kota Medan. Padahal selama setahun terakhir nilai investasi yang masuk ke kota ini cukup besar. Dengan kejadian tersebut dikhawatirkan investor enggan menanamkan modalnya.

“Satu tahun terakhir cukup besar investasi yang masuk ke sini (Medan). Kalau kejadian di Emerald itu terus terjadi investor menilai seolah-olah Medan tidak kondusif. Kita ingin Medan harus tetap dalam keadaan aman,” ucapnya.

Menurutnya, masyarakat bisa menyampaikan masalahnya ke pemerintah karena segala masalah di kota ini telah menjadi agenda Pemko untuk segera diselesaikan.

“Tidak perlu terprovokasi dengan apapun. Segala masalah menjadi agenda Pemko untuk segera diselesaikan,” pungkasnya.
Ketua Tim Koordinasi Penertiban Tanah Wakaf Kota Medan, Syafii mengatakan sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku, status tanah wakaf di satu lingkungan instansi merupakan kewenangan pemilik tanah di lingkungan masjid tersebut.

“Kalau ada mesjid di lingkungan universitas, institusi apapun termasuk pemerintahan maka pengesahan pengelolaan rumah ibadah tersebut dikembalikan ke instansi tersebut. Itu ada aturannya,” katanya.

Begitu juga dengan tanah wakaf yang bersertifikat dan akan diruislagh, harus sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku yaitu Undang-Undang (UU) Nomor 41 tahun 2004 dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 42 tahun 2006.

“Mekanisme ruislagh bisa dilakukan apabila menguntungkan bagi Umat Islam dan demi kemaslahatan umum. Jadi, walau sudah bersertifikat, namun bisa diruislagh pemilik tanah,” katanya.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Medan, Moh Hatta menuturkan, persoalan Masjid Al-Ikhlas harus diselesaikan melalui jalur hukum. MUI sudah menyampaikan hal tersebut kepada instansi terkait karena sesuai dengan kompetensi MUI.

Penyelesaian hukum keagamaan harus bersamaan dengan hukum kenegaraan. Sampai sekarang belum ada keputusan dari pengajuan yang disampaikan MUI.

“Jadi seharusnya tidak boleh ada pengklaiman dari pihak manapun terhadap tanah tersebut,” ucapnya.
Menurutnya, untuk kasus Masjid Al-Ikhlas harus ada yuris prudensi yang memutuskan bahwa tanah masjid itu tanah wakaf atau tidak. Itu merupakan tanggungjawab pengadilan agama.

“Jadi harus jelas status hukumnya. Selama status hukumnya belum jelas seharusnya tidak boleh diklaim oleh siapapun,” ujarnya.
Diharapkannya perlu komunikasi intens dengan berbagai pihak. Tidak boleh ada yang ingin menang sendiri atau mengelompokkan diri sendiri karena akan mengganggu stabilitas kota ini.

“Semua pihak harus melihat dari sisi hukum. Jangan sampai memaksakan sehingga mengganggu stabilitas keamanan,” katanya. (adl)

Atlet PPLM tak Semangat, Tak dapat Uang Makan dan Uang Saku Sejak Oktober 2011

MEDAN-Saat ini para atlet atletik yang tergabung dalam Pusat Pembinaan dan Latihan Mahasiswa (PPLM) mengaku tak bergairan latihan karena berkurangnya fasilitas yang mereka dapatkan saat berlatih.

“Bagaimana kami mau semangat jika fasilitas yang didapat hanya asrama saja, tanpa uang makan dan uang saku. Kondisi seprti itu sudah kami rasakan sejak bulan Oktober 2011 lalu,” bilang Rizki Antoni, salah satu atlet atletik PPLM Sumut di sela-sela latihan yang sedang berlangsung di Stadion Unimed Jalan Williem Iskandar/Pancing Medan, Sabtu (28/1).

Kendati begitu, Anthoni mengatakan bahwa hingga kini dia dkk tetap berlatih meski untuk biaya makan dan keperluan sehari-hari harus merogoh kocek sendiri.

Apa yang terjadi saat ini sungguh disesalkan karena pada Kejurnas antarPPLM beberapa waktu lalu atlet Sumut mampu meraih hasil maksimal.
“Memang kita belum mampu tampil sebagai juara umum, namun hasil yang didapat pun bias dibilamng cukup membanggakan,” tandas Anthoni.
Kita akui jika kita memang belum pernah meraih juara umun pada Kejurnas. Namun, setiap even kejurnas kita selalu membawa pulang meraih medali emas, perunggu, dan perak,” ungkapnya.

Jika Anthoni mengeluh dengan apa yang dialaminya, tidak demikian halnya dengan peraih emdali emas Kejurnas antarPPLPM Hardodi Sihombing.
“Ya harus tetap semangat dalam berlatih, meskipun saat ini kami tak lagi mendapatkan uang makan dan uang saku,” bilang Hardodi.
Di tempat terpisah pelatih atletik tim PPLM Sumut Yosef Luni tak menampik jika semangat berlatih anak asuhnya kini kendur pasca tak mendapat uang makan dan uang saku.

“Semuanya kita bisa melihat jika anak-anak berlatih ala kadarnya saja. Tak ada semangat dan motivasi,” bilang Yosef.
Menanggapi masalah ini penangung jawab PPLPM Sumut Drs Basyaruddin Daulay MKes mengatakan bahwa dana yang dipakai untuk uang makan dan uang saku atlet berasal dari Kemenpora.
Nah, ke depan untuk uang makan dan uang saku atlet akan disalurkan lewat Disporasu.
Masih menurut Basyaruddin, biasanya para atlet atau pun pelatih mengambil uang makan dan uang saku setiap tiga bulan sekali.  (omi)
Adapun beberapa atlet atletik PPLM Sumut yang saat ini menjalani pemusatan latihan antara lain Hardodi Sihombing (lempar cakram), Muhammad Husni Zamzami (lempar cakram), Jefrianto Sinaga (1.500 m), Wanda Manurung (100 m), Andar Sinaga (800 m),  Zajali (lempar lembing), Akhirwanto (800 m), Endang Sari Sitorus (100 m/200 m), Irfani (tolak peluru/lempar cakram) dan Rizki Antoni (200 m). (omi)

8.000 Buruh Ancam Duduki Kantor Gubsu

MEDAN-Sebanyak 8.000 buruh yang tergabung dari berbagai elemen buruh di Sumut mengancam menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran ke kantor Gubernur Sumut, Senin (30/1) hari ini.

Ketua DPW FSPMI Sumut, Minggu Saragih mengaku, aksi tersebut berdasarkan hasil rapat seluruh pengurus serikat buruh yang tidak terima dengan upah minimum Propinsi (UMP) Sumut sebesar Rp1.175.000.

“Seharusnya dalam hasil keputusan rapat kami, upah layak bagi buruh sebesar Rp2.500.000-Rp3.000.000. Itu semua hitungannya untuk suami, istri dan dua anak,” jelasnya.

Dijelaskannya, seluruh buruh akan melakukan aksi karena Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho yang belum ada merespon permintaan buruh.

Untuk mengantisipasi aksi itu polisi sudah menyiapkan pengamanan. Kapolda Sumut, Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro mengaku mempersilahkan buruh untuk melakukan aksi unjuk rasa. Namun, diharapkann seluruh buruh tertib dalam menyampaikan aspirainya.
Menurutnya, aksi tersebut hendaknya tidak mengganggu masyarakat di jalan.  (adl)

Pria Tanpa Identitas Diduga Tewas Dibunuh

MEDAN-Mayat pria tanpa identitas ditemukan tewas dengan kondisi tragis di seputaran Jalan Pasar VII Bengkel, Kecamatan Percut Sei Tuan, Minggu (29/1) sekitar pukul 06.00 WIB.

Mayat selanjutnya dibawa ke RSUD dr Pirngadi Medan guna menjalani otopsi. Berdasarkan surat verifikasi Instalasi Jenazah RSUD dr Pirngadi Medan, korban tanpa identitas ditemukan dengan kondisi kepala bagian belakang pecah, kuping berdarah dan wajah penuh luka.   Mayat yang diperkirakan berusia 18 tahun tersebut diduga  mengalami penganiayaan sebelum tewas.

Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan AKP Faidir Chan saat dikonfirmasi mengatakan masih menunggu hasil otopsi untuk memastikan penyebab kematian korban.   “Tunggu saja hasil otopsi,”sebutnya. (uma)

Kabur dari Pengobatan

MEDAN-Kemi Manihuruk (25), warga Desa Paropo, Kecamatan Silalahi, Dairi, hilang sejak pekan lalu.

Pengakuan abang korban, Budi Manuhuruk pertengahan November 2011 lalu, wanita yang memiliki pendidikan terakhir SMA itu dibawa keluarga ke Jalan Gaperta Ujung, Medan untuk menjalani pengobatan ditemani adiknya Aflen Manihuruk(23).

Menurut selema menjalani pengobatan Kemi pernah mencoba beberapa kali meninggalkan tempat pengobatan. “Dia beberapa kali  kabur dari tempat berobatnya, namun belum sempat pergi jauh kita jemput lagi,” ungkap Budi Manuhuruk.

Puncaknya korban pergi secara diam-diam Kamis (12/1) lalu, sekitar pukul 05.00 WIB. Keluarga yang mengetahui kejadian itu mencoba mencari ke rumah keluarga yang ada di Medan namun tak berhasil.

Budi Manuhuruk mengatakan, saat meninggalkan tempat pengobatannya, korban mengenakan baju kaos kerah bulat warna kuning muda kecokelatan, kalung merek rosario, dan celana jeans warna biru.

Ciri-cirinya kulit sawo matang, rambut ikal pendek, tinggi badan 155 cm. Keluarga berharap anak keenam dari delapan beraaudara itu bisa ditemukan dan berkumpul kembali bersama keluarga.(uma)

Sensasi Pedicure dan Manicure

MANJAKAN DIRI DI CHEY SALON AND SPA

Tangan adalah bagian anggota tubuh yang sering digunakan untuk berkomunikasi. Jari dan kuku juga dapat dijadikan acuan bagi seseorang untuk menilai kepribadiannya. Kuku yang sering digigit atau kutikula yang rusak bisa mencerminkan kepribadian seseorang yang kurang percaya diri.

DIANGGAP sebagai acuan dalam menilai seseorang, tidak heran bila wanita sangat memperhatikan penampilan kukunya, mulai dari warna, sisir, urut, dan lainnya. Perawatan untuk kuku ini, baik bagian tangan dan kaki disebut manikur dan padikur.

Permukaan tangan yang terdiri dari kuku dan kulit merupakan baris terdepan perlindungan kita terhadap dunia luar. Kuku memiliki fungsi menghangatkan, insting untuk serangan luar, dan mengeluarkan cairan. Sementara kulit, memiliki sifat kedap air, dapat dicuci, terbuat dari bahan yang lentur, dapat memperbaiki dan memperbaharui diri sendiri. Kulit, sebagai indra peraba padanya tersimpan lapisan kelenjar lemak yang mengeluarkan sebum (zat minyak) untuk melembabkan dan membuat kulit kedap air, kelenjar keringat inilah yang membuang zat-zat beracun tubuh. Jadi, bila kulit dan kuku tangan tidak dirawat, maka akan menghilangkan kelembabannya secara alami. Nah, karena fungsi inilah menjadi alasan kenapa kuku baik kaki maupun tangan membutuhkan perawatan.

“Selain dapat menjaga kebersihan dan kesehatan kuku, pedikur dan medikur ini juga akan menambah rasa percaya diri, dan tentu juga untuk menjaga kesehatan, bakteri, sel kulit mati dikuku dibuang,” ujar Cindy, pemilik Chey Salon and Spa Day yang terletak dijalan Gagak Hitam atau Ringroad Medan, yang bersebelahan dengan Bakso Gepeng.

Perlengkapan yang dibutuhkan saat melakukan pedikur dan medikur juga beragam, seperti minyak aroma terapi, kapas bola, pelembut kutikula, krim kutikula atau minyak kutikula, bilah kikir, buffer, gunting kuku, pemotong kuku, pisau pengangkat sel kulit mati, mangkuk jari, sikat kuku, tongkat pembersih kuku, kutikula knife, sabun pencuci kuku, scrubbing, masker, kotion, refresh spray, cat dasar kuku bening atau berwarna, cat pelindung kuku, dan pensil putih.

Awalnya untuk melakukan perawatan ini dimulai dengan acetoning, hapus semua cat kuku lama dengan membasahi bola kapas dengan penghapus cat kuku. Tekan pada kuku dan tahan beberapa detik, lalu hapus ke arah ujung kuku, hal ini dilakukan agar ada pergantian kulit kuku dan lainnya. selain itu, juga mempermudah proses perawatan ini.

Setelah itu, perawatan dilanjutkan dengan merendam di mangkuk jari (untuk tangan) dan bath foot (untuk kaki) yang berisi air hangat, sabun, aromaterapi, salt, dan daun pandan.

Setelah 5 menit, jari kaki dan tangan disikat hingga bersih hingga celah tangan/kaki. Setelah itu dilap dengan handuk bersih.

Setelah itu, dilanjutkan perawatan dan pembersihan kutikula, dan sel kulit mati yang ada di bagian jari. “Dalam proses ini akan dilanjutkan dengan pemberian minyak kutikula, agar kutikula kulit lebih lembut,” tambah Cindy.

So ladies, bila ingin mencoba sensasi dari perawatan jari dan kuku ini, silakhkan datang ke Chey Salon dan Spa Day di jalan Ring road atau telepon di nomor 0618477722. (ram)

Perbaiki Kelembapan

DI rumah ada serangkaian perawatan simpel yang penting dilakukan untuk menjaga kuku tetap sehat.

Caranya bermacam-macam. Mulai rajin mengoleskan lotion khusus kuku hingga melakukan cara tradisional.

“Pilih lotion mengandung minyak zaitun, minyak almond, atau vitamin E. Itu sangat bagus untuk menutrisi kuku,” jelas dr Santi Sadikin. “Kalau tidak mau beli, ambil saja minyak zaitun murni. Usapkan pada telapak tangan dan kaki serta kuku-kukunya,” imbuhnya.

Lotion dan minyak zaitun efektif mengurangi penguapan air dari kulit agar tidak gampang kering. “Bagi yang kukunya gampang bermasalah, misalnya berjamur atau berkeringat, rajin-rajin merendam tangan dan kaki di larutan antiseptik,” terang Santi. “Ambil air biasa saja, lalu larutkan sesendok antiseptik ke dalamnya. Baik juga ditambah pelembap atau vitamin kuku. Rendam sepuluh menit saja seminggu sekali.

Kebiasaan itu sederhana, tetapi efektif untuk menguatkan kuku,” imbuhnya. Yang tidak kalah penting adalah memper baiki asupan zat gizi ke dalam tubuh.

Kebutuhan dasar delapan gelas air sehari tidak boleh kurang. Lalu, tambahkan pula konsumsi fatty acid alias asam lemak yang bisa diperoleh dari ikan dan seafood. Omega 6yangmerupakansalahsatujenisasamlemak berfungsimelakukantransfernutrisiantarsel.( na/c12/ayi)

Mantan Juara GP2 Bianchi Gabung Force India

SILVERSTONE – Team Principal Sahara Force India, Vijay Mallya, menyambut gembira kehadiran Jules Bianchi ke dalam timnya. Menurut Vijay, kehadiran pembalap muda Prancis tersebut adalah bukti komitmen timnya terhadap para pembalap muda.

Jules Bianchi resmi menjadi pembalap cadangan Force India di musim ini, setelah di musim lalu berhasil menjuarai GP2. Rupa-rupanya, penampilan apik Jules di GP2 yang membuat Sahara Force India terpikat memakai jasanya.

“Saya gembira menyambut Jules ke dalam keluarga Sahara Force India.

Kami selalu memperhatikan pembalap muda berbakat dan performanya di GP2 jelas mengesankan kami semua,” ujar Mallya, dilansir dari GPUpdate, Sabtu, (28/1).

Jules Bianchi adalah pembalap muda Prancis berusia 22 tahun dan sudah sempat mencicipi pengalaman menjadi pembalap cadangan tim Scuderia Ferrari.

“Dengan memberikan Jules kesempatan untuk menjadi bagian dari kami di musim 2012, kami ingin terus menunjukkan komitmen kami kepada para pembalap muda,” tandasnya.

Terpisah, JulesBianchipunmengaku gembirausaibergabuingdengankubu Force India.

Pembalap berusia 22 tahun ini senang, karena di Force India peluang dirinya mengendarai mobil lebih besar dibanding di Ferrari. Bianchi akan ambil bagian paling tidak dalam sembilan sesi latihan Jumat bersama timnya di musim ini.

“Saya sangat gembira bisa bergabung dengan Sahara Force India dan peluang untuk menjalani track time selama balapan di akhir pekan,” tutur Bianchi. (bbs/jpnn)