Home Blog Page 140

Polres Binjai Ungkap Kasus Curanmor, Pelaku Ditangkap di Medan

DITANGKAP: Pelaku curanmor diamankan personel Polres Binjai.(Istimewa)
DITANGKAP: Pelaku curanmor diamankan personel Polres Binjai.(Istimewa)

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Tim Cobra Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Binjai mengungkap kasus tindak pidana pencurian kendaraan bermotor, Rabu (5/11) lalu. Aksi pelaku terekam kamera CCTV yang menambah petunjuk polisi dengan cepat mengungkap kasus tersebut.

Kasatreskrim Polres Binjai, AKP Hizkia Siagian menjelaskan, pelaku berinisial MS beraksi melakukan curanmor pada Kamis, 30 Oktober 2025 lalu.

“Pelaku melakukan pencurian sepeda motor Honda Vario BK 3799 RAS di sebuah toko,” ungkap Hizkia, Jumat (7/11).

Hizkia juga menjelaskan, korban kehilangan sepeda motor saat diparkirkan di lokasi kejadian. Tujuan ke toko untuk memasukkan barang.

“Setelah memasukkan barang, korban melihat sepeda motor yang diparkir sudah tidak ada lagi. Dan kejadian tersebut terekam CCTV toko,” tuturnya.

Hizkia juga menuturkan, korban yang merasa dirugikan membuat laporan polisi ke Polres Binjai. Atas laporan korban, polisi kemudian melakukan penyelidikan dan membuahkan hasil.

“Tersangka ditangkap di Jalan Kakak Tua, Kelurahan Seisikambing B, Medan Sunggal, Kota Medan,” bebernya.
Polisi menyita barang bukti satu set kunci T, satu unit handphone, satu kemeja, satu celana, satu topi, sepasang sendal, dan satu unit motor BK 6500 AFH.

“Tersangka dan barang bukti sudah dibawa ke Polres Binjai guna kepentingan penyidikan lebih lanjut,” pungkas Hizkia. (ted/saz)

Diskominfo Binjai Gelar Sosialisasi Penguatan Data Geospasial

DIABADIKAN: Pj Sekdako Binjai Chairin Simanjuntak, diabadikan bersama peserta sosialisasi geospasial di Aula Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Kamis (6/11).(Dokumen Diskominfo Binjai)
DIABADIKAN: Pj Sekdako Binjai Chairin Simanjuntak, diabadikan bersama peserta sosialisasi geospasial di Aula Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Kamis (6/11).(Dokumen Diskominfo Binjai)

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Binjai menggelar sosialisasi tentang penguatan data geospasial di Aula Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Kamis (6/11) lalu. Sosialisasi ini, dibuka langsung oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kota Binjai Chairin Simanjuntak, dan menghadirkan narasumber dari berbagai instansi.

Chairin menyatakan, data geospasial bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tapi juga memerlukan peran aktif masyarakat. Dia menjelaskan, geospasial adalah informasi yang berkaitan dengan lokasi di permukaan bumi, seperti penggunaan peta digital untuk mencari alamat.

“Dengan data geospasial yang akurat, pemerintah dapat merencanakan pembangunan secara tepat, mulai dari penentuan batas wilayah, lokasi infrastruktur, hingga pengelolaan sumber daya alam,” ungkap Chairin.
“Mari bersama mendukung terwujudnya sistem satu data agar informasi menjadi lebih akurat, terpadu, dan bermanfaat bagi kemajuan bersama,” sambungnya.

Pelaksana Tugas Kepala Diskominfo Binjai Hendra Januar, dalam laporannya menyatakan, sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman perangkat daerah mengenai tata kelola data dan informasi geospasial. Hal ini meliputi perencanaan, pengumpulan, pengolahan, hingga penyebarluasan data geospasial.
“Melalui kegiatan ini, perangkat daerah diharapkan memahami pentingnya data dan informasi geospasial, memiliki pedoman dalam tata kelola, serta mampu memperkuat sinergi dan menyamakan persepsi mengenai data geospasial di Kota Binjai,” jelasnya.

Sementara itu, narasumber Arif Purnomo menuturkan, data geospasial berperan penting dalam mendukung analisis berbasis lokasi yang menghubungkan data sosial, ekonomi, dan lingkungan. Data ini menjadi dasar bagi perencanaan pembangunan yang tematik, holistik, integratif, dan spasial. Selain itu, data geospasial juga menjadi landasan hukum dan strategi dalam pelaksanaan dokumen perencanaan seperti RPJPD, RPJMD, dan RKPD.

“Melalui pemanfaatan data geospasial, pemerintah dapat meningkatkan kualitas tata ruang, pemerataan pembangunan, efisiensi biaya, perlindungan lingkungan, serta transparansi informasi kepada publik,” tuturnya.

Pemko Binjai berharap, sosialisasi ini dapat menciptakan kesamaan pemahaman dan komitmen dalam pengelolaan data geospasial. Itu dilakukan agar dapat mendukung pembangunan daerah yang lebih terarah, efektif, dan berkelanjutan. (ted/saz)

Agen Pesiar Terima Penghargaan dari Pemkab Karo

TERIMA: Fadhly Rinaldy, Agen Pesiar Terbaik 2025, saat menerima penghargaan dari Bupati Karo Antonius Ginting.(Istimewa)
TERIMA: Fadhly Rinaldy, Agen Pesiar Terbaik 2025, saat menerima penghargaan dari Bupati Karo Antonius Ginting.(Istimewa)

KARO, SUMUTPOS.CO – Bupati Karo Antonius Ginting didampingi Wakil Bupati Karo Komando Tarigan, dan Sekdakab Karo Gelora Kurnia Putra Ginting, memimpin apel gabungan Pemkab Karo, sekaligus penyerahan Penghargaan Agen Pesiar (Petakan, Sisir, Advokasi, dan Registrasi) Terbaik 2025 di Halaman Kantor Bupati Karo, baru-baru ini.

Antonius menyampaikan arahannya tentang penyebaran penyakit yang sedang marak di Indonesia, termasuk Kabupaten Karo, yakni ISPA.

“Jaga kesehatan kita dengan istirahat yang cukup dan apabila sudah sakit diharuskan memakai masker agar tidak menularkan ke rekan-rekan kita,” imbau Antonius.

Tak hanya itu, Antonius juga mengimbau agar seluruh ASN dapat berperan aktif di media sosial baik di medsos OPD ataupun sosmed pribadi, dalam menyebarluaskan segala kegiatan Pemkab Karo.

Pada apel gabungan kali ini, Antonius memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya atas kinerja satu Agen Pesiar dari Desa Sempajaya, sekaligus menyerahkan Penghargaan Agen Pesiar Terbaik 2025 kepada Fadhly Rinaldy, dalam Program Gercep Pesiar Tahap Kedua 2025. Agen tersebut unggul melebihi beberapa agen dari kabupaten kota lainnya di seluruh Indonesia.

“Beliau bukan hanya unggul dalam total peserta aktif dari proses registrasi, tapi juga memiliki data yang layak atau tidak layak mendapat bantuan. Dengan pemberian apresiasi ini kepada Pak Fadhly, semoga dapat membuat agen-agen lainnya lebih gercep lagi,” pungkas Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kabanjahe, Nora Duita Manurung. (deo/saz)

Pendapatan di R-APBD 2026 Turun Hampir Rp2 T, Fraksi PDIP Sebut Pemprovsu Kehilangan Semangat Membangun

MEDAN, SumutPos.co – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut menyoroti tajam penurunan signifikan postur pendapatan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Sumatera Utara Tahun Anggaran 2026. Penurunan ini dinilai mencerminkan melemahnya semangat dan optimisme pemerintah provinsi dalam membangun daerah secara berkelanjutan.

Dalam penyampaian Pemandangan Umum Fraksi PDIP terhadap Nota Keuangan dan R-APBD 2026 di rapat paripurna DPRD Sumut, Jumat (7/11), juru bicara Fraksi PDI Perjuangan Franky Partogi Wijaya Sirait menegaskan, tren APBD empat tahun terakhir menunjukkan grafik yang menurun tajam.

“Dari data yang kami cermati, pendapatan daerah Sumatera Utara pada 2026 hanya diproyeksikan sebesar Rp11,67 triliun, turun dari APBD 2025 sebesar Rp13,24 triliun. Penurunan ini sangat signifikan, bahkan lebih rendah dibandingkan APBD 2022 saat kondisi ekonomi masih dalam masa pemulihan pasca pandemi,” ujarnya.

Fraksi PDI Perjuangan menilai, dengan pendapatan sebesar itu, target pertumbuhan ekonomi Sumut sebesar 5 persen sulit tercapai. “Penurunan pendapatan ini menunjukkan seolah pemerintah provinsi kehilangan optimisme dalam membangun Sumatera Utara,” tegas Franky.

Dalam pandangan Fraksi PDIP, arah kebijakan fiskal 2026 yang diklaim untuk memperkuat ketahanan ekonomi dan efisiensi belanja publik justru belum sepenuhnya tampak. Meski Pendapatan Asli Daerah (PAD) mengalami kenaikan dari Rp6,42 triliun menjadi Rp6,97 triliun atau naik 8,53 persen, struktur PAD dinilai masih rapuh.

“PAD Sumut masih sangat bergantung pada pajak konsumtif seperti kendaraan bermotor dan bahan bakar. Ini berarti basis ekonomi produktif daerah belum berkembang secara optimal,” ujar Franky.

PDI Perjuangan juga mendesak Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) agar meninjau kembali estimasi postur pendapatan 2026 dan mencari terobosan sumber-sumber pendapatan baru. “Pemerintah harus berani menggali potensi ekonomi produktif, bukan hanya bergantung pada penerimaan konsumtif,” tambahnya.

Fraksi PDIP turut menyoroti struktur belanja daerah 2026 yang dinilai belum menunjukkan keberpihakan terhadap sektor pembangunan. Total belanja direncanakan sebesar Rp11,67 triliun, turun 6,69 persen dibandingkan P-APBD 2025 yang mencapai Rp12,51 triliun.

Dari total tersebut, belanja operasi masih mendominasi 63,6 persen atau Rp7,43 triliun, sedangkan belanja modal hanya Rp1,53 triliun. “Meski ada peningkatan belanja modal, proporsinya masih terlalu kecil dibanding belanja rutin. Ini memperlihatkan komitmen pembangunan yang belum kuat,” kata Franky.

Fraksi PDIP menilai, ketimpangan ini paling mencolok pada urusan wajib bidang ekonomi, terutama sektor pangan. Dari total belanja, anggaran modal untuk program ketahanan pangan hanya Rp22,6 juta, jauh di bawah kebutuhan peningkatan produktivitas. “Padahal swasembada pangan merupakan salah satu prioritas nasional dalam Asta Cita Presiden Prabowo,” tegasnya.

Hal serupa juga terjadi pada sektor kelautan dan perikanan, dengan belanja operasi Rp8,31 miliar, namun belanja modal hanya Rp34 juta. Fraksi PDIP menilai lemahnya alokasi untuk sektor produktif menunjukkan ketidakseimbangan arah pembangunan.

Selain soal postur fiskal, Fraksi PDIP juga menyoroti kondisi inflasi Sumut yang dua bulan berturut-turut menjadi yang tertinggi di Indonesia. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Sumut mencapai 5,32 persen pada September 2025 dan 4,97 persen pada Oktober 2025, jauh di atas rata-rata nasional 2,86 persen.

“Situasi ini tidak boleh dibiarkan. Fraksi PDIP menilai Pemerintah Provinsi lambat dalam mengantisipasi dan mengendalikan inflasi. Kinerja Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) perlu dievaluasi,” tegas Franky.

Menurutnya, dengan akan memasuki momentum Natal dan Tahun Baru, Pemerintah Provinsi wajib melakukan langkah konkret seperti stabilisasi harga pangan, penguatan cadangan stok, dan pengawasan distribusi.

Dalam catatan akhirnya, Fraksi PDIP menekankan lima hal penting bagi Pemerintah Provinsi Sumut. Pertama, mendorong kemandirian fiskal daerah dengan mengurangi ketergantungan pada pajak konsumtif.

Kedua, Meningkatkan inovasi pendapatan daerah, terutama dari BUMD dan digitalisasi PAD. Ketiga menekan dominasi belanja pegawai agar memberi ruang lebih besar bagi belanja modal produktif.

Keempat, memperkuat transparansi fiskal berbasis kinerja dan hasil nyata pembangunan. Dan kelima, mengedepankan partisipasi masyarakat dalam perencanaan fiskal agar manfaat pembangunan lebih merata.

“APBD bukan hanya soal angka, tetapi cermin keberpihakan terhadap rakyat. Kami berharap Pemerintah Provinsi lebih berani, kreatif, dan berpihak kepada kepentingan publik,” tutup Franky. (adz)

Ribuan Masyarakat Hadiri Tahlilan 40 Hari Almarhum Ngogesa Sitepu

TAHLILAN: Lebih dari empat ribu masyarakat mengikuti tahlilan 40 hari wafatnya Almarhum Ngogesa Sitepu di Desa Seilimbat, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, Rabu (5/11).(Istimewa)
TAHLILAN: Lebih dari empat ribu masyarakat mengikuti tahlilan 40 hari wafatnya Almarhum Ngogesa Sitepu di Desa Seilimbat, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, Rabu (5/11).(Istimewa)

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Ribuan masyarakat memadati kediaman Almarhum Ngogesa Sitepu di Desa Seilimbat, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, Rabu (5/11) malam. Jumlah masyarakat ditaksir lebih dari empat ribu orang yang hadir untuk mengikuti rangkaian tahlilan 40 hari wafatnya Bupati Langkat Periode 2009-2014 dan 2014-2019 tersebut.

Pantauan wartawan, jamaah tahlilan mulai berdatangan satu per satu usai Salat Maghrib berjamaah, sekira pukul 19.00 WIB. Dengan ramainya jamaah tahlilan, turut dilaksanakan Salat Isya berjamaah di kediaman Almarhum Ngogesa.

Usai Salat Isya, serangkaian tahlilan pun dimulai. Diawali dengan pembacaan ummul kitab yang membacakan Al-Fatihah oleh Ustad Kurniawan. Dilanjutkan dengan pembacaan tahtim oleh Ustad Azrah Fadhil, dan tahlil dibawakan Ustad M Arifin. Kemudian penutup doa dipandu Ustad Ihsan Syuhada.

Usai serangkaian tahlilan 40 hari mengenang wafatnya Almarhum Ngogesa dilakukan, ditutup dengan tausyiah oleh Ustad Irfan Yusuf. Dalam tausyiahnya kepada lebih dari empat ribu jamaah tahlilan, Irfan turut mengenang kebaikan Almarhum Ngogesa, dan menjelaskan arti bertahlilan.

Baginya, almarhum adalah sosok yang dermawan. Selain itu, Irfan juga mengingatkan kepada jamaah tahlilan tentang kematian dan proses kehidupan. Secara singkat, kematian adalah waktu yang akan tiba oleh setiap makhluk hidup di bumi ini.

Usai tausyiah, anak kedua almarhum, Rizky Yunanda Sitepu turut memberi sambutan. Dia mengucapkan terima kasih kepada ribuan jamaah yang hadir dalam kesempatan tahlilan 40 hari ayahnya.

“Saya mewakili keluarga besar mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan sahabat ayah saya yang telah hadir,” ungkap Rizky.

Sejumlah tokoh agama, tokoh politik, dan masyarakat sekitar turut hadir. Seperti mantan Bupati Labuhanbatu Utara Khairuddin Syah Sitorus; Wakil Bupati Langkat Tiorita br Surbakti; Sekretaris Daerah Langkat Amril, dan Anggota DPRD Langkat.

Kedatangan tokoh politik dan sahabat almarhum menunjukkan kepedulian sekaligus bentuk mengingat kebaikannya. Beberapa masyarakat juga berziarah ke makam almarhum usai tahlilan 40 hari tersebut. Bahkan, peziarah terus berdatangan ke makam almarhum. Di dekat makam, sebuah ruangan dijadikan musala oleh keluarga. Dan musala itu dijadikan tempat anak-anak mengaji dan mengirim doa kepada almarhum.

Sosok dermawan almarhum semasa hidup membuat peziarah silih berganti hadir untuk mengirim doa. Almarhum Ngogesa Sitepu bin Almarhum Haji Ngaring Sitepu, dikebumikan di areal rumahnya, Desa Seilimbat, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat.

Almarhum juga pernah mengemban amanah sebagai Ketua DPD Partai Golkar Sumut Periode 2016-2021. Almarhum tutup usia di Rumah Sakit Bunda Thamrin Medan, Sabtu, 27 September 2025, sekira pukul 21.30 WIB. Di luar dunia politik, almarhum merupakan seorang pengusaha di berbagai bidang, mulai dari perkebunan kelapa sawit, SPBU, hingga rumah sakit. (ted/saz)

Optimalkan PAD, Pemkab Karo Intensifkan Penertiban PBG

PBG: Tim gabungan Pemkab Karo melakukan penertiban PBG.(Istimewa)
PBG: Tim gabungan Pemkab Karo melakukan penertiban PBG.(Istimewa)

KARO, SUMUTPOS.CO – Pemkab Karo bersama tim gabungan terus mengintensifkan penertiban Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) di seluruh wilayah. Kegiatan kali ini difokuskan di Kecamatan Simpang Empat, sebagai langkah untuk mewujudkan tertib administrasi bangunan serta mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Langkah ini dilakukan agar setiap bangunan di Kabupaten Karo memenuhi ketentuan keamanan, kenyamanan, dan tata ruang yang berlaku. Penertiban dilaksanakan melalui kerja sama antara Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta seluruh camat dan kepala desa.
Tim gabungan bertugas mendata bangunan, terutama yang digunakan untuk kegiatan usaha, yang belum memiliki izin sesuai peraturan.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Karo, Tommy Heriko Marulitua menjelaskan, kegiatan ini dilakukan secara bertahap dan mengedepankan pendekatan persuasif.
“Tahap awal dilakukan melalui surat teguran dan imbauan agar pemilik bangunan segera mengurus izin. Namun, apabila sampai teguran ketiga belum ditindaklanjuti, maka sesuai aturan, dapat dilakukan penyegelan,” ungkap Tommy, Kamis (6/11).

Menurut Tommy, prioritas penertiban adalah bangunan baru dan tempat usaha. Dia berharap, masyarakat dapat mendukung langkah ini sebagai bagian dari upaya bersama menciptakan lingkungan yang tertib dan aman.

Pihak Dinas PUPR menjelaskan, kolaborasi dengan camat, lurah, dan kepala desa menjadi kunci dalam pelaksanaan penertiban, mengingat keterbatasan sumber daya manusia (SDM) untuk pendataan menyeluruh. Data dari lapangan akan diverifikasi dan ditindaklanjuti oleh tim gabungan sesuai prosedur.

Aturan mengenai PBG telah menetapkan tahapan dan sanksi yang bersifat pembinaan lebih dulu. Melalui kegiatan ini, Pemkab Karo berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya memiliki izin bangunan semakin meningkat, sehingga tercipta tata kota yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh warga. (deo/saz)

Jambore Kader PKK se-Sumut 2025 Digelar, Kader Diharapkan Mampu Lahirkan Inovasi

DIABADIKAN: Staf Ahli TP PKK Dairi, Sri Dewi Manik, diabadikan saat menghadiri Jambore Kader PKK se-Sumut di Hotel Grand Mercure Medan, Rabu (5/11).(Istimewa)
DIABADIKAN: Staf Ahli TP PKK Dairi, Sri Dewi Manik, diabadikan saat menghadiri Jambore Kader PKK se-Sumut di Hotel Grand Mercure Medan, Rabu (5/11).(Istimewa)

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Staff Ahli TP PKK Dairi, yang juga Istri Wakil Bupati Dairi, Sri Dewi Manik, serta pengurus PKK Dairi, mengikuti Jambore Kader PKK se-Sumatera Utara (Sumut) di Hotel Grand Mercure Medan, Rabu (5/11) lalu.

Acara yang mengusung tema “Kader PKK, Maju, Unggul Menuju Sumut Berkah” itu, diagendakan digelar selama tiga hari, yang bertujuan melahirkan kader-kader tangguh, inovatif, dan berdaya guna bagi masyarakat. Termasuk meningkatkan kekompakan dan semangat para kader serta terbentuknya kader PKK yang maju, unggul, dan berkelanjutan.

Demikian dilansir secara resmi di akun media sosial (medsos) Pemkab Dairi, Kamis (6/11). Ditemui di sela kegiatan, Sri Dewi berharap, semoga kegiatan positif tersebut bisa diimplementasikan di daerah demi kemajuan organisasi.

“Banyak ilmu yang kami dapat. Semoga ilmu yang didapat ini, bisa membawa manfaat positif bagi masyarakat kita dan mampu melahirkan inovasi bagi para kader,” ungkap Sri Dewi.

Tujuan lain kegiatan ini, lanjut Sri Dewi, juga sebagai sarana mempersiapkan kader PKK yang andal, visioner, dan kreatif, yang berdampak baik bagi terbentuknya kader organisasi yang bisa jadi panutan di tengah masyarakat.

Para kader PKK kabupaten kota termasuk dari Dairi, mengikuti sejumlah kegiatan, seperti cerdas cermat, ekspose peningkatan UP2K di desa dan kelurahan yang menjadi binaan PKK, serta lomba lainya. (rud/saz)

Tingkatkan Pemahaman Keamanan Informasi di Era Digital, Diskominfo Binjai Gelar Sosialisasi Keamanan Informasi

BERSAMA: Pj Sekdako Binjai Chairin Simanjuntak, diabadikan bersama narasumber dan peserta Sosialisasi Keamanan Informasi di Aula Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Binjai, Rabu (5/11).(Dokumen Diskominfo Binjai)
BERSAMA: Pj Sekdako Binjai Chairin Simanjuntak, diabadikan bersama narasumber dan peserta Sosialisasi Keamanan Informasi di Aula Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Binjai, Rabu (5/11).(Dokumen Diskominfo Binjai)

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Binjai menggelar Sosialisasi Keamanan Informasi dan Pembentukan Computer Security Incident Response Team (CSIRT) lingkup Pemko Binjai. Sosialisasi ini digelar di Aula Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Binjai, Rabu (5/11) lalu.

Penjabat Sekretaris Daerah Kota Binjai, Chairin Simanjuntak, yang membuka kegiatan tersebut. Sedangkan narasumber kegiatan dari Diskominfo Sumut, yakni Imron Pribadi dan Donald Febriady Nainggolan.
Kepala Bidang Statistik Diskominfo Kota Binjai, Melfa Fajarina Siagian saat membacakan laporan kegiatan, mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman perangkat daerah mengenai pentingnya keamanan informasi di era digital.

“Melalui sosialisasi ini, para perangkat daerah sebagai agen siber, diharapkan memiliki pengetahuan dan kesadaran dalam memonitor keamanan informasi serta memahami tata kelola Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK),” ungkap Melfa.

“Pemko Binjai juga berupaya memberikan literasi terkait penanganan insiden pada sistem elektronik yang dikelola oleh masing-masing perangkat daerah,” imbuhnya.

Pj Sekdako Binjai, Chairin Simanjuntak menegaskan, pembentukan CSIRT merupakan bentuk komitmen pemerintah kota dalam memperkuat ketahanan dan respons, terhadap ancaman siber.

“CSIRT adalah tim yang bertugas menerima, menganalisis, dan menanggapi setiap insiden keamanan siber,” jelasnya.
“Di era digital ini, kemajuan teknologi membawa manfaat besar, namun juga menghadirkan ancaman yang semakin kompleks. Karena itu, kesadaran akan pentingnya keamanan siber harus tumbuh di seluruh lapisan aparatur,” imbau Chairin.

Chairin juga mengajak seluruh peserta untuk aktif mengikuti kegiatan dan menjadikannya sebagai momentum memperkuat kolaborasi dalam membangun budaya keamanan siber yang kuat di lingkungan Pemko Binjai.
Sementara itu, Donald Nainggolan selaku narasumber, menyatakan, peningkatan penggunaan teknologi harus diimbangi dengan kesiapan menghadapi potensi ancaman digital.

“Diperlukan mekanisme respons insiden yang terstruktur dan cepat melalui pembentukan Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) atau CSIRT. Unit khusus ini penting bukan hanya untuk merespons insiden secara efisien, tapi juga memperkuat ketahanan siber organisasi,” pungkasnya. (ted/saz)

Program Berobat Gratis “Probis Sumut Berkah” Sudah Dimanfaatkan 127 Pasien di RSU Haji Medan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Program Universal Health Coverage (UHC) Prioritas dengan nama Program Berobat Gratis (Probis) Sumut Berkah, yang diinisiasi oleh Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, telah berjalan selama satu bulan penuh sejak diluncurkan pada 1 Oktober 2025.

Dalam kurun waktu tersebut, ratusan warga telah merasakan langsung manfaat layanan kesehatan gratis di berbagai fasilitas kesehatan, termasuk di RSU Haji Medan.

Direktur RSU Haji Medan Sri Suriani Purnamawati, SSi, Apt, MKes, mengungkapkan bahwa pelaksanaan program UHC Prioritas di rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Sumut tersebut berjalan dengan baik.

“Pelaksanaan UHC di RSU Haji sejauh ini berjalan lancar, terutama untuk pasien rawat inap. Memang ada beberapa kendala, tetapi semuanya masih bisa kami atasi,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (5/11/2025).

Sri menjelaskan, selama bulan pertama pelaksanaan, terdapat 127 pasien yang telah memanfaatkan fasilitas Probis Sumut Berkah di RSU Haji Medan.

Menurutnya, angka tersebut menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap program kesehatan gratis dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

“Kami melihat respon masyarakat sangat positif. Banyak warga merasa terbantu karena bisa mendapatkan layanan kesehatan tanpa harus memikirkan biaya,” tuturnya.

Terkait ketersediaan kamar perawatan, Sri mengakui bahwa ruang rawat inap kelas tiga menjadi yang paling banyak diminati dan sering kali penuh. Namun, pihaknya telah menyiapkan langkah antisipatif agar pelayanan tetap berjalan optimal.

“Jika kamar kelas tiga penuh, kami mengupayakan pasien dapat ditempatkan sementara di kelas yang lebih tinggi atau di ruang transit yang kami siapkan,” jelasnya.

Sri menambahkan, pihak RSU Haji Medan terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai prosedur dan mampu menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

“Program ini sangat membantu masyarakat, terutama yang kurang mampu. Kami berharap dukungan dan pengawasan terus dilakukan agar pelaksanaannya semakin baik ke depan,” pungkasnya.

Dengan berjalannya Program Berobat Gratis (Probis) Sumut Berkah, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menunjukkan komitmennya dalam memperluas akses layanan kesehatan yang merata dan berkualitas bagi seluruh masyarakat Sumut. (ila)

HUT ke-64, Bank Sumut Gandeng BSMI Gelar Khitanan Massal

MEDAN, SumutPos.co- Tepat pada 4 November 2025 lalu, Bank Sumut yang merupakan bank kebanggaan masyarakat Sumatera Utara, genap berusia 64 tahun. Dalam mensyukuri pencapaian ini, Bank Sumut menggandeng BSMI Sumatera Utara menggelar khitanan massal gratis di aula lantai 10 gedung bank milik Pemprov Sumut itu, Jalan Diponegoro Medan, Kamis (6/11/2025).

“Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian HUT Bank Sumut dan juga sebagai wujud nyata komitmen sosial dari Bank Sumut,” kata Sekretaris UPZ Bank Sumut Hakim Sitompul dalam sambutannya.

Menurutnya, ada sekitar 100 orang anak yang mengikuti khitanan massal ini. “Dalam khitanan massal ini, BSMI Sumatera Utara menurunkan dokter-dokter profesional yang sudah sering bekerja sama dengan kami,” katanya.

“Bagi peserta khitanan massal, kami memberikan hadiah berupa kaos, lobe, sarapan pagi, paket jajanan, dan tali asih,” imbuhnya.

Sementara Sekretaris Pimpinan Perusahaan Bank Sumut Suwardi mengatakan, khitanan massal ini sebagai ajang berbagi kebahagiaan sekaligus menebar manfaat bagi seluruh masyarakat Sumatera Utara dalam rangka HUT Bank Sumut yang ke-46 bebernya.

Sebelumnya, Atika Lubis perwakilan peserta sunatan massal berharap, kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan setiap tahunnya. “Kami selalu mendukung program program Bank Sumut dengan cara menjadi nasabah. Kami mendoakan Bank Sumut bisa menjadi bank terbaik daerah maupun nasional,” harapnya.

Selain dihadiri Nugra Sekretaris BSMI Sumatera Utara, khitanan massal ini juga dihadiri oleh para karyawan Bank Sumut dan Tim UPZ Bank Sumut. (rel/adz)