30 C
Medan
Thursday, April 9, 2026
Home Blog Page 1408

DPRD Medan Minta Direksi PUD Pasar Serius Tata Pasar

PASAR: Salah satu pasar di Medan, Pasar Petisah.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota Komisi III DPRD Medan Sukamto SE, meminta PUD Pasar Kota Medan agar lebih serius dan tegas dalam melakukan penataan seluruh pasar. Melalui penataan rutin yang humanis, dipastikan seluruh kios di pasar tidak ada lagi yang kosong.

“Kita harapkan tidak ada lagi pedagang yang turun ke jalan atau semacam pasar tumpah. Tentu jajaran Direksi PUD Pasar dituntut mampu berinovasi memberdayakan seluruh pedagang di pasar guna peningkatan PAD,” ucap Sukamto, Rabu (14/6/2023).

Saat ini, kata Sukamto, masih banyak pasar yang tidak tertata maksimal. Banyak pedagang yang turun ke trotoar jalan pada hal di pasar ditempat itu masih banyak kios yang kosong.

“Tentu masih kurang pembinaan dan penataan terhadap pedagang. Dampaknya, perolahan PAD tidak maksimal. Kota Medan ini kan kota yang besar dan saatnya pasar tertata dengan bagus,” ujarnya.

Bukan itu saja, sebut Sukamto, masih banyak pasar di Medan yang tidak dikelola PUD Pasar.  Padahal, potensi PAD dari pasar dimaksud cukup besar kalau saja PUD Pasar mampu memberdayakannya.

“Penataan harus tegas, bila belum ada aturan yang melarang mendirikan pasar disuatu tempat kiranya perlu digagas atau dibuat. Sehingga tidak sembarangan berdirinya pasar liar,” kata Sukamto.

Sukamto berpendapat, sorotan tersebut cukup beralasan, karena masih banyak kios yang kosong disetiap Pasar Kota Medan. Seperti Pasar Marelan, Pasar Induk Lau Cih dan pasar lainnya. Begitu juga beberapa tempat pasar liar yang belum memberikan kontribusi ke Pemko Medan, seperti pasar Melati dan pasar-pasar lainnya.

Di Pasar Marelan misalnya, sekitar 300 kios kosong tidak ditempati pedagang. Sama halnya di Pasar  Induk Lau Cih yang masih banyak kios yang belum terisi.

Menurut Kepala Pasar Induk Lau Cih di Medan Tuntungan, M Zaki, Rabu (14/6/2023) menyampaikan, dari 3.407 kios di Pasar Induk saat ini, hanya sekitar 860 kios yang terisi.

“Memang dari tahun ke tahun, terus meningkat jumlah pedagang yang menempati kios begitu juga dengan perolehan PAD,” tutur Zaki.

Dikatakan M Zaki, realisasi PAD dari Pasar Induk Lau Cih terus meningkat. Jika saja pada tahun 2021 realisasi PAD mencapai Rp2 milar lebih dan tahun 2022 meningkat lagi menjadi Rp3 milar lebih. Sedangkan target 2023 Rp4 miliar dan hingga bulan Mei sudah terealisasi Rp1,7 milar.

Dijelaskan, adapun sumber PAD itu dari retribusi tempat berjualan, retribusi sampah, listrik dan jaga malam dari pihak pengelola. Dikatakan Zaki, pihaknya terus berupaya peningkatan perolehan PAD dengan rencana membuka stand untuk grosir yang akan ditempati  532 pedagang serta membuka tempat jualan/cafe makanan dan minuman.

“Untuk rencana membuka stand grosir saat ini menunggu persetujuan dari Pemko Medan,” terang Zaki seraya menyebut untuk sarana pendukung peningkatan dan penberdayaan Pasat Induk dibutuhkan trayek angkutan umum akses transportasi ke pasar Induk.

“Saat ini minim angkutan umum ke mari sehingga konsumen merasa kesulitan datang ke Pasar Induk,” pungkasnya. (map)

Wujudkan IKM Mandiri dan Sejahtera, Disnaker Batubara Gelar Pelatihan Menjahit

PELATIHAN: Ketua TP. PPK Batubara Maya Indriasari Zahir meminta menghadiri pelatihan menjahit bagi pelaku IKM - IRMAWAN/SUMUT POS.

BATUBARA, SUMUTPOS.CO – Dinas Ketenagakerjaan Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Batubara memberikan pelatihan menjahit kepada para pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) khususnya bidang menjahit di Desa Pematang Rambai, Kecamatan Nibung Hangus, pada Senin(12/6).

Pelatihan yang tersebut juga dihadiri Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batubara Hj. Maya Indriasari Zahir, S.E.

Pembinaan kepada para pelaku IKM merupakan tugas bersama yang harus dilaksanakan secara kontinyu, sistematis, terpadu dan terarah baik oleh pemerintah, lembaga non pemerintah maupun pihak swasta.

Dalam sambutannya, Maya meminta kepada narasumber agar membantu para pelaku IKM dapat berhasil, sukses, dan mandiri.

“Karena kita sangat menyadari bahwa IKM masih memiliki permasalahan yang perlu dipecahkan bersama yaitu masih rendahnya kualitas sumber daya manusia yang akan menimbulkan permasalahan berkelanjutan, seperti rendahnya sumber informasi untuk meningkatkan akses dan pangsa pasar,” ungkap Maya.

Maya juga mengatakan, PKK Batubara sangat mendukung diselenggarakannya pelatihan seperti ini, guna memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada pelaku IKM di Kabupaten Batubara. (aci/han)

Pemko Tebingtinggi dan MUI Diharap Bersinergi untuk Umat

TERIMA: Pj Wali Kota Tebingtinggi Syarmadani ketika menerima audiensi MUI Kota Tebingtinggi -sopian/SUMUT POS.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Pj Wali Kota Tebingtinggi Drs Syarmadani berharap terjalinnya kolaborasi dan sinergitas yang baik antara Pemerintah Kota Tebingtinggi dengan MUI Kota Tebingtinggi.

“Kita sebagai orang yang harus melayani ummat, tentu tidak bisa berdiri sendiri, kolaborasi dan sinergitas dengan MUI harus tetap terjalin, bahkan kalau boleh, kami harap apapun sendi kehidupan kita, para ulama masuk disitu,” ungkap Syarmadani saat menerima audiensi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tebingtinggi di rumah Dinas Wali Kota, Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi,Selasa(12/6)sore.

Selain dalam hal keagamaan, Syarmadani meminta kepada MUI Kota Tebingtinggi untuk turut menggiatkan menjaga kebersihan lingkungan baik di setiap lingkungan dan rumahnya masing-masing.

“Selain di bidang keagamaan, bagaimana juga kita menjaga kebersihan lingkungan, peduli kepada ummat juga peduli kepada lingkungan,” tambah Syarmadani.

Sebelumnya, Ketua MUI Kota Drs Akhyar Nasution mengungkapkan bahwa audiensi dimaksudkan untuk menjalin silaturahmi, sekaligus menyampaikan apresiasi atas kehadiran PJ Wali Kota Tebingtinggi Syarmadani dalam rangka mengisi pemerintahan sebagai Penjabat Wali Kota di Tebingtinggi.

“Tentu kami, MUI adalah sebagai mitra pemerintahan dan sinergi kompak dengan pemerintah. Begitu juga dengan Pemko Tebingtinggi yang juga harus menjalin sinergitas dengan MUI Tebingtinggi,” ungkap Akhyar.

Harapan Akhyar, jalinan kerja sama kiranya bisa terjalin dengan Pemko Tebingtinggi, dimana Ketua MUI sampaikan, bahwa jajaran MUI Kota tebingtinggi siap bekerjasama demi kemajuan Kota Tebintinggi.

“Kita harap dengan Bapak Pj Wali Kota, bisa bersama-sama apa yang perlu kami bantu dalam pemerintahan ini. Kami juga tentu mengharap pada Bapak, kita bisa bersama untuk memajukan Kota Tebingtinggi,” ujar Akhyar.

Kemudian, ditambahkan Sekretaris Umum MUI Kota Tebingtinggi, dr HM Hasbie Ashhiddiqi bahwa dalam waktu dekat, MUI Kota Tebingtinggi akan mengadakan pelatihan calon penyembelihan kurban, yang mana untuk tahap pertama sebanyak 40 orang.(ian/han)

10th Agroworld Expo 2023 Malaysia, Bupati Ikut Promosikan Pertanian dan Pariwisata Karo

PAMER: Bupati Karo Cory Sriwati Sebayang saat memamerkan hasil pertanian dari Kabupaten Karo kepada para pengunjung Stand Pemkab Karo pada 10th Agroworld Expo 2023 di Melaka, Malaysia, baru-baru ini.

KARO, SUMUTPOS.CO – Bupati Karo Cory Sriwati Sebayang bersama sejumlah pelaku UMKM Kabupaten Karo dan para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), menghadiri 10th Agroworld Expo 2023 yang berlangsung di Melaka, Malaysia, Jumat (9/6) lalu.

Event yang merupakan sebuah pameran UMKM, produk-produk dan alat-alat, baik bidang pertanian, akuakultur, dan peternakan ini dilaksanakan di Melaka International Trade Center pada 9-11 Juni lalu.

Selain Indonesia, pameran ini juga diikuti oleh beberapa negara, seperti Tiongkok, India, Filipina, Jepang, Singapura, dan Kamboja. Dalam acara pembukaan, Bupati Karo berkesempatan menyerahkan Uis Beka Buluh (kain khas suku Karo) kepada Panitia Kegiatan dan perwakilan seluruh negara yang mengikuti kegiatan ini. Cory pun sekaligus mengajak perwakilan dari tiap negara untuk berinvestasi di Indonesia, khususnya Kabupaten Karo.

Sebuah kebanggaan tersendiri bagi Pemkab Karo saat Gubernur Melaka TYT Tun Seri Setia Muhammad Ali bin Rostam, tampak memakai Uis Beka Buluh selama mengunjungi seluruh stand pameran di 10th Agroworld Expo tersebut.

Pada kesempatan ini, Cory menyampaikan, Kabupaten Karo sangat kaya akan potensi pertanian. Karena itu, melalui investasi di bidang pertanian akan dapat menyejahterakan kehidupan petani serta akan menguntungkan para investor dari luar negeri.

Dalam event ini, Pemkab Karo juga berkesempatan mempromosikan potensi hasil pertanian dan produk-produk UMKM, seperti kopi Karo dan minyak Karo, melalui stand pameran Kabupaten Karo, yang terlihat ramai pengunjung.

Adapun sejumlah UMKM yang mengikuti pameran ini adalah PT Merek Indah Lestari dengan produk unggulan kopi, yang dipimpin Tandeanus Sukardi. Organisasi Masyarakat Petani Peduli Tanah Karo pimpinan Eddy Lim, Kopi Betahin Karo Highland, Kopi Pak RM, Naga Bonar Fresh Carot, CV Gabe Hortifarm, Mitra Argo Sempurna, minyak herbal Karo, serta Dinas Pertanian Kabupaten Karo. (deo/saz)

Dinas PUTR Dairi Tenderkan 9 Paket Proyek DAK, Nilai Tender Mencapai Rp51 M Lebih

Kantor Dinas PUTR Kabupaten Dairi di Jalan.Sisingamangaraja Sidikalang - Rudy Sitanggang/Sumut Pos.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Pemkab Dairi melalui Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang (PUTR), menenderkan sebanyak 9 paket proyek yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran (TA) 2023.

Kepala Dinas PUTR Kabupaten Dairi Masaraya Berutu, melalui Sekretaris, Frianto Naibaho, Selasa (13/6), menjelaskan, adapun 9 paket proyek yang sedang proses lelang itu, bersumber dari DAK dengan total pagu anggaran sebesar Rp51 miliar lebih.

Adapun 9 paket itu, yakni rehabilitasi jaringan irigasi di Simartugan, Kecamatan Pegagan Hilir, sebesar Rp670.636.005. Rehabilitasi jaringan irigasi Hajut, Kecamatan Siempat Nempu, mencapai Rp1.319.999.885. Selanjutnya, rehabilitasi jaringan irigasi di Batang Ari, Kecamatan Sumbul, sebesar Rp750.800.002. Rehabilitasi jaringan irigasi di Huta Manik, Kecamatan Sumbul, Rp779.999.993.

Kemudian, lanjut Frianto, pembangunan jembatan, jalan jurusan Silalahi-Binangara Link 142, Kecamatan Silahisabungan, sebesar Rp1.749.600.000. Peningkatan jalan jurusan Kutabuluh-Lau Primbon Link 006, Kecamatan Tanah Pinem, mencapai Rp3.753.160.000. Peningkatan jalan jurusan Bakal Julu-Silumboyah Link 139, Kecamatan Siempat Nempu Hulu, dengan anggaran Rp15.603.000.000. Peningkatan jalan jurusan Simpang Tiga-Sumbul Berampu Link 024, Kecamatan Berampu, mencapai Rp18.000.300.000. Dan terakhir, peningkatan jalan jurusan Pinantar-Lae Tanggiang Link 111, Kecamatan Sumbul, sebesar Rp8.484. 000.000.

“Sekarang sudah proses tender yang telah dimulai sejak Jumat (9/6) lalu,” pungkas Frianto. (rud/saz)

Tersangka Penggelapan Pajak Samsat Samosir Serahkan Diri

Ilustrasi.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – pegawai honorer UPT Samsat Pangururan Samosir, Edgar Tambunan alias Acong akhirnya menyerahkan diri ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Ditreskrimsus Poldasu), Selasa (13/6) siang.

Acong sempat melarikan diri dan menjadi buronan setelah kematian Bripka Arfan Saragih, yang mayatnya ditemukan di Dusun Simullop, Desa Siogung-Ogung, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, pada 6 Februari 2023 silam, menyusul terungkapnya kasus penggelapan pajak di UPT Samsat Pangururan Samosir.

“Ya benar, tadi siang tersangka ET alias Acong sudah menyerahkan di ke Ditreskrimsus Polda Sumut,” kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, Selasa (13/6) sore.

Namun, Hadi belum mau memaparkan terkait tersangka dugaan penggelapan uang wajib pajak kendaraan itu. “Sabar dulu ya, nanti akan kita sampaikan lagi,” tegasnya.

Sebelumnya, penyidik Ditreskrimsus Polda Sumut telah menetapkan pegawai honorer di UPT Samsat Pangururan Samosir, Edgar Tambunan alias Acong sebagai tersangka dalam kasus penggelapan uang wajib pajak kendaraan bermotor yang melibatkan almarhum Bripka Arfan Siregar, di UPT Samsat Pangururan Samosir.

“Ya, kita sudah menaikan status saudara Acong sebagai tersangka,” kata Direktur Ditreskrimsus Polda Sumut, Kombes Pol Teddy Marbun, Senin (12/6) malam.

Sebelumnya, Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak menegaskan, selain almarhum Bripka AS, ada empat orang yang diduga terlibat. Dimana tiga orang telah menjalani pemeriksaan sedang seorang lagi masih belum diketahui keberadaannya.

“Selain Bripka AS ada empat lagi yang diduga terlibat dari perkara ini yang sama-sama melakukan,” kata Kapolda Sumut usai gelar kasus ini bersama tim Kompolnas dan keluarga almarhum Bripka AS, Selasa (4/4) malam.

Menurut dia, satu orang calon tersangka bernama Edgar Tambunan alias Acong yang merupakan pegawai honorer di UPT Samsat Pangururan Samosir, masih dalam pengejaran.

“Bagaimana hubungannya (Acong) dalam kasus ini masih kita dalami. Salah satu calon tersangkanya Edgar Tambunan alias Acong sedang dilakukan pengejaran,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Kapolda Sumut mengatakan, selain menarik kasus penggelapan pajak kendaraan Rp2,5 miliar di Kabupaten Samosir, Polda Sumut juga menangani kasus kematian Bripka Arfan Saragih yang ditangani oleh Satreskrim Polres Samosir. Hal ini dilakukan setelah pihak keluarga melaporkan kejanggalan kematian Arfan Saragih yang diklaim bunuh diri oleh Polres Samosir. (dwi/azw)