26 C
Medan
Friday, April 10, 2026
Home Blog Page 1415

Tips Hilangkan Lalat Buah bagi Petani Jeruk

JERUK: Petani asal Simalungun, A Taringan yang merupakan sahabat B Sembiring berdiri di depan pohon jeruk yang siap panen.

SUMUTPOS.CO – Seperti yang kita tahu daerah Tanah Karo mengalami bencana alam di mana Gunung Sinabung yang merupakan gunung berapi aktif kembali. Sejak akhir tahun 2013, Gunung Sinabung kerap erupsi yang berakibat beberapa hewan liar keluar dari hutan lindung. Salah satu hewan yang dimaksud itu adalah lalat buah.

“Hama lalat buah dapat menjadi masalah serius pada pertanian jeruk, karena mereka dapat merusak buah jeruk dan tentu saja menyebabkan kerugian yang signifikan bagi petani,” ujar B Sembiring yang dikenal sebagai tokoh masyarakat di Desa Saribu Jandi.

Tentu saja petani tidak tinggal diam, berikut beberapa cara dari petani jeruk asal simalungun yang juga tokoh masyarakat untuk mengantisipasi dan mengendalikan hama lalat buah :

1. Pertahankan kebersihan di sekitar kebun jeruk
Kebersihan menjadi hal yang utama untuk mengusir atau menghilangkan lalat buah. Oleh karena itu, buang dan bersihkan semua buah-buahan yang jatuh dari pohon karena lalat buah biasanya bertelur pada buah yang membusuk.

2. Pangkas pohon jeruk
Lakukan pemangkasan secara teratur untuk menghilangkan cabang dan ranting yang rusak atau mati, karena ini dapat menjadi tempat persembunyian bagi lalat buah.

3. Membuat perangkap hama
Petani di Simalungun banyak menggunakan mainan anak-anak berbentuk bola yang berwarna menyerupai jeruk. Kemudian membuat perangkap dengan melumuri bola tersebut dengan lemperekat hama.

4. Penggunaan insektisida (memakai racun pertanian)
Jika metode-metode di atas tidak memberikan hasil yang diharapkan, pertimbangkan penggunaan insektisida. Penting untuk membaca dan mengikuti petunjuk penggunaan sesuai dosis yang tepat.

5. Pemantauan rutin
Periksa secara rutin kebun jeruk untuk mengidentifikasi tanda-tanda kehadiran lalat buah. Perhatikan buah-buahan yang terinfeksi atau terlihat rusak.
“Semakin cepat kami menemukan dan mengatasi hama ini, semakin cepat juga penangannya untuk antisipasi kerugian,” pungkas Sembiring.(dat/ram)

Pemko dan Forkopimda Untuk Bangun Kekondusifan

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Kapolres Tebingtinggi AKBP Andreas Luhut Jaya Tampubolon SIK menyatakan kekagumannya dengan Kota Tebingtinggi. Karena, walau kota kecil tapi aktivitas dan tingkat keramaian serta perkembangan Kota Tebingtinggi sangat luar biasa.

Karena itu, harus ada komunikasi dan kordinasi yang intens antara Polres, Pemko, dan Forkopimda untuk membangun kekondusfian kota ini.

Menurut AKBP Andreas Luhut Jaya Tampubolon, awal dirinya menjabat sebagai Kapolres Tebingtinggi adalah awal Lebaran Idul Fitri tahun 2023, sehingga saat itu sangat terasa sekali tingkat mobilitas masyarakat dari luar Kota dan dalam Kota Tebingtinggi sangat tinggi. Tebingtinggi ini merupakan sebuah kota lintasan dan akan menjadi sebuah tempat pertemuan lalulintas baik menuju Medan dan sebaliknya menuju Kisaran yang melintasi Kota Tebingtinggi baik yang ingin berlibur dan pulang kampung.

“Jelas disitu sangat terasa bahwa Kota Tebingtinggi yang merupakan kota kecil, namun aktivitas mobilitas masyarakat baik masuk dan keluar dari Kota Tebingtinggi sangat tinggi, ini membuktikan Kota Tebingtinggi tidak pernah sepi dari mobilitas pergerakan masyarakat,” paparnya.

Diceritakan AKBP Andreas Luhut Jaya Tampubolon, terkait mobilitas tinggi ketika melaksanakan pengamanan Operasi Ketupat Toba 2023 semuanya berjalan sesuai yang direncanakan, sebelumnya, yaitu jauh hari pihak Polres Tebingtinggi tetap melakukan koordinasi dengan steakholder yang ada baik di wilayah Kota Tebingtinggi dan Kabupaten Serdang Bedagai, dimana beberapa bagian masuk kedalam wilayah hukum Polres Tebingtinggi.

Kordinasi juga dilakukan dari pihak Jalan Tol dan Dinas terkait dalam perencanaan rekayasa lalulintas di wilayah Kota Tebingtinggi, ternyata jauh hari mulai dari Forkompinda tingkat Provinsi sudah melakukan kordinasi, dimana rapat awal yang mana beberapa jalan dan perlintasan itu melibatkan tiga Kabupaten dan jalan yang dipergunakan bercampur juga yang ada di pengawasan pembangunan tingkat Kota dan Kabupaten, ada jalan tingkat Provinsi serta jalan tingkat Nasional.

Jelas AKBP Andreas Luhut Jaya Tampubolon sejauh ini langkah langkah yang sudah diambil Forkompinda tingkat Provinsi Sumatera Utara bersama Bapak Kapolda dan Gubernur Sumut berserta perangkatnya itu sangat efektif, berdasarkan data tahun 2022 dalam Operasi Ketupat tahun 2022 lalu, jumlah kejadian ada diatas angka 40 kasus, baik itu yang meninggal dunia, luka berat dan luka ringan dengan kerugian materi hingga ratusan juta rupiah, namun di tahun 2023 sangat signifikan perbedaannya.

“Kita berbicara data, karena data yang kami himpun itu nol kasus kejadian di wilayah hukum Polres Tebingtinggi pada Operasi Ketupat tahun 2023 ini. Maka hasil inilah yang menjawab apa yang selama ini digelorakan dan hasilnya berdampak sangat signifikan, tetapi ada memang beberapa jalan masih dalam tahap percobaan, yaitu perlintasan dari tol exit Tebingtinggi menuju ke Inderapura maupun Tol Dolok Merawan keluar Sinasak. Tapi kedua jalur ini sangat efektif untuk memecah mobilitas peningkatan jumlah kendaraan yang memasuki wilayah Kota Tebingtinggi,” ujar AKBP Andreas Luhut Jaya Tampubolon diruangan kerjanya beberapa waktu lalu.

Diungkapkan beliau, jalan yang masih menjadi percobaan itu namun efeknya sangat membantu, dimana antrian biasa, jika dari data tahun lalu, antrian di Kota Tebingtinggi tingkat mobilitas masyarakat yang memasuki Kota Tebingtinggi sampai pukul 00.00 WIB hingga pukul 04.00 WIB pagi, tetapi selama Operasi Ketupat tahun 2023 ini, tingkat mobilitas sampai pukul 11.00 WIB aktivitas kepadatan kenderaan sudah mencair dan kepadatan sudah terurai, artinya kita persiapan jauh hari sudah efektif.

Dalam pelaksanaan pemilu serentak tahun 2024 nanti, ungkap AKBP Andreas Luhut Jaya Tampubolon, bahwa agenda ini merupakan agenda nasional dan menjadi bagian utama di Polda Sumatera Utara, Bapak Kapolda selalu menekankan bahwa tahapan yang baik akan menghasilkan yang baik, persiapan yang dimaksud adalah persiapan awal terjalin kerjasama yang baik dari pihak penyelenggara dan pengawas, dimana kita sudah melakukan kordinasi yang sangat intens.

Mengingat ada perubahan dan penambahan beberapa Partai Politik (Parpol) peserta pemilu tahun 2024 yang sudah terverifikasi secara internal, tentunya kita ikut melakukan pengamanan dan kordinasi awal sehingga dari daftar yang bisa mengikuti pemilihan termasuk jumlah peserta yang sudah terverifikasi ini akan betul betul kita kawal sehingga nanti pada kegiatan pentas yang diawali di tahun 2024 maupun sampai berlangsung kepada Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, Gubernur dan Wakil Gubernur serta Wali Kota Wakil Wali Kota serta Bupati Wakil Bupati bisa kita akomodir dengan baik.

Terkait program adalan Polres Tebingtinggi melalui Jumat Curhat, AKBP Andreas Luhut Jaya Tampubolon menyatakan bahwa program jumat curhat ini tentunya tidak langsung ada, tetapi program ini sudah merupakan program Kapolri, karena sebelum adanya ketentuan endemik Covid-19 belum terlalu dilakukan, tetapi karena endemik sudah diputuskan oleh Pemerintah Pusat, maka Bapak Kapolri meminta untuk kembali melaksanakan di kota dan kabupaten setingkat Polres di wilayah hukumnya.

Dalam Jumat Curhat ada hal capaian yang signifikan bisa kita capai, khusunya di Kota Tebingtinggi, karena berdasarkan analisa dan evaluasi tingkat kejahatan yang terjadi ataupun kriminalitas di wilayah Kota Tebingtinggi yang merupakan wilayah perkotaan, saat ini sudah bergeser, dari yang tadinya ditingkat lingkungan seperti di jalan raya dan pertokoan, namun sesuai hasil anev Polres Tebingtinggi secara triwulan, terakhir ini menunjukan semua tingkat kejahatan ataupun kriminalitas baik itu pencurian dengan pemberatan, pencurian kenderaan bermotor maupun penganiayaan, perjudian maupun narkoba itu semua sudah bergeser ke wilayah perumahan yang langsung berdekatan dengan masyarakat.

“Berdasarkan hasil evaluasi itu, kita Polres Tebingtinggi melakukan evaluasi dengan melakukan jumat curat diwilayah perumahan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat, tentunya untuk mencapai hasil yang maksimal, Polres Tebingtinggi tidak bisa bekerja sendiri, jadi Polres Tebingtinggi akan banyak berkordinasi dengan perwakilan pemerintah Kota Tebingtinggi melalui pihak kecamatan, Kelurahan dan Kepala Lingkungan (Kepling) untuk mencoba mengakomodir apa sih yang menjadi kerinduan masyarakat,” bilangnya.

Beber AKBP Andreas Luhut Jaya Tampubolon, selama ini memang kerinduan itu menjadi momok kepada masyarakat masih disekitaran kasus narkoba, karena kita ketahui bersama bahwa Kota Tebingtinggi yang merupakan kota perlintasan banyak sekali orang orang yang mencari peluang untuk mendapatkan uang dengan tindakan yang melawan hukum. Terkait di wilayah Kota Tebingtinggi kasusnya sangat gampang, pelaku bebas keluar dan masuk Kota Tebingtinggi.

Dengan adanya kegiatan jumat curhat, beberapa kantong kantong tempat menjadi sarang pelaku kejahatan untuk kumpul melakukan aktivitas narkoba atupun perjudian ini bisa kita akomodir, karena tidak ada lagi filter mulai dari Kepling Lurah, Camat dan tokoh masyarakat untuk bisa melaporkan kepada pihak kepolisian Polres Tebingtinggi. Ini adalah merupakan bagian evaluasi dari program jumat curhat, memang dalam kegiatan jumat curhat, ada beberapa keluhan masyarakat yang ditujukan kepada pihak kepolisian walaupun hal itu bukan merupakan tanggungjawab pihak kepolisian.

Seperti adanya keluhan masalah lampu penerangan jalan sudah lama mati, permasalahan Orang Dalam Ganguan Jiwa (ODGJ) dengan adanya jumat curhat, Polres Tebingtinggi telah menjadi perantara bagi Pemerintah Kota Tebingtinggi dan kabupaten, maka untuk itu Polres Tebingtinggi bisa mengakomodir menjadi kebutuhan masyarakat.

“Masalah ODGJ ini sering menjadi permasalahan sosial di tengah masyarakat karena sering menganggu ketika sesudah menjadi keributan dan ini menjadi tanggungjawab pihak kepolisian, untuk menjaga suasana Kamtibmas,” tukasnya.

Terakhir, Polres Tebingtinggi merasa bersyukur kepada Pemerintah Kota Tebingtinggi karena sangat mendukung apa yang menjadi kegiatan jumat curhat, ditanggapi langsung ketika kami melakukan komunikasi dan kordinasi pihak pihak terkait. (ian/ram)

Timsel Bawaslu Zona VI Sumut Perpanjang Masa Pendaftaran

BERSAMA: Ketua Timsel Bawaslu Kab/Kota Zona VI Sumut, Fernanda Putra Adela, bersama jajaran.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tim seleksi (Timsel) Bawaslu Kabupaten/Kota Zona VI Sumatera Utara, memperpanjang waktu pendaftaran Calon anggota Bawaslu untuk 6 Kabupaten/Kota. Karena, kouta pendaftaran kaum perempuan sebesar 30 persen, belum terpenuhi dari peserta yang mendaftar.

Keenam Kabupaten/Kota itu, masuk dalam zona VI, pada tahapan pendaftaran 29 Mei hingga 7 Juni 2023, yakni Kabupaten Mandailing Natal pendaftar sebanyak 70 orang, hanya 7 orang perempuan. Pendaftar di Kota Padang Sidempuan sebanyak 42 orang, 5 orang perempuan.

Kemudian, pendaftar di Kabupaten Tapanuli Selatan sebanyak 37 orang, hanya 7 perempuan. Kabupaten Tapanuli Tengah, jumlah pendaftar sebanyak 45 orang, terdapat 7 orang perempuan.

Selanjutnya, Kabupaten Padang Lawas Utara berjumlah 59 orang, 6 orang perempuannya. Kabupaten Padang Lawas, jumlah pendaftarnya berjumlah 44 orang, hanya 2 orang perempuan.

“Dari jumlah pendaftar perempuan di 6 Kabupaten/Kota Zona VI Sumut, tidak ada satu daerah yang memenuhi tuntutan pasal 245 dan 243 UU 7/2017 memuat keterwakilan perempuan paling sedikit 30 persen,” ucap Ketua Timsel Bawaslu Kab/Kota Zona VI Sumut, Fernanda Putra Adela, dalam keterangan tertulis, Senin (12/6).

Dengan itu, Timsel Bawaslu Kabupaten/Kota Zona VI melakukan tahapan perpanjangan masa pendaftaran, dilaksanakan sejak 13 hingga 21 Juni 2023. Penelitian dan verifikasi berkas, sejak 22 hingga 23 Juni 2023 dan pengumuman hasil penelitian dan seleksi berkas administrasi, Selasa 24 Juni 2023.

“Sejalan dengan undang-undang tersebut, Bawaslu RI mengeluarkan pedoman pendaftaran calon anggota Bawaslu Kabupaten/Kota, pada poin e tentang perpanjangan masa pendaftaran. Dijelaskan bahwa jika jumlah pendaftar kurang dari 8 kali kebutuhan atau keterwakilan perempuan belum mencapai minimal 30 persen, dari jumlah pendaftar, maka masa pendaftaran diperpanjang sesuai ketentuan,” ucap Fernanda.

Didampingi Sekretaris Timsel, Dr M Surip, Hendra Kurnia Pulungan, Dongan Nauli Siagian, dan Jonner Sinaga. Fernanda mengungkapkan bahwa pihaknya memberikan kesempatan bagi perempuan di 6 Kabupaten/Kota di zona VI untuk mendaftarkan diri sebagai calon anggota Bawaslu periode 2023-2028.

“Kami juga akan melakukan berbagai upaya dan meningkatkan koordinasi, kepada pemuda masyarakat dan pimpinan organisasi kemasyarakatan. Agar ikut menghimbau bagi kaum perempuan untuk ikut berpartisipasi mendaftar sebagai calon anggota Bawaslu Kabupaten/Kota,” jelas Fernanda.

Fernanda mengatakan bahwa perpanjangan pendaftaran ini hanya dikhususkan untuk pendaftar perempuan. Karena, kekurangan pendaftar perempuan dari pendaftar di 6 Kabupaten/Kota Zona VI Sumut.

“Belum ada satu daerah pun yang dapat memenuhi undang-undang dan pedoman pendaftaran dari Bawaslu RI, terkait jumlah pendaftar perempuan minimal 30 persen dari jumlah pendaftar,” tutur Fernanda.

Fernanda mengatakan pihaknya akan segera melakukan rapat koordinasi bersama Timsel dan tim sekretariat, terkait pembukaan perpanjangan pendaftaran tersebut dan akan mengumumkan kepada masyarakat secara terbuka di berbagai media massa pada sejak 11 Juni 2023.

“Kami Timsel sangat berharap, agar semua pihak dapat membantu menyampaikan dan mendorong semua masyarakat dari kalangan kaum perempuan di 6 Kabupaten/Kota Zon VI Sumut, untuk mendaftarkan diri sebagai calon anggota Bawaslu Kabupaten/Kota,” sebut Fernanda.

“Kita sama-sama berharap agar akan terpilih anggota komisioner Bawaslu Kabupaten/Kota yang berintegritas, bertanggungjawab dan penuh dedikasi. Sehingga nantinya akan dapat menjalankan tupoksinya dengan sebaik-baiknya,” kata Ketua Timsel Fernanda.(gus/ram)

Penambangan Pasir Ilegal Semakin Marak, Pondasi Jembatan Titi Besi Terancam Ambruk

PENAMBANGAN PASIR: Aktivitas penambangan menggunakan mesin diesel melakukan penyedotan pasir dari dasar sungai, yang bisa mengancam keberadan pondasi jembatan Titi Besi.

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Maraknya kegiatan penambangan pasir secara ilegal akan mengancam kekuatan pondasi tiang jembatan Titi Besi, Desa Titi Besi Kecamatan Galang, Kabupaten Deliserdang. Pasalnya, penambang menyedot pasir tak jauh dari jembatan.

Masyarakat menduga, kegiatan pertambangan pasir ilegal itu sengaja dibiarkan dan diduga dibekap oleh oknum-oknum yang mengambil keuntungan pribadi. Penyedotan pasir dari arus sungai itu dilakukan setiap hari. Pasir yang berhasil disedot ditimbun di pinggir sungai, dan diangkut oleh truk untuk dijual ke panglong.

Aktivitas penambangan pasir ilegal itu setiap hari terus bertambah. Namun tak ada tindakan penertiban yang dilakukan pihak Kepolisian maupun Satpol PP Kabupaten Deliserdang.

“Air sungai menjadi sulit karena semakin dalam akibat disedot mesin mesin pengisap pasir di sungai ular. Tambang pasir di sekitar jembatan dikhawatirkan bisa merusak pondasi tiang jembatan. Bisa ambruk jembatan nantinya. Kami sebagai warga mau mengadu kepada siapa lagi kalau tidak pada Polisi dan Pemerintah,” sebut Gunawan Purba warga sekitar, ketika ditemu dilokasi, Sabtu (10/6).

Selain itu, warga berharap ada tindakan tegas dari pihak Balai Wilayah Sungai 2 Sumut, Polisi dan Pemkab Deliserdang untuk menutup tambang pasir ilegal di Desa Titi Besi Kecamatan Galang. Meski masyarakat tau ada oknum oknum berseragam yang diduga membekingi aktivitas ilegal itu.

Warga pun mengancam akan berunjukrasa apabila tidak ada tindakan tegas dari pemerintah terhadap aktivitas pertambangan pasir ilegal di Kecamatan Galang. “ Air sungai ular ini digunakan masyarakat untuk pertanian juga. Tapi kini sering sulit didapat akibat penambangan pasir yang terus menjamur. Kegiatan ilegal itu, dibekup oknum berseragam makanya aman aman saja. Tapi ini berdampak negatif bagi masyarakat banyak, apalagi korekan itu dekat dengan jembatan Titi Besi yang nantinya bisa saja menimbulkan abrasi hingga jembatan ambruk,” ucap Muhamad warga sekitar lainnya.

Terkait aktivitas tersebut, Kasatpol PP Deliserdang Marzuki yang dikonfirmasi mengatakan akan melakukan pengecekan ke lapangan.

“Akan kita cek dilapangan,” kata Marzuki.

Sementara pihak Balai Wilayah Sungai ( BWS) Sumatera Utara yang dikonfirmasi melalui pegawainya Agus melalui seluler terkait hal ini belum memberikan tanggapan. (btr/han)

Gudang Penyimpanan BBM Terbakar di Labuhanbatu

fajar/sumut pos TERBAKAR: Warga dan pekerja berusaha memadamkan kobakaran api terbakarnya gudang BBM di Dusun 1, Desa Sei Sanggul, Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Minggu(11/6).

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Gudang tempat penyimpanan bahan bakar minyak (BBM) di Dusun 1, Desa Sei Sanggul, Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Minggu(11/6) pukul 08.30 WIB.

Informasi dihimpun, awal mula insiden kebakaran terjadi saat sebuah truk tangki berisi belasan ton BBM Subsidi jenis Pertalite hendak bongkar muatan di lokasi gudang milik warga bernama Fatwa.

Pembongkaran muatan dilakukan dengan menggunakan mesin pompa berjenis Robin dan Sanyo. Diduga terjadi korsleting dari mesin pompa, mengakibatkan terjadi kebakaran.

Peristiwa ini menjadi viral di media sosial. Video kebakaran gudang dan truk tangki itu tersebar di grup WhatsApp. Terlihat sebuah truk tronton warna orange hitam terbakar dekat sebuah rumah yang disebut-sebut dijadikan tempat penyimpanan BBM.

Dalam video tersebut terlihat juga peristiwa kebakaran itu tidak jauh dari lokasi pengisian BBM. Tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut. Namun diperkirakan pemilik gudang mengalami kerugian satu unit rumah permanen hangus terbakar, sebuah mobil engkel, uang tunai, minyak pertalite dan solar 16 ton dan kerugian uang diperkirakan Rp950 juta.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Pemkab Labuhanbatu M Yunus mengindikasikan dugaan awal api berasal dari mesin pengisap minyak yang mengalami korsleting.

“Ya, ada kemungkinan dampak korsleting,” bebernya saat dihubungi Sumut Pos.

Yunus mengaku, pihaknya menurunkan mobil Damkar milik Pemkab setempat yang standby di Panai Hilir untuk membantu memadamkan api.

“Ada 1 unit mobil Damkar diturunkan ke TKP,” katanya. (fdh/han)

Pemilihan Ketua PP Binjai, Periode 2023-2027 J Payo Sitepu Bakal Calon Tunggal

KETERANGAN: J Payo Sitepu (pegang mic), selaku bacalon tunggal Ketua MPC PP Binjai Periode 2023-2027, saat menyampaikan keterangan didampingi para Ketua PAC PP - Teddy Akbari/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Panitia Musyawarah Cabang (Muscab) ke-16 Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC PP) Kota Binjai, sudah menutup pendaftaran yang telah dibuka sejak 7 Juni 2023 lalu. Pasalnya, J Payo Sitepu yang mendaftarkan diri sebagai bakal calon Ketua MPC PP telah mendapat dukungan dari 5 ketua pimpinan anak cabang (PAC).

Karena itu, Panitia Muscab menutup pendaftaran, dan menyatakan J Payo Sitepu sebagai bakal calon tunggal Ketua MPC PP Binjai Periode 2023-2027. Payo datang didampingi 5 Ketua PAC Kecamatan Kota Binjai, saat mendaftar ke meja panitia pendaftaran di Kelurahan Tanah Merah, Binjai Selatan.

“Dapat saya sampaikan, pada hari ini saya mendaftar untuk menjadi bakal calon Ketua PP Binjai Periode 2023-2027,” ungkap Payo, Sabtu (10/6) lalu.

Para Ketua PAC Kecamatan PP mendukung kembali agar Payo memimpin MPC PP Kota Binjai. Payo menjelaskan, ada 7 suara yang memberi dukungan dalam Muscab ke-16 MPC PP Kota Binjai yang bakal digelar di Pendopo Umar Baki, Rabu (28/6) mendatang. Adapun 5 suara tersebut, 3 di antaranya berasal dari PAC, dan 2 suara lagi dari MPC Kota Binjai dan MPW PP Sumut.

“PAC di Binjai sudah full mendukung saya. Dalam Muscab nanti, kami tinggal mengharapkan satu suara. Saya rasa berdasar AD/ART dan aturan, hari ini saya dinyatakan bakal calon tunggal dan dapat dikatakan pada Muscab nanti, saya terpilih secara aklamasi,” jelas Payo.

Payo berharap dukungan dari semua elemen yang ada di PP, untuk terus membesarkan organisasi yang dipimpinnya agar lebih baik ke depannya.

“Mari kita sama-sama membesarkan PP. Sebab saya tidak bisa sendiri, semua elemen PP Binjai, harus saling bahu membahu, saling mengisi, dan jadikan PP wadah kita berkreasi, maju, serta bermasyarakat,” imbaunya.

Dia juga mengucapkan terima kasih kepada para Ketua PAC, yang telah mendukungnya untuk mengantarkan kembali menjadi orang nomor satu di MPC PP Kota Binjai Periode 2023-2027.

Sementara itu, Ketua OC Panitia Pendaftaran Muscab, dr Fajarudin Siregar mengatakan, pihaknya resmi menutup pendaftaran karena dinyatakan sudah kuorum.

“Untuk pendaftaran kami tutup karena sudah kuorum 5 PAC mendukung bakal calon Ketua MPC PP. Terima kasih atas bantuan semua. Semoga pada 26 Juli 2023 Muscab dapat berjalan dengan lancar, dan program semakin bagus, serta sukses ke depannya,” pungkasnya. (ted/saz)

Indosat Hadirkan Paket Haji untuk Terus Terhubung dengan Keluarga saat Beribadah

JAKARTA, SUMUTPOS.CO– Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) kembali luncurkan paket internet untuk mendukung ibadah haji para pelanggan di Tanah Suci, Mekkah. Paket tersebut mencakup internet kuota besar dengan harga terjangkau dikhususkan bagi para jamaah yang akan menunaikan ibadah haji mulai keberangkatan Mei hingga Agustus.

Pelanggan IM3 dan Tri dapat menikmati paket tersebut untuk terus terhubung dengan keluarga tanpa perlu tukar kartu. Semua kemudahan internet, telepon, dan SMS lengkap tersedia dalam satu kartu dengan jangkauan luas di negara Timur Tengah. Masyarakat umum juga dapat membeli kartu SIM dan menggunakan paket ini.

Saurabh Tamrakar, SVP-Head of Product Strategy & Pricing of Indosat Ooredoo Hutchison, mengungkapkan, Indosat berkomitmen terus memenuhi kebutuhan telekomunikasi digital bagi seluruh pelanggan, termasuk saat melaksanakan ibadah haji.

“Berbagai pilihan paket telah kami sediakan melalui dua brand yakni IM3 dan Tri, demi memberikan kenyamanan pelanggan berkomunikasi dengan keluarga secara mudah dan fleksibel. Kami akan terus menghadirkan pengalaman yang mengesankan bagi seluruh pelanggan kami, menghubungkan, dan memberdayakan masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Paket Haji IM3 ditawarkan mulai dari paket 10 hingga 45 hari dengan banyak pilihan paket tersedia sesuai dengan kebutuhan dan masa tinggal jamaah haji di Tanah Suci. Informasi mengenai paket yang tersedia dapat diakses melalui situs resmi IM3. Pelanggan dapat mengaktifkan Paket Haji melalui UMB *122*3# atau melalui aplikasi MyIM3. Cukup buka aplikasinya, klik Beli Sekarang dan tersedia pilihan paket sesuai durasi waktu.

Selain itu, brand Tri juga telah meluncurkan paket data 3IBADAH untuk mendukung ketenangan ibadah dan kenyamanan komunikasi. Pelanggan Tri dapat menikmati paket 3IBADAH melalui aplikasi bima+, website resmi, atau dengan mengunjungi mitra-mitra kerja sama Tri di seluruh Indonesia.

Seluruh pilihan paket yang ditawarkan meliputi masa operasional pemberangkatan dan pemulangan 30 hari sehingga pelanggan dapat merasakan kelancaran aktivitas komunikasi para jamaah selama beribadah haji, sekaligus menjaga silaturahmi bersama keluarga dan kerabat. (rel/ram)

Tetapkan Idul Adha, Kemenang Gelar Sidang Isbat Tanggal 18 Juni

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Hari Raya Idul Adha tinggal menghitung hari. Untuk menentukannya, Kementerian Agama akan menggelar Sidang Isbat Penetapan Awal Zulhijah 1444 H sekaligus Idul Adha 2023 pada Minggu (18/6/2023) di Auditorium H M Rasjidi Kementerian Agama, Jakarta.

“Sidang isbat awal Zulhijah akan dilaksanakan Minggu, 18 Juni 2023, atau bertepatan dengan tanggal 29 Zulkaidah,” ujar Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kemenag Adib di Jakarta, Dikutip dari Antara Senin (12/6).

Adib menjelaskan Kemenag akan menggelar rukyatul hilal awal Zulhijah di 99 titik di Indonesia. Hasil rukyatul hilal merupakan sebagai salah satu rujukan dalam penetapan waktu Idul Adha 1444 H.

Menurutnya, sidang isbat merupakan salah satu layanan yang diberikan oleh Kementerian Agama kepada umat, untuk mendapat kepastian mengenai pelaksanaan ibadah Hari Raya Idul Adha.

Menuju pelaksanaan Sidang Isbat, Adib mengajak seluruh pihak terkait untuk mempersiapkan segala sesuatunya, sehingga bisa menghasilkan keputusan yang akan ditetapkan oleh Menteri Agama.

“Ini menjadi tugas dan fungsi kita semua. Tentu membutuhkan pelaksanaan yang baik. Karena nantinya, hasil keputusan Sidang Isbat akan ditetapkan oleh Pak Menteri,” kata dia.

Sidang Isbat Penetapan Awal Zulhijah 1444 H, kata Adib, akan dihadiri Duta Besar Negara Sahabat, Komisi VIII DPR RI, Mahkamah Agung, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Badan Informasi Geospasial (BIG), Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB), Planetarium, Pakar Falak dari Ormas-ormas Islam, serta lembaga dan instansi terkait lainnya.

Sementara itu, Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Mu’ti mengatakan hasil perhitungan dari Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah Idul Adha 1444 Hijriah berpotensi berbeda dengan Kemenag.

Kemenag yang menggunakan kriteria MABIMS dalam penentuan awal bulan hijriah menyatakan bahwa kriteria awal bulan ketika ketinggian hilal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat.

Kriteria ini berbeda dengan yang dipedomani Muhammadiyah yang menggunakan hisab hakiki wujudul hilal. Dalam perhitungan Muhammadiyah tinggi hilal pada tanggal 29 Zulkaidah 1444 H kurang dari 3 derajat. Artinya, belum memenuhi kriteria MABIMS.

Sementara Muhammadiyah menyatakan bahwa 1 Zulhijah 1444 H jatuh pada hari Senin (19/6) sehingga Idul Adha (10 Zulhijah 1444 H) jatuh pada hari Rabu (28/6).

Atas dasar ini besar kemungkinan Sidang Isbat Kemenag akan menetapkan Idul Adha jatuh pada Kamis, 29 Juni 2023 Masehi. (jpc/ram)

Inara Rusli Pilih Pengusaha dari Anak Band

Inara Rusli

SUMUTPOS.CO – Selebriti Inara Rusli lebih memilih pengusaha dibandingkan dengan anak band bila nanti memiliki hubungan serius dengan pria. Hal itu diungkapkannya di channel youtube Melanie Ricardo Wanita yang saat ini sedang proses cerai dengan penyanyi Virgoun ini mengaku kapok menjalin hubungan asmara dengan anak band. Bahkan, dirinya harus merelakan rumah tangga yang sudah dibina beberapa tahun.

“Anak band atau pengusaha?” tanya Melaney Ricardo. Mendapat pertanyaan dari Melaney Ricardo, Inara Rusli tampak tertawa. Istri Virgoun itu lantas mengungkap jawaban yang dipilih “Pengusaha,” jawab Inara Rusli.

Perempuan berusia 30 tahun itu lalu mengemukakan alasannya memilih pengusaha ketimbang anak band.

Inara Rusli mengaku sudah mempunyai pengalaman hidup bersama anak band.
“Karena pilihan pertama sudah, jadi yang kedua deh,” jelasnya. Diketahui, Inara Rusli tengah dalam proses perceraian dengan Virgoun. Sejak menggugat cerai Virgoun, Inara Rusli memutuskan melepas cadar lalu kembali aktif di dunia hiburan. (jpc/ram)

Nadiem Janjikan Beasiswa untuk Putri Ariani

Putri Ariani

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Penyanyi difabel Ariani Nisma Putri yang baru saja meraih Golden Buzzer di acara America’s Got Talent (AGT) 2023 bertemu dengan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim. Dalm pertemuan ini, Nadiem menjanjikan akan memberikan beasiswa untuk siswi SMKN 2 Kasihan Jogjakarta itu.

“Terima kasih, Pak. Aduh, akhirnya ketemu juga sama Bapak (Nadiem),” kata Putri saat bertemu Nadiem di kantor Kemendikbudristek, Jakarta.

Kepada Mendikbudristek, siswi kelas XI instrumen flute ini menceritakan pengalaman luar biasanya dalam menempuh pendidikan dan mendalami talentanya di bidang musik. Dimulai dari orang tua yang memberikan kebebasan bagi Putri untuk memilih peminatan pendidikan dan mimpinya, hingga dukungan orang tua dan sekolah untuk memaksimalkan minat dan bakat.

“Sekolah Putri mendukung secara penuh, memberikan semua yang terbaik yang mereka bisa berikan. Contohnya, sekolah masih memberikan pelajaran ke Putri secara daring. Guru-guru juga membantu Putri mendeskripsikan gambar dan partitur ke dalam tulisan, sehingga Putri bisa memahaminya dengan sangat baik,” jelas Putri.

Putri merasa terbantu dengan pembelajaran sekolah yang membebaskan Putri dan guru dalam memilih sarana belajar mengajar. Di samping itu, Putri ternyata memiliki cara sendiri dalam belajar.

“Kalau di sekolah Putri punya cara belajar sendiri Pak, pakai teknologi. Jadi Putri pakai handphone dan laptop biasa, kemudian dibantu screen reader. Putri bisa mengarsipkan sendiri materi-materi sekolah di laptop,” ceritanya.

Di kesempatan yang sama, sang ibu, Reni Alfianty mengatakan, kesuksesan Putri hingga masuk ke semifinal ajang bakat internasional ternyata dikonversi pihak sekolah sebagai bentuk Praktik Kerja Lapangan (PKL).

“Jadi waktu di acara (AGT) itu, Putri bawa name tag sekolahnya dan minta difoto. Saya bilang kenapa? Ternyata untuk bukti PKL-nya,” kata Reni.

Sementara ayah Putri, Ismawan Kurnianto mengatakan kepada Nadiem, sejak kecil Putri sudah diberikan kebebasan untuk memilih. Ketika Putri memilih untuk bermimpi menjadi diva dunia, Ismawan dan istri kemudian menggambarkan risiko dan tantangan yang kemungkinan akan dihadapi untuk meraih mimpi tersebut.

“Kami minta dia yang memilih dan yakin dengan pilihannya. Karena kalau dia tidak yakin dengan dirinya sendiri, saya khawatir Putri di tengah-tengah jalan menyesal. Karena dunia hiburan itu menurut saya paling berat dan jalannya cukup terjal. Tapi Putri bilang it’s okay, Mah. Sejak itu kami mendukung penuh mimpinya,” kata Ismawan.

Merespon hal ini, Nadiem mengapresiasi semangat luar biasa Putri dan juga orang tua yang mendukung perjalanan Putri selama menempuh pendidikan di sekolah umum. “Menurut saya pengalaman Putri sangat menggambarkan konsep Merdeka Belajar. Di mana orang tua mengikuti minat dan bakat dan memberikan kebebasan dalam mengajarkan Putri. Saya akan sangat senang kalau Putri bisa membuat lagu tentang Merdeka Belajar,” kata Nadiem.

Untuk mendukung mimpi Putri berkuliah di kampus impiannya, Nadiem menyampaikan akan membantu lewat Beasiswa Indonesia Maju (BIM). “Inspirasi Putri untuk negara ini luar biasa. Maka dari itu kami ingin merealisasikan mimpi Putri untuk berkuliah di kampus impian Putri, yang seleksinya sangat ketat. Jadi kami akan mendukung penuh lewat Beasiswa Indonesia Maju,” ungkapnya. (jpc/ram)