26 C
Medan
Thursday, April 9, 2026
Home Blog Page 14178

SMP Negeri 5 Medan akan Gelar Reuni

Medan-Demi mempererat tali silaturahmi, Ikatan alumni SMP Negeri 5 Medan (saat ini menjadi SMPN 6) akan menggelar HUT Reuni 1 alumni tahun 1980/1981  pertama yang akan dilaksanakan di sekolah SMPN 6 Jalan Bahagia, Medan, Minggu (29/1).

Rencananya, acara reuni diisi dengan gerak jalan massal bersama guru dan anak murid SMP Negeri 6 yang akan dimulai dari pukul 06.00 Wib.
Menurut Dra Hj Fitri Idris, Ketua HUT Reuni, acara yang diselenggarakan  ikatan alumni 1980/1981 SMP Negeri 5 Medan ini untuk mempererat kebersamaan para alumni berserta guru dan anak murid.

“Kepada seluruh alumni SMP Negeri 5 Medan diharapkan hadir  bergabung dan mendukung acara yang bertujuan menjalalin silaturahmi antar sesama alumni SMPN 5 Medan. Kita mengundang seluruh angkatan untuk hadir di acara nanti,” ujar Hj Fitri Idris.
Hj Fitri juga mengimbau rekan-rekan, kakak kelas atau pun adik kelas semasa SMPN 5 Medan yang ingin bergabung dan datang ke acara. “Diharapkan menghubungi nomor Hp 081397332217 (Hj Fitri). Widodo Napitupulu (081375994548)irwan (085376727179),” sarannya.

Dalam acara Reuni nantinya, lanjut dia, pihak sekolah akan memberikan bantuan dana kepada murid-murid yang kurang mampu. “Maka kita berharap dukungannya dari para almuni SMPN 5 untuk mendukung acara ini,” ujar Fitri.(mag-5)

Drop Out Sekolah

Nikita Willy

Kabar tak sedap menimpa Nikita Willy. Artis remaja berusia 17 tahun ini dikabarkan drop out dari  sekolahnya di SMU 3 Setiabudi, Jakarta. Kabarnya, pihak sekolah terpaksa mengeluarkan Nikita, karena “putri yang ditukar”  itu telalu sibuk ngartis sehingga tak mampu lagi mengikuti pelajaran. Tapi Nikita nampak terkejut saat dikonfirmasi.

“Hah?! Nggak benar itu. Malah aku mau sekolah ini,” katanya.  Beredarnya kabar Nikita DO bukan tanpa sebab. Beberapa bulan lalu, ibunda Nikita, Yora, datang ke sekolah dengan mengajukan surat untuk meminta izin syuting yang mulai padat. Namun, menurut informasi Nikita keluar lantaran jarang masuk sekolah.

“Sekarang sudah lumayan tak terlalu sibuk, satu hari satu episode. Empat bulan lalu, satu hari empat episode kita masih kedayung, masa sekarang cuma satu nggak kedayung,” ungkap Yora.  Meski begitu, Yora memang tak membantah jika sekolah Nikita terganggu akibat syuting. Namun ketertinggalannya itu bisa dikejar melalui les private. Kabar berbeda diperoleh dari praktisi pendidikan, Seto Mulyadi. Menurut Kak Seto, Nikita saat ini mengikuti program home schooling di tempatnya. Dengan alasan kesibukan Nikita ngartis.

“Ya, benar. Memang sudah cukup lama dia sekolah di tempat kami. Memang banyak anak-anak sekolah yang senang bekerja dan banyak kegiatan juga. Supaya tidak saling menganggu kemudian memutuskan untuk pindah dari jalur formal ke jalur informal yakni homeschooling di tempat kami,” ucap Kak Seto. Menurut dia, Nikita sekolah seminggu tiga kali dengan memilih pendidikan jarak jauh selama beberapa bulan terakhir ini.

“Biasanya Senin hingga Rabu itu, lalu ada kegiatan kreatifitas juga. Tapi kalau tidak salah, dia (Nikita) memilih pendidikan jarak jauh. Dalam sekali sebulan, bertemu dan berkumpul bersama teman-teman,” tuturnya. (bcg/jpnn)

Pejabat Pemko Binjai Disegarkan

BINJAI- Sebanyak 101 pejabat eselon II dan III di jajaran Pemko Binjai dilantik oleh Wali Kota Binjai HM Idaham SH MSi di Aula Pemko Binjai, Jumat (13/1).

Pelantikan 101 pejabat dilaksanakan sebagai bagian upaya penyegaran dalam rangka penataan pemenuhan formasi jabatan sesuai Perda No 15,16,17 dan 18/2011. Sebab, ada perubahan struktur organisasi dan tata kerja dibeberapa unit kerja di lingkungan Pemko Binjai.

“Dengan adanya pelantikan ini diharapkan dapat mewujudkan kinerja Pemko Binjai yang lebih optimal dalam memenuhi harapan masyarakat yang terus berkembang,” kata Idaham.
Dia menyebutkan, dalam menunjukkan pejabat ditentukan berdasarkan kemampuan dan prestasi yang dicapai dan telah melalui pertimbangan serta seleksi tim Baperjakat Kota Binjai.

“Setelah dilantik, jangan sampai disia-siakan atau disalah gunakan melainkan harus benar-benar di pelihara amanah yang telah diberikan, selanjutnya tetap dijaga dan dijalankan dengan sebaik-baiknya dan diiringi rasa tanggungjawab yang tinggi,” ujarnya.

Berikut beberapa pejabat yang dilantik antara lain, Drs H Arlan Nasution MAP, Drs T.Syarifudin, H Wahyudi SH .  Kemudian, Drs Eka Edi Syahputra, Drs Aspian, Nani Sundari , Zulfikar S Sos , M Nurli BA , Drs Avon Syafrullah Nasutiuon dan H Bahren Ritonga. (dan)
sebagai Kabid Mutasi BKD. (dan)

Rayakan Imlek dengan Kesederhanaan

TEBINGTINGGI- Menjelang perayaan tahun baru Imlek 2012, Wali Kota Tebingtingging, Ir Umar Zunaidi menyerukan perayaan dilakukan dengan kesederhanaan dan bisa membawa bagi masyarakat sekitar.

Hal itu disampaikannya saat membuka Imlek Fair 2012 di Vihara Jalan Sudirman, Kota Tebingtinggi, Kamis (12/1) malam didampingi Wakil Wali Kota Tebingtinggi, Irham Taufik, Waka Polres Tebingtinggi Kompol Safwan Khayat, Kadis Disporabudpar Azhar Efendi Lubis, Kadis Prindakop Asmali dan Kabag Humas, Hadi Sucipto.

Umar mengatakan, dengan kesederhanaan diharapkan tidak ada lagi tradisi lama seperti melempar tepung jagung di tengah jalan, yang dilakukan anak-anak muda karena termasuk tindakan yang mubajir.
“Mari berfikir positif,  ke depan Tebingtingi merupakan kota yang strategis, pelabuhan terbesar di Indonesia akan berada di dekat kota kita, yaitu di kawasan Tanjung Balai dan Kabupaten Batubara,” sebutnya. (mag-3)

40 Km Ruas Jalan Bangun Purba Rusak

DELISERDANG- Buruknya infrastruktur jalan antara Bangun Purba-Lubuk Pakam. Jalan sepanjang 40 kilometer tersebut kini dalam keadan rusak dan banyak lobang sedalam 20 cm dan berdiamater antara 10 hingga 30 cm. Akibatnya pengendara sering menjadi korban.
Kondisi kerusakan dan membahayakan banyak pengendara itu, ternyata Pemkab Deliserdang tak bisa menuntaskannya. Alasannya, kerusakan tersebut akibat banyaknya truk melintas dengan tonase berlebih.

Seperti diakui Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PU Pemkab Deli Serdang, Khairum Rizal. Dia mengungkapkan, jalan tersebut milik provinsi dan banyak dilintasi truk  bertonase lebih. “Kalaupun, dilakukan perbaikan hanya sebatas tambal sulam atau menempel badan jalan yang rusak. Itupun kondisinya hanya bertahan tiga bulan ke depan,” katanya, Jumat (13/1).

Kondisi tersebut, dikeluhkan sejumlah pengguna yang kerap celaka akibat kerusakan jalan. Seorang warga Desa Petumbukan, Kecamatan  Galang,  Indra Setia (26) mengatakan kerusakan sangat membahayakan pengendara sepeda motor.  “Sering  sekali pengendara sepeda motor tanpa sadar terjebak masuk ke dalam lobang dan terjatuh,” sebutnya.
Lebih lanjut, warga lainnya, Lukman (28) berharap pemerintah segera memperbaiki jalan tersebut. (btr)

Sesuai Target Awal

Inalum FC vs tgm

TANJUNG GADING: Tuan rumah Inalum FC melakoni laga awalnya di Inalum Cup 2012 dengan mulus. Ditantang TGM Medan Jumat (13/1) sore, Inalum FC tampil cukup baik dan menang 2-0.  Dukungan publik tuan rumah cukup berpengaruh bagi Inalum yang tergabung di Pool B bersama TGM dan PSSA Asahan.

Kemenangan yang memang dicanangkan sejak awal berhasil diraih. Itu merupakan target awal demi mengamankan tiket ke babak semi final. Kini, Inalum FC tinggal memastikan minimal hasil seri kontra PSSA Asahan Selasa (17/1) mendatang.
“Target yang kami capai sesuai rencana. Tapi soal pertandingan, kami masih harus menggelar beberapa evaluasi lagi di semua lini,” terang Ipung pelatih Inalum usai laga.

Jalannya laga sore itu di Lapangan Utama Tanjung Gading memang dimiliki Inalum FC di babak pertama. Serangan demi serangan dilancarkan Ricky Silaban dkk. Namun gol baru tercipta setengah jam laga berjalan. Lewat sebuah umpan terobos, Joko Syahputra berhasil mengoyak gawang TGM yang dikawal Handoko. Skor 1-0 untuk tuan rumah.

Sebelum gol itu terjadi, laga berjalan cukup berimbang. Jual beli serangan masing-masing diperagakan oleh kedua skuad. Namun apa daya, usai gol pertama, hanya dua menit berselang, gol bagi tuan rumah hadir lagi. Kali ini lewat sontekan Ricky Silaban yang memanfaatkan umpan silang Joko Syahputra.

Dengan sedikit mencip bola dengan tumitnya, gol berkelas pun tercipta. Gol yang terjadi lewat kerjasama apik anak-anak asuhan Ipung itu membuat mental bertandingan TGM sedikit mengendur.

Meski coba membalas, TGM yang masih memainkan duet striker cepat lincah dan cukup tajam, Bobby Ramadani dan Ardiansyah, kerap kandas di kaki pemain belakang Inalum yang cukup gesit menghalau bola.
Umpan-umpan terobosan yang menjadi ciri khas TGM tak berjalan maksimal, lantaran ketatnya pertahanan lawan. Di babak pertama ini, laga keras juga tersaji dan kerap bikin konsentrasi kedua tim menurun. Hingga turun minum, skor tak berubah 2-0 untuk tuan rumah.

Memasuki babak kedua, Inalum lebih bertahan. Itu terjadi lantaran TGM bermain sangat agresif dalam menggalang serangan. TGM menguasai setengah lapangan. Tapi lagi-lagi, mereka tak mampu membongkar pertahanan Inalum yang dikawal Aples dkk.
Menit 54 terjadi peluang emas bagi TGM untuk membalas. Salah satu pemain belakang Inalum melakukan hands ball di kotak penalti. Wasit menunjuk titik putih. Syahrul Lesmana maju menjadi algojo. Dengan percaya diri Syahrul melakukan tendangan, dan sayang bola melambung tinggi di atas mistar gawang.

Pasca gagalnya penalti itu, skuad TGM makin drop. Menurut pelatih TGM, Sabda Lumbantoruan, seharusnya penalti itu bisa meningkatkan kepercayaan diri pemain untuk bangkit. “Kalau saja gol pasti ceritanya bisa berbeda. Kita menguasai jalannya laga di babak kedua tapi memang kurang beruntung,” katanya.

Benar saja, meski terus melakukan serangan dan penetrasi ke kotak penalti, tapi tak ada gol yang tercipta bagi TGM. Malah, tensi pertandingan memanas. Beberapa kali keributan kecil kerap terjadi namun tak sampai mengganggu jalannya pertandingan. Beberapa protes kerap dilontarkan pemain, tapi laga tetap bisa dilanjutkan dengan baik hingga usai.

“Masih ada harapan. Tinggal lihat hasil Inalum melawan PSSA Asahan saja. Kami menang besar melawan Asahan, semoga kedua tim bermain fairplay. Peluang kami cukup besar untuk melaju ke babak semi final,” kata Sabda.

Dari kubu tuan rumah, Ipung juga tak ingin hanya bermain imbang dengan PSSA Asahan. Apalagi PSSA Asahan juga butuh kemenangan untuk menjaga peluang lolos ke semi final. “Kami akan bermain sepenuh hati demi kemenangan di partai selanjutnya. Kami target juara pool dan itu artinya kami harus menang,” kata Ipung. (ful)

Harus Konsisten dan Fokus

Jelang PSMS v Persiwa Wamena

MEDAN- Pada 15 dan 18 Januari 2012 mendatang, PSMS akan melakoni dua laga tandang di Stadion Teladan. Tim yang bakal dijamu pun bukan sembarang tim, yakni Persiwa Wamena pada 15 Januari dan pada 18 Januari PSMS akan meladeni Persipura Jayapura.
Mengenai kedua tim yang bakal dijajal di kandang ini, pelatih PSMS Raja Isa menuturkan, dari video pertandingan yang ditonton sebelumnya, menurutnya kedua tim ini akan mempertontonkan permainan bola-bola pendek dan cepat.

Analisis tim mengerucut dan fokus kepada lawan terdekat yang bakal ditantang, yakni Persiwa. Menurutnya, permainan bola pendek dan cepat itu bakal bisa dilakukan jika kondisi lapangan juga mendukung.

“Namun jika lapangan tergenang, maka praktis mereka akan memperlihatkan permainan bola-bola lambung. Dan taktik ini juga didukung dengan strategi menempatkan dua striker yang mendapatkan aliran bola dari lini tengah,” paparnya, di sela-sela sesi latihan yang digelar di Stadion Teladan, Jumat (13/1) siang.

Menurut pelatih berkebangsaan Malaysia ini, anak-anak asuhannya juga perlu mewaspadai eksekusi-eksekusi bola mati dari tim lawan. “Ada dua gelandang Persiwa Erick Week Lewis dan Isak Konon yang pakar dalam hal ini, khususnya di daerah jantung pertahanan lawan. Dan mereka sangat baik memanfaatkan momen-momen bola mati,” ujarnya.
“Termasuk Erik Lewis dengan tendangan kerasnya. Bahkan ia mampu menghasilkan tendangan keras terarah dari jarak 30 hingga 40 meter dari gawang. Dan saya sudah menyaksikan itu,” tambah Raja Isa.

Eks pelatih Persipura dan Persiram ini juga mengingatkan, Persiwa juga ditaburi pemain-pemain berskill individu yang mumpuni. Baik dalam hal gocek-menggocek bola serta tendangan-tendangan keras. “Seperti dua strikernya, yakni Bookay Edy Foday dan Peter Rumaropen. Didukung skill Erik Lewis dengan drible dan tendangan kerasnya dari lini tengah, kedua striker ini semakin kokoh di depan ditambah skill drible mereka berdua,” katanya.

Raja Isa juga mengatakan, dengan kekuatan lawan yang diketahui itu, tim berjuluk Ayam Kinantan ini harus bisa konsisten menerapkan permainan seperti lawan Persisam dan Pelita Jaya lalu. “Untuk itu, pemain harus pintar-pintar menjaga kesehatan dan kebugaran dengan mengantisipasi cuaca di Medan,” ujarnya.

Ia juga menerangkan, skuad bakal istirahat mulai hari ini (14/1). “Namun, namanya istirahat pemain sepak bola, ya bukan istirahat total. Tapi, tetap aktif melakukan pergerakan,” terang Raja Isa.(saz)

Rumah Ambruk, Program Bedah Rumah tak Berjalan

Mengunjungi Warga Penerima Bantuan Bedah Rumah

Setelah peletakan batu pertama tahun lalu, pasangan Abu Bakar Siddik (39) dan istrinya Nurmalia br Hutapea (38) tersenyum saat dipilih sebagai penerima bantuan program bedah rumah tak layak. Kini, senyuman itu pudar akibat rumahnya ambruk.

BATARA S TAMPUBOLON-DELISERDANG

DISAMBANGI di rumahnya, yang berukuran 6×7 meter di Dusun III, Desa Dagang Klambir, Kecamatan Tanjung Morawa, kondisi rumah milik Abu Bakar belum juga ada perubahan. Masih sediakala ketika dibangun oleh orangtuanya.

Ketika dilihat, Kamis (12/1) rumah milik Abu Bakar tampak ringkeh karena dinding terbuat dari tepas dan perlahan mulai ambruk akibat lapuk. Karena kondisi rumah tersebut, bapak empat anak yang bekerja sebagai buruh pabrik tersebut hanya berkeinginan janji pemerintah memberikan bantuan pembangunan rumah melalui program bedah rumah segera dilaksanakan.

Pada 30 Juli 2011 lalu, Bupati Deli Serdang Amri Tambunan bersama Yayasan Buddha Tzu Chi menyerahkan bantuan untuk rehab rumah warga sebesar Rp1,2 miliar. Bantuan itu akan dimanfaatkan untuk membangun puluhan rumah di Deli Serdang.

Dalam menepati janji itu, Amri Tambunan meletakkan batu pertama pondasi bangunan rumah tidak layak di rumah Abu Bakar Siddik, dan saat itu disaksikan sejumlah pejabat di Pemkab Deli Serdang. Uniknya, setelah lima bulan dilakukan peletakan batu pertama, hingga kini pembangunan belum juga terealisasi.
“Saya pikir peletakan batu pertama menandakan pelaksanan rehab bangunan rumah saya, tapi ternyata tidak. Hingga kini bangunan belum juga terlaksana,” ucap Abu Bakar.

Akibat janji yang tidak terwujud dan ditambah kondisi rumah sudah rusak parah, serta tidak bisa di tempati lagi. Kini, keluarga Abu  Bakar terpaksa menumpang rumah milik perusahaan tempat orangtuanya dahulu bekerja. Tapi, sebagai penggantinya Abu Bakar harus jaga malam.
“Inilah sebagai penambah keuangan,  saya jualan di pabrik ini. Kami numpang sementara saja. Kalau pabriknya selesai dibangun, kami harus keluar. Tapi mau pindah kemana iya, soalnya rumah kami sudah ambruk,”kata Nurmalia.

Kadis Infokom Pemkab Deliserdang, Neken Ketaren mengakui tidak mengetahui dimana dana pemberian yayasan Buddha Tzu Chi. Bahkan, dia heran akibat tidak jelasnya kemana aliran dana pemberian yayasan tersebut.
Program bedah rumah tersebut yang dilakukan Pemkab Deliserdang ada sebanyak 500 unit rumah yang tidak layak huni menjadi layak huni, seluruh pembangunannya dilakukan pihak ketiga seperti Yayasan Buddha Tzu Chi, ada beberapa pihak ketiga lainnya yang memberi bantuan.

Camat Tanjung Morawa, ZA Hutagulung mengakui kesalahannya terkait belum dibangunnya rumah Abu Bakar, sebab secara pendataan rumah Abu Bakar masuk daftar 10 ribu unit rumah yang dibedah. “Insya Allah besok mulai dikerjakan, maksud saya material dikumpul baru dikerjakan,” ujarnya. (*)

Azarenka Raih Gelar Juara

SYDNEY- Victoria Azarenka tampil gemilang di partai final  tunggal wanita Turnamen Tenis Apia Sydney International, Jumat (13/01). Dia berhasil meraih gelar juara setelah mengalahkan Na Lin dalam pertarungan tiga set, 6-2, 1-6 dan 6-3.

Dengan demikian Victoria Azarenka berhasil menggagalkan ambisi Li Na untuk mempertahankan gelarnya di Sydney International.
Bertanding di Ken Rosewall Arena, Jumat (13/1), Azarenka dipaksa kerja keras untuk meredam Li. Dalam pertarungan tiga set selama hampir dua jam, Azarenka akhirnya memenangi laga dengan skor 6-2 1-6 6-3.
Petenis asal Belarusia itu, pada awal tak kesulitan menjinakkan Na Li, peringkat 5 dunia di set pertama. Dia  mampu menekan petenis asal China itu.

Permaian Na Li dibuat tak berkembang. Begitu mudahnya Azarenka mengembalikan bola-bola lawannya. Bahkan beberapa kali pemegang peringkat ke-3 dunia itu, mematikan servis Na Lin. Set pertama berhasil dimenangkan dengan mudah, 6-2.
Memasuki set kedua, Na Li bangkit.  Dia ganti menekan lawannya. Di set ini Azarenka cukup kewalahan menghadapi permaian Na Li. Bahkan Azarenka kesulitan untuk meraih poin. Dia hanya berasil meraih satu poin di set ini. Na Li langsung menutup set kedua dengan kemenangan telak, 6-1.

Li berhasil menyeimbangkan permainan kembali setelah merebut set kedua dengan kemenangan mudah atas petenis Belarusia tersebut.
Pertandingan di tentukan saat kedudukan 4-3 di set terakhir. Azarenka berhasil mematahkan servis Li untuk kemudian memenangi pertandingan.

Bagi Azarenka ini adalah gelar pertamanya sejak memenangi Luxemburg Open pada Oktober tahun lalu. Sementara bagi Li, meski kalah, ia tetap akan mendapatkan kepercayaan diri tinggi menjelang Australia Terbuka yang akan digelar beberapa hari lagi.
Di kelompok putra, Julien Bennetau akan memperebutkan gelar juara dengan Jarkko Nieminen dengan berduel di babak final.
Sebelumnya, Bennetau secara mengejutkan mengalahkan Marcos Baghdatis 6-4 6-4 sedangkan Nieminen menundukkan Denis Istomin 7-6(12) 6-3.

Duel kedua petenis itu, berlangsung ketat. Namun tampaknya Azarenka lebih mendominasi permaian. Untuk melaklukkan petenis terbaik negeri Tirai Bambu itu, dia membutuhkan waktu 116 menit. Sebenarnya kedua petenis tersebut sudah beberapa kali bertemu di sejumlah even. Hingga saat ini kedua sudah untuk kali ketuju berhadapan. Skornya, Na Li unggul empat kali, sisanya Azarenka menang tiga kali.(net/jpnn)

Hanya Cari Toilet

Kolese Xaverian mendapat tamu istimewa Kamis siang waktu setempat (12/1). Sebuah sedan Bentley tiba-tiba memasuki area sekolah yang berlokasi di Rusholme, kawasan pinggiran Kota Manchester tersebut. Siapa gerangan yang ada di dalam mobil Mario Balotelli?
Para siswa dan guru di Kolese kaget dan bertanya-tanya. Sebab, saat itu tidak ada jadwal kunjungan, apalagi dari pesepak bola yang banyak mencuri perhatian sejak bergabung dengan Manchester City Agustus dua tahun lalu tersebut.

Selidik punya selidik, Balotelli memang tidak dalam agenda kunjungan sekolah. Striker 21 tahun itu ternyata mampir hanya untuk mencari toilet. Meski begitu, kedatangan Balotelli yang ditemani tiga temannya itu membuat seisi sekolah heboh.

Simak saja penuturan salah satu siswa Kolese bernama Edward Gasson. “Balotelli memarkir Bentley-nya di luar, lalu masuk ke dalam dan bertanya di mana toiletnya. Kemudian, dia pergi ke ruang guru. Setelah itu, dia berkeliling tak ubahnya pemilik sekolah karena semua orang mengikutinya,” kata Gasson kepada Manchester Evening News.

“Saya juga suporter Manchester City. Jadi, sungguh luar biasa bisa melihatnya secara langsung sekalipun kedatangannya cukup menggelikan. Anda tentu tidak mengira semua ini bisa terjadi,” sambung siswa 18 tahun itu.(net/jpnn)