28 C
Medan
Thursday, April 9, 2026
Home Blog Page 14182

Aksi Menawan Warsianto

KEGAGALAN TGM bikin gol ke gawang Inalum FC tak hanya dikarenakan solidnya pertahanan tuan rumah. Kepiawaian penjaga gawang Warsianto di bawah mistar turut mempengaruhi kokohnya pertahanan Inalum.

Sejak awal laga, Warsianto memang berulang kali melakukan aksi ciamik. Bola-bola atas yang sulit dijangkau karena postur tubuh Warsianto cukup mungil, bisa diamankan dengan baik. Bola-bola silang juga gampang saja ditangkapnya.

Koordinasi dengan pertahanan juga dilakoni dengan baik. Hal itulah yang lantas meningkatkan kepercayaan diri pemain Inalum.
Aksi-aksinya dalam menghalau dan menangkap bola pun menjadi hiburan tersendiri bagi penonton yang memadati Lapangan Tanjung Gading. Dukungan tuan rumah selalu mengalir jika Warsianto menguasai bola. Apalagi dia kerap menguasai bola dengan gayanya yang selalu menjatuhkan diri ke tanah. Hal itu ternyata mengundang senyum para penonton.

Ipung pun menilai aksi Warsianto menawan dan layak disebut sebagai pemain terbaik pada laga melawan TGM. “Anak-anak sudah melakukan tugasnya dengan baik. Semua main bagus, namun saya rasa yang paling bagus di laga itu adalah Warsianto,” pujinya.

Beberapa kali serangan TGM memang berhasil dipatahkannya. Itu yang membuat kepercayaan diri anak-anak terjaga,” sambungnya.
Pihak TGM juga mengakui aksi barisan rapat pertahanan Inalum. “Kami menguasai jalannya laga di babak kedua, tapi kami gagal menciptakan gol. Barisan pertahanan Inalum cukup kuat,” kata Sabda pelatih TGM. (ful)

Sudah Gratis, Ngurus Izin Usaha Cukup Tiga Hari

MEDAN-Terhitung sejak Januari 2012, Pemko Medan tidak akan memungut biaya retribusi untuk tiga izin usaha yakni surat izin usaha perdagangan (SIUP), surat izin usaha industri dan tanda daftar perusahaan (TDP). Kebijakan ini sesuai dengan penerapan aturan tentang pajak daerah dan retribusi daerah serta upaya untuk merangsang investasi di Medan agar semakin meningkat.

“Dari sebelas pengurusan izin yang kita layani, sekarang tiga izin usaha tidak lagi dipungut biaya,” kata Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Medan, Wirya Alrahman, Kamis (12/1).

Dikatakannya, dengan adanya kebijakan tersebut tentunya pendapatan asli daerah (PAD) Kota Medan juga akan berkurang.
Wirya menambahkan, pelayanan pengurusan izin saat ini semakin transparan. Untuk pengurusan SIUP hanya lima hari bahkan kalau pemohon langsung yang mengajukan hanya tiga hari Untuk pengurusan izin usaha  industri diproses selama tujuh hari dan untuk TDP diproses selama tiga hari.
“Sepanjang tahun 2011 pengurusan izin yang kita layani sebanyak 17.905,” kata Wirya.

Sementara itu, Wali Kota Medan Rahudman Harahap menyebutkan, kalau kebijakan tersebut untuk memberikan insentif bagi pengusaha dan harus terus didorong.
Pemko Medan juga segera menggagas rancangan peraturan daerah (ranperda) tentang fasilitas kemudahan dan insentif penanaman modal daerah.

“Tahun depan kita akan menggagas ranperda tentang fasilitas kemudahan dan insentif penanaman modal daerah. Itu kita lakukan agar Kota Medan bisa lebih banyak menarik investasi langsung,” kata Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Medan, Zulkarnain.
Dikatakannya, dengan ranperda itu diharapkan kiblat investasi tahun 2012 harus lebih banyak ke Medan, baik dari sektor primer seperti perdagangan dan industri, sektor sekunder high teknologi ataupun sektor tertier yakni jasa dan keuangan.

Dalam ranperda, sambung Zulkarnain, akan dilakukan peningkatan pelayanan perizinan. Untuk menunjang hal itu juga akan dilakukan koordinasi dengan pemerintah provinsi terutama terhadap jenis-jenis perizinan tertentu untuk kemudahan persyaratan perizinan.
“Kita ingin ke depan persetujuan prinsip lebih dimudahkan sehingga pembangunan investasi bisa lebih cepat,” terangnya.

Selain itu, dalam ranperda ini juga diatur insentif serta pertimbangan-pertimbangan seperti penundaan pajak retribusi tertentu yang tidak mengganggu target dari PAD.  “Keterbukaan investasi sangat perlu untuk didukung  secara luas oleh masyarakat. Sebab, jika investasi aman maka akan dapat meningkatkan ketenagakerjaan,” terangnya.(adl)

Kans Melaju

Man United Vs Bolton

MANCHESTER-Tuan rumah Manchester United diperkirakan bakal meraih kemenangan mudah saat menjamu Bolton Wanderers di Stadion Old Trafford, malam ini.

Semua data dan fakta berpihak kepada The Red Devils. Buktinya, saat kedua tim terakhir kali bertemu pada 10 September 2011, Wayne Rooney dkk  mempermalukan tuan rumah Bolton dengan skor 5-0.

Kadigdayaan anak asuh Sir Alex Ferguson semakin tak terbantahkan jika melihat fakta bahwa sudah satu dekade lamanya Bolton tak mampu meraih kemenangan di Stadion Old Trafford. Terakhir kali Bolton menang di  sana pada 11 September 2002. Saat itu tim tamu menang dengan skor 0-1.
Selain faktor di atas, The Red Devils pun kini sedang terlecut motivasinya pasca takluk 0-3 ketika bertandang ke markas Newcaste United, akhir pekan lalu.

“Kami ingin menebus kekalahan atas Newcastle karena kekalahan itu membuat kami harus bersaing juga dengan Spurs. Ini tak pernah kami perkirakan sebelumnya,” bilang Sir Alex Ferguson, tactician Manchester United.
Tekad yang diusung Fergie untuk meraih poin atas Bolton nanti mengesampingkan kemungkinan cedera pemain yang dialami timnya. Betap tidak, pada perkembangan terakhir beberapa pemain pilar The Red Devils justru sedang mengalami kendala kebugaran. Sebut saja nama-nama seperti duet centre back Nemandja Vidic dan Rio Ferdinand. Belum lagi cedera yang dialami Fabio, Tom Cleverley dan Darren Fletcher.

Berbeda dengan Bolton, jika tuan rumah ingin fokus pada persaingan di puncak klasemen dengan Manchester City, tidak demikian halnya dengan Bolton yang kini berkutat di papan bawah Premier League.
Tim yang kini dibesut Owen Coyle itu kini hanya menempati peringkat ke-18 dengan poin 16, atau unggul satu angka dari Wigan Athletic yang menempati peringkat ke-19 dan unggul dua angka dari Blackburn yang berada di dasar klasemen.

Hanya saja, menatap laga ini mentalitas seluruh punggawa The Trotters sedang membuncah setelah pada akhir pekan lalu mencuri kemenangan 2-1 di kandang Everton.

“Kami sadar jika lawan yang kami hadapi besok (hari ini, Red) sama sekali berbeda dengan dua lawan terakhir yang kami hadapi. Kali ini kami menghadapi salah satu tim terbesar di Eropa. Tapi kami tak takut. Kami akan berusaha membuat kejutan dengan mengalahkan mereka,” tekad Owen. (jun)

Curi Helm demi Pacar

Pengorbanan Ali kepada pacarnya patut diacungi jempol. Tapi, caranya yang salah. Soalnya, pria berusia 30 tahun warga Jalan Sempurna Medan Kota itu nekat mencuri helm dari sepeda motor yang terparkir di pinggir jalan dan menjualnya, uangnya untuk membawa pacarnya jalan-jalan.

Hal itu terkuak di persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Medan, Kamis (12/1), di Ruang Cakra V. Dalam dakwaannya Jaksa Penuntut Umum, Nurlila SH menyebutkan, 4 Oktober 2011n silam, terdakwa bersama seorang temannya, Gunawan Chaniago (DPO) melintas di Jalan Brigjen Zein Hamid.

Di jalan itu terdakwa melihat sepeda motor yang terparkir di pinggir jalan dengan helm yang menggantung di kaca spion. Kemudian keduanya berhenti dan terdakwa mendekati sepeda motor milik Herianto.
Warga sekitar yang curiga melihat gerak-gerik terdakwa langsung mengamatinya. Terdakwa langsung menggasak helm jenis LTD warna cokelat. Warga yang tadinya mengintai terdakwa kemudian berteriak. Naas, teriakan itu mengundang perhatian warga sekitar.

Terdakwa yang sudah kalang kabut kemudian mencampakkan helm yang telah dicurinya didekat sepeda motor milik korban dan kemudian berlari ke arah temannya yang sudah menunggu.
Belum sampai ke arah temannya, terdakwa sudah dihadang warga dan mendapati hadiah bogem mentah. Sementara temannya berhasil kabur.

Saat ditanyakan Hakim, Suhartanto SH, terdakwa nekat mencuri helm untuk mencari uang agar bisa mengajak jalan-jalan pacarnya. Diterangkan pria berambut ikal itu, setelah berhasil mencuri helm, dia berencana menjualnya di tempat penjualan helm bekas di kawasan Jalan Ring Road atau Gagak Hitam dengan harga Rp100 ribu.
Terdakwa melanggar Pasal 363 ayat 1 KUHPidana dengan ancaman 2 tahun penjara. Majelis Hakim menunda sidang hingga pekan depan dengan agenda tuntutan. (rud)

Gol Untuk Publik Inalum

Ricky Silaban

SALAH satu pencetak gol tuan rumah adalah Ricky Silaban. Ricky merupakan produk asli binaan Inalum FC yang merupakan putra daerah. Pemain kelahiran Tanjung Gading 23 Juni 1992 itu mencetak gol dengan aksi menghibur.
Memanfaatkan umpang silang rekannya Joko Syahputra dari sisi kiri pertahanan Inalum, Ricky berlari ke mulut gawang. Saat bola datang dia awalnya hendak melakukan heading, namun bola lebih rendah. Tak habis akal, bola dicipnya dengan tumitnya dan berbuah gol.

Gol itu tentu saja disambut gembira publik tuan rumah. Selain aksinya yang ciamik, gol tercipta dari kaki salah satu talenta terbaik yang dimiliki Inalum FC.
Usai laga, Ricky bilang gol itu merupakan hadiah dari timnya bagi pendukung setia Inalum FC. “Gol untuk penonton yang telah mendukung kami,” katanya.

Soal proses gol itu, Ricky menilai hal itu bisa tercipta dari kerjasama semua pemain. “Semua pemain berjasa dalam menciptakan peluang dan gol. Rekan-rekan juga bermain baik sehingga gol saya itu bisa tercipta,” tambahnya.

Di laga selanjutnya, Ricky berharap bisa kembali mencetak gol. Namun target utama yang akan diembannya adalah membawa timnya menang. “Semua striker ingin mencetak gol, tapi yang paling penting adalah kemenangan tim. Kalau ada peluang saya tentu saja tak akan menyiakan peluang mencetak gol lagi,” pungkasnya. (ful)

Kejatisu dan BPKP Kumpulkan Berkas

Dugaan Korupsi di RSU Pirngadi Medan

MEDAN-Dugaan korupsi di RSU dr Pirngadi Medan masih dalam penyelidikan Kejatisu. Hingga kemarin (13/1), tim Kejatisu dan BPKP masih mengumpulkan berkas-berkas.

Kasubbag Hukum dan Humas RSU Pirngadi Medan, Edison Perangin-angin SH MKes mengaku, tim Kejatisu dan BPKP hanya melengkapi berkas.
“Mereka datang untuk melakukan pemeriksaan dan melengkapi berkas saja,” katanya.

Saat disinggung mengenai hasil pemeriksaan, Edison mengaku, tidak mengetahui hasilnya “Yang tahu hasil pemeriksaan itu Dirut RSU Pirngadi dan beberapa kepala bagian. Untuk lebih pastinya tanyakan dirut saja dan tanyakan juga kepada Kejatisu dan BPKP,” bebernya.

Dirut RSU dr Pirngadi Medan, Dewi Syahnan yang coba dikonfrimasi tidak berada di ruangannya. “Ibu tidak ada di ruangan,” kata seorang pegawai.
Wadir RSU Pirngadi Medan, Yasin yang dikonfirmasi enggan memberikan keterangan.
“Mengenai korupsi itu tanyakan sama Kejatisu dan BPKP,” ujarnya.

Seperti diberitakn, Bidang Pidana Khusus (Pidsus) Kejatisu masih menunggu hasil investigasi BPKP terhadap dugaan korupsi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Pirngadi Medan.
“Kita masih menunggu hasil laporan investigasi BPKP. Karena mereka yang melakukan audit itu. Memang audit investigasi memakan waktu lama. Kita tidak tahu kapan pastinya selesai,” ujar Kepala Seksi Penyidikan Bidang Tindak Pidana Khusus, Jufri Nasution SH, Kamis (12/1).

Menurut Jufri, masalah obat melibatkan ribuan orang yang berobat ke Rumah Sakit dr Pirngadi.
“Indikasi penyelewengan dari hasil penjualan obat itu yang dilakukan pihak farmasi tidak disetorkan ke rumah sakit. Dana itu mereka kelola sendiri, ini kan tidak boleh karena ini bagian operasional rumah sakit yang dananya dari APBD Kota Medan,” tegas Jufri.
Akibatnya, katanya, anggaran tidak bisa dipakai secara umum di rumah sakit.
Menurut Jufri, sejuah ini piahkanya belum bisa mengatakan apakah ada kerugian negera atau tidak, karena hasil investigas belum juga selesai.

Pihak juga harus mencocokkan bon yang dikeluarkan Askes, sama dengan obat yang dipakai dan dikeluarkan oleh pihak Farmasi.
“Jadi dalam penelusuran memakan waktu yang panjang. Karena kasus ini rentetan mulai obat sampai dengan penggunaannya,” ucapnya. (rud/jon)

Wali Kota Senam Pagi

MEDAN-Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM, Wakil Wali Kota Medan Drs Dzulmi Eldin senam pagi bersama dengan pegawai Dinas TRTB, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Perumahan dan Permukiman, Dinas Pendapatan Kota Medan dan pegawai Badan Pertanahan Nasional Kota Medan di halaman Kantor Dinas TRTB Jalan Jendral AH Nasution, Jumat (13/1) pagi.

“Kita harus bangun jiwa korps dengan semangat kebersamaan dan kekeluargaan. Untuk itu saya memberikan apresiasi atas kehadiran pejabat sturktural dan staf dari instansi vertikal BPN Kota Medan maupun instansi lingkup otonom Pemko Medan pada apel pagi dan senam bersama ini.

Kegiatan senam pagi bersama ini adalah salah satu upaya kita untuk meningkatkan hubungan silahturahmi di antara kita, dan kegiatan ini akan kita lanjutkan secara bergiliran,” kata Rahudman.
Menurutnya, tidak boleh ada batas harus ada keterbukaan, apabila ada hal-hal yang perlu disampaikan pada saat-saat seperti inilah bisa berdiskusi berbagai hal tentang program kerja yang akan kita laksanakan.
Dikatakannya apabila kebersamaan dan koordinasi yang baik dibangun insya Allah apapun beratnya tantangan yang dihadapi di tahun 2012 dapat dijalani dan dilalui dengan baik.

Sebelumnya Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM, Wakil Wali Kota Medan Drs Dzulmi Eldin, Sekda Kota Medan Ir Syaiful Bahri, Asisten Administrasi Umum Ceko Wardana, AsistenAdminstrasi Kesehjateraan Masyarakat Drs Musaddad, Assten Ekbang Ir Arif Trinugroho, Asisten Adminstrasi Pemerintahan Drs Daudta P Sinurat dan Pimpinan SKPD lingkup Pemerintah Kota Medan berbaur dengan PNS dinas TRTB, Dinas Perkim, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas pendatan dan Kantor BPN Kota Medan melakukan senam pagi dengan bersemangat yang dipandu oleh instruktur . (redi)

6 Produk Makanan dan Minuman dari Negara Tetangga tak Terdaftar

MEDAN-Seperti biasa Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) melakukan razia setiap hari besar keagamaan termasuk menjelang Hari Raya Imlek 2012. Saat razia, BBPOM menyita 6 produk makanan dan minuman dari negara Malaysia, Thailand dan Cina. Sayangnya, BBPOM tak menyebutkan nama produknya.

“Keenam jenis produk itu kita sita dari beberapa swalayan yang ada di Kota Medan untuk bulan Januari ini karena tidak terdaftar. Pemilik swalayan kita berikan pembinaan dan membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya,” kata Kepala BBPOM Medan, Agus Prabowo, Jumat (13/1).

Menurutnya, tahun 2011, BBPOM Medan telah memusnahkan ratusan produk diantaranya obat, obat tradisional, kosmetik, makanan dan minuman senilai Rp2 miliar. Untuk makanan ada 164 item dengan nilai sekitar Rp120 juta, kosmetik 103 item senilai Rp1,9 miliar, obat 16 item bernilai sekitar Rp30 juta, Obat tradisional 129 item jumlahnya sekitar Rp30 juta.
“Produk tersebut disita karena tidak diketahui bagaimana keamanannya. Keseluruhannya ada 313 item dan telah dimusnahkan sebanyak tiga kali. Produk-produk itu ada yang diproduksi di dalam negeri seperti di Sumut, luar negeri yang tanpa izin edar. Tapi kebanyakan produk dari luar,” terang Agus.

Dijelaskannya, pada pemusnahan tersebut ada 12 tersangka yang berkasnya masih dalam proses dan sebagian sudah P21. Namun, saat ini, hukuman sanksi pidana terhadap produsen makanan dan obat-obatan serta lainnya dinilai masih ringan.
“Masyarakat harus tahu melindungi dirinya dan produsen didorong untuk selalu menjaga jaminan mutu dan produksinya buat kelanggengan usahanya juga. Tapi, masih ada saja  yang berani mencoba-coba melanggar peraturan yang sudah ditetapkan. Makanya kita tetap berkordinasi dengan propinsi, kabupaten/kota, Bea cukai, Disperindag, Dinas Kesehatan agar mayarakat sejahtera,” imbuh Agus.

Hingga saat ini, skala prioritas BBPOM Medan melaksanakan uji sampling makanan melalui mobil laboratorium keliling di sekolah-sekolah. “Kebanyakan dari uji lengkap yang dilakukan terhadap makanan jajanan didapat mengandung jumlah bakteri mikroba yang masih tinggi. Jadi kita mengharapkan agar pihak sekolah mengelola kantin secara profesional,” bebernya. (mag-11)

Maling Pintu Dibekuk

MEDAN-Polisi membekuk pelaku pencuri pintu besi, Jumat (13/1). Pelaku kemudian bernama Aidil Fitri (36), warga Jalan Tangguk Bongkar I, Medan Denai diamankan bersama barang bukti satu unit pintu besi ke Malposekta Medan Area.
Pelaku nekat mencuri pintu besi milik tetangganya Triono (55) karena butuh uang sementara dia tidak memiliki pekerjaan tetap. Kanit Reskrim Polsekta Medan Area AKP Jonser Banjarnahor menjelaskan pelaku sering beraksi di kawasan Medan Area. “Pelaku mengaku sudah beberapa kali beraksi,”ungkap Banjarnahor. (gus)

Pencuri Sepeda Motor Babak Belur

MEDAN-Bayu (26), warga Jalan Abadi, Medan Selayang babak belur dihajar warga, setelah ketahuan mencuri sepeda motor Yamaha Vega R BK 5421 AU milik Sabiah Asmi (23), mahasiswi Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) USU, di pelataran parkir USU Jalan Dr Mansyur, Jumat (13/1).

Pengakuan Sabiah Asmi (23) pelaku ketangkap saat hendak menhidupkan sepeda motornya. “Teman kampus lihat Yamaha Vega R BK 5421 AU punya ku digeser, lalu diengkol pelaku, temanku langsung menjerit maling dan dimassa,”ucap Sabiah.
Kanit Reskrim Polsekta Medan Baru, AKP Andik Eko mengaku pelaku sudah diamankan. “Pelaku dijerat pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,” kata Andik. (gus)