26 C
Medan
Thursday, April 9, 2026
Home Blog Page 14188

Palace Kejar Final Pertama

LONDON – Crystal Palace melanjutkan kejutan di ajang Carling Cup 2012. Setelah menyingkirkan Manchester United, Palace tinggal selangkah menembus ke partai final setelah menumbangkan Cardiff City 1-0 pada leg pertama semifinal.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Selhurst Park, Rabu (11/1) dini hari WIB, Cardiff memulai pertandingan cukup baik. Tim tamu mengambil inisiatif serangan lebih dulu untuk menekan pertahanan Palace
Pada menit 10, Cardiff mendapatkan peluang untuk mencetak gol lewat kaki Joe Ralls. Sayang, tendangannya dari jarak 25 meter masih melambung dari gawang Palace yang dikawal oleh Julian Speroni.

Tim tuan rumah mencoba membalas serangan Cardiff. Pada menit 13, penyerang Glenn Murray berdiri bebas untuk menanduk bola, hasil umpan silang Darren Ambrose. Tapi, tandukan Murray masih melebar dari gawang Heaton.
Pada menit 40, Anthony Gardner berhasil menjebol gawang Heaton untuk membawa tim tuan rumah memimpin 1-0 pada babak pertama. Gol tercipta setelah Heaton gagal meninju bola, dari jarak dekat Gardner menceploskan bola.
Cardiff berusaha untuk bangkit dan menyamakan skor pada babak kedua. Sejumlah peluang berhasil didapat oleh tim berjuluk The Bluebirds. Namun, skuad Malky Mackay gagal memanfaatkan kesempatan itu.

Palace bukan tanpa peluang untuk menambah skor. Namun, skor 1-0 ini sepertinya sudah cukup untuk memastikan kemenangan tim tuan rumah pada leg pertama. Selanjutnya, Cardiff akan menjadi tuan rumah pada leg kedua.
Jika kembali meraih kemenangan pada leg kedua, maka bisa jadi itu akan menjadi partai final pertama bagi Crystal Palace. Ya, sejak 1990, Crystal Palace belum pernah lagi menjejak Wembley untuk melakoni partai final ajang besar.
“Itu adalah penampilan tim yang bagus. Pertandingan berjalansengit.  Anda bisa lihat itu tadi,” komentar Gardner di Sportinglife.

“Kedua kesebelasan tampil untuk memenangi pertandingan dan ini adalah pertemuan yang seru,” lanjut pemain bertahan itu.
Eagles (julukan Crystal Palace) boleh cuma menang tipis untuk modal leg II, tetapi keunggulan itu sudah cukup untuk memompa kepercayan diri meraih tiket final yang digelar di Wembley pada 26 Februari depan.
“Kami kini akan bersiap untuk leg kedua dan semoga kami bisa ke sana dan menang. Tak ada alasan kami tidak bisa melakukannya,” bilangnya.
“Kami adalah kumpulan pemain yang sangat percaya diri dan sejauh ini sudah mengalahkan sejumlah tim bagus. Kami bertekad untuk sukses,” seru Gardner.
Dalam usahanya mencapai semifinal, Palace yang bermain di divisi Championship sudah melewati hadangan sesama tim divisi itu seperti Middlesbrough dan Southampton. Tim Liga Primer pun sudah jadi korban Palace yang menyingkirkan Wigan di babak kedua, dan yang luar biasa ketika menyungkurkan Manchester United untuk sampai ke babak empat besar.
Jika berhasil lolos ke final, Palace akan berhadapan dengan klub Liga Primer lainnya, Manchester City atau Liverpool. (bbs/jpnn)

Diam-diam Beckham Kagumi Balotelli

David Beckham meminta kaos dan tanda tangan striker bengal Manchester City Mario Balotelli. Sekilas kurang masuk akal. Bukan hanya karena Beckham lebih terkenal, melainkan karena dia adalah mantan pemain Manchester United.

Tetapi itulah yang terjadi ketika keduanya menyaksikan pertandingan derby Manchester di Etihad Stadium (8/1). Ketika jeda pertandingan, pemain berusia 36 tahun itu mendatangi Balotelli di tribun VIP untuk mengajukan permintaannya. Kebetulan, Balotelli tidak bertanding karena cedera.

Sebagai pemain yang lebih junior, tentu saja Balotelli tersanjung dan bersedia memenuhi permintaan Beckham. Jangan salah sangka dulu, bukan Beckham yang mengidolakan Balotelli, melainkan putra pertamanya Brooklyn.
Bocah 12 tahun itu memang fans sepak bola dan salah satu idolanya adalah Balotelli. “Brooklyn memiliki koleksi yang hebat dari beberapa pemain sepak bola ternama,” jelas sumber dekat keluarga Beckham kepada The Sun.
Brooklyn juga ikut menyaksikan pertandingan yang dimenangkan United 3-2 pada babak ketiga Piala FA itu. “Dia (Brooklyn) adalah fans berat Balotelli dan sangat menginginkan untuk memiliki kostum bertanda tangan Balotelli,” lanjut sumber itu.

Sebagai ayah yang baik, Beckham tak kuasa menolak permintaan anaknya. Kenyataan bahwa dirinya adalah fans United sejati dan pernah membela Setan Merah, julukan United, tidak menggoyahkan niatnya meminta kepada Balotelli.

“Sekalipun City adalah rival berat dari United, Becks (sapaan Beckham) tidak masalah kalau dirinya disebut mengagumi Balotelli,” kata sumber itu lagi.

Di luar tingkahnya yang bengal dan doyan berulah, Balotelli memiliki kualitas yang hebat sebagai pemain. Pada usianya yang baru 21 tahun, pemain keturunan Ghana itu sudah menjadi andalan klubnya dan juga timnas Italia. (ham/jpnn)

RI Impor Beras Rp11,7 T

Total beras impor yang masuk ke Indonesia dari Januari hingga November 2011 sebanyak 2,5 juta ton dengan nilai US$ 1,3 miliar atau setara Rp11,7 triliun. Beras-beras impor itu berasal dari Vietnam, Thailand dan Cina.
Beras impor asal Cina ini, masuk ke pasar Indonesia pada bulan November 2011. Padahal bulan-bulan sebelumnya, importasi beras impor Cina sempat berhenti.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada bulan November 2011, terdapat sebanyak 1600 ton beras asal Cina dengan nilai US$ 5,9 juta masuk ke tanah air. Pada 3 bulan sebelumnya, beras impor dari Negeri Tirai Bambu ini sudah tidak masuk. Dengan demikian, total beras impor dari Cina sejak Januari hingga November 2011 sebanyak 3500 ton dengan nilai US$ 11 juta.

Selain dari Cina, impor beras masih didominasi dari Vietnam. Total beras Vietnam yang masuk ke Indonesia sejak Januari 2011 sebanyak 1,6 juta ton dengan nilai US$ 835,6 juta. Sementara untuk bulan November saja, beras dari Vietnam yang masuk ke tanah air sebanyak 178,1 ribu ton dengan nilai US$ 102,9 juta.

Sementara itu, untuk beras asal Thailand, total beras yang masuk sejak Januari hingga November 2011 sebanyak 847,3 ribu ton dengan nilai US$ 475,8 juta. Untuk bulan November 2011, beras impor dari Thailand yang masuk sebanyak 104,1 ribu ton dengan nilai US$ 64,7 juta.

Dengan demikian, total beras impor dari Januari hingga November 2011, sebanyak 2,5 juta ton dengan nilai US$ 1,3 miliar atau setara Rp 11,7 triliun. Sementara pada bulan November saja, beras impor yang masuk sebanyak 287,3 ribu ton dengan nilai US$ 174,8 juta.

Dengan tingginya impor beras dalam negeri, diperkirakan bakal mengalami kenaikan. Guna menghindari kenaikan harga beras di 2012 ini, membuat Perum Bulog harus menyalurkan beras miskin (raskin) lebih banyak. Bulog menyalurkan raskin selama Januari 2012 ini hingga dua kali dari biasanya dengan jumlah 524.000 ton.
Hal ini disampaikan Dirut Bulog Sutarto Alimoeso ketika ditemui di Kantor Menko Perekonomian, Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (11/1).

“Kenaikan harga beras akan memberatkan pihak yang berpendapatan rendah. Maka kita siapkan 524.000 ton raskin di Januari 2012 ini hingga penyalurannya mencapai dua kali,” jelasnya.Dikatakan Sutarto, kenaikan harga beras di Januari 2012 ini akan berlangsung hingga Februari 2012. Adapun kenaikannya meski cukup rendah namun justru memberatkan masyarakat miskin.

“Kenaikannya harga beras 2,5 persen. Nah itu berlangsung sampai Februari 2012, maka selama dua bulan sampai bulan depan ada raskin 3 kali penyaluran,” terang Sutarto.

Lebih jauh Sutarto mengatakan, kenaikan harga beras ini dikarenakan masalah suplai yang mengganggu. Biasanya, menurut dia, di Januari 2012 memang terjadi paceklik. “Kita harus tahu bagaimana ritmenya, kan memang 6 bulan surplus kemudian 6 bulan paceklik. Nah Januari 2012 ini bakal masuk musim paceklik,” tuturnya.

Hingga saat ini, raskin bulog sudah tersalurkan hingga 140.000 ton. Ia juga mengatakan stok beras Bulog selama 6 bulan ke depan masih aman. “Kan masih ada sisa impor sehingga stok Bulog masih aman hingga 6 bulan kedepan. Kini stok beras di Bulog mencapa 1,8 juta ton,” katanya.

Pada Januari 2012 ada alokasi impor beras akan masuk ke dalam negeri sebanyak 500.000 ton dan di Februari masuk lagi sebanyak 200.000 ton. “Termasuk India, Thailand dan Vietnam,” pungkasnya. (net/jpnn)

Penerima Raskin Sumut 383.363 RTS

MEDAN- Bulog (Badan Usaha Logistik) Divre I Sumut akan memberikan pagu raskin (beras miskin) 150.000 ton kepada 383.363 rumah tangga miskin di tahun 2012 untuk seluruh Sumut dengan harga Rp1.600 per kilogram.
“Tidak ada perbedaan pemberian beras miskin tahun ini dengan tahun sebelumnya (2011),” ujar Humas Bulog Divre I Sumut Rusli.

Menurutnya, pemberian pagu raskin ini berdasarkan petunjuk pusat, sesuai data raskin yang lama (2011), karena data pagu raskin tahun ini belum valid. “Kalau menunggu data raskin terbaru, akan memakan waktu lama,” sebutnya.
Rusli juga menjelaskan, tiap bulannya Bulog Sumut menerima raskin sebesar 12.575 ton untuk penyaluran 12 bulan. Sedangkan penyaluran untuk raskin 2011 sebanyak 13 bulan. Hal ini dikarenakan pemerintah yang mengharuskan percepatan penyaluran, sehingga harga beras dipasaran tetap stabil.

“Pagu yang ditetapkan untuk kita sebanyak 150 ribu ton, tetapi pada 2011 lalu, kita menerima lebih dari 163 ribu ton,” tambah Rusli.

Dan sekitar 99,88 persen dari penerimaan raskin tersebut telah disalurkan ke rumah tangga sasaran (RTS). (ram)
“Sebenarnya, penyaluran raskin ini sudah 100 persen, tetapi karena percepatan penyaluran jadi tinggal 0,12 persen lagi,” tambah Rusli.

Untuk tahun ini, pemerintah pusat sudah menetapkan jumlah pagu dan RTS Sumut seperti tahun sebelumnya dengan jumlah 383.363 RTS dengan jumlah beras 150 ribu ton, “Saat ini kita sedang menunggu keputusan hasil rapat penetapan pagu raskin kabupaten/kota yang akan digelar minggu depan, jadi minggu depan raskin sudah bisa disalurkan,” ungkap Rusli.

Walau tahun ini pagu serta RTS yang menerima tetap, tetapi menurut Rusli, pada Juni 2012 akan ada perubahan. “Bulog akan menggunakan data RTS baru, sehingga penyaluran raskin benar-benar tepat sasaran,” tambah Rusli.
Untuk saat ini, stok beras Sumut lebih dari 100 ribu ton, dan jumlah tersebut dapat memenuhi alokasi beras selama 8 bulan kedepan, dan saat ini Bulog juga sedang menunggu tambahan pasokan beras impar dari Vietnam. Sedangkan beras impor yang sudah masuk ke Sumut selama tahun 2011 berjumlah 373 ribu ton dari Vietnam dan Thailand dalam 2 kali pengiriman.

Pada akhir 2010 hingga Maret 2011 sebesar 282 ribu ton, September sebanyak 91 ribu ton.

Pengamat Ekonomi yang juga Dekan Ekonomi USU Jhon Tafbu Ritonga mengatakan, saat ini Sumut memang masih membutuhkan raskin dikarenakan masih banyak penduduk miskin sebesar 10 persen dari jumlah penduduk. Sedangkan menurutnya, tidak adanya kenaikan RTS dan pagu dikarenakan jatah pemerintah yang sudah tetap. “Untuk mengentaskan kemiskinan tidak hanya melalui raskin, BLT (Bantuan Langsung Tunai), tetapi melalui infrastruktur ekonomi, sumber daya ekonomi dan struktur masyarakat,” ujar Jhon.

Terkait dengan penyaluran, menurutnya sudah sesuai dan mencukupi, tetapi penyaluran juga harus diawasi, sehingga terbebas dari oknum yang tidak bertanggung jawab. “Penyaluran harus diperhatikan, jangan sampai dijadikan lahan korupsi,” ungkap Jhon. (ram)

Ditolong Injury Time

Lazio VS Verona

ROMA- Lazio akhirnya mengunci tiket ke perempat final Coppa Italia. Tetapi klub berjuluk Biancocelesti tersebut tidak mendapatkannya dengan mudah. Mereka bertarung habis-habisan untuk menang 3-2 (1-0) atas  klub Serie B Hellas Verona, kemarin dini hari (11/1).

Bertanding di Stadion Olimpico, Roma, tuan rumah Lazio baru bisa memastikan kemenangan melalui gol playmaker asal Argentina Hernanes pada injury time. Sepakan bebasnya dari jarak 18 meter berbuah gol ketiga Lazio.

Sebelumnya, skor imbang 2-2. Lazio lebih dulu unggul 2-0 melalui gol Andre Dias pada menit ke-44 dan Tomasso Rocchi pada menit ke-57. Sayang, setelah itu Lazio mengendur dan Verona menemukan ritme permainannya.
Hanya berselang empat menit dari gol kedua Lazio, Verona memperkecil ketertinggalan melalui striker pengganti Emanuele Berrettoni. Kemudian, pada menit ke-74 Marco D’Alessandro menyamakan skor dan membuat kalut tifosi Lazio, sebelum akhirnya Hernanes jadi penyelamat.

Kemenangan itu mengantarkan mereka melaju ke perempat final Coppa Italia. Berikutnya, mereka tinggal menunggu lawan, yakni pemenang antara AC Milan dengan Novara.

Lazio sendiri merupakan tim ketiga yang memastikan diri melaju ke perempat final. Sebelumnya Juventus dan Siena sudah lebih dulu mengunci tiket. Juve menyisihkan Bologna 2-1 melalui perpanjangan waktu (8/12) dan Siena menyingkirkan Palermo melalui adu penalti (13/12).

Terlepas dari tiket lolos ke perempat final Coppa Italia, kemenangan itu juga mengakhiri paceklik kemenangan Lazio dalam tiga pertandingan sebelumnya di semua ajang. Paling parah adalah kekalahan 0-4 dari Siena pada pekan ke-17 Serie A (7/1).

“Itu kekalahan yang buruk. Saya tidak melihat Lazio yang sebenarnya di lapangan. Tetapi, kami cepat memperbaiki diri. Kami membuktikannya dengan kemenangan di Coppa Italia, meski sulit kami dapatkan,” kata Edoardo Reja, pelatih Lazio, seperti dikutip Soccernet.

Menurut dia, menurunnya performa Lazio pada akhir tahun lalu dan juga kekalahan dari Siena disebabkan menurunnya motivasi. Makanya, dengan kemenangan atas Verona itu bisa kembali mendongkrak motivasi Tomasso Rocchi dkk. (ham/jpnn)

Harga Ikan Laut Melonjak

TEBING TINGGI- Harga ikan laut mengalami kenaikan sejak sepekan terakhir disebabkan cuaca ekstrim disertai badai membuat para nelayan tidak melaut, sehingga berimbas pada penjualan ikan di sejumlah pasar tradisional.
Pantauan wartawan Sumut Pos di sejumlah pasar tradisional  di Kota Tebing Tinggi, seperti Pasar Inpres, Gambir, Senangin dan Pasar Sakti, harga ikan laut kian mahal dan hilang dipasaran karena tidak mendapatkan pasokan ikan dari agen di Sibolga.

“Laut sekarang sedang tidak bersahabat dengan nelayan, cuaca ekstrim dengan ombak yang tinggi, membuat nelayan tak melaut, jadi pasokan ikan ke Kota Tebing Tinggi berkurang, sementara kebutuhan warga tinggi,” jelas Butet, penjual ikan yang mangkal di Pasar Gambir, Kota Tebing Tinggi, Rabu (11/1).

Masih Butet, sejumlah ikan laut yang mengalami kenaikan dan susah mendapat pasokan adalah ikan tongkol, sebelumnya Rp18.000 per kilogram kini menjadi Rp25.000 per kilo, gembung kuring biasa Rp20.000 menjadi Rp30.000 per kilo, ikan dencis (klotok) biasa Rp20.000 menjadi Rp30.000 per kilo, ikan salem biasa Rp18.000 menjadi Rp25.000 per kilo. “Untuk dua hari ini, ikan jenis tuna, pari, mayung,cumi, kepiting, kakap, udang dan ikan cekalang tidak ada masuk, sementara banyak rumah makan kecewa dengan menghilangnya sejumlah pasokan ikan laut tersebut,” kata Butet.

Lanjutnya, untuk ikan jenis air tawar juga mengalami kenaikan harga seperti harga ikan lele sebelumnya Rp13.000 menjadi Rp20.000 per kilo, ikan emas biasa Rp25.000 menjadi Rp28.000 per kilo.
Sementara menurut beberapa agen penjual ikan di Pasar Gambir, kurangnya pasokan ikan laut sekarang ini disebabkan karena 80 persen pasokan ikan dari Kota Sibolga tidak masuk ke Kota Tebing Tinggi karena cuaca yang tidak mendukung. “Untuk memenuhi kebutuhan warga Tebing Tinggi akan ikan, kita memasok ikan laut dari Pagurawan, Sialangbuah, Tanjung Balai, tetapi itu belum bisa memenuhi kebutuhan ikan warga akan ikan laut,” jelas sejumlah agen ikan di pasar Gambir.(mag-3)

Bermula dari Paparan hingga Pekerjakan Ribuan Karyawan

Jalan-jalan ke Pabrik Peleburan Aluminum PT Inalum di Kuala Tanjung Batubara

Di Asia Tenggara, PT Inalum adalah the only one perusahaan yang fokus membuat aluminium. Sejak 36 tahun perusahaan ini berdiri. Konon, Malaysia tak mau kalah membangun proyek peleburan alumunium di Serawak.

SYAIFULLAH/TRIADI WIBOWO– KUALA TANJUNG

BELAKANGAN, PT Inalum memang bak naik daun. Pembicaraan menyangkut PT yang berdiri sejak 6 Januari 1976 ini bahkan melibatkan Presiden, menteri dan tentu saja orang Jepang. Ya, PT Inalum merupakan kependekan dari PT Indonesia Asahan Aluminium kini sedang dalam proses lobi-lobi tingkat tinggi. Apakah akan terus dikelola Jepang-Indonesia (Tentu dengan mayoritas saham dipegang Jepang), atau dikelola mandiri oleh bangsa ini? Untuk kenal lebih dekat, mari sejenak bicara sejarah singkat PT Inalum.

Suatu hari di awal 70-an, pemerintah menerima laporan Nippon Koei; sebuah perusahaan konsultan Jepang yang memapar laporan tentang kelaikan Proyek PLTA Asahan dan Alumunium Asahan. Laporan itu menjelaskan dua mega proyek itu layak dibangun sebuah peleburan aluminium sebagai pemakai utama dari listrik yang dihasilkan PLTA .
Tiga tahun berselang, digelar pertemuan tingkat tinggi di Tokyo untuk membahas proses pendirian dua proyek tadi. Lewat perundingan dan bantuan dan dari Jepang, Republik Indonesia plus 12 perusahaan penanam modal Jepang seperti Sumitomo Chemical Company, Sumitomo Shoji Kaisah, Nippon Light Metal, C Itoh & Co, Nissho Iwai, Nichimen, Showa Denko, Marubeni Corporation, Mitsubishi Chemical Industries, Mitsubishi Corporation, Mitsui Aluminium, dan Mitsui & Co, akhirnya menyepakati kerjasama.

Lantas 12 perusahaan tadi bersama pihak Indonesia sepakat membentuk usaha bersama di Jakarta. Nama usaha itu adalah Nippon Asahan Aluminium Co. Ltd (NAA) yang berkedudukan di Tokyo yang sah berdiri pada 25 November 1975.

Setahun kemudian, tepatnya 6 Januari 1976 NAA bersama Indonesia sepakat mendirikan PT Inalum. Inalum adalah perusahaan yang membangun dan mengoperasikan Proyek Asahan sesuai dengan perjanjian induk.

Perbandingan saham sejak awal hingga kini terus berevolusi. Awal didirikan, saham mayoritas 90 persen dipegang Jepang. Lalu sejak 1998, pembagian saham 58,88 persen (Jepang)  dan 41,12 persen (Indonesia).

Di masa itu, Inalum tercatat sebagai pelopor dan perusahaan pertama di Indonesia yang bergerak dalam bidang industri peleburan aluminium dengan investasi mencapai 411 miliar yen.

Hingga kini menjelma menjadi perusahaan mapan yang memiliki ribuan karyawan. Keuntungan pertahun stabil. Maka, kesempatan keliling pabrik tentu kesempatan emas. Ditemani Staf Humas, Julian Faisal menuju pabrik jaraknya sekitar 17 Km dari Komplek Perumahan Karyawan di Tanjung Gading.  (bersambung)

Pukul 09.00 WIB kami berangkat. Di pabrik, kami disambut Senior Manager Humas Ir H Subagiyo Ibnoe dan Manager Humas Moranta Simanjuntak. Dari keduanya mengalir sejumlah kisah. Tak lama di ruangan keduanya, kami diajak keliling oleh Julian Faisal. Helm dan kemeja lengan panjang wajib kami kenakan. Saftey Firts.

Darinya didapat ‘wisata pabrik aluminium’ yang kami lakoni dengan antusias. Awalnya kami menjelejah bagian luar pabrik. Yang mayoritas terlihat di sana adalah instalasi listrik. Ada juga tabung-tabung berukuran besar. Pabrik ini dibangun menghadap Selat Malaka.

Kami berkeliling naik mobil, karena luas area mencapai 200 hektar. Itupun tak semua kami jelejahi. Bahkan ada titik-titik yang kurang bersahabat dengan barang elektronik, kami enggan turun di titik itu. Pabrik ini mampu  menghasilkan rata-rata 225.000 ton aluminium per tahun. Jadi, tugas utama pabrik ini adalah mereduksi alumina (serbuk aluminium) menjadi aluminium dengan menggunakan alumina, karbon, dan listrik. Pabrik ini memiliki tiga pabrik utama yakni pabrik karbon, pabrik reduksi dan pabrik penuangan.

Yang ingin kami lihat tentu saja proses pembuatan hingga tercipta ingot aluminium. Ditemani Rahmad salah satu pengawas peleburan, kami berkesempatan melihat-lihat ingot aluminium yang siap diekspor. Beratnya mencapai 22,7 Kg per batang ingot.

Ngomong-ngomong, perusahaan ini bakal ‘free’ pada 2013. Kontrak jangka panjang pihak Jepang dan Indonesia tadi bakal berakhir tahun depan.

Proses ambil-alih tadilah yang kini jadi isu nasional. Semua pihak, apalagi karyawan pasti tahu soal ini meskipun pada kenyataannya mereka tak begitu terganggu. Geber hasil produksi maksimal; hanya itulah yang ada di benak karyawan.
“Saat ini kita masih menunggu proses itu. Kita lihat saja nanti,” kata Ibnoe singkat.

Jalan-jalan di pabrik pun berakhir. Dengan wajah sumringah, awak koran ini bersiap meliput agenda lain: Turnamen Inalum Cup 2012, yang merupakan bagian dari perayaan ulang tahun ke-36 PT Inalum. (*)

Rematch Ditonton Anak-anak

AMSTERDAM- Janji KNVB (asosiasi sepak bola Belanda) menggelar rematch alias tanding ulang Ajax Amsterdam versus AZ Alkmaar pada babak 16 besar Piala Belanda akhirnya dipenuhi. Pertandingan diulang secara penuh.
Rencananya, pertandingan itu akan dilangsungkan di Amsterdam Arena, markas Ajax, pada 19 Januari nanti. Semula akan ditutup untuk penonton, tapi KNVB akhirnya mengubah keputusannya dengan tetap membolehkan adanya penonton. Syaratnya hanya penonton anak-anak.

“Pertandingan Piala Belanda pada 19 Januari nanti di Amsterdam Arena antara Ajax dengan AZ akan disaksikan para penonton anak-anak,” begitu keterangan di situs resmi KNVB, seperti dilansir Associated Press.
“Keputusan itu diambil dengan hanya memberikan akses kepada anak-anak yang berusia di bawah 12 tahun. Hal itu dilakukan agar mereka mendapatkan pelajaran secara alami tentang pertandingan sepak bola,” lanjutnya.
Berubahnya keputusan KNVB itu tidak lepas dari permintaan Ajax. Sebenarnya, mereka juga meminta agar wanita dan anak-anak yang boleh menonton, tetapi yang diloloskan hanya anak-anak. Mereka juga bisa menyaksikan laga itu gratis.

Pertandingan ulang digelar karena AZ mogok pada laga yang berlangsung 21 Desember lalu. Ketika pertandingan berlangsung 37 menit dan Ajax unggul 1-0, AZ mundur. Alasannya, karena kipernya Esteban Alvarado diusir dari lapangan.

Yang menjadi masalah, pengusiran itu bermula karena tindakan membela diri Alvarado. Semuanya bermula dari serangan seorang fans Ajax yang belakangan diketahui bernama Wesley van W ke dalam lapangan.
Fans nekat mendatangi Alvarado dan hendak menyerangnya. Dengan sigap, Alvarado juga melepas tendangan ke arah fans nekat itu. Akibatnya, fans itu terkapar dan Alvarado kemudian melanjutkan tendangannya.(ham/jpnn)

Target Jual TV Flat 1,3 Juta Unit

JAKARTA- Market televisi panel layar datar (flat panel display) dalam negeri kian gurih. Harga yang makin terjangkau mendorong konsumen memilih produk tersebut timbang televisi tabung (cathode ray tube).
Karena itu, PT LG Electronics Indonesia (LGEIN) makin serius menggarap pasar tersebut. Tahun ini, perusahaan elektronik yang berpusat di Korea Selatan itu menargetkan mampu menjual televisi panel layar datar sebanyak 1,3 juta unit.

Marketing Director PT LGEIN David Tjokro mengatakan tahun ini pihaknya akan lebih agresif untuk memperkuat penjualan televisi layar datar.

“Kami menyadari tahun ini penuh tantangan, tapi pasar diprediksi akan bergerak positif. Karena itu kami yakin bisa mencapai target pertumbuhan. Selain dari sisi produk, dengan adanya layanan purna jual kami bisa memenangkan pasar televisi layar datar,” katanya, kemarin (11/1).

Menurut data Growth for Knowledge (GfK) realisasi penjualan televisi kategori layar datar 2011 lalu sejumlah 2,496 juta unit. Sedangkan diperkirakan tahun ini mengalami peningkatan menjadi 3,718 juta unit atau mengalami kenaikan 48,9 persen.

Kategori televisi layar datar terbagi atas televisi dengan teknologi Liquid Crystal Display (LCD), Light Emitting Display (LED), Plasma TV dan 3D TV.

Tahun ini, LGEIN mematok target bisa mengambil ceruk pasar televisi layar datar sejumlah 1,3 juta unit.

Angka penjualan tersebut ditargetkan bisa mendongkrak pangsa pasar televisi layar datar menjadi 35 persen pada tahun ini. Sementara tahun lalu, mereka membukukan penjualan sebesar 800 ribu unit. Dikatakan, selama tiga tahun terakhir sejak 2009 lalu pihaknya memimpin pasar dengan market share rata-rata 30 persen tiap tahun.

Untuk memenangkan pasar, LGEIN memiliki sejumlah produk sebagai andalan di antaranya produk 3D TV dan Smart TV. Mereka menargetkan bisa menjual 6.000 unit 3D TV tiap bulan. Apalagi, GfK memprediksi pasar 3D TV akan mengalami peningkatan signifikan sampai 200 ribu unit dibandingkan tahun lalu dengan total penjualan sekitar 60 ribu unit saja. “Pencapaian tahun lalu menjadi modal bagi kami mencapai target,” tutur product manager flat panel display PT LGEIN Eko Adhi Suyitno.

Naiknya permintaan 3D TV dapat mendongkrak penjualan LED TV. Karena, LED TV sebagai basis teknologi yang diterapkan 3D TV. GfK memperkirakan penjualan LED TV bisa menyentuh 60 ribu unit tiap bulan. Dari sisi kontribusi, 3D TV bisa menyumbang penjualan terhadap LED TV sebesar 30 persen.

Kendati menetapkan target tinggi untuk penjualan televisi layar datar, pihaknya tidak melakukan penambahan investasi. “Kapasitas produksi bertambah sampai 70 persen, tapi kami tidak melakukan penambahan investasi. Karena, melakukan pengalihan line production dari televisi tabung ke LCD. Selain untuk pasar dalam negeri, penambahan ini juga untuk memenuhi pasar ekspor,” tambah Eko. (res/jpnn)

2011, Laba PTPN 3 Rp1,6 Triliun

MEDAN- Hingga akhir 2011, PTPN 3 mendapatkan laba sebesar Rp1,6 triliun (belum pajak). Perolehan laba yang diterima perusahaan BUMN yang bergerak dalam bidang perkebunan kelapa sawit dan karet ini, karena harga pasaran sawit dan karet yang tinggi dan produktivitas mencapai target.

“Tahun ini, laba kita sekitar Rp1,6 T sebelum dipotong pajak. Dan ini merupakan kebanggaan bagi kita, karena produktivitas mencapai target,” ujar Direktur Utama PTPN3 Amri Siregar, baru-baru ini.
Pencapaian laba tersebut, paling besar disumbang oleh sawit, dari 73.000 ha menghasilkan 23.000 ton/ha pertahun. Sedangkan dari karet, dengan lahan 24.000 ha, menghasilkan 1620 kg/ha. “Perkebunan PTPN3 mayoritas dari sawit, dengan presentasi 70 persen untuk sawit dan 30 persen untuk karet,” ujar Direktur Perencanaan dan Pengembangan, Khairul Muluk.

Dengan pendapatan laba tersebut, untuk tahun 2012 ini, PTPN3 akan menambah target hasil perkebunan, baik untuk sawit maupun karet. Untuk sawit, dengan lahan 73.000 ribu, ditargetkan dapat menghasilkan tandan buah segara (TBS) sebanyak 23.200 kg/ha. Sedangkan untuk karet, dengan luas lahan yang sama pada 2011, dapat menghasilkan karet sebanyak 1650 kg/ha.

Diakui Khairul Muluk, tidak mudah menambah produktivitas dengan luas lahan yang sama, tetapi PTPN3 optimis akan tercapai. “Kita akan memperbaiki tekhnik sadap karet, sementara untuk sawit, akan pada tahun ini (2011) kan sudah mulai ada pohon yang berbunga, jadi dipastikan menambah produksi tahun 2012,” ungkap Khairul.

Diakuinya, pendapatan laba yang diterima PTPN3 termasuk tinggi, bila dibandingkan dengan PTPN lainnya, hal ini dikarenakan harga sawit dipasaran yang stabil, didorong dengan produktifitas yang terus meningkat.
Dalam penjualanannya, PTPN3 menggunakan jasa Kantor Pemasaran Bersama (KPB) di Jakarta. Hal ini, untuk menghindari persaingan harga antara PTPN yang menanam sawit. “Kalau kita jual secara individu, nanti kita dibilang kanibal, jadi kita jual melalui jasa lelang di KPB Jakarta,” ungkap Muluk.

Selain itu, dengan sistem lelang, penjualan sawit akan lebih fair dan transparan, sehingga tidak ada monopoli harga dipasaran nasional.(ram)