31 C
Medan
Saturday, April 4, 2026
Home Blog Page 14266

Kapan BOS Tahap IV Disalurkan?

083199348xxx
Kadisdik Kota Medan Yth. Kapan dana bos tahap IV disalurkan? Sekolah swasta yang siswanya terdiri dari mayoritas siswa kurang mampu sangat membutuhkannya. Apalagi periode IV ini akan segera berakhir. Thanks.

Akan Dicek
Terimakasih atas informasinya, kami teruskan ke dinas terkait dalam hal ini Dinas Pendidikan Kota Medan untuk dicek. Informasi terakhir yang kami terima, dana BOS tahap IV sudah disalurkan ke sekolah yang sudah diverifikasi untuk menerimanya.

Budi Heriono
Kabag Humas Pemko Medan

Tingkatkan Kapasitas Data, Telkomsel Siap Layani Masyarakat Selama Natal dan Tahun Baru

Komitmen memberikan kualitas layanan terbaik bagi masyarakat di masa-masa trafik telekomunikasi yang cukup tinggi seperti saat Natal dan Tahun Baru, diantisipasi Telkomsel dengan kesiapan jaringan telekomunikasi, baik untuk lalu lintas suara, SMS, maupun data.

Telkomsel telah melakukan uji jaringan di beberapa area yang diprediksi menjadi pusat keramaian, seperti tempat wisata dan pusat perbelanjaan. Uji jaringan yang dilakukan kali ini lebih fokus ke penggunaan data, baik itu dengan menggunakan laptop maupun smartphone. Hal ini dimaksudkan untuk memastikan kenyamanan penggunaan jaringan Telkomsel saat melakukan komunikasi data yang telah menjadi kebutuhan pelanggan selular saat ini, terutama pada saat trafik komunikasi data yang sangat tinggi.

Direktur Utama Telkomsel Sarwoto Atmosutarno mengatakan, ” Telkomsel telah menyiapkan seluruh elemen jaringan melalui peningkatan kualitas jaringan terluas dengan kapasitas yang memadai untuk memberikan kenyamanan berkomunikasi pelanggan pada saat Natal 2011 dan Tahun Baru 2012. Dengan upaya maksimal yang telah dilakukan, kami berharap masyarakat tidak ragu lagi untuk menggunakan layanan Telkomsel sepanjang Natal dan Tahun Baru serta sesudahnya.”

Pemberian ucapan ‘Selamat Natal dan Tahun Baru’ dengan menggunakan fitur-fitur ataupun gambar saat ini marak dilakukan oleh masyarakat. Seiring dengan semakin meningkatnya kebutuhan tersebut maka Telkomsel melakukan rangkaian peningkatan infrastruktur jaringan. Menjelang perayaan Natal 2011 dan Tahun Baru 2012, Telkomsel telah meningkatkan berbagai sisi elemen jaringannya secara signifikan dibanding tahun 2010 lalu, seperti:

  • Jangkauan (coverage) layanan terluas

Ketersediaan  sinyal sangat memadai karena jaringan Telkomsel menjangkau seluruh kecamatan hingga pedesaaan, bahkan di jalur laut melalui 15 kapal PELNI yang telah dilengkapi BTS Pico via satelit VSAT IP.

  • BTS (Base Transceiver Station)

Jumlahnya lebih dari 44.000 BTS (tahun 2010 hanya 37.000 BTS).

  • Jaringan 3G/HSDPA/HSPA+

Didukung 9.000 Node B (BTS 3G) yang tersebar dari Sumatera hingga wilayah Timur Indonesia dengan bandwidth 20 Gbps (Giga bit per second) untuk kenyamanan menggunakan layanan mobile broadband (tahun 2010 terdapat 7.507 Node B dengan bandwidth 6 Gbps).

  • Kapasitas SGSN (Serving GPRS Support Node) & GGSN (Gateway GPRS Support Node)

Untuk menunjang penggunaan jaringan data packet switch, tahun 2011 telah disiapkan 27 SGSN dan 10 GGSN. Semakin besar kapasitas SGSN dan GGSN, semakin besar pula jumlah pelanggan data yang dapat diakomodir oleh jaringan Telkomsel.

  • Kapasitas Layanan BlackBerry

Telah ditingkatkan menjadi 5 Gbps (Giga bit per second), yang merupakan jaringan BlackBerry berkapasitas terbesar di Indonesia (tahun 2010 hanya berkapasitas 1,2 Gbps). Besarnya kapasitas layanan BlackBerry Telkomsel sejalan dengan meningkatnya jumlah pelanggan BlackBerry Telkomsel yang saat ini telah mencapai lebih dari 3,5 juta (tahun 2010 hanya 960.000 pelanggan).

  • Kapasitas SMSC (Short Message Service Center)

Kapasitas SMS menjadi 83.750 SMS per detik atau setara dengan 7,2 milyar SMS per hari (dari 80.000 SMS per detik di tahun 2010).

  • MSC (Mobile Switching Center)

Sebagai sentral koneksi komunikasi selular, jumlahnya kini telah mencapai ­­­292 MSC (tahun 2010 hanya 260 MSC). Dengan jumlah MSC yang semakin bertambah, maka semakin besar pula jumlah trafik voice pelanggan yang dapat tersambung.

  • Kapasitas Recharge MKios

Kapasitas recharge MKios Telkomsel saat ini mampu menampung sebesar 1.062,5 CAPS (Call Attempt Per Second). Trafik recharge MKios Telkomsel di hari normal sebesar 441 CAPS. Diperkirakan saat Natal 2011 dan Tahun Baru 2012 nanti akan mencapai 484 CAPS.

Berikut data trafik layanan Telkomsel pada saat Natal 2010 dan Tahun Baru 2011, trafik pada hari normal 2011, dan perkiraan peningkatan trafik pada Natal 2011 dan Tahun Baru 2012:

Perkiraan Trafik Komunikasi Telkomsel Saat Natal 2011

Layanan Komunikasi

Natal 2010

Hari Normal 2011

Perkiraan Peningkatan Trafik Natal 2011

Perkiraan Peningkatan Trafik Natal 2011 dibandingkan Hari Normal 2011

Suara

931 juta menit

936 juta menit

975 juta menit

3% – 6%

SMS

817 juta SMS

763 juta SMS

878 juta SMS

10% – 15%

Data

57 Tera Bytes

107 Tera Bytes

121 Tera Bytes

10% – 15%

MMS

1,1 juta MMS

630 ribu MMS

1 juta MMS

40% – 60%

Perkiraan Trafik Komunikasi Telkomsel Saat Tahun Baru 2012

Layanan Komunikasi

Tahun Baru 2011

Hari Normal 2011

Perkiraan Peningkatan Trafik Tahun Baru 2012

Perkiraan Peningkatan Trafik Tahun Baru 2012 dibandingkan Hari Normal 2011

Suara

1,1 milyar menit

936 juta menit

1 milyar menit

5% – 10%

SMS

1,8 milyar SMS

763 juta SMS

992 juta SMS

20% – 30%

Data

56 Tera Bytes

107 Tera Bytes

125 Tera Bytes

10% – 20%

MMS

1,1 juta MMS

630 ribu MMS

1,1 juta MMS

Kapan Insentif APBD dan APBN Dibayar?

081361589xxx
Bu Kadisdikbud Deli Serdang yang terhormat kenapa kami guru SMP belum lagi terima insentif Gubsu satu bulan pun, dan SBY enam bulan lagi. Sampai kapan kami berharap dibayarkan? Bukankah ini sudah akhir tahun, Bu?

Insentif Guru SMP Belum Diterima
081260010xxx
Bu Kadisdikbud Deli Serdang, kami guru SMP kok belum terima Gubsu Januari-Desember sementara guru SMA sudah menerimanya. Tolong jangan diskriminasi, karena kami pun butuh. Apa lagi diharap selain insentif? Bayarkanlah ini sudaha akhir tahun, jangan pula dianggap asin nanti.

Harus Sesuai Juknis
Pencairan dana insentif guru negeri dan swasta untuk tingkat SMP dan SD belum seluruhnya dapat dicairkan. Berdasarkan petunjuk tehnis (juknis) dari Dinas Pendidikan Propinsi Sumatera Utara, guru yang sudah bersertifikasi tidak lagi berhak mendapatkan dana insentif tersebut. Juknis itu sendiri baru diterima Juli 2011. Karena itu harus kembali mengurut satu persatu data guru. Yang sudah bersertifikasi harus kita coret dari daftar dana insentif. Ada sekitar 3.000 guru di Deli Serdang yang sudah bersertifikasi, karenanya pelan-pelan data perbaiki. Sedangkan untuk insentif guru tingkat SMA, MTs dan TK seluruhnya sudah ditransfer ke rekening guru masing-masing.

Drs Jaswar MPd
Sekretaris Dikpora Deli Serdang

———

Koordinasi dengan Disdik Sumut
Tentu saja kami (DPRD Deli Serdang, Red) merasa prihatin atas nasib para guru yang belum juga mendapatkan dana insentif  ini. Bagi para guru, dana yang sedikit itu sangat membantu mereka guna memenuhi kebutuhan hidupnya. Karena itu, kami mendesak Kepala Dinas Dikpora Deli Serdang segera menyelesaikan pencairan dana bantuan insentif itu secepat mungkin.

Kadis juga dapat berkoordinasi dengan Disdik Sumut mengenai Juknis tersebut demi kepentingan para guru. Sehingga semboyan Bupati Deli Serdang akan Deli Serdang Cerdas dapat diwujudkan dan tidak sekadar wacana belaka.

Ricky F Nasution
Anggota Komisi D DPRD Deliserdang

Pohon Besar di Jalan Hang Tuah

087867299xxx
Yth Bapak Bupati Up Dinas Pertamanan Tata Kota, mohon ditebang pohon besar di Jalan Hang Tuah samping Kantor Pajak karena dikhawatirkan akan menimpa pejalan kaki, mobil, dan kabel listrik terdapat di bawahnya. Terimakasih atas perhatian Bapak.

Kami Teruskan
Terimakasih atas informasinya, hal ini akan kami teruskan ke dinas terkait untuk secepatnya ditindaklanjuti mengingat berhubungan dengan keselamatan warga.

Drs Umar Sitorus
Kabid Humas Dinas Infokom

Kutip Rp20 Ribu per Siswa

082164632xxx
Di SD Negeri 060873, Jalan G Krakatau Medan, ada dua guru akan pensiun pada 2012. Lantas pihak sekolah mohon partisipasi orangtua murid  (dalam bentuk uang) untuk beli cendramata sebagai tanda terima kasih pada dua guru tersebut. Permohonan itu dalam bentuk surat edaran diteken Kepala SDN 060873, Ketua Komite Sekolah, dan Bendahara Sekolah.

Yang mencurigakan dalam surat itu tak disebut nilai nominal yang harus diberikan setiap murid tapi melalui para guru wali kelas secara lisan diumumkan tiap murid harus menyumbang Rp20 ribu. Selain memberatkan kami orangtua murid, bukankah itu  pungli? Bagaimana kami harus menyikapinya? Mohon penjelasan dan saran dari Dinas Pendidikan Kota Medan.

Dikonfirmasi Kebenarannya
Terimakasih untuk informasinya hal ini akan kami teruskan ke dinas terkait yaitu Dinas Pendidikan Kota Medan untuk dikomfirmasi kebenarannya ke SD Negeri 060873. Bagi orangtua siswa yang keberatan dengan kebijakan tersebut dapat membuat laporan tertulis kepada Dinas Pendidikan Kota Medan untuk ditindaklanjuti.

Budi Heriono
Kabag Humas Pemko Medan

Dana BOS Tahap IV Kapan?

083199348xxx
Kadisdik Kota Medan Yth, kapan Pak dana BOS tahap IV disalurkan? Sekolah swasta yang siswanya terdiri dari mayoritas siswa kurang mampu sangat membutuhkannya, apalagi periode IV ini akan segera berakhir, terimakasih.

Akan Dicek
Terimakasih atas informasinya, kami teruskan ke dinas terkait dalam hal ini Dinas Pendidikan Kota Medan untuk dicek. Informasi terakhir yang kami terima, dana BOS tahap IV sudah disalurkan ke sekolah yang sudah diverifikasi untuk menerimanya.

Budi Heriono
Kabag Humas Pemko Medan

16 Kilometer untuk Seliter BBM Perjalanan Luar Kota

Picanto Cosmos Generasi Terbaru City Car

MEDAN- Hampir semua produsen mobil mengeluarkan seri mobil city car. Pangsa pasar mobil ini cukup banyak. Bukan hanya wanita karir, tetapi ibu rumah tangga muda dan mahasiswi menjadi pilihan mobil ini.

Tidak heran, bila mobil tipe mini kian diminati, terutama masyarakat yang tinggal di kota besar dengan kondisi lalulintas macet.

Alasan inilah mengapa mobil city car yang memiliki body mungil ini begitu digemari.
KIA Mobil Indonesia yang mengerti akan kebutuhan itu mengeluarkan city car dengan seri Picanto Cosmo. Mobil mini merupakan generasi terbaru dari Picanto. KIA membuktikan bahwa mobil terbaru model Picanto ini sudah bertahan selama 7 tahun (keluar sejak tahun 2004) di pasaran.

Kelebihan dari mobil ini yaitu, memiliki body yang kecil, sehingga mobil dapat bergerak dengan lincah, terutama di jalanan yang macet. Keistimewaan mobil Picanto Cosmos yakni sangat irit BBM.
Dibuktikan, mobil itu dapat menempuh jarak 15 km hingga 16 Km per liter dalam roadshow perjalanan dari Medan-Siantar.

Untuk hal perawatan mobil ini juga sangat murah, karena di Gatot Subroto, selain penjualanan juga melayani perbaikan. Selain itu, garansi mesin yang diberikan untuk mobil Picanto Cosmos yaitu 5 tahun (150.000 Km).

“Picanto sangat diminati, ini terbukti dari penghargaan yang didapat, bahkan untuk jenis mobil ini mendapat 13 penghargaan,” kata Stepanus Ginting, Sales Supervisor PT Alfa Star Indonesia, KIA Motors kepada Sumut Pos.

Perbedaan picanto Cosmo dengan generasi penerusnya yaitu pada bentuk grill, lampu depan dan bumper depan dan belakang yang lebih berbentuk sporty. Dengan model yang simple dan modis, mobil ini dapat menarik perhatian pecinta otomotif. Dengan mesin injeksi, yang memastikan penggunaan lebih irit, dan mesin 1100, yang dipastikan akan lebih ringan dalam pembayaran pajak. Karena seperti diketahui bahwa pajak kendaraan akan naik per April 2011 mendatang.

Picanto Cosmo memiliki warna untuk menjadi pilihan, mulai dari hitam, putih, titanium, bitu, merah, silver dan hijau. Sedangkan harga dipasaran berkisar Rp138.500.000 hingga Rp155.000.000. (ram)

Keajaiban Tahun 2011

Vicky Shu

Pergantian tahun tinggal menghitung hari. Banyak orang yang merasa kecewa atas pencapaian pada 2011.

Tapi, tidak sedikit pula yang mengaku makin bersinar sepanjang tahun ini. Salah satunya adalah penyanyi pendatang baru Vicky Shu Perempuan cantik berusia 24 tahun itu merasa 2011
adalah tahun yang luar biasa. “Tahun 2011 luar biasa. Tapi, memang setiap tahun itu luar biasa. Selalu ada keajaiban yang diberikan buat saya,” ujar Vicky di Jakarta, Kamis malam (22/12).

Ketika ditanya keajaiban apa yang diperoleh, pemilik nama lengkap Vicky Veranita Yudhasoka Shu itu enggan mengungkapkan. Dia hanya menyatakan sangat bersyukur atas kehidupan yang dijalani selama 2011. Pelantun tembang Mari Bercinta 2 itu juga tergolong selebriti yang jauh dari gosip.
“Nggak pernah kena gosip karena aku selalu kerja, terus pulang langsung beresin pekerjaan. Kan di luar nyanyi aku juga ada bisnis sepatu,” ujar penyanyi asal Cilacap, Jawa Tengah, itu.

Soal resolusi 2012, Vicky hanya berharap bisa menjadi orang yang lebih baik. Dia juga akan mempersiapkan album baru. “Resolusi standar aja. Jadi positif buat semua orang dan sedang persiapkan album baru. Semoga lebih baik daripada album sebelumnya,” ungkapnya. (ken/c5/nw/jpnn)

Tokoh ‘B’ Masih Misterius

Koordinasi bisa Gagalkan Operasi

JAKARTA-Kisah pembongkaran sindikat narkoba di LP Wanita Tanjung Gusta berbuntut panjang. Setidaknya pernyataan Dir Narkoba Poldasu Kombes Pol Anjar Dewantoro yang mengaku pihaknya tidak diajak koordinasi oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat saat melakukan penggerebekan, termasuk saat penangkapan pria berinisial B, mendapat tanggapan mantan Kepala Pelaksana Harian (Kalahar) BNN Pusat, Komjen (Purn) Togar Sianipar.

Menurut Togar, secara prosedural, memang idealnya BNN berkoordinasi dengan Polda saat menggelar operasi. Hanya saja, lanjut mantan Kapolda Bali, Sumsel, dan Kaltim itu, ketika BNN menganggap ada oknum di Polda sudah terkontaminasi dengan jaringan sindikat narkoba, sudah barang tentu Polda tak diajak koordinasi.

“Bila BNN mengendus ada oknum Polda yang terkontaminasi, ya untuk apa koordinasi, itu namanya bunuh diri. Kalau koordinasi, malah menggagalkan operasi. Sudah betul itu Benny Mamoto (Direktur Bidang Penindakan dan Pengejaran, BNN, Brigjen Pol Benny Mamoto, Red),” ujar Togar Sianipar saat dihubungi Sumut Pos, kemarin (23/12).

Jangankan BNN, lanjut tokoh asal Siantar itu, Bareskrim Mabes Polri pun tidak mesti berkoordinasi dengan Polda ketika dianggap ada oknum Polda yang terkontaminasi. “Jika Polda dianggap tak becus dan ada yang terkontaminasi, buat apa koordinasi?” cetus mantan Kadiv Humas Mabes Polri itu.

Togar berharap, dengan tidak diajak koordinasi oleh BNN Pusat ini, mestinya jajaran Polda Sumut melakukan introspeksi, mengevaluasi diri. “Polda harus bisa menunjukkan dirinya bisa dipercaya, khususnya yang bertugas menangani narkoba,” ujar Togar lugas Togar juga mengingatkan bahwa Sumut sejak dulu memang rawan menjadi lokasi peredaran narkoba. Pertama, karena bertetangga dengan Aceh, yang secara tradisional menjadi sumber ganja. “Ladang ganja pernah ditemukan di Madina dan Samosir,” terangnya.

Kedua, pantai terbuka yang cukup panjang berhadapan langsung dengan selat Malaka. “Seperti Pantai Cermin itu,” imbuhnya.

Ketiga, Sumut berdekatan dengan Malaysia. Dengan posisi seperti ini, Sumut jadi batu loncatan masuknya narkoba dari kawasan Bulan Sabit Emas (Golden Crescent) yang berada di antara Pakistan, Afganistan, dan Iran. Juga dari kawasan Segi Tiga Emas yakni Laos-Burma-Thailand.
“Bisa masuk lewat Polonia, bisa Belawan. Pertanyaannya, bagaimana pengamanan di dua tempat itu? Jangankan di Polonia dan Belawan, di Jakarta saja masih pertanyakan. Saya pastikan (narkoba) sangat mudah masuk (Sumut),” kata Togar.

Togar menyebut, permintaan narkoba terus meningkat di kawasan Sumut.  “Saya kaget, di Siborongborong sudah masuk, di Lagoboti juga sudah masuk. Penderita HIV/AIDS di sana juga bertambah. Gila,” ujar Togar dengan nada tinggi.
“Saya yakin, sabu 20 Kg dari Malaysia (yang dirampas BNN sebagai barang bukti), selain untuk dipakai di Medan, juga akan dipakai di berbagai daerah lain termasuk Siantar,” imbuhnya.

Dia berharap Plt Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho dan para bupati/wali kota di Sumut memberikan perhatian serius masalah peredaran narkoba. Gatot dan para bupati/wali kota di Sumut diminta jangan hanya memikirkan soal bagaimana mempertahankan kursi kekuasaannya. “Mikir, mikir, mikir dong gubernur dan bupati/wali kota. Kursi itu amanah, jangan hanya duduk saja,” tegas Togar.

Menanggapi komentar Togar, Dir Narkoba Poldasu Kombes Pol Anjar Dewantoro berang. Apalagi disinyalir, seperti ungkapan Togar, kalau Poldasu tidak ikut sertakan karena terkontaminasi sindikat narkoba. “Jangan saya menilai, rekan-rekan wartawan kan bisa menilai dari hasil paparan rekapitulasi hasil tangkapan narkoba Direktorat Narkoba Polda Sumut. Jadi kita tidak ada terkontaminasi dengan jaringan narkoba,” tegas Anjar.

Anjar juga mengatakan, pihaknya khusus Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut dalam memberantas narkoba tidak pernah setengah-tengah. “Walaupun harus melakukan pengembangan ke Jakarta, maupun ke tempat yang paling jauh, yang namanya untuk memberantas narkoba akan kita kerjakan,” ucap Anjar.

Atas anggapan Polda terkontaminasi, Anjar mengatakan salah besar. Ia berani menjamin Direktorat Reserse Narkoba Polda tidak terkontaminasi dalam jaringan peredaran narkoba internasional maupun lokal. “Itu tidak benar, kita tidak ada melindungi, terkontaminasi, tebang pilih, atau apan yang bisa disebut  melindungi para pelaku narkoba. Yang namanya pelaku narkoba akan kita sikat ke akar-akarnya,” ujar Anjar.

Sementara itu, perkembangan tokoh ‘B’ yang sudah ditangkap belum juga menemukan titik terang. BNN belum juga mau membuka sosok ‘B’ yang dimaksud. Pasalnya, kasus ini terus dikembangkan. Membuka siapa si ‘B’ bisa menjadi bumerang bagi pengembangan kasus.

Terlepas dari itu, Sumut Pos mendapat informasi kalau ‘B’ sejatinya warga Medan Petisah. Setelah ditelusuri (lihat grafis), didapat informasi kemungkinan ‘B’ adalah warga Jalan Sengon No.4 Lingkungan VII kelurah Sekip Kecamatan Medan Petisah yang sering disapa dengan panggilan ‘Ono’. Setidaknya menurut warga rumah Ono memang digerebek BNN pada Rabu (21/12) malam.

“Di rumah Ono ada 3 bungkus sabu-sabu, tapi aku tidak tahu berapa beratnya,” ungkap seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya. “Sudah lama dia tinggal di sini, tapi saudaranya tukang becak yang menempati rumah ini. Kalau dia itu punya rumah mewah di Kawasan Padang Bulan ini,” tambahnya.

Keterangan warga ini didukung oleh Kepala Lingkungan VII Keluruhan Sekip Kecamatan Medan Petisah, Mulia Purba (68). “Ya, digeledah lima petugas BNN, selanjutnya pelaku dibawa ke Jakarta. Waktu saya tanya petugas, katanya, pelaku merupakan bandar narkoba yang dicari Petugas BNN,” beber Mulia di rumahnya, kemarin.  Dia juga mengungkapkan penangkapan tersebut membuat warga sekitar mendatangi rumah bandar narkoba tersebut untuk sekedar melihat lokasi. “Setelah kejadian itu, saya melihat sudah tidak ada lagi orang di rumah itu,” pungkasnya. (sam/mag-5/gus)

18 Ribu Liter CPO Genangi Jalan Medan-Parapat

PARAPAT- Bagi pemudik Natal dan Tahun Baru yang akan melalui jalan lintas Parapat, diharap berhati-hati Pasalnya, selain cuaca hujan menyebabkan rawan longsor, jalan negara di Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Simalungun, tadi malam licin mendadak berubah licin dan sangat berbahaya dilintasi.

Penyebabnya, minya sawit (crude palm oil/CPO) tertumpah ke aspal sepanjang 1 kilometer saat truk tangki BK 9888 CF bermuatan 18 ribu liter CPO terbalik di Km 44-45. Meski tumpahan CPO dipastikan telah dibersihkan sejak tadi malam, dikhawatirkan jalanan masih belum benar-benar steril dari sisa minyak sawit.

Peristiwa terbaliknya truk yang dikemudikan Lambok Sinurat, warga Sumbul, Dairi terjadi, Kamis (22/12) sekira pukul 19.30 WIB. Ketika itu, truk yang dikemudikannya mengalami patah per dan terbalik, akibatnya 18 ribu liter CPO yang diangkutnya tumpah di jalan sepanjang 1 kilometer tepatnya di dekat Lombang Sidua-dua.

Tumpahan CPO menyebabkan sejumlah kendaraan yang melintas seperti mobil terpeleset dan sepeda motor terjatuh dan saling bertabrakan. Selain jalanan licin, kemacetan sepanjang 8 kilometer tercipta. Ratusan mobil terjebak kemacetan panjang.

Seorang pengendara sepeda motor, J Sirait, menjadi korban dan dirawat di RSU Ajibata. “Saya terjatuh karena jalanan sangat licin,” katanya saat ditemui Metro Siantar (Grup Sumut Pos), tadi malam.

Truk Astra dan beberapa truk gandeng yang mengangkut material dari dan ke kawasan PT Toba Pulp Lestari (TPL), juga terjebak di beram jalan. Diduga, sopir mengambil jalan terlalu ke pinggir. Sementara itu, banyak beram jalan dalam kondisi tidak layak. Akibatnya, kendaraan yang beriringan dari dan ke Pematang Siantar melalui Parapat terjebak macet.

Kemacetan semakin parah setelah beberapa mobil dan truk mogok di kawasan tersebut. Seperti mobil angkutan bertuliskan Ampibi di kaca depannya nomor polisi BK 7151 DO. Kendaraan tersebut mogok tepatnya di bahu Jembatan Kembar menuju Pematang Siantar. Anehnya, supir dan kernet serta penumpang meninggalkan kendaraan tersebut dalam keadaan kosong. Alhasil, lalulintas semakin macet karena jaraknya hanya 30 meter dari lokasi truk tangki CPO terbalik.

Kondisi bertambah parah ketika truk Fuso nomor polisi BK 8346 XT dan di belakangnya truk gandeng nomor polisi BK 8046 BN diparkirkan di pinggir jalan, di depan doorsmeer dekat patung Siliwangi Parapat, yang memakan badan jalan antara Jembatan Kembar dengan Siantar Hotel.

Padahal saat itu situasinya sudah macet karena padatnya arus lalulintas. Kemacetan terjadi hingga 5 kilometer ke arah Sipangan Bolon-Tobasa, dan 3 kilometer jalur Parapat- Medan dari lokasi truk terbalik. Anehnya, beberapa pengemudi truk malah meninggalkan kendaraannya di sekitar lokasi tersebut sehingga membuat polisi semakin sibuk.

Hal lainnya, pemilik keramba di Danau Toba, sekitar 50-an orang menutut ganti rugi kepada pemilik truk tangki CPO. Pasalnya, hujan deras di wilayah Parapat terus terjadi sehingga CPO mengalir ke keramba di Danau Toba serta berakibat ikan-ikan mati.

“Saat ini kami tiap hari panen. Kami mengejar Natal dan Tahun baru, tapi keramba kami dimasuki CPO yang sangat kental serta menggumpal,” ujar seorang pemilik keramba, O Sitinjak.
Pemilik keramba lainnya, K Naibaho mengatakan para petani mulai ketakutan. Sebab ikan-ikannya sudah tidak mau makan lagi saat diberi pelet akibat tumpahan CPO mengenai kerambanya.  “Padahal jaraknya sudah sekitar 1.5 kilometer lebih dari TKP,” katanya.

Sementara Kapolres Simalungun AKBP M Agus Fajar H mengimbau para pengendara yang melintas di lokasi kejadian agar berhati-hati dan bersabar demi keselamatan bersama, sekaligus memroses secara hukum bila warga membuat pengaduan akibat terbaliknya truk CPO tersebut.

Amatan wartawan, hingga pukul 18.00 WIB, lokasi kejadian masih dikawal polisi sekaligus memberikan rambu dengan panduan langsung.  “Hati-hati Bu, jalan licin berminyak. Pelan-pelan ya,” kata polisi bermarga Tobing dan Sinaga.   (jes/awa/smg)