29 C
Medan
Tuesday, April 7, 2026
Home Blog Page 14280

Perpanjangan SIM C Rp145 Ribu

085270719xxx

PAK Kasatlantas saya mau tanya berapa sih biaya untuk perpanjangan SIM C, apa benar Rp145.000 karena teman saya perpanjang SIM C di SIM Keliling Asia Mega Mas dikenakan biaya sebesar itu terima kasih Ada Biaya Lebih, Lapor ke Polres LAYANAN SIM Keliling hanya untuk memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM) A dan C.

Berdasarkan PP No 50 tahun 2010 perpanjangan SIM C dibebankan biaya Rp75 ribu dan wajib melengkapi persyaratan yang ditentukan. Kalau ada biaya lebih dari itu, segera lapor ke Polres agar dilakukan penindakan. Peran masyarakat sangat kami harapkan untuk melakukan pembenahan pelayanan kami. Terimakasih.

Kompol I Made Ary Pradana
Kasatlantas Polresta Medan

Urus Langsung

SUDAH menjadi rahasia umum yah kalau pengurusan surat-surat kendaraan ini paling banyak pungutan-pungutan liarnya. Padahal seperti yang ditentukan PP No 50 Tahun 2010 biaya perpanjangan SIM C hanya Rp75 ribu.

Perlu dilihat juga apa ada disebut wajib membaya surat dokter sebagai persyaratan perpanjangan SIM tadi? Walau memang secara logika hal itu berhubungan dengan masyarakat yang akan berkendara. Untuk itu, kepada masyarakat kita himbau agar melakukan urusan langsung, tidak melalui calo. Begitu juga pihak kepolisian dalam hal ini Satlantas Kota Medan harus berbenah sehingga dapat memberikan pelayanan yang baik bagi masyarakat.

Hal itu juga dibutuhkan untuk memperbaiki citra tidak baik yang ada di tengah-tengah masyarakat. Terimakasih.

Aripay Tambunan
Anggota Komisi A DPRD Medan

PSMS IPL pun Imbang

PSMS yang main di Indonesian Primer League (IPL) juga menuai hasil imbang pada uji coba kontra PS Albatros di lapangan Korem Binjai, Kamis (22/12). Namun, sisi positif yang bisa diraih yakni penguasaan bola semakin baik.

Striker asing andalan PSMS Julio Cesar Alcorse tak turun memperkuat tim karena harus menjemput istri dan putrinya yang tiba di Indonesia ke Jakarta, kemarin sore.

Tim kedua PSMS turun pada 45 menit pertama, sedangkan 45 menit kedua, tim yang didominasi pemain inti dimainkan. Namun, kedua tim tersebut sama-sama gagal mempersembahkan gol bagi kemenangan tim berjuluk Ayam Kinantan itu.

Kendati gagal mempersembahkan kemenangan, pelatih PSMS Fabio Lopez mengatakan, tim besutannya telah berkembang.

Walau gagal menceploskan satu gol pun. Dia melihat, kerjasama yang terjalin cukup baik.

“Lihat penguasaan bola yang mereka (PSMS) lakukan, berkembang dari sebelumnya.

Ini sebuah hal positif yang tampak pada latihan yang selama ini dilakukan,” ungkapnya usai pertandingan.

Menurut pelatih berkebangsaan Italia itu, timnya hanya belum bisa menceploskan gol.

“Sayangnya tidak ada gol yang tercipta, dan itu bisa saja terjadi,” katanya.

Tapi diakuinya, masih banyak pekerjaan rumah yang harus segera dikebut untuk memperbaiki kelemahan tim. “Semua akan diperbaiki ke depannya,” ujar Fabio. (saz)

Penonton Turun, Panpel tak Umumkan Penjualan Tiket

PANPEL pertandingan PSMS di ISL musim ini awalnya berjanji akan transparan soal penjualan tiket. Nyatanya, laga kontra Persisam Samarinda di laga kedua yang digelar di Stadion Teladan tak disertai pengumuman berapa tiket yang terjual.

Publik ingin tahu, apakah PSMS mendapatkan hasil yang bagus dari penjualan tiket.

Namun pihak Panpel tampak enggan membeberkan. Ketua Panpel Syafril Jambak pun tampak sibuk dengan urusan lain. “Saya ada Rakernas PDI Perjuangan di Bandung pada 12-14 Desember lalu. Jadi belum sempat menginformasikannya ke media,” kata Syafril kepada wartawan Kamis (22/12).

Karena terus didesak, Syafril menjawab sekenanya.

Dari penuturannya, penjualan tiket pada laga itu mencapai 6.700 lembar dengan total pendapatan Rp182 juta.

Jika dibandingkan dengan penjualan tiket pada laga PSMS kontra Mitra Kukar di laga pertama, tiket terjual hingga 8.727 lembar dengan rincian tribun terbuka terjual 7.317 lembar dan tribun tertutup serta VIP terjual 955 lembar. Dari penjualan tersebut, terkumpul nominal sebesar Rp261.092.500. Jumlah itu diperoleh dari 7.317 tiket tribun terbuka senilai Rp192.145.000, tribun tertutup 955 tiket sebanyak Rp68.947.500, ditambah tiket yang dibeli Wali Kota Medan yang juga Ketum PSMS Rahudman Harahap sebanyak 700 tiket (400 lembar tribun tertutup dan 300 lembar VIP) senilai Rp54 Juta.

Pada keterangan yang dipaparkan Manajer Keuangan PSMS Iswanda Nanda Ramli yang didampingi Syafril saat itu masih mengundang tanda tanya dari para wartawan, karena sangat kontradiktif dengan kenyataan yang terjadi saat laga PSMS kontra Mitra Kukar tersebut. Pasalnya pada laga perdana PSMS di Stadion Teladan dalam kompetisi ISL itu, penonton membludak. Seluruh tribun terisi hingga kurang lebih 85 persen. Dan saat itu panpel berkilah pihaknya masih banyak kecolongan, baik dari penonton yang masuk tanpa tiket atau pun penonton yang digiring oleh sejumlah oknum panpel sendiri masuk ke stadion tanpa selembar tiket pun. Saat itu mereka berjanji akan semakin meminimalisir kecolongan tersebut.

Panpel berkilah penjualan tiket PSMS kontra Persisam menurun. Alasannya karena ada penjual tiket palsu. “Ya, penjualan memang sedikit menurun saat itu. Itu karena penonton memang lebih sedikit ditambah adanya tiket palsu yang beredar,” kata Syafril.

Lagi-lagi panpel berjanji akan meminimalisir kejadian serupa pada laga-laga selanjutnya di Stadion Teladan. “Antisipasi lebih ketat akan kita lakukan pada pertandingan selanjutnya.

Jika ada calo yang menjual tiket akan dibuntuti intel dari Poldasu,” paparnya lagi.

Mengenai pemaparan hasil penjualan tiket, Syafril mengaku dalam waktu dekat akan menginformasikannya ke media. “Nanti akan kita umumkan,” ujarnya. (saz)

Latihan PSDS Serius Tapi Santai

LUBUK PAKAM- Skuad PSDS langsung menggelar latihan sehari setelah uji coba kontra Inalum FC yang berkesudahan 1-1 Rabu (21/12) lalu.

Tim berjuluk Traktor Kuning memang harus terus menggeber latihan, karena masih banyak yang harus dibenahi. Beberapa kesalahan masih ditemukan ketika uji coba digelar. Dan itu menjadi patokan tim pelatih untuk memperbaiki kondisi tim.

“Dari catatan uji coba ada beberapa kesalahan pemain, di latihan ini akan kita diungkap,” bilang Dosman Sagala pelatih kepala PSDS.

Seharusnya, usai pertadingan pemain diberikan waktu istirahat sehari. Namun, manajemen berpikir lain, dan memilih memanfaatkan waktu yang ada untuk memperbaiki skuad.

Pada sesi latihan kemarin, pemain PSDS disuguhi strategi serta pola menyerang. “Kita adopsi permainan semalam, lantas kita terapkan di saat latihan,” lanjut Dosman.

Meski latihan serius, namun Dosman dan kawan kawan menerapkan latihan dengan santai. Bahkan, saat latihan para pemain diberikan game yang penuh canda tawa. Di akhir latihan, para pemain menuntaskan materi latihan dengan adu tendangan penalti.

Tim dibagi dua, A dan B. Kedua tim diberikan kesempatan untuk bersaing mencetak gol sebanyak-banyaknya kepada timnya.

Hukuman bagi tim kalah adalah mengendong tim yang menang keliling lapangan beberapa kali. (btr)

Gatot Siapkan Beasiswa Buat Mahasiswa Sumut di Kairo

Upaya Membantu Kesulitan Biaya Kuliah

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) akan menyiapkan dana untuk mahasiswa Indonesia asal Sumatera Utara yang kuliah di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir.

LANGKAH itu dilakukan Plt Gubernur Sumut, H Gatot Pujo Nugroho ST karena sebagian besar mahasiswa asal Sumut yang kuliah di Universitas Al Azhar, Kairo sambil bekerja. Hal itu diketahui saat dialog dengan 250-an mahasiswa asal Sumut yang kuliah di Universitas Al Azhar, Kairo pekan lalu.

Dalam dialog tersebut, mahasiswa asal Sumut mengaku menghadapi banyak kesulitan yang dihadapi mahasiswa, selain masalah keungan ada juga hambatan lainnya yakni masalah rumah kost. Atase Pendidikan Kedutaan Besar (Kedubes) RI di Kairo, Prof DR Syangidu membenarkan kondisi mahasiswa asal Sumut yang kuliah di Kairo tersebut.

Syangidu mengatakan, sekitar 60 persen mahasiswa asal Sumut gagal kuliah disebabkan karena mahasiswa tidak fokus dalam kuliahnya sambil kerja.

Menyikapi kondisi itu, PLt Gubsu Gatot Pujo Nugroho bersama unsur pimpinan DPRD Sumut dalam dialog dengan mahasiswa menegaskan, akan berupaya membantu kesulitan mahasiswa yang kuliah di Universitas Al-Azhar, Kairo. Upaya yang akan dilakukan, antara lain memasukan anggaran untuk mahasiswaasalSumutyangkuliahdiKairoberupa tambahan bantuan asrama dan beasiswa.

Gubsu berharap, keberadaan mahasiswa Al Azhar Kairo dan alumni Al Azhar Kairo hendaknya menjadi sprit bagi pembangunan di Sumut. Pada kesempatan itu spontan Plt Gubsu memberikan rasa empatinya ke mahasiswa dengan memberi bantuan berupa uang sebesar 50 dolar US per-mahasiswa berstatus bujangan dan 100 dolar US bagi yang sudah berkeluarga.

Dalam kunjungan itu, H Gatot Pujo Nugroho didampingi, pimpinan DPRD Sumut, Sigit Pramono Asri SE, Ir Chaidir Ritonga MM, Kepala Bappedasu Ir Riadil Akhir Lubis, Kadis Perhubungan Sumut, Rajali S Sos, Kepala Biro Hukum Djalil SH, Kabiro Perlengkapan Syafruddin Nasution, Kepala Biro Binsos, Drs H Shakira Zandi, Kabiro Umum Hj Nurlela SH dalam rangka penyerahan hibah pembangunan asrama mahasiswa bantuan Sumut sebesar Rp5 miliar ke Duta Besar RI di Kairo, Mesir.

Kedutaan Besar RI di Mesir menyampaikan rasa salut dan apresiasi tinggi atas perhatian Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terhadap keberadaan mahasiswa Indonesia di Kairo, Mesir. Dubes RI di Mesir diwakili Burhanuddin Badruzzaman mengatakan, Sumut merupakan provinsi di Indonesia yang pertama kali membangun fasilitas mahasiswa di Kompleks Universitas Al-Azhar Kairo.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut Asren Nasution mengatakan, dalam rangkaian kegiatan penyerahan hibah asrama mahasiswa tersebut ratusan mahasiswa Al Azhar, Kairo asal Sumut yang tergabung dalam Forum Silaturrahmi Mahasiswa Sumatera Utara (Fosmasu) menyambut antusias kedatangan Gatot Pujo Nugroho dan rombongan dengan penuh haru. Beberapamahasiswaasal Labuhanbatu, Asahan dan Batubara sempat menyatakan kedatangan Gatot seperti menyambut kehadiran orang tua sendiri.

Dijelaskannya, asrama mahasiswa di dalam kampus Universitas Al Azhar, Kairo dibangun setelah adanya MoU (Memorendum of Understanding) antara pemerintah RI lewat Kementerian Agama dengan Green Syech Al Azhar, Kairo bersama tokoh organisasi masyarakat (Ormas) Islam. Salah satu tujuan dibangunnya asrama tersebut, selain membantu paramahasiswa, jugaterjadiasimilasimahasiswa asal Sumut dan mancanegara.

dia menambahkan, kini jumlah mahasiswa asal Sumut yang menuntut ilmu di Universitas Al Azhar, Kairo baik S1, S2 dan S3 sebayak 250 orang. Dari jumlah itu, sebagian kecil yang mendapat fasilitas dari Al Azhar, Kairo. Sisanya, terpencar di berbagai wilayah di Mesir.

Ketua Fosmasu Kairo, M Yusuf Hasibuan menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian Pemprovsu terhadap keberadaan mereka di Mesir. Asrama yang akan dibangun ini akan sangat membantu bagi mahasiswa asal Sumut, di tahun ini dan tahun-tahun mendatang.

(*)

Tanggung Jawab Wanita Muslimah

Refleksi Peringatan Hari Ibu

Secara umum, tanggung jawab wanita dan laki-laki sama dihadapan Allah yaitu beribadah kepada Allah.

Melaksanakan fungsi kekhalifahan di atas bumi. Dan kelak akan dimintai pertanggungjawaban dan mendapat balasan di akhirat terhadap apa yang telah dilakukannya selama hidup di dunia.

Firman Allah: Barangsiapa yang mengerjakan amalamal saleh, baik laki-laki maupun wanita sedang ia orang yang beriman, Maka mereka itu masuk ke dalam surga dan mereka tidak dianiaya walau sedikitpun.

(QS. An-Nisaa: 124) Secara khusus Tanggung jawab wanita muslimah tidak kalah sedikit disbanding kaum laki-laki.

Bahkan adakalanya tanggung jawab wanita muslimah lebih besar daripada laki-laki,karena jika dirinci, akan terdapat jauh lebih banyak tugas wanita dibanding laki-laki. Hal ini dapat dilihat dalam pembagian periode kehidupan wanita muslimah. Dua Periode Kehidupan Wanita Muslimah 1. Sebelum Menikah Diantara keutamaan wanita muslimah sebelum menikah adalah menunaikan hak-hak kedua orang tuanya.Yang demikian itu karena merupakan perintah Al-qur’an dan Sunnah Nabi.

Berikut ini beberapa tanggung jawab wanita muslimah terhadap kedua orang tuanya : a. Birrul walidain (berbuat baik kepada orang tua) Allah azza wa Jalla memberikan kedudukan tinggi dan mulia kepada orangtua.Allah meletakkan kedudukan tersebut setelah kedudukan iman dan tunduk patuh padaNya. Firman Allah: “Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun.

dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapa, karib-kerabat, anakanak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh[294], dan teman sejawat, ibnu sabil[295] dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang- orang yang sombong dan membangga- banggakan diri.” (QS. An Nisa:36) Wanita muslimah yang menyadari petunjuk agamanya merupakan anak yang paling berbakti kepada kedua orangtuanya.

Tanggung jawab ini tidak akan berhenti sampai menjalani hidup rumah tangga dan mengasuh putera-puterinya, akan tetapi terus berlanjut hingga akhir hayatnya.

Hal itu merupakan wujud pengamalan Al-Qur’an. Rasulullah SAW menempatkan “Birrul Walidain” diantara dua amalan terbesar dalam Islam, yaitu shalat pada waktunya dan jihad di jalan Allah.

Shalat adalah tiang agama,sedangkan jihad di jalan allah merupakan puncak tertinggi Islam.

Lalu adakah kedudukan yang paling mulia yang diberikan Rosul selain kedudukan itu? ‘’Pernah datang seorang laki-laki kepada Rasulullah yang membai’atnya untuk hijrah dan jihad dengan tujuan mencari pahala dari Allah.rosulu tidak menerimanya,akan tetapi bertanya :’apakah salah seorang dari kedua orang tuamu masih hidup?’.

Orang itu menjawab :”masih,bahkan keduanya masih hidup’.Maka rosul bersabda :” Bukankah engkau ingin mendapatkan pahala dari Allah Ta’ala? Dia menjawab : “Benar” Kemudian Rosul bersabda :”Kembalilah kepada kedua orang tuamu dan pergaulilah keduanya dengan baik ( Muttafaq ‘Alaih).

Sedangkan dalam riwayat Imam Bukhari dan Muslim disebutkan; Ada seorang laki-laki yang datang dan meminta izin kepada Rosulullah untuk berjihad.Lalu Beliau bertanya:” Apakah kedua orang tuamu masih hidup?” Orang itu menjawab :”masih” Maka Rosulpun bersabda :”Demi keduanya,berangkatlah berjihad” Pada kisah pertama,bagaimana Rosulullah mendahulukan merawat orangtua yang sudah renta ketimbang berangkat berjihad,karena Rosul mengetahui orang tua laki-laki itu lebih memerlukan anaknya,sementara medan jihad masih ada orang lain,meski saat itu Nabi masih membutuhkan jumlah pasukan.

Berbuat baik kepada orang tua juga berarti sangat takut berbuat durhaka kepada kedua orangtua dalam bentuk berkata kasar, nada suara yang melampaui suara orang tua, berkata ‘uf’ (ah), menyakiti hatinya, menganiaya fisiknya, tidak menghormatinya, tidak memuliakannya, termasuk membiarkannya bekerja keras sementara anak mampu untuk mengerjakannya.

b. Menghormati Kerabat- Kerabatnya Menghormati kerabat orang tua dari jalur ibu dan bapak seperti paman,tante,sepupu,dan seterusnya merupakan tanggung jawab wanita muslimah kepada kedua orang tua, yakni memelihara hubungan kekeluargaan.

“Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang Telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya[263] Allah menciptakan isterinya; dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain[264], dan (peliharalah) hubungan silaturrahim.

Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan Mengawasi kamu.” (QS.An Nisaa :1) c. Mendo’akannya Diantara tanggung jawab wanita muslimah kepada orang tua adalah selalu mendo’akannya.

Dalam sebuah hadist diceritakan, bahwa ada orang tua yang bertanyabertanya kepada Allah pada Hari Pembalasan karena mendapatkan ni’mat surga, lalu Allah menjawab bahwa itu karena do’a anaknya yang sholeh (Muttafaq ‘alaih).

Allah memberikan tuntunan bagaimana seharusnya seorang anak tidak melupakan orang tuanya dalam do’a. Firman Allah: Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: “Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua Telah mendidik Aku waktu kecil”.(QS. Al Israa:24) Mendoa’kan kedua orang tua adalah bentuk amal kebajikan yang tidak akan terhalang hingga di hari pembalasan.

Dalam hadist shohih disebutkan bahwa salah satu diantara 3 amal manusia yang tidak putus setelah manusia meninggal adalah do’a anak yang sholeh.

Mendo’akan juga merupakan bentuk memperkuat hubungan ruhiyah antara anak dan orang tua kepada Allah. Bagi wanita muslimah ini sangat penting karena kelak ia akan memasuki kehidupan berikut sebagai seorang ibu.Sehingga ia menghayati betapa berartinya sebuah do’a.

d. Memohonkan Ampun Untuk Mereka Sebagai manusia biasa, orang tua sangat mungkin banyak melakukan kekhilafan dan kesalahan. Hendaknya wanita muslimah memahami ini. Maka ketika mendo’akan mereka sertai dalam do’a permohonan ampun kepada Allah atas segala kehilafan dan kesalahan orang tua.

Ketika seorang anak masih kecil, maka kedua orang tuanya selalu mendo’akan agar ia tumbuh besar sehat,cerdas,dan beriman.

Do’a ini diucapkan dengan penuh kasih sayang tanpa putus. Maka sebagai bentuk kasih sayang anak kepada orang tua,sudah sepatutnya seorang anak juga mendo’akan bagi mereka,meski belum tentu berbanding nilai yang sama. (Hadits mendoakan mohon ampun kepada Allah untuk orangtua) e. Menunaikan Janjinya Wanita muslimah menunaikan janji kedua orangtuanya ketika orangtuanya telah meninggal. Dikisahkan seorang wanita dari suku Juhainah yang datang kepada Nabi SAW, selanjutnya wanita itu bertutur.

“Ibuku pernah bernazar untuk menunaiknan ibadah haji tapi ia meninggal sebelum sempat menunaikannya.

Apakah aku harus berhaji untuknya?” Nabi menjawab, “Ya, berhajilah untuknya, bukankah engkau mengetahui bahwa apabila ibumu mempunyai uang engkau akan membayarnya, karena itu tunaikanlah haji, karena hak Allah itu lebih wajib untuk dipenuhi.” (HR. Bukhari) Dalam riwayat lain disebutkan wanita itu berkata, “Ibuku mempunyai hutang puasa selama satu bulan, apakah aku harus menggantinya?” Nabi menjawab, “Berpuasalah untuknya,” (HR. Muslim).

Oleh karena itu penting bagi wanita muslimah mengetahui dan menunaikan janji termasuk hutang kedua orangtuanya.

Sehingga dapat membebaskan kedua orangtuanya dari pertanyaan Allah di akhirat nanti.

f. Menyambungkan persaudaraan kerabat kedua orangtua.

Islam telah memberikan penghormatan terhadap kaum kerabat, mengajurkan melakukan hubungan kekerabatan dan sangat membenci orang yang menolak atau memutuskan hubungan kekerabatan. Dalam sebuah hadits dari Abu Hurairah, Rasul saw. bersabda, “Sesungguhnya Allah menciptakan makhluk hingga ketika selesai menciptakan mereka itu kaum kerabat berdiri seraya berkata, “Ini adalah tempat kembalinya mereka yang kembali kepada- Mu setelah memutuskan silaturahim.” Allah berfirman, “Benar, apakah engkau rela Aku menyambung tali persaudaraan denganmu dan memutuskan orang yang memutuskan tali persaudaraan denganmu.“ Kaum kerabat bertutur, “Tentu,” lalu Allah berfirman,”Yang demikian itu untukm.,” Melalui ayat tersebut Allah memerintahkan manusia untuk menyambung tali persaudaraan di antara kerabat.

Hal ini dilakukan untuk memperluas kebaikan dan mewariskan keimanan pada Allah dalam hubungan kekerabatan.

Bagaimana Rasulullah mencontohkan kepada keluarganya pada setiap kali memasak penganan agar dilebihkan untuk bisa dibagikan kepada kerabat Khadijah ra., ketika Khadijah sudah wafat.

2. Setelah menikah Periode berikut dalam kehidupan wanita muslimah adalah setelah menikah, jika ia memasuki kehidupan berkeluarga untuk membentuk rumah tangga Islami.

Taat pada suami Ketaatan seorang wanita muslimah pada suaminya adalah perintah Allah ‘Azza wa Jalla.

Dibalik perintah Allah ini terkandung keutamaan-keutamaan : a. Masuk pintu surga dari pintu surga mana saja yang dikehendaki.

Menurut Rasulullah Sallalallahu ‘alaihi wassalam :” apabila seorang wanita sholat lima waktu,shoum di Bulan Ramadhan,dan taat kepada suaminya maka ia berhak masuk surga dari pintu mana saja yang ia kehendaki”(HR Ahmad dan Thabrani).

b. Mendapat ampunan “Burung-burung di udara, hewan di lautan,dan para Malaikat akan memohon ampunan kepada Allah bagi seorang wanita yang taat pada suaminya dan suaminya ridlo kepadanya” (Muttafaqun ‘alaih) Tentu saja ketaatan seorang isteri kepada suaminya selama suaminya mengajak kepada kebaikan dan tidak mengajak kepada ma’syiat kepada Allah.. Sebagian Ulama berpendapat bahwa taat yang dimaksud adalah ketaatan ketika suami memanggil dan mengajak isteri.

Wallahu A’lam bishowab SELAMAT HARI IBU….

Ada sabar di qolbumu….ada ikhlas di bathinmu Tanpa kenal lelah mendidik anakanakmu…

semoga menjadi ibadah bagimu..ibu Dikala engkau harus bangun demi susu anakmu….engkau tetap rela…

Kasihmu tak pernah berharap balasan…jasamu kan ku ingat selalu Doa dan nasehatmu kan ku ukir di hatiku….Ridhomu adalah Ridho Allah…(*) Dikirim/Penulis: Ahmad Ilyas, S.Ag · Guru SD Islam An Nizam Medan · Pemerhati persoalan pemuda dan remaja Kota Medan.

Sedot Wisatawan Lewat Medan Arts Festival

PANGGUNG apresiasi pekarya muda dalam ajang Medan Arts Festival kembali digelar Dewan Kesenian Medan (DKM) dipimpin Hj Anita Ch Daryatmo di Taman Budaya Medan, Jumat (16/12).

Pembukaan Medan Arts Festival III tahun 2011 dilaksanakan Wali Kota Medan diwakili Kepala Dinas Pariwisata Medan Busral Manan.

Saat pembukaan ditampilkan beragam karya seniman Medan diantaranya, pertunjukan musik oleh kelompok 7 Keliling, pameran lukisan DKM bertema ‘Antara Warna dan Pemikiran’ yang menampilkan puluhan karya.

Rangkaian Medan Arts Festival III juga diisi dengan acara diskusi ‘Geliat dan Semangat Kesenian di Medan pada 17 Desember, pemutaran film dokumentasi ‘Mengangkat kearifan lokal lewat film serta pertunjukan musik, lagu dan tari bersama Metronome Music, Sanggar Tari Semenda dan Nusindo Entertainment pada 19 Desember, Pantia juga akan menggelar pertunjukan sastra dan teater bersama Idris Pasaribu, Komunitas Home Poetry dan D’lick Teater Team pada 20 Desember. ‘’Tahun ini kita kembali mengadakan acara pesta seniman Medan yang menampilkan seni tari, musik, sastra, rupa, teater, film dan kreasi komunitas muda,’’ ucap Anita.

Disamping acara di Taman Budaya, Anita mengatakan, pihaknya juga melaksanakan pameran seni rupa pada Oktober-November 2011 di Selasar Hotel Tiara Medan. Ada juga penelitian tentang Ronggeng yang pertunjukannya akan ditampilkan pada 25 Desember 2011.

“Pada 23 Desember 2011, juga diadakan acara lomba Tari Serampang 12 dan Parade Zapin yang diikuti peserta dari Singapura, Riau, Sumbar dan utusan kabupaten/kota se- Sumut. Pada malam harinya, DKM menggelar acara malam penutupan di Balai Raya Convention. Sebelum penutupan juga digelar bakti sosial donor darah di pelataran parkir Balai Raya Convention Hall,’’ jelasnya.

Ketua DKM mengatakan dukungan terhadap Wali Kota Medan menjadikan Medan menjadi kota senidanmenarikminatwisatawanke Kota Medan. Atas berbagai hal ini, Wali Kota Medan diwakili Kepala Dinas Pariwisata Medan, Busral Manan memberi apresiasi terhadap beragam kegiatan yang dilaksanakan DKM apalagi tahun 2012 menjadi tahun Visit to Medan. (*)

Berbuat Baik Hingga Usia Tua

Anggota DPD RI Buka Festival Koor Antar Lansia

PULUHAN kakek dan nenek berusia diatas 50 tahun mengikuti acara festival koor antar lansia. Lomba ini digelar Yayasan Prestasi Lanjut Usia Sumatera Utara di Jalan Candi Mendut samping Stadion Kebun Bunga Medan, Sabtu (17/12).

Meski sudah berusia lanjut, peserta tetap tampil semangat dalam bernyanyi yang berisi doa kepada Tuhan. Mereka tampil semangat dihadapan Anggota DPD RI Parlindungan Purba SH MM didampingi Ketua Yayasan Prestasi Lanjut Usia Sumatera Utara, HS Purba yang membuka acara tersebut.

Parlindungan mengungkapkan kekaguman terhadap para lansia yang bersemangat dalam berbuat kebaikan. ‘’Tuhan yang menentukan usia manusia. Meski sudah lansia belum tentu lebih dulu meninggal dibandingkan yang masih muda,’’ katanya.

Ia menyambut baik festival koor antar lansia yang pertama dilaksanakan di Sumut. ‘’Koor ini merupakan bernyanyi dan berdoa. Berikan yang terbaik pada Tuhan dengan suka cita. Marilah kita terus menjaga persatuan dan kesatuan Sumut,’’ imbuhnya.

Dalam kesempatan ini, Parlindungan selaku Ketua Oikumene 2011 mengundang para lansia menghadiri Natal Oikumene Sumut yang digelar pada 28 Desember 2011 di Stadion Teladan Medan yang akan dihadiri Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro dan Muspida Sumut bersama ribuan masyarakat.

Secara khusus, Parlindungan akan bekerja sama dengan Yayasan Prestasi Lanjut Usia Sumut juga akan melaksanakan kegiatan sosial pengobatan gratis khusus lansia pada akhir Desember 2011 mendatang.

Ketua Yayasan Prestasi Lanjut Usia Sumatera Utara, HS Purba menyambut baik atas perhatian Anggota DPD RI utusan Sumut terhadap para lansia termasuk dengan rencana pengobatan gratis khusus lansia.

Dalam festival koor ini juara pertama diraih Grup Elsada (Krakatau), juara kedua Grup Mestika (Mandala), juara ketiga Grup Asrama Polri Pasar Merah dan juara harapan 1 Grup Gloria (Martubung). (*)

Jasa Raharja Bantu Korban Gempa Pahae Jae

MEDAN- PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Sumatera Utara, menggelar pengobatan gratis kepada masyarakat umum di Pahae Jae, pasca gempa bumi sebagai bentuk kepedulian di bidang kesehatan, dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Jasa Raharja ke-51.

Jasa Raharja juga memberikan kepedulian terhadap sarana pendidikan berupa pemberian 3 set komputer dan buku-buku pendidikan kepada SMA Negeri I Pahae Jae, sekaligus peresmian sebuah ruang belajar SD Negeri 173234 Sarulla, SMP Negeri I Pahae Jae dan SMA Negeri I Pahae Jae yang dipusatkan di SMA Negeri I Pahae Jae, Kamis (12/12).

Pembangunan ruang belajar dari PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Sumatera Utara, merupakan bentuk kepedulian dari Jasa Raharja terhadap kondisi sekolah yang rusak akibat bencana gempa bumi.

“PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Sumatera Utara, menunjukkan kepedulian sosial kepada masyarakat Pahae Jae yang beberapa waktu lalu mengalami bencana gempa bumi. Dan sebagai lanjutan kegiatan sosial pemberian sembako pasca gempa bumi yang terlebih dahulu di serahkan Juni 2011 lalu,” ujar Kepala PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Sumatera Utara Udjiono Ssos.

Dikatakannya, pada kegiatan pengobatan gratis melibatkan tenaga medis dari Tarutung dan Pahae Jae. Kegiatan sosial ini, disambut antusias masyarakat disekitar lokasi pengobatan gratis. Hal itu dapat dilihat dari para guru, murid dan masyarakat sekitar yang mengikuti acara tersebut. “Bahkan, beberapa murid SD memberanikan diri untuk datang mendapatkan vitamin. Mereka berharap agar acara pengobatan gratis seperti ini rutin diadakan,” kata Udjiono.

Kegiatan ini merupakan Program Bina Lingkungan Cabang Sumatera Utara, yang bekerja sama dengan sekolah SMA Negeri I Pahae Jae. Pada acara tersebut, dihadiri KepalaPTJasaRaharja( Persero) CabangSumateraUtaraUdjiono SSos, Kepala Perwakilan Pematang Siantar Jhon Veredy Panjaitan, Kasubag PKBL Ibu Yenita Amalia Hutagalung, Staf PKBL M Fauzul Azim, Penanggung Jawab Samsat Tarutung Pahala Hendra Hutabarat dan Penanggung Jawab Samsat Dolok Sanggul Roy G Silalahi.

Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri Kadis Pendidikan Kabupaten Tapanuli Utara Bapak Drs Joskar, Camat Pahae Jae Elyanto Sitompul, Kapolsek Pahae Jae AKP A Situmeang, serta unsure muspida. Jasa Raharja berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat. (ila)

Anak Medan Bernatal

MEDAN- Untuk merayakan Natal 2011 di Kota Medan, komunitas anak Medan yang tergabung dengan GBI Glow Fellowship Centre Medan, melaksanakan kegaiatan ‘Anak Medan Bernatal’ yang dilaksanakan hari ini, Jumat (23/12), di Convention Hall Hotel Danau Toba, Jalan Imam Bonjol Medan.

Ketua Panitia Januari Siregar, mengatakan, pelaksanaan acara Anak Medan Bernatal merupakan suatu perayaan besar, dimana manusia melihat suatu kebesaran Tuhan yang ajaib, sebab Dia adalah Tuhan yang rela turun ke duania untuk menjadi manusia. Perayaan kelahiran Tuhan Yesus sudah dimulai sejak Dia lahir ke dunia untuk menjadi manusia.

“Perayaan kelahiran Tuhan Yesus sudah dimulai sejak lahir di dunia, dimana para malaikat sorgawi memuji Tuhan, gembala dipadang datang ke Betlehem melihat Yesus dan orang Majus juga tidak ketinggalan. Mereka datang untuk melihat Yesus mempersembahkan emas, kemenyan dan mur,” kata Januari, Sabtu (17/12).

Dikatakannya, dalam perayaan Anak Medan Bernatal ini, dirayakan secara bersama-sama dari berbagai etnis yang ada di Kota Medan, sebagai bentuk rasa syukur dan suka cita karena kelahiran-Nya yang telah membawa kemenangan dan suka cita.

“Seperti yang tertulis di Yohanes 3.16, Yesus berkata, karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Dia mengaruniakan anak yang tunggal, Tuhan kita, supaya orang yang percaya kepadanya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal,” jelasnya.

Dijelaskannya, dalam perayaan Anak Medan Bernatal, akan menampilkan keragaman bahasa, suku dan gereja yang ada di Kota Medan dan dimeriahkan artis Ibu Kota sebagai wujud kebersamaan dan kesatuan bahwa kelahiran Yesus membawa suatu terobosan baru seperti tema ‘Anak Medan Bernatal’. “Turut juga dimeriahkan artis-artis ibu kota seperti, Rita Butar-butar, Tio Fanta Pinem, Tety Manurung, Naulis Sister, Joel Simorangkir, Dona Samosir, Dewi Marfa dan Among Band.

Selain itu, kegiatan juga mengundang GBI Glow Fellowship Centre Medan, tokoh masyarakat, pemerintah dan pengurus gereja tetangga,” bebernya.(*/adl)