23 C
Medan
Wednesday, April 8, 2026
Home Blog Page 14283

Fokus Kuliner Nasional

William Wongso

Sebagai negara yang kaya akan suku bangsa dan budaya, varian masakan Indonesia pun sangat beragam. Menurut pakar kuliner ternama William Wongso, masakan dan bahan masakan Indonesia memiliki peluang besar untuk bersaing di dunia kuliner internasional. Namun, pria 64 tahun itu sangat menyesalkan kurangnya kesadaran dari masyarakat dan pemerintah Indonesia terhadap keragaman dan keunikan masakan daerah.

“Seharusnya masakan daerah Indonesia itu bisa masuk globalisasi forum. Sayang, kurang ada perhatian dari masyarakat dan pemerintah. Padahal, masakan kita ini sangat kaya dan beragam,” jelas William di Jakarta pekan lalu.
Karena itu, ahli kuliner seni masakan Eropa dan Asia tersebut berupaya berfokus pada banyak kuliner nasional Nusantara saat ini. (ken/c10/agm/jpnn)

Sanksi Pemutusan hingga Bayar Denda

Harus diakui, salah satu penyebab listrik padam mendadak akibat loses energi listrik yang di antaranya disebabkan  pencurian arus listrik. Untuk menertibkan pencurian arus listrik yang marak terjadi, langkah tepat diambil PT PLN (Persero)  dengan membentuk Tim Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL).

Nah, P2TL sendiri disyahkan melalui Peraturan Menteri ESDM RI No 07 tahun 2010 tanggal 30 Juni 2010. Lalu, melalui Keputusan Direksi No 234.K/DIR/2008 tanggal 23 Juli 2008 tentang P2TL yang disyahkan oleh Keputusan Direktur Jendral Listrik dan Pemanfaatan Energi Nomor : 318-12/20/600.I/2008 tanggal 11 Agustus 2008.

Sedangkan mengenai sanksi bagi pelanggan dan non pelanggan yang melakukan penyimpangan dan kelainan dalam penggunaan pemakaian tenaga listrik, adalah sebagai berikut:

Sanksi bagi pelanggan yang melakukan pelanggaran atau didapati kelainanan

  1. Pemutusan Sementara
    Pemutusan sementara adalah penghentian untuk sementara penyaluran tenaga listrik ke instalasi pelanggan.
  2. Pembongkaran Rampung
    Pembongkaran rampung adalah penghentian untuk seterusnya penyaluran Tenaga listrik ke instalasi pelanggan dengan mengambil seluruh Instalasi PLN yang dipergunakan untuk penyaluran tenaga listrik ke instalasi pelanggan.
  3. Pembayaran Tagihan Susulan.
    Tagihan Susulan (TS) adalah tagihan yang dikenakan kepada pelanggan sebagai akibat adanya Pelanggaran atau Kelainan Pemakai Tenaga Listrik yang dipasok dari PLN.
  4. Pembayaran Biaya P2TL dan lainnya Pembayaran Biaya P2TL. meliputi bea materai, biaya penyegelan kembali, biaya penggantian material dan pemasangan atas SL dan atau APP dan atau perlengkapan APP yang harus diganti beserta kewajiban lainnya seperti tunggakan listrik dan biaya mutasi pelanggan.

Berikut penjelasan sanksi bagi non pelanggan yang memakai tenaga listrik tanpa berdasararkan alas hak yang sah, yaitu :

  1. Pemutusan Rampung
    Pemutusan Rampung adalah penghentian untuk seterusnya penyaluran tenaga listrik ke instalasi Bukan Pelanggan dengan memutus saluran seluruh peralatan untuk penyaluran tenaga listrik ke instalasi Bukan Pelanggan.
  2. Pembayaran Ganti Rugi Pemakaian Tenaga Listrik.
    Ganti Rugi adalah biaya yang harus dibayar oleh Bukan Pelanggan baik orang atau Badan Usaha atau Badan/lembaga lain yang menghuni atau bertanggung jawab atas persil/bangunan tersebut atas pemakaian tenaga listrik secara ilegal.
    Apabila bukan pelanggan tersebut tidak membayar ganti rugi atas pemakaian aliran listrik ilegal tersebut maka penyelesaiannya akan diserahkan kepada pihak yang berwajib.
  3. Pembayaran Biaya P2TL dan lainnya.
    Selanjutnya, kami mengharapkan kerjasama kepada Anda apabila Anda telah melihat suatu penggunaan aliran tenaga listrik yang tidak benar maka sampaikan informasi tersebut kepada PLN Area Pelayanan terdekat secara detail dan jelas, kerahasiaan identitas Anda akan terjaga.  Pada akhirnya, gunakanlah listrik ditempat Anda secara baik dan benar sesuai peruntukannya. (*)

Program Perdana di Sumut

Road Show Jurnalis ‘Goes to School’

Wali Kota Medan Rahudman Harahap menilai pelaksanaan road show jurnalis ‘Goes to School’ yang dilaksanakan Kordinator Wartawan Unit Pemko Medan, dapat menjadi contoh kemitraan bagi daerah lain. Selain itu, road show jurnalis ini sangat positif bagi kalangan siswa dalam pemahamannya mengenai dunia jurnalis.

“Ini saya anggap sangat penting, makanya saya bersama Pak Wakil Wali Kota HT Dzulmi Eldin menyempatkan diri datang kemari. Ini juga menjadi salah satu contoh bagi daerah lain dengan gagasan ide yang cemerlang dari Pemko Medan bersama Kordinator Wartawan Unit Pemko Medan,” kata Wali Kota Medan Rahudman Harahap, di SMA Negeri 3 Medan, saat membuka Road Show Jurnalis “Goes to School” didampingi Wakil Wali Kota Medan HT Dzulmi Eldin dan Mantan Pj Wali Kota Medan Afiffuddin Lubis, Rabu (30/11).

Dalam kesempatan itu, Rahudman juga memberikan arahan pada panitia pelaksana Road Show Jurnalis dan siswa untuk mendengar dengan serius apa yang disampaikan pemateri. Rahudman menilai materi mengenai jurnalistik ini sangat perlu dan jarang diperoleh dimana pun, untuk itu harus benar-benar dimanfaatkan.

“Apresiasi dan dukungan yang setinggi-tingginya saya sampaikan pada rekan-rekan wartawan unit pemko atas ide kreatifnya menggelar acara ini. Sungguh kepedulian yang sangat baik dalam membina generasi muda serta mengarahkan mereka kepada kegiatan yang positif dan tentunya juga mendukung akademik di sekolah,” jelasnya.
Wali Kota juga berpesan seorang jurnalis adalah sebuah pekerjaan yang mulia. Seorang jurnalis juga harus selalu tanggap terhadap lingkungannya, kemudian pemikirannya ditambah pengetahuannya seorang jurnalis memberitakan setiap peristiwa yang ditangkap oleh indranya.

Tak lupa, Wali Kota juga mengingatkan bagi siswa di seluruh Kota Medan dalam waktu dekat akan menggelar lomba photografi. “Dalam waktu dekat, kita akan buat lomba photografi bagi siswa-siswi di Medan dengan hadiah-hadiah menarik. Ini salah satu kepedulian kita untuk menggali bakat siswa,” ujarnya.

Dijelaskannya, pelaksanaan Road Show Jurnalis oleh Kordinator Wartawan Unit Pemko Medan ini baru pertama kali digelar di Sumut. Menurutnya, pemahaman siswa tentang jurnalis sangat diperlukan. “Di Sumut, saya rasa ini baru pertama kali. Jurnalis ke sekolah memberikan pemahaman dunia jurnalis. Ini sangat penting untuk diikuti oleh seluruh siswa,” tegasnya.

Kepala Sekolah SMAN 3 Medan Sahlan Daulay mengaku, sangat bangga sekolahnya menjadi salah satu sekolah yang diberikan pemahaman jurnalis oleh Kordinator Wartawan Unit Pemko Medan. Sahlan menilai, SMAN 3 Medan mendapat apresiasi yang besar dengan digelarnya road show jurnalis ini.

“Kami sangat berterima kasih dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada Kordinator Wartawan Unit Pemko Medan yang sudah mendatangi sekolah kami untuk memberikan ilmu jurnalistik pada siswa. Saya selaku Kepala Sekolah, tidak bisa lagi mengungkapkan apresiasi apa yang dapat disampaikan pada pengurus maupun panitia pelaksana acara ini. Saya berharap tidak hanya sekali ini saja, kegiatan serupa dilakukan namun berlanjut dikemudian hari,” tegasnya. (adl)

Cuper Tinggalkan Santander

SANTANDER – Hector Cuper hanya bertahan lima bulan di Liga Primera musim ini. Kemarin, pelatih berkebangsaan Argentina itu mengundurkan diri sebagai pelatih Racing Santander. Alasannya, Cuper merasa bertanggung jawab atas terpuruknya Santander di dasar klasemen hingga jornada ke-13.

Keputusan mundur Cuper diambil setelah pelatih 56 tahun itu menggelar pertemuan selama dua jam dengan pengurus Santander di El Sardinero. Seusai pertemuan, Cuper yang sudah lebih dulu berpamitan kepada para pemain itu memilih bungkam.

“Keputusan ini dianggap sebagai solusi terbaik mengatasi performa buruk klub. Untuk sementara, tim dipimpin para asisten pelatih, Juan Jose Gonzalez, Fede Castanos, dan Pablo Pinillos”. Demikian rilis Santander di situs resmi klub.
Di bawah kendali Cuper, The Highlanders -julukan Santander- hanya sekali meraih kemenangan meski pernah menahan imbang 0-0 Real Madrid di El Sardinero (21/9). Cuper digaet The Highlanders musim panas lalu dan dikontrak untuk semusim.

“Saya menyesal dengan situasi yang kami alami dan meminta maaf kepada fans karena gagal memberikan banyak kemenangan,” kata Cuper setelah kekalahan 1-2 dari Real Mallorca akhir pekan lalu (27/11).

Apa yang dialami Cuper mengingatkan memori empat tahun lalu saat dirinya juga bertahan lima bulan bersama Real Betis. Bedanya, kala itu, Cuper tidak mundur, melainkan dipecat. Kendati karirnya buruk bersama Santander dan Betis, Cuper pernah sukses di Spanyol saat menukangi Real Mallorca (1997-1999) dan Valencia (1999-2001). (dns/jpnn)
Di sisi lain, Cuper tercatat sebagai pelatih kedua yang mengundurkan diri di Liga Primera musim ini. Yang pertama adalah Michael Laudrup yang meninggalkan Mallorca dua bulan lalu (27/9). Posisi Laudrup lantas digantikan Joaquin Caparros. (dns/jpnn)

Ikhwanul Muslimin Raih 40 Persen Suara

KAIRO- Ikhwanul Muslimin meraih 40 persen suara dalam penghitungan kotak suara hasil pemilihan umum pertama usai tumbangnya Presiden Husni Mubarak. Demikian disampaikan sumber terpercaya, Rabu (30/11) waktu setempat setelah panitia pemungutan berhasil mengumpulkan hampir seluruh kotak suara yang ada.

Sumber itu menyebutkan, meski belum dinyatakan 100 persen memenangi perebutan kursi parlemen, organisasi yang didirikan oleh intelektual Hassan al-Bana itu diperkirakan akan menguasai mayoritas kursi parlemen. Namun keputusan tersebut masih menunggu enam pekan lagi.

Pemilu putaran pertama yang berlangsung pada Senin dan Selasa diwarnai kekerasan. Bahkan sejumlah orang tewas akibat bentrok dengan aparat kepolisian di Lapangan Tahrir. Pemungutan suara juga merupakan yang pertama kalinya digelar sejak Presiden Husni Mubarak jatuh pada Februari lalu.

Total kursi yang diperebutkan oleh partai-partai politik sebanyak 498 kursi. Seluruhnya diperebutkan oleh wakil-wakil partai dan calon individu. “Partai Keadilan dan Kebebasan (FJP) unggul di beberapa provinsi dalam pemungutan suara putaran pertama mengalahkan Ikhwanul Muslimin,” ujar seorang sumber di FJP.

Penghitungan hasil akhir pemungutan suara putaran pertama Senin dan Selasa diharapkan akan diketahui hari ini. Pemungutan suara putaran pertama berlangsung di sembilan provinsi, termasuk di Kairo, yakni Alexandria, Port Said, Damietta, Luxor, dan Assiut. (net/jpnn)

Kembali Dekati Rival Abadi

Barcelona vs Rayo Vallecano

BARCELONA – Barcelona bangkit. Setelah menelan kekalahan pertama musim ini dari Getafe (0-1) akhir pekan lalu (26/11), Barca – sebutan Barca – menjadikan Rayo Vallecano sebagai pelampiasan.

Vallecano yang melawat ke Nou Camp kemarin dini hari WIB digasak empat gol tanpa balas. Semua gol diborong trio penyerang mereka. Alexis Sanchez memborong dua gol (29’ dan 41’), sedangkan sisanya dibagi rata David Villa (43’) dan Lionel Messi (50’).

Hasil itu membuat Barca kembali mendekati rival abadinya, Real Madrid, di puncak klasemen. Barca kini hanya tertinggal tiga angka (31-34) sekalipun memainkan satu laga lebih banyak (14-13).  “Kami meraih kemenangan mudah. Kami harus bermain seperti ini di laga kandang,” kata Villa sebagaimana dilansir EFE.

Sekalipun menang relatif mudah, entrenador Barca Josep Guardiola memuji permainan berani pemain Vallecano. “Saya memberi selamat kepada Rayo karena memainkan sepak bola bagus. Tidak mudah mengalahkan mereka. Saya bertaruh mereka akan bertahan di liga ini,” tuturnya kepada Marca.

Sayang, kemenangan Barca ternoda dengan aksi Gerard Pique yang sengaja mencari kartu kuning pada menit ke-84. Pique sengaja membuang-buang waktu selama 36 detik saat akan mengambil bola. Bagi tim yang sudah dalam posisi unggul 4-0, tindakan Pique jelas tidak wajar.

Itu adalah kartu kuning kelima Pique musim ini. Sesuai aturan, dia harus absen dalam laga berikutnya kontra Levante (3/12). Namun, ada dugaan Pique ingin absen saat melawan Levante agar menghadapi Real Madrid di Santiago Bernabeu (10/12) tanpa risiko kartu. Sebab, jika bermain lawan Levante, pemain 24 tahun itu berisiko menerima kartu kuning dan absen di Bernabeu.

Tentu saja, tudingan itu dibantah Guardiola. “Semua orang melihatnya dan itulah yang terjadi. Saya juga tidak akan berkomentar mengenai keputusan wasit. Saya melakukan sikap yang sama ketika kami dihukum penalti saat menghadapi Valencia dan gol yang dianulir karena offside lawan Getafe,” papar Guardiola.
Di sisi lain, otoritas Liga Primera bakal melakukan investigasi atas kartu kuning Pique. Jika terbukti sengaja mencari kartu kuning, Pique bisa dihukum skors dua laga plus denda 600 euro (Rp7 juta). Ancaman skor dan  denda itu sesuai dengan pasal 112 ayat 3 Kode Disiplin RFEF (Federasi Sepak Bola Spanyol). (dns/bas/jpnn)

Rotasi Sempurna

Arsenal vs Manchester City

LONDON- Meski memainkan pemain lapis dua, Manchester City tetap saja kuat. Mereka berhasil mengadaskan tuan rumah Arsenal 0-1 lewat gol Sergio Aguero menit 83, sekaligus meloloskan City ke semi final Piala Liga Inggris.
Dan Roberto Mancini mengaku puas dengan kinerja anak buahnya. Apalagi ini kemenangan pertama di kandang Arsenal setelah 28 laga.

“Kami memiliki peluang tujuh menit sebelum laga berakhir dan kami memaksimalkannya. Itu gol yang bagus, serangan balik yang hebat. Saya tak merasa Arsenal punya banyak peluang. Saya pikir kami sudah bermain bagus,” tutur Mancini.

“Akan lebih baik jika kami menang di sini pada pentas Liga Premier, tapi ini perasaan yang bagus karena kami melaju ke semi final kompetisi ini.”

“Kami memiliki skuad yang kuat – semua tim papan atas memiliki skuad yang bagus dan bisa mengubah delapan, sembilan, atau 10 pemain. Adalah hal yang normal untuk mengubah skuad di Piala Carling,” kilahnya.

“Desember dan Januari akan menjadi bulan yang krusial karena kami memainkan laga yang berat dan bermain setiap tiga hari. Setelah Januari, kita bisa membicarakan apakah kami bisa memenangi sesuatu atau tidak,” pungkasnya.
Sedangkan Edin Dzeko menganggap Manchester City layak memenangi laga perempat final Piala Carling lawan Arsenal karena mereka sudah bermain sebagai sebuah tim.

Sementara Arsenal meradang dengan kekalahan itu. Wenger memang merombak sebagian besar timnya, namun kebobolan di menit akhir, apalagi lewat serangan balik yang bermula dari sepak pojok Arsenal, tak urung membuatnya gerah.

“Yang membuat saya frustrasi adalah kami kalah dalam laga yang tampaknya bakal kami menangi,” keluh The Professor.  (bbs/jpnn)

Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik

P2TL Cegah Pelanggaran  Sesuai Golongan

Penggunaan aliran listrik secara tidak sah, agaknya telah menjadi fenomena sosial masyarakat. Boleh jadi, hampir di semua unit-unit PLN selalu ditemukan adanya perilaku pencurian listrik. Tindakan pencurian tersebut tidak hanya merugikan PT PLN (Persero) sebagai pemasok tenaga listrik, namun juga sangat merugikan pelanggan, misalnya kualitas tegangan menjadi turun. Melihat betapa merugikan pemakaian energi listrik secara ilegal, maka PLN membentuk tim P2TL yang dahulunya disebut OPAL.

Pelaksanaan P2TL tersebut berlandaskan pada peraturan baru Nomor 234.K/DIR/2008 mengenai Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) yaitu : terdapat 2 (dua) jenis penyimpangan pemakaian tenaga listrik, yaitu Pelanggaran dan Kelainan. Kemudian terdapat 3 golongan Pelanggaran : P I, P II dan P III. Selanjutnya terdapat 3 golongan Kelainan : K I, K II dan K III.

Berikut penjelasan rincian jenis dan golongan penyimpangan Pelanggaran, yaitu :

  1. Pelanggaran Golongan I (P I) yaitu apabila Pelanggan melakukan salah satu atau lebih hal-hal untuk mempengaruhi batas daya, misalnya segel pada Alat Pembatas hilang, rusak,  atau tidak sesuai dengan aslinya.
  2. Pelanggaran Golongan II (P II) yaitu apabila Pelanggan melakukan salah satu atau lebih hal-hal untuk mempengaruhi pengukuran energi, misalnya berikut alat pengukur atau perlengkapannya tidak berfungsi sebagaimana mestinya walaupun semua Segel dalam keadaan lengkap dan baik.
  3. Pelanggaran Golongan III (P III) yaitu apabila Pelanggan melakukan salah satu atau lebih hal-hal untuk mempengaruhi batas daya dan energi, misalnya melakukan Sambungan Langsung ke Instalasi Pelanggan dari Instalasi PLN sebelum APP.

Kemudian berikut penjelasan rincian jenis dan golongan penyimpangan Kelainan, yaitu :

  1. Pelanggaran Kelainan I (K I) yaitu apabila pemakaian Kelainan karena peruntukan tenaga listrik tidak sesuai dengan golongan tarif pada alas hak yang sah/surat perjanjian jual beli tenaga listrik.
  2. Pelanggaran Kelainan II (K II) yaitu terjadi kelainan pada APP dan atau perlengkapan APP bukan karena melainkan karena kondisi alam dan atau keterbatasan PLN atau kejadian diluar kendali Pelanggan maupun PLN, misalnya terbukti sejumlah energi yang telah digunakan Pelanggan tidak terukur karena kerusakan APP namun segel masih dalam keadaan baik.
  3. Pelanggaran Kelainan III (K III) yaitu apabila terjadi Kelainan pada APP atau perlengkapan APP karena kondisi alam atau keterbatasan PLN diluar kendali Pelanggan maupun PLN, misalnya segel atau tera segel APP belum terpasang.

Selanjutnya, kami mengharapkan kerjasama kepada Anda apabila Anda telah melihat suatu penggunaan aliran tenaga listrik yang tidak benar maka sampaikan informasi tersebut kepada PLN Area Pelayanan terdekat secara detail dan jelas, kerahasiaan identitas Anda akan terjaga.

Pada akhirnya, gunakanlah listrik ditempat Anda secara baik dan benar sesuai peruntukannya. (*)

Jaga Kehangatan dan Kerukunan Melalui Rumah Ibadah

Sosialisasi Peraturan Bersama Menag dan Mendagri

Pengelola rumah ibadah memiliki peran sangat strategis dalam mewujudkan kehidupan yang kondusif di Kota Medan. Sebab selain mengurus umat beragama menjalankan ibadah kepada Tuhan, pengelola rumah ibadah juga mengurus para jamaah untuk menjalin komunikasi dengan sesama manusia.

Untuk itu pengelola rumah ibadah memiliki kontribusi yang sangat penting dalam menjaga kehangatan kerukunan hidupumat beragama di Kota Medan. Demikian disampaikan Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM dalam kata sambutannya yang dibacakan Asisten III Kessos Pemko Medan Drs Musaddad MSi pada acara Sosialisasi Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 6 dan Nomor 9 Tahun 2006 di Hotel Inna Dharma Deli Medan, Rabu (30/11).

Wali Kota Medan mengungkapkan syukur karena Medan telah menjadi miniatur Indonesia dalam kerukunan hidup umat beragama. Bahkan dalam bahasa yang lebih obsessional Medan sering dijuluki sebagai barometer Indonesia dalam menciptakan kehidupan yang harmonis.

Untuk itu program-program Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Medan dalam membina kerukunan hidup umat beragama di Kota Medan ini disupport sepenuhnya oleh Pemerintah Kota Medan.
Meski demikian, kata Wali Kota, kita harus tetap waspada dan melakukan upaya-upaya yang ungguh-sungguh dalam membina kerukunan hidup umat beragama karena persoalan-persoalan pluralitas akan semakin kompleks di masa yang akan datang.

Sementara itu Prof Dr Syahrin Harahap MA, Ketua FKUB Kota Medan dan selaku Sekjen Southeast Asia Network for Interrreligious and Peace menjelaskan bahwa rumah ibadah menjadi zona yang sakral. Untuk itu, lanjut dia, jika pengelolanya diajak untuk berbicara mengenai kerukunan maka perlu diperahatikan dua hal. “Pertama, rumah ibadah menjadi penyangga bagi hal-hal yang diyakini agama tertentu sebagaik kekhasan agamanya dan tidak dapat dikompromikan. Kedua, pengelola rumah ibadah akan menjadikan upaya-upaya kerukunan menjadi beretika dan semoga diridhoi Allah,” terangnya.

Syahrin menyebut semua agama mengajarkan bahwa setiap penganut agama harus rukun dan damai dengan Tuhannya dan juga harus rukun dan damai dengan manausia (vertikal dan horizontal) atau hablumminallah dan habluminannas. Olehkarenanya, lanjut dia, jangan sampai kedekatan kepada Tuhan mengalienasi seseorang dari manusia dan sebaliknya jangan sampai kedekatan kepada manusia mengalienasi seseorang dari sesamanya. FKUB, jelas Syahrin, merupakan menara kerukunan Kota Medan metropolitan untuk mewujudkan kehidupan hari esok yang lebih baik.
‘’FKUB berupaya semaksimal mungkin untuk merajut keragaman menjadi kekuatan kotaini hingga tercipta kehidupan yang kondusif. Dengan demikian diharapkan investasi akan masuk demi kesejahteraan rakyat,’’ urainya.

Pada saat yang sama, Guru Besar IAIN Sumutini mengingatkan bahwa kerukunan yang akan dikembangkan adalah kerukunan yang beretika, bukan kerukunan yang kebablasan hingga aktivis kerukunan harus tetap terjamin seabagai ibadah kepada Tuhan dan semoga dapat membawa aktivisnya pada keselamatan di dunia dan akhirat.

Sosialisasi ini berlangsung satu hari diikuti 88 pengelola rumah ibadah dari semua agama dengan narasumber para peneliti dari FKUB Kota Medan yakni Pdt Dr L Karosekali MTh, Drs HM Effendy Pakpahan, Drs H Hasyim Syahid dan Ir Sutopo. (*)

150 Ribu Misil Iran Mengarah ke Israel

Hubungan Bilateral Panas

TEHERAN- Kedutaan besar Inggris di Teheran, Iran diserang ratusan massa. Serangan dilakukan sebagai aksi menentang kebijakan Inggris untuk menjatuhkan sanksi atas program nuklir Iran. Di tengah penentangan itu, Republik Islam Iran siapkan 150 ribu lebih misil.

Menurut pihak berwenang Iran, sebelum terjadi kerusuhan, Selasa (29/11) waktu setempat, massa sebelumnya menerobos pagar dan pintu, membakar bendera Inggris, serta sebuah mobil di kedutaan Inggris di Teheran, selain itu massa juga merangsek ke arah utara Teheran, yang dikenal dengan nama Taman Qolhak.

Mengetahui kejadian itu, Perdana Menteri Inggris David Cameron dan Menteri Luar Negerinya, William Hague mengatakan keamanan staf dan keluarga kedutaan besar Inggris sebagai prioritas utama. “Dalam peristiwa di Teheran kemarin dan untuk menjamin keselamatannya, sejumlah staf meninggalkan Teheran,’’ demikian isi pernyataan itu, Rabu (30/11).

Cameron memperingatkan kemungkinan konsekuensi serius akibat insiden penyerangan tersebut, sementara AS, Uni Eropa, dan Dewan Keamanan PBB ikut mengutuk serangan tersebut.

Juru bicara parlemen Iran Ali Larijani, menyebut kutukan Dewan Keamanan PBB sebagai tindakan yang terburu-buru. Aksi massa untuk menutup kejahatan sebelumnya, yang dilakukan Amerika dan Inggris, sementara polisi melakukan tindakan untuk menjaga perdamaian.

Lebih lanjut, dia menyesalkan atas insiden tersebut, dengan mengatakannya sebagai ‘perilaku yang tidak dapat diterima yang dilakukan oleh sekelompok kecil pendemo.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Iran Brigadir Jenderal Ahmad Vahidi mengatakan di tengah tekanan Eropa dan Amerika di Iran serta adanya ancaman Israel menyerang Republik Islam Iran. Kini ada sebanyak 150 ribu misil yang diarahkan kepada Israel.

“Berapa banyak misil yang telah mereka persiapkan untuk menyerang kami? 10 ribu? 20 ribu? 50 ribu? 100 ribu, 150 ribu atau lebih? kami miliki semua itu,” ungkapnya.

Jenderal bintang satu itu memperingatkan Amerika Serikat (AS) tentang pernyataan-pernyataan ofensif yang dikeluarkan. Menurutnya, setiap aksi ofensif AS akan dihalau oleh pihak keamanan garis keras, bila memang akan menyerang Iran dan menolak program nuklir. (bbs/jpnn)