28 C
Medan
Thursday, April 9, 2026
Home Blog Page 14297

Boleh Rawat Jalan Nunun Kembali ke Pondok Bambu

JAKARTA-Azan Maghrib berkumandang saat Nunun Nurbaeti, tersangka KPK dalam kasus suap pemilhan DGS BI, melenggang keluar dari RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. Istri mantan Wakapolri Adang Daradjatun itu berjalan sendiri didampingi oleh dua penyidik wanita KPK yang mengenakan jilbab. Di belakangnya, sang putra Adri Daradjatun yang mengenakan baju putih mendampingi.

Nunun tadi malam dipastikan sudah sampai di rumah tahanan Pondok Bambu, Jakarta Timur untuk ditahan kembali setelah dibantarkan. Dirawat selama lima hari, sosialita yang terakhir kabur ke Thailand ini dinyatakan siap rawat jalan.

“KPK sudah bisa melakukan pemeriksaan,” ujar Kepala RS Polri Brigjen Budi Siswanto pada wartawan (19/12). Nunun dinyatakan mengalami gangguan kecemasan secara berlebihan. “Ada juga vertigo dan gangguan pada tekanan darah,” katanya.

Nunun juga sudah diperiksa oleh dokter spesialis neurology (syaraf). Hasilnya, dinyatakan pernah mengalami riwayat stroke ringan.

“Ada penurunan ingatan, tapi masih bisa mengingat,” katanya.

Penyakit yang diderita Nunun menurut jenderal polisi bintang satu ini lazim menyerang wanita seusianya.
“Kami cek fungsi organ lain seperti ginjal dan jantung baik baik saja. Jadi, ini lebih ke masalah kejiwaan, semacam depresi akibat kecemasan yang berlebihan,” katanya.

Apakah itu membuktikan bahwa Nunun merasa terancam jiwanya? Dokter Heni, staf RS Polri yang memeriksa kejiwaan Nunun mengaku belum bisa memastikan. “Kecemasan itu bisa muncul dan dipicu dari beragam faktor,” jelas Heni.
Yang jelas, dari sisi memori, Nunun masih lupa-lupa ingat. “Saat kami tanya soal kepergiannya di Thailand, masih bisa jawab. Nama-nama keluarganya yang datang juga hafal semua,” katanya.

Nunun dirawatinapkan di RS Polri setelah kondisinya memburuk saat akan menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi, Senin (12/12/2011).

Ia dilarikan ke Rumah Sakit Metropolitan Medical Center (MMC), Kuningan, Jakarta Selatan, untuk menjalani CT-scan sebelum dipindahkan ke RS Polri pada malam harinya.(rdl/jpnn)

Puluhan Warga Keracunan Amoniak

LHOKSEUMAWE- Sedikitnya 45 warga Tambon Baroh, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara terpaksa dilarikan ke klinik PT PIM, Minggu (18/12) sekitar pukul 21.45 WIB, akibat terhirup gas amoniak yang dilepaskan oleh PT PIM.
Informasi yang dihimpun puluhan korban sempat dirawat beberapa jam diklinik perusahaan tersebut dan akhirnya dipulangkan ke rumah masing-masing, setelah kondisinya membaik. Namun salah seorang warga, Suci (17) sampai saat ini masih dirawat di klinik karena kondisinya masih lemas.

Seorang warga mengaku, sesaat sebelum keracunan terdengar dentuman dari arah perusahaan, kemudian disusul bau menyengat, seperti biasa warga langsuung menghindar dengan berlari ke lokasi yang aman, namun bagi warga yang fisiknya lemah lang sung mengalami mual dan pusing-pusing.

“Saya kebetulan langsung mengambil handuk basah dan berlari ke desa tetangga, agar tidak terhirup amoniak, namun saya juga sempat dibawa ke klinik untuk diberi obat oleh petugas PT PIM,” ujar warga.

Humas PT PIM, Mustafa Tahir membenarkan ada terjadi pelepasan amoniak di katup karena saat itu terjadi peningkatan tekanan pada  PIM 1 yang memproduksi amoniak, bahkan ada kebocoran pada alat pendingin, bahkan sempat mengeluarkan api. Sementara pabrik langsung dimatikan untuk mencegah kebakaran besar dan dihidupkan kembali.
“Kita bertanggung jawab dengan semua insiden ini dan seperti sebelumnya warga yang menjadi korban amoniak tetap kita bantu sebagai,” pungkas Mustafa.(sjm/jpnn)

Korban Tewas tak Sampai 30 Orang

Kasus Pembantaian Warga Mesuji

JAKARTA-Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kasus Mesuji kembali menggelar pertemuan di gedung Kemenkum HAM, kemarin (19/12). Dalam kesempatan tersebut, TGPF menerima kedatangan tim advokasi dari Lampung. Mereka memberikan sejumlah informasi kepada TGPF.

“Kami bertemu rekan dari Lampung untuk info awal. Tahapan kerja TGPF kan ada tiga, pertama ngumpulin data, informasi, keterangan sudah ada beberapa lembaga yang melakukan, kedua klarifikasi data, dan ketiga menyusun laporan,” beber Ketua TGPF Denny Indrayana di gedung Kemenkum HAM, Jakarta.

Dari perwakilan dari tim advokasi masyarakat Mesuji, Dedy Mawardi menuturkan pihaknya telah mendampingi kasus di Mesuji di PT Barat Selatan Makmur Investindo (BSMI) sejak 1996. Selama mengawal kasus tersebut, lanjut dia, pihaknya menemukan sejumlah indikasi pelanggaran HAM yang membawa jatuh korban meninggal. Namun, jumlah korban tak sampai 30 orang. “Ada pelanggaran HAM tapi jumlahnya tidak sampai sebanyak itu,” jelasnya.

Dedy menambahkan, saat ini masyarakat Mesuji hanya berharap TGPF bisa segera menyelesaikan permasalahan yang sudah berlangsung bertahun-tahun tersebut. “Masyarakat di sana berharapnya semua bisa diselesaikan dengan baik-baik,” imbuh dia.

Menanggapi laporan yang disampaikan tim advokasi tersebut, Wamenkum HAM menyatakan, akan mengolah segala data dan informasi yang masuk. Dia mengatakan pihaknya terbuka dengan segala informasi, karena itu pihaknya belum bisa mengambil kesimpulan dari laporan awal tersebut.

“Terbuka dari masing-masing pihak, kita mengolah dahulu info yang masuk, jadi belum ada kesimpulan,” tambah Denny.

Terkait informasi korban pembantaian yang tidak sampai berjumlah 30 orang, Denny memaparkan pihaknya akan segera mengklarifikasi hal tersebut. “Itu yang kita sesalkan, kita akan klarifikasi,”imbuh dia.
Sementara, Mayjen (purn) TNI Saurip Kadi merasa gerah dengan bentuk respon pemerintah pasca terungkapnya kasus pembantaian petani di Mesuji, Lampung. (pri/ken/agm/jpnn)

Wafat, Kim Jong-il Digantikan Anak Korsel-Jepang Siaga Penuh

PYONGYANG – Seorang mantan dokter pribadi Kim Jong-il, sebagaimana dikutip The Guardian, pernah menyatakan  pemimpin Korea Utara (Korut) itu memiliki tim medis yang terdiri atas 200 dokter. Tugasnya, mengontrol makanan, minuman, dan kesehatan pria yang bertakhta sejak 1994 tersebut agar bisa berumur panjang.

Tapi, Kim tak bisa mencapai usia 70 tahun. Sabtu pagi lalu (17/12) pukul 08.30 (06.30 WIB), dalam sebuah perjalanan dengan kereta api (KA). Pemimpin yang takut bepergian lewat udara tersebut meninggal karena serangan jantung dalam usia 69 tahun. Jadilah 24 juta warga Korut menangisi kepergian pria yang diyakini memiliki tiga putra dan seorang putri dari satu istri dan tiga “selir” tersebut. Masa berkabung ditetapkan sampai (29/12) nanti dan pemakaman Kim dilangsungkan (28/12) mendatang.

Setelah Kim meninggal, putranya berusia 29 tahun, Jong-un  ditetapkan sebagai pengganti Kim. Bahkan, pada 2010 lalu Kim sudah mengkadernya dan menyematkan jenderal bintang empat dan diangkat menjadi wakil ketua Komisi Militer Pusat Partai Pekerja (satu-satunya partai di Korut).

Mengambil momentum itu, Korsel dan Jepang langsung menyiagakan penuh militernya, persis seperti kejadian 1994 lalu. Bahkan, Presiden AS Barack Obama,  Presiden Korsel Lee Myung-bak, dan Perdana Menteri Jepang Yoshihiko Noda juga sepakat bekerja sama lebih erat dalam mengantisipasi perkembangan  Korut sebagai negara negara nuklir.

Meski rakyatnya kerap dihantam kelaparan, rezim Kim tercatat dua kali menjajal meledakkan bahan-bahan mentah nuklir, yakni pada 2006 dan 2009. Saat ini mereka diyakini memiliki bahan-bahan yang cukup untuk membuat delapan senjata nuklir. Mungkin itulah capaian “terbesar” Kim yang dulu begitu diimpikan sang ayah, Kim Il-sung.
Upaya mengajak Korut ke meja perundingan untuk denuklirisasi lewat pembicaraan enam negara tersendat-sendat. Korut pun tetap mengarahkan sedikitnya 70 misil berhulu ledak nuklir ke wilayah Korsel, negeri yang secara teknis memang masih bermusuhan dengan mereka.

Sampai kini, belum diketahui sikap Jong-un terkait dengan nuklir di negaranya. Yang pasti, dia terpilih sebagai pemimpin baru Korut karena sang ayah kecewa atas dua abangnya, Kim Jong-nam dan Kim Jong-chul.
Jong-nam pernah berusaha masuk ke Jepang pada 2001 dengan menggunakan paspor palsu. Sementara itu, Jong-chul disebut-sebut berkarakter “kemayu”.

Tiga putra Kim Jong-il itu terlahir dari dua ibu. Ibunda Jong-un adalah seorang penari profesional Jepang keturunan Korea, Ko Yong-houi, yang telah meninggal. Ko itulah istri “resmi” Kim. Dia juga memiliki seorang putri lagi dari salah seorang selirnya.

Selama ini, Jong-un-lah yang selalu diajak sang bapak setiap bepergian ke luar negeri. Tapi, pria yang menguasai bahasa Inggris dan Jerman tersebut tak pernah menghelat pertemuan empat mata dengan para pemimpin dunia. Jadi, masih harus ditunggu apakah dia bisa dibujuk untuk kembali ke meja perundingan.

“Kita memang harus sangat khawatir. Sebab, setiap mengalami ketidakstabilan domestik, Korea Utara selalu berusaha mencari situasi eksternal untuk mengalihkan perhatian,” ujar Profesor Lee Jung-hoon, pakar hubungan internasional di Yonsei University, Korsel, kepada BBC. (c5/ttg/jpnn)

Badai Washi Bergerak ke Malaysia dan Indonesia

MANILA – Di tengah Filipina sedang dilanda bencana akibat Badai Tropis Washi, sejumlah Negara tetangganya seperti Indonesia dan Malaysia harus berhati-hati. Pasalnya, sekarang ini badai tropis itu sedang bergerak ke dua Negara tersebut.

Seperti ramalan Prakiraan Stasiun Meteorologi Maritim Pontianak, Kalimantan Barat, Prada Wellyantama, Senin (19/12). Menurut dia, imbas dari bencana di Filipina berakibat ke Laut Cina Selatan dan Perairan Natuna. Hal itu ditandai terjadinya gelombang setinggi tujuh meter.

Dia menyebutkan, Senin itu merupakan puncak tertinggi gelombang di Natuna dan Laut Cina Selatan. “Gelombang di Natuna dan Laut Cina Selatan terpengaruh oleh badai di Filipina dan angin muson Asia. Selasa besok, gelombang di Natuna dan Laut Cina selatan sudah berkurang,” katanya.

Gelombang relatif tinggi, hingga lima meter, diperkirakan akan bergeser ke arah Selat Karimata di perairan dalam Kalimantan Barat. “Ini pengaruh periodik musim dari Desember hingga Februari 2012 mendatang yang sudah musim hujan,” ucapnya.

Tak hanya Indonesia, Malaysia juga menjadi ancamannya.  Badai Tropis Washi terus bergerak menuju Sabah dan Sarawak, Malaysia. Sebelumnya badai itu telah memporakporandakan Pulau Mindanao di Filipina.  Badan meterologi Malaysia mengatakan badai tropis Washi bergerak ke arah barat dari Palawan, Filipina. Badai itu tengah menuju perairan Labuan dan Kudat, Sabah, Pantai Barat dan Sarawak. Demikian dilansir The Star.

Gelombang setinggi 5,5 meter diperkirakan akan melanda wilayah pesisir timur, Semenanjung Malaysia. Hal ini menyebabkan naiknya permukaan air laut diperkirakan sampai hari Sabtu 24 Desember mendatang.

Sementara itu, di tengah bencana yang memporak-porandakan Filipina, Presiden Filipina Benigno Aquino dituding berpesta pora di Istana Presiden,  Minggu (18/12).  Presiden Aquino mengunjungi Istana Presiden Filipina dan dirinya menghadiri acara peringatan Hari Natal bersama para pengawalnya. Namun, pihak keamanan Istana Presiden Filipina menampik tudingan yang menyebutkan Aquino berpesta di Istana Presiden.

“Presiden Aquino hanya berada di sini selama 30 menit, tidak naik ke panggung, dia tidak menyanyi atau menari. Tidak ada pesta di sini,” ujar kepala keamanan Istana Presiden Filipina Kolonel Ramon Dizon, seperti dikutip AFP.  (bbs/jpnn)

Israel Bebaskan 550 Tawanan Palestina Tahap II

YERUSALEM- Israel membebaskan 550 tawanan asal Palestina, Minggu (18/12) waktu setempat. Pelepasan tahanan itu merupakan tahap kedua, sekaligus terakhir, atas kesepakatan Israel dengan Palestina yang telah membebaskan tentara Israel, Gilad Shalit, setelah ditawan selama lima tahun.

Shalit diculik pada 2006 oleh militan Palestina dari Jalur Gaza. Shalit, yang ditawan kelompok Hamas, dijadikan penukar bagi seribu warga Palestina yang ditawan Israel dengan berbagai tuduhan. Kelompok Hamas, yang menguasai Jalur Gaza, telah mencapai kesepakatan dengan Israel tentang pembebasan ini.

Tahap pertama, sekitar 450 tawanan dibebaskan Israel pada 18 Oktober yang lalu. Mereka diantaranya adalah tahanan yang terlibat dalam kasus penyerangan yang menewaskan warga Israel. Sedangkan, tawanan yang dibebaskan pada tahap kedua ini tak ada yang terlibat kasus pembunuhan.

“Perasaan saya gembira bercampur sedih karena meninggalkan saudara saya di dalam penjara, dia berharap semua akan dibebaskan,” ujar Samer Aweidad, yang telah menjalani empat tahun penjara dari enam tahun masa hukumannya seperti dilansir Reuters. (net/jpnn)

Mantan Miss Venezuela Wafat

TEXAS- Mantan Miss Venezuela 2000, Eva Ekvall wafat diusia 28 tahun di Houston, Texas, Amerika Serikat (AS), Sabtu (17/12).  Seperti dilansir situs Zeenews, wanita cantik itu wafat akibat berjuang melawan kanker payudara.

Sejumlah kalangan menyatakan keheranannya atas kabar itu, karena Ekvall sapaan akrabnya, pergi begitu cepat dalam usia yang terbilang muda. “Sedih, kanker telah merenggutnya,” kata Leonardo Padron Globovision, penulis ternama.
Mantan ratu kecantikan itu menulis buku setelah didiagnosa menderita kanker payudara tahun lalu. Fuera de Foco, buku yang dibuatnya bersama fotografer terkenal Roberto Mat, menceritakan perjuangannya melawan kanker.

Ekvall mencoba meningkatkan kesadaran orang-orang soal bahaya penyakit payudara seperti yang dideritanya. Ekvall membagi cerita perjuangannya ketika melawan penyakit kankernya itu melalui akun Twitternya, Maret lalu.  (zeenews/net/jpnn)

Kalau Terlalu Muda, Kurang Matang..

Amin Rais Pesimis Capres dari Kalangan Usia Tua

Tokoh reformasi Amien Rais berharap generasi tua mengendurkan nafsu untuk nyapres pada pilpres 2014. Amien yang kini masih aktif sebagai Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP) DPP PAN itu mendorong tampilnya generasi muda.

“Mungkin yang diperlukan itu in “between, artinya tua belum, muda juga sudah lewat. Katakanlah usia 45 sampai 55 tahun,” kata Amien di gedung DPR, kemarin (19/12). “Kalau yang terlalu muda mungkin kurang matang sedikit,” lanjut mantan Ketua MPR periode 1999 “2004, itu.

Dia lantas menyebut sejumlah nama. Di antaranya, Ketua Umum PAN Hatta Rajasa, Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto, mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Ketua DPR Pramono Anung, Ketua DPP PDIP Puan Maharani, Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie, dan pendiri ormas Nasional Demokrat (Nasdem) Surya Paloh.

“Ical is one of the strong competitive, salah satu kandidat, punya partai besar. Bahkan, siapa tahu Surya Paloh. Jadi, yang muda-mudalah, yang tua-tua tinggal mendoakan saja,” katanya.

Amien menegaskan sejumlah tokoh tua yang sudah berusia 60 sampai 70 tahun ke atas sudah sulit untuk didongkrak ke atas. “Kalau yang sudah sepuh-sepuh, yang 60-70 tahunan itu memang sulit dimunculkan. Artinya, generasi saya, Pak Akbar Tanjung, Pak Wiranto, Ibu Megawati memang sudah berat. Bahkan, hampir mustahil,” kata Amien.

Merujuk kepada tanggal dan tahun kelahiran, maka pada tahun 2014 nanti, sebenarnya tokoh yang sudah berusia di atas 60 tahun bukan hanya Amien Rais (70), Akbar Tanjung (69), Wiranto (67), dan Megawati (67) saja.
Entah karena keseleo lidah atau mungkin lupa, sejumlah tokoh lain yang disebut Amien sebenarnya juga mencapai usia kepala enam pada 2014. Bahkan, itu termasuk capres dari PAN sendiri, Hatta Rajasa (61). Begitu juga Prabowo Subianto (63); Aburizal Bakrie (68), dan Surya Paloh (63).

Hanya Sri Mulyani Indrawati (52) dan Pramono Anung (51) yang akhrinya termasuk kategori ideal dalam perspektif Amien Rais. Soalnya, Puan Maharani sekalipun ternyata baru akan berusia 41 tahun pada tahun 2014 mendatang. Sebelumnya, Amien menyebut yang berusia kurang dari 45 tahun sebenarnya juga masih kurang matang.

Amien menyampaikan harus terjadi alih generasi kepemimpinan nasional. “Sekarang zaman peremajaan,” katanya. “Kalau sudah 70 tahun maju, saya kira “sekalipun dianggap bijak, itu sudah over, sudah lewat waktunya,” cetus Amien.

Wakil Ketua Umum PPP Lukman Hakim Saifuddin tidak sepakat kalau persoalan usia menjadi patokan. Seorang pemimpin itu, kata Lukman, setidaknya harus memenuhi tiga kriteria. Yakni, memiliki integritas, kapabilitas, dan aksebilitas atau didukung mayoritas rakyat pemilih.

“Jadi, usia itu menjadi sama sekali tidak signifikan untuk menentukan seseorang dapat menjadi pemimpin atau bukan,” tegas Wakil Ketua MPR, itu.

Sekretaris Jenderal PPP M Romahurmuziy menyatakan, PPP juga sudah melakukan monitoring dan turun ke bawah (turba)  untuk menjaring capres ideal. Dalam penjaringan melalui grass root dan survei internal PPP, menunjukkan belum adanya tokoh yang menonjol untuk maju sebagai capres. “Mega dan Prabowo di grass root tetap yang paling kuat dukungannya setelah SBY,” ujar Romi saat dihubungi.

Meski dua nama tersebut dominan, namun masih ada persoalan yang mengganjal pencalonan Mega maupun Prabowo. Romi menyatakan, kemenangan dalam pilpres tidak selalu bergantung pada siapa yang terkuat. “Persoalan utama apakah UU Pilpres masih akan tetap bersyarat sama,” ujarnya. UU Pilpres mengatur batasan pencalonan capres yakni 20 persen suara nasional atau 25 persen suara berdasarkan jumlah kursi di DPR.

Kalau persyaratannya masih sama ataupun naik, kata Romi, tentu hasilnya akan berbeda. Meski begitu, masih terlalu pagi mengukur elektabilitas capres pada saat ini. “Calon baru juga masih mungkin muncul, kombinasi pasangan juga masih sangat mungkin berubah diluar yang sekarang dibicarakan,” jelasnya.

Calon baru yang muncul nanti, lanjut Romi, bukanya tidak memiliki peluang. Ini  karena, sejatinya belum ada capres yang betul-betul dominan mendapatkan dukungan publik. “Calon baru masih punya peluang untuk meningkatkan elektabilitasnya,” tandasnya.

Ketua DPR RI Marzuki Alie menilai ukuran untuk menilai capres berdasarkan umur tidak bisa dijadikan ukuran. Menurut Marzuki, banyak pemimpin dunia di Asia, misalkan Cina dan Korea Selatan yang sukses meski umurnya tergolong lanjut. “Jangan bicara umur,” kata Marzuki.

Menurut dia, usia seorang capres jangan menjadi alat untuk mendiskriminasi. Semua orang punya kesempatan asalkan memiliki loyalitas kepada rakyat, bangsa dan negara. “Nanti biar rakyat saja yang menilai,” ujarnya. (pri/bay)

Lokasi Strategis dengan Fasilitas Umum

Perumahaan Golden Gaperta

MEDAN- Memiliki rumah yang berdekatan dengan fasilitas umum menjadi impian setiap orang. Apalagi, rumah tersebut menawarkan harga yang terjangkau. Dipastikan rumah itu akan menjadi rebutan. Begitulah yang disuguhkan Golden Gaperta di Jalan Bakti, Gaperta Ujung.

Dengan konsep bangunan villa, Golden Gaperta juga mengusung klasik-modern yang memudahkan menjangkau fasilitas umum, seperti universitas, plaza, pasar tradisional dan modern. Bahkan dengan letak yang strategis ini juga akan memudahkan pemilik rumah menjangkau jalan ringroad Gagak Hitam, Jalan Karya, Jalan Gatot Subroto, Jalan Kapten Muslim, dan Asrama Pondok Kelapa. “Fasilita utama kita yang dekat dengan fasilitas umum dan jalan utama kota Medan, sehingga memudahkan pemilik rumah untuk menjangkaunya,” ungkap Marketing Trans Management, Benny kepada Sumut Pos.

Selain letak yang strategis, perumahan Golden Gaperta memiliki berbagai fasilitas umum, seperti SHM, IMB, instalansi listrik, instalansi air dari PDAM, penerangan lampu jalan, pavingblock. Dengan kemudahan tersebut akan memudahkan konsumen memilih lokasi yang diinginkannya. “Mereka (pemilik rumah) tidak perlu repot untuk mengurus lagi, karena itu sudah menjadi bagian dari penjualanan,” ungkap Benny.

Ada sekitar empat tipe rumah yang ditawarkan Golden Gaperta, seperti tipe Falcon, Finley, Ficellio, dan Florenzino. Falcon merupakan tipe rumah standar dengan luas bagunan 75 meter, sedangkan tipe Florenzino perumahan dengan luas bagunan 135 meter. “Nah, ada juga rumah dengan tipe yang sama, tetapi harganya beda, karena letaknya di sudut dan ada kelebihan tanah,” imbuhnya.

Untuk tipe Falcon terdiri dari 2 1/2 lantai. Lantai 1 terdiri dari 1 kamar tidur, 1 kamar mandi, ruang tamu, ruang makan dan dapur. “Lantai 1 juga difasilitasi bagasi mobil,” tambah Benny lagi. Sedangkan untuk lantai 2, terdiri dari 2 kamar tidur, dan 2 kamar mandi. Sedangkan sisa lantai merupakan lahan kosong yang dapat digunakan sebagai tempat jemuran dan balkon.

Sedangkan untuk tipe Florenzino, terdiri dari 3 1/2 lantai. Karena rumah ini untuk menengah ke atas, lantai bawah hanya terdiri dari garasi yang mampu menampung 2 mobil, kamar mandi, kamar tidur pembantu dan dapur kotor. Sedangkan untuk lantai 1 terdiri dari 1 kamar tidur, ruang makan, ruang tamu, kamar mandi, teras, dan entry. Sedangkan untuk lantai 2, terdiri dari 2 kamar tidur, kamar mandi dan balkon. Dan lantai atasnya berupa ruang kosong. “Harga yang kita tawarkan mulai dari Rp300 jutaan hingga Rp500 jutaan,” terangnya. Dan harga sudah termasuk dari fasilitas yang tertera. (ram)

Tetap Asri Walau di Pinggir Jalan Raya

Perumahan Royal Platinum

MEDAN- Memiliki rumah di pinggir jalan raya menjadi pilihan banyak orang. Selain mudah ditemukan, rumah tersebut bernilai tinggi. Hanya saja kekurangannya, rumah sering berdebu.

Namun Perumahan Royal Platinum hadir dengan nuansa berbeda. Walaupun berada di pinggiran jalan raya, suasana rumah terasa asri. Perumahan yang mengangkat konsep klasik-modern ini tepatnya dibangun di lintasan jalan Medan-Brastagi, atau di Jalan Jamin Ginting, Medan.

Banyaknya tumbuhan yang tumbuh di sepanjang jalan membuat Perumahaan Royal Platinum terasa begitu asri.”Perumahan dibangun di pinggiran Jalan Jamin Ginting, suasana yang kami tawarkan asri,” kata Marketing Platinum Developed, Iin.

Perumahan yang saat ini masih dalam proses pembangunan ini menawarkan rumah dengan konsep villa dan rumah toko (ruko). “Untuk rumah kita sediakan 2 1/2 lantai dan ruko 3 1/2 lantai,” paparnya.

Pemilihan bangunan dengan konsep klasik-modern ini, karena sesuai dengan konsep perumahan yang sedang diusung Royal Platinum. “Kita mengangkat konsep rumah villa, namun bangunannya berbentuk klasik-modern,” katanya lagi..
Perumhaan Royal Platinum hanya menyediakan 2 1/2 lantai. Lantai 1 tersedia 1 ruang tidur, kamar mandi, ruang makan, ruang tamu dan dapur. Sedangkan lantai 2, disediakan 2 kamar tidur, 2 kamar mandi dan balkon. “Untuk menambah ke asrian rumah, kita sediakan tanah kosong yang dapat digunakan sebagai taman depan dan belakang rumah,” imbuhnya. Sementara lantai 2 juga disediakan ruang kosong yang dapat digunakan untuk bersantai.

Banyak akses jalan di sekitar Perumahaan Royal Platinum. Seperti ke pasar modern (Carrefour di Jamin Ginting), arena bermain keluarga Hairos, jalan ringroad, dan Lapangan Golf Royal Sumatera. Saat ini, harga rumah yang ditawarkan Royal Platinum mulai dari Rp418 juta hingga Rp423 juta, sedangkan untuk harga ruko dibandrol dengan harga Rp428 juta.

“Ini merupakan harga perdana, jadi mendapat potongan harga sekitar Rp50 juta,” urai Iin. Harga tersebut sudah termasuk AJB, BBN, PPJB. “Bila membayar DP secara tunai akan mendapat hadiah langsung berupa motor matic honda Scoopy dan TV,” pungkasnya. (ram)