26 C
Medan
Sunday, April 5, 2026
Home Blog Page 14299

Antisipasi Banjir Susulan dan Genangan Air di Kota Medan

Pemko Buat Posko

MEDAN- Pemerintah Kota (Pemko) Medan akan segera melakukan kesiagaan dalam menghadapi bencana banjir dengan menyediakan posko. Kebijakan ini dilakukan untuk mengantisipasi banjir yang sewaktu-waktu bisa saja terjadi akibat tingginya curah hujan, dengan adanya banjir susulan dan genangan air di Kota Medan.

“Untuk mengantisipasi banjir memang sudah ada posko kita buat. Tapi yang terpenting hari Senin (28/11), kita (Pemko Medan) akan menggelar rapat kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana.

Air tergenang ini memang luar biasa, seperti hujan kemarin saja air sudah tergenang di mana-mana, inilah yang harus segera kita antisipasi,” kata Wali Kota Medan usai membuka pelepasan Medan Metropolitan Road Race 2011 di lapangan multi fungsi Provsu di Jalan Pancing, Minggu (27/11) siang.

Dikatakannya, banjir memang harus diantisipasi sejak dini, sebab tidak hanya sekedar menyangkut korban tetapi kalau sudah hujan dan air tergenang di mana-mana maka akan menimbulkan kemacetan lalu lintas. “Untuk itulah, maka saya minta agar penggalian parit itu bisa lebih efektif dan lebih baik serta jangan dilakukan secara asal-asalan. Seperti Medan Perjuangan itu sudah kita lakukan penggalian parit untuk mengantisipasi tingginya curah hujan,” ucap Rahudman.

Lanjutnya, dengan pendekatan terhadap masyarakat untuk melakukan pembenahan terhadap drainase di sekitar tempat tinggalnya. “Pemko akan mencari solusi dengan melakukan pembenahan terhadap drainase dengan memberi pemahaman terhadap masyarakat,” jelasnya.

Anggota DPRD Kota Medan Budiman Panjaitan menyebutkan, pembangunan banjir di Medan seharusnya ditangani secara komprehensif, artinya Pemko Medan juga harus bergandengan dengan pemerintah Provinsi Sumut juga pemerintah pusat. Sebab, upaya yang harus dilakukan adalah melakukan penghijauan di wilayah hulu sungai Deli serta harus segera melakukan normalisasi sungai deli, setidaknya sungai Deli harus terbebas dari sampah, sehingga aliran air menjadi lancar. Sungai deli merupakan kewenangan Pemprovsu juga pemerintah pusat. Oleh karenanya, penangangan banjir harus komprehensif.

“Banjir itu terjadi prinsipnya karena air di hulu yang bertambah dan tidak tertampung lagi, itu terjadi karena adanya penggundulan hutan, sehingga harus dilakukan reboisasi di daerah hulu,” jelas Budi.

Apalagi, lanjut Budiman, saat ini kondisi eksisting di hulu sungai deli dibutuhkan 7.000 hektar lagi penanaman pohon kembali. Sebab dalam UU tata ruang seharusnya hutan di suatu daerah itu harus 30 persen. Sedangkan saat ini hutan di hulu sungai Deli hanya berkisar 6 persen. “Yang terpenting itu sekarang adalah reboisasi lagi di hulu, paling tidak harus ada 7 ribu hektar lagi hutan di hulu sungai deli,” jelas Budi.

Menurutnnya, Sumut seharusnya bisa melihat Jepang. Di Jepang, hutan di negara tersebut sudah mencapai 70 persen, tentunya dengan banyaknya pohon tidak hanya membuat negara itu semakin terlihat indah melainkan juga untuk dapat menjadi resapan air sehingga dapat mengurangi debit air di kala curah hujan yang tinggi sewaktu-waktu.
Pemko Medan, diharapkannya dapat memberikan kontribusi untuk melakukan reboisasi. Apalagi 78 persen wilyah di Kota Medan berada di aliran sungai Deli.

“Kita sudah mengusulkan kepada Pemko Medan, solusi untuk menangani banjir ini. Kami juga sudah memaparkannya ke pemerintah sumut. Dan Medan melalui pak Wali Kota sudah sepakat untuk melakukan normalisasi sungai Deli juga bersedia untuk melakukan pembebasan rumah penduduk di wilayah pinggiran sungai,” jelas Budiman.

Namun, tambah Budi kewenangan untuk menormalisasikan sungai Deli itu berada di Badan Wilayah Sungai (BWS) dan tentunya dengan Departemen Kehutanan. “Kalau upaya ini tidak segera dilakukan, air di Sibolangit akan semakin berkurang, apalagi saat ini di pinggir jalan menuju Sibolangit dan Brastagi sudah dibangun rumah dan ruko dan ini sangat berdampak buruk terhadap Medan. Bisa dipastikan suatu saat Medan tenggelam, sekarang saja seperti di rumah saya di kawasan Sei Sikambing yang sudah pasti bukan berada di daerah pinggiran sungai, kalau  hujan air sudah masuk ke teras rumah, padahal dulu tidak pernah seperti itu,” tegas Budiman.

Diharapkannya, Pemerintah Kota Medan mendorong agar segera menambah Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Medan. “Kalau berdasarkan UU tata ruang diperlukan 20 persen ruang terbuka hijau, namun eksistingnya saat ini baru 9-10 persen ruang terbuka hijau di Medan juga kita mendorong Pemko Medan untuk melakukan penangangan drainase yang lebih baik,” sebut Budi.(adl)

Rumah Sakit Tembakau Deli Bakal Ditutup

Nasib Karyawan Makin tak Jelas

MEDAN- Nasib karyawan yang tergabung dalam Serikat Pekerja Perkebunan (SPBun) Unit Rumah Sakit Tembakau Deli seakan berada diujung tanduk. Pasalnya, sejak dua bulan lalu, isu akan ditutupnya rumah sakit tersebut mulai bergulir dan membuat resah para karyawan. Bagaimana tidak, informasi tentang eksistensi rumah sakit itu tidak dibarengi dengan bagaimana nasib ratusan karyawan.

“Kita semua merasa khawatir dengan wacana pihak managemen yang ingin menutup rumah sakit. Kami sudah beberapa kali rapat mengenai hal ini. Sebelumnya memang sudah diinformasikan kalau rumah sakit ini akan tutup. Tapi, tidak dijelaskan bagaimana nasib kami,” kata Ketua SPbun Unit RS Tembakau Deli Erma Prihatini, Minggu (27/11).

Menurut Erma, selama beroperasi, rumah sakit tersebut tidak memiliki masalah dan management pengelolaan juga dinilai bagus. Sebagai rumah sakit rujukan RS GL Tobing Tanjung Morawa, RS Bangkatan Binjai dan RS Tanjung Selat Langkat, tingkat kunjungan pasien rawat inap per bulannya mencapai 46 persen dan pasien rawat jalan mencapai 80 persen.

“RS Tembakau Deli juga menerima pasien Jamkesmas, umum dan pasien yang berasal dari karyawan serta memiliki langganan dari beberapa perusahaan diantaranya PTP 1, 3, 4, 5, 6 dan 11. Perusahaan BSP, Padasa, PLN dan PT SAN dan bekerjasama dengan beberapa universitas kedokteran untuk pendidikan dokter. Kita sudah mengirim surat ke direksi untuk mempertanyakannya, tapi hingga saat ini belum ada balasan,” jelas Erma Prihatini.

Terpisah, Anggota DPD RI Parlindungan Purba, mengaku prihatin dengan nasib yang menimpa para karyawan. RS Tembakau Deli dinilai merupakan aset yang produktf, tidak sedikit karyawan yang menggantungkan hidupnya dirumah sakit tersebut. Jika memang harus marger dengan rumah sakit PTP lainnya, maka harus ada penjelasan yang transparan kepada seluruh karyawan, instansi terkait maupun seluruh perusahaan yang bekerjasama dengan rumah sakit tersebut.

“Memindahkan aset tidak mudah, harus ada sosialisasi tidak hanya pada seluruh pekerja, tapi juga berbagai instansi terkait dengan rumah sakit tersebut, dan juga harus mendapat persetujuan pemegang saham. Para karyawan harus tahu tentang nasib mereka selanjutnya, apakah dipekerjakan kembali, pensiun dini atau PHK. Masalah ini akan saya pertanyakan kepada Menteri BUMN Bapak Dahlan Iskan,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Utara, Candra Syafei meminta kepada pihak Rumah Sakit Tembakau Deli untuk menyelesaikan gaji pegawai dan tidak menelantarkan pasien. “Jika berencana menutup operasional rumah sakit, harus dijelaskan aset sasaran prasana siapa yang mengambil alih,” tegasnya.

Namun begitu, pihaknya akan mempertanyakan terlebih dahulu mengenai rencana akan ditutupnya operasional rumah sakit itu. “Saya belum mendapat laporannya, harus ada laporan mengenai itu supaya kita mengetahui persoalan yang menyebabkan rumah sakit itu akan tutup. Nanti, kita pertanyakan dulu, tapi kita harap rumah sakit ini tidak ditutup,” bebernya.(mag-11)

Uang Rekening Listrik Dicuri Maling

TEBING TINGGI- Uang pembayaran tagihan rekening listrik sebesar Rp5 juta milik warga yang disimpan oleh Tuti Srianti Nainggolan (29) warga Jalan Letda Sujono, Lingkungan I, Kelurahan Pinang Mancung, Kota Tebing Tinggi, Sabtu (26/11) sekira pukul 16.00 WIB dicuri maling dari dalam laci meja komputer.

Informasi itu diketahui setelah korban membuat laporan ke Mapolres Tebing Tinggi No Pol: LP/813/2011/SPKT TT. Di Mapolres , Tuti membeberkan sebelum membuat laporan di Mapolres Tebing Tinggi, dirinya sudah curiga terhadap tiga orang pemuda berintial IR, PU dan AG, yang saat itu duduk-duduk di door smeer di sebelah loket pembayaran listrik.
Tuti mengetahui keberadaan tiga pemuda tersebut atas bantuan teman sekolahnya, Syafruddin (32) alias Udin. “Setelah saya menerima informasi, saya langsung menemui tiga pemuda itu. Seorang pelaku mengaku mencuri uang milik Tuti,” ucapnya , Minggu (27/11) saat di Mapolres.

Kapolres melalui Kasat Reskrim Polres Tebing Tinggi, AKP Lili Astono mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, sementara nama-nama pelaku sudah dikantongi petugas.  (mag-3)

Batu Tewas Gantung Diri

PANTAICERMIN- Seorang pria satu anak Dedi Imran alias Batu (31) warga Dusun II, Desa Pantai Cermin Kanan, Pantai Cermin, Serdang Bedagai ditemukan pertama kali oleh istrinya, Leni dalam keadaan tidak bernyawa, Minggu (27/11).

Di lokasi kejadian, Uwaknya, Ngah dan Makciknya, Zainab membenarkan peristiwa tersebut. Batu diketahui Leni mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri menggunakan tali nilon di kamarnya  pukul 11.20 WIB.  “Istrinya tahu suaminya gantung diri ketika akan masuk kamar, lalu teriak memanggil kami yang berada tidak jauh dari rumahnya. Kami mendatanginya, dan melihat Batu sudah tergantung di dalam kamar. Warga membawa Batu ke Puskesmas Pantai Cermin, namun sudah tidak bernyawa lagi, ”terangnya.

Kasubag Humas Polres Sergai AKP ZN Siregar menyebutkan, hasil olah TKP sementara, tewasnya Batu, murni bunuh diri. (lik/smg/jpnn)

Langsung Bidik Mayweather Jr

MEXICO CITY- Gelar juara dunia tinju kelas menengah ringan (63,5 kg) versi WBC tak berpindah tangan. Petinju Meksiko Saul “Canelo”Alvarez masih mempertahankan gelarnya itu setelah mengalahkan petinju Puerto Rico Kermit Cintron. Pertarungan itu digelar di hadapan publik Alvarez di Monumental Plaza de Toros, Mexico City.
Canelo memberikan pembuktian meyakinkan dengan penampilan yang dominan. Hasilnya, dia menjatuhkan Clinton dua kali di ronde keempat. Wasit menghentikan pertarungan di ronde kelima dan menyatakan petinju 21 tahun itu menang dengan TKO (technical knockout) saat ronde tersebut menyisakan tujuh detik.

“Saya melakukan persiapan yang luar biasa dan bertarung luar biasa. Semua berjalan sesuai dengan yang kami rencanakan,” ujar Canelo seperti dikutip Fightnews.

Tiga ronde awal berlangsung ketat, meski Canelo tampil lebih agresif. Cintron, yang lebih banyak bertahan, menunjukkan mampu menyulitkan dengan counter atau pukulan balasan yang menyengat. Namun, Canelo menemukan momentum di akhir ronde ketiga ketika pukulan straight kanannya menggoyahkan Cintron.

Canelo meneruskan momentum itu di ronde keempat. Diiringi sorakan para penggemarnya, dia membombardir Cintron di kepala dan tubuh. Hasilnya, dua kali dia merobohkan Cintron. Cintron diselamatkan bel untuk memaksakan berlangsungnya ronde kelima.

Ronde kelima tak semudah bayangan Canelo. Cintron bangkit dengan bertarung lebih agresif. Tapi, hal itu justru menjadi boomerang baginya. Canelo mampu memanfaatkan terbukanya pertahanan Cintron dan memojokkannya di akhir ronde.

Tak melihat reaksi dari Cintron. wasit segera menghentikan pertarungan dan menyatakan kemenangan menjadi milik Canelo.

“Saya tahu Kermit petinju tangguh dan tak akan diam setelah terdesak. Tapi, untuk pertarungan seperti ini, saya harus pandai memanfaatkan peluang. Itulah yang saya lakukan kepadanya,” tutur Canelo.

Kemenangan tersebut membuat rekor Canelo masih sempurna alias tak terkalahkan dalam 40 kali naik ring. Dia pun siap menapaki pertaungan lebih akbar. Canelo mengaku sedang mengincar pertarungan melawan petinju tak terkalahkan Amerika Serikat (AS) Floyd Mayweather Jr, tahun depan. “Tahun depan, kami ingin melawan yang terbaik, kami inginkan Mayweather Jr pada bulan Mei. Terlepas dari masalah uang, kami ini pertarungan terbaik di dunia dan dia adalah petinju terbaik di semua kelas. Jadi, saya ingin melawannya,” tegas Canelo. Doa memang seakan dinanti pertarungan akbar di kelas menengah ringan atau menengah. Dia juga sudah dibidik petinju tak terkalahkan Meksiko lainnya Julio Cesar Chavez Jr yang memiliki gelar juara dunia kelas menengah WBC. Jika terealisasi, duel tersebut akan menjadi ajang pembuktian petinju terbaik. (ady/diq/jpnn)

Melihat Aktivitas di Areal Eks PTPN 2 Sei Semayang

Jenuh Menunggu, Warga Buat Lapangan Bola

Konflik lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) PTPN 2 Sei Semayang di Kota Binjai belum ada titik terang. Hingga kini membuat masyarakat yang tergabung dalam kelompok tani semakin jenuh akibat terus menunggu keputusan dari pihak terkait. Karena sudah jenuh, warga akhirnya memperluas tanah garapannya.

Pembersihan untuk memperluas lahan itu dilakukan di atas lahan eks HGU PTPN 2 Sei Semayang, tepatnya di Jalan Bangau, Lingkungan IX, Kelurahan Mencirim, Kecamatan Binjai Timu, Minggu (27/11).

Ketua kelompak tani Anugrah Tunggurono, Syamsul saat ditemui disela-sela aksi pembersihan tanaman tersebut mengatakan, semua dilakukan pihaknya, untuk memperluas areal atau lahan sesuai alas hak yang mereka pegang.
“Kami sebenarnya sudah bosan menunggu dan terus menunggu keputusan dari pihak yang berwenang. Makanya, kami melakukan aksi bersih-bersih dan memperluas lahan. Semua kami lakukan berdasarkan alas hak yang ada sama kami, dengan luas sekitar 628 hektar,” ujarnya.

Dia mengatakan, sebelum ada keputusan dari pihak terkait. Pihaknya akan terus melakukan perluasan lahan. Hingga nantinya, luas lahan mencapai 628 Ha sesuai dengan alas hak yang dipegang oleh warga.

“Disamping kami memperluas lahan, kami juga sudah mulai melakukan penanaman seperti menanam sawit. Rencananya, kami akan menanam jagung dan tanaman palawija lainnya, yang hasilnya untuk kubutuhan masyarakat bersama. Tapi, saat ini kami lagi membersihkan tunggul tebu yang masih berada di areal ini,” ungkap Syamsul.
Seorang masyarakat tani Anugrah Tunggurono, Udin (60) kepada Sumut Pos menyampaikan, kini dirinya sangat senang, jika nantinya lahan eks HGU PTPN 2 Sei Semayang ini dapat kembali dimiliki masyarakat.

“Dulu, lahan ini adalah tanah kami. Kenapa saya katakan begitu? Karena waktu saya masih lajang tanggung, saya dan orang tua bercocok tanam di areal ini. Di sanalah kami berladang dan mendirikan pondok,” kenang Udin, sembari menunjukan lokasi ladang dan pondok miliknya masa dahulu.

Kini kata Udin, dia sudah tidak sabar untuk kembali bercocok tanam bersama anak-anaknya di lahan miliknya dahulu. “Waktu dulu, kami warga di sini tidak ada yang merasakan kesusahan. Setiap hari kami ke ladang bersama orang tua. Kami berharap  secepatnya lahan ini dikembalikan kepada kami. Agar kami dapat merubah ekonomi yang berat kami rasakan ini,” harapnya.

Pantauan Sumut Pos di lokasi pembersihan lahan itu, lahan yang sudah dibersihkan masyarakat tani itu sudah mencapai sekitar 15 hektar. Dan di sekeliling lahan itu sendiri, tampak pohon sawit yang baru ditanami warga. Bahkan, para pemuda serta anak-anak warga setempat, tampak senag dengan adanya lapangan sepak bola, yang mereka buat di atas lahan eks HGU PTPN 2 Sei Semayang itu. (dan)

Angky Gagal Revans

MAZATLAN- Pupus sudah harapan Indonesia untuk memiliki juara dunia di kelas bantam (53,5 Kg) versi WBO. Itu setelah petinju Angky Angkotta gagal memenangkan pertarungan melawan petinju Mexico Jorge Arce, di Plaza De Toros Rea Mazatlan, Mexico,  kemarin (27/11).

Angky dipaksa mengakui keunggulan lawannya setelah kalah dalam perhitungan angka dalam pertarungan 12 ronde. Petinju asal Maluku itu dinyatakan kalah angkat telak oleh juri Alejandro Lopez Cid  dan  Adalaide Byrd dengan skor 110-118, sementara juri Joe Garcia memberikan angka 111-117 semuanya untuk Arce.

Kemenangan Arce ini pun menegaskan kegagalan Angky untuk melakukan revans setelah pada 2010 lalu kalah dengan technical decisions. Dalam pertarungan kemarin, Angky yang sebelum pertandingan menegaskan ingin meraih kemenangan dengan memukul KO lawan tenyata tak berhasil membuktikan sesumbarnya.

Di ronde awal Angky memang langsung mengambil inisiatif untuk terus menekan sang lawan. Tapi, Arce berhasil mengatasi pukulan Angky dan justru balik menekan. Alhasil, pada ronde ketiga Angky terlihat sempoyongan setelah mendapatkan pukulan telak dari Arce, seperti yang dilansir oleh situs lokal deportes.terra.com.
Dominasi Arce ini ternyata terus berlanjut hingga pertandingan memasuki ronde-ronde akhir. Pada ronde  kesebelas, Angky mulai mengeluarkan semua tenga yang tersisa untuk memukulk jatuh sang lawan. Namun, usahanya tidak berhasil. Demikian juga di ronde ke-12 usaha keras Aggky tak mampu mematahkan pertahanan Arce hingga akhirnya gelar diraih oleh Arce.

Dengan gelar ini, Arce juga menjadi salah satu petinju yang sukses meraih lima gelar berbeda dalam karirinya. Sebelumnya, petinju Mexico itu pernah meraih gelar terbang ringan WBO dan WBC, kelas terbang ringan Interim WBC, dan kelas terbang ringan super WBO.

Sementara itu, kubu Mahkota Promotion yang membantu pertarungan Angky di Mexico menyesalkan kekalahan jagoannya. Alasannya, dari sisi strategi dan teknik bertinju  keduanya berimbang, tapi hasil akhir wasit memberikan kemenangan angka untuk Arce.

“Angky sudah berupaya maksimal untuk memukul KO Arce, sayang  hasil akhir masih milik lawan,” tutur promotor sekaligus owner Mahkota Promotion Raja Sapta Oktohari.

Dari hasil pembicaran dengan manajer Angky, Gabriella Tuhumury, setelah pertarungan, Okto menjelaskan bahwa pihaknya akan membicarakan kembali tentang pertarungan berikutnya.
“Selanjutnya akan lebih siap dari pertarungan yang sekarang, baik secara mental, fisik maupun hal lain agar Angky bisa menjadi juara dunia. Kami konsisten mendukung langkah Angky,” tutur lelaki yang juga berprofesi sebagai pengusaha  tersebut.(aam/jpnn)

Tertibkan Ternak Kambing di Jalan Karya Sehati

087867595xxx

Kepada Pemko Medan/instansi terkait tolong ditindak orang yang memelihara ternak  kambing di Jalan Karya Sehati Gang Sehati 4 Medan Johor karena sudah lama baunya mengganggu lingkungan. Kepling diam saja, terima kasih.

Cek ke Lapangan

Terimakasih untuk informasinya, kami akan cek langsung ke lapangan. Sesuai Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 23 Tahun 2009 tentang Larangan dan Pengawasan Usaha Peternakan Hewan Berkaki Empat diikuti Keputusan Wali Kota Nomor 524/757K tertanggal 29 Juni 2010 tentang Tim Pengawasan Usaha Peternakan Hewan Berkaki Empat, dihimbau warga mengosongkan seluruh kandang dan tidak beternak atau berdagang babi di wilayah Kota Medan. Pelanggaran akan diberikan sanksi tegas berupa penggusuran paksa.

Ir H Wahid MSi
Kadistanla Kota Medan

Harus Tegas

Penertiban ternak kaki empat di Kota Medan tampaknya mulai redup dan belum memiliki penyelesaian yang baik. Padahal, aroma tak sedap dari kotoran ternak berdampak kepada kesehatan. Jadi sudah sangat wajar bila Wali Kota Medan bersama satuan pengamanan bertindak lebih tegas. Apalagi secara aturan sudah lengkap. Begitu juga anggaran untuk penertiban sudah ditampung di APBD. Untuk itu, kami meminta kepada Wali Kota Medan untuk memimpin langsung penertiban sehingga aturan bisa benar-benar berfungsi. Selanjutnya, berikan sanksi yang tegas jika masih ada yang melanggar peraturan wali kota tersebut.

Ilhamsyah
Komisi A DPRD Medan

Jo Wilfried Tantang Federer

LONDON- Jo Wilfried Tsonga berhasil menghentikan langkah Tomas Berdych di semifinal. Kemenangan straight set yang diperolehnya mengantar petenis Prancis ini ke laga puncak untuk menantang Roger Federer.
Tsonga mengalahkan Berdych dengan 6-3 7-5 di O2 Arena, London dalam pertandingan yang berakhir Minggu (27/11) dinihari WIB.

Petenis rangking enam dunia itu akan berupaya mendapatkan hasil yang lebih baik dari Sebastian Grosjean, petenis Prancis terakhir yang mencapai final namun kalah dari Lleyton Hewit pada tahun 2001.

Ini partisipasi kedua Tsonga di turnamen elit ini. Dengan kombinasi servis yang kuat dan pukulan akurat, dia mengakhiri perlawanan petenis Republik Ceko dengan sebuah ace dalam waktu kurang lebih satu setengah jam.
Tsonga akan berebut gelar juara dengan Federer di partai final. Ini pertemuan kedua mereka di turnamen ini sebelumnya Tsonga kalah di babak penyisihan dalam tiga set.

“Ini luar biasa. Aku sungguh bagus, ini pertama kalinya aku seperti ini dalam karierku,” girang Tsonga seperti diwartakan AFP. “Bagiku, ini sungguh pekan yang luar biasa dan aku akan menikmati final ini dan mencoba untuk memainkan permainan tennisku melawan Roger,” ungkapnya.

“Sering sekali kita bermain di hari Minggu. Sungguh bagus buatku. Aku telah bermain sangat bagus di paruh kedua tahun ini dan aku telah banyak melakukan pengorbana, aku bekerja keras dan berada disini aku sangat senang,” tutup Runner-up Australia Open 2008 ini.

Sebelumnya,dalam pertandingan semifinal di O2 Arena yang berakhir Sabtu (26/11) malam WIB, Federer masih terlalu tangguh buat lawannya yang asal Spanyol itu. Dalam waktu 1 jam 25 menit, Federer mengalahkan Ferrer 7-5 6-3.
Dengan hasil ini maka Federer memperpanjang catatan tak terkalahan atas Ferrer dengan 11-0 sekaligus berpeluang mendapatkan hadiah senilai 1,63 juta dolar AS jika berhasil memenangi turnamen tanpa kekalahan. Di laga puncak, Federer akan menghadapi pemenang laga semifinal lainnya antara Tomas Berdych melawan Jo-Wilfried Tsonga.
Dikutip dari YahooSports, ini merupakan final ke-100 dalam karier petenis asal Swiss tersebut. Pencapaian itu juga akan bertambah apabila dia juara maka itu akan menjadi titel ke-70 sekaligus titel keenam di ajang ini.
“Itu tentu saja akan menjadi ajang spesial untukku besok,” sahut Federer. “Memainkan final ke-100, kemungkinan memenangi titel ke-70, memenangi enam titel World Tour Finals. Itu akan jadi rekor,” tambah peraih 16 titel Grand Slam tersebut.

Federer sejajar dengan Ivan Lendl dan Pete Sampras yang memenangi lima gelar di ATP Finals (sebelumnya bernama Masters Cup). Dengan kemenangan di laga final maka Federer akan menyamai rekor Lendl dengan 39 pertandingan di dalam event ini. Federer juga menjadi petenis kelima yang berhasil mencapai 100 final di era terbuka di bawah Jimmy Conners (163), Lendl (146), John McEnroe (108) dan Guillermo Vilas (104).(bbs/jpnn)

Pemasangan Trotoar Tidak Pantas

083197077xxx

Yth Bapak Wali Kota, pemasangan trotoar di Jalan Kapten Muslim bermasalah. Lihat saja Toko Berjaya Mobil, Max Fitnes, Shorum Yamaha di Jalan Kapten Muslim tidak dipasang trotoar. Apotik Tata Jaya, Roti Lezat, yang tak pantas dipasang trotoar dipaksa. Mohon ditinjau ulang, diduga pemborong ada bermain dengan pemilik showroom.

Kami Koordinasikan

Terima kasih informasinya, kami akan koordinasikan hal itu kepada Dinas Bina Marga Kota Medan selaku instansi yang berwenang. Tapi sebelumnya, kami akan cek terlebih dahulu apakah ada anggaran belanja untuk pemasangan trotoar di jalan tersebut. Apabila ada, dipastikan akan ada pengerjaannya dalam waktu dekat ini. Namun apabila tidak ada, sebaiknya warga langsung mengajukannya ke kelurahan setempat dan menyurati camatnya.

Budi Heriono
Kabag Humas Pemko Medan