26 C
Medan
Sunday, April 12, 2026
Home Blog Page 14330

Penertiban Warnet 24 Jam Dimulai Tahun Depan

Membandel, Akan Ditutup dan Disita

MEDAN- Setelah dilakukan sosialisasi ke pengusaha warung internet (warnet) selama dua bulan, terhitung sejak November dan Desember. Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kota Medan akan melakukan pengawasan dan penindakan terhadap pengusaha warnet yang tidak mematuhi Peraturan Walikota (Perwal) No 28 tahun 2011, tentang izin usaha warnet yang mengatur jam operasi setiap harinya mulai pukul 06.00 WIB sampai pukul 00.00 WIB. Jika malam minggu atau malam libur jam operasi pukul 06.00 WIB-02.00 WIB dini hari.

“Dengan sosialisasi yang dilakukan selama dua bulan, tim akan memberikan penindakan terhadap warnet yang membandel dengan sanksi penutupan sampai menyita seluruh barangnya. Sedangkan penindakan akan dilakukan awal 2012, karena disesuaikan dengan anggaran,” kata Kadis Kominfo, Zulkifli Sitepu di Hotel Emerald Garden di sela-sela acara Rapat Kerja Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Daerah, Rabu (23/11).

Dikatakannya, ada 18 orang yang terbagi dalam tiga tim yang akan melakukan penertiban. Masing-masing tim akan dibantu aparat kecamatan sehingga benar-benar diketahui dimana lokasi warnet. “Tim yang dibentuk akan melakukan kerjanya di 21 kecamatan dan masing-masing tim diback-up aparat kepolisian dari Polresta Medan Sekitarnya dan Satpol PP. Sedangkan untuk tim dari Dinas Kominfo diutamakan untuk mensosialisasikan Perwal No 28 tahun 2011 tentang Izin Usaha Warnet untuk melakukan tindakan terhadap warnet yang membandel,” katanya.

Ditambahkannya, ada beberapa point yang dilakukan sesuai dengan perwal untuk diperhatikan pengusaha warnet di antaranya memblokir situs porno, jam operasional jika hari biasa mulai pukul 06.00 WIB pagi sampai pukul 00.00 WIB, malam libur atau malam minggu dibolehkan sampai pukul 02.00 WIB dini hari. Pengusaha warnet harus menggunakan software legal, kemudian tinggi bilik tidak boleh lebih 150 cm, sedangkan jam untuk anak sekolah yang belajar harus ada izin dari sekolah, dan penerangan harus standar. “Bilik ini menjadi hal penting bagi pengusaha warnet, karena dengan tinggi maksimal 150 cm dari lantai mencegah adanya tindakan maksiat di dalam warnet,” katanya.

Sementara, pantauan wartawan koran ini di lapangan, masih banyak warnet yang buka melebihi pukul 00.00 WIB pada hari biasa. Seperti di sepanjang Jalan Sei Batanghari, Jalan Jamin Ginting, Jalan HM Jhoni dan Jalan Sunggal. Sementara soal bilik, sebagian warnet sudah memakai sistem terbuka, ada juga warnet yang menggunakan bilik tertutup dan tingginya melebihi ketentuan.

Menyikapi hal itu, Ketua Komisi C DPRD Kota Medan Jumadi, mendesak Pemko Medan segera merealisasikan rencana penertiban warnet tersebut. Seluruh warnet yang melanggar Peraturan Wali Kota (Perwal) harus ditertibkan.
“Pemko Medan sangat lambat, lemah dan kurang tegas dalam hal mengenai izin. Tak hanya itu, Dinas Kominfo juga terlihat tidak serius mengatasi permasalahan izin usaha warnet ini. Terbukti, masih banyaknya warnet yang beroperasi hingga 24 jam,” kata Ketua Komisi C DPRD Medan Jumadi di gedung dewan.
Kepada Wali Kota Medan, dia meminta agar tetap memprioritas hal ini, karena disinyalir setiap orang yang ke warnet kebanyakan membuka situs-situs porno.(adl)

Herri: PKS Melapor untuk Bela Diri

MEDAN- Rencana Fraksi Partai Demokrat (FPD) DPRD Kota Medan melaporkan Penasihat Fraksi PKS Muslim Maksum ke Badan Kehormatan (BK) DPRD Medan belum juga dilakukan. Menurut Ketua FPD Herri Zulkarnaen Hutajulu, pengaduan tersebut belum disampaikan ke BK DPRD karena banyaknya kegiatan yang mereka lakukan.

“Kami masih banyak kegiatan di luar. Laporan akan kami buat dalam pekan ini, setelah melakukan rapat fraksi,” kata Herri kepada wartawan Sumut Pos, Rabu (23/11).Sementara menyikapi dilaporkannya Ketua DPRD Kota Medan Amiruddin ke BK DPRD Medan, menurut Heri, langkah Fraksi PKS tersebut hanya untuk membela diri. “Silahkan saja mereka (F-PKS) melapor ke BKD. Padahal, mereka yang harus dilaporkan. Mereka mau membela diri. Inikan masalah etika berparipurna yang sudah mengeluarkan kata-kata tidak elegan. Jadi, tidak masalah Amiruddin dilaporkan, karena ini pertikaian dalam paripurna bukan ada tujuan lain,” kata Herri Zulkarnain lebih lanjut.

Sementara Ketua DPRD Medan Amiruddin menjelaskan, kalau laporan yang dilakukan Fraksi PKS tidak tepat, karena menurutnya dia sudah benar dalam mempimpin sidang. “Dimana salah saya dan melanggar tata tertib? Salah dia (Muslim, Red) itu. Saya sudah menyampaikan keputusan opsi ketiga yang kemudian rapat diskor. Itu tidak melanggar tatib karena sudah jelas. Karena opsi yang diputuskan berdasarkan suara terbanyak. Silahkan saja melapor, karena saya yang memipin sidang,” ujarnya saat dihubungi via ponsel.

Sementara, Sekretaris Fraksi PKS Juliandi Siregar menjelaskan, kalau dalam sidang paripurna pada Kamis (17/11/) lalu ada pelanggaran tatib yang dilakukan Ketua DPRD Medan dalam pengambilan keputusan. “Ini yang kita lihat dalam pengambilan keputusan kemarin, ada pelanggaran tatib dimana keputusan paripurna harusnya diambil dalam paripurna bukan di rapat lain,” ungkapnya.

Ditegaskannya, Ketua DPRD dalam hal ini telah melanggar Pasal 77 dan Pasal 79 Ayat 2, dimana kedua pasal tersebut berkesimpulan, pengambilan keputusan DPRD diambil dengan musyawarah mufakat dan dengan suara terbanyak diambil dalam rapat paripurna. “Ini yang kita lihat pada paripurna kemarin. Opsi yang dihasilkan bukan merupakan hasil paripurna dan selayaknya keputusan paripurna harus dihasilkan dalam paripurna tidak dalam arena rapat yang lain,” terangnya.

Dia juga mengungkapkan, apa yang dihasilkan di paripurna PSB kemarin tidak jelas dan masih mengambang. “Kemarin, menurut pandangan kita mengambang. Tentang persoalan apa itu (yang diputuskan) tidak jelas, masih tiga pilihan kemudian rapat di skors. Karenanya, berdasarkan itulah surat laporan ini kita layangkan,” ungkapnya.
Ketua BK DPRD Medan Jan Lie yang dikonfirmasi mengaku sudah menerima laporan dari Fraksi PKS yang akan segera ditindaklanjuti. “Sudah masuk, cuma kebetulan saya tidak di kantor jadi belum saya baca laporannya. Tapi akan saya tindak lanjuti laporan tersebut,” ujarnya.(adl)

Tidak Kunjung Keluar SHM, BPN Bakal Digugat

MEDAN- Seluruh persyaratan administrasi sudah dipenuhi untuk mengurus sertifikat tanah, namun Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Medan tak juga mengeluarkan Sertifikat Hak Milik (SHM) atas sebidang tanah seluas 987 meter persegi di Jalan Asrama, Kelurahan Dwikora, Medan Helvetia. Karenanya, Ikrama Anwar selaku pemilik lahan, melalui kuasa hukumnya, Ibeng Syafruddin Rani SH bakal menggugat BPN Medan.

“Klain saya sudah berbulan-bulan mengurus Sertifikat Hak Milik (SHM) atas lahan 987 meter persegi di Jalan Asrama, Medan Helvetia, namun tidak juga kunjung dikeluarkan. Padahal seluruh adminitrasi dan segela persayaratan sudah dipenuhi,” ujar Ibeng pada wartawan di Pengadilan Negeri Medan, Rabu (23/11).

Menurut Ibeng, pihaknya sudah berulang kali menanyakan alasan BPN tidak juga mengeluarkan SHM milik kliennya. Namun belum juga mendapat jawaban.

“Namun kita belum mendapatkan jawaban dari BPN Kota Medan. Bahkan, Kepala Seksi Sengketa Tanah BPN Kota Medan pernah mengatakan pada saya, agar SHM klain saya bisa keluar, harus membuat surat pernyataan di atas matrai untuk tidak melakukan pengklaiman terhadap lahan milik seorang masyarakat bermarga Marbun,” ujar Ibeng.

Karena, tidak ada urusan atau perkara terhadap masyakarat bermarga Marbun, sambung Ibeng, Ikrama Anwar tidak mau membuat pernyataan tersebut. “Pak Ikrama Anwar mana mau membuat surat pernyataan tersebut. Karena kenalpun tidak klain saya dengan bermarga Marbun itu. Kita curiga, ini ada apa? Kalau memang BPN Kota Medan tidak juga mengeluarkan SHM itu, saya akan menggugat ke PN Medan,” tegas Ibeng.(rud)

Chelsea Bidik Diego

Bek Atletico Madrid, Diego Godin, mengaku senang dengan kabar ketertarikan Chelsea yang sedang mencari bek tengah baru pada bursa transfer musim dingin Januari mendatang.

Dua kekalahan beruntun di kandang sendiri di Premier League membuat manajer Chelsea, Andre Villas-Boas, kemungkinan bakal merombak komposisi skuadnya, terutama di lini belakang.

Salah satu pemain yang disebut-sebut bakal didatangkan The Blues adalah bek asal Uruguay, Diego Godin.
Mantan pemain Villarreal tersebut pernah didekati Chelsea pada bulan Januari lalu, namun upaya klub asal London Utara tersebut saat itu gagal. “Bila ada ketertarikan dari Chelsea, saya akan mempelajarinya,” kata Godin seperti dilansir Daily Star.

“Saat ini tak ada negosiasi apa pun. Saya masih pemain Atletico Madrid dan saya tak memikirkan hal lain. Belum ada kesepakatan resmi,”

Godin mengatakan, ia menghormati Atletico yang telah “memberi dia segalanya”.
“Saya sangat menghargai Atletico dan saya tak bisa mengatakan bahwa saya akan bermain untuk tim lain. Saya menghormati Atletico selama terikat kontrak dengan klub ini, yang telah memberi saya segalanya,”
Pemain berusia 25 tahun itu bergabung dengan Atletico pada bulan Agustus 2010 dengan transfer senilai delapan juta pound dan kontrak berdurasi lima tahun. (net/jpnn)

Federer ke Semifinal

LONDON – Pertandingan Roger Federer versus Rafael Nadal berjalan tak sesuai dengan perkiraan. Diharapkan berjalan sengit, Federer ternyata tak mengalami kesulitan berarti untuk bisa mengalahkan rival beratnya itu hanya dengan dua set 6-3, 6-0 dalam pertandingan grup B ATP (Asosiasi Tenis Pria) World Tour Finals 2011 di O2 Arena, London, Selasa malam waktu setempat atau kemarin dini hari WIB (23/11).

Kemenangan Federer dalam pertandingan ke-26-nya melawan Nadal tersebut membuat petenis Swiss itu menggenggam tiket lolos babak semifinal karena sudah mengantongi dua kali kemenangan. Sebelumnya juara bertahan tersebut menundukkan Jo-Wilfried Tsonga (Prancis) pada 20 November. Tsonga juga masih menjaga kans mengikuti jejak Federer setelah menumbangkan Mardy Fish (Amerika Serikat) 7-6 (4), 6-1.?Untuk lolos, dia harus bisa menundukkan Nadal di pertandingan terakhir. Sementara itu, kekalahan tersebut memupus harapan Fish lolos ke semifinal karena sudah dua kali menelan kekalahan.

Dalam pertandingan melawan Federer, Nadal yang berasal dari Spanyol awalnya mampu memberikan perlawanan. Bahkan, sempat imbang 2-2 di set pertama. “Pertandingan “yang menarik bagiku sejak awal hingga usai. Saya mampu melakukan apa yang lama saya inginkan,” kata Federer setelah pertandingan seperti dikutip AP. Hasil tersebut juga “mengobati kekecewaan mantan petenis nomor satu dunia tersebut setelah kalah di final Australia 2009.
“Ini bukan saat untuk menyerah di turnamen. Sebaliknya, akan menjadi momen untuk terus berjuang bisa lolos,” ucap Nadal yang masih tetap unggul 17-9 selama pertemuannya dengan Federer, 30.

Dia pun mengakui kurang berlatih setelah mengalami sakit perut saat mengalahkan Fish (20/11). Selain itu, masalah bahu membuat mantan petenis nomor satu dunia tersebut tak bisa berada dalam kondisi prima ketika menghadapi Federer.

“Dia (Federer, Red) bermain sangat bagus kala melawan saya. Saya pun menerima apa yang terjadi,” lanjut petenis berusia 25 tahun tersebut.

Skor 6-0 pada set kedua jarang terjadi jika dua petenis tersebut bertemu. Skor tersebut kali terakhir tercipta saat Nadal mengalahkan Federer 6-1, 6-3, 6-0 di final turnamen grand slam Prancis Terbuka 2008
“Kadang ada saatnya kita tergelincir seperti terjadi pada Rafa tadi dan saya pernah mengalaminya di Prancis Terbuka,” tambah Federer.

Federer berharap bisa juara di London untuk menambah koleksi gelarnya menjadi enam dan ke-70 sepanjang karirnya. Selain itu, dia ingin memperpanjang rekor 14 kali pertandingan tak terkalahkan, termasuk saat merebut gelar di Basel (Swiss) dan Paris (Prancis). Dia akan bersua Fish di laga pemungkas grup B. (diq/c10/diq/jpnn)

Harapan Bradl Kandas

Harapan Stefan Bradl untuk naik kelas ke MotoGP pada 2012 nyaris musnah. Itu mengapa saat peluang kembali datang, juara dunia Moto2 itu pun tak pikir panjang untuk meraihnya.

Tim Bradl, Kiefer Racing, pada awalnya berniat untuk naik ke kelas MotoGP di musim 2012. Itu jelas disambut Bradl dengan antusias.

Akan tetapi, rencana itu buyar karena Kiefer Racing sepertinya kesulitan untuk meningkatkan anggaran guna mendapatkan mesin 1000cc Honda RC213V.

Menghadapi kenyataan tersebut, Bradl pun semula berniat untuk terus bersama timnya saja guna mengarungi kelas Moto2 selama setidaknya semusim lagi.

Namun begitu, asa Bradl untuk berkecimpung di kelas MotoGP musim depan muncul lagi seiring dengan tawaran dari LCR Honda. Bradl pun serta-merta mengiyakan karena tidak bisa membuang begitu saja kesempatan tersebut.
“Jika aku memiliki kesempatan aku sudah akan teken kontrak dua bulan lalu. Kesempatan semacam ini tidak datang setiap saat jadi aku akan melakukannya sekarang dan aku amat sangat senang,” ujarnya kepada MCN. Setahun lagi di Moto2 akan bagus buatku tapi sekarang aku mendapatkan peluang.(bbs/jpnn)

Parit Penuh Kalau Hujan

083170677xxx

Pasar 1 Gang Pribadi 1 Tanjung Sari kalau hujan deras, rumah kami kebanjiran. Penyebabnya air di Pasar 1 antara Gang Amal sampai Gang Sejahtera paritnya penuh. Lantas air yang meluap itu masuk ke Gang Pribadi melalui Gang Sejahtera di depan Gang Pribadi 1. Sedangkan tidak hujan saja air parit di Pasar 1 itu sudah penuh tingginya hampir sama dengan jalan. Kami sudah pernah mengoreknya tapi begitulah keadaannya, jadi saya mengharapkan kebijaksanaan Bapak Wali Kota untuk mengatasinya mengingat curah hujan yang tinggi belakangan ini. Terimakasih buat Sumut Pos.

Ditinjau
Terimakasih informasinya. Kami akan tinjau langsung ke lapangan. Perlu juga kami beritahukan untuk pelaksanaan rehabilitasi drainase sudah kami mulai di sejumlah ruas jalan di Kota Medan. Selanjutnya, secara khusus kami beritahukan daerah yang disebutkan, harus kami tinjau langsung. Sedangkan upaya kami melakukan peninjauan, kami akan berkoordinasi dengan pihak kecamatan untuk mengantisipasi kerusakan ini. Sebab, untuk perbaikan atas kerusakan infrastruktur harus dihitung tingkat kerusakan dan apa saja yang menyebabkan terjadinya banjir.

Gunawan Surya Lubis
Kadis Bina Marga Kota Medan

Gunakan Anggaran Perawatan

Pertama Dinas Bina Marga harus segeralah menggali parit-parit, apalagi sudah ada pengaduan masyarakat seperti ini. Kemudian, bila ada laporan warga sebaiknya diprioritaskan terlebih dahulu, karena tidak ada alasan bagi Dinas Bina Marga Kota Medan untuk tidak melaksanakan perawatan, sebab sudah ada anggaran khusus untuk perawatan yang disiapkan. Kami juga ingatkan, Wali Kota harus bisa memfungsikan aparat di bawahnya seperti camat, lurah dan kepala lingkungan untuk mengamankan infrastruktur yang ada di lingkungan, sehingga jangan sempat infrastruktur yang sudah perbaiki ditutup oleh warga. Kemudian mengaktifkan program gotong-royong untuk digalakkan, sehingga kota ini bisa menjadi lebih baik lagi.

Selanjutnya, warga juga diminta untuk menyampaikannya ke anggota DPRD Medan dari pemilihan tersebut, sehingga bisa dikontrol langsung oleh anggota dewan, atau bisa langsung ke Komisi D bila ada hal yang ingin dikoordinasikan. Hal ini penting dilakukan untuk membudayakan kesadaran semua pihak. Terkhusus, kami ingatkan kepada Dinas Bina Marga jangan buang badan, karena memang ada anggaran perawatan, sebaiknya seluruh dinas di Kota Medan meninggalkan jawaban  klasik, dan tunjukkan dengan program kerja nyata. Bila Dinas Bina Marga ini serius, dengan anggaran perawatan maupun dengan program gotong-royong yang digagas pemerintah bisa menghasilkan pembangunan kota yang lebih baik.

Muslim Maksum
Sekretaris Komisi D DPRD Medan

Bergandengan Sejahterakan Rakyat

Silaturahmi Pendawa dan Satgas Joko Tingkir Sumut

RATUSAN anggota Pendawa Kabupaten Deli Serdang dan Kecamatan Hamparan Perak mewakili 1.400 anggota organisasi masyarakat (ormas) tersebut menggelar silaturahmi dengan Ketua Umum Satgas PB Joko Tingkir Sumut Sukirmanto SH didampingi Penasehat PB Satgas Joko Tingkir H Rusbandi.

Pertemuan kekeluargaan di Kolam Basir Kepiting di Kecamatan Hamparan Perak, Minggu (20/11) menjadi arena penyampaian ‘curahan hati’ anggota dan pengurus Pendawa PAC Hamparan Perak dan Pendawa Cabang Deli Serdang. Apalagi dalam pertemuan ini juga hadir mantan Sekretaris DPD Pendawa Deli Serdang Ariyanto, Ketua PAC Pendawa Hamparan Perak M Zulham, Ketua PD Satgas Joko Tingkir Medan Sudiyono, Ketua PD Satgas Joko Tingkir Deli Serdang Gendro Wibowo SE MM dan sejumlah undangan lainnya.

‘’Pendawa Hamparan Perak memiliki 1.400 anggota dari berbagai latar belakang yang menjadi satu rumpun. Kita tak ingin dijadikan komoditi politik,” kata Zulham.

Ia memberi apresiasi terhadap kehadiran Ketua Umum PB Satgas Joko Tingkir Sumut Sukirmanto SH yang mau mendengarkan aspirasi anggota Pendawa di Deli Serdang. Ia menilai Pendawa dan Joko Tingkir sebagai suatu saudara kembar.

Mantan Sekretaris DPD Pendawa Deli Serdang Ariyanto berharap, keberadaan organisasi masyarakat Jawa di Sumut dapat menjadi contoh teladan di Sumut. ‘’Masyarakat tidak ingin dimanfaatkan untuk kepentingan yang bersifat individu,” kata Ariyanto yang mengundurkan diri bersama lebih 60 persen pengurus DPD Pendawa Deli Serdang tersebut.

Pasca pengunduran diri pengurus di Deli Serdang, Aryanto mengibaratkan kondisi mereka seperti ayam kehilangan induk. Karenanya, ia meminta pengarahan Ketua Umum PB Satgas Joko Tingkir Sumut bagaimana keberadaan kader Pendawa di Deli Serdang di masa mendatang. Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Ketua Umum PB Satgas Joko Tingkir Sumut memberikan apresiasi.

Ia menilai pertemuan ini sebagai momen penting untuk bergandeng tangan untuk bersama-sama memajukan masyarakat Jawa di Sumut. Terutama untuk mendidik generus bangsa sehingga dapat menghasilkan pemuda-pemuda Jawa yang unggul dan berkualitas.

‘’9 Februari 2012 mendatang  Joko Tingkir sudah berusia lima tahun yang berkiprah pada 22 kabupaten maupun kota se-Sumut termasuk Tapanuli Utara. Silaturahmi merupakan perintah agama yang diharapkan memberikan banyak manfaat,” jelasnya.

Harapan senada diutarakan Penasehat PB Satgas Joko Tingkir yang juga Penasehat Pendawa Sumut H Rusbandi. Purnawirawan Pamen Poldasu yang pernah menjadi Kapolsekta Hamparan Perak tahun 1989-1992 ini mengajak Pendawa dan Joko Tingkir untuk bergandengan tangan menyejahterakan masyarakat Jawa di Sumut. “Kita juga dapat bersilaturahmi di Padepokan Agung Tunggal Roso Nuswantoro di Pasar IV Patumbak yang dapat dimanfaatkan masyarakat Jawa secara gratis untuk berbagai kegiatan,” ujarnya. (*)

Tantangan Bangun Rumah Antigempa

Ajang Kontes Bangunan Gedung dan Jembatan 2011

JAKARTA- Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) mengajak para mahasiswa perguruan tinggi baik negeri maupun swasta untuk mengikuti Kompetisi Jembatan Indonesia (KJI) dan Kontes Bangunan Gedung Indonesia (KGBI) 2011.  Dirjen Pendidikan Tinggi, Djoko Santoso menerangkan, ajang kontes yang digelar mulai 25 – 27 November 2011 di Balairung Universitas Indonesia (UI) ini akan diikuti oleh 12 tim yang telah diseleksi.

Untuk ajang KJI yang mengusung tema Jembatan Ramah Lingkungan dan Berwawasan Nusantara ini, lanjut Djoko, akan terbagi tiga cabang perlombaan. Yakni, kompetisi jembatan baja, jembatan kayu, dan jembatan bentang panjang (jembatan busur). Sebanyak 37 perguruan tinggi dari seluruh Indonesia telah mengirimkan proposal dalam kategori jembatan baja, 27 perguruan tinggi dalam kategori jembatan kayu, dan 22 perguruan tinggi dalam kategori jembatan busur.

Sebanyak 8 perguruan tinggi yang masuk final yakni Politeknik Negeri Jakarta, Politeknik Negeri Bandung, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung , Universitas Jenderal Achmad Yani, Politeknik Negeri Malang dan Universitas Pancasila.

“Sedangkan untuk ajang KGBI, akan mengusung  tema Rumah Kayu Bertingkat yang Berwawasam Lingkungan,” ungkap Djoko di Gedung Kemdikbud, Jakarta, Selasa (22/11).

Djoko memaparkan, sehubungan Indonesia merupakan negara yang sering dilanda gempa, maka mahasiswa kali ini dituntut untuk dapat membangun rumah dengan desain konstruksi yang mampu mengurangi risiko saat gempa.
“Dengan menerapkan prinsip-prinsip keteknikan yang benar, detail konstruksi yang baik dan praktis, maka kerugian harta benda dan jiwa manusia diharapkan dapat dikurangi ketika gempa terjadi. Yang terpenting, tingkat kesulitan kontes ini sudah tiga kali lipat lebih sulit dari tahun-tahun sebelumnya,” jelasnya.

Untuk KGBI, pada tahun ini sebanyak 33 perguruan tinggi dari seluruh Indonesia mengirimkan proposal. Namun, hanya 9 perguruan tinggi yang masuk final. Antara lain, Politeknik Negeri Malang, Universitas Negeri malang, Universitas Brawijaya, Institut Teknologi Sepuluh November, Universitas Negeri Jember, Politeknik Negeri Jakarta, Universitas Indonesia, Politeknik Negeri Sriwijaya, Politeknik Negeri Bandung. (cha/jpnn)

Fraksi Golkar DPRD Sumut Santuni Keluarga Zaelani

PANTAI LABU- Ahli waris Zaelani, nelayan tradisonal yang meninggal di penjara Malaysia beberapa waktu lalu, mendapat kunjungan keluarga besar Partai Golkar dan Fraksi Partai Golkar (FPG) DPRD Sumatera Utara di rumah mereka di Desa Paluh Sibaji, Kecamatan  Pantai Labu, Kabupaten Deliserdang.

Dalam kesempatan itu, Penasehat FPG DPRD Sumut yang juga Wakil Ketua DPRD Sumut Chaidir Ritonga hadir bersama Bendahara FPG Helmiyati Risuddin, Ketua Partai Golkar Deliserdang Tengku Ahmad Talaa, Wakil Ketua DPRD Deliserdang Wagirin Arman dan sejumlah pengurus Partai Golkar lainnya. Menurut Chaidir, kedatangan mereka dimaksudkan untuk menindaklanjuti kunjungan Menteri Kelautan dan Perikanan Tjitjip Sharif Soetardjo yang mengantarkan jenazah almarhum ke rumah duka. “Kami menyatakan rasa duka yang mendalam,” katanya di hadapan keluarga nelayan tersebut, kemarin.

Pada kesempatan itu, romobongan Partai Golkar Sumut dan FPG DPRD Sumut memberikan santunan khusus pada keluarga almarhum Zaelani. Menurutnya hal ini patut diupayakan, karena almarhum meninggalkan lima orang anak-anak yang masih kecil-kecil. “Yang tertua masih sekolah di SMP sedangkan yang terkecil masih berusia sekitar satu tahun. Kondisi ini sangat memprihatinkan, dan kami terpanggil untuk meringankan beban keluarga yang ditinggalkan,” ungkap Chadir. Dalam kesempatan itu, delegasi Partai Golkar juga mendapatkan data dan fakta untuk ditindaklanjuti, baik melalui DPRD Deliserdang, DPRD Sumut atau langsung ke Menteri Kelautan dan Perikanan. Kepala Desa setempat, Abdul Hafiz mengharapkan pengurus Golkar menjembatani pemerintah untuk mempertegas batas wilayah Indonesia – Malaysia.

Menurutnya, nelayan di Deliserdang tidak nyaman lagi melaut. Polisi Diraja Malaysia sering menangkap  mereka dengan alasan sudah masuk ke perairan negara tetangga itu. “Padahal bertahun-tahun  nelayan kita mencari ikan di zona yang sama, tidak pernah ditangkap,’’ katanya.

Hal yang sama juga disebutkan tokoh nelayan Sanusi. Katanya, sekarang ini nelayan sering sekali diusir tentara Malaysia bila mencari ikan di laut. Padahal, menurut nelayan, mereka tidak melanggar batas wilayah, karena bertahun-tahun sudah mencari ikan seperti itu. Keluhan itu sudah sering disampaikan kepada pemerintah tapi belum pernah ditanggapi. “Kami khawatir, kalau ini dibiarkan terus akan terjadi malapetaka antar negara. Nelayan kita sudah banyak yang ditangkap pihak Malaysia,’’ katanya. Menanggapi hal ini, Chaidir mengatakan, persoalan ini akan ditangani secara komprehensif. Masalah perbatasan yang tidak jelas, peralatan kapal terutama alat-alat navigasi serta kesewenang-wenangan Polisi Diraja Malaysia, memang menjadi alasan mengapa nelayan tradisionil kita merasa diperlakukan semena-mena, tidak manusiawi bahkan menjadi bulan-bulanan.

“Dewasa ini masih ada nelayan yang ditahan di Malaysia memerlukan perhatian yang serius Pemerintah Deliserdang, Pemerintah Sumatera Utara serta Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan. Kami akan berupaya mendorong langkah penanganan itu segera
dilakukan,” pungkasnya.(*/ari)