25 C
Medan
Saturday, April 11, 2026
Home Blog Page 14491

Prandelli tak Terima

Uruguay mempermalukan Italia di kandang sendiri dalam sebuah laga uji coba dini hari kemarin. Gol cepat Sebastian Fernandez cukup menghapus catatan tak pernah menang Uruguay atas Italia sejak 1981 silam.

Tapi sang arsitek, Cesare Prandelli tak terima atas kekalahan itu. Pasalnya Italia tampil jumawa pada laga itu dengan banyak peluang emas. Sayang sekali di depan gawang, peluang-peluang itu hilang begitu saja tanpa sebiji gol pun. Bahkan ketika pemain lawan Alvaro Pereira kena kartu kuning kedua, Italia tak mampu mengambil keuntungan.

“Benar-benar hasil yang tidak adil, meskipun melawan tim yang sangat kuat, tapi saya pikir kami memainkan pertandingan yang bagus,” kata Prandelli seperti dikutip Soccerway.

Namun begitu Prandelli tidak khawatir dengan kekalahan ketiga di bawah kendalinya.   “Kita masih bisa meningkatkan tim ini. Kami berjuang sampai akhir, para pemain kecewa tetapi mereka tahu  mereka  di jalan yang benar,” katanya.  (ful)

Singa Muda Cemerlang

Arsitek Inggris, Fabio Capello mengaku senang melihat munculnya bakat cemerlang tim berjuluk tiga singa itu. Kemenangan 1-0 atas Swedia di laga uji coba dijadikan acuan bangkitnya para pemain muda.

Inggris mengalahkan Swedia untuk pertama kalinya dalam 43 tahun, setelah sundulan Gareth Barry masuk gawang Swedia.

Capello puas dengan munculnya anak muda seperti Kyle Walker, Jack Rodwell dan Phil Jones yang dibebaskan berekspresi selama pertandingan. “Saya senang karena kami memenangkan dua pertandingan dan malam ini kami menciptakan banyak peluang,” kata Capello di situs FA seperti dilansir Soccerway.

“Saya melihat semangat anak-anak dalam dua game benar-benar baik. Saya belajar banyak dan bagi saya itu penting juga memberi kesempatan bermain pemain muda melawan Spanyol dan Swedia,” lanjut mantan pelatih Real Madrid itu.
Lebih jauh menerawang, Capello yakin suatu saat ini pemain muda ini akan memiliki masa depan cerah di tim senior. “Beberapa pemain bermain sangat baik  Jones, Walker, Rodwell. Saya pikir itu adalah permainan menarik karena setelah 43 tahun kami mengalahkan Swedia. Akhirnya,” sambung pria kebangsaan Italia itu.    Namun begitu, Capello mengakui masih banyak PR yang harus dicari jawabannya jelang Euro 2012. (ful)

Gaji Nani Dinaikkan

Manchester United dikabarkan siap memperpanjang kontrak Nani dengan durasi empat tahun dan akan menaikkan gaji pemain Portugal itu.

Manajer Manchester United Sir Alex Ferguson menyatakan gelandang asal Portugal Nani tidak akan dijual (not for sale), melainkan akan dinaikkan gajinya.

Dilansir Manchester Evening News, Fergie akan menggunakan segala usaha untuk menolak tawaran dari berbagai klub terhadap pemainnya itu.

Kontrak Nani sendiri baru akan berakhir pada 2014. Namun, kabarnya sudah ada beberapa klub asal Italia dan Spanyol yang berminat terhadap pemain berusia 24 tahun itu. Sebut saja AC Milan, Juventus, Inter, dan Real Madrid.
Nani sendiri sudah bekerja keras dari pemain yang biasa-biasa saja dan kini sudah menjelma sebagai salah satu pemain terbaik di Liga Primer Inggris. Fergie menganggap Nani bersama Wayne Rooney sebagai kunci pasukan The Red Devils.
Keputusan memperpanjang kontrak Nani dan menaikkan gajinya tidak lain untuk memagari pemain 24 tahun itu dari godaan yang datang dari Italia.

Seperti dilansir The Sun, MU berencana menaikkan gaji Nani dari 90 ribu poundsterling (Rp1,2 miliar) per pekan menjadi 130 ribu poundsterling (Rp 1,8 miliar) per pekan. Gaji Nani akan setara dengan yang diterima oleh Rio Ferdinand dan Nemanja Vidic.

MU sudah berencana untuk membicarakan hal ini di tahun baru mendatang kepada agen Nani ketika kontrak mantan pemain Sporting Lisbon itu tersisa 18 bulan lagi. (bbs/jpnn)

Polisi Preteli Atribut Mobil

085373737xxx

Bapak Kapolda Sumut, saya pernah dari Pematang Siantar menuju Medan. Sebelum Kantor Samsat Tebing Tinggi ada polisi razia lalu saya distop, diperiksa di dalam mobil. Kebetulan ada atribut Polri (kel polri), topi ped, dan atribut lainnya disita, stiker kecil di BK belakang diklupas, lalu mobil saya difoto oleh seorang polisi pangkat Briptu perawakan kurus. Kemudian disodorkan secarik kertas untuk saya tanda tangani, tapi saya tidak mau dan saya tidak merasa bersalah. Yang menjadi pertanyaan apakah tindakan seperti itu dibenarkan menurut hukum? Seperti pelaku tindak kriminal saja. Mohon ditindak aparat-aparat seperti itu Pak, arogan dan tidak professional.

Jangan Memasang Atribut Polri

Atribut Polri bukan untuk digunakan sembarangan mau pun sebagai aksesoris di kendaraan. Walaupun itu mobil anggota Polri, tidak dibenarkan menggunakan atribut Polri sebagai aksesoris. Seperti pemasangan logo Polri di plat kendaraan. Untuk itu kami menghimbau ma-syarakat agar tidak memasang atribut Polri dan dari instansi lain di kendaraannya.

AKBP Raden Heru
Prakoso
Kabid Humas Poldasu

Pertahankan RvP

Usaha Arsenal menjaga Robin van Persie (RvP) untuk tetap bertahan di Emirates Stadium tampaknya akan semakin sulit. Soalnya Manchester United (MU) menjadi klub terkini yang mencoba menggoda RvP meninggalkan Arsenal.
Dilansir Guardian, Rabu (16/11), Sir Alex Ferguson juga tertarik menggoda striker andalan Belanda itu menyeberang ke Old Trafford. MU bergabung dengan beberapa klub yang lebih dulu memonitor kapten Arsenal ini.

RvP memang masih enggan meneken perpanjangan kontrak yang diajukan manajemen Arsenal. Hal itu melahirkan spekulasi RVP tampaknya ingin hengkang dari Arsenal jika klub tak benar-benar serius memburu gelar plus mendatangkan pemain bintang.

Sebelumnya, RvP berkomitmen kuat terhadap The Gunners kendati diincar banyak klub top. “Aku banyak membaca komentar terkait berita tersebut. Tapi aku merasa bukan waktunya aku menjelaskan secara detail semua itu. Aku masih berkomitmen, ini tahun kedelapanku. Jika kalian diminta menyebutkan salah satu pemain yang memegang komitmen, itu adalah aku,” ujarnya.

Sementara itu Manajer Arsenal Arsene Wenger meminta secara langsung kepada Chief Executive Arsenal, Ivan Gazidis untuk memberikan gaji tinggi kepada RVP dan beberapa pemain bintang Arsenal lainnya.

Tak hanya itu, Arsenal juga akan mendatangkan beberapa pemain bintang untuk meyakinkan RVP. Salah satu pemain yang dibidik Meriam London adalah penyerang AC Milan asal Brasil, Alexander Pato.

Ditambahkan Pelatih Arsenal Arsene Wenger, pihaknya tak akan kuasa untuk mempertahankan pemain asal Belanda itu yang akan berakhir kontraknya pada 2013.

“Buat saya, komitmen itu hanyalah sebatas jika Anda berada di klub, tetapi itu tidak menunjukkan bagaimana Anda bisa bertahan berapa lama di klub tersebut. Artinya, Anda harus bisa memberikan 100 persen totalitas sampai akhir kontrak itu usai,” kata Wenger.

Diakui Wenger, eks pemain Feyenoord itu juga mengetahui kalau Arsenal sekarang ini sudah siap untuk membahas sebuah kontrak baru. “Idealnya adalah dia bisa memperpanjang lagi kontraknya. Tapi jika dia tidak melakukannya kami juga harus bisa menghormati keputusan tersebut,” ujar manajer asal Prancis itu.
Sebelumnya, Manchester City, Internazionale Milan, Chelsea, Real Madrid dan Barcelona mengaku siap menampung Van Persie. Namun, Arsenal sendiri telah mengaku siap melakukan apapun untuk menahan RvP hengkang setelah sebelumnya juga kehilangan Samir Nasri dan Cesc Fabregas. (bbs/jpnn)

Rumah Kontrakan Lampirkan PBB?

087869993xxx

Di Kelurahan Siti Rejo II Kecamatan Medan Amplas sangat sulit minta surat keterangan. Kata pegawai Kelurahan Pak Lurah tak mau tanda tangan kalau warga tak bisa lampirkan tanda bukti pelunasan PBB. Padahal kami cuma rumah kontrakan. Apakah kita dikenakan denda jika tak bisa lampirkan PBB? Soalnya warga dikenakan beban biaya tertentu untuk surat keterangan jika tak bisa melampirkan PBB. Kenapa dari dulu sampai sekarang pihak kelurahan dan kecamatan suka mempersulit urusan warga? Kenapa tak pernah ada perubahan meskipun bolak balik ganti wali kota?

Tidak Ada Denda

Saya akan koordinasi dengan kelurahan setempat mengingat tidak jelasnya surat keterangan yang diinginkan warga. Kita memang menghimbau masyarakat untuk melunasi kewajiban membayar PBB demi terlaksananya pembangunan. Begitu pun tidak ada ketentuan mengenai denda bagi keterlambatan pembayaran PBB oleh warga.

Dra Eldiaty
Camat Medan Amplas

Eksekusi Ditunda, Warga Ajukan Gugatan

MEDAN-Rencana Pengadilan Negeri Medan untuk mengeksekusi rumah warga di Jalan Jati Kelurahan Pulo Brayan Bengkel, Kecamatan Medan Timur pada Rabu (16/11), kemarin akhirnya dibatalkan.

Pasalnya, eksekusi batal karena situasi dinilai tidak kondusif. Pernyataan tersebut disampaikan Humas PN Medan Johnny Sitohang SH, pada wartawan Rabu (16/11) di PN Medan.

“Kita membatalkan dan menunda eksekusi karena kurang kondusifnya situasi lokasi yang akan digelar eksekusi oleh PN Medan dan pihak kepolisian,” ujar Johnny Sitohang.

Lebih lanjut Johnny Sitohang mengatakan, ia  belum bisa memastikan sampai kapan penundaan eksekusi tersebut. Namun pihak Polresta Medan akan memfasilitasi pertemuan antara warga dengan pihak Pengadilan Negeri Medan untuk melakukan mediasi terkait kasus ini. “Rencananya, Kamis atau Jumat ini mediasi antara pihak PN Medan dengan warga,” kata Johnny.

Sementara itu, meski rencana eksekusi terhadap lahan milik warga seluas 70.506,45 M2 di Jalan Jati tersebut batal, namun para pemilik lahan dan rumah tetap berjaga-jaga. Warga juga memasang spanduk yang isinya meminta pemerintah agar mencopot pejabat yang diduga telah berkolusi dengan mafia tanah dan mafia hukum di Medan.
Selain itu, kuasa hukum warga, Djonggi Simorangkir SH, MH dan Ida Rumindang Rajagukguk SH, MH, pada Rabu (16/11) telah mendaftarkan gugatan perlawanan ke Pengadilan Negeri Medan dan surat permohonan penundaan eksekusi sebelum ada kekuatan hukum tetap.

“Kami sangat berharap agar Ketua PN Medan sebagai Hakim Ketua pada persidangan gugatan ini sehingga bisa mempertanyakan keabsahan sertifikat yang telah dikeluarkan oleh BPN dan tau permasalahan hukum yang sebenarnya,” tegas Djonggi Simorangkir.

Pantauan wartawan Sumut Pos di areal milik warga yang jadi sengketa ini, para warga tetap berada di rumah masing-masing dan sebagian berada di depan rumah  dan di pinggir jalan untuk memantau kedatangan tim eksekusi. Hingga pk 15.00 Wib, tidak terlihat ada tanda-tanda kedatangan tim eksekusi sehingga warga membubarkan diri.

Seperti yang dilakukan Marice Siahaan (65) seorang pemilik lahan dan rumah mengaku akan tetap mempertahankan haknya sebagai pemilik lahan yang sah. “Sampai kapanpun rumah dan tanah ini saya pertahankan. Saya tinggal di sini sejak 1979 dan tanah saya dilindungi  sertifikat yang dikeluarkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Medan. Kami tidak pernah digugat oleh pihak manapun, mengapa tanah kami harus dieksekusi,” ungkap Marice Siahaan. (rud/mag-7)

Begitu juga warga lainnya, Demak Tobing mengaku heran karena pihaknya sebagai pemilik lahan tidak pernah digugat atau menggugat, tapin tiba-tiba mereka menerima surat dari Pengadilan Negeri Medan bahwa tanahnya akan dieksekusi. “Ada apa ini? Tentu ada mafia tanah dan mafia pengadilan yang terlibat dalam masalah ini. Kami sebagai pemilik lahan yang punya sertifikat kog tiba-tiba akan dieksekusi?” ujar Demak Tobing.. (mag-7)

Gulat Tambah 2 Emas

Tim Indonesia berhasil menyumbang dua medali medali emas cabang olahraga gulat SEA Games 2011 hari ketiga di Jakabaring, Palembang, Sumatra Selatan, Rabu (16/11). Emas pertama direbut Muhammad Iqbal yang turun di kelas 50 kilogram. Ia berhasil menyingkirkan Kritsada (Thailand) pada pertandingan cabang olahraga gulat itu.
Kritsada harus puas mendapat perak. Sedangkan medali perunggu di kelas itu diperoleh Paulo Delos (Filipina). Medali emas kedua diraih Ridha yang turun di kelas 63 kg putri. Medali perak diperoleh Quyen asal Vietnam. Sedangkan perunggu buat Juajan asal Thailand. Dengan tambahan medali emas itu, kontingen Merah Putih mampu mengoleksi empat medali emas.

Medali emas sebelumnya dipersembahkan Rustang dan Aliansyah di kelas 66 kg dan 60 kg putra. Peluang mendapat enam medali emas semakin terbuka karena pertandingan cabang olahraga gulat SEA Games masih mempertandingkan delapan kelas lagi.

Pertandingan hari ketiga ini ada empat kelas yang dipertandingkan. Dua di antaranya kelas 55 kg dan 60 kg. Kelas 55 kg, Indonesia hanya mampu mendapat perunggu atas nama, M Ricky Fajar bersama, Vansalong (Laos). Emas di kelas itu direbut Huy Ha (Vietnam) dan perak Chatchai (Thailand).

Sementara emas kelas 60 kg diperoleh The Anh (Vietnam). Ia menyingkirkan Roque asal Filipina yang mendapatkan perak. Sedangkan perunggu bersama oleh Aaron (Singapura) serta, Sengbolibun (Laos).

Hasil pertandingan gulat SEA Games sebelumnya: Kelas 55 kg, trans Thi Digu (Vietnam) dapat emas, Darunne (Thailand) peroleh perak, Sulis (Indonesia) dapat perunggu. Kelas 59 kg, Wilaiwen (Thailand) peroleh emas, Duong Thi (Vietnam) perak dan Setiawati (Indonesia) perunggu. Kelas 84 kg, Balbal Jason (Filipina) dapat emas, Kanchalee (Thailand) perak, Khon Keo (Laos) perunggu. Kelas 120 kg, Nguyen (Vietnam) dapat emas, Torres (Filipina) perak dan Chun (Kamboja) perunggu. Kelas 66 kg putra, Rustang (Indonesia) dapat emas, Trans (Vietnam) perak dan Oomchompoo (Thailand) perunggu. Kelas 60 kg, Aliansyah (Indonesia) dapat emas, Ta Ngoc Tan (Vietnam) perak dan Nuth S (Kamboja) perunggu. Kelas 55 kg putra, Angana Margarito (Filipina) dapat emas, Dong Van Bien (Vietnam) perak serta Arbainsyah (Indonesia) bersama Champakham (Myanmar) perunggu. Kelas 50 kg putra, Moonmee (Thailand) dapat emas, Ardiansyah (Indonesia) perak dan perunggu diperoleh Chab (Kamboja).(bbs/jpnn)

Medan Terbanyak Penderita HIV/AIDS

MEDAN-Dinas Kesehatan Sumatera Utara mencatat, jumlah penderita penyakit HIV/AIDS sejak tahun 1994 hingga Oktober 2011 ditemukan 1.220 (pengidap HIV positif) dan sebanyak 1.949 (pengidap AIDS). Dari jumlah tersebut, sudah 380 orang meninggal dunia akibat mengidap HIV/AIDS. Demikian dikatakan Project Officer Global Fund Andi Ilham Lubis di ruangannya, Rabu (16/11).

Dikatakannya, dari jumlah penderita HIV positif sebanyak 1.220 tersebut adalah diderita laki-laki sebanyak 840 orang dan wanita sebanyak 380 orang. Untuk jumlah penderita AIDS sebanyak 1.949 tersebut, adalah diderita laki-laki sebanyak 1.580 orang dan perempuan 369 orang. Dari jumlah tersebut, sekitar 42 persen wanita Pekerja Seksual (WPS) tertular HIV.

Andi menambahkan, ada lima Kabupaten/Kota tertinggi jumlah pengidap HIV/AIDS, di antaranya Kota Medan dengan 2.049 pengidap, Deliserdang dengan 263 pengidap, Karo sebanyak 165 pengidap, Pematang Siantar 123 pengidap dan Simalungun 98 pengidap. Bahkan diprediksi, akan ditemukan lagi 7.059 orang mengidap HIV/AIDS dari berbagai kabupaten/kota.

“Semakin banyak ditemukan kasusnya maka menunjukkan peningkatan keberhasilan kita menemukan dan mengupayakan pengobatan bagi pengidap virus mematikan ini,” ucap Andi.
Menurutnya, penyebab tingginya kasus HIV/AIDS karena heteroseksual dengan jumlah 1.921 kasus, penggunaan jarum suntik sebanyak 937 kasus, serta heteroseksual sekaligus penggunaan jarum suntik ada 119. Itu adalah tiga penularan.

Sementara itu, Asisten Kesejahteraan Masyarakat Musaddad mengatakan, di Kota Medan setiap bulan angka komulatif  HIV meningkat. Hingga September 2011 telah mencapai 2.755 orang, dan angka ini terus mengalami kenaikan setiap bulannya yang didominasi oleh kelompok usia 20 sampai 29 tahun yang sudah mulai terinfeksi virus HIV pada usia remaja.

Dikatakannya, bila kondisi ini tidak tertangani secara efektif, dikhawatirkan indicator millinium development goals (MDG’s)  dibidang kesehatan akan sulit dicapai. Oleh sebab itu diperlukan daya dorong yang memadai dengan melakukan sosialisasi, menyusun strategi dan rencana aksi penanggulangan HIV dan AIDS. (adl/mag-11)

Wanita Asal Aceh Bawa Sabu-sabu Rp200 Juta

MEDAN-Erni Marlina (33), warga Desa Seuneubok, Kecamatan Peureulak, Aceh Timur diamankan polisi saat tiba di stasiun bus Pelangi di Jalan Sunggal Medan, Kamis (10/11) lalu, karena kedapatan membawa 200 gram sabu-sabu senilai Rp200 juta. Sabu-sabu itu dibungkus rapi dan diselipkan di baju bagian dalam di dekat perutnya. Tersangka mengaku, barang itu diterimanya dari IS, warga Aceh. “Saya tidak tahu kalau barang yang disuruh bawa itu adalah sabu-sabu,” ujar Erni.

Pengakuan tersangka, ia merupakan TKW dan baru pulang dari Malaysia. Saat pulang ke kampungnya di Aceh dia bertemu IS. Dia disuruh mengantarkan paket tersebut oleh IS dengan upah Rp2.000.000. Sampai di Medan, katanya, sabu-sabu itu akan diambil seseorang.  IS bertemu di sebuah rumah makan di kawasan Panton Labu, Aceh Utara, Rabu (9/11).

IS memberikan uang sebesar Rp500.000 untuk biaya transportasi. IS menyuruh Erni untuk mengambil barang tersebut dibawah tong sampah di dekat rumah makan tersebut. Erni mendapat pesan dari IS untuk menjaga barang tersebut jangan sampai barang itu hilang. IS melarang Erni untuk membuka barang tersebut. Kasat Narkoba Polresta Medan, Kompol Juli Agung Pramono saat dikonfirmasi mengatakan, tersangka dijerat pasal 114 (2) subs 112 (2) Undang-undang No 35 Tahun 35, tetang narkotika dengan ancaman kurungan 20 tahun penjara.(mag-7)